Anda di halaman 1dari 1

Pembelajaran Abad 21 menekankan pada Higher Order Thinking Skills.

HOTS bertujuan untuk


mempersiapkan siswa memiliki kemampuan dasar berpikir logis, kritis, kreatif, dan memecahkan masalah untuk
masa depannya. Kenyataannya, kemampuan siswa masih rendah ketika diberikan permasalahan yang mengajak
siswa untuk berpikir. Indikasi penyebabkarena pembelajaran selama ini lebih dominan menyampaikan
pengetahuan saja danpembelajaran belum memicu kemampuan siswa untuk berpikir seperti menganalisis,
mengevaluasi, dan mengkreasi. Model pembelajaran kooperatif Carousel Feedback dan Round Tablemenjadi
solusi untuk meningkatkan HOTS dan hasil belajar IPS.Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bagaimana
penerapan model pembelajaran kooperatif Carousel Feedback dan Round Tableyang meningkatkan HOTS dan
hasil belajar IPS pada sub tema keunggulan sumber daya alam untuk pembangunan nasional.

Penerapan model pembelajaran kooperatif Carousel Feedbackyang meningkatkan HOTS dan hasil
belajar dilaksanakan dengan cara; a) pembentukankelompok secara heterogen berdasarkan kemampuan
akademik; b) mengeksplorasi ide-ide yang dimiliki dengan memberikan pertanyaan pada LKS; c) meningkatkan
keterampilan berpikir siswa melalui proyek hasil diskusi tiap kelompok; d) membangun komunikasi efektif
selama berdiskusi; e) menganalisis hasil diskusi kelompok lain pada lembar umpan balik; f) memberikan umpan
balik dengan menuliskan ide-ide yang konstruktif. Pada model pembelajaran kooperatif Round
Tablepenerapannya dilaksanakan dengan cara; a) memberikan waktu kepada siswa untuk berpikir melalui LKS
yang diberikan oleh guru, b) permasalahan yang diberikan kepada siswa dipecahkan secara bersama-sama
melalui diskusi kelompok yang heterogen berdasarkan kemampuan akademik siswa, c) setiap siswa menuliskan
ide/gagasannya secara bergantian pada lembar kerja setelah mencapai kesepakatan selama
diskusi.Pemberian scaffolding selama pembelajaran sangat membantu siswa pada saat aktivitas diskusi
kelompok, menganalisis hasil proyek diskusi kelompok lain pada lembar umpan balik dan pada saat memikirkan
gagasan.
Disarankan agar guru terlebih dahulu merancang aktivitas pembelajaran dengan baik. Beberapa hal yang perlu
menjadi acuan meliputi; a) menekankan keterampilan berpikir menganalisis, mengevaluasi, dan mengkreasi
melalui pembiasaan aktivitas siswa seperti pengamatan, mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan
menyimpulkan, b) memberikan pertanyaan/fakta-fakta yang mengajak siswa untuk berpikir, c) menekankan
pembelajaran kontekstual dan melanjutkan pembelajaran bukan hanya sampai pada ranah pengetahuan tetapi
sampai menjadi keterampilan sehingga dapat menggunakan pengetahuan tersebut untuk menyelesaikan
permasalahan.