Anda di halaman 1dari 12

JLJ 7 (3) (2018)

Joyful Learning Journal

http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jlj

HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI DAN LATAR BELAKANG


PENDIDIKAN ORANGTUA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA

Nurul Hikmah Nurkhasanah, Sukardi

Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri
Semarang, Indonesia

Info Artikel Abstrak


____________________
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola komunikasi dan latar
Sejarah Artikel:
belakang pendidikan orangtua secara dengan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Gugus
Diterima Agustus Moh Syafei Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang. Jenis penelitian yang digunakan
2018 adalah penelitian korelasi. Sampel penelitian yaitu sebagian siswa kelas V SDN Gugus Moh
Syafei Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang yang berjumlah 105 siswa. Pengambilan
Disetujui Agustus sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data
2018 menggunakan angket/kuesioner, tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengujian
Dipublikasikan hipotesis menggunakan uji product moment dengan bantuan program SPSS versi 16. Hasil
penelitian menunjukkan besarnya korelasi pola komunikasi dan hasil belajar IPS yaitu 0,734
Agustus dengan nilai konstribusi sebesar 53,8% dan korelasi antara latar belakang pendidikan
2018 orangtua dan hasil belajar IPS yaitu 0,670 dengan nilai konstribusi 44,9%. Sedangkan
____________________ korelasi ganda antara pola komunikasi dan latar belakang pendidikan orangtua dengan hasil
Keywords: belajar IPS adalah 0,600. Hal ini menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pola
Communication pattern komunikasi, latar belakang pendidikan orangtua dan hasil belajar IPS. Nilai kontribusi
kedua variabel bebas dengan variabel terikat yaitu 62,1%. Berdasarkan hasil penelitian
Educational background dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola komunikasi dan latar
of parents belakang pendidikan orangtua dengan hasil belajar IPS.
Result of learning social __________________________________________________
science
Abstract
____________________
_______________________________________________________
This study aimed to determine the correlation between the communication pattern with the
educational background of parents on result of learning social science to grade V students
of elementary schools in Moh Syafei cluster, Pringapus, Semarang Regency. The type used
in this research is correlation research. The sample of this research is some of the students
of elementary schools in Moh Syafei cluster, Pringapus, Semarang Regency, which is 105
students. Sampling using a cluster random sampling technique. Data collection techniques
using questionnaires, tests, interviews, observations and documentation. Hypothesis
testing using product moment test with the help of SPSS program version 16. The results
showed the correlation of the communication pattern and the result of learning social
science that is 0.734 with contribution value 53,8% and the educational background of
parents and the result of learning social science that is 0,670 with contribution value
44,9%. While the double correlation between communication pattern and the educational
background of parents on result of learning social science result is 0,600. This showed
there was a significant relationship between communication pattern, educational
background of parents and the result of learning social science. The contribution value of
both independent variables with the dependent variable is 62.1%. Based on the research
result, it can be concluded that there was a significant correlation between communication
pattern with the educational background of parents on result of learning social science.
Joyful Learning Journal 6 (3) 2018 2

© 2018 Universitas Negeri Semarang.



Alamat korespondensi: ISSN 2252-6366
Derekan, Pringapus, Kabupaten Semarang
E-mail: nhikmah0@gmail.com
Joyful Learning Journal 6 (3) 2018 3

adanya bermain, guru dan


PENDAHULUA memiliki
komunikasi antara staf di sekolah.
N kemampuan
antara guru Sedangkan yang
berkomunikasi,
Pendidikan di dengan orangtua termasuk aspek
bekerjasama dan
Indonesia terdiri untuk mengetahui non sosial adalah
berkompetisi
dari berbagai perkembangan letak rumah, letak
dalam masyarakat
muatan, muatan anak di sekolah, sekolah, alat- alat
yang majemuk, di
tersebut terdiri dan menemukan belajar, keadaan
tingkat lokal,
dari pendidikan cara yang tepat alam sekitarnya,
nasional dan
agama, pendidikan untuk mendidik dan waktu. Faktor
global.
kewarganegaraan, dan meningkatkan dari luar yang
Komunikasi
bahasa, hasil belajarnya. mempengaruhi
memiliki peran
matematika, ilmu Pada hasil belajar siswa
sentral dalam
pengetahuan alam, dasarnya, faktor salah satunya
perkembangan
ilmu pengetahuan yang adalah cara
intelektual, sosial,
sosial, seni dan mempengaruhi mendidik. Cara
dan emosional
budaya, belajar siswa ada mendidik erat
peserta didik dan
pendidikan tiga (Helmawati, kaitannya dengan
merupakan
jasmani dan 2014:199) yaitu: komunikasi, dan
penunjang
olahraga, faktor dari dalam, ilmu yang telah
keberhasilan
keterampilan/ faktor dari luar, didapatkan
dalam
kejujuran dan dan faktor orangtua ketika di
mempelajari
muatan lokal. (UU pendekatan belajar bangku
semua bidang
No. 20 tahun 2003 yang efektif. pendidikannya
studi, termasuk
Bab X pasal 37). Faktor dari luar dahulu. Dapat
bidang studi Ilmu
Berdasarkan yaitu faktor sosial dikatakan cara
Pengetahuan
Peraturan Menteri dan non sosial. mendidik itu
Sosial. Pendidikan
Pendidikan Faktor sosial terjadi tidak
anak adalah
Nasional nomor meliputi terlepas dari
tanggung jawab
22 tahun 2006 lingkungan kegiatan
bersama antara
bahwa tujuan mata keluarga termasuk komunikasi, dan
pihak sekolah dan
pelajaran IPS, agar cara mendidik, cara mendidik
orang tua.
peserta didik suasana rumah, juga ditentukan
Sehingga perlu
masyarakat, teman oleh pengalaman
Joyful Learning Journal 6 (3) 2018 4

yang sudah Berdasarkan menjadi dua, yaitu bekerja, atau


diperoleh observasi awal di peduli dan kurang bahkan orang tua
orangtua. Gugus Moh peduli. Peduli atau menonton televisi.
Hasil belajar Syafei, di SDN tidaknya orang tua Berdasarkan
pada dasarnya Derekan, SDN menentukan observasi
adalah Klepu 02, SDN kualitas diperoleh data
kemampuan yang Klepu 04, dan komunikasinya nilai UAS IPS
diperoleh siswa SDN Klepu 05 dalam hal siswa semester
setelah melalui Pringapus memberikan ganjil tahun ajaran
kegiatan belajar Kabupaten bimbingan belajar 2017/2018. Dari
(Susanto, 2013:5). Semarang, kepada anaknya data nilai tersebut
hasil belajar terdapat beberapa dapat dilihat pada ditemukan bahwa,
adalah permasalahan hasil belajar yang pertama, SD
kemampuan- yang dihadapi diperoleh anak. dengan angka
kemampuan yang guru, di antaranya Dalam proses KKM 70 pada
dimiliki siswa adalah tentang pendidikan, muatan IPS (SDN
setelah ia kerjasama dengan dibutuhkan Derekan)
menerima orang tua dalam kerjasama yang menunjukkan
pengalaman membimbing anak baik antara guru bahwa 48,6%
belajarnya belajar. Menurut dengan orang tua siswa, belum
(Sudjana, Wiwik Nurhayati, siswa, dimana mencapai Kriteria
2009:22). Hasil wali kelas V SDN salah satunya Ketuntasan
belajar seseorang Derekan, adalah orang tua Minimun (KKM).
sesuai dengan keterlibatan orang harus ikut Kedua, SD dengan
tingkat tua dalam mengawasi dan angka KKM 70
keberhasilan memberikan mendampingi pada muatan IPS
sesuatu dalam bimbingan belajar belajar anak. (SDN Klepu 02)
mempelajari kepada anaknya Berdasarkan menunjukkan
materi pelajaran bervariasi. Beliau observasi ke bahwa 55,6%
yang dinyatakan juga mengatakan rumah, ketika siswa, belum
dalam bentuk nilai bahwa belajar di rumah, mencapai Kriteria
setelah mengalami menurutnya orang anak belajar Ketuntasan
melalui kegiatan tua dapat sendiri, orangtua Minimun (KKM).
belajar. dikategorikan belum pulang dari Ketiga, SD dengan
Joyful Learning Journal 6 (3) 2018 5

angka KKM 75 oleh Oji Kurniadi Ertugrul Sahin, ayah dengan latar
pada muatan IPS (2001). Hasil Yasar Barut, belakang
(SDN Klepu 04) penelitian Ercument Ersanli pendidikan yang
menunjukkan menunjukkan (2013). Hasil setara dengan
bahwa 43,5% bahwa frekuensi penelitian Sekolah
siswa, belum yang dilakukan menunjukkan Menengah Atas.
mencapai Kriteria ayah terhadap terdapat pengaruh Penelitian lain
Ketuntasan anak secara tingkat pendidikan juga dilakukan
Minimun (KKM). langsung orangtua terhadap oleh Muharoni
Keempat, SD menentukan penghargaan diri (2013) dengan
dengan angka prestasi belajar remaja di Turki judul penelitian
KKM 70 pada yang diraih anak, dengan melihat “Pengaruh
muatan IPS (SDN sedangkan skor remaja Intensitas
Klepu 05) frekuensi ibu bahwasannya skor Komunikasi
menunjukkan dengan anak yang remaja dengan Orang Tua
bahwa 45% siswa tinggi tidak latar belakang terhadap Prestasi
belum mencapai menentukan pendidikan ibu Belajar Siswa
Kriteria prestasi belajar hanya sekolah pada Mata
Ketuntasan anak menjadi dasar lebih rendah Pelajaran IPS
Minimun (KKM). tinggi karena dibandingkan Terpadu di MTs
Penelitian frekuansi dengan skor Hasanah
yang mengungkap komunikasi ini remaja dengan ibu Pekanbaru”. Hasil
variabel yang tidak diiringi dengan latar penelitian
hampir sama telah dengan kualitas belakang menunjukkan
dilakukan pesan dari pendidikan. Begitu bahwa terdapat
sebelumnya. komunikasi. juga skor remaja pengaruh
Penelitian yang Penelitian berjudul dengan latar signifikan
berjudul “Parental belakang Intensitas
“Pengaruh Education Level pendidikan ayah Komunikasi
Komunikasi Positively Affects hanya sekolah Orangtua dengan
Keluarga Self-Esteem of dasar lebih rendah Siswa terhadap
terhadap Prestasi Turkish dibandingkan Prestasi Belajar
Belajar Anak” Adolescents” yang dengan skor Siswa pada Mata
yang dilakukan dilakukan oleh remaja dengan Pelajaran IPS
Joyful Learning Journal 6 (3) 2018 6

Terpadu di MTs belakang yang berwujud Penelitian


Hasanah pendidikan, angka-angka dilakukan di
Pekanbaru. peneliti akan sebagai hasil empat sekolah
Penelitian yang mengkaji masalah observasi atau dasar negeri
dilakukan tersebut dengan pengukuran. Gugus Moh Syafei
Norsuhaily Abu melakukan Penelitian korelasi Pringapus
Bakar, Ibrahim penelitian dengan (Arikunto 2010:4) Kabupaten
Mamat, dan judul “Hubungan adalah penelitian Semarang, yaitu
Mudassir Ibrahim Pola Komunikasi yang dilakukan SDN Derekan,
yang berjudul dan Latar oleh peneliti untuk SDN Klepu 02,
“Influence of Belakang mengetahui SDN Klepu 04,
Parental Education Pendidikan tingkat hubungan dan SDN Klepu
on Academic Orangtua terhadap antara dua variabel 05. Teknik
Performance of Hasil Belajar IPS atau lebih, tanpa pengumpulan data
Secondary School Siswa Kelas V melakukan dalam penelitian
Students in Kuala SDN Gugus Moh perubahan, ini menggunakan
Terengganu”. Syafei Pringapus tambahan atau teknik observasi,
Setelah dilakukan Kabupaten manipulasi wawancara,
analisis data, Semarang”. terhadap data yang angket, tes, dan
ditemukan bahwa memang sudah dokumentasi.
METODE
kualitas prestasi ada. Subjek Soal yang
PENELITIAN
belajar siswa penelitian ini akan digunakan
dengan orangtua Jenis adalah siswa kelas untuk penelitian
berpendidikan penelitian adalah V, orang tua siswa, terlebih dahulu
tinggi lebih baik penelitian dan wali kelas. diuji validitasnya,
daripada orangtua kuantitatif dan Penelitian ini yaitu dengan
dengan pendidikan termasuk metode difokuskan pada validitas logis dan
yang lebih rendah. penelitian korelasi. komunikasi dari empiris. Pengujian
Berdasarkan Menurut orang tua dengan validitas logis
masalah Widoyoko siswa di rumah, dilakukan oleh
pentingnya (2017:21) data latar belakang Drs. Purnomo,
komunikasi kuantitatif pendidikan M.Pd. (penguji 1)
orangtua dengan merupakan data orangtua dan hasil dan Drs. Susilo,
siswa dan latar belajar IPS siswa. M.Pd (dosen
Joyful Learning Journal 6 (3) 2018 7

PGSD Unnes). determinasi, dan peduli. Orangtua dokumentasi latar


Validitas empiris uji signifikansi. siswa tersebut juga belakang
terdiri dari, uji berasal dari latar pendidikan
HASIL
validitas, uji belakang orangtua, serta tes
PENELITIAN
reliabilitas, taraf pendidikan yang hasil belajar IPS.
DAN
kesukaran dan bervariasi. Angket pola
PEMBAHASAN
daya beda. Setelah Tahap komunikasi
diketahui soal Data awal selanjutnya yaitu orangtua dan
yang valid, penelitian berasal melakukan siswa memuat
kemudian dari wawancara penelitian di SDN lima indikator
dilakukan analisis terhadap guru Derekan, SDN yakni: (1)
data.Teknik kelas dan siswa Klepu 02, SDN keterbukaan
analisis data kelas V maupun Klepu 04, dan berkomunikasi;
penelitian dokumentasi nilai SDN Klepu 05 (2) sikap empati;
menggunakan hasil studi siswa Gugus Moh Syafei (3) perilaku
analisis statistik kelas V. Pringapus suportif; (4) sikap
deskriptif dan Berdasarkan hasil Kabupaten postitif; dan (5)
inferensial. wawancara Semarang. kesetaraan
Analisis dengan wali kelas Pengumpulan data pengalaman. Hasil
inferensial V SDN Gugus dilakukan dengan angket isian
menggunakan uji Moh Syafei memberikan siswa dan orang
normalitas, uji Pringapus angket komunikasi tua siswa dapat
linieritas, dan uji Kabupaten untuk siswa dan dilihat pada tabel
multikolinieritas Semarang, orangtua serta 1:
dan dilanjutkan komunikasi antara latar belakang
Tabel 1. Hasil
dengan analisis guru, siswa dan pendidikan
Angket Pola
korelasi, korelasi orangtua anak orangtua di
Komunikasi
ganda, analisis bervariasi, ada sekolah. Data juga
regresi linier yang sangat peduli didapatkan dari
sederhana, analisis akan pentingnya hasil wawancara
regresi linier komunikasi orangtua,
berganda, namun adapula observasi
koefisien yang kurang pembelajaran di
kelas,
Joyful Learning Journal 6 (3) 2018 8

Pringapus
Interval Kriteria Frekuensi Persentase
Data hasil Kabupaten 261 – 320 Sangat baik 32 30,5%
201 – 260 Baik 70 66,7%
angket tentang Semarang. 141 – 200 Cukup 3 2,8%
80 – 140 Kurang 0 0%
pola komunikasi Angket dan Jumlah 105 100%
menunjukkan dokumentasi Pendidikan
orangtua siswa
Orangtua
bahwa bahwa pola indikator latar (21,9%) dengan
Interval Kategori
komunikasi belakang 4 Sangat Baik kategori sangat
3 Baik
orangtua siswa pendidikan 2 Cukup rendah.
1 Rendah
kelas V SD Gugus orangtua hanya Jumlah Berdasarkan pada
Moh Syafei terdiri dari satu hasil wawancara
Kecamatan indikator yakni: Hasil kepada guru,
Pringapus tingkat pendidikan angket dan disimpulkan
Kabupaten terakhir yang telah dokumentasi latar bahwa
Semarang ditempuh orangtua belakang keterlibatan
memiliki yang terdiri dari pendidikan orang tua dalam
kecenderungan tingkat pendidikan orangtua siswa belajar menjadi
skor angket dalam Sekolah Dasar kelas V SD salah satu faktor
kategori baik yaitu (SD)/ sederajat, Gugus Moh penentu hasil
dengan persentase Sekolah Syafei belajar siswa.
66,7%, dapat Menengah Kecamatan Masalah yang
diartikan bahwa Pertama (SMP)/ Semarang Barat sering dihadapi
pola komunikasi sederajat, Sekolah Kabupaten orang tua dalam
orangtua siswa Menengah Atas Semarang yaitu, membimbing
baik, ada manfaat (SMA)/ sederajat, 5 orangtua siswa anaknya adalah
seiring baiknya dan Perguruan (4,8%) dengan sedikitnya waktu
komunikasi antara Tinggi (PT). Hasil kategori sangat bertemu anak
siswa dengan angket isian siswa tinggi, 42 karena kesibukan
orangtua. Data dan orang tua orangtua siswa bekerja, dan latar
hasil penelitian siswa dapat dilihat (40%) dengan belakang
pola komunikasi pada tabel 2: kategori tinggi, pendidikan yang
orangtua siswa 35 orangtua rendah sehingga
Tabel 2. Hasil
kelas V SD Gugus siswa (33,3%)
Angket Latar orang tua
Moh Syafei Belakang dengan kategori kesulitan dalam
Kecamatan rendah, dan 23
Joyful Learning Journal 6 (3) 2018 9

memberikan interpretasi didapatkan oleh pendidikan


bimbingan analisis korelasi. siswa. orangtua terdapat
belajar kepada Analisis koefisien Berdasarka hubungan dengan
anaknya. Mata determinasi n hasil uji hasil belajar IPS
pelajaran yang menunjukkan hipotesis siswa kelas V
digunakan untuk bahwa pola menggunakan SDN Gugus Moh
menilai hasil komunikasi Korelasi Product Syafei Pringapus
belajar siswa orangtua terdapat Moment dengan kontribusi
adalah mata hubungan dengan didapatkan hasil t sebesar 44,9%
pelajaran IPS. hasil belajar IPS hitung 0,449 dan ttabel sedangkan sisanya
Berdasarka siswa kelas V SD 0,195 dimana t 55,1% ditentukan
n hasil uji Gugus Moh Syafei hitung > t tabel, oleh faktor-faktor
hipotesis Kabupaten sehingga hal ini lain. Semakin
menggunakan Semarang dengan mnunjukkan tinggi latar
Korelasi Product kontribusi sebesar bahwa adanya belakang
Moment 53,8% sedangkan hubungan yang pendidikan
didapatkan hasil t sisanya 46,2% positif antara latar orangtua maka
hitung 0,734 dan ttabel ditentukan oleh belakang semakin baik pula
0,195 dimana t faktor-faktor lain. pendidikan hasil belajar IPS
hitung > t tabel, Semakin baik pola orangtua dengan yang dapat
sehingga hal ini komunikasi hasil belajar IPS diperoleh siswa,
menunjukkan orangtua siswa dan juga dapat sebaliknya
bahwa terdapat maka semakin dikatakan bahwa semakin rendah
hubungan yang baik pula hasil hu-bungan antara latar belakang
positif antara pola belajar IPS yang variabel X2 dan Y pendidikan
komunikasi didapatkan, tergolong kuat orangtua siswa
orangtua dengan sebaliknya dalam tabel maka semakin
hasil belajar IPS semakin buruk interpretasi rendah pula hasil
dan juga dapat pola komunikasi analisis korelasi. belajar IPS yang
dikatakan bahwa orangtua siswa Analisis koefisien didapatkan oleh
hubungan antara maka semakin determinasi siswa.
variabel X1 dan Y buruk pula hasil menunjukkan Berdasarka
tergolong kuat belajar yang bahwa latar n hasil uji
dalam tabel belakang hipotesis
Joyful Learning Journal 6 (3) 2018 10

menggunakan orangtua terdapat maka semakin (3) adanya


Korelasi Product hubungan dengan rendah pula hasil hubungan yang
Moment di- hasil belajar IPS belajar IPS yang signifikan antara
dapatkan hasil t siswa kelas V SD didapatkan oleh pola komunikasi
hitung 0,621 dan ttabel Gugus Moh Syafei siswa. dan latar belakang
0,195 dimana t Kecamatan pendidikan
SIMPULAN
hitung > t tabel, Pringapus orangtua dengan
sehingga hal ini Kabupaten Berdasarka hasil belajar IPS
menunjukkan Semarang dengan n hasil penelitian, ditunjukkan
bahwa adanya kontribusi sebesar dapat disimpulkan dengan hasil thitung
hubungan yang 62,1% sedangkan sebagai berikut (1) > ttabel dengan taraf
positif antara pola sisanya 37,9% adanya hubungan signifikansi 0,05
komunikasi ditentukan oleh yang signifikan (0,600> 0,195).
orangtua dan latar faktor-faktor lain. antara pola
UCAPAN
belakang Semakin komunikasi dan
TERIMAKASIH
pendidikan tinggi pola hasil belajar IPS
orangtua dengan komunikasi ditunjukkan Peneliti
hasil belajar IPS orangtua dan dengan hasil thitung menyampaikan
dan juga dapat semakin baik latar > ttabel dengan taraf terimakasih yang
dikatakan bahwa belakang signifikansi 0,05 pertama kepada
hubungan antara pendidikan (0,734 > 0,195), Tuhan Yang Maha
variabel X1, X2 orangtua siswa (2) adanya Esa, kemudian
dan Y tergolong maka semakin hubungan yang bapak, ibu, dan
kuat dalam tabel baik pula hasil signifikan antara adik yang doanya
interpretasi belajar IPS yang latar belakang selalu menemani
analisis korelasi. didapatkan, pendidikan setiap langkah
Analisis koefisien sebaliknya orangtua dengan hidup. Bapak
determinasi semakin rendah hasil belajar IPS dosen
menunjukkan pola komunikasi ditunjukkan pembimbing, Drs.
bahwa pola orangtua dan dengan hasil thitung Sukardi, S.Pd.,
komunikasi semakin buruk > ttabel dengan taraf M.Pd., yang telah
orangtua dan latar latar belakang signifikansi 0,05 memberikan
belakang pendidikan (0,670 > 0,195), bimbingan dan
pendidikan orangtua siswa
Joyful Learning Journal 6 (3) 2018 11

dorongan serta doa Konseling, Guru dan Kurniadi, Oji.


2(1): 50-56. Siswa di (2001).
sehingga peneliti
Panti Sosial Pengaruh
dapat Aye, Nchedo Taman Komunikasi
Eucharia, Penitipan Keluarga
menyelesaikan
Magaji Anak terhadap
karya ilmiah ini Haladu Idris “Melati” Prestasi
Theresa Bengkulu. Belajar
dengan baik dan
Olunwa Jurnal Anak.
lancar. Oforka, Pekommas, Jurnal
Immaculata 18(3): 213- Mediator,
DAFTAR Nwakaego 224. 2(2): 267-
Akaneme, 290.
PUSTAKA Magaji Bakar, Norsuhaily
Idris, dan Abu, Mahmudah,
Arikunto, Ann Nkechi Ibrahim Dede.
Suharsimi. Okolo. Mamat, dan (2015).
2010. (2016). Mudassir Komunikasi
Prosedur Influence of Ibrahim. , Gaya
Penelitian Parents (2017). Kepemimpi
Suatu Educational Influence of nan, dan
Pendekatan and Parental Motivasi
Praktek. Occupation Education dalam
Jakarta: al on Organisasi.
Rineka Background Academic Jurnal Studi
Cipta. on Performanc Komunikasi
Educational e of dan Media,
Astuti, Anita Support of Secondary 19(2): 285-
Dewi, Secondary School 302.
Sugiyo, School Students in
Suwarjo. Students in Kuala Muharoni. (2013).
(2013). Jigawa and Terengganu. Pengaruh
Model Kano Internation Intensitas
Layanan States, al Journal Komunikasi
BK Nigeria. of Orang Tua
Kelompok Journal Academic terhadap
Teknik Internation Research in Prestasi
Permainan al Business Business Belajar
(GAMES) Manageme and Social Siswa pada
untuk nt, Sciences, Mata
Meningkatk 10(22):5376 7(8): 296- Pelajaran
an -5386. 304. IPS Terpadu
Keterampila di MTs
n Azeharie, Suzy, Helmawati. 2014. Hasanah
Berkomunik dan Nurul Pendidikan Pekanbaru.
asi Khotimah. Keluarga. Artikel
Interpersona (2015). Pola Bandung: Jurnal.
l Siswa. Komunikasi Remaja Pekanbaru:
Jurnal Antarpribad Rosdakarya. Universitas
Bimbingan i antara
Joyful Learning Journal 6 (3) 2018 12

Riau Affects Penerapan Pustaka


Pekanbaru. Self-Esteem Pola Pelajar.
of Turkish Komunika
Rusmawan. Adolescents si
(2011). . 4(20): 87- Keluarga
Faktor 97. dan
yang Pengaruhn
Memengar ya
uhi terhadap
Kesulitan Perkemba
Belajar ngan
IPS Siswa Emosi
Sekolah Anak pada
Dasar. Keluarga
Jurnal Jawa).
Cakrawal Jurnal
a Imu
Pendidika Komunika
n, 32(2): si, (2), 1:
285-295. 67-78.

Sadani, Krisda Sudjana, Nana.


Rofa, dan 2009.
Jaino. Penilaian
(2017). Hasil
Hubungan Proses
Tingkat Belajar
Pendidika Mengajar.
n dan Pola Bandung:
Asuh Rosdakarya.
Orang Tua
dengan Susanto, Ahmad.
Hasil 2013. Teori
Belajar Belajar &
Siswa. Pembelajar
Joyful an di
Learning Sekolah
Journal, Dasar.
6(2): 1-8. Jakarta:
Setyowati, Yuli. Pranadamed
Sahin, Ertugrul, (2005). ia Group.
Yasar Pola
Barut, dan Komunika Widoyoko, Eko
Srcument si dan Putro. 2017.
Ersanli. Perkemba Teknik
(2013). ngan Penyusunan
Parental Emosi Instrumen
Education Anak Penelitian.
Level (Studi Yogyakarta:
Positively Kasus