Anda di halaman 1dari 161

MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN KIMIA

KABUPATEN BADUNG - BALI

BANK SOAL
UN KIMIA
2019
Diedit Oleh:
Zainal Abidin, S.Pd
Bank Soal UN Kimia 2019

Bank Soal UN Kimia 2019


Level Kognitif
Pengetahuan dan Pemahaman
• Mengingat
• Mengenali
• Menentukan
• Mengklasifikasi
• Menginterpretasi/ Menafsirkan
• Mendeskripsikan
• Membandingkan
• Menyimpulkan
• Mencontohkan
• Memprediksi
• Menjelaskan
• Dan lain-lain
Aplikasi
• Menghitung
• Mengeksekusi
• Mengurutkan
• Menerapkan
• Dan lain-lain.
Penalaran
• Menganasilis
• Mengorganisasi
• Mengatribusikan (menentukan sudut pandang)
• Memeriksa/menguji
• Menilai/mengkritik
• Merumuskan/ menentukan hipotesa
• Merencanakan/ Mendesain
• Mengkonstruksi/ Memproduksi
• Menyarankan
• Dan lain-lain.

Kimia Dasar

Metode Ilmiah, Hakikat IPA dan Keselamatan Dalam Laboratorium


Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Metode ilmiah, hakikat dan peran ilmu kimia, keselamatan dan keamanan di laboratorium
(pengenalan dan penggunaan alat-alat laboratorium).

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Ke dalam 4 gelas kimia yang masing-masing berisi 20 mL asam sulfat dimasukkan 4 gram logam seng
seperti pada gambar berikut

Kondisi yang diharapkan:

1
Bank Soal UN Kimia 2019

- Variabel bebas: luas permukaan sentuh


- Variabel terikat: laju/waktu
- Variabel terkontrol: [H2SO4]
Pasangan gambar yang sesuai dengan kondisi tersebut adalah
A, (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

2. UN 2016 T-1-23
Perhatikan gambar percobaan antara logam Mg dengan asam klorida:

Berdasarkan data percobaan tersebut yang merupakan variabel bebas, variabel terkontrol dan variabel
terikat adalah ....
A. konsentrasi HCl, luas permukaan logam Mg, laju reaksi
B. konsentrasi HCl, laju reaksi, luas permukaan logam Mg
C. luas permukaan logam Mg, konsentrasi HCl, laju reaksi
D. laju reaksi, konsentrasi HCl, luas permukaan logam Mg
E. laju reaksi, luas permukaan logam Mg, konsentrasi HCl

3. EBTANAS-93-39
Cara yang tepat untuk menampung gas amonia dalam laboratorium digambarkan menurut posisi
penampungan seperti gambar …

A. I
B. II
C. III
D. IV
E. V

STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK


Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
- model dan struktur atom (Dalton, Thompson, Bohr, dan mekanika gelombang).
- konfigurasi elektron (Bohr dan mekanika gelombang)
- letak unsur (golongan dan periode) dalam SPU.

2
Bank Soal UN Kimia 2019

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Dua ion yaitu A2+ dan B⎻memiliki lintasan elektron sebagai berikut.

Jika unsur A mempunyai jumlah neutron 12 dan B mempunyai jumlah neutron 18, pasangan
data yang tepat adalah ....
Option Unsur Golongan Periode Notasi unsur
A. A IIA 2 24
A12
B. B VIIIA 3 36
B
18
C. A IIA 3 30
A
12
D. B VIIA 3 35
B
17
E. A VIIIA 2 36
A
18

2. UN 2017 T-1-01
Perhatikan gambar percobaan Thomson berikut!

Berdasarkan gambar tersebut, pernyataan yang tepat tentang sinar katoda adalah ....
A. muatan elektron 1,96 x 1019 Coulomb
B. bergerak dari P menuju Q
C. tidak dibelokkan oleh medan magnet
D. bermuatan positif
E. partikel sinar katoda terpengaruh bahan katoda dan anoda

3. UN Kimia 2017 - 3
Perhatikan diagram susunan partikel atom dari unsur P dan Q berikut!

3
Bank Soal UN Kimia 2019

Notasi unsur P dan Q adalah ....


A. 40
20 P dan 49 Q
B. 20
20 P dan 45 Q
20
C. 40 P dan 94 Q
40
D. 20 P dan 59 Q
60
E. 40 P dan 145 Q

4. UN 2016 T-1-02
Perhatikan tabel periodik unsur berikut!

Konfigurasi elektron dan nomor atom unsur tersebut yang benar adalah ....
Konfigurasi Nomor
Unsur
elektron atom
A. R [Ne] 3s 2
12
B. L [Ne] 2s2 2p2 10
C. M [Ne] 3s 3p
2 4
16
D. T [Ne] 1s2 3p5 17
E. Q [Ne] 3s 1
11

5. UN-SMA-2015-1-04
35
Harga keempat bilangan kuantum untuk elektron terakhir dari atom 17 Cl adalah ....
A. n = 3;l = 0;m = -1;s = +½
B. n = 3;l = 0;m = +1; s = -½
C. n = 3;l = 1;m = +1;s = +½
D. n = 3;l = 2;m = 0;s = -½
E. n = 3;l = 1;m = 0;s = -½

6. UN-SMA-2014-Type 1-02
80
Suatu unsur memiliki notasi 35 Br
Konfigurasi elektron dan letak unsur tersebut dalam sistem periodik berturut-turut adalah ...
Konfigurasi Golongan Periode
Elektron
A. [Ar] 4s2 3d10 4p5 VIIA 4
B. [Ar] 3d 4s 4p
10 2 5
VIIB 4
C. [Ar]3d10 4s2 4p5 VB 4
D. [Ar]3d10 4s2 4p6 VIIIA 4

4
Bank Soal UN Kimia 2019

E. [Ar]3d10 4s2 4p3 VA 4

7. UN-SMA-2014-Type 2-02
64
Suatu unsur dengan notasi atom 29 X , maka konfigurasi elektron dan letak X dalam tabel periodik adalah
....
Konfigurasi Golongan Periode
Elektron
A. [Ar] 3d9 4s2 IIA 3
B. [Ar] 3d6 4s2 5p3 IIIA 4
C. [Ar] 3d 5p 4s
9 3 2
VA 5
D. [Ar] 4s1 3d10 IB 4
E. [Ar] 4s 3d
2 9
VB 3

8. UN-SMA-2014-Type 3-02
Unsur X dinotasikan sebagai:
55
25 X
Konfigurasi elektron dan letak unsur X pada golongan dan periode adalah ....
Konfigurasi Golongan Periode
Elektron
A. (Xe) 6s1 IA 6
B. (Xe) 6s 2
IIA 6
C. (Ar) 4s1 4p5 VIIA 4
D. (Ar) 4s 3d
2 5
VIIB 4
E. (Ar) 4s2 4d5 VB 4
9. UN-SMA-2014-Type 4-02
52
Letak unsur 24 Cr dalam sistem periodik dan konfigurasi elektronnya adalah ....
Golongan Periode Konfigurasi
Elektron
A. IV B 3 [Ar] 4s2 3d4
B. VIB 4 [Ar] 4s2 3d4
C. VIB 4 [Ar] 4s1 3d5
D. VB 4 [Ar] 4s1 3d5
E. VB 6 [Ar] 4s1 3d5

10. UN-SMA-2013-Type 1-02


80
Harga keempat bilangan kuantum elektron terakhir dari unsur 35 Br adalah ....
n l m s
A. 4 2 -2 -½
B. 4 2 -1 -½
C. 4 1 +1 -½
D. 4 1 0 -½
E. 3 2 -2 +½

11. UN-SMA-2013-Type 1-03


Perhatikan notasi unsur berikut! 45
21 Z
Letak unsur dan konfigurasi elektronnya yang paling tepat dari unsur tersebut adalah .... (Nomor atom
Ar = 18).

Golongan Periode Kofigurasi Elektron


A. III A 4 [Ar]3d1 4s2
B. III B 4 [Ar]4s2 3d1
C. IV A 3 [Ar]3d1 4s2
D. VB 4 [Ar]4s2 3d1
E. VIA 3 [Ar]4s2 3d1

5
Bank Soal UN Kimia 2019

12. UN-SMA-2012-A83-01
Perhatikan tabel periodik unsur!

Konfigurasi elektron unsur Q adalah....


A. 1s22s22p63s23p8
B. 1s22s22p63s23p64s2
C. 1s22s22p63s23p74s1
D. 1s22s22p63s23p64s24p33d10
E. 1s22s22p63s23p64s23d104p3

13. UN-SMA-2012-A83-02
Perhatikan diagram orbital berikut:

Nomor atom dari unsur X adalah ....


A. 17
B. 18
C. 21
D. 26
E. 30

14. UN-SMA-2012-A83-03
Perhatikan diagram orbital berikut:

Unsur Y dalam sistem periodik terletak pada golongan dan periode berturut-turut....
A. III A, 3
B. III B, 4
C. VA,3
D. VII A, 3
E. VII B, 4

15. UN-SMA-2012-C79-01
Perhatikan tabel periodik berikut!

Konfigurasi elektron unsur W adalah ....


A. 1s22s22p63s23p64s2
B. 1s22s22p63s23p7
C. 1s22s22p63s23p64s13p6
D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6

6
Bank Soal UN Kimia 2019

E. 1s22s22p63s23p64s1

16. UN-SMA-2012-C79-02
Perhatikan diagram orbital berikut:

Nomor atom dari unsur X adalah ....


A. 17
B. 18
C. 21
D. 26
E. 30

17. UN-SMA-2012-C79-01
Perhatikan diagram orbital berikut:

Unsur Y dalam sistem periodik terletak pada golongan dan periode berturut-turut....
A. Ill A, 3
B. Ill B, 4
C. V A,3
D. VII A, 3
E. VII B, 4

18. UN-SMA-11-P15-01
Notasi suatu unsur 2713 X, konfigurasi elektron dari ion X adalah....
3+

A. 1s 2s 2p
2 2 6

B. 1s2 2s2 2p6 3s2 4p1


C. 1s2 2s2 2p6 3s2 4p2
D. 1s2 2s2 2p6 3s2 4p6
E. 1s2 2s2 2p6 3s2 4p6 3d9

19. UN-SMA-11-P15-02
86
Dalam sistem periodik modern, unsur 37 X terletak pada golongan dan periode ....
A. IA, 5
B. VA, 3
C. VA, 5
D. VA, 7
E. VIIA, 5

20. UN-SMA-10-P27-02
Perhatikan diagram orbital berikut:

Nomor atom dari unsur X adalah ....


A. 1
B. 3
C. 5
D. 10
E. 11

7
Bank Soal UN Kimia 2019

21. UN-SMA-10-P27-03
Perhatikan diagram orbital berikut:

Unsur Y dalam sistem periodik terletak pada golongan ... periode ....
A. IIA, 5
B. IIA, 6
C. IIA, 7
D. IVA, 5
E. VA, 3

22. UN-SMA-09-P45-03
Perhatikan data berikut:

Konfigurasi elektron unsur P adalah .... (Nomor atom Ne = 10, Ar = 18)


A. [Ne] 3s1
B. [Ne] 4s1
C. [Ar] 3s1
D. [Ar] 4s1
E. [Ar] 4s2 3d3

Tata Nama Senyawa Biner


Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
- tata nama senyawa organik dan anorganik.
- persamaan dan penyetaraan reaksi kimia.

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Perhatikan data berikut!
No. Kation Anion Rumus Kimia Nama Senyawa
(1) Na+ NO3⎻ Na3NO Natrium Nitrat
(2) K +
SO4 2-
K2SO4 Kalium Sulfat
(3) Mg2+ PO43- Mg2(PO4)3 Magnesium Fosfat
(4) Al3+ CO32- Al2(CO3)3 Alumunium Karbonat
Berdasarkan data tersebut, pasangan data yang berhubungan secara tepat adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

2. UN 2017 T-1-08
Perhatikan tabel berikut ini!
No. Rumus Senyawa Nama Senyawa
(1) CuBr2 Tembaga (II) bromida

8
Bank Soal UN Kimia 2019

(2) BeCl3 Besi klorida


(3) BaI2 Barium (II) iodida
(4) NaBr Natrium bromida
(5) P2O5 Difosfor pentaoksida
Pasangan data yang benar antara rumus senyawa dan nama senyawa adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (4) dan (5)

3. UN 2016 T-1-07
Pada pembakaran bensin (C8H18) persamaan reaksinya adalah:
2C8H18 (l) + 25 O2(g) → 16 CO2(g) +18 H2O(g)
Pernyataan yang benar tentang persamaan reraksi tersebut adalah ....
A. 2 molekul C8H18 tepat bereaksi dengan 25 molekul gas oksigen
B. tidak semua atom H pada C8H18 membentuk H2O
C. Pembakaran 2 gram C8H18 menghasilkan 16 gram CO2
D. Jumlah atom O pada reaktan 50 dan jumlah atom O pada produk 32
E. Reaksi pembakaran sempurna bensin menghasilkan CO2, H2O dan CO

4. UN 2016 T-1-08
Tabel berikut menyatakan tentang rumus senyawa dan namanya:
No Rumus Senyawa Nama Senyawa
(1) SO3 belerang trioksida
(2) Na2O dinatrium oksida
(3) FeO besi(II) oksida
(4) MgO magnesium(II) oksida
(5) PCl5 fosfor klorida
Pasangan yang benar antara rumus senyawa dan namanya adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (1) dan (4)
D. (2) dan (3)
E. (4) dan (5)

5. UN Kimia 2017 - 14
Serbuk tembaga (II) oksida larut dalam asam klorida membentuk tembaga (II) klorida dan air. Persamaan
reaksi setara dan lengkap dari reaksi tersebut adalah ....
A. Cu2O (s) + HCl (aq) → Cu2Cl (aq) + H2O (l)
B. Cu2O (s) + 2 HCl (aq) → 2 CuCl (aq) + H2O (l)
C. CuO (s) + HCl (aq) → CuCl (aq) + H2O (l)
D. CuO (s) + 2 HCl (aq) → CuCl2 (aq) + H2O (l)
E. Cu2O (s) + 4 HCl (aq) → 2 CuCl2 (aq) + 4 H2O (l)

6. UN-SMA-2015-1-05
Pemutih pakaian NaClO dapat diproduksi melalui reaksi basa kuat seperti NaOH dengan gas klorin.
Reaksi tersebut juga menghasilkan garam klorida dan air. Persamaan reaksi setara yang tepat untuk
menyatakan reaksi tersebut adalah ....
A. 6 NaOH(aq) + 2 Cl2 (g) → NaCl (aq) + Na(aq) + 3H2O(l)
B. NaOH(aq) + Cl2(g) → NaCl(aq) + NaClO3(aq) + H2O(l)
C. NaOH(aq) + Cl2(g) → NaCl(aq) + NaClO3(aq) + H2O(l)
D. 2 NaOH(aq) + Cl2(g) → NaCl (aq) + NaClO(aq) + H2O(l)
E. 2 NaOH(aq) + Cl2(g) → NaCl (aq) + NaCl(aq) + H2O(l)

7. UNAS 2014 – Type 1 - 7


Air kapur yang jernih akan menjadi putih (keruh) setelah dioleskan pada dinding rumah karena bereaksi
dengan gas karbon dioksida yang ada di udara. Persamaan reaksi yang paling tepat menunjukkan proses

9
Bank Soal UN Kimia 2019

tersebut adalah ....


A. CaO (s) + CO2 (g) → CaCO3 (s)
B. CaO (s) + H2O (l) → Ca(OH)2 (aq)
C. Ca(OH)2 (aq) + CO2 (g) → CaCO3 (s) + H2O (g)
D. Ca(OH)2 (aq) + CO (g) → CaCO3 (s) + H2 (g)
E. CaCO3 (s) + H2O (l) → CaCO3 (aq)

8. UNAS 2014 – Type 2 - 7


Seorang siswa mengamati proses terjadinya reaksi aluminium dengan uap air panas membentuk
aluminium oksida dan gas hidrogen. Persamaan rekasi yang terjadi adalah....
A. 2Al(s) + H2O (g) → Al2O3 (s) + H2 (g)
B. 2 Al (s) + 3 H2O (g) → Al2O3 (s) + 3 H2 (g)
C. 2Al(s) + 2 H2O (g) → Al2O3 (s) + H2 (g)
D. Al(s) + H2O (g) → Al2O3 (s) + H2 (g)
E. Al(s) + 2 H2O (g) → Al2O3 (s) + H2 (g)

9. UNAS 2014 – Type 3 - 7


Pada pemanasan raksa (II) oksida terbentuk raksa dan gas oksigen. Persamaan reaksi setaranya
adalah....
A. Hg2O(s) + O2(g) → Hg (l)+ O3(g)
B. 2Hg2O(s) + O2(g) → 4 Hg (l) + 2 O2(g)
C. HgO(s) + O2(g) → Hg (l) + O3(g)
D. 2HgO(s) → 2Hg(l) + O2(g)
E. HgO(s) → Hg(l)+ O(g)

10. UNAS 2014 – Type 4 - 7


Sidik jari dapat digunakan sebagai salah satu tanda pengenal seseorang. Sidik jari dapat diidentifikasi
dengan cara mengoleskan larutan perak nitrat dengan larutan natrium klorida sehingga terbentuk
endapan perak klorida berwarna putih. Ketika terkena cahaya endapan putih perak klorida akan
berubah menjadi hitam.
Persamaan reaksi setara untuk mengidentifikasi sidik jari adalah ....
A. AgNO3(aq) + NaCl (aq) → AgCl (s) + NaNO3(aq)
B. AgOH(aq) + HCl (aq) → AgCl (s) + H2O (l)
C. AgNO3(aq) + HCl (aq) → AgCl (s) + HNO3(aq)
D. AgCl(s) + NaCl (aq) → AgCl (s) + NaCl (aq)
E. AgCl (s) + HCl (aq) → AgCl (s)

11. UNAS 2013 – Type 1 - 9


Dewasa ini banyak yang menggunakan bahan bangunan yang terbuat dari logam aluminium, seperti
kusen pintu, kusen kaca, penyangga atap dan lain-lain. Awalnya bahan bangunan tersebut mengkilat,
lambat laun akan menjadi kusam. Reaksi yang tepat dari kejadian tersebut adalah ....
A. 2Al (s) + 3H2 (g) → 2AlH3 (s)
B. 2Al (s) + 3Cl2 (g) → 2AlCl3 (s)
C. 3Al (s) + O2 (g) → Al3O2 (s)
D. 4Al (s) + O2 (g) → 2Al2O (s)
E. 4Al(s) + 3O2(g) →2Al2O3(s)

12. UNAS 2012 –C79- 6


Suatu gas dapat diperoleh dengan cara mereaksikan padatan karbid dengan air. Sesuai dengan
persamaan reaksi berikut:
CaC2 (s) + 2 H20 (1) → C2H2 (g) + Ca(OH)2 (aq) Nama senyawa pereaksi dan hasil reaksi yang diperoleh
adalah ....
A. kalsium (II) karbida dan etana
B. kalsium dikarbida dan etana
C. kalsium karbida dan etana
D. kalsium karbida dan etuna
E. kalsium dikarbida dan etuna

13. UNAS 2011 – P15-5

10
Bank Soal UN Kimia 2019

Senyawa kalium nitrat merupakan bahan baku pembuatan mesiu dan asam nitrat. Senyawa
tersebut dapat dibuat dengan mereaksikan dinitrogen pentaoksida dengan kalium
hidroksida. Persamaan reaksi setara yang tepat untuk pembuatan senyawa itu adalah ....
A. 2 NO + 2 KOH → 2 KNO3 + H2O
B. N2O5 + Ca(OH)2 → CaNO3+ H2O
C. N2O5+ Ca(OH)2 → Ca(NO3)2 + H2O
D. N2O5+ KOH → KNO3 + H2O
E. N2O5 + 2 KOH → 2 KNO3+ H2O

14. UNAS 2010 – P27 – 6


Balon hidrogen dapat terbang di angkasa, karena diisi dengan gas hidrogen yang kerapatannya (massa
jenisnya) lebih kecil dan massa jenis udara. Gas hidrogen yang diisikan pada balon tersebut dapat
diperoleh dan reaksi antara logam aluminium cengan larutan asam sulfat encer, menghasilkan
aluminium sulfat dan gas hidrogen. Persmaan reaksi setara yang menggambarkan proses produksi gas
hidrogen adalah...........
A. Al(s) + H2SO4(aq) → AlSO4(aq) + H2(g)
B. Al(s) + H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + H2(g)
C. 2AL(s) + 3H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + 3H2(g)
D. 2Al(s) + 3H2SO4(aq) → Al3(SO4)2(aq) + 3H2(g)
E. 3Al(s) + 2H2SO4(aq) → Al3(SO4)2(aq) + 2H2(g)

15. UNAS 2010 – P60 – 5


Pengelasan rel kereta api dilakukan dengan proses termit, yaitu reaksi antara alumunium dengan besi
(III) oksida menghasilkan besi dalam bentuk cair dan alumunium oksida. Persamaan reaksi lengkapnya
adalah.........
A. 2 Al + Fe2O3 → Al2O3 + 2 Fe
B. Al + Fe2O3 →Al2O3+Fe
C. 4Al+ 3Fe3O4 →2Al2O +3Fe
D. 2Al + 3FeO→Al2O3+3Fe
E. Al + FeO→AlO+ Fe

16. UN –SMA-08-14
Reaksi pembakaran gas asetilena ternyata menghasilkan energi panas yang sangat besar, sehingga dapat
melelehkan logam. Reaksi mi banyak dimanfaatkan dalam proses pengelasan dan pemotongan logam.
Reaksi pembakaran gas asetilena yang benar adalah....
A. 2 CO2(g) + H2O(g) → C2H2(g) + 2 O2(g)
B. C2H2(g) +2 O2(g) → 2 CO2(g) + H2O(g)
C. 4 CO2(g) +2 H2O(g) → 2 C2H2(g) + 5 O2(g)
D. 2 C2H2(g) + 5 O2(g) → CO2(g) +2 H2O(g)
E. CO2(g) + H2O(g) → C2H2(g) + O2(g)

Hukum Dasar Kimia, Konsep Mol, dan Stoikiometri


Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
- hukum-hukum dasar kimia (termasuk hukum gas ideal dan non ideal / RTP), konsep mol dan
perhitungan kimia.
- konversi satuan zat (molaritas, molalitas, fraksi mol, % massa atau volume, bpj).

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Pembakaran sempurna gas etanol sebagai bahan bakar altematif mengikuti persamaan reaksi berikut.
C2H5OH(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(g ) (belum setara). Jika pada pembakaran tersebut dibutuhkan 5,6 L
dan volume etanol yang dibakar 1,12 L, massa air yang terbentuk diukur pada keadaan STP adalah ....
(Mr H2O = 18 L)
A. 1,8 g
B. 2,7 g
C. 9,0 g

11
Bank Soal UN Kimia 2019

D. 18 g
E. 27 g

2. UN 2018 Type A
Pada ruang tertutup dilakukan pembakaran 7 gram besi dengan 4 gram sulfur menghasilkan besi sulfida
sebanyak 11 gram. Kenyataan ini sesuai hukum dasar kimia, yaitu....
A. Hukum Perbandingan Tetap (Proust)
B. Hukum Perbandingan Volume (Gay Lussac)
C. Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier)
D. Hukum Perbandingan Berganda (Dalton)
E. Hukum Perbandingan Molekul (Avogadro)

3. UN 2017 T-1-02
Massa rata-rata satu atom unsur X adalah 6,47 x 10-23 gram, sedangkan massa satu atom C-
12 adalah 1,992 x 10-23 gram. Massa atom relatif (Ar) unsur X adalah ...

4. UN Kimia 2017 - 12
Unsur karbon dan unsur oksigen dapat membentuk dua macam senyawa. Persentase massa
unsur-unsur penyusun senyawa I dan II sebagai berikut:
Persentase Unsur
No Senyawa
C O
1 I 40 60
2 II 25 75
Perbandingan massa C dalam senyawa I dan II sesuai Hukum Dalton adalah ....
A. 1 : 2
B. 1 : 3
C. 2 : 1
D. 2 : 3
E. 3 : 1

5. UN Kimia 2017 - 13
Bila unsur belerang dibakar dengan oksigen akan diperoleh senyawa belerang dioksida. Hasil
percobaannya adalah sebagai berikut.
Massa (gram)
No.
Belerang Oksigen
Percobaan Belerang dioksida
(S) (O)
(1) 32 32 64
(2) 64 66 128
(3) 8 10 16
Bila belerang (S) direaksikan sebanyak 16 gram, massa unsur oksigen yang diperlukan adalah ....
A. 20 gram
B. 18 gram
C. 16 gram

12
Bank Soal UN Kimia 2019

D. 14 gram
E. 12 gram

6. UN 2016 T-1-10
Sebanyak 5,4 g aluminium dilarutkan dalam 400 mL asam sulfat 1 M membentuk aluminium sulfat dan
gas hidrogen menurut persamaan reaksi:
2Al(s) + 3 H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + 3H2(g)
Massa H2 yang terbentuk adalah .... (Ar H = 1; Al = 27)
A. 0,3 gram
B. 0,4 gram
C. 0,6 gram
D. 1,0 gram
E. 2,7 gram

7. UN 2016 T-1-15
Pada persamaan reaksi yang belum setara:
NO (g) + H2(g) → N2O(g) + H2O(g)
Perbandingan volume gas pereaksi dan hasil reaksi yang stoikiometris sesuai hukum Gay Lussac adalah
....
Volume gas (mL)
NO H2 N2O H2O
A. 20 20 20 20
B. 15 7,5 7,5 7,5
C. 35 20 20 20
D. 5 10 10 10
E. 25 10 10 20

8. UN-SMA-2015-1-06
Suatu senyawa tersusun dari 52% massa karbon, 35% massa oksigen dan sisanya hidrogen. Rumus
molekul senyawa karbon tersebut (Mr = 46) adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16)
A. C2H6O2
B. C2H4O
C. C2H6O
D. C3H8O
E. C3H8O2

9. UN-SMA-2015-1-07
Kalsium dan oksigen dapat bereaksi membentuk kalsium oksida dengan perbandingan massa sebagai
berikut:
Massa (gram)
Ca O CaO
10 4 14
15 2 7
15 4 14
20 10 28
Berdasarkan data tersebut, perbandingan massa kalsium dengan oksigen dalam senyawa tersebut
adalah ....
A. 2:3
B. 2:5
C. 3:2
D. 3:4
E. 5:2

10. UNAS 2014 – Type 1 - 5


Data percobaan reaksi magnesium dengan oksigen membentuk magnesium oksida sebagai berikut:
Massa
Massa Massa
Percoba Magnesium
Magnesium Oksigen
an Oksida
(gram) (gram)
(gram)

13
Bank Soal UN Kimia 2019

1 9 7 15
2 18 8 20
3 15 12 25
4 24 16 40
Berdasarkan data tersebut perbandingan massa magnesium dengan oksigen dalam magnesium oksida
adalah....
A. 2:1
B. 2:3
C. 3:2
D. 3:4
E. 4:3

11. UNAS 2014 – Type 1 - 6


Pada proses industri pengolahan logam besi terjadi reaksi:
Fe2O3 (s) + CO(g) → Fe(s) + CO2(g) (belum setara)
Jika dibutuhkan 16 gram besi (III) oksida, maka volume gas CO2 yang dihasilkan (STP) sebanyak ... (Jika Ar
= Fe = 56 ; O = 16)
A. 1,12 L
B. 2,24 L
C. 4,48 L
D. 6,72 L
E. 11,20L

12. UNAS 2014 – Type 2 - 5


Dari suatu persamaan reaksi: Fe + S → FeS didapat data sebagai berikut:
Massa Fe Massa S Massa FeS
3,0 g 1,6g 4,4 g
1,4 g 0,8 g 2,2 g
4,2 g 3,0 g 6,6 g
5,6 g 3,2 g 8,8 g
Berdasarkan data dapat disimpulkan bahwa perbandingan massa Fe dan S dalam FeS adalah....
A. 2:1
B. 3:2
C. 7:4
D. 10:7
E. 15 : 8

13. UNAS 2014 – Type 2 - 6


Gas amonia dapat dibuat melalui reaksi: N2(g) + H2(g) → NH3(g) (belum setara)
Jika sebanyak 14 gram gas nitrogen direaksikan dengan gas hidrogen, volume gas amonia yang
dihasilkan pada keadaan standar (STP) adalah .... (Ar N= 14; H= 1)
A. 6,72 liter
B. 11,2 liter
C. 22,4 liter
D. 44,8 liter
E. 67,2 liter

14. UNAS 2014 – Type 3 - 5


Data percobaan reaksi unsur X dengan unsur Y membentuk senyawa X Y sebagai berikut:
Massa X Massa Y Massa XY
No.
(gram) (gram) (gram)
1. 3 4 7
2. 6 8 14
3. 4,5 6 10,5
4. 7,5 10 17,5
Berdasarkan data, perbandingan massa unsur X dan unsur Y dalam senyawa X Y adalah ....
A. 1:2
B. 2:3

14
Bank Soal UN Kimia 2019

C. 3:4
D. 3:5
E. 4:5

15. UNAS 2014 – Type 3 - 6


Pada saat bijih besi, besi (III) oksida direduksi dalam tungku pembakaran dihasilkan besi dengan reaksi
berikut: Fe2O3(s) + CO(g) → Fe(s) + CO2(g) (belum setara)
Jumlah volume gas CO2 (STP) yang dapat dihasilkan dari 80 gram bijih besi tersebut adalah .... (Ar. O =
16, Ar Fe = 56)
A. 0,36 L
B. 1,12 L
C. 7,47 L
D. 33,60 L
E. 44,80 L

16. UNAS 2014 – Type 4 - 5


Data percobaan unsur X dan Y membentuk senyawa sebagai berikut.
Pada reaksi X + Y → XY diperoleh data :
Massa X Massa Y Massa XY
No
(gram) (gram) (gram)
1. 7,0 4,0 11
2. 14 8,0 22
3. 21 12 33
4. 3,5 2,0 5,5
Dari data tersebut, perbandingan unsur X dan unsur Y dalam senyawa adalah ....
A. 1:2
B. 2:3
C. 3:4
D. 4:7
E. 7 :4

17. UNAS 2014 – Type 4 - 6


Pada industri asam sulfat menurut proses kontak dilakukan dengan mereaksikan gas SO2 dan O2
menurut persamaan reaksi: SO2 (g) + O2 (g) ⇄ SO3 (g)
Sebanyak 12,8 gram gas SO2 (Ar S = 32, O = 16) direaksikan dengan gas oksigen. Volume gas SO3 (STP)
yang terjadi adalah ....
A. 2,24 L
B. 4,48 L
C. 6,72 L
D. 22,40 L
E. 44,80 L

18. UNAS 2013 – Type 1 - 7


Sebanyak 3 gram logam magnesium dibakar dengan 2 gram oksigen dalam ruang tertutup menurut
persamaan reaksi: 2 Mg (s) + O2 (g) → 2 MgO (s)
Massa magnesium oksida yang dihasilkan sebanyak (Ar Mg = 24 ; O = 16)
A. 3 gram
B. 4 gram
C. 5 gram
D. 6 gram
E. 8 gram

19. UNAS 2013 – Type 1 - 8


Sebanyak 246 gram kristal magnesium sulfat MgSO4. xH2O dipanaskan sehingga terbentuk kristal MgSO4
sebanyak 120 gram, menurut reaksi: MgSO4. xH2O(s)→MgSO4(s) + xH2O(g)
Rumus senyawa kristal tersebut adalah .... (Ar Mg = 24; S = 32; 0=16)
A. MgSO4 . 2 H2O

15
Bank Soal UN Kimia 2019

B. MgSO4. 4 H2O
C. MgSO4. 5 H2O
D. MgSO4. 6 H2O
E. MgSO4 . 7 H2O

20. UNAS 2012 –A83- 7


Pada reaksi: 2Al (s) + 6HCl (aq) → 2AlCl3 (aq) + 3H2 (g).
Sebanyak 5,4 gram logam Al direaksikan dengan 10,95 gram larutan HCl. Jika reaksi diukur dalam kondisi
STP, maka pada akhir reaksi volume gas hidrogen yang dihasilkan adalah .... (Ar . Al = 27, H = 1, CI = 35,5)
A. 1,12 L
B. 2,24 L
C. 3,36 L
D. 6,72 L
E. 22,4 L

21. UNAS 2012 –A83- 8


Berikut persamaan reaksi pembakaran sempurna gas propana:
C3H8 (g) + 5 O2 (g) → 3 CO2 (g) + 4 H2O (g) Pada suhu dan tekanan yang sama, sebanyak 20 liter gas
propana digunakan untuk menghasilkan 60 liter gas karbon dioksida dan 80 liter uap air. Fenomena ini
sesuai hukum .... .
A. Dalton
B. Lavoisier
C. Boyle
D. Gay Lussac
E. Proust

22. UNAS 2012 –B67- 7


Sebanyak 20 gram padatan kalsium karbonat bereaksi dengan 7,3 gram larutan asam klorida menurut
reaksi: CaCO3 (s) + 2 HCl (aq) → CaCl2 (aq) + H2O (1) + CO2 (g) Jika reaksi diukur dalam kondisi STP, maka
volume gas karbon dioksida yang dihasilkan pada akhir reaksi adalah .... (Ar . Ca = 40, C = 12, O = 16, H =
1, CI = 35,5)
A. 1,12 L
B. 2,24 L
C. 5,60 L
D. 11,2 L
E. 22,4 L

23. UNAS 2012 –B67- 8


Pada suhu dan tekanan yang sama, sebanyak 50 liter gas N2 dan 75 liter gas O2 bereaksi menghasilkan 50
liter gas N2O3 dengan reaksi sebagai berikut:
2N2(g) + 3O2(g) →2N2O3 (g) Kenyataan ini sesuai dengan hukum ....
A. Lavoisier
B. Proust
C. Dalton
D. Gay Lussac
E. Avogadro

24. UNAS 2012 –C79- 7


Sebanyak 5,4 gram logam aluminium bereaksi dengan 9,8 gram larutan asam sulfat menurut reaksi:
2 Al (s) + 3 H2SO4 (aq) → Al2(SO4)3 (aq) + 3 H2 (g)
(Ar. Al = 27; H = 1; S = 32 ; O = 16) Jika reaksi diukur dalam kondisi STP, maka volume gas hidrogen yang
dihasilkan pada akhir reaksi adalah....
A. 0,56 L
B. 1,12 L
C. 2,24 L
D. 5,60 L
E. 11,20 L

25. UNAS 2012 –C79- 8

16
Bank Soal UN Kimia 2019

Pada suhu dan tekanan yang sama, sebanyak 1 liter campuran gas yang terdiri dari 80% gas metana dan
20% gas etana dibakar sempurna dengan gas oksigen, penentuan volume gas oksigen yang diperlukan
dapat menggunakan pendekatan hukum ....
A. Dalton
B. Proust
C. Avogadro
D. Lavoisier
E. Gay Lussac

26. UNAS 2011 –P15- 6


Gas amoniak, NH3, dapat dihasilkan dari reaksi:
(NH4)2SO4 + 2 KOH → K2SO4+ 2 NH3+ 2 H2O
Volume gas amoniak yang dihasilkan apabila sebanyak 0,56 liter (NH4)2SO4 digunakan
pada reaksi tersebut adalah ....
A. 1,12 liter
B. 1,20 liter
C. 2,24 liter
D. 11,20 liter
E. 22,40 liter

27. UNAS 2010 – P60 – 6


Pembuatan asam nitrat dalam industri pada tahap awal melibatkan reaksi oksidasi amoniak yang
menghasilkan gas nitrogen monoksida dan uap air, menurut reaksi:
4 NH3(g) + 5 O2(g) → 4 NO (g) + 6 H2O(g)
Jika gas amoniak yang bereaksi sebanyak 11,2 liter pada 0°C, 1 atm, maka massa gas nitrogen monoksida
yang dihasilkan sebanyak ... gram (Ar N = 14; 0 = 16; H = 1)
A.15 B. 20 C. 30 D.45 E, 60

28. UNAS 2010 – P27 – 5


Belerang bersifat mudah terbakar dan menghasilkan gas belerang dioksida (SO2). Gas ini dapat
menyesakkan pernapasan dan menimbulkan gejala batuk. Dalam jumlah besar, gas ini dapat merusak
paru-paru bahkan menyebabkan kematian. Di udara, gas SO2 dapat teroksidasi menjadi belerang
trioksida, menurut reaksi: 2SO2(g) + O2(g) → 2SO3(g)
Jika sebanyak 10 liter gas sulfur dioksida yang teroksidasi, maka volume gas belerang trioksida yang
dihasilkan pada P.T. yang sama adalah ... L.
A.1 B. 3 C. 5 D.7 E.10

29. UN –SMA-09-7
Gas nitrogen direaksikan dengan gas oksigen menghasilkan gas dinitrogen trioksida sesuai persamaan
reaksi : N2 (g) + O2 (g) → N2O3 (g) (belum setara). Jika volume gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama,
maka perbandingan volume N2 : O2 adalah.......
A. 2:5 B. 2:3 C. 2:1 D. 1:2 E. 1:1

30. UN –SMA-09-8
Sebanyak 231 gram CCl4 (Mr = 154) direaksikan dengan SbF3 berlebih menurut persamaan reaksi: 3CCl4
+ 2SbF3 → 3CCl2F2 + 2SbCl3 . Massa SbCl3 yang terbentuk adalah ...
[Ar C = 12, CI = 35,5, F = 19, Sb = 121,81.]
A. 114,15 gram
B. 228,30 gram
C. 342,45 gram
D. 393,60 gram
E. 435,75 gram

31. UN –SMA-08-15
Sebanyak 24 gram batu pualam direaksikan dengan 36 gram asam klorida dalam wadah tertutup
menurut persamaan reaksi: CaCO3 (s)+ 2HCl (aq) → CaCl2 (aq) + H2O (l) + CO2 (g)
Massa senyawa hasil reaksi diperkirakan adalah....... ( Ar. Ca=40, O=16, Cl=35,5 )
A. sama dengan 60 gram
B. sama dengan 54 gram

17
Bank Soal UN Kimia 2019

C. lebih besar dari 60 gram


D. lebih kecil dari 60 gram
E. lebih kecil dari 54 gram

Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
- konversi satuan zat (molaritas, molalitas, fraksi mol, % massa atau volume, bpj).

Soal Latihan
1. EBTANAS-01-05
Kadar gas kripton di udara adalah 1,15 × 10-4 %. Jika dinyatakan dalam bpj, kadar tersebut adalah …
A. 1,15 bpj
B. 11,1 bpj
C. 115 bpj
D. 1150 bpj
E. 11.500 bpj

Kimia Analisis
Jenis Proses Pemisahan Campuran Di Dalam Kimia
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Pengenalan teknik pemisahan atau pemurnian di laboratorium (destilasi, kristalisasi, sublimasi,
kromatografi, dekantasi, magnetisasi, dan lain- lain).

Soal Latihan
1. EBTANAS-86-16
Campuran di bawah ini yang dapat dipisahkan dengan cara kristalisasi adalah …
A. garam dapur dan air
B. pasir dan air
C. alkohol dan air
D. lemak dan minyak
E. tembaga dan seng

2. EBTANAS-89-03
Bensin super diperoleh dari minyak bumi dengan cara …
A. filtrasi
B. kristalisasi
C. sentrifugal
D. destilasi bertingkat
E. ekstraksi

3. EBTANAS-92-02
Untuk memisahkan dua campuran zat cair yang berbeda titik didihnya dilakukan dengan cara …
A. penyaringan
B. penyulingan
C. penyubliman
D. kromatografi
E. pengkristalan

Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit


Indikator

18
Bank Soal UN Kimia 2019

Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:


Larutan (non)-elektrolit dan daya hantar listrik.

Soal Latihan
1. UN 2016 T-1-09
Perhatikan gambar uji daya hantar listrik 3 jenis larutan berikut!

Urutan kekuatan daya hantar listrik ketiga larutan tersebut mulai dari yang terkuat ke yang terlemah
adalah....
A. (3), (2) dan (1)
B. (2), (3) dan (1)
C. (2), (1) dan (3)
D. (1), (3) dan (2)
E. (1), (2) dan (3)

2. UN-SMA-2015-1-15
Perhatikan beberapa larutan berikut!
(1). HF 2M (3) Ba(OH)2 2M
(2). CH3COOH 2M (4) CO(NH)2 2M
Pasangan larutan yang diperkirakan memiliki daya hantar listrik sama kuat adalah larutan nomor....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

3. UN-SMA-14-Type 1-8
Data hasil pengamatan terhadap beberapa sampel air limbah adalah sebagai berikut:
Larutan α Tes Nyala Lampu Pengamatan Lain
(1) 0,87 Terang Ada gelembung gas
(2) 0,45 Redup Ada gelembung gas
(3) 0,30 Tidak Nyala Sedikit gelembung gas
(4) 0,95 Terang Ada gelembung gas
(5) 0,35 Tidak Nyala Sedikit gelembung gas
Larutan yang merupakan elektrolit kuat adalah....
A. (1) dan (3)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (4)
D. (2) dan (5)
E. (3) dan (5)

4. UN-SMA-14-Type 2-8
Terdapat beberapa limbah industri dan akan diuji daya hantar Iistriknya. Ternyata diperoleh data
sebagai berikut:
Limbah Nyala Gelembung Derajat
industri Lampu Gas Ionisasi
I Menyala Ada 0,90
II Tidak Tidak Ada 0,00
Menyala

19
Bank Soal UN Kimia 2019

III Tidak Ada 0,20


Menyala
IV Tidak Tidak Ada 0,00
Menyala
V Nyala Ada 0,30
Redup
Berdasarkan data dalam tabel, larutan yang bersifat elektrolit lemah dan non elektrolit berturut-turut
adalah....
A. I dan III
B. II dan III
C. III dan IV
D. III dan V
E. IV dan V

5. UN-SMA-14-Type 3-8
Berikut data hasil pengujian daya hantar listrik beberapa air limbah beserta nilai derajat
ionisasinya (α) :
Pengamatan Derajat
Air
Nyala Gelembung lonisasi
Limbah
Lampu Gas (α)
P Terang Ada 1
Q Tidak Ada 0,1
R Tidak Tidak Ada 0
S Tidak Tidak Ada 0
T Redup Ada 0,8
Pasangan air limbah yang bersifat elektrolit kuat dan elektrolit lemah berturut-turut adalah....
A. P dan Q
B. P dan R
C. Q dan R
D. Q dan S
E. Q dan T

6. UN-SMA-14-Type 4-8
Seorang siswa menguji beberapa jenis air limbah. Hasil yang didapat sebagai berikut:
Pengamatan Pada
Air Limbah Derajat Ionisasi
Lampu Elektroda
(1) Nyala Ada Gelembung 1
(2) Tidak Nyala Ada Gelembung <1
(3) Tidak Nyala Tidak Ada Gelembung 0
(4) Nyala Ada Gelembung 1
(5) Tidak Nyala Ada Gelembung <1
Air limbah yang bersifat elektrolit kuat dan non elektrolit adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)

7. UN-SMA-13-A83-10
Perhatikandata percobaan uji larutan berikut!
Pengamatan Pada
No
Elektroda Lampu
(1) tidak ada gelembung padam
(2) sedikit gelembung padam
(3) sedikit gelembung redup
(4) banyak gelembung redup
(5) banyak gelembung menyala

20
Bank Soal UN Kimia 2019

Pasangan senyawa yang merupakan larutan elektrolit kuat dan non elektrolit berturut-turut ditunjukkan
oleh larutan nomor ....
A. (1) dan (3)
B. (2) dan (5)
C. (4) dan (5)
D. (5) dan (1)
E. (5) dan (3)

8. UN-SMA-12-A83-9
Data hasil pengujian daya hantar listrik beberapa larutan, sebagai berikut:
Pengamatan
Percobaan
Nyala lampu Gelembung gas
1. Terang Banyak
2. Redup Banyak
3. Tidak menyala Tidak ada
4. Tidak menyala Banyak
5. Tidak menyala Sedikit
Berdasarkan data di atas, pasangan yang merupakan larutan elektrolit kuat dan larutan non elektrolit
secara berurutan adalah ....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 4 dan 5
D. 5 dan 3
E. 5 dan 2

9. UN-SMA-12-B67-9
Data percobaan uji larutan elektrolit dan non elektrolit.
Pengamatan
Larutan
Lampu Elektroda
Tidak
1 Tidak ada gelembung
menyala
Tidak
2 Sedikit gelembung
menyala
3 Menyala Banyak gelembung
4 Redup Banyak gelembung
5 Menyala Sedikit gelembung
Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa pasangan larutan yang bersifat elektrolit lemah dan
elektrolit kuat secara berurutan adalah ....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 4
C. 2 dan 3
D. 3 dan 4
E. 3 dan 5

10. UN-SMA-11-P15-4
Perhatikan gambar pengujian daya hantar listrik beberapa larutan berikut!

Larutan yang bersifat non elektrolit dan elektrolit lemah berturut-turut adalah ....
A. 1 dan 2
B. 2 dan 4
C. 3 dan 4

21
Bank Soal UN Kimia 2019

D. 3 dan 5
E. 4 dan 5

11. UN-SMA-10-6
Hasil pengujian daya hantar listrik beberapa sumber mata air berikut:
Pengamatan
Sumber
Gelembung
mata air Nyala lampu
pada elektroda
K Tidak menyala Tidak ada
L Terang Sedikit
M Redup Sedikil
N Tidak menyala Sedikit
O Terang Banyak
Sumber mata air dengan daya hantar listrik paling lemah dan paling kuat adalah....
A. K dan L D. L dan N
B. K dan M E. N dan O
C. L dan M

12. UN-SMA-09-P.27-09
Hasil pengujian daya hantar listrik beberapa sumber mata air:
Sumber Mata Pengamatan
Air Nyala Lampu Gelembung
1 Tidak Menyala Ada
2 Tidak Menyala Tidak Ada
3 Menyala Ada
4 Menyala Ada
5 Tidak Menyala Tidak Ada
Pasangan sumber air yang memiliki daya hantar listrik lemah dan kuat berturut-turut adalah.....
A. 1 dan 2 B. 1 dan 4 C. 2 dan 3 D. 2 dan 4 E. 3 dan 5

13. UN-SMA-08-P.27-14
Perhatikan gambar pengujian daya hantar beberapa larutan berikut:

Gambar yang merupakan larutan nonelektrolit dan larutan elektrolit lemah berturut-turut adalah
nomor.....
A. 1 dan 2 D. 4 dan 5
B. 2 dan 4 E. 5 dan 3
C. 3 dan 5

22
Bank Soal UN Kimia 2019

Kesetimbangan Ion Larutan


Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Sifat larutan asam-basa (kuat dan lemah) meliputi konsep kesetimbangan pengionannya dalam
larutan.

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Perhatikan gambar dua larutan berikut ini!

Pernyataan terkait kedua larutan tersebut, antara lain:


(1) Kedua larutan sama-sama memiliki pH = 3
(2) Kedua larutan adalah asam lemah.
(3) Kedua larutan memiliki harga [H+] yang sama
(4) Kedua larutan dapat mengubah warna lakmus merah.
(5) Kedua larutan dapat terionisasi sempurna
Pasangan penjelasan yang tepat mengenai kedua larutan tersebut adalah
A. (1) dan (3)
B. (1) dan (5)
C. (2) dan (4)
D. (2) dan (5)
E. (3) dan (5)

2. UN 2016 T-1-13
Sejumlah H2S dialirkan ke dalam 500 mL air membentuk larutan dengan konsentrasi 0,1 M dan terurai
menurut persamaan reaksi yang berlangsung dengan tahap berikut:
Tahap 1 : H2S (aq) ⇄ H+(aq) + HS-(aq) Ka1 = 4.0 x 10-5
Tahap 2 : HS (aq) ⇄ H (aq) + S (aq)
- + 2-
Ka2 = 1,2 x lO-13
Harga pH dari larutan asam H2S tersebut adalah .... (Ar H = 1, S = 32)
A. 5 - log 1
B. 5 - log 2
C. 5 - log 2
D. 3 + log 2
E. 3 - log 2

3. EBTANAS-89-20
Perhatikan tabel Ka dari beberapa asam :
No 1 2 3 4 5 6 7 8
Asam HK HL HM HN HP HQ HR HS
Ka 7 x 10-4 6 x 10-10 6,5 x 10-5 1,6 x 10-5 1,7 x 10-2 1,7 x 10-7 1 x 10-8 4,7 x 10-11
Berdasarkan tabel di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa kekuatan asam …
A. HR > HP > HK
B. HN < HM < HQ
C. HN > HP > HL
D. HS > HR > HP

23
Bank Soal UN Kimia 2019

E. HM < HL < HS

4. UN-SMA-2015-1-12
Ke dalam 100 mL akuades dimasukkan padatan Ca(OH)2(Mr = 74) sebanyak 0,37 gram (penambahan
volum Ca(OH)2 padat diabaikan) lalu diaduk hingga larut sempurna. Harga pH larutan Ca(OH)2 tersebut
adalah ....
A. 1 + log 5
B. 3 + log 5
C. 5 +log 1
D. 12 +log 5
E. 13 +log 1

5. UN-SMA-14-Type 1-9
Gas HCl murni, 12 mL ditiupkan ke dalam 100 ml air sehingga seluruh gas larut dan tidak volume air tidak
berubah. Tekanan gas semula 76 cmHg dan t = 27°C. Kalau tetapan gas ideal adalah R = 0,08 L.atm/mol
K, log 5 = 0,7, maka pH larutan HCl adalah ....
A. 1,30
B. 1,70
C. 2,10
D. 2,30
E. 2,70

6. UN-SMA-14-Type 2-9
Gas HCl murni, 6 mL ditiupkan ke dalam 250 ml air sehingga seluruh gas larut dan tidak merubah volume
air. Tekanan gas semula 76 cmHg dan t = 27°C. Kalau tetapan gas ideal adalah R = 0,08 L.atm/mol K, log
2 = 0,30 dan log 3 = 0,47, maka pH larutan HCl adalah....
A. 1
B. 2,3
C. 2,70
D. 3
E. 3,2

7. UN-SMA-14-Type 3-9
Gas HCl murni, 6 mL ditiupkan ke dalam 100 ml air sehingga seluruh gas larut dan tidak merubah volume
air. Tekanan gas semula 76 cmHg dan t = 27°C. Kalau tetapan gas ideal adalah R = 0,08 L.atm/mol K , log
2,5 = 0,4, maka pH larutan HCl adalah ....
A. 1,30
B. 1,70
C. 2,30
D. 2,60
E. 2,70

8. UN-SMA-14-Type 4-9
Gas NH3 murni, 24 mL ditiupkan ke dalam 250 ml air sehingga seluruh gas NH3 larut dalam air dan tidak
merubah volume air. Tekanan gas semula 76 cmHg dan t = 27°C. Kalau tetapan gas ideal adalah R = 0,08
L.atm/mol K, Kb = 10-5, log 2 = 0,3 maka pOH larutan NH3 adalah....
A. 1,30
B. 1,70
C. 2,70
D. 3,20
E. 3,70

9. UN-SMA-13-A83-11
Harga pH larutan H2SO4 0,02 M dalam 500 mL larutan adalah ....
A. 2 - log 4

24
Bank Soal UN Kimia 2019

B. 2 - log 2
C. 2 + log 2
D. 4 - log 4
E. 4 + log 4

10. UN-SMA-11-P15-6
Perhatikan data pengujian pH beberapa sampel air limbah berikut!
Jenis Air
pH
Limbah
P 8
Q 5,5
R 7,6
S 9,4
T 4,7
Air limbah yang tercemar asam adalah ....
A. P dan Q D. S dan T
B. Q dan T E. T dan R
C. R dan S
TITRASI
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Titrasi asam-basa dan kurva titrasinya (termasuk indikator dan perubahan warnanya).

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Perhatikan wacana berikut!
Senyawa aktif pada pemutih adalah senyawa natrium hipoklorit (NaClO). Untuk
menghitung kadar NaClO dalam pemutih digunakan reaksi
iodometri, yaitu:
NaClO(l) + 2KI(aq) + 2 HCl (aq) → NaCl(aq) + 2KCl(aq) + I2(l) + H2O(l)
I2(l) + 2Na2S2O3(aq) → 2NaI(ag) + Na2S4O6(aq)
Berdasarkan wacana tersebut, untuk menghitung kadar NaClO dalam pemutih digunakan
titrasi iodometri dengan Na2S2O3 sebagai larutan standar. Jika 20 mL NaClO dititrasi
memerlukan 15 mL Na2S2O3 0,1 M, maka kadar NaClO (w/w) dalam pemutih tersebut
adalah ....
(Mr NaClO = 74,5, ρ NaClO = 1 g.mL-1)
A. 0,279%
B. 0,558%
C. 1,116%
D. 2,232%
E. 4,464%

1. UN 2018 Type A
Diketahui data beberapa indikator dan trayek pH.
Indikator Metil jingga Bromtimol biru Fenolptalein
Trayek pH 3,1 – 4,40 6,0 – 7,6 8,3 – 10,0
Berikut ini adalah kurva titrasi asam-basa.

Pasangan asam-basa/basa-asam dan indikator yang digunakan berturut-turut adalah ....

25
Bank Soal UN Kimia 2019

A. KOH – CH3COOH – fenolptalein


B . KOH – HCl – fenolptalein
C. CH3NH3 – HCl – metil jingga
D. NH4OH – CH3COOH – metil jingga
E. NaOH – HCl – fenolptalein

2. UN Kimia 2017 - 23
Diketahui dua jenis larutan diuji dengan 4 jenis indikator dengan hasil sebagai berikut.
Indikator Trayek/warna Larutan (1) Larutan (2)
Metil merah 4,2 - 6,3 / merah-kuning Jingga Kuning
Metil jingga 3,1 - 4,4 / merah-kuning Kuning Kuning
Bromtimol biru 6,0 - 7,6 / kuning-biru Kuning Biru
Fenolftalein 8,3 - 10 / tak berwarna-merah Tak berwarna Tak berwarna
Nilai pH dari larutan (1) dan larutan (2) berturut-turut adalah ....
A. 7,6 < pH < 8,3 dan 6,3 < pH < 8,3
B. 6,3 < pH < 8,3 dan 6,3 < 3,0
C. pH<8,3 dan 7,6 < pH < 8,3
D. pH<8,3 dan 6,3 <pH<8,3
E. 4,4 < pH < 6,0 dan 7,6 < pH < 8,3

3. UN Kimia 2017 - 24
Berikut ini data hasil percobaan titrasi larutan Mg(OH)2 dengan larutan HCl 0,1 M
Volume Mg(OH)2
Percobaan Volume HCl 0,1 M (mL)
(mL)
(1) 10 20,2
(2) 10 20,0
(3) 10 19,8
Berdasarkan data tersebut massa Mg(OH)2 yang bereaksi adalah...
(Ar. Mg = 24 gram.mol-1; O =16 gram. mol-1; H = 1 gram. mol-1 )
A. 0,058 gram
B. 0,116 gram
C. 0,232 gram
D. 0,580 gram
E. 1,160 gram

4. UN 2016 T-1-14
Perhatikan gambar titrasi berikut!

Sebanyak 25 mL H2SO4 (Mr = 98) dititrasi dengan 50 mL NaOH 0,1 M menggunakan


indikator fenolftalein sampai mencapai titik akhir titrasi. Massa H2SO4 dalam 25 mL
larutan H2SO4 yang dititrasi adalah ....
A. 75 mg
B. 125 mg
C. 245 mg
D. 450 mg
E. 650 mg

5. UN 2016 T-1-12
Seorang siswa melakukan percobaan hidrolisis dengan mencampurkan larutan NH4OH dan HCl.

26
Bank Soal UN Kimia 2019

NH4OH HCl
Percobaan
Volume (mL) Konsentrasi (M) Volume (mL) Konsentrasi (M)
(1) 20 0,1 20 0,1
(2) 50 0,2 50 0,2
(3) 100 0,05 100 0,05
Urutan harga pH dari ketiga percobaan di atas, bila Kb NH4OH = 10-5 dari yang terbesar
hingga terkecil adalah....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (3), dan (2)
C. (2), (1), dan (3)
D. (2), (3), dan (1)
E. (3), (1), dan (2)

6. UN-SMA-2015-1-10
Data titrasi 10 mL larutan Ca(OH)2 0,1 M dengan larutan HCN sebagai berikut:
No Volume Volume HCN
Ca(OH)2 (mL) (mL)
1 10 19
2 10 20
3 10 21

Massa HCN yang bereaksi dengan larutan Ca(OH)2 adalah .... (Mr: HCN = 27)
A. 0,054 gram
B. 2,70 gram
C. 6,40 gram
D. 8,10 gram
E. 27,00 gram

7. UN-SMA-14-Type 1-10
Perhatikan kurva perubahan harga pH pada titrasi CH3COOH dengan NaOH berikut!

Daerah kurva yang merupakan larutan penyangga adalah ....


A. X
B. Y
C. Z
D. V
E. W

8. UN-SMA-14-Type 1-10
Berikut kurva perubahan harga pH pada titrasi:
CH3COOH(aq) + NaOH(aq) → CH3COONa(aq) + H2O(l)

27
Bank Soal UN Kimia 2019

Daerah kurva yang merupakan larutan penyangga adalah ....


A. P
B. Q
C. R
D. L
E. M

9. UN-SMA-13-Type 1-12
Sebanyak 10 mL larutan CH3COOH dititrasi dengan larutan Ca(OH)2 0,1 M diperoleh data sebagai berikut:
Volume Ca(OH)2 yang
Percobaan
diperlukan
1 10 ML
2 9,5 ML
3 10,5 ML
Berdasarkan data tersebut, konsentrasi larutan CH3COOH sebesar ....
A. 0,050 M
B. 0,100 M
C. 0,150 M
D. 0,200 M
E. 0,250 M

10. UN-SMA-12- A83-12


Seorang siswa melakukan titrasi larutan NaOH dengan larutan HCl 0,15 M. Hasil dari titrasi tersebut,
disajikan pada kurva.

Jika yang dititrasi sebanyak 30 mL larutan NaOH, maka konsentrasi larutan NaOH adalah ....
A. 0,10 M
B. 0,15 M
C. 0,20 M
D. 0,25 M
E. 0,30 M

28
Bank Soal UN Kimia 2019

11. UN-SMA-12- B67-12


Berikut kurva titrasi larutan asam asetat dengan larutan natrium hidroksida.

Jika 15 mL CH3COOH ditetesi dengan larutan NaOH 0,1 M, maka konsentrasi asam asetat yang dititrasi
adalah....
A. 0,10 M
B. 0,15 M
C. 0,20 M
D. 0,25 M
E. 0,30 M

12. UN-SMA-12- C79 -12


Sebanyak 10 mL larutan HC1 ditetesi dengan larutan NaOH 0,10 M dan diperoleh kurva titrasi sebagai
berikut.

Berdasarkan titik ekivalen yang dicapai, maka konsentrasi asam klorida yang dititrasi adalah....
A. 0,10 M
B. 0,15 M
C. 0,25 M
D. 0,35 M
E. 0,50 M

13. UN-SMA-12-A83-11
Perhatikan data uji pH dua buah air limbah berikut!
No Indikator Trayek pH Warna Limbah 1 Limbah 2
1 Metil Merah 4,2- 6,3 Merah - Kuning Merah Kuning
2 Brom Timol Biru 6,0-7,6 Kuning - Biru Kuning Biru
3 Phenolftalein 8,3-10,0 Tak Berwarna - Merah Tak Berwarna Merah
Dari hasil pengujian maka pH air limbah 1 dan 2 berturut-turut adalah ....
A. 4,2 ≤ pH < 8,3 dan pH ≥ 10,0
B. pH ≤ 4,2 dan 6,3 ≤ pH ≤ 10,0
C. pH ≤8,3 dan pH ≥ 10
D. 4,2 ≤ pH ≤ 8,3 dan 6,3 ≤ pH ≤ 10,0
E. pH ≤ 4,2 dan pH≥ 10,0

14. UN-SMA-11- P15-9

29
Bank Soal UN Kimia 2019

Berikut data hasil titrasi larutan HCI dengan larutan NaOH 0,1 M.
Volume HCI yang Volume NaOH
Percobaan
dititrasi yang Digunakan
1 20 mL 15 mL
2 20 mL 14 mL
3 20 mL 16 mL
Berdasarkan data tersebut, konsentrasi larutan HCI adalah ....
A. 0,070 M D. 0,133 M
B. 0.075 M E. 0,143 M
C. 0,080 M

15. UN-SMA-11- P15-35


Sebanyak 20 gram kalsium oksida, CaO, dilarutkan dalam 500 mL air. Dua puluh mL larutan ini dititrasi
dengan HCl 0,8 M. Hasil titrasi yang diperoleh sebagai berikut:
Titrasi ke- 1 2 3
Volume HCl 24 mL 25 mL 26 mL
(Ar. Ca = 40; O = 16)
Kadar kalsium oksida dalam larutan adalah ....
A. 25%
B. 35%
C. 55%
D. 60%
E. 70%

16. UN-SMA-10- P60-10


Berikut data hasil titrasi larutan HCl dengan larutan NaOH 0,1 M
Percobaan Volume HCl yang Volume NaOH
Dititrasi yang Digunakan
1 20 mL 15 mL
2 20 mL 14 mL
3 20 mL 16 mL
Berdasarkan data tersebut, konsentrasi larutan HCl adalah ....
A. 0,070 M
B. 0,075 M
C. 0,080 M
D. 0,133 M
E. 0,143 M

17. UN-SMA-10-P-60-13
Perhatikan data uji pH dua buah air limbah berikut:
No. Indikator pH Warna Limbah 1 Limbah 2
1 Metil Merah 4,2-6,3 Merah - Kuning Merah Kuning
2 Brom Timol Biru 6,0-7,6 Kuning - Biru Kuning Biru
3 Phenolftalein 8,3- Tak Berwarna - Merah Tak Berwarna Merah
10,0
Dari hasil pengujian maka pH air limbah 1 dan 2 berturut-turut adalah „.,.
A. 4,2 ≤ pH ≤ 8,3 dan pH ≥ 10,0
B. pH ≤ 4,2 dan 6,3 ≤pH≤ 10,0
C. pH≤8,3 danpH≥ 10
D. 4,2 ≤ pH ≤ 8,3 dan 6,3 ≤ pH ≤ 10,0
E. pH ≤ 4,2 dan pH≥ 10,0

18. UN-SMA-09-P.27-10
Seorang siswa melakukan pengujian pH beberapa air limbah dengair beberapa indikator asam basa.
Hasil pengamatan yang diperoleh ditampilkan sebagai berikut:
Trayek Indikator Hasil Pengamatan
Indikator
Perubahan Warna Rentang pH Limbah A Limbah B
Metil Merah Merah – Kuning 4,2 – 6,3 Jingga Kuning

30
Bank Soal UN Kimia 2019

Bromtimol Biru Kuning – Biru 6,0 – 7,6 Kuning Biru


Phenolftalein Tidak Berwarna – Merah 8,3 – 10,0 Tak Berwarna Tak Berwarna
Metil Jingga Merah – Kuning 3,2 – 4,4 Kuning Kuning
Limbah A dan B mempunyai pH secara berurutan........
A. 4,4 — 6,0 dan 7,6 — 8,3 C. 4,4 — 8,3 dan 7,6 — 8,3 E. 4,2 — 8,3 dan 4,0 — 7,6
B. 4,4 — 7,6 dan 4,2 — 8,3 D. 4,2 — 7,6 dan 4,0 — 8,3

19. UN-SMA-09-P.27-11
Hasil titrasi larutan HCI dengan larutan NaOH 0,1 M, ternyata 50 mL larutan HCI tepat bereaksi dengan
25 mL larutan NaOH, maka kemolaran larutan HCl adalah......
A. 0,02M B. 0,05M C. 0,10M
D. 0,20M E. 0,50M

20. UN-SMA-08-P.27-09
Seorang siswa melakukan titrasi 25 mL larutan CH3COOH 0,1 M dengan larutan NaOH 0,1 M. Perubahan
volume larutan NaOH yang ditambahkan menyebabkan perubahan pH. Grafik yang dapat dibuat
adalah........

21. UN-SMA-08-P.27-08
Seorang siswa melakukan pengujian pH air limbah dengan berbagai indikator. Data yang diperoleh
sebagai berikut:
Trayek Indikator Air Limbah Yang Diuji
Indikator
Perubahan Warna pH A B
Metil Merah Merah – Kuning 4,0 – 6,3 Kuning Kuning
Bromtimol Biru Kuning – Biru 6,0 – 7,6 Biru Hijau
Fenolftalein Tak Berwarna – Merah 8,3 – 10 Tak Berwarna Tak Berwarna
Harga pH dan limbah yang diuji berturut-turut adalah........
A. 6,3 ≤ pH ≤ 7,6 dan 6,0 ≤ pH ≤ 6,3
B. 6,3 ≤ pH ≤ 8,3 dan 7,6 ≤ pH ≤8,3
C. 7,6≤ pH ≤ 8,3 dan 6,3 ≤ pH ≤ 7,6
D. pH ≤ 6,3 dan pH ≥ 8,3
E. pH ≥ 8,3 dan pH ≤ 6,3

Larutan Penyangga

Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
pH, komponen dan sifat larutan penyangga.

31
Bank Soal UN Kimia 2019

Soal Latihan
1. UN 2016 T-1-11
Larutan penyangga berperan dalam menjaga kestabilan pH dalam cairan inti sel, ekstra sel, dan berbagai
sistem lainnya. Berikut adalah daftar spesi kimia yang dapat membentuk larutan penyangga:
(1) HPO42-
(2) H2CO3
(3) H2C2O4
(4) CO32-
(5) H2PO4-
Pasangan spesi kimia yang dapat membentuk larutan penyangga adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (5)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (5)
E. (3) dan (4)

2. UN-SMA-2015-1-11
Berikut ini beberapa jenis ion/senyawa:
(1). H2CO3
(2). H2SO4
(3). H2PO4-
(4). HCO3-
(5). HPO42-

Pasangan ion/senyawa yang berguna sebagai penyangga pada ekstra sel darah adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (5)
E. (3) dan (4)

3. UN-SMA-14-Type 1-11
Beberapa campuran penyangga berikut ini:
(1) NH3 (aq) dengan (NH4)2SO4
(2) H2CO3 dengan HCO3-
(3) HF dengan NaF
(4) H2PO4- dengan HPO42-
(5) H2CO3 dengan NaHC03
Komponen larutan penyangga dalam cairan intra sel pada makhluk hidup adalah ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

4. UN-SMA-14-Type 2-11
Berikut ini pasangan senyawa/ion yang dapat bertindak sebagai larutan penyangga :
(1) HCN dan CN-
(2) H2PO4- dan HPO42-
(3) H2S dan HS-
(4) NH3 dan NH4+
(5) H2CO3 dan HCO3-
Pasangan senyawa/ion yang terdapat dalam cairan luar sel dalam darah manusia adalah
nomor....
A. (1)
B. (2)
C. (3)

32
Bank Soal UN Kimia 2019

D. (4)
E. (5)

5. UN-SMA-14-Type 3-11
Berikut ini pasangan senyawa/ion yang dapat bertindak sebagai larutan penyangga:
(1) CH3COOH dan CH3COO-
(2) H2PO4- dan HPO42-
(3) H2S dan HS-
(4) NH3 da n NH4+
(5) HNO2 dan NO2-
Pasangan senyawa/ion yang terdapat pada cairan intra sel manusia adalah ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

6. UN-SMA-14-Type 4-11
Berikut ini beberapa larutan penyangga:
(1) NH3 dan NH4Cl;
(2) HCN dan NaCN;
(3) H2PO4 dan HPO42-;
(4) CH3COOH dan CH3COONa;
(5) H2CO3 dan HCO3-;
Komponen larutan penyangga dalam cairan luar sel pada molekul hidup adalah ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4) -
E. (5)

7. UN-SMA-13-Type 1-13
Perhatikan data uji pH beberapa larutan!
Larutan pH Awal pH Setelah Penambahan
Sedikit Asam Sedikit Basa
P 3,0 1,0 4,0
Q 5,0 4,9 5,1
R 8,0 7,9 8,1
S 9,0 8,5 10,5
T 10,0 8,5 11,0
Larutan yang merupakan larutan penyangga adalah ....
A. P dan Q
B. Q dan R
C. R dan S
D. R dan T
E. S dan T

8. UN-SMA-12-A83-13
Terdapat beberapa larutan berikut:
(1) 100 mL NH3 0,2M;
(2) 100 mL H2SO4 0,1M;
(3) 100 mL NaOH 0,2M;
(4) 100 mL HCl 0,2M;dan
(5) 100 mL CH3COOH 0,2 M.
Pasangan senyawa yang menghasilkan larutan penyangga adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (1) dan (4)

33
Bank Soal UN Kimia 2019

D. (3) dan (4)


E. (4) dan (5)

9. UN-SMA-12-B67-13
Sekelompok siswa membuat 5 larutan yang berbeda, dengan data sebagai berikut:
No. Rumus
Konsentrasi Volume
Tabung Molekul
(M) (mL)
Reaksi Larutan
1. HCN 0,10 100
2. NaOH 0,10 100
3. CH3COOH 0,20 100
4. NH3 0,10 100
5. HCl 0,05 100
Pasangan larutan yang dapat membentuk larutan penyangga adalah ....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 5
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 5

10. UN-SMA-12-C79-13
Terdapat beberapa larutan:
(1) 20mL NaOH 0,1 M;
(2) 20 mL CH3COOH 0,2 M;
(3) 20 mL Ca(OH)2 0,5 M;
(4) 20mL HCl 0,1 M; dan
(5) 20 mL H2SO4 0,5 M.
Campuran yang menghasilkan larutan penyangga adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

11. UN-SMA-11-P15-7
Perhatikan data uji pH beberapa larutan!
pH setelah Penambahan
pH
Larutan Sedikit
awal Sedikit Basa
Asam
P 3,0 1,0 4,0
Q 5,0 4,9 5,1
R 8,0 7,9 8,1
S 9,0 8,5 10,5
T 10,0 8,5 11,0
Larutan yang merupakan larutan penyangga adalah ....
A. P dan Q
B Q dan R
C. Rdan S
D. Rdan T
E. S dan T

12. UN-SMA-10-P27-11
Perhatikan data percobaan berikut:
Larutan I II III IV V
pH Awal 4 5 7 8 10
Ditambah sedikit
2,50 3,90 4,50 7,80 5
asam

34
Bank Soal UN Kimia 2019

Ditambah sedikit
6,60 6,10 10 8,10 12
basa
Ditambah sedikit
5,2 5,9 6,5 7,60 8,5
air
Dari data tersebut yang termasuk larutan penyangga adalah ....
A. I
B. II
C. III
D. IV
E. V

13. UN-SMA-09-P.27-12
Data hasil uji pH beberapa larutan setelah diencerkan, dan ditambah sedikit asam atau basa sebagai
berikut:
Larutan Yang pH Setelah Ditambah Sedikit
pH Awal
Diuji Air Basa Asam
P 5 6 8 3
Q 4 5 13 1
R 10 10,5 10,5 10
S 6 7 10 2
T 8 7,5 12 4
Larutan penyangga ditunjukkan oleh larutan.
A.P B.Q C.R
D.S E. T

14. UN-SMA-08-P.27-10
Sebanyak 0,1 mol larutan asam asetat dicampur dengan 49 gram kalium asetat. pH larutan penyangga
yang terbentuk adalah .... (Ka = 1 x 10-5), (Mr Kalium asetat = 98)
A. 2 — log 6 B. 5 — log 5 C. 6 — log 5
D. 6 — log 2 E. 10 + log 6

Hidrolisis
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Hidrolisis garam (pH, reaksi kesetimbangan hidrolisis).

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Perhatikan tabel persamaan reaksi hidrolisis garam berikut ini!
Rumus Perkiraan
Nomor Reaksi Hidrolisis Sifat
garam pH
(1) CH3COONa CH3COO⎻(aq) + H2O(l) ⇌ CH3COOH + OH⎻ (aq) >7 Basa
(2) CaSO3 SO32-(aq) + H2O(l) ⇌ HSO3⎻ (aq) + OH⎻(aq) <7 Basa
(3) (NH4)2SO4 NH4+(aq) + H2O(l) ⇌ NH3(aq) + H3O+(aq) <7 Asam
PO43-(aq) + H2O(l) ⇌ HPO42-(aq) + OH⎻(aq)
(4) (NH4)3PO4 >7 Basa
NH4+(aq) + H2O(l) ⇌ NH3(aq) + H3O+(aq)
Pasangan data garam terhidrolisis yang tepat adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (1) dan (4)
D. (2) dan (3)
E. (2) dan (4)

2. UN Kimia 2017 - 25

35
Bank Soal UN Kimia 2019

Seorang siswa melakukan percobaan uji larutan garam menggunakan kertas lakmus merah dan biru.
Dari hasil percobaan tersebut diperoleh data sebagai berikut.
Lakmus Lakmus Jenis
No. Garam Reaksi hidrolisis
Merah Biru hidrolisis
(1). CH3COONa Biru Biru ..... Parsial
(2). NH4Cl .... .... NH4+ + H2O ⇄ NH4OH + H+ Parsial
(3). KCN Merah Biru CN + H2O ⇄ HCN + OH
- -
....
Data yang paling tepat untuk mengisi titik-titik pada percobaan (1), (2), dan (3) berturut-turut adalah ....
A. CH3COO- + H2O ⇄ CH3COOH + OH- Biru Biru Parsial
B. CH3COO + H2O ⇄ CH3COOH + OH
- -
Merah Merah Parsial
C. CH3COOH + OH- ⇄ CH3COO- + H2O Biru Biru Total
D. Na+ + H2O ⇄ NaOH + H+ Merah Merah Parsial
E. Na + H2O ⇄ NaOH + H
+ +
Merah Merah Total

3. UN Kimia 2017 - 26
Campuran dari 100 mL larutan Ba(OH)2 0,1 M dan 100 mL larutan HNO2 0,2 M (Ka = 5 x 10-4) memiliki pH
sebesar ....
A. 6 – log 4
B. 6 – log 2
C. 6 + ½ log 2
D. 8 – ½ log 2
E. 8 + ½ log 2

4. UN 2016 T-1-12
Seorang siswa melakukan percobaan hidrolisis dengan mencampurkan larutan NH4OH dan HCl.
NH4OH HCl
Percobaan
Volume (mL) Konsentrasi (M) Volume (mL) Konsentrasi (M)
(1) 20 0,1 20 0,1
(2) 50 0,2 50 0,2
(3) 100 0,05 100 0,05
Urutan harga pH dari ketiga percobaan di atas, bila Kb NH4OH = 10-5 dari yang terbesar
hingga terkecil adalah....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (3), dan (2)
C. (2), (1), dan (3)
D. (2), (3), dan (1)
E. (3), (1), dan (2)

5. UN-SMA-2015-1-14
Garam amonium klorida NH4Cl dapat dibuat dengan mereaksikan 50 mL larutan NH3 0,2 M dan 50 mL
larutan HCl 0,2 M, menurut reaksi: NH3 (aq) + HCl(aq) → NH4Cl(aq). Senyawa tersebut dalam air
mengalami hidrolisis dengan pH larutan sebesar ....
(KbNH3 = 10-5;Kw=10-14)
A. 1 - log 5
B. 1 + log 5
C. 5 + log 1
D. 9 + log 1
E. 9 + log 5

6. UN-SMA-14-Type 1-12
Sebanyak 100 ml larutan CH3COOH 0,2 M direaksikan dengan 100 ml larutan NaOH 0,2M menurut
reaksi; CH3COOH + NaOH → CH3COONa + H2O .Jika Ka CH3COOH = 1.10-5, maka pH larutan yang
terbentuk adalah ....
A. 2
B. 3
C. 5
D. 8
E. 9

36
Bank Soal UN Kimia 2019

7. UN-SMA-14-Type 2-12
Kalium format merupakan garam yang dalam air mengalami reaksi sebagai berikut:
HCOOK → HCOO- + K+
HCOO-+ H2O ⇄ 5 HCOOH + OH-
Kalium format terbentuk dari 50 mL KOH 0,8 M dan 50 mL HCOOH 0,8 M. Jika Ka asam
format 4 . 10-3, maka pH larutan yang terjadi adalah ....
A. 10
B. 9
C. 8
D. 6
E. 5

8. UN-SMA-14-Type 3-12
Larutan 50 mL HCl 0,2 M ditambah 50 mL larutan NH3 0,2 M (Kb = 1 X 10-5) sesuai dengan reaksi : HCl
(aq) + NH3 (aq) →NH4Cl (aq) + H2O (l)
pH larutan yang terjadi adalah ....
A. 5
B. 7
C. 9
D. 10
E. 12

9. UN-SMA-14-Type 4-12
Sebanyak 25 mL HCN 0,2 M direaksikan dengan 25 mL NaOH 0,2 M. Sesuai dengan reaksi : HCN (aq) +
NaOH (aq) → NaCN (aq) + H2O (l)
Jika Ka HCN = 10-5 , maka pH campuran yang terjadi adalah .... :
A. 5 - log 1
B. 7 + log 1
C. 9 + log 1
D. 13 - log 2
E. 13 +log 2

10. UN-SMA-13-Type 1-14


Larutan 50 mL NH3 0,2 M dicampurkan dengan 50 mL HCl 0,2 M. Sesuai dengan reaksi: NH3(aq) + H+ (aq)
→ NH4 + (aq)
Harga pH larutan yang terbentuk dari campuran tersebut jika diketahui Kb NH3 = 10-5, K w = 10-14
adalah....
A. 5 + log 1
B. 7 - log 1
C. 9 - log 1
D. 13-log 2
E. 13 +log 2

11. UN-SMA-12-A83-14
Diketahui rumus-rumus senyawa:
(1) CH3COONa;
(2) NH4CI;
(3) K2S;
(4) NaBr; dan
(5) (NH4)2SO4.
Pasangan garam yang mempunyai pH < 7 adalah ....
A. (1) dan (4)
B. (2) dan (3)
C. (2) dan (5)
D. (3) dan (5)
E. (4) dan (5)

12. UN-SMA-12-B67-14

37
Bank Soal UN Kimia 2019

Beberapa jenis larutan berikut ini:


(1) K2SO4;
(2) CH3COONa;
(3) BaCl2;
(4) NH4CI; dan
(5) KCN.
Pasangan larutan garam yang bersifat basa adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (5)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

13. UN-SMA-12-C79-14
Diketahui nama-nama senyawa berikut ini:
(1) CH3COOH;
(2) NH4NO3;
(3) KNO3;
(4) CH3COONH4; dan
(5) BaSO4.
Pasangan garam yang mempunyai pH = 7 adalah ....
A. (1) dan (3) D. (3) dan (5)
B. (1) dan (4) E. (4) dan (5)
C. (2) dan (4)

14. UN-SMA-11-P15-11
Sebanyak 100 mL larutan CH3COOH 0,2 M dicampur dengan 100 mL larutan NaOH 0,2 M. Jika Ka
CH3COOH = 1 x 10-5 , maka pH larutan setelah dicampur adalah ....
A. 2 B. 4 C. 5
D. 6 E. 9

15. UN-SMA-11- P15-12


Perhatikan persamaan reaksi berikut!
(1) CH3COO- + H2O ⇄ CH3COOH + OH-
(2) CN- + H2O ⇄ HCN + OH-
(3) Al3+ + H2O ⇄ AI(OH)3 + 3 H+
(4) NH4+ + H2O ⇄ NH4OH + H+
(5) S2- + 2 H2O ⇄ H2S + 2 OH-
Pasangan persamaan reaksi hidrolisis untuk garam yang bersifat asam adalah ....
A. (1) dan (2) D. (3) dan (4)
B. (1) dan (3) E. (4) dan (5)
C. (2) dan (3)

16. UN-SMA-10-P-27-12
Sodium benzoat (Na - benzoat), dapat dibuat dengan mencampurkan 50 mL larutan NaOH 0,048 M dan
50 mL larutan asam benzoat 0,048 M, Ka asam benzoat = 6 x 10-5. Senyawa tersebut dalam air akan
terhidrolisis. pH larutan tersebut....
A. 4 - log 2
B. 6 - log 2
C. 6 + log 2
D. 8 + log 2
E. 8 - log 2

17. UN-SMA-09-P.27-13
Sebanyak 50 mL larutan NaOH 0,2 M dicampur dengan 50 mL larutan CH3COOH 0,2 M, harga pH
campuran tersebut adalah ... (Ka CH3COOH = 10-5).
A.4 B. 5 C. 9 D.10 E. 12

38
Bank Soal UN Kimia 2019

18. UN-SMA-08-P.27-11
Tabel pengujian larutan yang mengalami hidrolisis sebagai berikut:
Uji Lakmus
Data Larutan Lakmus
Lakmus Biru
Merah
1 NaCN Merah Merah
2 CaF2 Biru Biru
3 NH4Cl Merah Biru
4 KCN Biru Biru
5 CH3COONa Biru Biru
Garam yang mengalami hidrolisis dan sesuai dengan uji lakmusnya adalah
A. 1,2, dan 3 B. 1,3, dan 4 C. 1,4, dan 5
D. 2,3, dan 4 E. 2,4, dan 5

Hasil Kali Kelarutan (Ksp)


1. UN Kimia 2017 - 27
Sebanyak 100 mL CaCl2 0,015 M dicampur dengan 400 mL larutan NaF 0,05 M. Diketahui Ksp CaF2 = 3,9 x
10-11. Pernyataan yang paling tepat untuk campuran tersebut adalah ....
A. tidak mengendap/larut, karena Qc > Ksp
B. campuran tepat jenuh, karena Qc = Ksp
C. terjadi pengendapan, karena Qc > Ksp
D. tidak mengendap, karena Qc < Ksp
E. terjadi pengendapan kemudian larut, karena Qsp = Ksp

2. UN 2016 T-1-16
Larutan CaCl2 0,1 M sebanyak 50 mL ditambahkan dalam 50 mL larutan Na2CO3 0,1 M. Massa endapan
CaCO3 yang terjadi adalah ....
(Ar Ca = 40; C =12; O = 16; Ksp CaCO3 = 1 x 10-10)
A. 0,25 gram
B. 0,50 gram
C. 0,75 gram
D. 1,00 gram
E. 1,50 gram

3. UN-SMA-2015-1-13
Sebanyak 100 mL CaCl2 0,6 M dicampur dengan 100 mL Na2C03 0,6 M. Jika Ksp CaCO3 = 2,8 x 10-9, massa
zat yang mengendap sebesar ....
(Ar Ca = 40; C = 12; O = 16; Na = 23; CI = 35,5)
A. 6 gram
B. 9 gram
C. 60 gram
D. 100 gram
E. 120 gram

4. UN-SMA-14-Type 1-13
Gas HCl murni 18 mL dan 24 mL gas NH3 murni dilarutkan ke dalam 250 mL air hingga seluruh gas larut
dan volume air tidak berubah. Tekanan gas-gas 76 cmHg dan t = 27°C. Kalau kemudian ke dalam larutan
tersebut ditetesi larutan encer Ni(NO3)2 hingga Ni(OH)2 tepat jenuh (saat akan mengendap). Kalau Kw =
10-14 ,Kb = 10-5 dan Ksp Ni(OH)2 = 4 x 10-14 . [Ni2+] pada saat Ni(OH)2 tepat jenuh adalah ....
A. 1,2 . 10-3M
B. 3,6 . 10-3M
C. 7,2 . 10-3M
D. 3,6 . 10-2M
E. 7,2 . 10-2M

5. UN-SMA-14-Type 2-13

39
Bank Soal UN Kimia 2019

Gas HCl murni 12 mL (P = 38 cmHg, t = 27°C) dan 48 mL gas NH3 (P = 38 cmHg, t = 27°C) dilarutkan ke
dalam 250 mL air hingga seluruh gas larut dan volume air tidak berubah. Kalau kemudian ke dalam
larutan tersebut ditetesi larutan encer MgCl2 hingga tepat jenuh (tepat saat mengendap). Ksp [Mg(OH)2]
= 2 x 10-12, Kw = 10-14, Kb = 10-5, R = 0,08 L.atm/mol.K. Pada tepat jenuh [Mg2+] adalah ....
A. 2,2 . 10-3M
B. 2,2 . 10-4M
C. 1,1 . 10-4M
D. 1,1 . 10-5M
E. 2,2 . 10-6M

6. UN-SMA-14-Type 3-13
Gas HCl murni 24 mL dan 72 m L gas NH3 murni dilarutkan ke dalam 500 mL air hingga seluruh gas larut
dan volume air tidak berubah. Tekanan gas-gas 76 cmHg dan t = 27 C. Kalau kemudian ke dalam larutan
tersebut ditetesi larutan encer Ni(NO3)2 hingga tepat jenuh (saat akan mengendap). Kalau ditetapi log 2
= 0,30 K w = 10-14 Kb = 10-5 dan Ksp Ni(OH)2 = 4 x 10-14. [Ni2+] pada saat Ni(OH)2 tepat jenuh adalah ....
A. 1 . 10-5 M
B. 1 . 10-4 M
C. 2 . 10-3 M
D. 1 . 10-3 M
E. 2 . 10-3 M

7. UN-SMA-14-Type 4-13
Gas HCl (2,4 mL, 76 cmHg, 27°C) dan gas NH3 (9,6 mL 38 cmHg, 27°C) dilarutkan ke 500 mL air hingga
semua gas larut dan tidak merubah volume air, kemudian larutan CdCl2 encer diteteskan hingga
mencapai keadaan jenuh. Kalau Ksp Cd(OH)2 = 6 x 10-15, Kb = 10-5 maka [Cd2+] pada saat tepat jenuh
adalah ....
A. 2 x 10-5 M
B. 3 x 10-5 M
C. 4 x 10-5 M
D. 6 x 10-5 M
E. 9 x 10-5 M

8. UN-SMA-14-Type 5-13
100 mL NaOH 0,008 M + 100 mL CH3COOH 0,008 M ke dalam larutan garam uji terbentuk ditetesi
larutan encer FeCl2 dan dihentikan pada saat larutan tepat jenuh tepat akan mengendap Fe(OH)2. Kalau
Ksp = 6 x 10-16 ,Kw = 10-14, Ka = 10-5, maka tepat jenuh [Fe2+] = ....
A. 1 x 10-4 M
B. 1,5 x 10-4 M
C. 2 x 10-4 M
D. 2,5 x 10-4 M
E. 3 x 10-4 M

9. UN-SMA-14-Type 6-13
100 mL NaOH 1,8 M direaksikan dengan 100 mL CH3COOH 1,8 M ke dalam larutan diteteskan larutan
encer MgCl2 dan diakhiri ketika Mg(OH)2 tepat jenuh (tepat akan mengendap). Kalau Ka = 10-5 Ksp = 9 x
10-12, maka [Mg2+] saat tepat jenuh adalah ....
A. 10-1M
B. 10-2M
C. 10-3M
D. 10-4M
E. 10-5M

10. UN-SMA-13-A83-15
Diketahui Ksp BaS04 = 1,1.10-10. Jika 50 mL larutan Ba(OH)2 0,1 M dicampurkan dengan 50 mL larutan
Na2SO4 0,1 M, massa zat yang mengendap adalah ....
(Ar Ba= 137, S=32, 0=16, Na=23,H=l)
A. 0,580 gram
B. 1,165 gram
C. 2,330 gram

40
Bank Soal UN Kimia 2019

D. 11,650 gram
E. 23,300 gram

11. UN-SMA-12- A83-15


Berikut data Ksp beberapa garam:
No 1 2 3 4
Rumus SnS PbS MnS CuS
Garam
Ksp 6,0 x 10-35 6,5 x 10-34 4,5 x 10-22 6,0 x 10-37
Urutan kelarutan garam dari yang paling kecil ke yang paling besar adalah ....
A. 3 - 2 - 1 - 4
B. 3 - 2 - 4 - 1
C. 4 - 1 - 2 - 3
D. 4 - 1 - 3 - 2
E. 4 - 2 - 1 - 3

12. UN-SMA-12- B67-15


Berikut data Ksp beberapa garam:
No 1 2 3 4
Rumus BaCrO4 PbSO4 CaCO3 AgCl
Garam
Ksp 2,0 x 10-10 1,8 x 10-8 2,8 x 10-9 1,0 x 10-10
Urutan kelarutan dari yang paling kecil ke yang paling besar adalah ....
A. 4 - 2 - 3 - 1
B. 3 - 4 - 2 - 1
C. 2 - 4 - 3 - 1
D. 2 - 3 - 4 - 1
E. 4 - 1 - 3 - 2

13. UN-SMA-12- C79-15


Berikut data Ksp beberapa garam:
No 1 2 3 4
Rumus AgCl MgC2O4 ZnCO3 CaC2O4
Garam
Ksp 1,8 x 10-11 8,6 x 10-5 1,4 x 10-12 4,0 x 10-10
Urutan kelarutan garam-garam dari yang paling besar ke yang paling kecil adalah ....
A. 4 - 2 - 3 - 1
B. 4 - 2 - 1 - 3
C. 3 - 1 - 4 - 2
D. 2 - 4 - 3 - 1
E. 2 - 4 - 1 - 3

14. UN-SMA-11- P15-13


Sebanyak 200 mL larutan AgNO3 0,02 M, masing-masing dimasukkan ke dalam 5 wadah yang berisi 5
jenis larutan yang mengandung ion S2-, PO43-, CrO42-, Br dan SO42- dengan volume dan molaritas yang
sama. Jika harga Ksp Ag2S = 2 x 10-49 , Ag3PO4 = 1 x 10-20, Ag2CrO4= 6 x 10-5 , AgBr = 5x 10-13 , Ag2SO4 = 3x
10-5. Maka garam yang akan larut adalah ....
A. Ag2S dan Ag3PO4 D. Ag3PO4 dan AgBr
B. Ag2S dan AgBr E. AgBr dan Ag2SO4
C. Ag2CrO4 dan Ag2SO4

15. UN-SMA-10-P-27-13
Berikut ini data Ksp beberapa senyawa:
1. Mg(OH)2=7,2 x 10-11;
2. Mn(OH)2= 1,6 x 10-13;
3. Cu(OH)2 =4,8 x 10-20;
4. Ca(OH)2 =6,5 x 10-6; dan
5. Zn(OH)2 =3,0 x 10-16.
Ke dalam 5 tabung reaksi masing-masing berisi 300 mL larutan yang mengaridung ion Mg2+, Mn2+, Cu2+,

41
Bank Soal UN Kimia 2019

Ca2+ dan Zn2+dengan konsentrasi 2.10-4 M dicampur dengan 300 mL larutan NaOH 2.10-4 M. Maka
campuran yang berupa larutan (tidak menghasilkan endapan) adalah....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 4
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 5

16. UN-SMA-09-P.27-14
Ke dalam 5 wadah yang berbeda, masing-masing terdapat 100 mL larutan yang mengandung Ca(NO3)2,
Ba(NO3)2, Fe(NO3)2, Mg(NO3)2, Pb(NO3)2, 0,01M. Jika ke dalam tiap wadah tersebut ditambahkan 100 mL
larutan NaOH 0,01 M dan nilai Ksp Ba(OH)2 = 4 x 10-3 ; Mg(OH)2 = 3 x 10-12 ; Pb(OH)2 = 3 x 10-16 ; Ca(OH)2
= 5 x 10-6 ; Fe(OH)2 = 5 x 10-16 . Maka pasangan senyawa yang diprediksi tidak membentuk endapan
adalah..
A. Ba(OH)2 dan Ca(OH)2
B. Ba(OH)2 dan Mg(OH)2
C. Ca(OH)2 dan Fe(OH)2
D. Mg(OH)2 dan Pb(OH)2
E. Fe(OH)2 dan Pb(OH)2

17. UN-SMA-08-P.27-12
Kelarutan Mg(OH)2 dalam NaOH 0,1 M dengan Ksp Mg(OH)2 = 1,8 x 10-11 mol3 L-3 adalah..........
A. 1,8 x 10-13 mol/L
B. 1,8x10-10 mol/L
C. 4,5 x 10-10 mol/L
D. 1,8 x 10-9 mol/L
E. 6,7 x 10-6 mol/L

Kimia Fisik
Thermokimia
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Termokimia (pengertian perubahan entalpi reaksi pada tekanan tetap; reaksi eksotermik dan
endotermik; menghitung ∆H melalui: kalorimeter, tabel ∆H of , hukum Hess, data energi ikatan rata-
rata.

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Jika kita memasukkan bongkahan batu kapur ke dalam air, akan terjadi gelembung-gelembung gas dan
wadah akan terasa panas.
Pernyataan yang benar dari data percobaan tersebut adalah ....
A. Reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm karena sistem menyerap kalor dari lingkungan.
B. Reaksi tersebut merupakan reaksi endoterm karena lingkungan menyerap kalor dari sistem.
C. Reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm karena sistem melepas kalor ke lingkungan.
D. Reaksi tersebut merupakan reaksi endoterm karena lingkungan menerima kalor dari sistem.
E. Reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm karena lingkungan melepas kalor ke sistem.

2. UN 2018 Type A
Diketahui energi ikat rata-rata.
H – H : 435 kJ/mol
N ≡ N : 946 kJ/mol
N – H : 390 kJ/mol
Kalor yang diperlukan untuk menguraikan 1,7 gram gas amoniak (Ar N = 14 g.mol-1 ; H = 1 g.mol-1)
menjadi unsur-unsurnya adalah ....

42
Bank Soal UN Kimia 2019

A. 4,45 kJ
B. 8,9 kJ
C. 108,1 kJ
D. 1081 kJ
E. 1170 kJ

3. UN 2018 Type A
Diketahui data entalpi pembentukan standar sebagai berikut.
∆H°f CO2(g) = - 394 kJ.mol-1
∆H°f H2O = - 286 kJ.mol-1
∆H°f C2H5OH = - 266 kJ.mol-1
Entalpi pembakaran standar dari pembakaran etanol menurut reaksi:
C2H5OH(g) + 3 O2(g) → 2 CO2(g) + 3 H2O adalah
A. – 1094 kJ.mol-1
Bi – 1380 kJ.mol-1
C. – 1488 kJ.mol-1
D. – 2986 kJ.mol-1
E. – 2020 kJ.mol-1

4. UN Kimia 2017 - 18
Beberapa peristiwa dalam kehidupan sehari-hari berikut ini :
(1) Fotosintesis
(2) Es batu mencair
(3) Kapur tohor dalam air
(4) Kembang api
(5) Pembakaran kayu
Peristiwa yang tergolong reaksi endoterm adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (5)
E. (4) dan (5)

5. UN Kimia 2017 - 19
Diketahui energi ikat rata-rata sebagai berikut.
C – H : 413 kJ/mol I – I : 151 kJ/mol
C – C : 348 kJ/mol C – I : 240 kJ/mol
C = C : 614kJ/mol

Nilai ΔH reaksi tersebut adalah ....


A. 525 kJ
B. 63 kJ
C. -63 kJ
D. -462 kJ
E. -525 kJ

6. UN 2016 T-1-18
Ke dalam kalorimeter dicampurkan 200 mL KOH 1 M dengan 200 mL HCl 1 M, terjadi kenaikan suhu dari
26°C menjadi 31°C. Apabila kalor jenis larutan 4,2 J g-1 K-1 persamaan termokimia yang paling tepat
adalah ....
A. KOH(aq) + HCl (aq) → KCl(aq) + H2O(l) ∆H =+50,4 kJ mol-1
B. KOH(s) + HCl (aq) → KCl(aq) + H2O(l) ∆H = +48,0 kJ mol-1
C. KOH(aq) + HCl (aq) → KCl(aq) + H2O(l) ∆H = -42,0 kJ mol-1
D. KOH(aq) + HCl (aq) → KCl(aq) + H2O(l) ∆H = -48,0 kJ mol-1

43
Bank Soal UN Kimia 2019

E. KOH(aq) + HCl (aq) → KCl(aq) + H2O(l) ∆H = -50,4 kJ mol-1

7. UN 2016 T-1-20
Diketahui persamaan termokimia
CH4(g) → C(s) + 2H2(g) ∆H = +18 kJ moL-1
C(s) → C(g) ∆H = 170 kJ moL-1
H2(s) → 2H(g) ∆H = 104 kJ moL-1
Berdasarkan data tersebut, energi ikatan rata-rata C-H adalah ....
A. +99 kJ mol-1
B. +73 kJ mol-1
C. +4,5 kJ mol-1
D. -4,5 kJ mol-1
E. -99 kJ mol-1

8. UN-SMA-2015-1-27
Perhatikan proses-proses yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari berikut ini!
(1) gas LPG digunakan untuk memasak
(2) besi meleleh ketika proses pengelasan
(3) fotosintesis pada tanaman
(4) perkaratan besi

Pasangan yang merupakan proses endoterm adalah ....


A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

9. UN-SMA-2015-1-25
Diagram tingkat energi pembentukan senyawa timbal oksida (PbO2) sebagai berikut:

Perubahan entalpi (ΔH1) reaksi tersebut sebesar ....


A. -218,00 kJ
B. -235,50 kJ
C. -276,60 kJ
D. -335,20 kJ
E. -344,60 kJ

10. UN-SMA-2015-1-26
Perhatikan gambar percobaan berikut!

Apabila massa jenis air dianggap = 1 g cm'3 dan kalor jenis air = 4,2 J/g °C. ΔH netralisasi per mol H2O
adalah ....

44
Bank Soal UN Kimia 2019

A. -5,04 kJ
B. -10,08 kJ
C. -50,40 kJ
D. -100,80 kJ
E. -102,60 kJ

11. UN-SMA-14-Type-1-27
Perhatikan beberapa reaksi kimia berikut!
(1) NH3 (g) → 1/2 N2 (g) + 3/2 H2 (g)
(2) C2H2 + O2 (g) → 2 CO2 (g) + H2O(g) .
(3) H2O (l) → H2O(g)
(4) KOH (s) → KOH (aq)
(5) CO(NH2)2 (s) → CO(NH2)2 (aq)

Reaksi eksoterm terjadi pada nomor....


A. (1) dan (3)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (5)

12. UN-SMA-14-Type-1-27
Perhatikan grafik/diagram entalpi berikut ini!

Harga ΔH untuk reaksi PbO → PbO2 adalah sebesar....


A. –277,0 kJmol-1
B. –217,0 kJmol-1
C. –138,5 kJmol-1
D. –60,0 kJmol-1
E. –30,0 kJmol-1

13. UN-SMA-13-Type-1-26
Diketahui reaksi pembentukan HCl sebagai berikut:
½ H2 (g) + ½ Cl2 (g) → HCl (g) ΔH = - 92,3 kJ/mol
Diagram tingkat energi yang sesuai dengan reaksi tersebut adalah ....

45
Bank Soal UN Kimia 2019

14. UN-SMA-13-Type-1-27
Perhatikan diagram tingkat energi berikut!

Berdasarkan diagram tersebut, harga ΔH3 sebesar ....


A. +43kJ
B. -43kJ
C. -242kJ
D. -285 kJ
E. -527 kJ

15. UN-SMA-12-A83-27
Perhatikan beberapa gambar berikut!

Gambar yang menunjukkan terjadinya proses endoterm adalah gambar nomor ....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 4
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4

46
Bank Soal UN Kimia 2019

16. UN-SMA-12-A83-28
Perhatikan data persamaan reaksi termokimia di bawah ini!
(1) Na (s) + ½ Cl2 (g) → NaCl (s) ΔH = -kJ.mol-1
(2) C (s) + ½ O2 (g) → CO (g) ΔH - -kJ. mol-1
(3) NH3 (g) → ½ N2 (g) + 3/2 H2 ΔH = +kJ. mol-1
(4) SO2 (g) → S (s) + O2 (g) ΔH = -kJ. mol-1
(5) C2H5OH (l) + 3O2(g) → 2CO2(g) + 3H2O(l) ΔH = -kJ. mol-1
Pasangan persamaan reaksi yang merupakan ΔH°f, ΔH°d, dan ΔH°c adalah ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (1), (3), dan (5)
D. (2), (3), dan (4)
E. (3), (4), dan (5)

17. UN-SMA-12-C79-28
Perhatikan data persamaan reaksi termokimia di bawah ini!
(1) CH3OH (l) + 3/2 O2 (g) → CO2 (g) + 2H2O ΔH = - kJ.mol -1
(2) H2 (g) + ½ O2 (g) → H2O (g) ΔH = - kJ.mol -1
(3) C (s) + 2H2 (g) → CH4 (g) ΔH = - kJ.mol -1
(4) C2H2 + 3/2 O2 (g) → 2 CO2 (g) + H2O (l) ΔH = - kJ.mol -1
(5) HBr (g) → ½ H2 (g) + ½ Br2 (g) ΔH = + kJ.mol -1
Pasangan persamaan reaksi yang merupakan ΔH°f, ΔH°d, dan ΔH°c adalah ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (2), (3), dan (4)
D. (2), (3), dan (5)
E. (3), (5), dan (1)

18. UN-SMA-11-P.15-38
Seorang siswa mengisi 5 buah gelas kimia dengan 50 mL air yang suhunya 25°C. Setelah dimasukkan
suatu zat pada masing-masing gelas terjadi perubahan suhu seperti gambar berikut.

Gambar yang menunjukkan reaksi eksoterm adalah ....


A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 4 dan 5

19. UN-SMA-11-16
Perhatikan gambar berikut!

Peristiwa yang merupakan reaksi endoterm adalah ....

47
Bank Soal UN Kimia 2019

A. 1 dan 2 D. 3 dan 4
B. 2 dan 3 E. 3 dan 5
C. 2 dan 4

20. UN-SMA-11-P.15-38
Data energi ikatan rata-rata:
C - C : 348 kJ/mol
C - H : 414kJ/mol
C - O : 358 kJ/mol
O - H : 463 kJ/mol
O = O : 495 kJ/mol
C = O : 799 kJ/mol
Spirtus yang mengandung etanol dibakar dengan persamaan reaksi:

Perubahan entalpi yang dihasilkan untuk pembakaran tersebut adalah ....


A. -6710 kJ
B. -3355 kJ
C. -1250 kJ
D. +1250 kJ
E. +6710 kJ

21. UN-SMA-11-P.15-40
Perhatikan diagram tingkat energi berikut!

Besarnya perubahan entalpi (ΔH) pembentukan ZnSO4 dari ZnS adalah ....
A. +983
B. +777
C. +206
D. -777
E. -983

22. UN-SMA-11-37
Perhatikan siklus energi berikut!

Harga perubahan entalpi pembentukan 1 mol gas SO3 adalah ....


A. +790kJ D. -396kJ
B. +395kJ E. -790kJ
C. - 395Kj

23. UN-SMA-10-P.27-28
Seorang siswa mengukur perubahan entalpi dari reaksi
HCl(aq) + NaOH(aq) →NaCl(aq) + H2O(l). Suhu awal larutan HCl dan NaOH masing-masing 25°C dan
setelah dicampurkan menjadi 30°C. Jika banyaknya zat yang dicampurkan 50 mL HC1 0,2 M dan 50 mL

48
Bank Soal UN Kimia 2019

NaOH 0,4 M, kapasitas kalor bejana diabaikan dan kalor jenis air 4,2 J g-1. K1, maka perubahan entapi
(AH) reaksi tersebut adalah....
A. 4,2 kJ
B. 16,8 kJ
C. -21,0 kJ
D. -84,0 kJ
E. -210 kJ

24. UN-SMA-10-P.60-31
Sebanyak 22,8 gram bahan bakar tak dikenal (Mr =114) dibakar sempurna. Panas yang dihasilkan dapat
menaikkan suhu 100 mL air sebesar 10 °C. Jika massa jenis air 1 g/mL dan Cp air = 4,2 J/gram K, maka
kalor pembakaran dari bahan bakar tersebut adalah ... kJ/mol.
A. 100,80
B. -5,04
C. -10,08
D. -21,00
E. -100,80

25. UN-SMA-10-P.60-32
Perhatikan beberapa gambar berikut:

Gambar yang menunjukkan terjadinya proses endoterm adalah gambar nomor ....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 4
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4

26. UN-SMA-09-26
Diagram entalpi reaksi pembakaran glukosa sebagai berikut:

Berdasarkan diagram tersebut pemyataan yang benar adalah reaksi.............


A. eksoterm karena terjadi perpindahan energi dan lingkungan ke sistem
B. eksoterm karena teijadi perpindahan energi dan sistem ke lingkungan
C. endoterm karena terjadi perpindahan energi dan sistem ke lingkungan
D. endoterm karena terjadi perpindahan energi dan lingkungan ke sistem
E. eksoterm karena tidak terjadi perpindahan energi dan sistem ke lingkungan

27. UN-SMA-09-27
Sebanyak 8 gram kristal NaOH ditambahkan ke dalam kalorimeter yang berisi 92 gram air.

49
Bank Soal UN Kimia 2019

Setelah NaOH larut, ternyata suhu kalorimeter beserta isinya naik dan 22,25°C menjadi 24,25°C. Jika
kalor jenis larutan = 4,2 J/g°K\ maka harga reaksi pelarutan tersebut adalah ... J/mol. (Mr NaOH = 40)
A. –(92 x 4,2 x 2 x 8) / 40
B. –(92 x 4,2 x40) / (2 x 8)
C. –(92 x 4,2 x 2 x 40) / 8
D. –(40x 4,2 x 8) / 92
E. –(40x 4,2 x 8) / 92 x 2

28. UN-SMA-09-28
Jika: AHf° CH3NHNH2 (l) = +53 kJ/mol
ΔHf° N2O4 (1) = —20 kJ/mol ; ΔHf° CO2 (g) —393 kJ/mOl ; ΔHf° H20 (1) = —286 kJ/mol
Maka ΔH reaksi dan reaksi: 4 CH3NHNH2 (l) +5 N2O4 (l) →4 CO2 (g) + 12 H2O (1) + 9 N2 g) adalah..........
A. —5116 kJ/mol
B. —5004 kJ/mol
C. —4692 kJ/mol
D. —3432 kJ/mol
E. —1572 kJ/mol

29. UN-SMA-08-26
Persamaan reaksi pembentukan gas asetilena adalah sebagai berikut :
2 C(s) + H2 (g) → C2H2 (g) ΔHf= −226,7 kJ.mol −1
Grafik di bawah ini yang menunjukkan proses reaksi pembentukan tersebut adalah ...

30. UN-SMA-08-27
Entalpi pembakaran suatu bahan bakar besarnya – 5.460 kJ/mol. Jika 5,7 gram bahan bakar (Mr = 114)
tersebut dibakar, maka entalpi pembakaran yang dihasilkan adalah ...
A. (5.460 x 114) / 5,7 kJ
B. (5,7 x 5.460) / 114 kJ
C. 5.460 x 114
D. 5.460 x 5,7
E.( 5,7 x 114 ) / 5.460

31. UN-SMA-08-28
Diketahui energi ikatan rata-rata :
C ≡ C : 839 kJ/mol ;H -H : 436 kJ/mol
C - C : 343 kJ/mol ; C -H : 410 kJ/mol
Perubahan entalpi yang terjadi pada reaksi :
CH3 − C ≡ CH + 2 H2 → CH3 −CH2 −CH3 sebesar ...
A. +272 kJ/mol D. – 1.983 kJ/mol
B. – 272 kJ/mol E. – 3.694 kJ/mol
C. – 1.711 kj/mol

50
Laju Reaksi
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Laju reaksi (pengertian laju reaksi; faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi menggunakan
pendekatan teori tumbukkan; kurva tingkat energi (∆H) dengan dan tanpa katalis; menentukan
orde dan persamaan hukum laju reaksi melalui percobaan.

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Diketahui data percobaan reaksi 2A + B2 → 2AB.
Percobaan [A] M [B] M Waktu (detik) V (m.detik-1)
(1) a b 288 s 16
(2) 2a b 72 s 64
(3) 3a 2b 16 s 72
Grafikyang menunjukkan orde reaksi dari A adalah ....

2. UN 2016 T-1-24
Gambar berikut merupakan reaksi antara 2 gram pualam dengan 100 mL larutan HCl.

51
Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh konsentrasi adalah nomor ....
A. (1) terhadap (2)
B. (1) terhadap (3)
C. (2) terhadap (3)
D. (2) terhadap (4)
E. (4) terhadap (5)

3. UN-SMA-2015-1-28
Pada percobaan reaksi antara logam aluminium dan asam sulfat sesuai persamaan reaksi: 2 Al (s) + 3
H2SO4 (aq) → Al2(SO4)3 (aq) + 3H2 (g) . Gas hidrogen ditampung dan diukur volumenya pada temperatur
yang tetap. Data pengukuran tiap waktu sesuai tabel berikut:
Waktu Reaksi Volume Gas
No
(detik) (mL)
1 0 0
2 15 40
3 30 80
Laju reaksi pembentukan gas hidrogen setelah 30 detik sebesar ....
A. 0,83 mL/detik
B. 1,33 mL/detik
C. 2,67 mL/detik
D. 2,50 mL/detik
E. 7,50 mL/detik

4. UN-SMA-2015-1-30
Perhatikan data percobaan berikut!
Konsentra Ukuran
Suhu Waktu
Percob si HCl Partikel
Awal Reaksi
aan (volume Zn (2
(oC) (menit)
25 mL) gram)
(1). 0,5 M Pita 25 16
(2). 1M Pita 25 8
(3). 1M Serbuk 25 2
(4). 2M Pita 25 4
(5). 1M Pita 35 1,5

Perubahan laju reaksi yang terjadi pada percobaan (1) dan (4) dipengaruhi oleh ....
A. suhu
B. konsentrasi
C. luas permukaan
D. katalis

52
E. waktu

5. UNAS 2014-Type 2-29


Sebanyak 5 gram logam seng direaksikan dengan larutan asam klorida 2M pada suhu 25° C
menurut reaksi: Zn (s) + 2HCl (aq) → ZnCl2 (aq) + H2 (g) ,diperoleh data setelah beberapa detik sebagai
berikut:
No Suhu Waktu(det) Volume gas H2
1. 27 0 0
2. 27 20 10
3. 27 40 20
Laju reaksi rata-rata pembentukan gas H2 adalah ....
A. 0,1 mL det-1
B. 0,5 mL det-1
C. 1,0 mL det-1
D. 1,5 mL det-1
E. 2,0 mL det-1

6. UNAS 2014-Type 1-29


Berikut ini tabel hasil percobaan antara logam X dengan H2SO4 1 M:
No Suhu Waktu (det) Volume gas H2 (mL)
1. 25 12 3
2. 25 36 9
3. 25 48 12
Laju reaksi pembentukan gas H2 pada suhu tersebut adalah....
A. 0,15 mL det-1
B. 0,20 mL det-1
C. 0,25 mL det-1
D. 0,40 mL det-1
E. 4,00 mL det-1

7. UNAS 2014, No. 31


Berikut ini adalah reaksi 2 gram pualam dengan larutan asam klorida dengan berbagai kondisi:

53
Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh suhu ditunjukkan pada gambar ....
A. (1) terhadap (2)
B. (1) terhadap (4)
C. (2) terhadap (3)
D. (2) terhadap (4)
E. (4) terhadap (5)

8. UNAS 2013-Type 1-28


Perhatikan data percobaan reaksi logam magnesium dengan larutan HCl menurut reaksi : Mg(s) + 2HCl
(aq) → MgCl2(aq) + H2(g) berikut ini!
Suhu(C) 25 25 25
Waktu reaksi (detik) 0 60 120
Volume H2 (mL) 0 15 30
Berdasarkan data tersebut laju pembentukan gas hidrogen pada 120 detik pertama adalah....
A. 0,10 mL/detik
B. 0,15 mL/detik
C. 0,20 mL/detik
D. 0,25 mL/detik
E. 0,65 mL/detik

9. UNAS 2013-Type 1-29


Gambar berikut menunjukkan masing-masing 2 gram pualam yang dilarutkan dalam 5 gelas kimia yang
berisi 50 mL HCl.

Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh konsentrasi ditunjukkan oleh gambar ....
A. (1) terhadap (2)
B. (1) terhadap (4)
C. (2) terhadap (3)
D. (2) terhadap (4)
E. (3) terhadap (5)

54
10. UNAS 2012-A83-29
Data percobaan laju reaksi pada reaksi:
2NO (g) + 2 H2 → N2 (g) + 2 H2O (l)
Percobaan [NO] M [H2] V (Ms-1)
1 0,6 0,1 3,2
2 0,6 0,3 9,6
3 0,2 0,5 1,0
4 0,4 0,5 4,0
Berdasarkan data di atas orde reaksi total adalah.....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

11. UNAS 2012-B67-29


Data hasil percobaan laju reaksi:
NH4+ (aq) + NO2 - (aq) →N2 (aq) + 2 H2O (l)
No. [NO2 -] M [NH4+] M Laju Reaksi M
Percobaan L-1 S-1
1. 0,01 0,2 5,4 . 10-7
2. 0,02 0,2 10,8 . 10-7
3. 0,02 0,4 21,6. 10-7
4. 0,04 0,6 32,4. 10-7
Orde reaksi total pada reaksi di atas adalah ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

12. UNAS 2012-D39-29


Perhatikan persamaan reaksi berikut!
2 NO (g) + H2 (g) → N2O(g) + H2O (g)
Pengaruh konsentrasi NO dan H2 terhadap laju reaksi ditentukan pada percobaan berikut:
Konsentrasi awal (M)
Percob Laju reaksi
aan NO H2 awal
1 6,4 x 10-3 2,2 x 10-3 2,6 x 10-5
2 12,8 x 10 -3
2,2 x 10 -3
5,2 x 10-5
3 6,4 x 10-3 4,4 x 10-3 5,2 x 10-5
4 9,6 x 10 -3
6,6 x 10 -3
5,2 x 10-5
Berdasarkan data di atas, orde reaksi totalnya adalah ....
A. 1
B. 2
C. 3

55
D. 4
E. 5

13. UNAS 2012-A83-30


Perhatikan gambar berikut ini!

Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh konsentrasi adalah ....


A. 1 terhadap 2
B. 2 terhadap 3
C. 2 terhadap 4
D. 3 terhadap 4
E. 4 terhadap 5

14. UNAS 2012-B67-30


Perhatikan gambar berikut ini!

Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh konsentrasi adalah ....


A. (1) terhadap (2)
B. (2) terhadap (3)
C. (3) terhadap (4)
D. (3) terhadap (5)
E. (4) terhadap (5)

56
15. UNAS 2012-D39-29
Perhatikan gambar berikut ini!

Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh konsentrasi adalah ....


A. 1 terhadap 2
B. 2 terhadap 3
C. 2 terhadap 4
D. 3 terhadap 4
E. 4 terhadap 5

16. UNAS 2011,P-15- No. 28


Berikut ini diberikan data percobaan laju reaksi: Q(g) + 2T(g) → T2Q(g) pada beberapa kondisi:
No [Q] [T] V(m/det)
1 0,1 0,1 1,25. 10-2
2 0,2 0,1 5,00 . 10-2
3 0,1 0,2 1,00 . 10-1
Jika [Q] dan [T] masing-masing diubah menjadi 0,5 M, maka harga laju (V) reaksi saat itu adalah ...
m/det.
A. 5,0 D. 12,5
B. 7,5 E. 39,0
C. 10,5

17. UNAS 2011, No. 29


Perhatikan percobaan berikut ini! Sebanyak 5 gram logam magnesium masing-masing dilarutkan dalam
5 wadah yang berbeda.

57
Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh konsentrasi terdapat pada tabung nomor....
A. 1 terhadap 2
B. 1 terhadap 3
C. 2 terhadap 4
D. 3 terhadap 4
E. 4 terhadap 5

18. UNAS 2011 – P-15, No. 22


Perhatikan reaksi CaCO3 dengan larutan HCl 2 M pada masing-masing wadah berikut!

Massa CaCO3 yang digunakan pada setiap wadah sarna. Laju reaksi hanya dipengaruhi oleh luas
permukaan adalah percobaan nomor ....
A. 1 terhadap 2
B. 1 terhadap 3
C. 2 terhadap 3
D. 3 terhadap 5
E. 4 terhadap 5

58
19. UNAS 2010 P-27, No.29
Nitrogen monoksida, NO, bereaksi dengan hidrogen membentuk dinitrogen oksida, N2O dan uap air
menurut persamaan: 2NO(g) + H2(g) → N2O(g) + H2O(g). Pengaruh konsentrasi NO dan H2 terhadap laju
reaksi ditemukan sebagai berikut:
Konsentrasi Awal Laju Reaksi
Percobaa
(M) Awal (M det-
n
NO H2 1
)
1 6 2 2
2 12 2 8
3 6 4 4
Laju reaksi yang terjadi jika konsentrasi NO = 2 M dan konsentrasi H2 = 5 M adalah ... (M det-1).
A. 1/36 B. 1/18 C. 5/36
D. 5/18 E. 5/9

20. UNAS 2010 P-60, No.30


Dan reaksi A + 2B → AB2, diperoleh data sebagai berikut:
No [A] (M) [B] (M) V (M det -1)
1 0.1 0,2 3 x 10-4
2 0,2 0,2 1,2 x 10-3
3 0,2 0,4 1,2 x 10-3
Harga laju reaksi (V) dalam M.det untuk konsentrasi A = 0,2 M dan B = 0,4 M adalah..........
-1

A. 4,8 x 10-4 B. 5,0 x 10-4 C. 1,2 x 10-3


D. 5,0 x 10-3 E. 5,4 x 10-3

21. UNAS 2010 P-27, No.30


Berikut ini beberapa gambar proses pelarutan gula dengan massa yang sama:

Gambar yang laju reaksinya hanya dipengaruhi oleh luas permukaan adalah..........
A. 1 menjadi 2 D. 3 menjadi 5
B. 1 menjadi 3 E. 4 menjadi 5
C. 2 menjadi 4

22. UNAS 2010 P-60, No.29


Perhatikan bagan beberapa proses reaksi antara 2 gram pualam dengan larutan asam berikut ini:

59
Proses yang laju reaksinya hanya dipengaruhi oleh konsentrasi larutan adalah gambar nomor....
A. 1 menjadi 2 D. 3 menjadi 4
B. 1 menjadi 3 E. 3 menjadi 5
C. 2 menjadi 4

23. UNAS 2009 P-27, No.29


Dan hasil percobaan untuk reaksi:
2 NO(g) +2 H2(g) → N2(g) + 2H2O(g) diperoleh data:
No [NO] M [H2] M V [M/detik]
1 0,2 0,5 1
2 0,4 0,5 4
3 0,6 0,1 3
4 0,6 0,3 27
Dan data tersebut laju reaksi yang terj adi j ika konsentrasi [NO] dan [H2] berturut-turut 0,1 M dan 0,4 M
adalah ....
A. k [0,1] [0,4] D. k [0,1]2 [0,4]2
B. k [0,1] [0,4] E. k [0,1]2 [04]3
2

C. k [0,1]2 [0,4]

24. UNAS 2009 P-27, No.30


Perhatikan gambar reaksi magnesium dengan HCl berikut:

Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh luas permukaan ditunjukkan oleh gambar.........
A. I dan III B. I danV C. II dan IV
D. III dan IV E. IV dan V

60
25. UNAS 2008 P-27, No.29
Pada reaksi pembakaran amonia : 4 NH3 (g) +3 O2(g) → 2 N2 (g) + 6 H2O(g) .Grafik laju reaksi penambahan N2
terhadap waktu adalah.............

26. UNAS 2008 P-27, No.30


Suatu logam direaksikan dengan asam sesuai persamaan reaksi berikut:
2 Fe(s) + 6 H2SO4 (aq) → Fe2(SO4)3 (aq) + 6 H2O (l) + 3 SO2(g)
Data yang diperoleh dari hasil percobaan tersebut:
Suhu (0C) Volume Gas (cm3) Waktu (detik)
35 35 10
35 55 20
Laju reaksi pembentukan gas SO2 adalah .... cm3/det
A. 35/10 B. 20/10 C. 90/30
D. 90/20 E.90/10

27. UAS-SMA-07-26
Dari reaksi A+ B → zat hasil :
Konsentr
Waktu Suhu
No Massa A asi (mol /
(detik) (0C)
L)
5 gr
1 0,1 8 25
serbuk
5 gr
2 0,1 3 25
larutan
3 5 gr padat 0,1 5 25
5 gr
4 0,2 1,5 25
larutan
5 gr
5 0,1 1,5 25
larutan
Dan percobaan 1 dan 3 laju reaksi dipengaruhi oleh.................
A. konsentrasi B. sifat zat C. suhu
D. luas permukaan E. katalis

61
Kesetimbangan Kimia
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Kesetimbangan Kimia: pengertian kesetimbangan dan hubungan kuantitatif pereaksi dan hasil
reaksi; faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan (prinsip Le Chatelier) dan
penerapannya dalam industri.

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Bacalah wacana berikut!
pH normal darah manusia sudah dirancang selalu relatif tetap yaitu 7,40 ± 0,05.
Komponen utama buffer darah adalah H2CO3 - HCO3⎻ dengan perbandingan 1: 20,
yang merupakan salah satu hasil metabolisme pemapasan.
CO2(g) ⇌ CO2(aq)
CO2(aq) + H2O (l) ⇌ H2CO3(aq)
H2CO3(aq) + H2O(l) ⇌ H3O+(aq) + HCO3⎻ (aq) Ka1 = 4,3 x 10-7
Pada kasus alkalosis atau kelebihan basa yang disebabkan berkurangnya CO2 terlarut,
pH darah naik hingga mencapai 7,8. Jika dibiarkan akan menyebabkan kerusakan
sistem saraf. Salah satu upaya mengembalikan pH normal darah adalah dengan
pemberian masker gas oksigen didukung infus larutan buffer bikarbonat pH 6,7 selama
selang waktu tertentu.
Berdasarkan wacana tersebut, pemberian larutan bikarbonat pH 6,7 bertujuan untuk ....
A. menaikkan pH darah dengan menggeser kesetimbangan ke arah kiri
B. menaikkan pH darah dengan menggeser kesetimbangan ke arah kanan
C. menaikan pH darah tanpa menggeser arah kesetimbangan
D. menurunkan pH darah dengan menggeser kesetimbangan ke arah kiri
E. menurunkan pH darah dengan menggeser kesetimbangan ke arah kanan

2. UN 2018 Type A
Proses pembuatan gas NO2 sesuai dengan reaksi:
2NO(g) + O2(g) → 2NO2(g)
Diperoleh data sebagai berikut.
t° Kp
600 18
1000 2
Jika suhu dinaikkan pada tekanan tetap, ternyata harga Kp turun menjadi 1/9 kalinya.
Sedangkan jika suhu diturunkan kembali, harga Kp akan kembali naik. Pernyataan yang tepat mengenai
hal tersebut adalah ...
A. Reaksi pembentukan gas NO2 adalah reaksi eksotermal, sehingga kenaikan suhu menyebabkan
konsentrasi NO2 berkurang.
B. Reaksi pembentukan gas NO2 adalah reaksi Endotermal sehingga penurunan suhu akan mengubah
komposisi zatnya dalam kesetimbangan.
C. Saat suhu dinaikkan tekanan parsial gas NO2 bertambah, tekanan parsial gas NO dan O2 berkurang.
D. Saat suhu diturunkan tekanan parsial gas NO2 berkurang, tekanan parsial gas NO dan O2
bertambah.
E. E. Saat suhu diturunkan pada tekanan tetap, tekanan parsial gas NO3 : gas NH3.

62
3. UN Kimia 2017 - 20
Suatu sistem kesetimbangan gas memiliki persamaan reaksi:
2 PQ2(g) ⇄ P2Q4(g) ΔH = +x kJ/mol
Jika pada sistem kesetimbangan ditingkatkan tekanannya maka sistem tersebut akan bergeser....
A. kanan, karena bergeser ke arah jumlah mol yang kecil
B. kiri, karena bergeser ke arah eksoterm
C. kiri, karena bergeser ke arah endoterm
D. kanan, karena bergeser ke arah endoterm
E. kiri, karena bergeser ke arah jumlah mol yang besar

4. UN Kimia 2017 - 21
Pada tempat tertutup dengan volume 1 liter dimasukkan 6 mol gas NH3. Setelah beberapa lama terjadi
kesetimbangan : 2 NH3(g) ⇄ N2(g) + 3H2(g). Jika saat setimbang terdapat 2 mol gas N2 serta tekanan total
8 atm, Nilai Kp reaksi tersebut adalah ....
A. 110,59 atm2
B. 69,12 atm2
C. 3,00 atm2
D. 0,04 atm2
E. 0,014 atm2

5. UN 2016 T-1-25
Berikut ini adalah reaksi kesetimbangan (reversibel) yang terjadi pada reaksi:
Fe3+(aq) + SCN- (aq) ⇄ FeSCN2-(aq)
(Kuning) (Tak berwarna) (Coklat tua)
Jika pada reaksi tersebut ditambahkan 1 tetes larutan FeCl3 pekat, maka sistem ....
A. bergeser ke kiri warna akan semakin kuning tua
B. bergeser ke kanan warna akan bertambah lebih coklat tua
C. bergeser ke kanan warna akan berubah coklat muda
D. bergeser ke kiri warna akan berubah kuning
E. tidak bergeser warna tidak berubah

6. UN 2016 T-1-26
Jika persamaan Kc dari kesetimbangan homogen adalah

Kc =
[N2 ][H2 ]3
[NH3 ]2
Maka persamaan reaksi kesetimbangan yang benar adalah ....
A. NH3(g) ⇄ 1/2 N2(g) + 3/2 H2(g)
B. 2NH3(g) ⇄ N2(g) + 3H2(g)
C. 1/2 NH3(g) + 3/2 H2(g) ⇄ N2(g)
D. N2(g) + 3H2(g) ⇄ NH3(g)
E. 2N2(g) + 6 H2(g) ⇄ 4NH3(g)

7. UN-SMA-2015-1-29
Berikut ini data hasil reaksi kesetimbangan pembentukan gas HI dalam wadah 1 liter :
H2 (g) + I2 (g) ⇄ 2HI (g)
Keadaan 0,2 mol 0,15 mol -

63
awal
Bereaksi 0,1 mol 0,10 mol 0,2 mol
Keadaan
0,1 mol 0,05 mol 0,2 mol
setimbang

Harga tetapan kesetimbangannya (Kc) adalah ....


[0,2]
A.
[0,1][0,1]
[0,2]
B.
[0,1][0,5]
[0,2]2
C.
[0,1][0,05]
[0,1][0,05]
D.
[0,2]
[0,1][0,1]
E.
[0,2]2

8. UN-SMA-2015-1-31
Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut!
H2(g) + I2 (g) ⇄ 2HI(g) ΔH = +25,94 kJ
Jika pada reaksi tersebut volume diperkecil, maka arah kesetimbangan akan ....
A. bergeser ke kiri karena reaksi endoterm
B. bergeser ke kanan karena reaksi endoterm
C. bergeser ke kanan karena jumlah molekul lebih kecil
D. bergeser ke endoterm karena reaksi menyerap kalor
E. tetap karena tidak dipengaruhi perubahan volum sistem

9. UNAS 2014-Type 1-29


Dalam suatu percobaan kesetimbangan : 2SO2(g) + O2(g) ⇄ 2SO3(g)
Pada saat kesetimbangan tercapai, diperoleh data sebagai berikut;
Zat Konsentrasi
SO2 0,3 M
O2 0,1 M
SO3 0,1 M
Maka harga Kc adalah ....
A. 3/10
B. 1/3
C. 9/10
D. 10/9
E. 10/3

10. UNAS 2014, Type 1- 32


Dalam wadah bervolume 2L dimasukkan gas HBr dan terurai menurut reaksi:
2HBr(g) ⇄ H2(g) + Br2(g)

64
[HBr] [H2] [Br2]
0,04 M 0,08 M 0,08 M
Data yang diperoleh pada saat kesetimbangan sebagai berikut:
Harga tetapan kesetimbangan reaksi tersebut adalah....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 8

11. UNAS 2014, Type 1- 30


Perhatikan persamaan kesetimbangan!
CO(g) + H2O(g) ⇄ CO2(g) + H2(g) ΔH = -x kkal
Jika gas hidrogen yang terbentuk ditambah, sistem kesetimbangan tersebut....
A. bergeser ke kanan, karena hasil reaksi bertambah
B. bergeser ke kiri, karena bergeser dari zat yang ditambah
C. tetap tidak berubah, karena hasil reaksi tetap
D. tekanan kesetimbangan turun, karena koefisiensi reaksi sama
E. suhu kesetimbangan turun, karena reaksi eksoterm

12. UNAS 2013-Type 1-30


Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut! H2(g) + Br2(g) ⇆ 2HBr(g) ΔH = -36,23 kJ
Jika pada suhu tetap, volume dibesarkan maka kesetimbangan akan bergerak ke arah....
A. produk, karena reaksi ke arah produk berlangsung eksoterm
B. reaktan, karena reaksi ke arah reaktan berlangsung endoterm
C. produk, karena jumlah mol HBr lebih besar dibanding Br2
D. tetap, karena jumlah mol pereaksi sama dengan jumlah mol produk
E. tetap, karena jumlah mol H2 sama dengan jumlah molekul Br2

13. UNAS 2013-Type 1-31


Dalam sistem yang bervolume 1 liter dipanaskan 1 mol HI hingga terurai menurut reaksi 2HI(g) ⇆ H2(g) +
I2(g).
Data yang diperoleh adalah sebagai berikut:
Keadaan Zat [HI] [H2] [I2]
Mula-mula 1 - -
Reaksi 0,6 0,3 0,3
Setimbang 0,4 0,3 0,3
Harga Kc untuk reaksi kesetimbangan tersebut adalah ....

65
14. UNAS 2012-A83-31
Diberikan beberapa reaksi kesetimbangan:
(1) H2(g) + Cl2(g)↔2HCl(g)
(2) PCl3 (g) + Cl2 (g) ↔ PCl5 (g)
(3) N2O4 (g) ↔2NO2 (g)
(4) 2SO2(g) + O2 (g) ↔2SO3 (g)
Persamaan reaksi yang produknya bertambah jika pada suhu tetap tekanan diperbesar adalah....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

15. UNAS 2012-C79-31


Perhatikan persamaan reaksi kesetimbangan di bawah ini!
(1) 2S02(g) + O2(g)↔2SO3(g)
(2) 2H2(g) + O2(g) ↔2H2O(g)
(3) 3H2(g) + 3I2(g) ↔6HI(g)
(4) H2 (g) + Cl2 (g) ↔ 2 HCl (g)

Jika pada suhu tetap dan tekanan sistem diperbesar, kesetimbangan yang akan bergeser ke kanan
terjadi pada persamaan ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (1) dan (4)
D. (2) dan (3)
E. (3) dan (4)

16. UNAS 2012-D39-30


Perhatikan data reaksi kesetimbangan di bawah ini!
(1) NO2 (g) + CO (g) ↔ NO (g) + CO2 (g)
(2) 2SO2 (g) + O2 (g) ↔2SO3 (g)
66
(3) CO (g) + 3 H2 (g) ↔ CH4 (g) + H2O (g)
(4) N2O4(g) ↔2NO2(g)

Dari reaksi kesetimbangan di atas yang menghasilkan produk lebih banyak jika tekanan diperbesar
adalah....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (1) dan (4)
D. (2) dan (3)
E. (2) dan (4)

17. UNAS 2012-A83-31


Dalam wadah satu liter terjadi reaksi kesetimbangan: CO (g) + H2O (g) ↔ CO2 (g) + H2 (g). Dengan harga
Kc = 1,2. Untuk menghasilkan P M H2 dan Q M CO2 saat setimbang dari R M H20 diperlukan gas CO
sebanyak ....
1,2(P)(Q) (P)(Q) (P)(Q)
A. B. C.
(R) 1,2(R) (R)
(R) (P)(Q)
B. D. E.
(P)(Q) 1,2

18. UNAS 2012-C79-31


Harga Kc dari reaksi kesetimbangan: 2 SO3 (g) ↔ 2 SO2 (g) + O2 (g) adalah 0,05 pada suhu tertentu
dalam volume 1 liter. Berapa konsentrasi gas SO3 saat kesetimbangan jika saat setimbang terdapat X M
SO2 dan Y M O2?
0,05 0,05.(X) 0,05 (X)2 (Y) (X)2 (Y)
A. B. C. D. E.
2
(X) (Y) (Y) (X)2 (Y) 0,05 0,05
19. UNAS 2012-D39-32
Dalam wadah 1 liter terjadi reaksi kesetimbangan H2 (g) + I2 (g) ↔ 2 HI (g) dengan harga Kc = 0,5 pada
suhu tertentu. Berapa konsentrasi I2 saat kesetimbangan terdapat X M H2 dan Y M HI adalah ....
(Y)2 0,5(Y)2 (Y)2 (Y) 0,5(Y)
A. B. C. D. E.
(X)0,5 (X) (X) (X)0,5 (X)

20. UNAS 2011, NO.22


Pada reaksi kesetimbangan berikut:
6 NO (g) + 4 NH3 (g) ⇄ 5 N2 (g) + 6 H2O (g) ; ΔH = -X kJ
Jika suhu diturunkan pada volume tetap, maka sistem kesetimbangan akan bergeser ke ....
A. kanan, konsentrasi N2 berkurang
B. kanan, konsentrasi N2 bertambah
C. kanan, konsentrasi N2 tetap
D. kiri, konsentrasi NO bertambah
E. kiri, konsentrasi NO berkurang

67
21. UNAS 2011, No. 23
Harga tetapan setimbangan (Kc) untuk reaksi:
AI3+ (aq) + 3H2 (l) ⇄ AI(OH)3(s) + 3H+(aq)
Ditentukan oleh persamaan ....

22. UNAS 2010 P-27, No.31


Pada reaksi kesetimbangan : PCl3 (g) + Cl2 (g) ↔ PCl5(g). Gambar partikel pada keadaan kesetimbangan
sesaat adalah sebagai berikut:

Gambar partikel pereaksi pada keadaan kesetimbangan sesaat yang baru, jika tekanan diperbesar
adalah.............

23. UNAS 2010 P-27, No.32


Pada reaksi penguraian metanol berikut, terjadi proses kesetimbangan:
CH3OH (g)  CO(g) +2H2(g)
Jika pada suhu 27°C harga tetapan kesetimbangan (Kc) proses tersebut = 0,5, maka haga Kp dari reaksi
tersebut adalah ... (R: 0,082.Latm mo1K)
1
A. 0,5 x (0,082 x 300)-2 D. 0,5 x (0,082 x 300)2
1
B. 0,5 x (0,082 x 300)-1 E. 5,0 x (0,082 x 300)2

68
C. 0,5 (0,082 x 300)

24. UNAS 2009 P-27, No.31


Persamaan reaksi kesetimbangan gas : H2 +I2  2HI ΔH = +26kJ
Gambar molekul pada keadaan setimbang sesaat adalah sebagai berikut :

Bila suhu dinaikkan maka gambar molekul yang menunjukkan keadaan setimbang sesaat yang baru
adalah....

25. UNAS 2009 P-27, No.31


Dalam suatu bejana bervolume 1 liter, terdapat 4 mol gas NO2 membentuk kesetimbangan sebagai
berikut: 2 NO2 (g)  2 NO (g) + O2 (g) . Dalam keadaan setimbang pada suhu tetap terbentuk 1 mol O2,
maka harga tetapan kesetimbangan (Kc) adalah..........
A. 0,5 B. 1,0 C. 1,5 D. 2,0 E. 4,0

26. UNAS 2008 P-27, No.31


Data percobaan reaksi kesetimbangan 2 SO2 (g) + O2 (g)  2 SO3 (g) sebagai berikut:
Konsentrasi pada
Gas Volume
Kesetimbangan
SO2 1L 0,4
O2 1L 0,7
SO3 1L 0,6
Besarnya tetapan kesetimbangan (Kc) pada 25 0C (mol L-1) adalah............
(0,4) 2 (0,6) 2
A. B.
(0,6) 2 (0,7) (0,4) 2 (0,7)
(0,6) (0,7) 2 (0,7) 2
C. D. E.
(0,4)(0,7) (0,6) 2 (0,4) (0,6) 2 (0,7)

69
Sistem Koloid

Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Pengelompokkan berbagai tipe sistem koloid, kegunaan koloid berdasarkan sifat- sifatnya dalam
kehidupan sehari-hari.

Soal Latihan
1. UN Kimia 2017 - 28
Diketahui beberapa zat berikut.
(1) Air panas
(2) Udara
(3) Gula
(4) Minyak
Untuk mendapatkan emulsi, zat terdispersi dan medium pendispersinya adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (4) dan (1)

2. UN Kimia 2017 - 29
Diketahui beberapa contoh sistem koloid berikut.
No. Contoh Koloid
(1) Batu apung
(2) Santan
(3) Mentega
(4) Kabut
(5) Asap
Sistem koloid yang fasa terdispersinya sama adalah ....
A. (1) dan (3)
B. (1) dan (5)
C. (2) dan (4)
D. (2) dan (5)
E. (3) dan (4)

3. UN Kimia 2017 - 30
Perhatikan tabel sifat koloid dan contoh dalam kehidupan sehari-hari berikut!
No Sifat Koloid Peristiwa/proses dalam Kehidupan Sehari-hari
(1) Efek Tyndall Langit berwarna biru
(2) Adsorbsi Pembentukan delta pada muara sungai
(3) Elektroforesis Proses cuci darah
(4) Koagulasi Menghilangkan bau badan dengan tawas
(5) Koloid pelindung Penambahan gelatin pada pembuatan es krim
Pasangan data yang paling tepat adalah ....

70
A. (1) dan (3)
B. (1) dan (5)
C. (2) dan (4)
D. (2) dan (5)
E. (3) dan (4)

4. UN 2016 T-1-29
Perhatikan beberapa aplikasi koloid dalam industri berikut:
(1) langit berwarna biru
(2) penyaringan asap pabrik dari polutan
(3) penjernihan air menggunakan tawas
(4) penambahan gelatin dalam pembuatan es krim
(5) pengendapan getah karet dengan asam semut
Penerapan koloid yang memanfaatkan sifat adsorbsi dan koagulasi berturut-turut adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (5)

5. UN-SMA-2015-1-08
Berikut adalah beberapa contoh penerapan sifat koloid dalam kehidupan sehari-hari:
(1). penambahan gelatin pada pembuatan es krim
(2). penambahan tawas pada pengolahan air PAM
(3). proses cuci darah pada pasien gagal ginjal
(4). menghilangkan bau badan dengan deodorant
(5). pengolahan getah karet
Penerapan sifat koloid yang berhubungan dengan adsorpsi dan koagulasi berturut-turut adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (2) dan (3)
C. (3) dan (4)
D. (3) dan (5)
E. (4) dan (5)

6. UN-SMA-14-Type 1-15
Beberapa contoh penerapan sifat koloid dalam kehidupan sehari-hari:
(1) Berkas cahaya saat masuk ruangan
(2) Warna langit biru
(3) Proses cuci darah
(4) Pembuatan telur rebus
(5) Pemutihan gula pasir
Contoh penerapan sifat koloid dari efek Tyndall terdapat pada nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

71
7. UN-SMA-14-Type 2-15
Penerapan sifat koloid dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut:
(1) Proses cuci darah pada penderita penyakit ginjal
(2) Pemutihan gula tebu dengan arang
(3) Penyerapan asap pabrik dengan pesawat cottrel
(4) Pembentukan delta pada muara sungai
(5) Pengobatan diare dengan norit
Penerapan sifat adsorpsi dan elektroforesis berturut-turut terdapat pada nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

8. UN-SMA-14-Type 3-15
Beberapa contoh penerapan koloid sebagai berikut:
(1) Menghilangkan bau badan dengan deodorant;
(2) Pembuatan lateks dari getah karet;
(3) Pengendapan debu pada cerobong asap;
(4) Proses euci darah pada pasien gagal ginjal; dan
(5) Pemutihan gula tebu.
Contoh penerapan sifat koloid elektroforesis dan adsorpsi secara berturut-turut adalah
nomor....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (5)

9. UN-SMA-14-Type 4-15
Berikut ini fenomena sehari-hari yang menunjukkan sifat-sifat koloid dalam kehidupan:
(1) Proses cuci darah;
(2) Pemberian tawas pada pengolahan air;
(3) Penyaringan debu pabrik;
(4) Pembentukan delta pada muara sungai;
(5) Penjernihan air.
Sifat elektroforesis dan koagulasi kolid dapat ditunjukkan berturut-turut pada nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

10. UN-SMA-14-Type 5-15


Beberapa contoh penerapan sifat koloid sebagai berikut:
(1) Sorot lampu mobil pada saat kabut.
(2) Pengendapan debu pada cerobong asap.
(3) Pembuatan lateks dari getah karet.

72
(4) Pemutihan gula tebu.
(5) Pengobatan diare dengan norit.
Contoh penerapan sifat koloid dari efek Tyndall dan elektroforesis berturut-turut terdapat pada nomor
....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

11. UN-SMA-13-Type 1-17


Beberapa penerapan sifat koloid berikut:
(1) proses pembentukan delta di muara sungai;
(2) penghamburan sinar lampu di malam hari berkabut;
(3) penjernihan air menggunakan tawas;
(4) langit berwarna biru; dan
(5) pemutihan gula menggunakan arang.
Sifat efek Tyndall terdapat pada nomor ....
A. (l)dan(2)
B. (l)dan(3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (5)

12. UN-SMA-12-A83-17
Data pengelompokkan sistem koloid yang tepat adalah ....
Fase Medium
Jenis Koloid
Terdispersi Pendispersi
A. Sol Padat Cair
B. Busa padat Padat Gas
C. Emulsi Cair Gas
D. Buih Cair Padat
E. Sol Gas Cair

13. UN-SMA-12-A83-18
Data yang tepat mengenai sifat-sifat koloid dan penerapannya adalah ....
Sifat Koloid Penerapan dalam kehidupan sehari - hari
A. Adsorbsi Mesin pencuci darah
B. Koagulasi Terbentuknya delta di muara sungai
C. Dialisis Gelatin pada es krim
D. Efek Tyndall Penyaringan asap pabrik
E. Elektroforesis Sorot lampu di malam hari

14. UN-SMA-12-B67-1
Data pengelompokkan sistem koloid yang tepat adalah ....
Fase Medium
Jenis Koloid
Terdispersi Pendispersi

73
A. Aerosol Cair Gas
B. Buih Padat Padat
C. Emulsi Cair Cair
D. Sol Padat Gas
E. Emulsi Gas Gas

15. UN-SMA-12-B67-18
Data sifat-sifat koloid dan penerapannya yang tepat adalah ....
Penerapan dalam
Sifat Koloid
kehidupan sehari - hari
A. Elektroforesis Sorot lampu di malam hari
B. Efek Tyndall Penyaringan asap pabrik
C. Dialisis Gelatin pada es krim
D. Koagulasi Menghilangkan bau badan
E. Adsorpsi Penggunaan norit

16. UN-SMA-12-B67-18
Data yang berhubungan dengan tepat adalah....
Jenis Koloid Fase Medium
Terdispersi Pendispersi
A. Sol Padat Padat Cair
B. Emulsi Cair Cair
C. Busa Padat Padat Padat
D. Emulsi Padat Gas
E. Busa Padat Cair

17. UN-SMA-11-P.15-14
Sifat koloid dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
(1) sorot lampu bioskop;
(2) pembuatan obat norit;
(3) penggumpalan karet dalam lateks;
(4) proses cuci darah; dan
(5) pembentukan delta di muara sungai.
Contoh penerapan sifat adsorbsi adalah ....
A. (1) B. (2) C. (3) D. (4) E. (5)

18. UN-SMA-11-P.15-15
Berikut ini beberapa contoh pembuatan sistem koloid:
(1) agar-agar dipeptisasi dalam air;
(2) sol NiS melalui penambahan H2S ke dalam endapan NiS;
(3) Al(OH)3 melalui reaksi hidrolisis;
(4) sol AS2S3 melalui reaksi dekomposisi rangkap; dan
(5) sol AgCl dengan mencampurkan larutan AgNO3 dan HCl.
Contoh koloid yang dibuat dengan cara dispersi adalah ....
A. (l) dan (2)
B. (2) dan (3)
C. (2) dan (4)

74
D. (3) dan (4)
E. (3) dan (5)

19. UN-SMA-10-P.27-16
Beberapa sifat koloid:
1. elektroforesis;
2. efek Tyndall;
3. adsorbsi;
4. koagulasi; dan ;
5. dialisis.
Pengobatan diare dengan norit dan proses cuci darah merupakan contoh penerapan sifat
koloid nomor....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 3 dan 4
D. 3 dan 5
E. 4 dan 5

Sifat Koligatif Larutan


Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
- mengidentifikasi fenomena sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari.
- membedakan sifat koligatif larutan elektrolit dan non elektrolit.

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Bacalah informasi berikut!
Di negara yang memiliki musim dingin, proses pencairan es yang terdapat di jalan-jalan dan trotoar
dilakukan dengan menaburkan garaman ke hamparan salju.
Sifat koligatif larutan yang paling tepat berhubungan dengan fenomena wacana di atas adalah
A. penurunan tekanan uap
B. kenaikkan titik didih
C. penurunan titik beku
D. tekanan osmosis
E. kenaikkan tekanan uap

2. UN 2018 Type A
Bacalah informasi berikut!
Apabila seseorang memerlukan injeksi cairan nutrisi/infus, cairan infus tersebut harus bersifat isotonik
dengan cairan dalam darah. Injeksi cairan nutrisi/infus (NaCl, Mr NaCl = 58,5) harus isotonik dengan
cairan dalam darah, berkisar 9,84 atm pada suhu ruangan 27°C. Apabila seseorang memerlukan 1 liter
cairan infus, massa NaCl yang dibutuhkan adalah…
(R = 0,082 L.atm.mol-1.K-1)
A. 4,68 gram
B. 5,85 gram

75
C. 11,7 gram
D. 23,4 gram
E. 46,8 gram

3. UN 2018 Type A
Pada percobaan pengujian titik beku larutan urea yang massanya sama dengan larutan NaCl
(11,7 g dalam 1 L larutan) ternyata menghasilkan titik beku yang berbeda. Tf larutan Urea -0,367 °C , Tf
larutan NaCl = -0,744 °C. Jika Mr CO(NH2)2 = 60 dan Mr NaCl = 58,5 serta derajat ionisasi NaCl = 1,
besarnya tetapan penurunan titik beku molal dari kedua percobaan adalah ....
A. 0,031 °C/m
B. 0,520 °C/m
C. 0,604 °C/m
D. 1,86 °C/m
E. 3,72 °C/m

4. UN Kimia 2017 - 31
Perhatikan gambar ilustrasi komposisi larutan berikut!

Pernyataan yang paling tepat adalah ....


A. tekanan uap larutan (1) lebih tinggi daripada larutan (2)
B. titik beku larutan (1) lebih tinggi daripada larutan (2)
C. titik didih larutan (1) lebih tinggi daripada larutan (2)
D. titik didih larutan (1) lebih rendah daripada larutan (2)
E. titik beku larutan (1) sama dengan titik beku larutan (2)

5. UN Kimia 2017 - 32
Perhatikan tabel titik didih larutan berikut!
Zat terlarut Konsentrasi Titik Didih (°Q
X (non elektrolit) 2m 101,04°C
Y (elektrolit terner) 1m 101,04°C
Derajat ionisasi larutan Y adalah ....
A. 0,20
B. 0,40
C. 0,50
D. 0,75
E. 0,80

6. UN 2016 T-1-28
Perhatikan gambar berikut!

76
Larutan yang memiliki tekanan uap paling besar ditunjukkan oleh gambar nomor....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

7. UN-SMA-2015-1-09
Beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:
(1). proses penyerapan air dalam tanah oleh akar
(2). membasmi lintah dengan garam dapur
(3). menentukan massa molekul relatif
(4). pemakaian urea untuk mencairkan salju
(5). penambahan glikol pada radiator mobil

Penerapan sifat koligatif yang berhubungan dengan tekanan osmotik adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
E. (3) dan (5)

8. UN-SMA-14-Type 1-14
Berikut ini peristiwa kimia dalam kehidupan sehari-hari:
1) etilen glikol dapat ditambahkan ke dalam radiator mobil; dan
2) desalinasi air laut.
Kedua contoh di atas berhubungan dengan sifat koligatif larutan secara berturut-turut....
A. penurunan tekanan uap dan tekanan osmotik
B. tekanan osmotik dan kenaikan titik didih
C. kenaikkan titik didih dan penurunan titik beku
D. penurunan titik beku dan osmosis balik
E. penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

9. UN-SMA-13-Type 1-16
Perhatikan beberapa gambaran molekuler partikel tak sebenarnya antara zat terlarut dan zat pelarut
dalam larutan berikut ini!

77
Larutan yang mempunyai tekanan uap paling besar adalah gambar nomor ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

10. UN-SMA-13-Type 1-16


Berikut ini contoh penerapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari:
(1) pengawetan makanan dengan garam;
(2) pemberian glikol pada radiator mobil;
(3) lintah diberi garam agar mati;
(4) tranfusi darah; dan
(5) pencairan salju dengan garam.
Penerapan sifat koligatif yang memanfaatkan tekanan osmosis adalah nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (5)
E. (4) dan (5)

11. UN-SMA-12-P-A83-6 dan P-C79-7


Berikut ini adalah contoh dari peristiwa terapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari yang dapat
kita temui:
(1) pembuatan es krim yang lembut; dan
(2) pengawetan makanan.
Sifat koligatif yang terdapat dalam contoh tersebut secara berurutan adalah ....
A. penurunan tekanan uap jenuh dan penurunan titik beku
B. penurunan tekanan uap jenuh dan tekanan osmosis
C. tekanan osmosis dan penurunan tekanan uap jenuh
D. penurunan titik beku dan tekanan osmosis
E. tekanan osmosis dan penurunan titik beku

12. UN-SMA-12-P-B67-7 dan P-E42-7


Berikut adalah contoh peristiwa terapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari yang dapat kita
temui, diantaranya:
(1) proses desalinasi air laut menjadi air tawar; dan
(2) proses penyerapan air dari dalam tanah oleh tumbuh-tumbuhan.
Sifat koligatif yang terdapat dalam contoh tersebut secara berurutan adalah ....

78
A. penurunan tekanan uap jenuh dan kenaikan titik didih
B. penurunan tekanan uap jenuh dan osmosis balik
C. kenaikan titik didih dan tekanan osmosis
D. tekanan osmosis dan osmosis balik
E. osmosis balik dan tekanan osmosis

13. UN-SMA-12-P-D39-7
Contoh penerapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari yang dapat kita temui diantaranya:
1) air radiator mobil dapat dicampur dengan etilen glikol; dan
2) larutan infus dimasukkan ke dalam tubuh pasien melalui pembuluh darah.
Sifat koligatif yang terdapat dalam contoh tersebut secara berurutan adalah ...
A. penurunan tekanan uap j enuh dan penurunan titik beku
B. penurunan tekanan uap jenuh dan kenaikan titik didih
C. penurunan titik beku dan kenaikan titik didih
D. penurunan titik beku dan tekanan osmosis
E. tekanan osmosis dan penurunan tekanan uap jenuh

14. UN-SMA-11-P15-6
Perhatikan diagram PT berikut ini!

Daerah proses membeku larutan ditunjukkan oleh ....


A. KL B. KS C. LR D. RM E. SN

15. UN-SMA-11-P15-36
Perhatikan gambar mol zat terlarut dan pelarut pada beberapa larutan berikut!

Gambar yang menunjukkan tekanan uap larutan paling besar adalah ....
A.1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5

16. UN-SMA-10-P-60-13
Perhatikan grafik berikut:

79
Jika jumlah mol partikel pelarutnya sama, maka larutan yang mempunyai tekanan uap paling besar
adalah....
A. P
B. Q
C. R
D. S
E. T

17. UN-SMA-10-P-27-13
Perhatikan bagan berikut:

Larutan yang memiliki tekanan uap jenuh paling besar adalah ....
A. I B. II C. III D. IV E. V

18. UN-SMA-10-P-27-15
Perhatikan grafik diagram PT berikut:

80
Berdasarkan grafik bagian yang menunjukkan proses menguapnya suatu pelarut adalah ....
A. B-D B. C-E C. B-G
D. C-F E. G'-F'

19. UN-SMA-09-P.27-15
Perhatikan tabel berikut:
Larutan Non Mol Zat
Volume Larutan ( mL )
Elektrolit Terlarut
1 0,1 200
2 0,1 400
3 0,2 300
4 0,2 250
5 0,2 500
Larutan yang memiliki tekanan osmotik paling besar adalah nomor. (R=0,082,T=27oC)
A. 1 B. 2 C. 3 D.4 E. 5

20. UN-SMA-09-P.27-16
Perhatikan diagram PT berikut ini:

Titik yang menunjukkan titik beku pelarut adalah titik.............


A.P B.Q C.R D.S E. T

21. UN-SMA-08-P.27-13
Perhatikan bagan tentang banyaknya partikel zat pelarut dan zat terlarut dalam suatu larutan:

81
Bagan yang menunjukkan tekanan uap larutan paling kecil adalah........
A. I B. II C. III D. IV E. V

Persamaan Reaksi Redoks


Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Reaksi reduksi dan oksidasi kehidupan sehari-hari serta penyetaraannya.

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Perhatikan wacana berikut!
Senyawa aktif pada pemutih adalah senyawa natrium hipoklorit (NaClO). Untuk
menghitung kadar NaClO dalam pemutih digunakan reaksi
iodometri, yaitu:
NaClO(l) + 2KI(aq) + 2 HCl (aq) → NaCl(aq) + 2KCl(aq) + I2(l) + H2O(l)
I2(l) + 2Na2S2O3(aq) → 2NaI(ag) + Na2S4O6(aq)
Berdasarkan wacana tersebut, sifat kimia senyawa yang terdapat dalam pemutih adalah …
A. katalisator
B. reduktor
C. emulgator
D. oksidator
E. inhibitor

2. UN Kimia 2017 - 9
Berikut ini diberikan lima persamaan reaksi oksidasi atau reduksi yang belum setara.
(1) MnO4- → Mn2+
(2) C2O42- → CO2
(3) Mg2+ + 2e- → Mg
(4) C2H4 → C2H6
(5) FeO → Fe2O3

82
Kelompok persamaan reaksi yang merupakan proses reduksi ditunjukkan oleh ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (3), dan (4)
C. (2), (3), dan (4)
D. (2), (3), dan (5)
E. (2), (4), dan (5)

3. UN Kimia 2017 - 10
Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut!
MnO4-(aq) + SO32-(aq) → Mn2+(aq) + SO42-(aq)
Bilangan oksidasi dari zat yang bertindak sebagai reduktor dan zat hasil oksidasi berturut-turut adalah....
A. +8 dan MnO4-
B. +7 dan SO32-
C. +6 dan Mn2+
D. +5 dan SO32-
E. +4 dan SO42-

4. UN 2016 T-1-17
Beberapa senyawa yang mengandung unsur klor antara lain:
1. Natrium klorit
2. Natrium klorat
3. Natrium perklorat
Bilangan oksidasi Cl pada ketiga senyawa secara berurutan adalah ....
A. +7, +5, +3
B. +5, +7, +3
C. +5, +7, +7
D. +7, +3, +5
E. +3, +5, +7

5. UN-SMA-2015-1-34
Persamaan reaksi autoredoks dari logam tembaga (I) oksida dengan larutan asam klorida sebagai
berikut: Cu2O + 2 HCl → Cu + CuCl2 + H2O
Zat yang mengalami reaksi autoredoks beserta perubahan bilangan oksidasinya adalah ....
A. Cu, perubahan +1 menjadi 0 dan +2
B. Cu, perubahan +1 menjadi +1 dan +2
C. Cu, perubahan -2 menjadi 0 dan +2
D. Cl, perubahan -2 menjadi 0 dan +2
E. Cl, perubahan +2 menjadi +1 dan +2

6. UNAS 2014 TYPE 1 - 33


Pada reaksi:
3Cl2 (g) + 6 KOH (aq) → 5 KCl(aq) + KClO3 (aq) + 3H2O(l)
Zat yang mengalami reaksi autoredoks berikut perubahan bilangan oksidasinya adalah....
A. klorin dari 1 menjadi 0 dan +1
B. klorin dari 0 menjadi 0 dan -1
C. klorin dari 0 menjadi -1 dan +5

83
D. natrium dari +1 menjadi 0 dan -1
E. natrium dari +1 menjadi -1 dan +2

7. UNAS 2014 TYPE 2 - 33


Diketahui reaksi: 2Na2S2O3 (aq) + 4HCl (aq) → 2S (s) + 2SO2 (g) + 2 H2O (l) + 4NaCl (aq)
Pada reaksi tersebut zat yang mengalami autoredoks berikut perubahan bilangan oksidasinya yang tepat
adalah ....
A. S; +1 menjadi 0 dan +4
B. S; +2 menjadi 0 dan +4
C. S; +3 menjadi 0 dan +4
D. Cl; +2 menjadi +2 dan +4
E. Cl; +1 menjadi 0 dan +2

8. UNAS 2013 TYPE 1 - 32


Perhatikan persamaan reaksi berikut!
(1) CO2 → CO32-
(2) Cr 3+ → CrO42-
(3) F2 + 2e- → 2F-
(4) S4O62- + 2e-→2S2O32-
Reaksi yang tergolong reaksi reduksi adalah nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

9. UNAS 2013 TYPE 1 - 33


Salah satu proses pembuatan fosfor dapat dilakukan melalui reaksi:
aCa3(PO4)2 + bSiO2 + C → cCaSiO3 + P4 + dCO
Harga a, c, dan d yang paling tepat untuk reaksi tersebut adalah ....
A. 1,1, dan 5
B. 1,3, dan 6
C. 2, 2, dan 6
D. 2, 3, dan 10
E. 2, 6, dan 10

10. UNAS 2012 P-A83-33


Persamaan reaksi redoks:
aFe2+ + bMnO4- + cH+ → Fe3+ + Mn2+ + dH2O
Harga koefisien a, b, c, dan d berturut-turut adalah ....
A. 5, 1,4, dan 2
B. 5, 1,8, dan 4
C. 5, 1,4, dan 8
D. 5, 1,2, dan 4
E. 4, 8,1, dan 5

84
11. UNAS 2012 P-B67- 33
Persamaan reaksi redoks:
a MnO4- (aq) + b C2O42- (aq) + H2O (l) → MnO2 (s) + c CO2 (g) + d OH- (aq).
Harga koefisien reaksi a, b, c, dan d berturut-turut adalah ....
A. 2, 3, 6, dan 8
B. 2, 6, 3, dan 8
C. 3, 2, 6, dan 8
D. 3, 6, 8, dan 2
E. 6, 8, 3, dan 2

12. UNAS 2011 P-15, No.26


Perhatikan proses pembuatan iodin berikut!
H2SO4 + a NaIO3 + b NaHSO3 → c NaHSO4 + Na2SO4 + H2O + I2
Koefisien reaksi yang tepat untuk a, b, dan c adalah ....
A. 1,1, dan 3
B. 1,1, dan 5
C. 1,3, dan 2
D. 2, 5, dan 5
E. 2, 5, dan 2

13. UNAS 2011 P-15, No.27


Proses pembuatan gas amoniak (NH3) dengan persamaan reaksi:
8 Al + 3 NaNO3 + 5 NaOH + 2 H2O → 8 NaAlO2 + 3 NH3
Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah....
A. Al B. NaNO3 C. NaOH
D.NaAlO2 E. NH3

14. UNAS 2010 P-60, No.36


Pada persamaan reaksi redoks:
a Cu + 8 HNO3 → b Cu2+ + c NO + d NO3─ + 4 H2O
Harga koefisien yang tepat untuk a, b, c, dan d berturut-turut adalah.......
A. 3,3,2, dan 6
B. 3,3,4, dan 4
C. 3,3,6, dan 2
D. 2,2,3, dan 5
E 2,2,5, dan 3

15. UNAS 2010 P-27, No.33


Diketahui persamaan reaksi redoks berikut ini:
Cu (s) + a HNO3 (aq) → b Cu(NO3)2 (aq) + c NO2 (aq) + d H2O (l)
Jika reaksi yang disetarakan, maka harga koefisien a, b, c dan d adalah.....

85
A. 1,2,2,4
B. 2,1,2,4
C. 2,2, 1,4
D. 4, 1,2,2
E. 4,2, 1,2

16. UNAS 2009 P-27, No.33


Gas NO dapat dibuat melalui reaksi redoks berikut:
a Cu + b HNO3 → c Cu(NO3)2 + d NO + e H2O (belum setara)
Reaksi akan setara jika harga a, b, c dan d berturut-turut adalah............
A. 3,6,3,2 B. 3,6,3,3 C. 3,3,8,2
D. 3,8,3,4 E.. 3,8,3,2

17. UNAS 2008 P-27, No.32


Gas klorin (Cl2) yang ditambahkan ke dalam pengolahan air minum dan kolam renang bertujuan untuk
membunuh bakteri. Reaksi pembentukan gas klorin adalah sebagai berikut:
2 NaCl + 2 H2O → H2 + Cl2 + 2 NaOH
Zat yang berperan sebagai oksidator adalah......
A. NaCl B. H2O C. H2
D. Cl2 E. NaOH

SEL VOLTA

Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Prinsip kerja sel volta dan kegunaannya.

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Diketahui notasi sel volta: Mg|Mg2+ || Sn2+ | Sn E = 2,23 volt
Gambar sel volta berdasarkan notasi sel tersebut adalah ....

86
2. UN Kimia 2017 - 33
Perhatikan potensial elektrode standar berikut!
Cr3+ (aq) + 3e → Cr (s) E° = -0,71 Volt
Ag+ (aq) + e → A g (s) E° = +0,80 Volt
Al3+ (aq) + 3e → Al (s) E° = -1,66 Volt
Zn2+ (aq) + 2e → Zn (s) E° = -0,74 Volt
Diagram sel yang dapat berlangsung spontan adalah ....
A. Ag/Ag+ // Cr3+/Cr
B. Ag/Ag+// Zn2+/Zn
C. Cr/Cr3+//Al3+/Al
D. Zn/Zn2+//Al3+/Al
E. Zn/Zn2+// Ag+/Ag

87
3. UN 2016 T-1-31
Perhatikan gambar rangkaian sel-sel Volta berikut:

Pasangan data yang paling tepat berikut ini adalah ....


No. Notasi sel Harga E °sel
A. (1) Ag+/Ag//Zn2+/Zn positif
B. (2) Zn/Zn //Mg /Mg
2+ 2+
negatif
C. (3) Zn/Zn //Ni /Ni
2+ 2+
negatif
D. (4) Mg/Mg2+//Ni2+/Ni positif
E. (5) Ag /Ag//Mg /Mg
+ 2+
negatif

4. UN 2016 T-1-33
Diketahui: E° : Zn2+|Zn = - 0,76 V
Fe2+|Fe = - 0,44 V
Pb2+|Pb = -0,13 V
Cu2+|Cu = + 0,34 V
Ag+|Ag = + 0,80 V
Diagram sel yang berlangsung spontan adalah ....
A. Cu|Cu2+||Zn2+|Zn
B. Ag|Ag+||Fe2+|Fe
C. Ag|Ag+||Zn2+|Zn
D. Pb|Pb2+||Cu2+|Cu
E. Pb|Pb2+||Zn2+|Zn

5. UN-SMA-2015-1-36
Diketahui data potensial reduksi sebagai berikut:
Mn2+ + 2e → Mn E° = - 1,20 volt
Ag+ + e → Ag E° = + 0,80 volt
Zn2+ + 2e → Zn E° = - 0,76 volt
Cu2+ + 2e → Cu E° = + 0,34 volt
Pb + 2e → Pb
2+
E° = - 0,13 volt
Notasi sel yang berlangsung spontan adalah....
A. Ag / Ag+ // Mn2+ / Mn
B. Zn/Zn+//Ag+/Ag

88
C. Zn/Zn+//Mn2+/Mn
D. Ag / Ag+ // Cu2+ / Cu
E. Ag / Ag+ // Zn2+ / Zn

6. UNAS 2014 – TYPE 1 - 34


Data pqtensial reaksi reduksi sebagai berikut:
F2 + 2e- → 2F- E° = +2,87V
Cl2 + 2e- → 2Cl- E° = +1,36 V
Br2 + 2e- → 2 Br- E° = +1,09 V
I2 +2e- → 2I- E° = + 0,54 V
Reaksi berikut yang dapat berlangsung spontan adalah ....
A. F-/ F2//I2/I-
B. F-/ F2//Cl2/Cl-
C. Cl-/Cl2//Br2/Br
D. Br-/Br2//I2/I-
E. I-/I2//Cl2/Cl-

7. UNAS 2013 – TYPE 1 - 34


Diketahui data potensial elektroda standar :
Mn2+ + 2e → Mn E° = -1,05 volt
Cr + 3e → Cr
3+
E° =-0,71 volt
Fe2+ + 2e → Fe E° = -0,44 volt
Hg + 2e → Hg
2+
E° = + 0,62 volt
Notasi sel yang menunjukkan redoks yang berlangsung spontan adalah ....
A. Fe / Fe2+//Cr3+/Cr
B. Cr/Cr3+//Mn2+/Mn
C. Hg / Hg2+ // Cr3+ /Cr
D. Fe / FeJ+//Hg2+/ Hg
E. Hg / Hg2+ // Mn2+ / Mn

8. UNAS 2012 P-B67- 34


Perhatikan persamaan reaksi berikut!
Co2+ (aq) + 2 e → Co (s) E° = -0,28 volt
Pb (aq) + 2 e → Pb (s)
2+
E° = -0,13 volt
Diagram sel reaksi yang dapat berlangsung adalah ....
A. Pb | Pb2+ || Co | Co2+
B. Co2+ | Co || Pb | Pb2+
C. Pb2+ | Pb || Co2+ | Co
D. Co | Co2+|| Pb2+| Pb
E. Pb I Pb2+|| Co2+| Co

9. UNAS 2012 P-B67- 35


Perhatikan persamaan reaksi berikut!
Co2+ (aq) + 2 e → Co (s) E° = -0,28 volt
Pb (aq) + 2 e → Pb (s)
2+
E° = -0,13 volt

89
Harga potensial sel untuk reaksi tersebut adalah ....
A. -0,41 volt
B. -0,15 volt
C. +0,15 volt
D. +0,41 volt
E. +0,80 volt

10. UNAS 2012 P-C79- 34


Berikut ini harga potensial elektroda besi dan tembaga:
Fe2+ (aq) + 2 e — Fe(s) E° = -0,44 volt
Cu2+ (aq) + 2 e Cu (s) E° = +0,34 volt
Diagram sel yang tepat untuk berlangsungnya reaksi tersebut adalah ....
A. Fe | Fe2+ || Cu | Cu2+
B. Fe2+|Fe || Cu | Cu2+
C. Cu | Cu2+ || Fei+ | Fe
D. FelFe2+||Cu2+|Cu
E. Cu1+ | Cu || Fe | Fe2+

11. UNAS 2012 P-C79- 35


Berikut ini harga potensial elektroda besi dan tembaga:
Fe2+ (aq) + 2 e — Fe(s) E° = -0,44 volt
Cu2+ (aq) + 2 e Cu (s) E° = +0,34 volt
Harga E° sel dari reaksi tersebut adalah ....
A. +0,78 volt
B. +0,10 volt
C. -0,10 volt
D. -0,78 volt
E. -1,56 volt

12. UNAS 2011 P-15, No.2


Perhatikan gambar sel volta berikut!

Diagram sel yang tepat untuk gambar tersebut adalah ....


A. Al| Al3+||Sn2+|Sn
B. Al3+|Al||Sn|Sn2+
C. Sn2+| Sn || Al| Al3+
D. Sn2+|Sn|| Al3+| Al
E. Sn|Sn2+||Al3+|Al

90
13. UNAS 2011 P-15, No.32
Data potensial reduksi:
Cr3+ + 3 e- → Cr E° = -0,71 volt
Ni2+ + 2 e- → Ni E° = -0,25 volt
Pada suatu sel volta berlangsung reaksi: 2 Cr + 3 NiCl2 → 3 Ni + 2 CrCl3
Potensial sel (E°) reaksi tersebut adalah ... Volt.
A. +0,96 B. +0,67 C. +0,46
D. -0,46 E. -0,96

14. UNAS 2010 P-60, No.34


Perhatikan rangkaian sel volta berikut:

Berdasarkan gambar rangkaian tersebut, diagram sel yang tepat adalah.....


A. Mg2+ | Mg || Cu | Cu2+
B. Mg2+ | Mg || Cu2+ | Cu
C. Mg | Mg2+ || Cu | Cu2+
D. Mg | Mg2+ || Cu2+ | Cu
E. Cu2+ | Cu || Mg | Mg2+

15. UNAS 2009 P-27, No.34


Diagram sel yang tepat dari rangkaian sel volta berikut:

adalah..........
A. Fe | Fe2+ || Cu | Cu2+
B. Fe | Fe2+ || Cu2+ | Cu
C. Cu | Cu2+ || Fe2+ | Fe
D. Cu | Cu2+ || Fe | Fe2+

91
E. Fe|Cu || Fe2+ | Cu2+

16. UNAS 2008 P-27, No.33


Perhatikan Gambar tentang sel volta berikut:

Diketahui harga potensial reduksi berikut:

Berdasarkan gambar rangkaian sel volta, diagram sel yang paling tepat adalah..........
A. Zn2+ / Zn II Ag / Ag+
B.Zn/Zn2+//Ag+/Ag
C. Zn2+ / Ag+ II Ag / Zn
D. Ag/Ag+//Zn/Zn2+
E. Ag/Ag+//Zn2+/Zn

17. UNAS 2008 P-27, No.34


Perhatikan Gambar tentang sel volta berikut:

Diketahui harga potensial reduksi berikut:

Berdasarkan gambar di atas, harga potensial sel (E° Sel) adalah...........


A. —1,56 volt B. —0,84 volt C. +0,04 volt
D. +0,84 volt E. +1,56 volt

92
KOROSI

Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Faktor-faktor penyebab korosi dan pencegahannya.

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Seorang siswa melakukan percobaan menyelidiki faktor-faktor penyebab korosi pada besi. Bahan besi
yang digunakan adalah paku yang telah diamplas. Diagram percobaan yang dilakukan adalah sebagai
berikut.

Keterangan:
• Indikator fenolptalein membentuk warna merah muda jika terdapat ion OH⎻.
• CaCl2 anhidrat merupakan zat yang higroskopis (menyerap air), sehingga udara dalam tabung bebas
uap air.
• Air yang sudah dididihkan kehilangan oksigen terlarut.
• K3Fe(CN)6 membentuk kompleks warna biru jika terdapat ion Fe2+.
Setelah 2 hari kemudian diperoleh data sebagai berikut.
Tabung (1) (2) (3) (4) (5) (6)

Paku Paku tidak Paku tidak Paku tidak Terbentuk Tidak


berkarat berkarat warna biru terbentuk
berkarat berkarat
muncul tidak di warna biru
Pengamatan merah terjadi sepanjang
muda perubahan batang
warna paku

Berdasarkan percobaan tersebut, faktor penyebab terjadinya korosi besi adalah ....
A. besi memiliki kemampuan mengalami reduksi > dari Zn
B. adanya ion OH⎻ (suasana basa) di sekitar besi
C. E° reduksi besi < E° reduksi air
D. besi merupakan oksidator kuat

93
E. adanya gas oksigen dan uap air di sekitar besi

2. UN 2016 T-1-32
Berikut hubungan gambar korosi pada paku:

Gambar yang menunjukkan peristiwa korosi paling lambat terdapat pada nomor ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

3. UN-SMA-2015-1-35
Perhatikan gambar percobaan korosi berikut!

Paku besi yang mengalami korosi paling lambat terjadi pada percobaan nomor ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

4. UNAS 2014 – TYPE 1 - 36


Cara yang paling tepat dilakukan untuk melindungi hiasan rumah yang terbuat dari besi dari peristiwa-
peristiwa korosi adalah ....
A. dilapisi dengan perak

94
B. dilapisi dengan aluminium
C. proteksi katodik
D. dilumuri dengan oli
E. dilapisi dengan seng

5. UNAS 2013 – TYPE 1 - 36


Perhatikan bagan percobaan korosi berikut!

Proses korosi paling cepat terjadi pada tabung nomor ....


A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

6. UNAS 2012 P-B67- 35


Perlindungan korosi yang paling tepat dilakukan untuk melindungi logam besi pada jembatan adalah....
A. mengecat
B. dibuat paduan logam
C. dilumuri dengan minyak goreng
D. pelapisan besi dengan seng
E. dibalut dengan emas

7. UNAS 2012 P-A83-37


Perlindungan korosi yang paling tepat dilakukan untuk melindungi logam besi pada jembatan adalah ....
A. mengecat
B. dibuat paduan logam
C. dilumuri dengan minyak goreng
D. pelapisan besi dengan seng
E. dibalut dengan emas

95
8. UNAS 2012 P-C79- 37
Cara yang paling tepat digunakan untuk melindungi pipa pengalir minyak bumi yang ditanam dalam
tanah dari peristiwa korosi adalah ....
A. dibalut dengan emas
B. dicat
C. menggunakan perlindungan katodik
D. dilapisi plastik
E. dilumuri dengan gemuk

9. UNAS 2012 P-D39- 37


Perlindungan korosi yang paling tepat dilakukan untuk melindungi logam besi pada jembatan adalah....
A. mengecat
B. dibuat paduan logam
C. dilumuri dengan minyak goreng
D. pelapisan besi dengan seng
E. dibalut dengan emas

10. UNAS 2012 P- E42- 37


Cara yang paling tepat digunakan untuk melindungi pipa pengalir minyak bumi yang ditanam dalam
tanah dari peristiwa korosi adalah ....
A. dibalut dengan emas
B. dicat
C. menggunakan perlindungan katodik
D. dilapisi plastik
E. dilumuri dengan gemuk

11. UNAS 2011 P-15, No.34


Perhatikan bagan proses korosi dengan berbagai kondisi!

Proses korosi yang paling lambat terjadi pada wadah ....


A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5

96
12. UNAS 2010 P-60, No.33
Perhatikan beberapa gambar proses korosi berikut:

Proses korosi paling cepat terjadi pada tabung nomor.......


A.1 B. 2 C. 3 D.4 E. 5

13. UNAS 2010 P-27, No.36


Berikut ini adalah gambar yang menunjukkan eksperimen tentang perkaratan:

Paku yang paling cepat terjadi korosi terdapat pada nomor...........


A.1 B. 2 C. 3 D.4 E. 5

14. UNAS 2009 P-27, No.36


Dan beberapa metode atau cara pencegahan korosi berikut:
1) menempelkan Mg pada pipa besi dalam tanah;
2) membuat penampung air dari besi;
3) melapis timah pada kaleng makanan;
4) melapis stang sepeda dengan krom; dan
5) mengecat jembatan dari besi.
Metode yang kurang tepat untuk dilaksanakan adalah metode nomor.......
A.1 B. 2 C. 3 D.4 E. 5

15. UNAS 2008 P-27, No.36

97
Berikut ini gambar yang menunjukkan eksperimen tentang perkaratan (korosi):

Perkaratan (korosi) akan cepat terjadi pada tabung.............


A. I B. II C. III D. IV E. V

SEL ELEKTROLISIS
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Prinsip kerja sel elektrolisis dan penerapannya dalam industri.

1. UN 2018 Type A
Perhatikan wacana berikut!
Sendok logam yang terbuat dari zink akan disepuh dengan logam tembaga.

Reaksi yang terjadi di katoda adalah ....


A. Cu2+(aq) + Zn(s) → Cu(s) + Zn2+(aq)
B. Zn(s) → Zn2+(aq) + 2e
C. Zn2+(aq) + 2e → Zn(s)
D. Cu(s) → Cu2+(aq) + 2e
E. Cu2+(aq) + 2e → Cu(s)

2. UN 2018 Type A
Elektrolisis suatu larutan menghasilkan reaksi seperti berikut.
Katoda (-) : Ni2+(ag) + 2e → Ni(s)
Anoda (+) : 2H2O(l) → O2(g) + 4H+(aq) + 4e⎻____________________________
Reaksi sel : Ni2+(ag) + 2H2O(l) → O2(g) + 2H2(g) + 4H+(aq) + Ni(s)
Gambar yang tepat untuk peristiwa elektrolisis tersebut adalah

98
3. UN Kimia 2017 - 34
Perhatikan peristiwa elektrolisis berikut!

99
(1) Lelehan NaBr dengan elektrode platina
(2) Larutan K2SO4 dengan elektrode karbon
(3) Lelehan HCl dengan elektrode platina
(4) Larutan CuSO4 dengan elektrode karbon
Pasangan reaksi di anoda yang menghasilkan gas O2 terjadi pada nomor
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

4. UN-SMA-2015-1-33
Perhatikan sel elektrolisis berikut ini!

Reaksi yang terjadi di anoda adalah ....


A. Ni2+(aq) + 2e → Ni(s)
B. Cu(s) → Cu2+(aq) + 2 e
C. 2H2O(l) → 4H+(aq) + O2(g) + 4e
D. SO2- (aq) + 4 H+(aq) + 2e → 2 H2O(1) + SO2(g)
E. Ni(s) → Ni2+(aq) + 2e

HUKUM FARADAY
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Penerapan stoikiometri reaksi redoks dan hukum Faraday dalam industri.

1. UN 2018 Type A
Bacalah wacana berikut!
Kunci yang terbuat dari besi akan disepuh dengan logam emas menggunakan kuat arus 10 ampere
selama 9650 detik, seperti gambar berikut.

100
Pada reaksi penyepuhan kunci besi dengan logam emas diperlukan arus listrik 0,015 Faraday, massa
logam emas yang melapisi kunci besi tersebut adalah ....
(Ar Au = 197 g.mol-1)
A. 0,0985 gram
B. 0,2985 gram
C. 0,9850 gram
D. 2,9850 gram
E. 9,8600 gram

2. UN 2016 T-1-21
Larutan krom(III) klorida dielektrolisis dengan arus searah sebesar 10 A. Jika pada katoda diendapkan
logam krom sebesar 10,4 gram dan 1 F = 96.500 C, maka waktu yang diperlukan untuk proses elektrolisis
tersebut adalah .... (Ar Cr = 52)
A. 57.900 detik
B. detik
C. 9.650 detik
D. detik
E. detik

3. UN-SMA-2015-1-32
Arus yang sama dialirkan ke dalam larutan CuSO4 dan larutan AgNO3.
Bila massa perak yang diendapkan 0,54 gram, massa Cu yang mengendap adalah ....
(Ar Cu = 63,5; Ag= 108).
A. 0,159 gram
B. 0,318 gram
C. 0,636 gram
D. 1,272 gram
E. 2,544 gram

4. UNAS 2014 –TYPE 1 – 35


Arus listrik 30 A secara konstant dialirkan ke dalam larutan NaCl selama 30 menit dengan
elektroda inert, jika 1 F = 96.500 C maka massa NaOH (Mr = 40) yang dihasilkan adalah ....
A. 112mg D. 11,2 g
B. 373 mg E. 22,4 g
C. 560 mg

5. UNAS 2014 –TYPE 2 – 35


Elektrolisis larutan H2SO4 encer dengan elektroda Pt, dihasilkan 22,4 liter gas hidrogen
(diukur pada STP). Jika muatan listrik yang digunakan untuk elektrolisis larutan H2SO4

101
tersebut dalam jumlah sama digunakan untuk elektrolisis larutan CuSO4 , massa tembaga
yang diendapkan adalah .... (Ar Cu = 63 ,5)
A. 15,9 g D. 127,0 g
B. 31,8 g E. 254,0 g
C. 63,5 g

6. UNAS 2013 –TYPE 1 – 35


Proses elektrolisis lelehan NaCl dengan elektroda karbon, digunakan arus sebesar 10 ampere selama 30
menit. Massa logam natrium yang diperoleh adalah ....
(Ar. Na = 23, Cl = 35,5)

7. UNAS 2012 P-B67- 37


Sebuah sendok disepuh dengan perak dalam larutan perak nitrat dengan kuat arus 10 ampere selama 15
menit. Banyaknya perak yang melapisi sendok tersebut adalah .... (Ar Ag = 108)
A. 108x10x15
96500
B. 108x10x15x60
96500
C. 108x10x96500
15x60
D. 10x15x96500
108x60
E. 15x60x96500
108x10

8. UNAS 2012 P-C79- 36


Sebuah patung disepuh dengan perak dalam larutan perak nitrat dengan kuat arus 50 ampere selama 30
menit. Banyaknya perak yang melapisi patung tersebut adalah .... (Ar Ag = 108)
A. 108x50x30x60
96500
B. 108x50x30
96500x60
C. 108x50x60
96500x30
D. 60x30x96500
50x108
E. 50x96500

102
108x60x30

9. UNAS 2011 P-15, No.33


Gas klorin diperoleh dengan elektrolisis leburan NaCl. Sebelum NaCl dicairkan, maka dicampurkan
sedikit NaF untuk menurunkan titik leburnya dari 800°C menjadi 600°C. Persamaan reaksi yang terjadi:
Katoda (besi) : 2 Na+ + 2 e → 2 Na
Anoda (karbon) : 2 CI- → Cl2 + 2 e-
Massa logam natrium (Ar Na=23) yang dihasilkan setiap 50 menit elektrolisis dengan arus 15 ampere
adalah ... gram.

10. UNAS 2010 P-60, No.35


Sebanyak 1 liter larutan CrCl3 1M dielektrolisis dengan arus 6 Ampere. Jika diketahui Ar Cr =52; 1 F =
96.500 maka waktu yang diperlukan untuk mengendapkan logam krom sebanyak 3,88 gram tersebut
adalah ... detik.

11. UNAS 2009 P-27, No.35


Larutan perak nitrat dielektrolisis dengan arus searah sebesar 0,9 A. Jika waktu yang digunakan untuk
elektrolisis tersebut 100 menit, maka perak yang diendapkan di katoda adalah ... gram. (Ar Ag =108)

103
12. UNAS 2008 P-27, No.35
Sejumlah arus listrik yang sama dialirkan ke dalam dua sel elektrolisis yang berbeda sesuai gambar
berikut:

Jika dalam larutan ZnSO4 akan mengendap 13 gram Zn (Ar= 65), maka pada larutan SnCI4 akan diperoleh
endapan Sn (Ar=119) sebanyak.........
A. 0,9 gram B. 11,9 gram C. 18,3 gram
D. 71,0 gram E. 595 gram

Kimia Anorganik
SIFAT PERIODIK UNSUR

Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Sifat periodisitas (jari-jari, energi ionisasi, keelektronegatifan, afinitas elektron, sifat asam-basa dan
logam-non logam).

Soal Latihan
1. UN Kimia 2017 - 4
Perhatikan data afinitas elektron berikut!
Unsur Afinitas Elektron
Be 240 kJ/mol-1
1

Cl -349 kJ/ mol-1 1

Pernyataan yang tepat untuk kedua unsur tersebut dalam mencapai kestabilan adalah
A. ion Be- lebih stabil daripada atom Be
B. ion Cl- lebih stabil daripada atom Be-
C. atom Cl lebih stabil daripada ion Cl-
D. atom Be lebih bersifat nonlogam
E. atom Cl lebih bersifat logam

2. UN 2016 T-1-01
Perhatikan notasi unsur berikut!

104
P, Q, R berturut-turut nomor atomnya 11, 12, 13. Grafik yang menunjukkan hubungan nomor atom dan
energi pengionan pertama yang benar adalah ...

3. UN 2016 T-1-40
24 27
Perhatikan dua notasi unsur : 12 X dan 13Y . Pernyataan yang paling tepat untuk membedakan sifat
kedua unsur tersebut adalah ....
A. unsur Y lebih bersifat logam dibandingkan unsur X
B. jari-jari atom X lebih kecil dari Y
C. atom Y lebih sukar melepaskan elektron
D. jumlah elektron valensi X = 2 sedangkan Y = 3
E. energi pengionan pertama unsur Y lebih besar dari unsur X

4. UN-SMA-2015-1-02
Berikut ini data unsur beserta nomor atomnya:
Unsur Nomor Atom
P 4
Q 12
R 20
S 38
Grafik yang tepat menggambarkan hubungan nomor atom dengan energi ionisasi adalah....

105
Ikatan Antar Atom
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Jenis-jenis ikatan kimia serta sifat fisika yang menyertainya (titik leleh, titik didih, daya hantar
padatan, lelehan dan larutan).

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Diketahui unsur 11X dapat berikatan dengan unsur 17Y, sifat fisik senyawa yang terbentuk danjenis
ikatannya berturut-turut adalah ....
A. lelehannya dapat menghantarkan listrik, ikatan ionik
B. larut dalam air, kovalen
C. tidaklarut dalam air, ikatan ionik
D. larutannya menghantar listrik, kovalen
E. larutannya tidak menghantarkan listrik, ikatan ionik

2. UN 2016 T-1-04
Tabel berikut berisi data keelektronegatifan lima buah unsur
Unsur Kelektronegatifan
M 3,98
P 3,16
Q 2,96
R 2,66
T 2,20
Senyawa yang paling polar adalah ....
A. MT
B. QR

106
C. QT
D. MR
E. RT

3. UN 2016 T-1-05
Perhatikan data sifat fisik dari dua buah zat berikut!
Senyawa Titik Daya Hantar Listrik
Leleh Lelehan Larutan
(°C)
P -115 Tidak Menghantarka
Menghantarkan n
Q 810 Menghantarkan Menghantarka
n
Berdasarkan data tersebut, jenis ikatan yang terdapat pada senyawa P dan Q berturut-turut adalah ....
A. ion dan kovalen non polar
B. kovalen polar dan kovalen nonpolar
C. kovalen polar dan ion
D. kovalen polar dan hidrogen
E. hidrogen dan ion

4. UN-SMA-2015-1-01
Diketahui unsur X dan Y memiliki konfigurasi elektron sebagai berikut:
X : [Ar] 4s2 3d6
Y : [He] 2s2 2p4
Apabila X dan Y bersenyawa, rumus senyawa yang mungkin terbentuk adalah ....
A. X3Y2
B. X3Y
C. X2Y
D. X2Y3
E. XY2

5. UN-SMA-2015-1-03
Diberikan tabel sifat 2 buah zat tertentu sebagai berikut:
Titik Konduktivitas listrik
Kelarutan
Zat leleh Padat Leleha Laruta
dalam air
(°C) an n n
R -92 Larut (-) (-) (+)
S 800 Larut (-) (+) (+)

Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa ....


Zat R Zat S
A. Senyawa kovalen Senyawa kovalen
non polar polar
B. Senyawa kovalen Senyawa kovalen
polar non polar
C. Senyawa kovalen Senyawa ionik
polar

107
D. Senyawa kovalen Logam
polar
E. Senyawa kovalen Logam
non polar

6. UN-SMA-2013-Type 1-01
Perhatikan struktur Lewis H3PO4 berikut ini!

Pasangan elektron yang terbentuk secara kovalen koordinasi ditunjukkan pada nomor .... (Nomor atom
H =1; O = 8; P = 15)
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

7. UN-SMA-2013-Type 1-05
Perhatikan data sifat fisik dari 2 buah zat berikut!
Kelarutan Daya Hantar
Zat Titik Didih
dalam air Listrik Larutan
K Larut Menghantarkan Rendah
Tidak
L Tidak larut Sangat Rendah
menghantarkan
Jenis ikatan yang terdapat dalam zat K dan L berturut-turut adalah ....
A. kovalen polar dan kovalen non polar
B. kovalen polar dan kovalen polar
C. kovalen polar dan logam
D. ion dan kovalen polar
E. ion dan kovalen non polar

8. UN-SMA-2012-A83-05
Berikut ini data sifat fisik dari dua zat tak dikenal:
Senyawa Titik Leleh Dava Hantar Listrik
(°C) Larutan
Y 32 Tidak Menghantarkan
Z 804 Menghantarkan
Berdasarkan data tersebut, jenis ikatan yang terdapat dalam senyawa Y dan Z berturut-turut adalah....

108
A. ion dan kovalen polar
B. ion dan ion
C. kovalen non polar dan ion
D. ion dan kovalen non polar
E. kovalen polar dan kovalen non polar

9. UN-SMA-10-P27-01
Unsur 11X23 berikatan dengan unsur 8O16 membentuk suatu senyawa. Rumus kimia dan jenis ikatan
pada senyawa yang terbentuk adalah ....
A. XO, ionik
B. X2O, ionik
C. XO2, ionik
D. XO, kovalen
E. X2O, kovalen

10. UN-SMA-09-P45-04
Konfigurasi elektron dari unsur Q jika membentuk ion ditunjukkan pada gambar ...

11. UN-SMA-09-P45-05
Unsur 17R dan unsur 19K dapat membentuk senyawa dengan rumus dan jenis ikatan berturut-turut...
A. R2K, ion
B. K2R, ion
C. KR2 , kovalen
D. RK2, kovalen
E. KR, ion

12. UN-SMA-11-P15-03
Suatu senyawa mempunyai sifat:
(1) larut dalam air;
(2) lelehannya dapat menghantarkan listrik; dan
(3) terionisasi sempurna dalam air.

Jenis ikatan dalam senyawa tersebut adalah ikatan ....


A. kovalen polar
B. kovalen non polar
C. hidrogen
D. ion
E. logam

13. UN-SMA-10-P27-04
Perhatikan tabel sifat fisik senyawa berikut:
Daya Hantar
Kelarutan
Senyawa Titik Didih Listrik dalam
dalam Air
Larutan
I Tinggi Mudah Larut Elektrolit

109
Kuat
II Rendah Tidak Larut Non Elektrolit
Dari data tersebut, jenis ikatan yang terdapat dalam senyawa I dan II berturut-turut adalah....
A. ion dan kovalen polar
B. ion dan kovalen nonpolar
C. kovalen polar dan ion
D. kovalen non polar dan hidrogen
E. kovalen non polar dan ion

14. UN-SMA-09-P45-01
Perhatikan data beberapa senyawa berikut :
Daya Hantar
Simbol Titik leleh
Listrik
Senyawa (oC)
Larutannya
Y 870 Menghantarkan
Tidak
Z –25
Menghantarkan
Berdasarkan data maka jenis ikatan yang terdapat pada senyawa Y dan Z adalah ...
A. ionik dan kovalen polar
B. ionik dan kovalen non polar
C. kovalen polar dan ionik
D. kovalen non polar dan ionik
E. kovalen non polar dan kovalen polar

Bentuk Molekul
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Geometri molekul (melalui teori VSEPR atau struktur ikatan Lewis, dan domain elektron).

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Perhatikan konfigurasi elektron unsur X dan Y berikut!
X= 1s22s22p6 3s2 3p3
Y= 1s22s2 2p6 3s2 3p5
jika kedua unsur tersebut bersenyawa, rumus kimia yang mungkin terjadi dan bentuk
molekul senyawa yang benar adalah ....
Unsur Bentuk Molekul

A XY

B XY3

110
C XY4

D XY5

E XY6

2. UN 2016 T-1-03
Perhatikan gambar struktur Lewis beberapa senyawa berikut!

Berdasarkan gambar tersebut senyawa yang tidak mengikuti kaidah oktet adalah ....
A. P
B. Q
C. R
D. S
E. T

3. UN 2016 T-1-06
Perhatikan konfigurasi 2 buah unsur berikut!
T = [He] 2s2 2p2
Q = [Ne] 3s2 3p5
Bentuk molekul yang terjadi antara 2 unsur jika berikatan sesuai aturan oktet adalah ....
A. linear
B. segitiga datar
C. segitiga piramid
D. tetrahedral
E. segitiga bipiramid

4. UN-SMA-2014-Type 1-01
Perhatikan 5 buah senyawa kovalen berikut!

111
(1) . SF6
(2) . CO2
(3) . N2
(4) . PCl3
(5) . H2O
Senyawa yang menyimpang dari aturan oktet adalah .... (No. Atom H= 1; S= 16; F= 9; C=6; O=8;P= 15; C l
- 17)
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

5. UN-SMA-2014-Type 1-03
Jika atom 4X dan 17Y berikatan, bentuk molekul dan sifat kepolaran yang terbentuk adalah....
A. segiempat planar dan polar
B. linear dan polar
C. tetrahedral dan non polar
D. oktahedral dan non polar
E. linear dan non polar

6. UN-SMA-2014-Type 2-01
Perhatikan 5 buah senyawa kovalen berikut!
(1) .NH3
(2) .H2S
(3) .CH4
(4) .PCl5
(5) .PCl3
Senyawa kovalen yang tidak mengikuti kaidah oktet adalah ....
(No. Atom N= 7,H= 1, S = 16, C = 6, P=15,C*=17)
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

7. UN-SMA-2014-Type 3-01
Berikut ini beberapa senyawa kovalen:
(1) CO2
(2) NH3
(3) CCl4
(4) PCl5
(5) CHCl3
Senyawa yang tidak mengikuti kaidah oktet adalah ....
(Nomor Atom H = 1; C = 6; N = 7 , O = 8; P = 15; Cl = 17)
A. (1)
B. (2)
C. (3)

112
D. (4)
E. (5)

8. UN-SMA-2014-Type 4-01
Perhatikan senyawa kovalen berikut!
(1) H2O
(2) CH4
(3) PCl3
(4) SiO2
(5) BF3
(Nomor Atom B = 5, H = 1, C = 6, P = 15, O =8, Cl = 17, F = 9, Si = 14)
Senyawa yang mengalami penyimpangan aturan oktet adalah....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

9. UN-SMA-2013-Type 1-04
Perhatikan konfigurasi elektron 2 unsur berikut!
X : 1s2 2s2 2p2
Y : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5
Bentuk molekul yang terjadi bila unsur X bersenyawa dengan unsur Y sesuai aturan oktet adalah....
A. segitiga datar
B. segiempat datar
C. segitiga piramida
D. tetrahedral
E. octahedral

10. UN-SMA-2012-A83-04
Bentuk molekul dan sifat kepolaran yang terbentuk dari unsur 7X dan 1Y adalah ....
A. linear dan polar
B. piramida trigonal dan polar
C. tetrahedral dan non polar
D. oktahedral dan non polar
E. segiempat planar dan polar

11. UN-SMA-2012-B67-05
Jika atom 4X dan 17Y berikatan, bentuk molekul dan sifat kepolaran yang terbentuk adalah....
A. segiempat planar dan polar
B. linear dan polar
C. tetrahedral dan non polar
D. oktahedral dan non polar
E. linear dan non polar

12. UN-SMA-2012-C79-01
Suatu senyawa yang terbentuk dari 1P dan 6Y mempunyai bentuk molekul dan sifat kepolaran berturut-
turut....

113
A. linear, polar
B. planar bentuk V, polar
C. tetrahedral, non polar
D. oktahedral, non polar
E. tetrahedral, polar

Ikatan Antar Molekul

Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Hubungan interaksi antar molekul (dipol, london, dan ikatan hidrogen) dengan titik didihnya.

Soal Latihan
1. UN Kimia 2017 - 8
Perhatikan gambar ilustrasi tentang gaya intra dan antar molekul berikut ini!

Ikatan hidrogen ditunjukkan oleh nomor ....


A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

2. UN 2016 T-1-19
Perhatikan senyawa-senyawa berikut!
(1) BeH2
(2) CH4
(3) H2O
(4) HF
(5) H2S
Senyawa yang antar molekulnya hanya terdapat gaya London adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

3. UN-SMA-2014-Type 1-04
Perhatikan gambar ilustrasi tentang gaya intra dan antar molekul berikut ini!

114
Ikatan hidrogen ditunjukkan pada gambar nomor ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

4. UN-SMA-2014-Type 2-04
Berikut gambar struktur tidak sebenarnya dari molekul gas hidrogen:

Gaya London/dipol sesaat ditunjukkan pada nomor ....


A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

5. UN-SMA-2014-Type 3-04
Perhatikan ilustrasi tentang gaya intra dan antar molekul berikut!

Ikatan hidrogen ditunjukkan oleh nomor....


A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

6. UN-SMA-2014-Type 4-04
Perhatikan gambar ilustrasi tentang gaya intra dan antar molekul berikut!

115
Gaya Van der Waals ditunjukkan pada nomor....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

7. UN-SMA-2013-Type 1-06
Perhatikan grafik titik didih senyawa hidrida golongan IVA,VA, dan VIA!

Senyawa hidrida yang memiliki ikatan hidrogen antar molekulnya ditunjukkan oleh nomor....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 3 dan 6
E. 5 dan 6

Teori Asam-Basa
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Teori asam-basa (Arthenius, Bronsted- Lowry atau teori asam basa konjugasi dan Lewis).

Soal Latihan
1. UN Kimia 2017 - 22
Berikut 3 buah persamaan reaksi asam dan basa.
(1) BF3(g) + PH3(g) → BF3PH3(g)

116
(2) CH3COOH(aq) + OH-(aq) ⇄ CH3COO-(aq) + H2O(aq)
(3) CH3COOH(aq) → CH3COO-(aq) + H+(aq)
Persamaan reaksi asam-basa yang sesuai dengan urutan konsep Arrhenius, Bronsted-Lowry, dan Lewis
adalah ....
A. (3),(2),(1)
B. (3),(1),(2)
C. (2),(3),(1)
D. (2),(1),(3)
E. (1),(2),(3)

2. UN-SMA-12-B67-10
Diketahui persamaan reaksi asam basa Bronsted-Lowry berikut;
(1) NH3 + H2O ↔ NH4+ + OH-
(2) HCl + H2O ↔ Cl- + H30+
Dari reaksi di atas yang merupakan pasangan asam basa Bronsted-Lowry secara berurutan adalah....
A. NH3 dan H2O
B. H2O dan OH-
C. HCl dan H2O
D. H2O dan NH4+
E. HCl dan NH4+

3. UN-SMA-12-A83-10
Diketahui persamaan reaksi asam basa Bronsted-Lowry berikut:
(1) NH3 + H2O ↔ NH4+ + OH-
(2) HSO4- + CO3 2- ↔ SO42- + HCO3-
Pasangan asam-basa Bronsted-Lowry secara berurutan adalah ....
A. H2O dan OH-
B. HSO4- dan HCO3-
C. NH3 dan OH-
D. NH3 dan H2O
E. NH4+ dan OH-

4. UN-SMA-12-C79 -10
Diketahui persamaan reaksi asam basa Bronsted-Lowry berikut:
(1) C2H4O2 + H2O ↔ H3O+ + C2H3O2-
(2) CH3COOH + HNO3 ↔ CH3COOH2+ + NO3-
Dari persamaan reaksi di atas yang merupakan pasangan asam-basa Bronsted-Lowry adalah....
A. CH3COOH2+dan NO3-
B. CH3COOH dan NO3-
C. C2H4O2 dan H2O
D. CH3COOH dan HNO3
E. C2H4O2 dan C2H3O2-

KIMIA UNSUR

Indikator
117
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Unsur-unsur golongan utama (gas mulia, halogen, alkali, alkali tanah), periode –3, dan transisi
periode – 4 (sifat fisika, kimia atau reaktivitas, manfaatnya, dan prinsip pembuatannya).

Soal Latihan
1. UN Kimia 2017 - 17
Berikut ini tabel zat pencemaran dan akibat yang ditimbulkan.
No. Zat Pencemar Dampak yang Ditimbulkan
(1) NO2 Menghambat pertumbuhan
(2) CO2 Efek rumah kaca
(3) SO 2 Gangguan sistim pernapasan
(4) CO Hujan asam
Pasangan data yang berhubungan dengan tepat zat pencemar dan akibat yang ditimbulkan adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

2. UN 2018 Type A
Data suatu unsur sebagai berikut.
• Hidroksidanya bersifat basa lemah
• Dapat bereaksi dengan air panas
• Merupakan reduktor kuat
• Senyawanya digunakan sebagai obat maag
Unsur yang memiliki sifat tersebut adalah ....
A. natrium
B. magnesium
C. aluminium
D. silikon
E. pospor

3. UN Kimia 2017 - 35
Perhatikan tabel berikut!
No. Mineral Unsur
(1) Kalsit Kalium
(2) Magnetit Magnesium
(3) Bauksit Natrium
(4) Pirolusit Mangan
(5) Kriolit Aluminium
Pasangan data yang tepat adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

118
4. UN Kimia 2017 - 36
Fosforus banyak terdapat dalam batu karang terutama dalam bentuk senyawa Ca3(PO4)2. Untuk
memperoleh unsur fospor dapat dilakukan dengan pemanasan pada suhu 1.300°C dalam tanur listrik
dengan reaksi sebagai berikut.
Ca3(PO4)2(s) + 3SiO2(s) → 3CaSiO3(s) + P2O5(s)
2 P2O5(s) + 10C(s) → P4(s) + 10CO(g)
Proses pembuatan unsur tersebut beserta kegunaannya yang benar adalah ....
A. Wohler dan bahan baku pembuatan asam fosfat
B. Hall-Herault dan bahan baku badan pesawat terbang
C. Frasch dan bahan baku pembuatan asam sulfat
D. Kontak dan bahan baku pembuatan asam fosfat
E. Tanur tiup dan bahan campuran baja.

5. UN 2016 T-1-39
Berikut ini adalah unsur dan kegunaannya
No. Unsur Kegunaan
(1) Skandium bahan pembentukan Sc(OH)3
(2) Titan industri logam
(3) Krom pemutih kertas
(4) Mangan industri pupuk
(5) Besi rangka jembatan
Pasangan antara unsur dan kegunaan yang paling tepat adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (2) dan (5)
E. (3) dan (5)

6. UN 2016 T-1-40
24 27
Perhatikan dua notasi unsur : 12 X dan 13Y . Pernyataan yang paling tepat untuk membedakan sifat
kedua unsur tersebut adalah ....
A. unsur Y lebih bersifat logam dibandingkan unsur X
B. jari-jari atom X lebih kecil dari Y
C. atom Y lebih sukar melepaskan elektron
D. jumlah elektron valensi X = 2 sedangkan Y = 3
E. energi pengionan pertama unsur Y lebih besar dari unsur X

7. UN-SMA-2015-1-37
Perhatikan persamaan reaksi inti berikut!
14
7N + α →X+p
Nuklida X yang terbentuk pada persamaan reaksi inti tersebut adalah ....
16
A. 8O
17
B. 8O

119
18
C. 9F
19
D. 9F
18
E. 10 Ne

8. UN-SMA-2015-1-38
Perhatikan tabel berikut ini!
No Unsur Mineral
(1). Al Bauksit
(2). K Dolomit
(3). Si Kuarsa
(4). Fe Kriolit
Pasangan data yang keduanya berhubungan dengan tepat adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

9. UN-SMA-2015-1-39
Berikut ini sifat dari beberapa unsur:
(1). unsurnya terdapat bebas di alam
(2). memiliki energi ionisasi yang sangat besar
(3). sukar bereaksi dengan zat lain (inert)
(4). memiliki kerapatan (kg.dm-3) yang rendah, namun bertambah seiring pertambahan nomor atom
Sifat tersebut dimiliki oleh unsur/senyawa ....
A. golongan nitrogen
B. periode 1
C. periode 2
D. halogen
E. gas mulia

10. UN-2014-Type 1-37


Sifat-sifat suatu senyawa sebagai berikut:
No Sifat-sifat senyawa
1. Unsurnya mempunyai beberapa tingkat oksidasi
2. Senyawanya berwarna
3. Titik didih tinggi
4. Mengalami reaksi oksidasi
Salah satu senyawa yang memiliki sifat tersebut adalah ....
A. SrSO4
B. MnSO4
C. MgSO4
D. K2CO3
E. BaCO3

11. UN-2014-Type 1-38

120
Beberapa sifat unsur berikut:
(1) Memancarkan radiasi partikel alpha;
(2) Bilangan oksidasinya bervariasi;
(3) Reaksinya menyebabkan perubahan inti;
(4) Menghantarkan arus listrik;
Sifat unsur radioaktif adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

12. UN-2013-Type 1-37


Berikut ini beberapa sifat unsur:
(1) berwujud gas;
(2) bersifat stabil;
(3) oksidator kuat; dan
(4) bereaksi dengan air membentuk larutan asam.
Sifat unsur gas mulia terdapat pada nomor....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (1) dan (4)
D. (2) dan (3)
E. (3) dan (4)

13. UN-2011-P-15-31
Perhatikan data berikut:

Sifat unsur yang dihasilkan dari proses tersebut adalah ....


A. tidak beracun
B. bersinar dalam gelap
C. kurang reaktif
D. tidak larut dalam CS2
E. menyublim tanpa meleleh pada 420°C

14. UNAS 2010 P – 60 , No.39


Diketahui data tiga buah unsur periode 3 sebagai berikut:
Sifat-sifat Unsur X Unsur Y Unsur Z
Wujud Padat Padat Padat

121
Titik didih (oC) 543 882 2450
Senyawa Asam Basa Amfoter
hidroksida
Reaksi dengan Tidak Bereaksi Tidak
asam bereaksi hebat bereaksi
Dan data tersebut, urutan ketiga unsur berdasarkan kenaikan nomor atomnya adalah.
A. X-Y-Z B. X-Z-Y C. Y-Z-X
D. Y-X-Z E. Z-X-Y

15. UNAS 2010 P – 60 , No.40


Perhatikan data tentang mineral dan unsur yang dikandungnya berikut ini:
No Unsur Mineral
1. Titanium Rutile
2. Mangan Pirolusit
3. Tembaga Spalerit
4. Nikel Siderit
5. Natrium Epsomit
Pasangan data yang sesuai antar keduanya adalah
A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3
D. 3 dan 4 E. 3 dan 5

16. UNAS 2010 P – 27 , No.37


Perhatikan tabel tentang batuan/ mineral dan unsur yang dikandungnya:
No Nama Mineral Unsur yang Dikandung
1. Siderit Belerang
2. Kriolit Aluminium
3. Magnetit Magnesium
4. Dolomit Stronsium
5. Hematit Besi
Pasangan data yang keduanya berhubungan secara tepat adalah......
A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3
D. 3 dan 4 E. 4 dan 5

17. UNAS 2010 P – 27 , No.38


Perhatikan data sifat fisik dan sifat kimia tiga buah unsur seperiode tak dikenal berikut ini :
Unsur Titik Daya Hantar Energi Wujud
Didih Listrik Ionisasi
K 280 Tidak 1,012 Padat
o
C Menghantarkan kJ/mol
L 2470 Menghantarkan 0,579 Padat
o
C kJ/mol
M 58 Co
Tidak 1,21 Gas
Menghantarkan kJ/mol
Urutan berdasarkan kenaikan nomor atom unsur tersebut adalah..........

122
A. M-L-K B. K-M-L C. L-K-M
D. L-M-K E. M-K-L

18. UNAS 2009 P – 27 , No.37


Data tabel di bawah ini :
No Batuan Unsur yang Dikandung
1. Magnetit Natrium
2. Pirolusit Mangan
3. Kriolit Seng
4. Hematit Besi
5. Siderit Magnesium
Pasangan data yang keduanya berhubungan secara tepat adalah.........
A. 1 dan 4 B. 2 dan 5 C. 2 dan 4
D. 3 dan 4 E. 3 dan 5

19. UNAS 2009 P – 27 , No.38


Beberapa sifat unsur dalam sistem periodik adalah:
1. reaktif; 2. reduktor; 3. molekulnya diatomik; dan 4. membentuk asam.
Sifat unsun yang sesuai dengan sifat unsur golongan alkali adalah...........
A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3
D. 2 dan 4 E. 3 dan 4

20. UNAS 2008 P – 27 , No.37


Diberikan unsur-unsur dengan nomor atom sebagai berikut:
9X, 17Y dan 35Z.
Pernyataan yang salah tentang ketiga unsur tersebut adalah........
A. ketiga unsur memiliki warna yang khas
B. unsur Z dapat membentuk senyawa diatomik dengan rumus Z2
C. kelektronegatifan unsur X> Y> Z
D. jari—jari atom X<Y<Z
E. ketiga unsur bersifat logam

Manfaat dan Pembuatan Senyawa Anorganik


Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Manfaat dan pembuatan senyawa- senyawa anorganik penting dalam kehidupan sehari-hari (soda
api, soda kue, soda abu, asam sulfat, amonia, NaClO, dan lain-lain) dengan cara laboratorium atau
industri.

1. UN-SMA-2015-1-40
Perhatikan tabel berikut:
No Lambang Pembuatan Kegunaan
Unsur
Si Sicilia Microchip

123
Na Dow Kembang
api
Mg Down Antasida
Cl Deacon Desinfektan
P Wohler Korek api
Berdasarkan tabel tersebut, pasangan data yang benar adalah….
A. (1) dan (2)
B. (2) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

2. UN-2014-Type 1-39
Suatu unsur dapat dibuat dengan persamaan reaksi: 2H2S(g) + SO2(g) → 3S(s)+ 2H2O(aq)
Reaksi berlangsung pada suhu 106 °C tekanan 16 atm. Nama proses pembuatan unsur
tersebut adalah....
A. Goldschmidt
B. Deacon
C. Dow
D. Frasch
E. Hall – Herault

3. UN-2014-Type 1-39
Berikut senyawa yang mengandung unsur golongan IA dan I IA :
(1) . KNO3
(2) . NaCl
(3) . SrSO4
(4) . Mg(OH)2
(5) . NaHCO3
(6) . CaO
Senyawa yang digunakan untuk obat maag dan pengembang kue terdapat pada nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (4) dan (5)
E. (4) dan (6)

4. UN-2013-Type 1-39
Berikut ini senyawa yang mengandung unsur golongan IIA:
(1) Mg(OH)2;
(2) SrSO4;
(3) CaC2;
(4) CaCO3; dan
(5) Ba(NO3)2
Senyawa yang digunakan untuk kapur tulis terdapat pada nomor ....

124
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

5. UN-2013-Type 1-40
Berikut ini beberapa nama proses pengolahan unsur:
(1) Hall-Heroult;
(2) Dow;
(3) Tanur Tinggi;
(4) Elektrolisis; dan
(5) Deacon.
Proses pengolahan aluminium terdapat pada nomor ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

6. UN-2012-A83-38
Berikut ini tabel berisi nama unsur dan proses pembuatannya:
No Nama Unsur Proses
1. Belerang Frasch
2. Natrium Down
3. Aluminium Tanur tiup
4. Fosfor Basemer
Pasangan data yang keduanya berhubungan dengan tepat adalah ....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4

7. UN-2012-A83-39
Berikut manfaat unsur/senyawa dalam kehidupan sehari-hari:
(1) menjernihkan air;
(2) membuat pupuk;
(3) membuat deterjen;
(4) antiseptik; dan
(5) mencegah penyakit gondok.
Kegunaan iodium/senyawanya terdapat pada nomor ....
A. (1) dan (2)

125
B. (1) dan (5)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

8. UN-2012-C79-38
Berikut ini tabel berisi nama unsur dan proses pembuatannya:
No Nama Unsur Nama proses
1. Besi Tanur Tiup
2. Belereng Kontak
3. Aluminium Hall-Heroult
4. Fosfor Frasch
Pasangan data yang berhubungan dengan tepat adalah ....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4

9. UN-2012-C79-39
Berikut beberapa kegunaan unsur/senyawa dalam kehidupan sehari-hari:
(1) obat sakit kulit;
(2) bahan jembatan;
(3) bahan pada proses vulkanisasi karet;
(4) sebagai campuran untuk membuat perunggu; dan
(5) pengisi bohlam lampu listrik.
Kegunaan unsur belerang/senyawanya terdapat pada nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (1)dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (5)
E. (4) dan (5)

10. UN-2011-P-15-30
Perhatikan data berikut:

Nama proses pembuatan unsur tersebut adalah ....

126
A. Deacon
B. tanur tiup
C. Wohler
D. Down
E. Frasch

11. UNAS 2010 P – 60 , No.37


Perhatian tabel data yang berisi nama unsur dan kegunaannya berikut ini:
No Nama Unsur Kegunaan
1. Belerang Pembuatan sel surya
2. Helium Mengisi balon udara
3. Natrium Menetralisir asam lambung
4. Aluminium Membuat gelas kaca
5. Fosfor Membuat korek api
Pasangan data yang keduanya berhubungan dengan benar adalah........
A. 1 dan 3 B. 1 dan 4 C. 2 dan 4 D. 2 dan 5 E. 3 dan 5

12. UNAS 2010 P – 60 , No.38


Perhatikan beberapa proses pengolahan logam berikut.
1. Down. 2. Tanur tinggi. 3. Kalsinasi.
4. Reduksi. 5. Hall-Herault.
Proses yang paling tepat untuk mendapatkan logam natrium adalah nomor.........
A.1 B.2 C. 3 D.4 E. 5

13. UNAS 2010 P – 27 , No.39


Berikut ini beberapa proses pengolahan logam.
1. Proses Down. 2. Tanur tiup.
3. Ekstraksi. 4. Bessemer. 5. Hall-Heroult.
Nama yang paling tepat untuk pembuatan unsur tembaga adalah nomor.........
A.1 B. 2 C. 3 D.4 E. 5

14. UNAS 2010 P – 27 , No.40


Tabel berikut berisi data nama unsur dan kegunaannya:
No Unsur Kegunaan
1. Belerang Obat penyakit kulit
2. Tembaga Konstruksi bangunan
3. Besi Kemasan makanan
4. Aluminium Pemutih pakaian
5. Silikon Membuat gelas / kaca
Pasanaan data yang keduanya berhubungan dengan tepat adalah.
A. 1 dan 3 B. 1 dan 5 C. 2 dan 4
D. 3 dan 4 E. 4 dan 5

15. UNAS 2009 P – 27 , No.39

127
Perhatikan informasi berikut:

Nama proses pembuatan unsur tersebut adalah.......


A. Frasch B. Deacon C. Down
D. Wohler E. Bayer

16. UNAS 2009 P – 27 , No.40


Perhatikan informasi berikut:

Zat yang dihasilkan dapat digunakan untuk.........


A. bidang gesek korek api
B. pembuatan kembang api
C. kemasan makanan
D. paduan logam
E. pelarut/penyamak kulit

17. UNAS 2008 P – 27 , No.38


Perhatikan informasi berikut ini:

Nama proses pembuatan/pengolahan senyawa tersebut adalah......


A. Wohler B. Kontak C. Bilik Timbal D. Down E. Frasch

128
18. UNAS 2008 P – 27 , No.39
Perhatikan informasi berikut ini:

Manfaat dan senyawa hasil pengolahan tersebut digunakan sebagai........


A. antiseptik
B. pemutih pakaian
C. bahan pembuat kabel listrik
D. bahan dasar pembuatan pupuk ZA
E. kerangka pesawat terbang

19. UNAS 2008 P – 27 , No.40


Beberapa bahan kimia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah:
1. Kaporit (Ca(OCl)2)
2. Freon (CF2 CF2)
3. Garam Inggris (MgSO4)
4. Antasida (Mg(OH)2)
5. Natrium benzoat (C6H5COONa)
6. Karbol (Fenol, C6H5OH)
Pasangan bahan kimia yang berfungsi sebagai obat-obatan adalah..........
A. 1 dan 3
B. 2 dan 4
C. 3 dan 4
D. 3 dan 6
E. 4 dan 5

Kimia Organik
Minyak Bumi
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Proses pembentukan, pemisahan fraksi minyak bumi dan dampak pembakaran hidrokarbon.

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A

129
Biodiesel merupakan salah satu bahan bakar terbarukan altematif yang dibuat dari minyak nabati/lemak
hewani alami maupun minyak jelantah. Proses pembuatan biodiesel melibatkan reaksi transesterifikasi
minyak/lemak dengan pereaksi alkohol dan basa kuat menghasilkan monoalkilester dan gliserin sebagai
hasil samping. Biodiesel memiliki karakteristik pembakaran yang mirip dengan solar dari minyak bumi,
namun emisi pembakaran biodiesel lebih ramah lingkungan dibandingkan solar sehingga dapat
digunakan sebagai bahan bakar tersendiri maupun dicampur dengan solar untuk mereduksi emisi gas
beracun hasil pembakaran solar. Solar merupakan bahan bakar yang berasal dari pengolahan minyak
bumi yang kandungannya teridi atas senyawa-senyawa alkana rantai panjang C16-C20. Selain itu, solar
mengandung senyawa nitrogen dan sulfur yang pada pembakarannya menghasilkan senyawa beracun.
Campuran biodiesel dan solar di Indonesia disebut biosolar. Biodiesel dapat dicampur pada berbagai
perbandingan dengan solar. Campuran 5% biodiesel dan 95% solar diberi kode B5.
Pasangan berikut yang menunjukkan rumus struktur dari komponen utama biodiesel dan
petrolium diesel (solar), berturut-turut adalah ....

2. UN Kimia 2017 - 16
Berikut ini tabel data hasil penyulingan minyak bumi.
No. Jumlah atom C Titik Didih (°C) Kegunaan
(1) 5 - 6 30 90 Cairan pembersih
(2) 6-12 140-180 Bahan bakar kendaraan
(3) 15 - 18 >300 Minyak diesel
(4) >25 > 350 Pelumas
Pasangan data yang berhubungan dengan tepat antara jumlah atom C, titik didih dan
kegunaannya adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
130
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

3. UNAS-SMA-2010-P-27-17
Tabel berikut merupakan data hasil pembakaran 100 gram bahan bakar yang berbeda berikut jumlah CO
yang dihasilkan:
Bahan Bakar Volume CO (mL)
P 10
Q 20
R 2
S 5
T 8
Bahan bakar yang bilangan oktannya paling besar adalah ....
A. T B. S C. R D. Q E. P

4. UN- 2009 P – 27 , No.18


Berikut ini data beberapa jenis bahan bakar serta volume gas CO yang dihasilkan dari pembakarannya
(jumlah massa bahan bakar sama).
Jenis Bahan Bakar Volume Gas CO (ppm)
I 4,8
II 1,2
III 20,0
IV 16,2
V 6,4
Bahan bakar yang memiliki bilangan oktan paling tinggi adalah....
A.I B. II C. III D.IV E.V.

Tatanama Senyawa Karbon dan Kegunaannya


Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Pengenalan struktur- tata nama senyawa karbon (alkana; alkena; alkuna; alkil halida; alkohol; eter;
aldehid; keton; asam karboksilat dan turunannya; amina; benzena dan turunannya) dan
kegunaannya.

Soal Latihan
Benzena
1. UN Kimia 2017 - 38
Perhatikan rumus struktur senyawa turunan benzena berikut!

Nama senyawa (a) dan (b) berturut-turut adalah ....

131
A. orto-nitrotoluena dan para-nitrotoluena
B. meta-nitrotoluena dan para-nitrotoluena
C. orto-nitrotoluena dan meta-nitrotoluena
D. orto-metilnitrobenzena dan para-metilnitrobenzena
E. meta-metilnitrobenzena dan para-metilnitrobenzena

2. UN 2016 T-1-36
Perhatikan struktur senyawa turunan benzena berikut

Rumus struktur senyawa turunan benzena para-hidroksitoluena dan orto-amintoluena berturut-turut


adalah nomor ....
A. (1) dan (3)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (4) dan (5)

3. UN-SMA-2015-1-23
Perhatikan rumus struktur senyawa turunan benzena berikut!

Nama senyawa tersebut adalah ....


A. kloro benzoat
B. 2 kloro benzoat
C. orto kloro benzaldehid
D. meta kloro benzaldehid
E. para kloro benzaldehid

4. UN-SMA-2015-1-24
Perhatikan rumus struktur senyawa turunan benzena berikut!

132
Senyawa yang digunakan sebagai pengawet makanan dan pewarna diazo berturut-turut adalah....
A. (1) dan (2)
B. (2) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (5)
E. (4) dan (5)

5. UN-SMA-2014-Type 1-16
Berikut beberapa kegunaan senyawa benzena:
(1) bahan pembuat anilina;
(2) pengawet kayu;
(3) bahan pembuatan semir sepatu;
(4) pengawet makanan; dan
(5) bahan baku pembuatan peledak.
Kegunaan dari nitrobenzena adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (3) dan (4)
D. (3) dan (5)
E. (4) dan (5)

6. UN-SMA-2013-Type 1-19
Beberapa senyawa turunan benzena berikut bermanfaat dalam kehidupan:
(1) asam salisilat;
(2) asam benzoat;
(3) nitro benzena; dan
(4) fenol.
Senyawa yang sering dimanfaatkan sebagai obat dan desinfektan berturut-turut adalah nomor....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

7. UN-SMA-2012-A83-24
Berikut ini kegunaan senyawa benzena:

133
(1) bahan peledak;
(2) pengawet makanan;
(3) bahan antiseptik;
(4) bahan pembuatan aspirin; dan
(5) bahan pembuatan zat warna.
Kegunaan dari fenol adalah ....
A. (1)dan(2)
B. (1)dan(3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (5)
E. (3) dan (4)

8. UN-SMA-2012- B67-24
Berikut ini kegunaan senyawa benzena sebagai bahan:
(1) zat warna;
(2) anti septik;
(3) pembuat plastik;
(4) pengawet makanan; dan
(5) bahan baku asam benzoat.
Kegunaan dari fenol adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

9. UN-SMA-2011-P-15-20
Perhatikan tabel rumus struktur senyawa benzena dan kegunaannya berikut ini!

Pasangan data yang tepat antara keduanya adalah ....


A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5

10. UN-SMA-2010-P-27-22
Senyawa benzena dengan rumus struktur

134
memiliki nama....
A. benzenamina
B. nitro benzene
C. asam salisilat
D. fenol
E. toluene

11. UN-SMA-2010-P-27-23
Berikut ini beberapa kegunaan senyawa benzena:
1. antioksidan pada minyak goreng dan mentega;
2. obat penyakit kulit;
3. desinfektan;
4. penghilang rasa sakit dan penurun panas; dan
5. bahan peledak.
Kegunaan senyawa turunan benzena dari butil hidroksi toluene (BHT) dan butil hidroksi anisol (BHA)
adalah....
A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5

12. UN-SMA-2010-P-60-21
Nama senyawa turunan benzena dengan ramus

adalah...
A. orto bromo nitro benzena
B. meta bromo nitro benzena
C. para bromo nitro benzena
D. para nitro bromo benzena
E. orto nitro bromo benzena

13. UN- 2009 P – 27 , No.22


Dan beberapa kegunaan senyawa benzena berikut ini:
1. pelarut;
2. antiseptik;
3. bahan baku pembuatan plastik;
4. pengawet makanan; dan
5. bahan baku obat gosok.
Kegunaan dari senyawa dengan rumus struktur

135
adalah nomor....
A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5

14. UNAS 2008 P – 27 , No.22


Nama senyawa turunan benzena dengan rumus struktur

adalah....
A. toluena D. anilin
B. nitrobenzena E. asam benzoat
C. klorobenzena

Alkana dan turunannya


Soal Latihan
1. UN-SMA-2015-1-19
Berikut adalah tabel nama senyawa karbon dan kegunaannya.
No. Nama senyawa Kegunaan
(1). Metanol Bahan bakar
(2). Iodoform Obat bius
(3). Mono sodium Penguat rasa
glutamat
(4). Karbon Penggumpal getah
tetraklorida karet
(5). Propanon Antiseptik

Pasangan nama senyawa dengan kegunaannya yang sesuai adalah ....


A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
(3) dan (5)

2. UN-SMA-2015-1-20
Suatu senyawa hidrokarbon mempunyai rumus struktur:

136
Nama senyawa yang merupakan isomer posisi dari senyawa hidrokarbon tersebut adalah ....
A. 2 metil - 2 pentana
B. 2 metil - 3 pentena
C. 2 metil - 1 pentena
D. 2,3 dimetil - 2 butena
E. 2,3 dimetil - 3 butena

3. UN-SMA-2014-Type 1-20
Suatu senyawa karbon memiliki rumus struktur:

Salah satu isomer memiliki nama (IUPAC) ....


A. 2-metil butanal
B. 3-metil butanal
C. 2-metil butanol
D. 2-metil-1-butanol
E. 2-metil-2-butanol

4. UN-SMA-2014-Type 1-23
Diberikan tabel senyawa karbon berikut kegunaannya:
No. Nama Senyawa Kegunaan
(1) Aseton Pengawet
(2) Metil salisilat ObatGosok
(3) Eter Anti Beku
(4) Alkohol70% Antiseptik
(5) Gliserol Pelarut
Pasangan senyawa serta kegunaannya yang sesuai adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (2) dan (5)
E. (3) dan (5)

5. UN-SMA-2013-Type 1-21
Beberapa kegunaan senyawa karbon berikut ini:
(1) menaikkan bilangan oktan pada bensin;
(2) pengawet preparat dalam laboratorium biologi;
(3) menggumpalkan lateks;
(4) membersihkan cat kuku; dan
(5) bahan dasar pembuatan plastik.
Kegunaan dari formaldehida terdapat pada nomor ....
A. (1) dan (2)

137
B. (2) dan (3)
C. (2) dan (5)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

6. UN-SMA-2012-A83-19
Perhatikan rumus struktur senyawa karbon berikut!

Nama IUPAC dari rumus struktur tersebut berturut-turut adalah ....


A. 2-metil-l-butena dan 1-butuna
B. 2-metil-l-butana dan butuna
C. 2 metil-1 butena dan 2-butuna
D. butuna dan 2-metil 1-butena
E. 2-butuna dan metil-1-butena

7. UN-SMA-2012-A83-22
Senyawa HCOH mempunyai kegunaan dan jenis gugus fungsi berturut-turut..

Perhatikan rumus struktur senyawa karbon berikut!

8. UN-SMA-2012-B67-19
Nama IUPAC dari rumus struktur tersebut berturut-turut adalah ....
A. 2-butanol dan 2-pentena
B. 2-butanol dan 1-pentena
C. 2-butanol dan 2-butena
D. 2-butanol dan 1-butena
E. 2-butanol dan 1-butuna

138
9. UN-SMA-2012- B67-22
Senyawa C2H6O mempunyai kegunaan dan jenis gugus fungsi berturut-turut....

10. UN-SMA-2011-P-15-19
Berikut ini beberapa kegunaan senyawa karbon:
(1) bahan bakar;
(2) minuman berkhasiat;
(3) bumbu masakan; dan
(4) pelarut cat kuku.
Kegunaan asam asetat adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

11. UN-SMA-2010-P-27-18
Dietil eter atau etoksi etana digunakan sebagai obat bius yang mengandung gugus fungsi....

12. UN 2009 P – 27 , No.19


Perhatikan rumus struktur senyawa berikut:

Senyawa tersebut mempunyai nama...


A. 2-pentanol D. 2-metil-2-butanol
B. 2-etil-2-propanol E. 2-metil-2-pentanol
C. 2-butanol

139
13. UN 2008 P – 27 , No.19
Perhatikan rumus struktur senyawa berikut:

Berdasarkan IUPAC, nama senyawa basil reaksi pada persamaan reaksi nomor 2 adalah....
A. metil propanol
B. metil-2-hidroksi etanol
C. 2-hidroksi propanol
D. metil etanol
E. 2-propanol

ISOMER

Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Isomer senyawa karbon: rantai (cabang), posisi, fungsi, geometri, dan optis (kiral).

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Berikut ini adalah pasangan senyawa karbon.
Rumus Struktur Nama Isomer dan Jenis

(1) 2-metil butana

Isomer struktur

(2) 3-metil-l-butena

Isomer posisi

(3) Propanon
Isomer fungsi

Asam 2-
(4)
metilbutanoat

140
Isomer fungsi
Pasangan senyawa karbon yang benar adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3 )
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

2. UN-SMA-2012-A83-20
Perhatikan rumus struktur senyawa karbon berikut!

Jumlah isomer posisi dari senyawa dengan rumus struktur (1) adalah ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

3. UN-SMA-2012-B67-20
Perhatikan rumus struktur senyawa karbon berikut!

Jumlah isomer posisi dari senyawa dengan rumus struktur (1) adalah....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

4. UN-SMA-2011-P-15-17
Perhatikan persamaan reaksi berikut:

Pereaksi pada persamaan reaksi (2) merupakan isomer fungsional dari senyawa ....

141
5. UN-SMA-2010-P-27-21
Senyawa metoksi propana memiliki isomer posisi dengan nama ....
A. 1 - butanol
B. 2 - butanol
C. etoksi etana
D. 2 - metoksi propana
E. 2 - butanon

6. UN 2009 P – 27 , No.21

Isomer posisi dan senyawa hasil reaksi (I) adalah....


A. propana
B. 1 - kloro propana
C. metoksi etana
D. 2- kloro propana
E. 1,2 - dikloro propana

7. UN 2008 P – 27 , No.20
Perhatikan persamaan reaksi berikut:

Isomer fungsi dan senyawa 2- metil - 2- propanol adalah....


A. etoksi propana
B. etoksi etana
C. metoksi butana
D. 1-butanol
E. 2-butanol

Sifat, Reaksi dan Identifikasi Senyawa Karbon

142
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Sifat khas senyawa karbon (geometri: ikatan jenuh (C sp3), ikatan tak jenuh (C sp2 atau sp); sifat
kimia; reaksi kondensasi, hidrolisis, redoks, adisi, substitusi, eliminasi, dan reaksi identifikasi).

Soal Latihan
Reaksi Benzena
1. UN-SMA-2012-A83-23
Perhatikan persamaan reaksi benzena berikut!

Nama senyawa X yang dihasilkan dan jenis reaksi tersebut adalah ....
A. toluena, alkilasi
B. toluena, nitrasi
C. benzena klorida, alkilasi
D. benzoat, alkilasi
E. toluena, sulfonasi

2. UN-SMA-2012- B67-23
Perhatikan persamaan reaksi benzena berikut!

Nama senyawa X yang dihasilkan dan jenis reaksi tersebut adalah ....
A. anilina, nitrasi
B. nitrobenzena, nitrasi
C. nitrobenzena, alkilasi
D. fenol, nitrasi
E. fenol, alkilasi

3. UNAS 2008 P – 27 , No.21


Perhatikan reaksi berikut:

Rumus struktur dan senyawa hasil tersebut adalah.

143
Reaksi, Sifat serta identifikasi Alkana dan turunannya
1. UN 2018 Type A
Perhatikan rumus struktur senyawa C3H6O berikut ini!

Senyawa (1) Senyawa (2)


A. Dapat direduksi menjadi Dapat direduksi menjadi
senyawa yang bereaksi senyawa yang tidak bereaksi
dengan natrium dengan natrium
B. Dapat dioksidasi mejadi Dapat dioksidasi menjadi
alkohol primer alkohol sekunder
C. Dapat diidentifikasi dengan Tidak dapat bereaksi dengan
pereaksi tolens pereaksi tolens
menghasilkan cermin perak
D. Dapat dioksidasi Tidak dapat dioksidasi
menghasilkan senyawa yang menjadi senyawa organik
dapat memerahkan lakmus lainnya
biru
E. Dapat bereaksi dengan logam Tidak dapat bereaksi dengan
natrium logam natrium

2. UN Kimia 2017 - 15
Berikut ini grafik titik didih tiga buah isomer dari C5H12.

Berdasarkan grafik dapat diprediksi senyawa R, S dan T tersebut berturut-turut adalah...


Option Senyawa
R S T
A n-pentana 2-metil butana 2,2-dimetilpropana
B n-pentana 2,2-dimetil propana 2-metilbutana

144
C 2-metilbutana n-pentana 2,2-dimetilpropana
D 2,2-dimetilpropana 2-metil butana n-pentana
E 2,2-dimetilpropana n-pentana 2-metilbutana

3. UN Kimia 2017 - 37
Suatu senyawa memiliki rumus molekul C4H8O2. Rumus struktur dan nama yang paling tepat dengan
rumus molekul tersebut adalah ....
Nama Rumus Struktur
A. 1-Butanol CH3-CH2-CH2-CH2-OH
B. Etoksietana CH3 - CH2 - O - CH2 - CH3
C. Butanal CH3 - CH2 - CH2 - CHO
D. 2-butanon CH3 - CO - CH2 - CH2 - CH3
E. Asam butanoat CH3 - CH2 - CH2 - COOH

4. UN Kimia 2017 - 39
Hasil reaksi identifikasi senyawa dengan rumus molekul C2H4O sebagai berikut:
(1) Dengan larutan KMnO4 bereaksi menghasilkan asam
(2) Dengan pereaksi Tollens menghasilkan endapan perak
Gugus fungsi senyawa karbon tersebut adalah ....

5. UN 2016 T-1-34
Reaksi pembentukan ester (esterifikasi) adalah reaksi antara alkohol dengan asam karboksilat
membentuk ester dan air, seperti pada gambar berikut!

Nama senyawa yang dihasilkan dari percobaan tersebut adalah ....


A. metil asetat
B. metil etanoat
C. metil metanoat

145
D. etil etanoat
E. propil etanoat

6. UN 2016 T-1-35
Perhatikan persamaan reaksi berikut!
I. CH2 = CH2 + Br2 → CH2Br - CH2Br
II. CH3 - CH2 - CH2C1 + NaOH → CH3 - CH = CH2 + NaCl + H2O
Jenis reaksi yang terjadi pada persamaan reaksi I dan II berturut-turut adalah ....
A. adisi dan substitusi
B. adisi dan eliminasi
C. substitusi dan eliminasi
D. eliminasi dan adisi
E. eliminasi dan substitusi

7. UN-SMA-2015-1-21
Suatu senyawa karbon memiliki rumus molekul C5H12O direaksikan dengan logam natrium tidak
menghasilkan gelembung gas. Jika direaksikan dengan HI terbatas menghasilkan senyawa etanol dan
propil yodida. Senyawa yang dimaksud adalah ....
A. 1-pentanol
B. 2-pentanol
C. metoksi-butana
D. etoksi-propana
E. 2-etoksi propana

8. UN-SMA-2015-1-22
Perhatikan gambar pemanasan senyawa karbon berikut!

Berubahnya air kapur menjadi keruh menunjukkan bahwa senyawa karbon mengandung ....
A. karbon dan oksigen
B. hidrogen dan oksigen
C. tembaga dan oksigen
D. kalsium dan oksigen
E. nitrogen dan oksigen

9. UN-SMA-2014-Type 1-17
Karakteristik dari suatu senyawa sebagai berikut:
(1) Titik didih dan titik leleh tinggi.
(2) Stabil terhadap pemanasan.

146
(3) Umumnya larut dalam air.
(4) Apabila dibakar menghasilkan CO2 dan uap air.
(5) Jika dibakar tidak sempurna menghasilkan jelaga.
Karakteristik senyawa organik terdapat pada nomor....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

10. UN-SMA-2014-Type 1-19


Senyawa hidrokarbon berikut yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah ....

11. UN-SMA-2014-Type 1-21


Perhatikan reaksi berikut ini :
CH2 = CH - CH2 - CH2 - CH3 + HBr → Senyawa Z
Rumus strukur senyawa hasil (senyawa Z) adalah ....

12. UN-SMA-2014-Type 1-24


Suatu senyawa karbon dengan rumus molekul C3H8O tidak bereaksi dengan logam Na
tetapi bereaksi dengan HI menghasilkan senyawa alkil iodida dan alkohol. Senyawa
tersebut mempunyai gugus fungsi....
A. - O -
B. - OH
C. - CHO

147
D. -CO
E. – COO

13. UN-SMA-2013-Type 1- 20
Perhatikan persamaan reaksi berikut!

Jenis reaksi senyawa karbon pada persamaan reaksi (1) dan (2) berturut-turut adalah ....
A. substitusi dan adisi
B. substitusi dan eliminasi
C. adisi dan eliminasi
D. eliminasi dan adisi
E. eliminasi dan substitusi

14. UN-SMA-2013-Type 1-22


Perhatikan reaksi berikut!
CnH2n+2O + Na → C2H5ONa + ½ H2
C2H4O2 + CnH2n+2O → CH3- COOC2H5 + H2O
Berdasarkan persamaan reaksi tersebut, senyawa CnH2n+2O mengandung gugus fungsi....

15. UN-SMA-2012-A83-21
Hasil reaksi identifikasi senyawa dengan rumus molekul C3H8O:
(1) dapat bereaksi dengan logam Na menghasilkan H2;
(2) dioksidasi dengan KMnO4 menghasilkan zat yang dapat memerahkan lakmus biru.
Gugus fungsi senyawa karbon tersebut adalah....

148
16. UN-SMA-2012- B67-21
Hasil reaksi identifikasi senyawa dengan rumus molekul C3H8O:
(1) jika dioksidasi dengan KMnO4 akan menghasilkan zat yang dapat memerahkan lakmus biru; dan
(2) dapat bereaksi dengan logam natrium menghasilkan gas H2.
Gugus fungsi senyawa karbon tersebut adalah....

17. UN-SMA-2011-P-15-16
Perhatikan Informasi berikut:

Jenis reaksi dari kedua persamaan reaksi tersebut secara berturut-turut adalah ....
A. substitusi dan adisi
B. substitusi dan reduksi
C. substitusi dan oksidasi
D. adisi dan reduksi
E. adisi dan oksidasi

18. UN-SMA-2011-P-15-18
Perhatikan data hasil identifikasi senyawa C3H6O berikut!
(1). Jika direaksikan dengan oksidator lemah menghasilkan asam karboksilat.
(2). Menghasilkan endapan merah bata dengan pereaksi Fehling.
Gugus fungsi yang terdapat dalam senyawa tersebut adalah .... .

149
19. UN-SMA-2010-P-27-19
Perhatikan informasi berikut:

Jenis reaksi yang terjadi pada persamaan tersebut adalah ....


A. esterifikasi
B. adisi
C. oksidasi
D. eliminasi
E. hidrolisis

20. UN-SMA-2010-P-27-20
Perhatikan informasi berikut:

Senyawa z yang dihasilkan pada reaksi tersebut adalah ....


A. asam etanoat
B. 3 - propanon
C. 3 - propanol
D. etil metanoat
E. metil etanoat

21. UN 2009 P – 27 , No.20


Perhatikan persamaan reaksi berikut:

150
Jenis reaksi yang ditunjukkan pada persamaan reaksi (II) adalah....
A. adisi
B. substitusi
C. eliminasi
D. oksidasi
E. hidrogenasi

22. UN 2008 P – 27 , No.18


Perhatikan persamaan reaksi berikut:

Jenis reaksi yang terjadi pada nomor 1 dan 2 berturut-turut adalah....


A. adisi dan substitusi
B. substitusi dan alkilasi
C. substitusi dan adisi
D. eliminasi dan adisi
E. substitusi dan eliminasi

MAKROMOLEKUL
Indikator
Peserta didik mampu memahami pengetahuan mengenai:
Struktur, sifat, dan kegunaan makromolekul alami (polisakarida dan protein) dan sintetis (produk
polimerisasi adisi dan kondensasi).

Soal Latihan
1. UN 2018 Type A
Polimer yang terbentuk jika 2 jenis monomer berikut ini bereaksi

adalah ....
A. Bakelit
B. Dacron
C. Nilon 6.6
D. Perspex
E. Polistirena

2. UN Kimia 2017 - 40
Diketahui beberapa rumus struktur monomer berikut!

151
(1) CH2 = CH2
(2) CH2 = CH2
Nama polimer yang terbentuk jika monomer-monomer tersebut bereaksi adalah ..
A. polistirena
B. polietena
C. polivinilklorida
D. polipropilena
E. polivinil metakrilat

3. UN 2016 T-1-37
Hasil uji beberapa bahan makanan adalah sebagai berikut
Hasil uji dengan pereaksi
No.
xantoproteat timbel(II) asetat biuret
(1) jingga endapan hitam biru
(2) kuning tidak berubah ungu
(3) jingga endapan hitam ungu
(4) kuning tidak berubah biru
(5) jingga endapan hitam ungu
Bahan makanan berprotein yang mengandung belerang dan cincin benzena adalah
A. (1) dan (3)
B. (1) dan (5)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (4)
E. (3) dan (5)

4. UN 2016 T-1-38
Hasil uji identifikasi senyawa karbohidrat adalah sebagai berikut:
- dengan pereaksi Benedict menghasilkan endapan merah bata
- dengan pereaksi Tollens menghasilkan cermin perak
Senyawa karbohidrat tersebut adalah ....
A. sukrosa
B. selulosa
C. amilum
D. glikogen
E. glukosa

5. UN-SMA-2015-1-16
Suatu bahan makanan diuji dengan :
1. xanthoproteat terbentuk warna jingga
2. pereaksi biuret terbentuk warna ungu
Berdasarkan hasil uji tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan makanan tersebut mengandung....
Zat Jenis Kandungan
A. Karbohidrat Amilum
B. Karbohidrat Glukosa
C. Protein Tirosin
D. Protein Alanin
E. Protein Glisin

152
6. UN-SMA-2015-1-17
Perhatikan fungsi makanan berikut!
(1). Sumber energi utama
(2). Biokatalis
(3). Pengatur suhu
(4). Antibodi
(5). Cadangan makanan
Fungsi karbohidrat dalam tubuh manusia terdapat pada nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (5)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

7. UN-SMA-2015-1-18
Tabel data polimer berisi reaksi pembentukan, jenis polimer dan contoh polimer sebagai berikut:
No. Reaksi Jenis Contoh
Pembentukan Polimer Polimer
(1). Adisi Sintetis Dakron
(2). Adisi Alam Teflon
(3). Kondensasi Alam Protein
(4). Kondensasi Alam Karbohidrat
(5). Adisi Sintetis Nilon
Pasangan yang berhubungan dengan tepat adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)

8. UN-SMA-2014-Type 1-18
Data yang berhubungan dengan tepat adalah ....
Jenis Hasil Identifikasi
Karbohidrat
A. Galaktosa Tidak terbentuk warna merah-
ungu saat uji Molisch
B. Laktosa Diperoleh dari hidrolisis amilum
dengan bantuan enzim
C. Glukosa Hasil tes Fehling menghasilkan
warna ungu
D. Sukrosa Tidak menghasilkan Cu2O dengan
pereaksi Fehling
E. Amilum Tidak terjadi perubahan warna
saat bereaksi dengan iodin

9. UN-SMA-2014-Type 1-22

153
Perhatikan rumus struktur senyawa polimer berikut:
[—CF2— CF2—]n
Nama dan kegunaan dari polimer tersebut adalah ....
A. Polipropelina, botol plastik
B. Polivinilklorida, selang air
C. Polietilena, jas hujan
D. Politetrafluoroetilena, alas seterika
E. Poliisoprena, ban mobil

10. UN-SMA-2014-Type 1-25


Pernyataan berikut merupakan kegunaan makromolekul dalam tubuh :
(1) Sumber energi utama dalam tubuh
(2) Melindungi suhu tubuh
(3) Menjaga kesetimbangan asam basa
(4) Pembentukan anti bodi
(5) Membantu memperbaiki sel-sel yang rusak
Pasangan yang merupakan kegunaan protein terdapat pada nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (1) dan (4)
D. (2) dan (4)
E. (4) dan (5)

11. UN-SMA-2014-Type 1-26


Polistirena merupakan polimer dari stirena/fenil etena, dengan rumus :

yang banyak digunakan pada


kendaraan atau pesawat terbang. Jika monomer-monomer dari stirena bereaksi maka struktur
polistirena adalah ....

154
12. UN-SMA-2013-Type 1-23
Berikut tabel yang berisi data polimer, monomer, proses pembentukan, dan kegunaannya:
No Polimer Monomer Proses Kegunaan
Pembuatan
(1) Teflon Tetraflouro Adisi Pelapis
etilena panci
(2) Amilum Propena Kondensasi Adonan
kue
(3) PVC Vinil klorida Adisi Plastik
(4) Karet Etena Kondensasi Ban
alam
(5) Protein Isopropena Kondensasi Serat
sintetis
Pasangan data yang keempatnya berhubungan secara tepat adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1)dan(3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (5)
E. (4) dan (5)

13. UN-SMA-2013-Type 1-24


Pasangan data yang berhubungan dengan tepat adalah ....
Bahan Jenis Hasil Identifikasi
Makanan Karbohidrat
A Glukosa Hasil uji Fehling menghasil-kan
ester dan Cu2O
B Galaktosa Tidak terbentuk warna merah-
ungu saat uji Molisch
C Amilum Hasil uji tes Fehling
menghasilkan Cu2O
D Selulosa Diperoleh dari hidrolisis
amilum dengan enzim
E Sukrosa Direaksikan dengan tes
Fehling tidak menghasilkan
Cu2O

14. UN-SMA-2013-Type 1-25


Berikut kegunaan bahan makanan dalam tubuh:
(1) biokatalis;
(2) mengatur aktivitas seluler;
(3) sumber energi utama; dan
(4) sumber vitamin.
Kegunaan protein terdapat pada nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)

155
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)

15. UN-SMA-2012-A83-25
Contoh polimer dan kegunaannya yang tepat adalah ....
Polimer Kegunaan
A. Polietilena Paralon
B. Polistirena Karpet
C. Polipropilena Obat
D. Bakelit Saklar listrik
E. Nilon Industri ban

16. UN-SMA-2012-A83-26
Data yang berhubungan dengan tepat adalah....
Bahan Jenis
Hasil Identifikasi
Makanan Karbohidrat
A. Galaktosa Hasil uji Fehling
menghasilkan Cu2O.
B. Laktosa Hasil uji Molisch
menghasilkan Cu2O.
C. Glukosa Hasil uji Molisch
menghasilkan asam
karboksilat.
D. Sukrosa Hasil uji Fehling
menghasilkan endapan
merah bata.
E. Amilum Tidak terjadi perubahan
warna saat direaksikan
dengan iodin.

17. UN-SMA-2012- B67-25


Nama polimer dan kegunaannya yang tepat adalah ...
Nama Polimer Kegunaan
A. PVC Genteng plastik
B. Polietilena Panci anti lengket
C. Polistirena Paralon
D. Bakelit Cat
E. Teflon Wadah plastik

18. UN-SMA-2012- B67-26


Data yang berhubungan dengan tepat adalah ....
Bahan Jenis
Kegunaan
Makanan Karbohidrat
A. PVC Genteng plastik
B. Polietilena Panci anti lengket
C. Polistirena Paralon
D. Bakelit Cat
E. Teflon Wadah plastik

156
19. UNAS-SMA-2011-P-15-23
Data percobaan uji protein beberapa bahan makanan sebagai berikut :
Pereaksi Yang Digunakan / Perubahan
Bahan Warna
Makanan Timbal (II)
Biuret Xantoproteat
Asetat
K Ungu Jingga Coklat
Kehitaman
L Biru Kuning Coklat
Muda Kehitaman
M Ungu Jingga Coklat
Kehitaman
N Ungu Kuning Tak Berubah
O Biru Tak Berubah Tak Berubah
Muda
Bahan makanan berprotein yang mengandung inti benzena dan unsur belerang adalah ....
A. K dan L
B. LdanN
C. K dan M
D. MdanN
E. L dan O

20. UNAS-SMA-2011-P-15-39
Perhatikan tabel tentang polimer berikut!
Proses
N
Polimer Monomer Kegunaan Pembu
o
atan
1 Teflon Tetrafluor Alat Masak Konden
oetilene sasi
2 PVC Vinilklorida Pipa Air Adisi
3 Protein Glukosa Pemanis Konden
sasi
4 Neopren Propena Serat Adisi
a Sintetis
5 Karet Isoprena Ban Mobil Adisi
Alam
Pasangan data yang berhubungan dengan tepat adalah ....
A. 1 dan 3
B. 2 dan 3
C. 2 dan 5
D. 3 dan 4
E. 4 dan 5

21. UNAS-SMA-2010-P-27-24
Berikut ini tabel beberapa jenis polimer dan monomer pembentuknya:
No. Polimer Monomer
1 Polietilena Etena
2 Protein Asam Amino
3 Karet Alam Isoprena

157
4 PVC Vinilklorida
5 Amilum Glukosa
Pasangan polimer yang terbentuk secara kondensasi adalah ....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 2 dan 5
E. 3 dan 5

22. UNAS-SMA-2010-P-27-25
Data percobaan uji protein beberapa bahan makanan sebagai berikut:
Pereaksi yang Digunakan / Perubahan
Bahan Warna
Makanan Timbal (II)
Biuret Xantoproteat
Asetat
Coklat
K Ungu Jingga
Kehitaman
Coklat
L Biru Muda Kuning
Kehitaman
Coklat
M Ungu Jingga
Kehitaman
Tak
N Ungu Kuning
Berubah
Tak
O Biru Muda Tak Berubah
Berubah
Bahan makanan yang berprotein yang mengandung inti benzena dan unsur belerang adalah....
A. K dan L
B. L dan N
C. K dan M
D. M dan N
E. L dan O

23. UNAS-SMA-2010-P-27-26
Berikut ini beberapa kegunaan/manfaat makanan dalam tubuh:
1. sebagai sumber energi utama;
2. cadangan makanan;
3. bahan penyusun struktur tubuh;
4. pelarut vitamin; dan
5. membangun bagian-bagian sel yang rusak.
Kegunaan protein adalah nomor ....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 3 dan 4
E. 3 dan 5

24. UNAS 2009 P – 27 , No.23

158
Berikut data tentang polimer:
No Nama Monomer Reaksi
Polimer Pembentuk Pembentuka
n
1 Polietena Etena Kondensasi
2 Karet Isoprena Adisi
Alam
3 Nylon Asam Adipat + Kondensasi
1,6 diamino
heksana
4 Protein Asam Amino Adisi
Dan data tersebut pasangan data yang ketiganya berhubungan dengan tepat adalah....
A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 1 dan 4
D. 2 dan 3 E. 2 dan 4

25. UNAS 2009 P – 27 , No.24


Salah satu sifat dari polimer adalah:
1. melunak ketika dipanaskan;
2. bersifat tahan panas;
3. ikatannya kuat;
4. tidak dapat didaur ulang; dan
5. strukturnya kuat.
Polimer yang termasuk termoplastik mempunyai sifat nomor....
A.1 B. 2 C. 3 D.4 E. 5

26. UNAS 2009 P – 27 , No.25


Seorang siswa melakukan uji coba terhadap 5 jenis makanan. Dan hasilnya ditampilkan sebagai berikut:
Jenis Uji
Bahan
Xantoprote
Makanan Biuret Pb. Asetat
at
1 Biru Tidak ada Tidak ada
perubahan perubahan
2 Ungu Jingga Hitam
3 Ungu Jingga Hitam
4 Biru Tidak ada Hitam
perubahan
Berdasarkan data tersebut, bahan makanan yang mengandung gugus inti benzena dan belerang
adalah....
A. 1 dan 2 B. 1 dan 4 C. 2 dan 3
D. 2 dan 4 E. 3 dan 4

27. UNAS 2008 P – 27 , No.23


Berikut ini tabel berisi nama polimer dan jenis monomer:
No Nama Polimer Jenis polimer
1 Polivinilklorida Vinil klorida
2 Amilum Glukosa
3 Asam Nukleat Nukleotida

159
4 Teflon Tetrafluoroetena
5 Polistirena Stirena

Dari tabel tersebut pasangan polimer yang terbentuk melalui proses kondensasi adalah....
A. 1 dan 2 B. 1 dan 5 C. 2 dan 3
D. 3 dan 4 E. 4 dan 5

28. UNAS 2008 P – 27 , No.24


Berikut ini adalah pernyataan yang benar tentang karbohidrat, protein, dan lemak, kecuali....
A. denaturasi protein dapat disebabkan oleh pemanasan
B. glukosa adalah karbohidrat yang paling sederhana
C. hidrolisis lemak akan menghasilkan asam lemak dan gliserol
D. protein adalah polimer alam yang merupakan rangkaian monomer asam amino
E. hasil uji positif terhadap pereaksi Fehling menunjukkan adanya amilum

29. UNAS 2008 P – 27 , No.25


Beberapa kegunaan zat makanan di dalam tubuh kita, yaitu:
I. sebagai zat pembangun
II. pengganti jaringan tubuh yang rusak
III. sumber energi utama dalam tubuh
IV. penambah selera
Kegunaan protein dalam tubuh kita adalah....
A. I dan II B. I dan IV C. II dan III
D. II dan IV E. III dan IV

160