Anda di halaman 1dari 20

LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA BINAAN

NY. S DENGAN HIPERTENSI

Disusun untuk memenuhi penugasan individu departemen Komunitas di Wilayah Kerja


Puskesmas Janti RW 4 RT 9 Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang

Pembimbing:
Ns. Annisa Wuri K, S. Kep., M.Kep dan Ns. Rohani Sirait, S. Kep.

Oleh:

Rafika Ajeng Wahyuni

180070300111042

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2018
A. IDENTITAS KELUARGA

FORMAT PENGKAJIAN KELUARGA RESUME

IDENTIFIKASI DATA

1. Nama Kepala Keluarga : Tn. N


2. Alamat : RT 9 RW 4 Kelurahan Bandungrejosari
3. Komposisi Keluarga :
NAMA TEMPAT,
JENIS
NO (AKHIR, HUBUNGAN TANGGAL PEKERJAAN PENDIDIKAN
KELAMIN
DEPAN) LAHIR
Kepala 9 Desember
1. Tn. N L Penjait SD
Keluarga 1960
24 September
2. Ny. S P Istri IRT SD
1955
3 Tn. S L Anak 30 April 1987 Karyawan SLTA
16 Agustus
4 Ny. P P Famili lain Karyawan SLTA
1964
5 Ny. F P Famili lain 7 Juni 1985 Karyawan SLTA

B. GENOGRAM

Keterangan gambar :

: Perempuan : meninggal

: Laki-laki : tinggal dalam satu rumah

: Garis keturunan : garis pernikahan


C. ANALISA DATA

No Data Penunjang Etiologi Masalah


2. DS : Kebiasaan makan Perilaku Kesehatan
 Ny. S mengatakan bahwa darah makanan asin Cenderung
tinggi nya sering kumat beresiko
 Ny. S mengatakan bahwa dirinya Perilaku Kesehatan
menyukai makanan asin dan masih Cenderung beresiko
sering mengonsumsi garam lebih
dari 2 sdm per hari
 Ny. S mengatakan bahwa terakhir
kali control ke puskesmas sejak 3
bulan yang lalu
DO :
TD: 150/100 mmHg
D. RENCANA INTERVENSI

No Tujuan Umum Tujuan Khusus Kriteria Evaluasi Rencana Tindakan


dx Kriteria Standar
1 Setelah dilakukan TUK 1 Kognitif NOC : Teaching: disease process
asuhan keperawatan Keluarga Knowledge : Disease Process 1. Identifikasi pengetahuan
2x pertemuan, mampu Indikator 1 2 3 4 5 keluarga tentang penyakit
keluarga mengenal Pengertian sedi Cukup 2. Jelaskan pengertian dari
menunjukkan masalah penyakit kit tahu penyakit
peningkatan kesehatan tahu 3. Jelaskan proses terjadinya
pengetahuan proses Tidak Cukup penyakit
tentang Penyakit tahu 4. Jelaskan faktor penyebab
terjadinya tahu
penyakit penyakit
Faktor Tidak Cukup 5. Jelaskan gejala penyakit
tahu 6. Jelaskan komplikasi penyakit
penyebab tahu
penyakit 7. Jelaskan pencegahan
Gejala Tidak Cukup penyakit
tahu
penyakit tahu
Komplikasi sedi Cukup
kit tahu
tahu
Pencegah sedi Cukup
an kit tahu
tahu
TUK 2 Afektif NOC : 1. Monitor populasi yang
Keluarga Knowledge : Healthy Lifestyle beresiko dalam rangka
mampu Indikator 1 2 3 4 5 pemenuhan regimen prevensi
mengambil Strategi untuk sedikit Tahu dan perawatan
keputusan tahu 2. Monitor faktor lingkungan
mencegah seluruhnya
penyakit yang yang mempengaruhi
Pentingnya sedikit Tahu terjadinya penyakit tidak
tahu seluruhnya menular
skrining
pencegahan 3. Perbaiki sistem- sistem
surveilens untuk prnyakit
menular seperti yang
dibutuhkan.

TUK 3 Keluarga Psikomoto NOC : 1. Gali pengetahuan keluarga


mampu r Family partisipation in professional care 2. Ajarkan terapi non-
merawat Indikator 1 2 3 4 5 farmakologis teknik pijat
relaksasi
Berpartisipasi Tahu Tahu 3. Ajarkan keluarga cara
dalam sebagian seluruh pencegahan penyakit
melakukan nya 4. Informasikan kepada klien
perawatan untuk menggunakan obat
hipertensi yang sudah di
rekomendasikan dokter
TUK 4 Psikomoto NOC : Health System Guidance
Keluarga r Knowledge : Health behavior 1. Gali pengetahuan
mampu Indikator 1 2 3 4 5 keluarga
memodifikasi Screening Tahu Tahu 2. Keluarga melakukkan
lingkungan kesehatan sebagi seluruh skrining tentang penyakit
an nya
Pelayanan Tahu Tahu
promosi sebagi seluruh
kesehatan an nya
TUK 5 Psikomoto NOC : 1. Kaji kemampuan keluarga
Keluarga r Knowledge : health resource dalam mengakses
mampu layanan kesehatan
memanfaatkan Indikator 1 2 3 4 5 2. Kaji system transportasi
fasilitas keluarga akan Tahu Tahu yang tersedia untuk
kesehatan untuk pergi ke sebagi seluruh mencapai layanan
pengobatan layanan an nya kesehatan
kesehatan 3. Diskusikan dengan
untuk keluarga tujuan membawa
melakukan keluarga yang sakit
pengobatan periksa ke layanan
dan control kesehatan
4. Jadwalkan kunjungan ke
layanan kesehatan
E. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Dx Diagnosa Implementasi Evaluasi
Keperawatan
1 Perilaku 20 Juli 2018/ 08.30 WIB Subjektif
Cenderung 1. Melakukan pemeriksaan TD Ny. S 1. Ny. S mengatakan bahwa mengerti
Beresiko 2. Menjelaskan kepada Ny. S tentang HT meliputi: tentang edukasi yang diberikan
pengertian, proses terjadinya penyakit, faktor 2. Ny. S mengatakan paham tentang
penyebab penyakit, gejala penyakit, komplikasi makanan apa saja yang dianjurkan,
penyakit, pencegahan penyakit. dibatasi, dan harus dihindari
3. Melakukan terapi alternative pijat refleksi selama 15-20 3. Ny. S akan melanjutkan terapi pijat
menit pada kedua kaki dan mengajarkan kepada alternative secara mandiri
keluarga prosedur nya
21 Juli 2018/ 07.15 WIB Obyektif
1. Melakukan terapi alternative pijat refleksi selama 15-20 1. Ny. R tampak antusias mendengar
menit pada kedua kaki penjelasan perawat
2. Menyarankan kepada Ny. S untuk tetap beraktifitas dan 2. Ny. R tampak kooperatif saat berdiskusi
sekali-kali jalan-jalan agar kesehatannya tetap terjaga 3. TD 20 juli 2018 : 150/100
22 Juli 2018/ 08.15 WIB 4. TD 22 Juli 2018 : 140/85 mmHg
1. Melakukan pemeriksaan TD Ny. S 5. Ny. S merasa lebih enakan setelah dilakukan
2. Melakukan terapi alternative pijat refleksi selama 15-20
terapi alternative pijat refleksi oleh
menit pada kedua kaki dan mengulang kembali
perawat
mengajarkan kepada keluarga prosedur nya
3. Menyarankan Ny. S untuk kontrol dan mendatangi
Analisa
puskesmas untuk membuat hipertensinya terkontrol.
Masalah teratasi
4. Menyarankan Ny. S untuk mengurangi makanan asin
4.
Planing
Intervensi dihentikan
Lampiran 1. Laporan Pendahuluan Ujian Home visit

LAPORAN PENDAHULUAN KEGIATAN HOME VISIT

Disusun Untuk Memenuhi Syarat Ujian Student Oral Case Analysis


Departemen Komunitas

Disusun Oleh:
Siti Rodliyah 170070301111101

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
2017
LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN. I

Kunjungan ke : 3 Tanggal : 16 Oktober 2017

1. Latar Belakang
Keluarga Tn.I adalah keluarga yang tinggal di RT 05 RW 03 Kelurahan
Kedungkandang Kota Malang. Tn. I tinggal berdua dengan istrinya Ny. S.
Ny.S mengatakan bahwa dirinya memiliki hipertensi dengan tekanan darah
sekitar 180/100 mmHg. Ny.S rutin kontrol ke posyandu lansia. Keluarga Ny.S
memiliki riwayat penyakit hipertensi.
Ny. S mengatakan pernah terkena stroke dan penyakit jantung. Sempat rawat
inap di RS panti Nirmala selama 3 hari. Setelah itu, kontrol rutin sebulan sekali.
Sekarang sudah tidak control lagi karena kata dokternya tidak perlu kontrol lagi.
Terakhir kontrol 1 bulan yang lalu.
Ny. S sudah mulai mengurangi konsumsi garam, mengatur pola makan, rutin
minum obat, namun Ny S heran kenapa TD nya masih tinggi.
Ny S mengatakan ingin tahu lebih dalam terkait apa saja yang harus diperhatikan
supaya tidak memperparah keadaannya saat ini.

2. Proses keperawatan
a. Diagnosis keperawatan keluarga: Kesiapan Meningkatkan Manajemen
Kesehatan
b. Tujuan Umum
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x30 menit, Ny. S
memahami tentang pengaturan makan bagi penderita hipertensi dan jantung
c. Tujuan khusus
Keluarga dapat menjelaskan kembali tentang pengaturan makan bagi
penderita hipertensi dan jantung, baik dari makanan yang sehat, perlu
dibatasi, dan harus dihindari.
3. Implementasi dan Tindakan Keperawatan
a. Metode : metode yang digunakan adalah adalah ceramah dan
diskusi Tanya jawab.
b. Alat : booklet pengaturan makanan pada hipertensi dan
jantung
c. Waktu dan tempat : rumah keluarga Tn. I
4. Kriteria Evaluasi
a. Kriteria struktur :
1. Ketersedian media
2. Persiapan materi
b. Kriteria proses :
1. Kegiatan sesuai jadwal
2. Keluarga antusias selama proses kegiatan diskusi
c. Kriteria hasil :
1. Keluarga dapat memahami tentang pengaturan makan bagi penderita
hipertensi dan jantung, baik dari makanan yang sehat, perlu dibatasi, dan
harus dihindari.
Lampiran Materi
A. Tujuan diet
1. Membantu menurunkan tekanan darah
2. Mengurangi Beban Kerja Jantung
3. Menormalkan Berat Badan
4. Memenuhi kebutuhan gizi pasien
B. Syarat Diet
Syarat konsumsi makanan harian untuk penderita hipertensi dan jantung yaitu
mengandung energi, Protein, lemak yang cukup, rendah kolesterol, Vitamin dan
mineralnya cukup. Hindari penggunaan suplemen kalium, kalsium, dan
magensium jika tidak dibutuhkan. Rendah Garam, makanan mudah cerna dan
tidak menimbulkan gas, serat cukup untuk menghindari konstipasi.
Adapun, bahan makanan yang harus dikonsumsi, perlu dibatasi, dan harus
dihindari, antara lain:
1. Sumber karbohidrat
Dianjurkan
Sumber hidrat arang: nasi, nasi tim, bubur roti gandum, macaroni, jagung,
kentang, ubi dan talas, havermout, sereal (hidrat arang komplek yang
banyak mengandung serat).
Dibatasi
mie, roti putih, ketan, kue-kue, cake, biskuit, gula
2. Sumber Protein Hewani
Dianjurkan
Daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, putih telur,susu rendah lemak
Dibatasi
Daging tanpa lemak 1 x per mg, ayam 3x per mg, bebek, sarden (makanan
kaleng) dan kuning telur 1x per minggu.
Dihindari
Daging berlemak, jeroan, sosis, daging asap, gajih, otak,kepiting, kerang,
keju, susu full cream.
3. Protein Nabati
Dianjurkan
Tempe, tahu, kacang hijau, kedelai.
Dibatasi
Kacang Tanah, Kacang Bogor, Maksimal 25 gr
Dihindari
Kacang Merah, Oncom, Kacang Mente
4. Sayur-sayuran
Dianjurkan
Sayuran yang tidak menimbulkan gas : bayam, buncis, labu kuning, labu
siam, wortel, kacang panjang,tomat,gambas, kangkung, kecipir, daun
kacang panjang, daun kenikir, ketimun, daun selada dan toge.
Dihindari
Sayuran yang dapat menimbulkan gas, seperti: kol, kembang kol, lobak,
sawi, nangka muda
5. Buah-buahan
Dianjurkan
Buah-buahan atau sari buah: jeruk, apel, pepaya, melon, jambu, pisang,
alpukat, belimbing, mangga,
Dihindari
Buah yang dapat menimbulkan gas dan tinggi lemak, seperti durian,
nangka, cempedak, nanas.
6. Lain-lain
Hindari minum kopi, teh kental, dan minuman yang mengandung soda dan
beralkohol
Hindari makanan yang berbumbu tajam (pedas, asin, asam), dan hindari
bumbu olahan yang mengandung natrium.
Hal yang perlu diperhatikan:
Cara Pengolahan Makanan yang dianjurkan: direbus, dikukus, dipanggang,
ditumis
Cara Pengolahan Makanan yang dihindari: digoreng
Daftar Pustaka

Kementrian Kesehatan RI. 2011. Diet Penyakit Jantung. Brosur-Diet-Penyakit-


Jantung1.pdf.
Diakses tanggal 15 Oktober 2017

Kementrian Kesehatan RI. 2011. Diet Hipertensi. Brosur-Diet-Hipertensi.pdf. Diakses


tanggal 15 Oktober 2017
Lampiran 2. Dokumentasi Keluarga Resume
Lampiran 3. Media
Booklet Diet Hipertensi dan Jantung
Leaflet Rokok