(FIX) PKPO 4. R Penulisan Resep
(FIX) PKPO 4. R Penulisan Resep
DINAS KESEHATAN
UPT. RSUD dr. H. MARSIDI JUDONO
JALAN JEND. SUDIRMAN KM 5,5 AIK RAYAK TANJUNGPANDAN Telp (0719) 21071, Fax (0719) 22190
KODE RS.1902010
E-Mail : rsudbelitung@yahoo.com
KEPUTUSAN DIREKTUR
NOMOR : 445/ /KEP/RSUD dr.H.M.JD/2018
TENTANG
PENULISAN RESEP
DI RSUD dr. H. MARSIDI JUDONO
MEMUTUSKAN:
Ditetapkan di Tanjungpandan
Pada tanggal, 2019
DIREKTUR RSUD dr.H. MARSIDI JUDONO
MASA
TTD/
NO NAMA SPESIALISASI SIP BERLAKU
PARAF
SIP
446/091/SIPD.Sp.An/ 07-09-
dr. Hendra, DPMPTSPP/XI/2018 2018 s/d
1. Anastesi
Sp.An 21-08-
2023
446/039/SIPD-I/ 12-06-
dr. Widodo DPMPTSPP/IV/2018 2017 s/d
2. Bedah
L.T, Sp.B 16-03-
2022
446/035/SIPD-SpPD- 28-08-
dr. Dwi
Penyakit I/DPMPTSPP/III/2019 2018 s/d
3. wirastuti,
Dalam 17-05-
M.Sc, Sp.PD
2023
446/022/SIPD-SpA-I/ 19-11-
dr. Daniel
DPMPTSPP/I/2019 2018 s/d
4. Surjadinata, Anak
16-11-
Sp.A
2023
446/075/SIPD-Sp.A- 13-01-
dr. Ririn
I/DPMPTSPP/VI/2019 2017 s/d
5. Setiawati, Anak
28-08-
Sp.A
2022
dr. Tulus 446/116/SIP/Dinkes/ 02-12-
6. Radiologi
Nainggolan, 2015 2014 s/d
M.Kes, Sp. 02-12-
Rad 2019
446/140/SIP/Dinkes/ 15-09-
dr. Agus
2015 2015 s/d
7. Darwiyanto, Radiologi
15-09-
Sp.Rad
2020
dr. Titik 446/241/SIP/Dinkes/ 10-06-
Handayani Kulit dan 2016 2016 S/D
8.
Tanujaya, Kelamin 26-01-
Sp.PK 2022
446/080/SIP.drg.Sp.BM- 03-08-
drg. Bambang
I/DPMPTSPP/IX/2018 2017 s/d
9. Tri Susilo, Bedah Mulut
27-05-
Sp.BM
2023
446/069/SIPD.Sp.T.H.T. 15-07-
dr. Wahyudi,
10. THT K.I- 2023
Sp. THT. KL
I/DPMPTSPP/VII/2018
446/053/SIP.drg.I/ 25-
DPMPTSPP/VII/2018 112016
11. drg. Gisella Gigi
s/d 05-
04-2022
446-073/SIP.drg.I/ 31-08-
drg.Ardhi
DPMPTSPP/IX/2018 2018 s/d
12. Mirsa Gigi
13-10-
Ekaputra
2023
dr. Hatsari 446/005/SIP-Sp.OG/ 21-07-
Marintan DPMPTSPP/X/2017 2017 s/d
Porman 28-10-
13. Obgyn
Surtana 2022
Siahaan,
Sp.OG
446/002/SIP/Dinkes/ 06-11-
Jantung
dr. Dorothea 2017 2016 s/d
14. Pembuluh
Apitulle, Sp.JP 21-05-
Darah
2022
446/247/SIP/Dinkes/ 31-05-
dr. Ida
2016 2016 s/d
15. Muthmainnah, Mata
12-12-
Sp.M
2021
446/074/SIPD-Sp.B-II/ 08-04-
dr. Fernando
DPMPTSPP/VI/2019 2016 s/d
16. Hutagalung, Bedah
19-05-
Sp.B
2021
446/060/SIPD-Sp-OG-I/ 26-04-
dr. RD.
DPMPTSPP/VII/2018 2018 s/d
17. Mariana Afiati, Obgyn
06-03-
Sp.OG
2024
446/029/SIP/Dinkes/ 06-11-
dr. Bambang 2017 2016 s/d
18. Umum
Hermawan 26-06-
2022
446/012/SIP/Dinkes/ 14-11-
dr. Puji Yulie 2017 2016 s/d
19. Umum
Utami 01-07-
2022
446/085/SIPD- 01-08-
dr. Any
I/DPMPTSPP/X/2018 2018 s/d
20. Noorsilah Umum
26-08-
Agustina
2023
446/087/SIPD- 05-01-
dr. Bertharia
I/DPMPTSPP/X/2018 2017 s/d
21. Romauli Boru Umum
29-10-
Sinaga
2022
446/079/SIPD- 18-08-
22. dr. Indrawati Umum
I/DPMPTSPP/IX/2018 2023
23. dr. Perawati Umum
446/191/SIP/Dinkes/ 01-07-
dr. Gunawan
2016 2015 s/d
24. Nata Umum
01-07-
Kurrahman
2020
446/089/SIPD- 28-05-
dr. Ratna I/DPMPTSPP/X/2018 2018 s/d
25. Umum
Indah K 28-02-
2023
446/059/SIP- 19-03-
dr. Hendra D/DPMPTSPP/VII/2018 2018 s/d
26. Umum
Leofirsta 04-08-
2023
446/057/SIPD- 19-03-
dr. Herni
27. Umum I/DPMTSPP/VII/2018 2018 s/d
Septiani
30-09
446/039/SIPD- 08-12-
dr. Jeffrey IDPMPTSPP/II/2019 2018 s/d
28. Umum
Chandra 13-05-
2024
dr. Lucyana 446/065/SIPD- 29-12-
Carolina I/DPMPTSPP/V/2019 2017 s/d
29. Umum
Sembiring 15-12-
Pandia 2023
446/066/SIPD- 30-11-
dr. Ekta I/DPMPTSPP/V/2019 2016 s/d
30. Umum
Margaredta 21-03-
2022
446/082/SIPD- 02-01-
dr. Arif Susilo I/DPMPTSPP/VII/2019 2019 s/d
31. Umum
Rahadi 01-11-
2024
446/084/SIPD- 01-03-
dr. Gusnur I/DPMPTSPP/VII/2019 2019 s/d
32. Umum
Gazali Ashari 05-10-
2022
446/083/SIPD- 11-07-
dr. Gadistya I/DPMPTSPP/VII/2019 2017 s/d
33. Umum
Novita Adinda 15-11-
2022
446/069/SIPD- 24-10-
dr. Khusnul I/DPMPTSPP/V/2019 2017 s/d
34. Umum
Dwinita 11-08-
2023
446/072/SIPD- 09-01-
dr. Claudia
I/DPMPTSPP/V/2019 2019 s/d
35. Yevinni Umum
13-08-
Vincensius
2023
MASA
TTD/
NO NAMA SPESIALISASI SIP BERLAKU
PARAF
SIP
446/091/SIPD.Sp.An/ 07-09-
dr. Hendra, DPMPTSPP/XI/2018 2018 s/d
1. Anastesi
Sp.An 21-08-
2023
446/039/SIPD-I/ 12-06-
dr. Widodo L.T, DPMPTSPP/IV/2018 2017 s/d
2. Bedah
Sp.B 16-03-
2022
446/035/SIPD-SpPD- 28-08-
dr. Dwi
Penyakit I/DPMPTSPP/III/2019 2018 s/d
3. wirastuti, M.Sc,
Dalam 17-05-
Sp.PD
2023
446/022/SIPD-SpA-I/ 19-11-
dr. Daniel
DPMPTSPP/I/2019 2018 s/d
4. Surjadinata, Anak
16-11-
Sp.A
2023
446/075/SIPD-Sp.A- 13-01-
dr. Ririn I/DPMPTSPP/VI/2019 2017 s/d
5. Anak
Setiawati, Sp.A 28-08-
2022
446/116/SIP/Dinkes/ 02-12-
dr. Tulus
2015 2014 s/d
6. Nainggolan, Radiologi
02-12-
M.Kes, Sp. Rad
2019
446/140/SIP/Dinkes/ 15-09-
dr. Agus
2015 2015 s/d
7. Darwiyanto, Radiologi
15-09-
Sp.Rad
2020
446/241/SIP/Dinkes/ 10-06-
dr. Titik
Kulit dan 2016 2016 S/D
8. Handayani
Kelamin 26-01-
Tanujaya, Sp.PK
2022
446/080/SIP.drg.Sp.BM- 03-08-
drg. Bambang
I/DPMPTSPP/IX/2018 2017 s/d
9. Tri Susilo, Bedah Mulut
27-05-
Sp.BM
2023
446/069/SIPD.Sp.T.H.T. 15-07-
dr. Wahyudi,
10. THT K.I- 2023
Sp. THT. KL
I/DPMPTSPP/VII/2018
dr. Hatsari 446/005/SIP-Sp.OG/ 21-07-
Marintan DPMPTSPP/X/2017 2017 s/d
11. Obgyn
Porman Surtana 28-10-
Siahaan, Sp.OG 2022
446/002/SIP/Dinkes/ 06-11-
Jantung
dr. Dorothea 2017 2016 s/d
12. Pembuluh
Apitulle, Sp.JP 21-05-
Darah
2022
446/247/SIP/Dinkes/ 31-05-
dr. Ida
2016 2016 s/d
13. Muthmainnah, Mata
12-12-
Sp.M
2021
446/074/SIPD-Sp.B-II/ 08-04-
dr. Fernando
DPMPTSPP/VI/2019 2016 s/d
14. Hutagalung, Bedah
19-05-
Sp.B
2021
446/060/SIPD-Sp-OG-I/ 26-04-
dr. RD. Mariana DPMPTSPP/VII/2018 2018 s/d
15. Obgyn
Afiati, Sp.OG 06-03-
2024
1. Resep ditulis secara manual pada blanko lembar resep berkop RS yang
telah dibubuhi stempel Ruangan/Poli tempat pasien dirawat/berobat.
2. Tulisan harus jelas dan dapat dibaca, menggunakan istilah dan singkatan
yang lazim sehingga tidak disalah artikan.
3. Resep ditulis sekali jadi, hindari adanya coretan dan atau tindihan.
4. Obat yang diresepkan harus sesuai dengan formularium RS.
5. Resep ditulis berdasarkan format baku yang dikeluarkan RSUD dr. H.
Marsidi Judono Kabupaten Belitung, dimana masing-masing lembar resep
terdapat item-item yang harus diisi oleh petugas medis, yaitu :
a. Identitas Dokter penulis resep, berupa nama dan spesialisasi
b. Tanggal penulisan resep
c. Nama ruang pelayanan
d. Kolom riwayat alergi
e. Identitas pasien :
1) Nama pasien
2) Nomor MR
3) Tanggal lahir/umur
4) Berat badan
f. Tanda R/ pada setiap sediaan
g. Identitas sediaan obat / alat kesehatan
1) Nama obat berikut dosis/kekuatan
2) Bentuk sediaan obat
3) Jumlah sediaan
4) Aturan pakai
6. Khusus untuk resep yang mengandung obat narkotika dan psikotropika :
a. Harus dibubuhi dengan tandatangan dokter penulis resep (bukan paraf);
b. Tidak boleh ada iterasi (pengulangan);
c. Alamat dan nama pasien harus ditulis dengan jelas, tidak boleh mihi ipsi
(untuk dipakai sendiri)
d. Signa (aturan pakai) harus ditulis dengan jelas, tidak boleh usus
cognitus (sudah tahu cara pakainya).
7. Obat-obat yang sedang digunakan pasien sebelum masuk rumah sakit
harus dicatat pada rekam medis dan diketahui oleh petugas farmasi, dan
dapat diakses oleh petugas kesehatan lain yang terkait.
8. Resep pertama harus dilakukan penyelarasan obat (medication
reconciliation). Penyelarasan obat adalah membandingkan antara daftar
obat yang sedang digunakan pasien sebelum admisi dan obat yang akan
diresepkan agar tidak terjadi duplikasi, terhentinya terapi suatu obat
(omission) atau kesalahan obat lainnya.
9. Penulis resep harus memperhatikan kemungkinan adanya kontraindikasi,
interaksi obat, dan reaksi alergi.
10. Terapi obat dituliskan dalam resep dan rekam medik hanya ketika obat
pertama kali diresepkan, rejimen berubah, atau obat dihentikan. Untuk
terapi obat lanjutan pada rekam medik dituliskan “terapi lanjutkan” dan
pada catatan pemberian obat tetap dicantumkan nama obat dan
rejimennya.
11. Dokter harus mengenali obat-obat yang masuk dalam daftar Look Alike
Sound Alike (LASA) yang ditetapkan oleh Direktur Rumah Sakit untuk
menghindari kesalahan pembacaan oleh tenaga kesehatan lain.
A. LATAR BELAKANG
Resep merupakan permintaan tertulis dokter, dokter gigi, dokter hewan
kepada Apoteker, untuk menyediakan obat dan menyerahkan obat bagi
pasien sesuai peraturan yang berlaku. Obat merupakan sediaan atau
paduan bahan-bahan yang siap digunakan untuk mempengaruhi atau
menyelidiki sistim fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan
diagnosis, pencegahan, penyembuhan, pemulihan, peningkatan, kesehatan
dan kontrasepsi.
Obat merupakan salah satu komponen tak tergantikan dalam pelayanan
kesehatan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup pasien
sehingga diperlukan adanya manajemen yang harus berperan secara kritis
untuk memastikan keselamatan pasien.
Rumah sakit perlu memperhatikan tentang tata cara peresepan,
pemesanan dan pencatatan yang aman diarahkan oleh kebijakan dan
prosedur. Para staf medis, keperawatan, farmasi dan administratif
berkolaborasi untuk mengembangkan dan memonitor kebijakan dan
prosedur. Staf yang terkait dilatih untuk praktek penulisan resep,
pemesanan dan pencatatan yang benar. Karena peresepan obat yang tidak
terbaca atau pemesanan yang mengacaukan keselamatan pasien
bisa menunda pengobatan, maka kebijakan rumah sakit mengatur
tindakan untuk mengurangi tidak terbacanya resep.
Rumah sakit secara kolaboratif mengembangkan suatu kebijakan
dan/atau prosedur untuk membuat cara penulisan resep yang tepat untuk
mengurangi kesalahan pemberian obat (medication error) berdasarkan
system yang ada dirumah sakit.
B. TUJUAN
1. Tujuan Umum :
Meningkatkan keselamatan pasien dalam kebenaran pemberian obat
2. Tujuan Khusus:
a. Meningkatkan kesadaran sejawat penulisan resep akan pentingnya
penulisan resep yang dapat dibaca.
b. Mengurangi tidak terbacanya resep yang dapat memperpanjang
waktu tunggu obat.
c. Mencegah terjadinya kesalahan pemberian obat
d. Meningkatkan mutu pelayanan farmasi dalam rangka penulisan
resep yang tepat
C. RUANG LINGKUP
Dokter yang mempunyai Surat Izin Praktek (SIP) yang terdiri dari dokter
umum, dokter spesialis dan dokter gigi di RSUD dr. H. Marsidi Judono
Kabupaten Belitung
BAB II
PEMBAHASAN
A. DEFINISI RESEP
Resep adalah permintaan tertulis dari dokter, dokter hewan atau dokter
gigi kepada apoteker untuk membuatkan obat dalam sediaan tertentu dan
menyerahkannya kepada pasien. Resep harus jelas dan lengkap, apabila
resep tidak dapat dibaca dengan jelas atau tidak lengkap apoteker harus
menanyakan kepada dokter penulis resep (Anief, 2010).
Menurut undang-undang yang diperbolehkan menulis resep adalah
dokter umum, dokter hewan, dokter gigi, atau dokter spesialis. Bagi dokter
spesialis tidak ada pembatasan jenis obat yang diberikan kepada pasien.
Resep menyangkut sebagian dari rahasia kedokteran dan kefarmasian,
oleh karena itu tidak boleh diberikan atau diperlihatkan kepada yang tidak
berhak. Resep diperlukan untuk menjaga hubungan dan komunikasi
kolegalitas yang harmonis di antara profesional yang berhubungan, antara
lain: medical care, pharmaceutical care & nursing care. Rahasia dokter
dengan apoteker menyangkut penyakit penderita, khusus beberapa
penyakit, dimana penderita tidak ingin orang lain mengetahuinya. Oleh
karena itu kerahasiaannya dijaga, kode etik dan tata cara (kaidah)
penulisan resep.
2. Frekuensi
NO NAMA SINGKATAN KEPANJANGAN ARTI
1 1 dd / sdd Semel de die Satu kali sehari
2 2 dd / bdd Bis de die Dua kali sehari
3 3 dd / tdd Ter de die Tiga kali sehari
4 4 dd / qdd Quarter de die Empat kali sehari
5 Oh Omni hora Setiap jam
3. Waktu pemberian
NO NAMA SINGKATAN KEPANJANGAN ARTI
1 ac Ante coenam Sebelum makan
Saat sedang
2 dc Durante coenam
makan
3 pc Post coenam Setelah makan
4 hs Hora somni Sebelum tidur
5 an Ante noctum Sebelum tidur
6 m et v Mane et vespere Pagi dan sore
7 prn Pro renata Bila perlu
4. Penggunaan
NO NAMA SINGKATAN KEPANJANGAN ARTI
1 ue Usus externum Obat luar
2 up Usus propius Untuk dipakai
sendiri
Diberikan ke
3 Imm Im mane medicine
tangan dokter
4 Pro Inj Pro Injectio Untuk disuntikkan
5. Lain-lain
NO NAMA SINGKATAN KEPANJANGAN ARTI
1 dext Dextra Kanan
2 sin sinister Kiri
3 R/ recpe Ambillah
4 S signa Tandailah
5 Ad ad Sampai dengan
6 mf Misce fac Campur dan
buatlah
7 iter iter Di ulang
BAB III
TATA LAKSANA
BAB IV
PENUTUP
Demikianlah panduan ini disusun sebagai pedoman dalam penulisan resep
di RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung. Panduan ini masih jauh
dari sempurna, oleh sebab itu panduan akan dievaluasi kembali sesuai dengan
tuntutan layanan dan standar akreditasi baik akreditasi Nasional maupun
standar International.
Dengan adanya panduan ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dalam
penulisan resep di lingkungan RSUD dr. H. Marsidi Judono dapat
melaksanakan tugasnya sesuai prosedur sehingga dapat memberikan
pelayanan sebaik mungkin kepada pasien pada khususnya.
DAFTAR PUSTAKA