0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
130 tayangan2 halaman

Prosedur Rujukan Laboratorium Medis

Dokumen ini membahas tentang rujukan laboratorium dan prosedur pengiriman spesimen pasien ke laboratorium rujukan untuk pemeriksaan yang tidak dapat dilakukan di laboratorium rumah sakit. Prosedur meliputi penerimaan spesimen, pengambilan sampel, pengiriman ke laboratorium rujukan, penerimaan hasil, dan pengembalian hasil ke pasien. Jika pemeriksaan tidak tersedia, pasien akan dirujuk kembali ke dokter

Diunggah oleh

SUDIRO
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
130 tayangan2 halaman

Prosedur Rujukan Laboratorium Medis

Dokumen ini membahas tentang rujukan laboratorium dan prosedur pengiriman spesimen pasien ke laboratorium rujukan untuk pemeriksaan yang tidak dapat dilakukan di laboratorium rumah sakit. Prosedur meliputi penerimaan spesimen, pengambilan sampel, pengiriman ke laboratorium rujukan, penerimaan hasil, dan pengembalian hasil ke pasien. Jika pemeriksaan tidak tersedia, pasien akan dirujuk kembali ke dokter

Diunggah oleh

SUDIRO
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RUJUKAN LABORATORIUM

No.Dokumen No.revisi Halaman

BP.Pertamedika
20/LAB/03/2016-S0 00 1 dari 3
Rawamangun

Ditetapkan oleh :
Tanggal Terbit Direktur,
SPO 27-03-2015

dr. Duta Liana MARS

PENGERTIAN Rujukan laboratorium adalah kegiatan mengirim spesimen pasien ke laboratorium


rujukan untuk pemeriksaan yang tidak dapat dilakukan di laboratorium Balai
Pengobatan Pertamedika Rawamangun.

TUJUAN Sebagai acuan langkah - langkah dalam pelaksanaan rujukan agar pasien tetap
mendapatkan hasil pemeriksaan untuk jenis pemeriksaan laboratorium yang tidak bisa
dilakukan di Balai Pengobatan pertamedika Rawamangun.

KEBIJAKAN 1. SK Direktur RSPJ No.Kpts-001/C00000/2015-S0, tanggal 02 Maret 2015 Tentang


Kebijakan Umum Pelayanan Rumah Sakit Pertamina Jaya
2. SK Direktur RSPJ No.Kpts-081/C00000/2015-S0, tanggal 03 Maret 2015 Tentang
Kebijakan Pelayanan Radiologi Rumah Sakit Pertamina Jaya

REFERENSI 1. PMK No. 411 tahun 2010 tentang Laboratorium klinik.


2. Pedoman praktek laboratorium yang benar. Direktorat Laboratorium Kesehatan
Depkes RI. 2008
PROSEDUR A. Rujukan Spesimen
1. Petugas menerima dan memeriksa kelengkapan formulir permintaan pemeriksaan
laboratorium (identitas pasien, diagnosa dan jenis pemeriksaan yang diminta)
2. Petugas memberikan informasi kepada pasien bahwa pemeriksaan yang diminta
tidak dapat dikerjakan
3. Petugas meminta persetujuan pasien/keluarga untuk dilakukan pengambilan dan
pengiriman sampel ke laboratorium rujukan yang bekerja sama
4. Petugas memberikan informasi kepada pasien untuk waktu pengambilan hasil
sesuai waktu yang ditentukan
5. Petugas menghubungi laboratorium rujukan untuk mengkonfirmasi akan dilakukan
pengiriman spesimen pasien
6. Petugas mencatat identitas pasien dan jenis pemeriksaan yang diminta ke buku
register setelah mendapatkan persetujuan pasien/keluarga
7. Petugas menggunakan alat pelindung diri, melakukan pengambilan sampel sesuai
kebutuhan pemeriksaan dan memberi label pada wadah sampel
8. Petugas menempatkan spesimen ke dalam cool box yang sudah disesuaikan
suhunya
9. Petugas membuat surat keterangan pengiriman spesimen dan permintaan
pemeriksaan dengan menyertakan identitas pasien, tanggal pengambilan
spesimen, jenis dan volume sampel, diagnosa dan nama dokter pengirim
10. Petugas melakukan pengiriman ke laboratorium rujukan

1
RUJUKAN LABORATORIUM

No.Dokumen No.revisi Halaman

BP.Pertamedika
20/LAB/03/2016-S0 00 1 dari 3
Rawamangun

11. Petugas menerima dan mencatat hasil pemeriksaan dari laboratorium rujukan
12. Petugas memberikan hasil pemeriksaan kepada pasien/keluarga

B. Rujukan Pasien
1. Petugas menerima dan memeriksa kelengkapan formulir permintaan
pemeriksaan laboratorium (identitas pasien, diagnosa dan jenis pemeriksaan
yang diminta)
2. Petugas memberikan informasi kepada pasien bahwa pemeriksaan yang
diminta tidak dapat dikerjakan
3. Petugas menyarankan pasien untuk kembali ke dokter pengirim, atau
menyarankan pasien untuk merujuk ke laboratorium klinik yang memiliki
pemeriksaan laboratorium yang diminta

UNIT TERKAIT Unit Pelayanan dan Penunjang Medis

Anda mungkin juga menyukai