Anda di halaman 1dari 21

DAFTAR

KOMPETENSI
PERAWAT GAWAT DARURAT

HIPGABI

DIKEMBANGKAN OLEH:
HIMPUNAN PERAWAT GAWAT DARURAT DAN BENCANA
INDONESIA (HIPGABI)

DIDUKUNG OLEH:
WORLD HEALTH ORGANIZATION, INDONESIA

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan YME, atas perkenankan-Nya lah segala yang kami
buat dapat terwujud. Kemudian kami juga ucapkan terima kasih kepada WHO representative
office Indonesia yang telah memberikan sumbangan dana sehingga tercipta daftar kompetensi
ini. Tak lupa juga kepada para perawat gawat darurat, manajer dan kepala ruangan serta para
rekan-rekan HIPGABI yang telah meluangkan waktu sibuk mereka untuk penyusunan daftar
ini.

Daftar kompetensi ini dibuat berdasarkan pemikiran bahwa saat ini perawat gawat darurat
banyak sekali mengikuti pelatihan-pelatihan teknis gawat darurat, namun standarisasi akan
kompetensi mereka tidak terbahas lebih dahulu. Untuk itu, dibuat daftar kompetensi ini
sebagai upayauntuk mengkatagorikan berbagai tingkatan perawat di dalam level pengalaman,
pelatihan dan tanggungjawab yang mestinya harus mereka jalankan. Diharapkan daftar
kompetensi ini dapat dijadikan rujukan dalam penyusunan kurikulum diklat perawat,
penyusunan SOP bagi berbagai level perawat gawat darurat dan bisa menjadi bahan
pertimbangan untuk jenjang karier perawat gawat darurat.

Daftar ini mencakup ada tiga tingkatan gawat darurat; dasar (basic), menengah (intermediate),
dan lanjut (advance).Pembagian kompetensi dibuat agar dapat mengakomodasi berbgagai
tingkatan kemampuan yang dibutuhkan untuk mengatasi kondisi gawat darurat yang ada.

Demikian daftar kompetensi ini kami susun, semoga dapat digunakan sebaik-baiknya. Kami
menyadari bahwa kompetensi ini perlu selalu diperbaiki, untuk itu masukan dan saran untuk
perbaikan sangat kami harapkan.

Wassalamulaikum wr wb

Amelia Kurniati, SKp, MN


Ketua HIPGABI

2
Kompetensi Perawat Gawat Darurat
20.03.2010
Ketentuan Umum:
1. Daftar kompetensi ini daftar kemampuan yang harus dimiliki oleh perawat yang bekerja dibidang
gawat darurat dan bencana
2. Daftar kompetensi ini digunakan bersamaan dengan ketentuan standar profesi yang telah dikeluarkan
oleh organisasi profesi PPNI.
3. Kompetensi perawat gawat darurat dan bencana memiliki dua elemen; yaitu a. tingkatan kompetensi
yang terdiri dari 3 tingkatan kompetensi, dan b. domain atau ranah kompetensi yang terdiri dari 4
ranah
4. Tingkatan kompetensi yaitu; 1. dasar (basic), 2. menengah (intermediate), dan 3. mahir (advance).
Tingkatan ini menunjukan kemahiran dan keluasan ketrampilan yang harus dimiliki oleh perawat
sesuai jenjang dan pelatihan yang pernah diikuti. Pengertian:
a. Tingkat kompetensi dasar/basic adalah kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh perawat
yang akan bekerja di area gawat darurat dengan focus peran pada kegiatan pemenuhan
kebutuhan dasar monitoring intensif dan membantu mengatasi keadaan gawat darurat
b. Tingkat kompetensi menengah/intermediate adalah kompetensi yang harus dimiliki
perawat gawat darurat yang telah bekerja selama lebih dari 2 tahun dengan pelatihan bebasis
kompetensi yang mampu mengatasi berbagai kasus kegawatan rutin secara mendiri dan
berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain serta mampu membimbing perawat level dasar
c. Tingkat kompetensi lanjut/advance adalah kompetensi yang harus dimiliki oleh perawat
gawat darurat melalui pendidikan spesialis atau melalui program sertifikasi yang
terakreditasi dan sesuai dengan jenjang karir PK 4, mampu mengelola keadaan klien gawat
darurat yang kompleks dan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lainnya serta,
mengembangkan riset di area gawat darurat, mengembangkan managemen kegawatdaruratan,
serta membimbing perawat pada level dibawahnya.
5. Domain kompetensi yaitu; 1. praktik profesional (professional practice), 2. profesionalisme, 3.
managemen dan kepemimpinan keperawatan, 4. legal dan etika keperawatan, dan 5. persiapan
bencana/menagement bencana. Pengertian:

3
a. Praktik profesional yaitu; ranah asuhan keperawatan yang diberikan untuk mengatasi
permasalahan gawat darurat klien dan keluarga. Terdiri dari aspek;
i. keperawatan profesional dasar gawat darurat,
ii. keperawatan gawat darurat medikal,
iii. keperawatan gawat darurat trauma
iv. keperawatan gawat darurat penyakit infeksious
b. Profesionalisme yaitu; adalah perilaku profesi yang mendasari praktik keperawatan gadar.
Terdiri dari; i. sikap profesional perawat dan, ii. pengembangan profesional perawat dan
penelitian keperawatan
c. Kepemimpinan yaitu; kemampuan perawat untuk menggerakkan orang lain, sejawat, tim
kesehatan lain dalam mencapai tujuan bersama yang lebih baik
d. Legal yaitu; kemampuan untuk bekerja sesuai dengan aturan profesi dan atau hukum yang
berlaku
e. Persiapan bencana/managemen bencana

4
20.03.2010
A. PRAKTIK PROFESIONAL

1. Kemampuan Profesional Dasar Keperawatan Gawat Darurat


No Basic Intermediate Advance
1 Mampu menghindari bahaya dan resiko Mampu menghindari bahaya dan Mampu menghindari bahaya dan resiko
dalam memberikan pertolongan resiko dalam memberikan pertolongan dalam memberikan pertolongan
2 Mampu memberikan asuhan Mampu memberikan asuhan Mampu memberikan asuhan
keperawatan gawat darurat yang aman keperawatan gawat darurat yang aman keperawatan gawat darurat yang aman
(pasient safety) (pasient safety) (pasient safety)
3 Mampu menggunakan alat pelindung Mampu memakaian alat pelindung diri Mampu memakaian alat pelindung diri
diri yang sesuai yang sesuai yang sesuai

4 Mampu mencegah penularan infeksi Mampu mencegah penularan infeksi Mampu mencegah penularan infeksi
nasokomial nasokomial nasokomial
5 Mampu melakukan dekontaminasi dan Mampu melakukan dekontaminasi dan Mampu melakukan dekontaminasi dan
pembuangan sampah yang tepat pembuangan sampah yang tepat pembuangan sampah yang tepat
6 Mampu membantu triase gawat darurat Mampu melakukan triase gawat darurat Mampu melakukan triase dan re-triase
sesuai waktu dengan tepat gawat darurat sesuai waktu dan
menentukan prioritas masalah dan
tindakan keperawatan
7 Mampu melakukan pengkajian primer, Mampu melakukan pengkajian primer, Mampu melakukan pengkajian primer,
sekunder sekunder, tertier secara sistematis dan sekunder, tertier secara sistematis dan
berkala serta melakukan analisa untuk berkala, serta melakukan analisa untuk
menetapkan masalah menetapkan asuhan dan
mengevaluasinya
5
8 Mampu menetapkan masalah asuhan Mampu mengembangkan rencana Mampu mengembangkan rencana
keperawatan gawat darurat asuhan keperawatan gawat darurat dan asuhan keperawatan gawat darurat dan
mengevaluasi masalah sesuai kondisi mengevaluasi masalah sesuai kondisi
9 Melakukan triase mass casualty Melakukan triase dan re-triase mass
casualty dan situasi bencana
10 Mampu melakukan komunikasi Mampu melakukan komunikasi Mampu melakukan komunikasi
terapeutik terapeutik terapeutik
11 Mampu melakukan komunikasi jejaring Melakukan melakukan komunikasi
gawat darurat jejaring gawat darurat
12 Mampu melakukan supervisi dan
kontroling mutu asuhan keperawatan
13 Mampu menyiapkan obat dan alat di Mampu menyiapkan obat dan alat di Mampu menyiapkan dan
emergency trolley emergency trolley merencanakan kebutuhan obat dan alat
di emergency trolley
14 Mampu mempersiapkan klien untuk Mampu mempersiapkan klien untuk Mampu mempersiapkan klien untuk
operasi cito operasi cita operasi cito
15 Mampu mendokumentasikan tindakan Mampu membuat dokumentasi Mampu membuat dokumentasi gawat
keperawatan keperawatan gawat darurat darurat

2. KEGAWATAN PERNAFASAN
No Basic Intermediate Advance
1 Melakukan pengkajian jalan nafas dan Melakukan pengkajian jalan nafas dan Melakukan pengkajian jalan nafas dan
pernafasan: apnea, stridor, simetrisitas pernafasan: apnea, stridor, simetrisitas pernafasan: apnea, stridor, simetrisitas
pengembangan dada, sianosis, pengembangan dada, ronchi, stridor, pengembangan dada, ronchi, stridor,
hyperventilasi wheezing wheezing, bebagai gangguan pola

6
pernafasan

2 Mampu melakukan pengambilan gas Mampu melakukan pengambilan gas Mampu melakukan pengambilan gas
darah arteri pada area ra dialis dan darah arteri dan melakukan interprestasi darah arteri dan melakukan interprestasi
mengidentifikasai kekurangan oksigen hasil kegagalan pernafasan dan hasilnya dihubungkan dengan berbagai
darah ringan dan berat metabolik parameter klinis lain

3 Mampu mengidentifikasi gangguan Mampu mengidentifikasi gangguan


oksigenisasi melalui pemeriksaaan oksigenisasi melalui pemeriksaaan
penunjang rotgen dada penunjang rotgen dada dihubungkan
dengan parameter klinis lainnya
4 Mampu melakukan berbagai manufer Mampu melakukan berbagai manufer Mampu melakukan berbagai manufer
dasar untuk membuka jalan nafas dasar untuk membuka jalan nafas dasar untuk membuka jalan nafas melalui
melalui head tilt, chin lift disesuaikan melalui head tilt, chin lift, jaw trust head tilt, chin lift, jaw trust disesuaikan
dengan kondisi cervical pasien disesuaikan dengan kondisi cervical dengan kondisi cervical pasien
pasien
5 Mampu melakukan dan mengevaluasi Mampu melakukan dan mengevaluasi Mampu melakukan dan mengevaluasi
bantuan nafas dengan metode mulut- bantuan nafas dengan metode mulut- bantuan nafas dengan metode mulut-
mulut, hidung, face mask dan bag valve mulut, hidung, face mask dan bag valve mulut, hidung, face mask dan bag valve
mask (ambu bag) pada satu dan atau dua mask (ambu bag) pada satu dan atau dua mask (ambu bag) pada satu dan atau dua
penolong penolong penolong
6 Mampu memasang dan menggunakan Mampu memasang dan menggunakan Mampu memasang dan menggunakan
berbagai alat bantu jalan nafas seperti berbagai alat bantu jalan nafas seperti berbagai alat bantu jalan nafas seperti
oral, nasal airway oral, nasal airway, membantu oral, nasal airway, memasangan ETT,
pemasangan ETT melakukan cricotiroidetomi
7 Mampu memberikan, merawat/ Mampu mengatur pemberian dan Mampu mengatur pemberian dan
7
memelihara dan memonitor berbagai memahami indikator klinis berbagai memahami indikator klinis berbagai
terapi oksigen seperti nasal prongs, face terapi oksigen sesuai kebutuhan seperti terapi oksigen sesuai kebutuhan seperti
mask, re-breathing atau non rebreathing nasal prongs, face mask, non rebreather nasal prongs, face mask, non rebreather
mask, mask, face tent, tracheotomy mask, mask, face tent, tracheotomy mask,
endotracheal tube endotracheal tube, CPAP, ventilasi mekanik
8 Melakukan hamlich manufer Melakukan hamlich manufer
9 Mampu melakukan penghisapan lendir Mampu melakukan penghisapan lendir Mampu melakukan penghisapan lendir
pada daerah oral dan nasal pada daerah oral, nasal, endotracheal pada daerah oral, nasal, endotracheal
10 Mampu memberikan posisi yang tepat Mampu memberikan posisi yang tepat Mampu memberikan posisi yang tepat
untuk mengoptimalkan pernafasan dan untuk mengoptimalkan pernafasan dan untuk mengoptimalkan pernafasan dan
kenyamanan kenyamanan kenyamanan
11 Mampu merawat dan menutup luka Mampu merawat dan menutup luka
pada cedera dada untuk mencegah pada cedera dada untuk mencegah
pneumothoraks pneumothoraks

12 Mampu merawat luka dan mengganti Mampu merawat luka dan mengganti Mampu merawat luka dan mengganti
botol WSD dengan sistem 1 botol botol WSD dengan sistem 1,2,3 botol botol WSD dengan sistem 1,2,3 botol
dengan pengawasan
13 Memberikan dan memontor efek obat Memberikan dan memontor efek obat Memberikan dan memontor efek obat
pernafasan via humidifikasi dan cara pernafasan via humidifikasi dan cara pernafasan via humidifikasi dan cara lain
lain dengan pengawasan lain Memberikan posisi tepat untuk
Memberikan posisi tepat untuk mengoptimalkan humidifikasi
mengoptimalkan humidifikasi
14 Mampu membantu pemasangan WSD

15 Membantu dan atau melakukan

8
thorakosintesis per protokol
16 Mampu melaporkan kondisi gawat Mampu melakukan pelaporan Mampu melakukan pelaporan dan
darurat pernafasan kepada perawat dan kegawatdaruratan pernafasan kepada kolaborasi kegawatdaruratan pernafasan
atau dokter yang bertugas perawat supervisor atau dokter yang kepada perawat supervisor atau dokter
bertugas dengan tepat yang bertugas

3. KEGAWATAN JANTUNG DAN SIRKULASI


No Basic Intermediate Advance
1 Melakukan pengkajian sirkulasi: palpasi Melakukan pengkajian sirkulasi: palpasi Melakukan pengkajian sirkulasi: palpasi
nadi perifer, karotis, tekanan darah, nadi, karotis, JVP, CVP tekanan darah, nadi, karotis, JVP, CVP tekanan darah,
warna kulit, dypsnea warna kulit, dypsnea, ortopnea warna kulit, dypsnea, ortopnea, suara
galop, murmur
2 Mampu mengkaji nyeri dada jantung Mampu mengkaji nyeri dada jantung Mampu mengkaji nyeri dada baik yang
disebabkan jantung atau non jantung
3 Mampu melakukan sadapan Mampu melakukan berbagai teknik Mampu melakukan berbagai teknik
EKG/monitor EKG sadapan EKG/monitor EKG sadapan EKG/monitor EKG

4 Mampu mengidentifikasi keadaan Mampu mengidentifikasi keadaan


mengancam kehidupan sirkulasi mengancam kehidupan gangguan
berdasarkan pemeriksaan laboratorium sirkulasi berdasarkan pemeriksaan
laboratorium dan menganalisanya
dengan parameter klinik lain
5 Mampu mengidentifikasi keadaan Mampu memahami keadaan mengancam dan memahami keadaan mengancam
mengancam kehidupan dari EKG (ST kehidupan dari EKG (VF, VT), serta kehidupan dari EKG (lethal aritmia,
elevasi, VT) interprestasi EKG MCI dan mengatasi sesuai panduan
9
ACLS untuk perawat
6 Mampu melakukan penghentian Mampu melakukan penghentian Mampu melakukan penghentian
perdarahan luar dengan balut tekan perdarahan luar dengan balut tekan dan perdarahan luar dengan balut tekan dan
penjepitan pembuluh darah penjepitan pembuluh darah
7 Mampu melakukan bantuan kompresi Mampu melakukan bantuan kompresi Mampu melakukan bantuan kompresi
dada dengan satu atau lebih penolong dada dengan satu atau lebih penolong dada dengan satu atau lebih penolong
8 Monitor arteri line
9 Mampu mempersiapkan AED dan alat Mampu memasang dan menggunakan Mampu memasang dan menggunakan
defibrilator manual AED dan alat defibrilator manual AED dan alat defibrilator manual sesuai
panduan ACLS
10 Memasang pneumatic torniquet Memasang pneumatc torniquet
11 Membantu melakukan kardoversi dan
perawatan pace maker

12 Mampu melakukan pemberian posisi Mampu melakukan pemberian posisi Mampu melakukan pemberian posisi
yang tepat untuk mempertahankan yang tepat untuk mempertahankan yang tepat untuk mempertahankan
sirkulasi optimal sirkulasi optimal sirkulasi optimal
13 Mampu memasang jarum infus sesuai Mampu memasang jarum infus sesuai Mampu memasang jarum infus sesuai
ukuran dan kebutuhan ukuran dan kebutuhan ukuran dan kebutuhan pada pembuluh
darah normal dan kolaps
14 Mampu membantu pemasangan vena Mampu membantu pemasangan vena
seksie dan pemasangan central line seksie dan pemasangan central line
15 Mampu memberikan dan memonitor Mampu memberikan dan memonitor Mampu memberikan dan memonitor
berbagai cairan koloid, cristaloid dan berbagai cairan koloid, cristaloid dan berbagai cairan koloid, cristaloid dan
produk darah melalui vena perifer produk darah melalui vena perifer dan produk darah melalui vena perifer dan
dengan pengawasan central central
16 Mampu memberikan berbagai obat Mampu menghitung dan memberikan Mampu menghitung dan memberikan
jantung tanpa pengenceran dengan berbagai obat jantung dan trombolitik berbagai obat jantung dan trombolitik
10
pengawasan terapi dengan pengenceran terapi dengan pengenceran
17 Mampu memonitor dan
mengidentifikasi reaksi dan efek obat
18 Mampu melaporkan kondisi gawat Mampu melakukan pelaporan Mampu melakukan pelaporan dan
darurat sirkulasi kepada perawat dan kegawatdaruratan sirkulasi kepada kolaborasi kegawatdaruratan sirkulasi
atau dokter yang bertugas perawat supervisor atau dokter yang kepada perawat supervisor atau dokter
bertugas dengan tepat yang bertugas

4. KEGAWATAN NEURO
No Basic Intermediate Advance
1 Mampu melakukan pengkajian tingkat Mampu melakukan pengkajian tingkat Mampu melakukan pengkajian tingkat
kesadaran dengan AVPU, menilai kesadaran dengan AVPU, sensorik dan kesadaran dengan AVPU, sensorik dan
sensorik dan motorik dasar motorik dasar motorik dasar
2 Mampu melakukan penilaian GCS Mampu melakukan penilaian GCS
3 Mampu menilai kejang tonik, klonik Mampu menilai kejang tonik, klonik Mampu menilai kejang tonik, klonik,
kekuatan otot
4 Mampu mengidentifikasi perubahan Mampu memonitor perubahan pupil Mampu memonitor perubahan pupil
pupil
5 Mampu menilai refleks abnormal
6 Mampu menilai tanda tanda Mampu menilai tanda tanda
peningkatan TIK peningkatan TIK
7 Mampu mengidentifikasi gangguan
neurologi berdasar CT scan dan
menganalisanya dengan parameter klinik
lain
8 Mampu melakukan pemasangan collar Mampu melakukan pemasangan collar Mampu melakukan pemasangan collar

11
neck dengan pengawasan neck neck
9 Mampu memberikan posisi untuk Mampu memberikan posisi untuk Mampu memberikan posisi untuk
meminimalisasi gangguan neurologis meminimalisasi gangguan neurologis meminimalisasi gangguan neurologis
10 Mampu melakukan log rolling dengan Mampu melakukan log rolling Mampu melakukan log rolling
pengawasan
11 Mampu melakukan pemindahan pasien Mampu melakukan pemindahan pasien
dengan trauma spinal dengan long spine dengan trauma spinal dengan long spine
board board
12 Mampu mempertahankan dan Mampu merawat pasien dengan traksi
membantu perawatan pasien dengan spinal /cervical
traksi spinal/cervical
13 Mampu memonitor perkembangan Mampu memonitor perkembangan Mampu memonitor perkembangan
fungsi neorologis fungsi neorologis fungsi neorologis
14 Mampu memberikan obat untuk Mampu memberikan obat untuk Mampu memberikan obat untuk
kegawatan neouro per IV kegawatan neour per IV kegawatan neouro per IV sesuai panduan
ANLS untuk perawat
15 Mampu melaporkan kondisi gawat Mampu melakukan pelaporan Mampu mampu melakukan pelaporan
darurat sirkulasi kepada perawat dan kegawatdaruratan sirkulasi kepada dan kolaborasi kegawatdaruratan
atau dokter yang bertugas perawat supervisor atau dokter yang sirkulasi kepada perawat supervisor atau
bertugas dengan tepat dokter yang bertugas

5. KEGAWATAN PENCERNAAN
No Basic Intermediate Advance
1 Mampu melakukan pengkajian abdomen Mampu melakukan pengkajian Mampu melakukan pengkajian

12
seperti nyeri PQRST, distensi, joundice, abdomen seperti nyeri PQRST, distensi, abdomen seperti nyeri PQRST, distensi,
bunyi usus joundice, bising usus joundice, bising usus
2 Mampu melakukan palpasi untuk Mampu melakukan palpasi untuk
menentukan tendernes dan lokasi dan menentukan tendernes dan lokasi dan
karakteristik nyeri lebih spesifik karaktesitik nyeri lebih spesifik
3 Mampu mengidentifikasi gangguan
melalui pemeriksaan radiologi dan
menganalisanya dengan parameter klinik
lain
4 Mampu memasang dan merawat NGT Mampu memasang dan merawat NGT Mampu memasang dan merawat NGT
untuk pemberian cairan, nutrisi, obat dan untuk pemberian cairan, nutrisi, obat untuk pemberian cairan, nutrisi, obat dan
dekompresi dan dekompresi dekompresi
5 Mampu menggunakan sarana dasar Mampu menggunakan sarana dasar Mampu menggunakan sarana dasar
untuk pertolongan pertama pada untuk pertolongan pertama pada untuk pertolongan pertama pada
keracunan dengan pengawasan keracunan keracunan
6 Mampu merangsang muntah secara Mampu merangsang muntah secara Mampu merangsang muntah secara
manual manual manual
7 Melakukan bilas lambung Melakukan bilas lambung
8 Melakukan peritoneal lavage
9 Mampu melakukan pemberian obat Mampu melakukan pemberian obat Mampu melakukan pemberian obat
peranal peranal peranal
10 Mampu melaporkan kondisi gawat Mampu melakukan pelaporan Mampu mampu melakukan pelaporan
darurat kepada perawat dan atau dokter kegawatdaruratan kepada perawat dan kolaborasi kegawatdaruratan
yang bertugas supervisor atau dokter yang bertugas kepada perawat supervisor atau dokter
dengan tepat yang bertugas

13
6 . KEGAWATAN ENDOKRIN
No Basic Intermediate Advance
1 Mampu melakukan pengkajian terkait Mampu melakukan pengkajian terkait Mampu melakukan pengkajian terkait
dengan gangguan kegawatan sistem dengan gangguan sistem endokrin dengan gangguan sistem endokrin
endokrin (DM dan tiroid)
2 Mampu melakukan pengambilan gula Mampu melakukan pengambilan gula Mampu melakukan pengambilan gula
darah darah darah
3 Mampu mengidentifikasi hipoglikemi Mampu mengidentifikasi hipoglikemi Mampu mengidentifikasi hipoglikemia,
dan hipergikemia dan hipergikemia hipergikemia, ketoasidosis, ketosis
4 Melakukan penyutikan insulin IV dan Melakukan penyutikan insulin IV dan Melakukan penyutikan insulin IV dan
SC dan memontor efek yang SC dan memontor efek yang SC dan memontor efek yang ditimbulkan
ditimbulkan ditimbulkan
5 Mengatur pemberian insulin per Mengatur pemberian insulin per
drips/pump dan memontor efek yang drips/pump dan memonitor efek yang
ditimbulkan ditimbulkan
6 Mampu melakukan pencatatan protokol Mampu melakukan pencatatan protokol Mampu melakukan pencatatan protokol
ketoasidosis ketoasidosis ketoasidosis dan berkolaborasi terhadap
perkembangan kondisi klien

7 Mampu melakukan pencucian dan Mampu melakukan pencucian dan Mampu melakukan pencucian dan
perawatan luka diabetes sementara perawatan luka diabetes sementara perawatan luka diabetes sementara
dengan pengawasan
8 Mampu melaporkan kondisi gawat Mampu melakukan pelaporan Mampu mampu melakukan pelaporan
darurat kepada perawat dan atau dokter kegawatdaruratan kepada perawat dan kolaborasi kegawatdaruratan
yang bertugas supervisor atau dokter yang bertugas kepada perawat supervisor atau dokter
dengan tepat yang bertugas

14
7. KEGAWATAN PERKEMIHAN/GINEKOLOGI
No Basic Intermediate Advance
1 Mampu melakukan pengkajian keluaran Mampu melakukan pengkajian keluaran Mampu melakukan pengkajian keluaran
vaginal dan penil, nyeri, edema testikel, vaginal dan penil, kehamilan dan vaginal dan penil, kehamilan dan
perubahan pola berkemih, pembenkakan kehamilan dengan hypertensi, nyeri, kehamilan dengan hypertensi, nyeri,
kandung kemih. edema testikel, perubahan pola edema testikel, perubahan pola
berkemih, pembengkakan kandung berkemih, pembengkakan kandung
kemih. kemih.
2 Mampu melakukan pengkajian bunyi
jantung fetus dan bayi
3 Mampu melakukan resusitasi neonatus Mampu melakukan resusitasi neonatus
4 Mampu memasang kateter urine kondisi Mampu memasang kaeter urine pada Mampu memasang kaeter urine pada
biasa kasus gangguan genetalia dan gangguan genetalia dan memonitor
memonitor haluaranya haluaranya
5 Mampu melakuka evaluasi korban
cedera multiple terhadap resiko
pemasangan kateter urine
6 Mampu melaporkan kondisi gawat Mampu melakukan pelaporan Mampu mampu melakukan pelaporan
darurat kepada perawat dan atau dokter kegawatdaruratan kepada perawat dan kolaborasi kegawatdaruratan
yang bertugas supervisor atau dokter yang bertugas kepada perawat supervisor atau dokter
dengan tepat yang bertugas

8. TRAUMA MUSKULOSKELETAL
No Basic Intermediate Advance
15
1 Mampu melakukan pengkajian gerak, Mampu melakukan pengkajian gerak, Mampu melakukan pengkajian gerak,
nyeri, deformitas, pulsasi nadi distal, nyeri, deformitas, pulsasi nadi distal, nyeri, deformitas, pulsasi nadi distal,
sensorik dan motorik sensorik dan motorik sensorik dan motorik
2 Mampu memonitor tanda tanda Mampu mengidentifikasi tanda tanda
kompartemen syndrome kompartemen syndrome dan membantu
pencegahan kompartemen syndrom
3 Mampu memonitor tanda tanda emboli
lemak dan paru
4 Mampu melakukan perhitungan trauma
score
5 Mampu mengidentifikasi gangguan
muskuloskeletal melalui pemeriksaan
radiologi
6 Mampu melakukan reposisi pada
dislokasi sendi ektremitas
7 Mampu memberikan penyuntikan Mampu mengidentifikasi imunisasi Mampu mengidentifikasi imunisasi
tetanus toksin dan anti tetanus serum tetanus dan memberikan penyuntikan tetanus dan memberikan penyuntikan
dengan pengawasan tetanus toksin dan anti tetanus serum tetanus toksin dan anti tetanus serum
8 Mampu melakukan pembidaian dan Mampu melakukan pembidaian dan Mampu melakukan pembidaian dan
pemasangan sling dengan pengawasan pemasangan sling pemasangan sling
9 Mampu memberikan posisi in line pada Mampu memberikan posisi in line pada Mampu memberikan posisi in line pada
kasus cedera spinal dengan pengawasan kasus cedera spinal kasus cedera spinal
10 Mampu melakukan posisi log rolling Mampu melakukan posisi log rolling Mampu melakukan posisi log rolling
dengan pengawasan
11 Mampu membuat dan menggunakan Mampu membuat dan menggunakan
berbagai alat transportasi dan evakuasi berbagai alat transportasi dan evakuasi
seperti schoop stercher, tandu darurat seperti schoop stercher, tandu darurat
16
12 Mampu melakukan pemasangan dan Mampu melakukan pemasangan dan
tranportasi dengan long spine board tranportasi dengan long spine board
dengan vakum atau belt pada kasus dengan vakum atau belt pada kasus
multiple injury multiple injury
13 Mampu mengkomando pemasangan dan
pengangkatan korban cedera multiple
14 Mampu melakukan pemasangan mitela Mampu melakukan pemasangan mitela Mampu melakukan pemasangan mitela
(crafat) dan kasa gulung atau elastik (crafat) dan kasa gulung atau elastik (crafat) dan kasa gulung atau elastik
perban perban perban
15 Mampu melakukan berbagai teknik Mampu melakukan berbagai teknik
evakuasi dengan satu atau lebih evakuasi dengan satu atau lebih
penolong penolong
16 Mampu mengatur arus evakuasi pada
kejadian disaster
17 Mampu membantu pemasangan gips Mampu melakukan pemasangan dan
pembongkaran gips per protokol
18 Mampu melatih penggunaan tongkat, Mampu melatih penggunaan tongkat, Mampu melatih penggunaan tongkat,
kruk, dan walker kruk, dan walker kruk, dan walker
19 Mampu melakukan pengangkatan benda
tertanam supervisial
20 Mampu melakukan pencucian dan
penutupan luka minor
21 Mampu melaporkan kondisi gawat Mampu melakukan pelaporan Mampu mampu melakukan pelaporan
darurat kepada perawat dan atau dokter kegawatdaruratan kepada perawat dan kolaborasi kegawatdaruratan
yang bertugas supervisor atau dokter yang bertugas kepada perawat supervisor atau dokter
dengan tepat yang bertugas

17
9. TRAUMA INTEGUMEN
No Basic Intermediate Advance
1 Melakukan pengkajian luka, luka bakar Melakukan pengkajian luka, luka bakar Melakukan pengkajian luka, luka bakar
dan cedera jaringan lunak dan cedera jaringan lunak dan cedera jaringan lunak
2 Melakukan pembersihan luka Melakukan pembersihan luka dan luka Melakukan pembersihan luka dan luka
bakar bakar
3 Melakukan perawatan luka dengan Melakukan perawatan luka dengan Melakukan perawatan luka dengan
teknik steril teknik steril teknik steril
4 Melakukan pencatatan kondisi luka Melakukan pencatatan kondisi luka Melakukan pencatatan kondisi luka
5 Mampu melaporkan kondisi gawat Mampu melakukan pelaporan Mampu mampu melakukan pelaporan
darurat kepada perawat dan atau dokter kegawatdaruratan kepada perawat dan kolaborasi kegawatdaruratan
yang bertugas supervisor atau dokter yang bertugas kepada perawat supervisor atau dokter
dengan tepat yang bertugas

10. KEGAWATAN PENYAKIT INFEKSIOUS


No Basic Intermediate Advance
1 Melakukan pengkajian sars dan flu Melakukan pengkajian sars dan flu
burung burung
2 Melakukan tindakan isolasi klien Melakukan tindakan isolasi klien dan Melakukan tindakan isolasi klien dan
ruangan gadar ruangan gadar
3 Melakukan melakukan pemakaian alat Melakukan melakukan pemakaian alat Melakukan melakukan pemakaian alat
pelindung yang sesuai pelindung yang sesuai pelindung yang sesuai
4 Melakukan pencatatan Melakukan pencatatan Melakukan pencatatan
18
5 Mampu melaporkan kondisi gawat Mampu melakukan pelaporan Mampu mampu melakukan pelaporan
darurat kepada perawat dan atau dokter kegawatdaruratan kepada perawat dan kolaborasi kegawatdaruratan
yang bertugas supervisor atau dokter yang bertugas kepada perawat supervisor atau dokter
dengan tepat yang bertugas

B. KEHIDUPAN PROFESSIOANALISME

1. SIKAP PROFESIONAL PERAWAT GAWAT DARURAT


a. Mampu bertanggung jawab dan bertanggung gugat terhadap tindakan dan keputusan yang diambil dalam pemberian asuhan
keperawatan
b. Mampu melakukan evaluasi akan efektifitas dan kualitas mutu keperawatan gawat darurat dengan menggunakan prinsip
peningkatan mutu
c. Melakukan tindakan keperawatan gadar sesuai dengan standar keperawatan gawat darurat
d. Mampu mengidentifikasi self learning need dan melakukan proses pembelajaran terus menerus untuk mencapai standar
profesi
e. Berperilaku sesuai dengan etika profesi
f. Melakukan tindakan sesuai dengan aspek legal keperawatan

2 PENGEMBANGAN PROFESIONALISME
.a Melakukan tindakan dengan keilmuan dan tehnologi terkini

19
.b Melakukan praktik berdasarkan evidance
.c Melakukan inovasi untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan gadar dan bencana
.d Meningkatkan pendidikan keperawatan gadar dan bencana dengan mengikuti pendidikan berkelajutan dan sertifikasi
sebagai wujud tangung jawab
.e Berpartisipasi dalam pengembangan profesi keperawatan
.f Mampu melakukan praktik keperawatan gawat darurat sesuai dengan keilmuan dan tehnologi terkini

C. SIKAP KEPEMIMPINAN
1. Mampu melakukan advokasi dan bertindak dalam rentang kendalinya untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif
2. Mampu menggunkan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan situasi
3. Mampu menggunakan management konflik yang tepat
4. Mengembangkan sikap saling menghargai, percaya diri didalam anggota tim
5. Berfikir secara kritis, jelas dan dapat mengekpresikan pemikiran yang dapat mendorong kerja anggota tim
6. Mampu memperioritaskan beban kerja, pengelolaan waktu yang efektif efisien
7. Mampu melakukan evaluasi dan memodifikasi kebijakan dan sop yang terkini
8. Memberikan umpan balik, saran perubahan dilingkungan praktik keperawatan gadar dan bencana

D. ETIKA DAN LEGAL


1. Melakukan praktik keperawatan gadar dan bencana sesuai peraturan perundangan
2. Menerima tanggung gugat terhadap keputusan dan tindakan profesional sesuai dengan lingkup praktik, dan
hukum/peratperundangan
3. Menerapkan prinsip etik dalam memberikan asuhan keprawatan gadar dan bencana sesuai kode etik perawat Indonesia
4. Menerapkan sikap menghormati hak privasi dan martabat pasien
5. Menerapkan sikap hak pasien memilih dan menentukan asuhan keperawatan gadar yang diberikan
20
6. Menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi baik tertulis, verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sebagai
seorang profesional

E. MANAGEMEN BENCANA
1. Melakukan identifikasi kemungkinan terjadi bencana pada institusi dan atau komunitas
2. Melakukan identifikasi tindakan/program pengurangan dampak bencana (disaster risk reduction)
3. Mempersiapkan ketenagaan perawat dan fasilitas penunjang saat bencana
4. Melakukan edukasi kepada masyarakat tentang penanganan bencana
5. Melakukan triage bencana
6. Melakukan asuhan keperawatan yangsesuai dengan kasus yang ditangani saat bencana
7. Melakukan pengelolaan korban bencana
8. Melakukan kordinasi lintas sektoral saat bencana
9. Bekerjasama dengan tim penanganan bencana
10. Melakukan edukasi keperawatan dan menanggani trauma pasca bencana
11. Melakukan pengelolaan trauma petugas kesehatan/perawat pasca melakukan penanganan bencana

21