Anda di halaman 1dari 9

L3-4 Konsolidasi Neraca

Pada tanggal 1 Januari 20X3, PT Garuda melaporkan total aset Rp470.000.000,


kewajiban Rp270.000.000, dan ekuitas pemegang saham Rp200.000.000. Pada tanggal
tersebut, PT Belibis melaporkan aset Rp 190.000.000, kewajiban Rp135.000.000, dan
ekuitas pemegang saham Rp55.000.000. Setelah negosiasi panjang, PT Garuda
membayar pemegang saham PT Belibis Rp55.000.000 kas untuk 100% saham berhak
suara PT Belibis.
Diminta :
Sesaat setelah PT Garuda membeli saham PT Belibis:
a. Berapa jumlah total aset yang akan dilaporkan PT Garuda di neracanya ?
b. Berapa jumlah total aset yang akan dilaporkan di neraca konsolidasi ?
c. Berapa jumlah total kewajiban yang akan dilaporkan di neraca konsolidasi ?
d. Berapa jumlah ekuitas pemegang saham yang akan dilaporkan di neraca
konsolidasi ?
Jawab :
a. Rp470.000.000 +Rp55.000.000-Rp55.000.000 =Rp470.000.000.-
b. Rp470.000.000+Rp190.000.000-Rp55.000.000=Rp605.000.000,-
c. Rp270.000.000+135.000.000=Rp405.000.000,-
d. Rp200.000.000+55.000.000+55.000.000=Rp200.000.000,-

L3-8 Anak Perusahaan Diakuisisi dengan Obligasi


PT Bina computer membeli 100% Saham PT Nanosoftware pada tanggal 2 Januari
20X3,dengan mengeluarkan obligasi dengan nilai nominal Rp 140.000.000 dan nilai
wajar Rp 150.000.000 ikhtisar data neraca yang disajikan untuk keedua perusahaan
sesaat sebelum akuisisi adalahl sebagai berikut.
PT BINA KOMPUTER PT NANOSOFTWARE
Nilai Buku Nilai Wajar Nilai Buku Nilai Wajar
Kas Rp 200.000.000 Rp 200.000.000 Rp 50.000.000 Rp 50.000.000
Asset lain Rp 400.000.000 Rp 650.000.000 Rp 120.000.000 Rp180.000.000
Total debit Rp 600.000.000 Rp 170.000.000
Kewajiban lancar Rp 100.000.000 Rp 100.000.000 Rp 80.000.000 Rp80.000.000
Saham biasa Rp 300.000.000 Rp 50.000.000
Saldo laba Rp 200.000.000 Rp 40.000.000
Total kredit Rp 600.000.000 Rp 170.000.000
Diminta:
Buatlah neraca konsolidasi sesaat setelah akuisisi.
Jawab:
PT BINA KOMPUTER
NERACA KONSOLIDASI
PER 31 JANUARI 20X3
Aktiva
Kas Rp 250.000.000
Asset lain Rp 580.000.000
Total debit Rp 830.000.000

Kewajiban dan Ekuitas Pemegang Saham


Kewajiban lancar Rp 180.000.000
Obligasi Rp 140.000.000
Premi obligasi Rp 10.000.000
Saham biasa Rp 300.000.000
Saldo laba Rp 200.000.000
Total kredit Rp 830.000.000

L3-9 Anak Perusahaan Diakuisisi Dengan Saham Preferen


PT Binakomputer membeli 100% saham PT Nanosoftware pada tanggal 2 Januari 20X3
dengan mengeluarkan saham preferen dengan nilai nominal Rp 6000 per lembar dan
nilai wajar Rp 10.000 per lembar. Total 15.000 lembar sahaam preferen
dikeluarkan,data neraca untuk kedua perusahaan sesaat sebelum penggabungan usaha
disajikan di L3-8
Diminta
Buatlah neraca konsolidasi untuk kedua perusahaan sesaat setelah PT Bina computer
memperoleh kepemilikan di PT Nanosoftware dengan mengeluarkan saham preferen.
Jawab:
PT BINA KOMPUTER
NERACA KONSOLIDASI
PER JANUARI 20X3
Aktiva
Kas Rp 250.000.000
Asset lain Rp 580.000.000
Total debit Rp 830.000.000

Kewajiban dan Ekuitas Pemegang Saham


Kewajiban lancar Rp 180.000.000
Saham Preferen Rp 90.000.000
Agio SahamPreferen Rp 60.000.000
Saham biasa Rp 300.000.000
Saldo laba Rp 200.000.000
Total kredit Rp 830.000.000
L3-12 Penghitungan Laba Bersih Konsolidasi
PT. Ambar memiliki 75% saham biasa PT Kilang, yang diakuisisi sebesar nilai buku yang
mendasari pada tanggal 1 Januari 20X4. Laporan laba rugi dari PT Ambar dan PT Kilang
untuk tahun 20X4 adalah sebagai berikut.

PT Ambar PT Kilang
Penjualan Rp 528.000.000 150.000.000
Pendapatan Dividen 9.000.000 -
Total Pendapatan Rp 537.000.000 Rp 150.000.000
Dikurangi : Harga Pokok Penjualan 380.000.000 87.000.000
Beban Penyusutan 32.000.000 20.000.000
Beban Lain-lain 66.000.000 23.000.000
Total Beban Rp 478.000.000 130.000.000
Laba Bersih Rp 59.000.000 Rp 20.000.000

Diminta :
a. Berapa jumlah yang seharusnya dilaporkan PT Ambar dalam laporan laba ruginya
sebagai pendapatan dari investasi pada PT Kilang dengan menggunakan akuntansi
metode ekuitas ?
b. Berapa jumlah pendapatan yang seharusnya dialokasikan ke kepemilikan
nonpengendali dalam laporan laba rugi konsolidasi untuk tahun 20X4 ?
c. Berapa jumlah yang seharusnya dilaporkan PT Ambar sebagai laba bersih
konsolidasi untuk tahun 20X4 ?
Jawab :
a. Pendapatan Investasi dari PT Kilang Rp20.000.000 X 75% = Rp15.000.000
b. Laba Bagian "NonPengendalian" Rp20.000.000 X 25% = Rp5.000.000
c. Laba Bersih Konsolidasi

Laba PT Ambar Rp59.000.000


Laba PT Kilang Rp20.000.000
Rp79.000.000
Dividen Rp9.000.000
LBK Rp70.000.000

L3-14 Anak Perusahaan Diakuisisi pada Nilai Buku


PT Bintang membeli semua saham biasa PT Dunia sebesar nilai buku yang mendasari
dan menggunakan metode ekuitas untuk akuntansi investasinya. Informasi neraca yang
diberikan oleh kedua perusahaan per 31 Desember 20X8 adalah sebagai berikut :
PT Bintang PT Dunia
(Dalam Rp000)
Kas Rp 40.000 Rp20.000
Piutang Usaha 120.000 70.000
Persediaan 180.000 90.000
Aset Tetap (bersih) 350.000 240.000
Investasi pada Saham PT Dunia 170.000 -
Total Debit Rp 860.000 Rp 420.000

Utang Usaha Rp65.000 Rp30.000


Wesel Bayar 350.000 220.000
Saham Biasa 150.000 90.000
Saldo Laba 295.000 80.000
Total Kredit Rp860.000 Rp420.000

Diminta :
Buatlah neraca konsolidasi untuk PT Bintang per 31 Desember 20X8.

Jawab :
PT Bintang
Neraca Konsolidasi
Per 31 Desember 20X8
Aktiva Pasiva
Kas Rp 60.000 Utang usaha Rp 95.000
Piutang Usaha Rp 190.000 Wesel bayar Rp 570.000
Persediaan Rp 270.000 Saham Biasa Rp 150.000
Aset tetap (bersih) Rp 590.000 Saldo laba Rp 295.000
Total Aktiva Rp 1.110.000 Total Pasiva Rp 1.110.000

L4-7 Kertas Kerja Neraca


PT Simon membeli 100% saham biasa PT Farina pada tanggal 31 Desember 20X2,
seharga Rp150.000.000. Data dari neraca kedua perusahaan pada tanggal akuisisi
adalah sebagai berikut :
Pos PT Simon PIT Farina
Kas Rp 65.000.000 Rp 18.000.000
Piutang Usaha Rp 87.000.000 Rp 37.000.000
Persediaan Rp 110.000.000 Rp 60.000.000
Bangunan dan peralatan (bersih) Rp 220.000.000 Rp 150.000.000
Investasi pada saham PT Farina Rp 150.000.000
Total Aset Rp632.000.000 Rp 265.000.000

Utang Usaha Rp 92.000.000 Rp 35.000.000


Wesel Bayar Rp 150.000.000 Rp 80.000.000
Saham Biaya Rp 100.000.000 Rp 60.000.000
Saldo Laba Rp 290.000.000 Rp 90.000.000
Total Kewajiban dan Ekuitas Pemegang saham Rp 632.000.000 Rp 265.000.000

Pada Tanggal penggabungan usaha, nilai buku dari aset dan kewajiban PT Farina
mendekati nilai wajarnya.

Diminta :
a. Buatla ayat jurnal eliminasi yang diperlukan dalam penyusunan neraca
konsolidasi sesaat setelah penggabungan usaha.
b. Buatlah kertas kerja neraca konsolidasi.
Jawab :
a. Jurnal Eliminasi
Saham biasa – PT Farina Rp60.000.000
Saldo Laba Rp90.000.000
Investasi pada saham biasa PT Farina Rp150.000.000
b. Kertas Kerja Neraca Konsolidasi (Dalam Rp 000 )
PT Simon dan Anak Perusahaan
Kertas Kerja Neraca Konsolidasi
31 Desember 2012
Eliminasi
Rekening PT Simon PT Farina Konsolidasi
Debet Kredit
Kas 65.000 Rp 18.000 Rp 83.000
Piutang Usaha 87.000 Rp 37.000 Rp 124.000
Persediaan 110.000 Rp 60.000 Rp 170.000
Bangunan & Peralatan (net) 220.000 Rp 150.000 Rp 370.000
Investasi pd saham Farina 150.000 Rp 150.000
Total Debit 632.000 Rp 265.000 Rp 747.000

Utang Usaha 92.000 Rp 35.000 Rp 127.000


Wesel Bayar 150.000 Rp 80.000 Rp 230.000
Saham Biasa
PT Simon 100.000 Rp 100.000
PT Farina Rp 60.000 Rp 60.000
Saldo Laba 290.000 Rp 90.000 Rp 90.000 Rp 290.000
Total Kredit 632.000 Rp 265.000 Rp 150.000 Rp 150.000 Rp 747.000

L4-8 Kertas Kerja Neraca dengan Diferensial


PT Simon membeli 100% saham biasa PT Farina pada tanggal 31 Desember
20X2, seharga Rp189.000.000. Data dari neraca kedua perusahaan pada tanggal
akuisisi adalah sebagai berikut.

Pos PT Simon PT Farina


Kas Rp 26.000.000 Rp 18.000.000
Piutang Usaha Rp 87.000.000 Rp 37.000.000
Persediaan Rp 110.000.000 Rp 60.000.000
Bangunan dan Peralatan (bersih) Rp 220.000.000 Rp 150.000.000
Investasi pada Saham PT Farina Rp 189.000.000
Total Aset Rp 632.000.000 Rp 265.000.000

Utang Usaha Rp 92.000.000 Rp 35.000.000


Wesel Bayar Rp 150.000.000 Rp 80.000.000
Saham Biasa Rp 100.000.000 Rp 60.000.000
Saldo Laba Rp 290.000.000 Rp 90.000.000
Total Kewajiban dan Ekuitas Pemegang saham Rp 632.000.000 Rp 265.000.000

Pada tanggal penggabungan usaha, nilai buku dari aset dn kewajiban PT Farina
mendekati nilai wajarnya, kecuali untuk persediaan yang mempunyai nilai wajar
Rp84.000.000 serta bangunan dan peralatan (bersih) yang mempunyai nilai
wajar Rp165.000.000.
Diminta :
a) Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan untuk menyusun neraca
konsolidasi sesaat setelah penggabungan usaha.
b) Buatlah kertas kerja neraca konsolidasi.
Jawab :
a. Ayat jurnal eliminasi
Biaya Investasi Rp 189.000.000
Nilai Buku
Saham Biasa Rp 60.000.000
Saldo Laba Rp 90.000.000
Rp 150.000.000
Kepemilikan 100%
Rp 150.000.000
Rp 39.000.000

Saham Biasa - PT Farina Rp 60.000.000


Saldo Laba Rp 90.000.000
Diferensial Rp 39.000.000
Investasi pada saham biasa PT Farina Rp 189.000.000

b. Kertas Kerja Neraca Konsolidasi (Dalam Rp 000)


PT Simon dan Anak Perusahaan
Kertas Kerja Neraca Konsolidasi
31 Desember 2012
Eliminasi
Rekening PT Simon PT Farina Konsolidasi
Debet Kredit
Kas Rp 26.000 Rp 18.000 Rp 44.000
Piutang Usaha Rp 87.000 Rp 37.000 Rp 124.000
Persediaan Rp 110.000 Rp 60.000 Rp 24.000 Rp 194.000
Bangunann dan Peralatan(Bersih) Rp 220.000 Rp 150.000 Rp 15.000 Rp 385.000
Investasi pada saham PT Farina Rp 189.000 Rp 189.000 Rp -
Diferensial Rp 39.000 Rp 39.000 Rp -
Total Asset Rp 632.000 Rp 265.000 Rp 747.000

Utang Usaha Rp 92.000 Rp 35.000 Rp 127.000


Wesel Bayar Rp 150.000 Rp 80.000 Rp 230.000
Saham Biasa Rp 100.000 Rp 60.000 Rp 60.000 Rp 220.000
Saldo Laba Rp 290.000 Rp 90.000 Rp 90.000 Rp 470.000
Total Kewajiban Rp 632.000 Rp 265.000 Rp 228.000 Rp 228.000 Rp 2.541.000
L4-9 Kertas Kerja untuk Anak Perusahaan yang Dimiliki seluruhnya
PT Emas membeli 100% saham biasa PT Premium pada tanggal 31 Desember
20X4. Data dari neraca PT Emas dan PT Premium pada tanggal akuisisi adalah
sebagai berikut.

Pos PT Emas PT Premium


Kas dan Piutang Usaha Rp 80.000.000 Rp 30.000.000
Persediaan Rp 150.000.000 Rp 350.000.000
Bangunan dan Peralatan (bersih) Rp 430.000.000 Rp 80.000.000
Investasi pada Saham PT Farina Rp 167.000.000
Total aset Rp 827.000.000 Rp 460.000.000

Utang Usaha Rp 100.000.000 Rp 110.000.000


Utang Jangka Panjang Rp 400.000.000 Rp 200.000.000
Saham Biasa Rp 200.000.000 Rp 140.000.000
Saldo Laba Rp 127.000.000 Rp 10.000.000
Total Kewajiban dan Ekuitas Pemegang Saham Rp 827.000.000 Rp 460.000.000

pada tanggal penggabungan usaha, kas dan piutang Premium memiliki nilai
wajar Rp28.000.000, persediaan memiliki nilai wajar Rp357.000.000, bangunan
dan peralatan memiliki nilai wajar Rp92.000.000.
Diminta :
a) Buatlah ayat jurnal eliminasi yang diperlukan dalam penyusunan neraca
konsolidasi pada tanggal 1 Januari 20X5.
b) Buatlah kertas kerja neraca konsolidasi.
c) Susunlah neraca konsolidasi dalam bentuk yang benar.
Jawab :
a. Ayat Jurnal Eliminasi
Saham Biasa PT Premium Rp 140.000.000
Saldo Laba PT Premium Rp 10.000.000
Diferensial Rp 17.000.000
Investasi pada saham biasa premium Rp 167.000.000

b. Kertas Kerja Neraca Konsolidasi (Dalam Rp 000)


PT Emas dan Premium
Kertas Kerja Konsolidasi
1 Januari 20X5
Eliminasi
Rekening PT Emas PT Premium Konsolidasi
Debet Kredit
Kas dan Piutang Usaha Rp 80.000 Rp 30.000 Rp 2.000 Rp 108.000
Persediaan Rp 150.000 Rp 350.000 Rp 7.000 Rp 507.000
Bangunan dan Peralatan Rp 430.000 Rp 80.000 Rp 12.000 Rp 522.000
Diferensial Rp 17.000 Rp 17.000 Rp -
Investasi pada saham PT Premium Rp 167.000 Rp 167.000 Rp -
Total Debit Rp 827.000 Rp 460.000 Rp 1.137.000

Utang Usaha Rp 100.000 Rp 110.000 Rp 210.000


Utang Jangka Panjang Rp 400.000 Rp 200.000 Rp 600.000
Saham Biasa : Rp -
Emas Rp 200.000 Rp 200.000
Premium Rp 140.000 Rp 140.000 Rp 280.000
Saldo Laba Rp 127.000 Rp 10.000 Rp 10.000 Rp 147.000
Total Kredit Rp 827.000 Rp 460.000 Rp 186.000 Rp 186.000 Rp 1.437.000

c. Neraca Konsolidasi dalam bentuk yang benar (Dalam Rp 000)


PT Emas dan Anak Perusahaan
Neraca Konsolidasi
1 Januari 20X5
Kas dan Piutang Usaha Rp 108.000 Utang Usaha Rp 210.000
Persediaan Rp 507.000 Utang Jangka Panjang Rp 600.000
Bangunan dan Perlatan (bersih) Rp 522.000 Saham Biasa Rp 200.000
Saldo Laba Rp 127.000 Rp 327.000

Total Asset Rp 1.137.000 Total Kewajiban Rp 1.137.000