Anda di halaman 1dari 2

Kelompok 3 kelas 2C :

1. Ely Pratiwi (2620152731)

2. Intan Okta L (2620152737)

3. Restu Anjarwati (2620152750)

4. Yusuf Agung W (2620152761)

Pertanyaan :

1. Destu Dwi N

Siapa yang menanggung kerugian korupsi ?

2. Dodi Mahendra P

Siapa yang terlibat dalam kasus tersebut selain Bupati ? apakah petugas BPJS juga
terlibat ?

Jawaban :

1. Dalam beberapa kasus korupsi yang ada selama ini belum ada yang mengetahui
tentang kerugian ataupun aset yang telah dikorupsi namun dari beberapa kasus hasil
dari korupsi itu diambil kembali entah dalam bentuk uang ataupun sudah dijadikan
aset, hasil-hasil dari korupsi disita kembali dan dijadikan barang bukti kasus korupsi
dengan kata lain selain itu hasil atau aset dari korupsi tidak utuh lagi maka dari pihak
tersangka korupsi harus mengembalikan yang dikorupsi. Karena kasus korupsi itu
biasanya perseorangan jarang melibatkna PT atau instansi, jadi yang menanggung itu
pihak tersangka kasus itu sendiri.
2. Dalam menentukan siapa yang terlibat dalam kasus korupsi itu hanya bisa
ditentukan dalam bukti yanga ada atau keterkaitan dengan pihak yang melakukan
korupsi tersebut, dalam kasus ini pihak atau seorang Bupati terbukti melakukan
tindakan korupsi dengan mengambil uang atau dana BPJS. Dalam penentuan
tersangka korupsi mungkin akan muncul siapa saja yang terlibat, dalam kasus itu bisa
dikembangkan dari keterangan dari pihak yang terkait. Petugas BPJS pun bisa
terlibat, karena semisal petugas itu mengetahui kegiatan korupsi atau dengan kata lain
mengetahui seorang mengambil dana yang bukan haknya namun perlu diketahui
petugas BPJS bisa mengetahui kegiatan itu, bisa jadi saksi bukan ikut tersangka
karena bisa dikatakan tersangka kasus korupsi itu bila mengikuti kegiatan atau ikut
campur dan menerima hasil dari korupsi tersebut. Dalam kata lain yang bisa
menentukan siapa saja yang menjadi tersangka korupsi hanya pihak berwajib. Seperti
kita orang biasa ataupun masyarakat itu tidak bisa menentukan siapa saja yang
terlibat, hanya bisa mengira siapa saja yang terlibat dan yang menentukan itu pihak
berwajib seperti pihak KPK ataupun polisi atau instansi yang terkait yang bisa
memunculkan bukti-bukti yang ada dan kongrit tentang kasus korupsi tersebut.