0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
377 tayangan29 halaman

KAK Pembangunan Gedung Kesenian Sukabumi

Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini menjelaskan rincian pelaksanaan pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi, meliputi lingkup kegiatan, sumber pendanaan, pemberi tugas, lokasi, waktu pelaksanaan, keluaran yang diharapkan, syarat-syarat kontraktor, dan sarana kerja yang harus disediakan."
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
377 tayangan29 halaman

KAK Pembangunan Gedung Kesenian Sukabumi

Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini menjelaskan rincian pelaksanaan pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi, meliputi lingkup kegiatan, sumber pendanaan, pemberi tugas, lokasi, waktu pelaksanaan, keluaran yang diharapkan, syarat-syarat kontraktor, dan sarana kerja yang harus disediakan."
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


I. PENDAHULUAN

A. Umum
1. Setiap bangunan harus diwujudkan dengan sebaik-baiknya, sehingga
mampu memenuhi secara optimal fungsi bangunnya, andal dan dapat
sebagai teladan bagi lingkungan.

2. Setiap bangunan harus direncanakan,/dirancang sebaik-baiknya,


sehingga dapat memenuhi kriteria teknis bangunan yang layak dari segi
mutu, biaya dan kriteria administrasi.

3. Pemberi jasa perencanaan untuk bangunan perlu diarahkan secara baik


dan menyeluruh, sehingga mampu menghasilkan karya perencanaan
teknis bangunan yang memadai dan layak diterima menurut kaidah,
norma, serta tata laku profesional.

4. Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk pekerjaan perencanaan perlu


disiapkan secara matang mampu mendorong perwujudan karya
perencanaan yang sesuai dengan kepentingan kegiatan.

B. Maksud dan Tujuan

1. Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi Penyedia


Jasa yang memuat masukan, azas, kriteria, keluaran dan proses yang
harus dipenuhi dan diperhatikan serta diinterpretasikan kedalam
pelaksanaan tugas perencanaan.

2. Dengan penugasan ini diharapkan Penyedia Jasa dapat melaksanakan


tanggung jawabnya dengan baik untuk menghasilkan keluaran yang
memadai sesuai KAK ini.

1
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

C. Latar Belakang

1. Gedung kesenian merupakan ruang fisik untuk acara pertunjukan seni


dan budaya, baik itu seni modern maupun seni tradisi. Gedung kesenian
juga merupakan tempat apresiasi terhadap karya seni dan budaya,
sekaligus merupakan ruang berinteraksi para kreator seni untuk
memunculkan kreatifitas dan potensi berkesenian.
2. Berdasarkan hal tersebut, maka pemerintah kota Sukabumi dirasa
perlu untuk memiliki gedung kesenian yang representatif dan dapat
menjadi ikon kota Sukabumi. Dengan keberadaan gedung kesenian
kelak diharapkan dapat memperkaya potensi Sukabumi sebagai
destinasi wisata budaya dan berkesenian.
3. Pekerjaan yang akan dilaksanakan diharapkan dapat menghasilkan
produk perencanaan yang menunjang transformasi kota Sukabumi
untuk menjadi kota yang lebih “liveable” dan “public friendly” dengan
penyediaan fasilitas publik yang memadai.

4. Pemegang anggaran adalah Pemerintah Kota Sukabumi yang dalam hal


ini pengelola kegiatannya adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kota Sukabumi.

5. Untuk melaksanakan kegiatan termaksud dibentuk organisasi pengelola


kegiatan berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pekerjaan Umum

Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan

(DPUPRPKP2) Kota Sukabumi tentang Pembentukan Panitia/Pejabat


Penerima Hasil Pekerjaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota
Sukabumi.

D. Lingkup Kegiatan

 Lingkup Kegiatan : Pembangunan Gedung Kesenian Kota Sukabumi


 Lingkup Pekerjaan : Pembangunan Gedung dan Infrastruktur.
 Lokasi : Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi.

2
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

II. SUMBER PENDANAAN


Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBD provinsi Jawa Barat Tahun
Anggaran 2017 yang dialokasikan melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi.

III. PEMBERI TUGAS


Pemberi Tugas adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota
Sukabumi selaku Pengguna Anggaran dan bidang kebudayaan selaku Pejabat
Pembuat Komitmen.

IV. LOKASI PEKERJAAN


Kegiatan Pembangunan Gedung Kesenian ini terletak di lokasi yang sudah
ditentukan sebelumnya yaitu pada kawasan pemerintahan Kota Sukabumi
yang terletak di jalan lingkar selatan Kota Sukabumi.
Gedung kesenian ini merupakan suatu upaya pemerintah kota Sukabumi
untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Kota Sukabumi dan
sekitarnya.

V. WAKTU PELAKSANAAN
Waktu pelaksanaan pekerjaan ini adalah selama 180 (seratus delapan puluh)
hari kalender sejak SPMK diterbitkan.

VI. KELUARAN
Keluaran yang diminta dari Kontraktor Pelaksana pada penugasan pekerjaan
ini adalah :
1. Melaksanakan pekerjaan pembangunan yang menyangkut kualitas, biaya
dan ketepatan waktu pelaksanaan pekerjaan.

2. Laporan Pelaksanaan Pekerjaan


Setiap jenis laporan harus disampaikan kepada Pejabat Pembuat
Komitmen, untuk dibahas guna mendapatkan persetujuan. Sesuai dengan

3
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

lingkup pekerjaan, maka jadwal tahapan pelaksanaan kegiatan dan jenis


laporan yang harus diserahkan kepada Konsultan Pengawas.
Laporan Pelaksanaan, sebagai resume laporan harian (kemajuan
pekerjaan, tenaga dan hari kerja) terhitung 7 hari setelah dimulainya kerja
oleh kontraktor (7 hari setelah SPMK ditandatangani)

VII. PRODUK MATERIAL


1. Pelaksana Pekerjaan/Kontraktor harus mengutamakan pengunaan
produksi dalam negeri, kecuali pada item-item tertentu yang disyaratkan
dalam spek teknis.
2. Produksi luar negeri boleh dipakai atau digunakan dalam spek atau di
syaratkan.
3. Seluruh material yang akan digunakan/ditawarkan harus mendapat
dukungan dari pabrik/supplier.
4. Material Readymix harus melampirkan surat pernyataan kesediaan
mengembalikan/mengganti kerugian apabila dikemudian hari setelah ada
pemeriksaan karakteristik beton tidak memenuhi yang dipersyaratkan dan
ditandatangai oleh pimpinan/penanggung jawab perusahaan penyedia
radymix.

VIII. SYARAT-SYARAT
1. Kontraktor/Pelaksana pekerjaan Gedung Kesenian Kota Sukabumi adalah
suatu badan usaha yang harus memiliki :
a. Tanda Daftar Perusahaan yang masih berlaku
b. Menyampaikan Akta Pendirian dan Perubahan Perusahaan
c. Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi yang masih berlaku
d. Sertifikat Badan Usaha Kualifikasi menengah yang masih berlaku
e. Sertifikat ISO 9001 : 2008 yang masih berlaku
f. Sertifikat SMK3 yang masih berlaku atau dikeluarkan dari instansi
terkait.
g. Memiliki Sub bidang usaha Jasa Pelaksana Untuk Konstruksi
Bangunan Gedung Hiburan (BG005)

4
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

h. OHSAS 18001 : 2007 ONS

2. UMUM
Untuk dapat memahami dengan sebaik-baiknya seluruh seluk beluk
pekerjaan ini, kontraktor diwajibkan mempelajari secara seksama seluruh
gambar pelaksanaan beserta uraian Pekerjaan dan Persyaratan
Pelaksanaan seperti yang akan diuraikan di dalam buku ini. Bila terdapat
ketidak jelasan dan/atau perbedaan-perbedaan dalam gambar dan uraian
ini, Kontraktor diwajibkan melaporkan hal tersebut kepada
Perencana/Konsultan Pengawas untuk mendapatkan penyelesaian.
Kontraktor diwajibkan melaksanakan over time/kerja lembur untuk
mengejar progress terutama pada pekerjaan-pekerjaan yang dirasa perlu
atau memungkinkan untuk dilakukan kerja lembur.

3. LINGKUP PEKERJAAN
Penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan dan alat-alat kerja yang dibutuhkan
dalam melaksanakan pekerjaan ini serta mengamankan, mengawasi dan
memelihara bahan-bahan, alat kerja maupun hasil pekerjaan selama masa
pelaksanaan berlangsung sehingga seluruh pekerjaan dapat selesai dengan
sempurna.

4. SARANA KERJA
Kontraktor wajib memasukan jadwal kerja, identifikasi dari tempat kerja,
nama, jabatan dan keahlian masing-masing anggota pelaksana pekerjaan,
serta inventarisasi peralatan yang digunakan dalam melaksanakan
pekerjaan ini. Kontraktor wajib menyediakan tempat penyimpanan
bahan/material ditapak yang aman dari segala kerusakan,kehilangan dan
hal-hal yang dapat mengganggu pekerjaan lain. Semua sarana yang
digunakan harus benar-benar baik dan memenuhi persyaratan kerja,
sehingga kelancaran dan memudahkan kerja di tapak dapat tercapai.
Kontraktor wajib menyediakan dump truck dan mobil pick up yang stand
bye di lokasi pekerjaan.

5
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

Peralatan yang harus disediakan oleh kontraktor diantaranya adalah :


1. Excavator PC 100 : 1 unit
2. Excavator PC 200 : 1 unit
3. Buldozer : 1 unit
4. Mesin Pemadat Tanah/Vibro : 1 unit
5. Mesin Las : 3 unit
6. Mobil Pick Up/ Mini Dump Truck : 1 unit
7. Beton Molen : 3 unit
8. Schafolding : Sesuai Kebutuhan
9. Concrete Vibrator : 1 unit
10. Genset : 1 unit
11. Theodolite : 1 unit
12. Waterpass : 2 unit
13. Pompa Air : 1 unit
14. Stamper : 1 unit
15. Bar Cutter : 1 unit
16. Bar Bender : 1 unit

5. GAMBAR-GAMBAR PELAKSANAAN DAN CONTOH-CONTOH


a. Gambar-gambar pelaksana (shop drawing) adalah gambar-gambar,
diagram, ilustrasi, jadwal, brosur atau datayang disiapkan Kontraktor atau
Sub Kontraktor, Supplier atau Prosedur yang menjelaskan bahan-bahan
atau sebagian pekerjaan.

b. Material yang akan digunakan harus terlebih dahulu mendapat


persetujuan dari Konsultan Pengawas/pemberi tugas.

c. Dengan menyetujui dan menyerahkan gambar-gambar pelaksanaan atau


contoh-contoh dianggap Kontraktor telah meneliti dan menyesuaikan
setiap gambar atau contoh tersebut dengan Dokumen Kontrak.

6
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

d. Contoh-contoh yang disebutkan dalam Spesifikasi Teknis harus dikirimkan


kepada Konsultan Pengawas dan Perencana.

6. JAMINAN KUALITAS
Kontraktor menjamin pada Pemberi Tugas dan Konsultan Pengawas, bahwa
semua bahan dan perlengkapan untuk pekerjaan adalah sama sekali baru,
kecuali ditentukan lain, serta Kontraktor menyetujui bahwa semua pekerjaan
dilaksanakan dengan baik, bebas dari cacat teknis dan estetis serta sesuai
dengan Dokumen Kontrak.

7. NAMA PABRIK/MERK YANG DITENTUKAN


Apabila pada Spesifikasi Teknis ini disebutkan nama pabrik/merek dari satu
jenis bahan/komponen, maka Kontraktor menawarkan dan memasang sesuai
dengan yang ditentukan. Jadi tidak ada alasan bagi Kontraktor pada waktu
pemasangan menyatakan barang tersebut sudah tidak terdapat lagi dipasaran
ataupun sukar didapat di pasaran.

8. CONTOH-CONTOH
Contoh-contoh material yang di kehendaki oleh Pemberi Tugas harus segera
disediakan atas biaya Kontraktor dan contoh-contoh tersebut diambil dengan
jalan atau cara sedemikian rupa, sehingga dapat di anggap bahwa bahan atau
pekerjaan tersebutlah yang akan dipakai dalam pelaksanaan pekerjaan nanti.

9. MATERIAL DAN TENAGA KERJA

a. Material
Seluruh peralatan, material yang dipergunakan dalam pekerjaan ini harus
baru, dan material harus tahan terhadap iklim tropis. Seluruh pekerjaan
harus dilaksanakan dengan cara yang benar.

7
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

b. Tenaga Kerja
Tenaga kerja harus mempunyai keterampilan yang memuaskan, dimana
latihan khusus bagi Pekerja sangat diperlukan dan Kontraktor harus
melaksanakannya. Kontraktor harus melengkapi Surat Sertifikat yang sah
untuk setiap personil ahli yang menyatakan bahwa personil tersebut telah
mengikuti latihan-latihan khusus ataupun mempunyai pengalaman-
pengalaman khusus dalam bidang keahlian masing-masing.
Kontraktor diwajibkan untuk bekerja lembur setiap harinya selama masa
pembangunan (jam operasional proyek minimal 12 jam perhari) dan apabila
tidak dilakukan lembur maka kontraktor wajib bekerja 2 (dua) shift.
Kontraktor wajib menyediakan pekerja (tukang dan laden) sekurang
kurangnya minimal 75 orang selama pekerjaan berlangsung

Berikut Daftar Tenaga yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan ini antara lain
:

PENGA JML
NO. JABATAN PENDIDIKAN SERTIFIKAT/KEAHLIAN LAMAN (OR)
(THN)
A TENAGA AHLI
1. Project Manager S1 SKA Ahli Madya Teknik 5 1
Teknik Sipil Bangunan Gedung
2. Site Manager S1 SKA Ahli Madya 5 1
Teknik Arsitektur Teknik Arsitektur
3. Kepala Pelaksana S1 Teknik Sipil SKA Muda 5 1
Ahli Teknik Bangunan
Gedung
4. Electrikal Engineer S1 Teknik Elektro SKA Madya 5 1
Ahli Teknik TenaganListrik

B TENAGA PENDUKUNG
1. Drafter Sipil/Arsitek SMK Juru gambar bangunan 3 2
2. Drafter Elektrik SMK Juru gambar listrik 3 1
3.. Juru Ukur/Surveyor SMK Jurusan Bangunan 3 1
10. Tukang Pipa SMU/SMK SKT Tukang Pipa Bangunan 2 1
11. Tukang las listrik/welder SMU/SMK SKT Tukang las 3 2
16. Tenaga Administrasi D3 umum 5 2

8
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

17. Tenaga Logistik D3 umum/SMK 5 2

Semua Personil harus dilengkapi dengan :

a. Surat Pernyataan Penugasan


b. Surat Pernyataan bekerja penuh waktu pada pekerjaan tersebut
c. Daftar riwayat hidup
d. Copy ijazah terakhir, copy NPWP, Copy SKA/SKT sesuai bidang pekerjaan yang
masih berlaku.

10. KOORDINASI PEKERJAAN


Untuk kelancaran pekerjaan ini, harus disediakan koordinasi dari seluruh
bagian yang terlibat di dalam kegiatan proyek ini. Seluruh aktivitas yang
menyangkut dalam proyek ini, harus dikoordinir lebih dahulu agar gangguan
dan konflik satu dengan lainnya dapat dihindarkan.

11. PEKERJAAN PERSIAPAN / PENDAHULUAN


a. Pembersihan Lokasi
Lapangan terlebih dahulu harus dibersihkan dari rumput, semak, akar-
akar pohon. Sebelum pekerjaan lain dimulai, lapangan harus selalu dijaga,
tetap bersih dan rata.

b. Pengukuran Kembali
Kontraktor diwajibkan mengadakan pengukuran dan penggambaran
kembali lokasi pembangunan dengan dilengkapi keterangan-keterangan
mengenai peil ketinggian tanah, letak pohon, letak batas-batas tanah
dengan alat-alat yang sudah ditera kebenarannya.

c. Penentuan titik ketinggian dan sudut-sudut hanya dilakukan dengan alat-


alat waterpass/theodolith yang ketepatannya dapat dipertanggung
jawabkan.

d. Papan Acuan Pelaksanaan (BOUWPLANK)


9
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

Papan dasar pelaksanaan dipasang pada patok kayu kasau Meranti 5/7,
tertancap di tanah sehingga tidak bisadigerak-gerakan atau diubah-ubah,
berjarak maksimum 2 meter satu sama lain. Papan dasar pelaksanaan
dipasang sejauh 200 cm dari as pondasi terluar.

e. Penyediaan Air dan Daya Listrik Untuk Bekerja


Air untuk bekerja harus disediakan Kontraktor dengan membuat sumur
pompa di tapak proyek atau disuplai dari luar. Air harus bersih, bebas
dari debu, bebas dari lumpur, minyak dan bahan-bahan kimia lainnya
yang merusak. Penyediaan air harus sesuai dengan petunjuk dan
persetujuan Konsultan Pengawas. Listrik untuk bekerja harus disediakan
Kontraktor dan diperoleh dari sambungan sementara PLN setempat
selama masa pembangunan, dengan daya secukupnya.

f. Direksi Keet dan Los Kerja


Ukuran luas Direksi keet dan Los Kerja serta tempat simpan bahan,
disesuaikan dengan kebutuhan Kontraktor dengan tidak mengabaikan
keamanan dan kebersihan serta dilengkapi dengan pemadam kebakaran.
Kontraktor wajin menyediakan kantor sementara untuk pemberi tugas
dan konsultan pengawas.

g. Papan Nama Proyek


Kontraktor harus memasang Papan Nama Proyek yang mencantumkan
nama-nama Pemberi Tugas, Konsultan Perencana, Konsultan Pengawas
dan Kontraktor Pelaksana.
Serta memasukan jumlah hari kalender pelaksanaan serta nilai kontrak.

h. Peletakan papan nama harus dipasang sesuai dengan pengarahan


Konsultan Pengawas.

10
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

12. PEKERJAAN STRUKTUR


A. PEKERJAAN TANAH
UMUM
Lingkup PekerjaanPekerjaan ini meliputi penyediaan tenaga kerja, bahan,
alat-alat dan pengangkutan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan semua
“Pekerjaan tanah” seperti tertera pada gambar rencana dan spesifikasi ini,
termasuk tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut :

1. Pembersihan lahan
2. Pengurugan dan pemadatan
3. Pembuatan Bouwplank
4. Pekerjaan yang berhubungan
5. Pekerjaan Pondasi

Daerah urugan atau daerah yang terganggu harus dipadatkan dengan alat
pemadat/compactor “vibrator type” yang disetujui oleh Konsultan
Pengawas.
Pemadatan dilakukan sampai mencapai hasil kepadatan lapangan tidak
kurang dari 95 % dari kepadatan maksimum hasil laboratorium.

B. PEKERJAAN TIANG PANCANG

1. Pada pekerjaan ini kontraktor diharuskan menyiapkan segala keperluan


yang dibutuhkan baik dari alat, bahan dan hal lain yang berhubungan
dengan pekerjaan ini.
2. Kontraktor wajib melaksanakan koordinasi dengan lingkungan
setempat dan koordinasi dengan dinas-dinas terkait.

11
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

3. Kontraktor wajib menyediakan alat ukur/theodolite beserta operator


untuk memantau pelaksanaan pemancangan mengenai as-as
pancang/as bangunan berikut level yang direncanakan.

C. PEKERJAAN BEGISTING BETON

1. U m u m
a. Lingkup Pekerjaan
b. Kayu dan baja untuk bekisting beton cor ditempat, lengkap dengan
perkuatan dan pengangkuran-pengangkuran yang diperlukan.
c. Penyediaan bukaan/sparing dan sleeve untuk pekerjaan-
pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal.
d. Penyediaan angkur-angkur untuk hubungan dengan pekerjaan
lain.
e. Pondasi Beton Bertulang

2. S t a n d a r d
a. Standard Nasional Indonesia (SNI)
b. Peraturan Umum Bahan Bangunan di Indonesia (PUBI)-1982, NI-3
c. Peraturan Konstruksi Kayu Indonesia (PKKI) - 1961, NI - 5.
d. Peraturan Standaar Beton 1991 (SK.SNI T-15-1991-03)
e. ACI : American Concrete Institute, USA.
f. 303 - Guide to Cast-In-Place Architectural Concrete practice.
g. 318 - Building Code Reguirements for Reinforced Concrete.
h. 347 - Recommended Practice for Concrete Form Work.
i. SP4, Special publication 34 - Form Work for Concrete.

3. B A H A N
Bekisting Beton Biasa (Non Ekspose)
a. Plywood t = 12 mm.
b. Plywood; untuk dinding, balok dan kolom persegi, tebal 18 mm

12
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

c. Baja lembaran, tebal minimal 1,2 mm, untuk kolom- kolom bundar.

4. Syarat-syarat Umum Bekisting


a. Tidak mengalami deformasi. Bekisting harus cukup tebal dan
terikat kuat.
b. Kedap air; dengan menutup semua celah dengan tape.
c. Tahan terhadap getaran vibrator dari luar maupun dari dalam
bekisting.

5. PELAKSANAAN
a. Tentukan jarak, level dan pusat (lingkaran) sebelum memulai
pekerjaan. Pastikan ukuran-ukuran ini sudah sesuai dengan
gambar.
b. Pasang bekisting dengan tepat dan sudah diperkuat (bracing),
sesuai dengan design dan standard yang telah ditentukan;
sehingga bisa dipastikan akan menghasilkan beton yang
diinginkan.
c. Kontraktor wajib membuat Time Schedule dan metode
pelaksanaan untuk semua item pekerjaan dan dilengkapi dengan
gambar metode kerja

6. Shop Drawing
a. Dimana diperlukan, menurut Direksi Lapangan atau Perencana,
harus dibuat Shop Drawing.
b. Siapkan shop drawing tipikal untuk tiap rancangan bekisting yang
berbeda; yang memperlihatkan : dimensi, metoda konstruksi,
bahan, hubungan dan ikatan-ikatan (ties).

D. PEKERJAAN BETON BERTULANG


1. UMUM
a. Lingkup Pekerjaan
 Pembesian.

13
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

 Tulangan besi, lengkap dengan kawat pengikatnya.


 Beton decking(support chairs), bolster, speacer for reinforcing.
 Pengecoran Beton.
 Beton cor ditempat untuk rangka bangunan, lantai, dinding
pondasi dan slab pendukung.
 Finishing permukaan beton pada dinding, pelat, balok dan
kolom.
b. Pekerjaan yang berhubungan
 Bekisting Beton.
 Finishing Beton.
 Pondasi Beton Bertulang.
 Pasangan Dinding Bata
 Struktur Baja
 Waterproofing.
 Kusen dan Pintu
 Pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal yang harus dicor dalam
beton.

c. Standard
 Standard Nasional Indonesia (SNI)
 PUBI : Persyaratan Umum Bahan Bangunan Indonesia 1982
(NI - 3)
 SK.SNI T-15-1991-03 : Standar Beton 1991.
 Peraturan Portland Cement Indonesia 1973, NI - 8.
 PBN : Peraturan Bangunan Nasional 1978.
 ASTM, USA.
 C 33 - Concrete Aggregates.
 C 150 - Portland Cement.- ACI : American Concrete Institute,
USA.
 211 - Recommended Practice for selecting proportions for
Normal and Heavy Weight Concrete.
 212 - Guide for use of Admixtures in Concrete.

14
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

2. PELAKSANAAN
a. Kualitas / Mutu Beton.
 Kecuali yang ditentukan lain dalam gambar, mutu beton
adalah Ready Mix K-300.
 Penyampaian beton (adukan) dari mixer ketempat
pengecoran harus dilakukan dengan cara yang tidak
mengakibatkan terjadinya pemisahan komponen-komponen
beton.
 Harus digunakan vibrator untuk pemadatan beton.

b. Perawatan Beton.
 Beton harus dilindungi dari pengaruh panas, hingga tidak
terjadi penguapan cepat.
 Persiapan perlindungan atas kemungkinan datangnya hujan,
harus diperhatikan.
 Beton harus dibasahi paling sedikit selama 7 hari setelah
pengecoran.
 Khusus elemen vertical harus dipakai curing compound.

PEKERJAAN PONDASI PILE CAP


1. UMUM
a. Lingkup Pekerjaan
 Pekerjaan meliputi penyediaan semua tenaga kerja, peralatan,
bahan, pengangkutan dan pelayanan yang diperlukan untuk
melaksanakan pekerjaan ini.
 Pekerjaan pondasi beton ini meliputi seluruh detail yang
disebutkan/ditunjukkan dalam gambar.
 Pekerjaan yang berhubungan.
- Bekisting Beton
- Pekerjaan Tanah untuk Bangunan
- Beton Bertulang

15
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

b. Syarat-syarat pelaksanaan pekerjaan

 Pondasi beton yang telah terpasang dihindarkan dari jamahan


orang/benturan benda keras selama 3 x 24 jam setelah
pengecoran.
 Pondasi beton harus dilindungi dari kemungkinan cacat yang
diakibatkan dari pekerjaan-pekerjaan lain.
 Bila terjadi kerusakan, Kontraktor diwajibkan untuk
memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu
pekerjaannya.

E. PEKERJAAN PONDASI BATU KALI


1. UMUM
a. Lingkup Pekerjaan
 Pekerjaan ini meliputi penyediaan tenaga, bahan-bahan,
peralatan dan alat-alat bantu yang dibutuhkan dalam
melaksanakan pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang
baik.
 Pekerjaan pondasi batu kali ini meliputi seluruh detail yang
disebutkan / ditunjukkan dalam gambar.

b. Pekerjaan yang berhubungan


 Pekerjaan Tanah untuk pondasi
 Bekisting Beton.
 Pekerjaan Pondasi Beton Bertulang
 Urugan sirtu peninggian peil

2. PELAKSANAAN
a. Batu kali yang digunakan untuk pondasi harus batu pecah, sudut
runcing, berwarna abu-abu hitam, keras, tidak porous.

16
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

b. Sebelum pondasi dipasang terlebih dahulu dibuat profil-profil


pondasi dari kayu pada setiap pojok galian, yang bentuk dan
ukurannya sesuai dengan penampang pondasi.
c. Permukaan dasar galian harus ditimbun dengan pasir urug setebal
minimum 10 cm, disiram dan diratakan, pemadatan tanah dasar
harus sedikitnya mencapai 80 % conpacted.

13. PEKERJAAN ARSITEKTUR


A. PEKERJAAN PASANGAN DINDING
1. Dalam melaksanakan pekerjaan ini, harus mengikuti semua petunjuk
dalam gambar arsitektur, terutamagambar detail dan gambar
potongan mengenai ukuran tebal/tinggi/peil dan bentuk profilnya.
2. Bata Ringan (hebel) yang digunakan batu bata ringan (hebel) 10 x 20 x
60 cm. dengan kualitas terbaik yang disetujui Perencana/Konsultan
Pengawas.

B. PEKERJAAN PASANGAN LANTAI DAN KERAMIK


1. UMUM
a. Lingkup Pekerjaan
- Plesteran kasar untuk dasar pasangan keramik di dinding dan
lantai.
- Pasangan keramik untuk dinding luar.
- Campuran latex + semen + bahan pewarna untuk joint filler.

b. Pekerjaan yang berhubungan


- Pekerjaan Pasangan dinding bata
- Pekerjaan Waterproofing
- Pekerjaan kusen pintu
- Pekerjaan urugan sirtu peninggian peil

2. BAHAN / PRODUK
a. Floor Hardener warna sekualitas Poshroc/Sika untuk Tribun

17
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

b. Homogenious Tile sekualitas Garuda, Essenza, Indogress KW 1.


c. Ukuran yang di pakai :
 60 x 60 cm, untuk lantai dan teras entrance
 20 x 20 cm untuk lantai toilet
 60 x 20 cm, untuk dinding toilet.

C. PEKERJAAN KUSEN ALUMUNIUM


1. Lingkup Pekerjaan
a. Menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan dan alat bantu
lainnya untuk melaksanakan pekerjaan sehingga dapat dicapai
hasil pekerjaan yang baik dan sempurna.
b. Pekerjaan ini meliputi seluruh kusen pintu, kusen Jendela, kusen
bovenlight seperti yang dinyatakan/ditunjukkan dalam gambar
serta shop drawing dari Kontraktor.
c. Bahan / Produk
 Kosen Aluminium yang digunakan :- Bahan : Dari bahan
Aluminium framing system sekualitas Alexindo, YKK, Alcan
Bentuk profil : Sesuai shop drawing yang disetujui
Perencana/Konsultan Pengawas.- Warna Profil : Ditentukan
kemudian (contoh warna diajukan Kontraktor).- Lebar Profil :
Tebal 4” (pemakaian lebar bahan sesuai yang ditunjukkan
dalam gambar.- Pewarnaan : Anodized warna “Clear”.- Nilai
Deformasi : Diijinkan maksimal 2 mm.
 Persyaratan bahan yang digunakan harus memenuhi uraian
dan syarat-syarat dari pekerjaan aluminium sertamemenuhi
ketentuan-ketentuan dari pabrik yang bersangkutan.
 Konstruksi kusen aluminium yang dikerjakan seperti yang
ditunjukkan dalam detail gambar termasuk bentukdan
ukurannya. Kusen-kusen Aluminium khususnya Pintu harus
mampu untuk menahan engsel-engsel Pintu Panel yang cukup
berat karena terbuat dari kayu utuh.

18
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

 Semua frame/kusen baik untuk dinding, jendela dan pintu


dikerjakan secara fabrikasi dengan teliti sesuaidengan ukuran
dan kondisi lapangan agar hasilnya dapat dipertanggung
jawabkan.
 Daun pintu dengan konstruksi panel kaca rangka aluminium,
seperti yang ditunjukkan dalam gambar,termasuk bentuk dan
ukurannya.
 Penjepit Kaca digunakan penjepit kaca dari bahan karet yang
bermutu baik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan
dari pabrik, pemasangan disyaratkan hanya 1 (satu)
sambungan serta harus kedap air.

D. PEKERJAAN KACA

1. Bahan
a. Semua kaca yang digunakan adalah kaca bening dan Tempered
kualitas baik dengan kekuatan dapat menahan beban angin
sebesar 122 kg/m2.
b. Semua jenis kaca yang digunakan sekualitas ASAHI, MULIA,
KEDAUNG.
c. Tebal kaca yang dipakai adalah 5 mm untuk bouvenlight, kecuali
daun pintu utama menggunakan kaca tempered t=12 mm, dan
kaca untuk curtainwaal menggunakan kaca tempered dengan
ketebalan sesuai 10 mm

2. Syarat-syarat pelaksanaan
a. Kaca harus dipotong menurut ukuran kosen dengan
kelonggaran cukup, sehingga pada waktu kaca berkembang tidak
pecah.
b. Kaca yang telah dipasang harus dapat tertanam rapih dan kokoh
pada rangka terutama pada sudut-sudutnya.
c. Semua pekerjaan kaca sesuai dengan gambar pelaksanaan dan
spek yang dipersyaratkan.
19
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

E. PEKERJAAN PENGGANTUNG DAN PENGUNCI

1. Bahan
a. Kunci pintu yang dipakai adalah sekualitas HP, Dekson, Yale untuk
pintu ruangan dan kunci pintu utama adalah disesuaikan dengan
spek pada gambar dan RAB.
b. Kunci dan hak angin jendela kwalitas bagus.
c. Engsel yang digunakan adalah engsel kwalitas bagus.
d. Grendel/rambuncis kwalitas bagus.
e. Untuk alat-alat penggantung dan kunci khusus, Kontraktor
diwajibkan mengajukan contoh-contoh terlebih dahulu, untuk
mendapatkan persetujuan Pengawas / Perencana

2. Macam dan lingkup pekerjaan


a. Pengadaan dan memasang kunci pada semua pintu sesuai
rencana pada gambar.
b. Memasang 3 (tiga) buah engsel pada setiap daun pintu, dan 2
(dua) buah engsel pada setiap daun jendela.
c. Memasang grendel pada daun pintu, grendel dan hak angin,
rambuncis pada daun jendela.

3. Syarat-syarat pelaksanaan
Semua pemasangan harus rapih, sehingga pintu-pintu dan jendela
dapat ditutup dan dibuka dengan mudah, lancar dan ringan.

F. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT/PLAFOND
1. Bahan
Langit-langit yang digunakan dari gypsum 9 mm sekualitas Jayaboard,
Elephant, Knauf rangka hollow untuk bagian sambungan dilapisi kain
kasa dan dikompon agar tidak kelihatan sambunhgannya. Dan bagian
luar menggunakan bahan tahan air sesuai gambar perencanaan.

20
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

2. Macam dan lingkup Pekerjaan


Memasang langit-langit pada ruangan-ruangan yang sudah dinyatakan
dalam gambar.
Memasang kerangka langit-langit dengan menggunakan rangka hollow
40x40 mm dan 20x20 mm dengan dimensi sesuai dengan gambar
bestek sehingga membentuk bidang datar.

3. Syarat-syarat Pelaksanaan
a. Pemasangan Kerangka.
 Modul rangka langit-langit Gypsum 60 x 60 kecuali bila dalam
gambar dinyatakan lain dan digantung dengan besi diameter 6
mm ke plat beton diatasnya dengan pasang bracket.
 Penguat/penggantung perkuatan rangka plafon tidak diijinkan
menggunakan rangka hollow yang ditekuk/dipaku ke lar
beton (harus pake kawat 6 mm dan bracket) yang di dinabolt
ke plat lantai/dak beton.
 Kerangka-kerangka tersebut harus sesuai dengan tinggi
permukaan, corak-corak sesuai dengan yang dinyatakan pada
gambar.
b. Pemasangan Langit-langit.
Seluruh permukaan langit-langit ini harus datar air (water pass).
Celah-celah harus benar-benar lurus dengan polanya sesuai
dengan petunjuk gambar.

G. PEKERJAAN PENUTUP DAN RANGKA ATAP

1. Bahan
a. Penutup Atap Genteng Asphalt Single.
Bahan penutup atap menggunakan genteng aspal single warna
hitam sekualitas IKO, CRC, TARKEY + multiplex 12 mm + under
layer serta harus mendapat surat keterangan dari supplier sebagai
bukti keaslian material tersebut sesuai dengan yang
21
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

diawarkan/spek.
Bentuk harus mulus, Kontraktor jauh sebelum waktu
pemasangan harus menyerahkan contoh dari bahan penutup
atap tersebut, untuk mendapatkan persetujuan Arsitek /
Pengawas.
b. Rangka Atap.
Bahan kuda-kuda menggunakan baja WF 200x100x5.5 dan pipa
GIP dengan ukuran Ø 2” s/d Ø 3” atau sesuai dengan gambar
perencanaan sudah termasuk antikarat/zingcromate.

2. Syarat-syarat pelaksanaan
a. Aspal single
Atap aspal single harus dipasang menurut keahlian dan
sedemikian rupa sehingga betul-betul tersusun rapi dalam segala
arah, sambungan saling menutupnya harus cocok dan rapat.
Kedudukan aspal single dipasang diatas multiplex dengan
ketebalan 12 mm kecuali pada area cembungan atap
menggunakan asphalt single warna gold dengan multiplek 9 mm
dan dilapisi waterproofing underlayer atau mengikuti cara
pemasangan yang dianjurkan oleh pabrik dan aplikator genteng
asphalt single.

b. Teknik pemasangan dan penyelesaian detail-detail yang belum


jelas dalam gambar, harus diikuti ketentuan dari pabrik atap
asphalt single tersebut.

H. PEKERJAAN WATER PROOFING


1. UMUM
a. Lingkup Pekerjaan
Yang termasuk dalam pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga
kerja, bahan-bahan, peralatan dan alat-alat bantu lainnya
termasuk pengangkutan yang diperlukan untuk penyelesaian

22
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar,


memenuhi uraian syarat-syarat di bawah ini serta memenuhi
spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan.
b. Bagian yang di water proofing pada pekerjaan ini adalah ;
 Dinding penahan tanah.
 Plat atap dan over stek.
 Daerah toilet, kamar mandi dan daerah basah lainnya.
 Bagian-bagian lain yang dinyatakan dalam gambar.

2. BAHAN / PRODUK
a. Waterproofing untuk atap (bagian yang terekspos ke matahari)
 Bagian-bagian yang di waterproofing adalah plat-plat beton
yang berfungsi sebagai atap dan sebagai talang.
 Bahan yang digunakan adalah bahan waterproofing semen
base yang kedap air dengan kualitas baik.
 Untuk plat / dak lama yang telah dipasangi water proofing,
maka harus dilakukan pengupasan screeding dari water
proofing lama sampai plat / dak beton bersih, kemudian
disikat sampai bersih.
 Ketebalan waterproofing minimal 1 mm untuk traffigrad dan
diberi satu lapis fiber glass mat.
 Bahan yang digunakan adalah bahan waterproofing yang
kedap air dengan kualitas baik.

b. Waterproofing pada bagian-bagian yang terlindung dari matahari


Waterproofing untuk reservoir, toilet, pantry, ruang mesin dan
bagian-bagian yang tidak terekspos langsung pada matahari.
Bahan-bahan terbuat dari campuran semen kwarsa halus dan
bahan kimia aktif, merk vandex super dan vandex premix, produk
Hitchin Group, New Zaeland.

c. Pelaksanaan :

23
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

 Permukaan harus dibersihkan dari debu, kotoran dan minyak


dengan menggunakan air bertekanan tinggi, termasuk juga
bagian yang keropos harus di pahat dan di cuci sampai bersih.
 Contractor joint harus di pahat dan diberi special treatment
sesuai dengan ketentuan dari vandex.
 Test rendam dilakukan 2 x 24 jam sesudah pemasangan
vandex premix.

I. PEKERJAAN CAT, DAN FINISHING LAINNYA


1. Bahan
a. Pengertian cat disini meliputi emulsi, sealer sement- emulsion
filler dan pelapis-pelapis lain yang dipakai sebagai cat dasar, cat
perantara dan cat akhir.
b. Semua cat yang akan dipakai harus mendapat persetujuan
Pengawas. Untuk cat tembok dipilih produk danapaint/setara,
warna disesuaikan.
c. Plamur dan dempul ( bagian dalam) untuk pekerjaan cat tembok
digunakan merk yang sama dengan merk cat jadi yang dipilih.

2. Macam dan lingkup pekerjaan


a. Area Pengecatan pada seluruh bidang dengan cat tembok pada
bidang dinding exterior dan interior seperti dinyatakan pada
gambar.
b. Finishing dengan cat minyak untuk bidang permukaan baja dan
pipa kuda kuda , papan lisplank, dan sebagainya seperti tertera di
gambar.

c. Mengecat semua tembok bidang langit-langit , dengan warna


yang diusulkan oleh Perencana dan kemudian disetujui oleh KPA
(Kuasa Pengguna Anggaran).

24
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

14. PEKERJAAN MEKANIKAL DAN ELEKTRIKAL


A. PEKERJAAN ELEKTRIKAL
1. Bahan
a. Bahan dan Pengerjaan
Seluruh peralatan, bahan yang dipergunakan dalam pekerjaan ini
harus baru dan bahan harus tahan terhadap iklim tropis. Seluruh
pekerjaan harus dilaksanakan dengan cara yang benar dan setiap
pekerja harus mempunyai ketrampilan yang memuaskan.

b. Peralatan yang disebutkan dengan merk pabriknya adalah :


Bahan-bahan, perlengkapan, peralatan, fixture accessories dan
lain-lain yang dianggap perlu dan dipersyaratkan dengan nama
dalam persyaratan ini maka kontraktor wajib menyediakan sesuai
dengan peralatan yang disebutkan dengan mereknya seperti
tersebut di atas. Untuk peralatan yang tidak disebutkan/
dipersyaratkan nama pabriknya, maka kontraktor harus
menyediakan dan menyerahkan lengkap dengan keterangan-
keterangan dan katalognya atau tetap berpegang pada standard-
standard negara/Internasional lainnya.

c. Lampu
 Lampu TL 2x36 watt water proofing
 Lampu TL 1x36 watt louver
 Lampu TL 2x36 watt louver
 Lampu Baret
 Lampu down light
 Lampu tembak (lampu stadion)

Tegangan nominal disesuaikan dengan tegangan setempat, dengan


wattage sesuai gambar kerja.

25
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

2. Armature lampu / Fixture


a. Armature TL
b. Finishing : terdiri dari prime coating, finishing coating, warna
putih, oven.
c. Dilengkapi dengan Electronic Ballast High Efficiency.
d. Pemasangan menempel plafond, atau disebut lain pada gambar.

3. Power plug, sockeet dan saklar merk sekualitas Brocco, Panasonic,


Sony
Outlet biasa, (general purpose dan socketnya).
a. Pole : 1 phase + neutral + earth.
b. Tegangan : 220 volt, 1 phase, 50 Hz
c. Rating arus : 10 Ampere
d. Type : Pemasangan terbenam di dinding (flush)
dilengkapi dengan hinged cover, bentuk persegi ukuran 80 x 80
mm. Outlet biasa yang dilengkapi sistem tutup putar boleh
digunakan asal diberikan contohnya terlebih dahulu untuk
persetujuan.

4. Kabel-kabel
a. Kabel yang digunakan dalam pekerjaan ini adalah sekualitas
Kabelindo, Supreme, Eterna.
b. Kabel berinti 5 inti untuk 3 phase 3 inti. 1 inti untuk arde.
c. Untuk kabel dengan luas inti 6 mm² sampai dengan 185 mm², inti
harus dibuat dari multi stranded multi core kabel.
d. Tahan isolasi sama dengan di atas dengan lapisan metal sheet
dihilangkan. Karakteristik : ketahanan isolasi 1000 V.
e. Kabel untuk instalasi dari panel ke peralatan, dari panel ke fixture
(Instalasi luar/penerangan luar), dan dari panel ke panel.
f. Kabel yang digunakan standart KONSUIL PLN

26
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

5. Box panel/Box MCB


a. Panel/Box MCB menggunakan merk sekualitas Presto, Panasonic,
Sony/standart PLN.
b. Box MCB dipasang pada ketinggian sekitar Minimal 180 cm dari
lantai dasar.
c. MCB yang dipakai mek Heger/ standart PLN

6. Syarat/Cara pelaksanaan
a. Seluruh pekerjaan instalasi listrik yang akan dilaksanakan harus
dikerjakan oleh perusahaan Kontraktor dengan tenaga ahli yang
dapat dipercaya, berpengalaman dalam bidangnya.
b. Pengetesan.
Pemborong harus melakukan seluruh pengetesan seperti yang
disebutkan dan harus melakukan percobaan seperti operasi
sesungguhnya secara tepat dari seluruh sistem. Klem untuk
konduit dipasang tiap jarak kurang lebih 2,50 m. Jumlah kabel
dalam konduit sesuai dengan regulasi PUIL-2000.
1. Instalasi kabel dalam bangunan
 Instalasi kabel dalam bangunan harus tersembunyi
didalam plafond, terbenam dalam tembok.
 Jenis kabel.
- Untuk instalasi penerangan dan out let biasa
dipergunakan kabel NYM ukuran minimum 2,5 mm²
minimal merk sekualitas supreme, eterna, kabelindo
atau yang sudah jadi standart PLN.
- Untuk instalasi daya dipergunakan kabel NYY ukuran
minimum 2,5 mm² merk sekualitas supreme, eterna,
kabelindo.
 Konduit
Instalasi kabel harus dimasukkan di dalam pipa PVC high
impact. Jenis konduit yang dipergunakan memakai pipa

27
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

menurut ketentuan PLN setempat.

 Lampu/ Armature.
Lampu dipasang menempel pada plafond atau beton.
Harus dilengkapi dengan dudukan yang kuat.

2. Pentanahan/grounding.
 Hantaran pentanahan.
- Hantaran pentanahan harus menerus (continue)
dalam setiap bangunan harus membentuk rangkaian
tertutup (loop), dengan junction pada panel.
- Penghantar harus terlindung dari gangguan mekanis.
- Pada setiap panel harus disediakan rel hantaran tanah
dan frame/penutup metal tidak boleh dipergunakan
sebagai penghantar.
 Grounding
- Setiap panel harus diketanahkan, dengan elektroda
pentanahan.
- Elektroda pentanahan dipasang di luar bangunan.
- Tahanan pentanahan maksimum adalah 5 ohm.

B. PEKERJAAN PLUMBING

1. Lingkup Pekerjaan
Spesifikasi ini mencakup kebutuhan untuk pelaksanaan pekerjaan
plumbing, sebagaimana yang ditunjukkan pada gambar rencana yang
terdiri dari, tetapi tidak terbatas pada :
a. Pengadaan dan pemasangan instalasi air bersih dan air kotor.
b. Air bersih dari sumber PDAM atau diambil dari instalasi yang
sudah ada atau membuat sumur bor.
c. Pengadaan dan pemasangan seluruh instalasi air bersih, air kotor,
air bekas dan air hujan. Sesuai dengan gambar rencana.

28
KAK Pembangunan Gedung Kesenian Pemerintah Kota Sukabumi

2. Air Bersih
Sumber air untuk proyek ini adalah dari air sumur/tanah yang dapat
ditampung pada suatu tandon air atau PDAM.

3. Sistem Pembuangan Air Kotor dan Air Buangan


Air Kotor dan Buangan, diadakan pemisahan antara air kotor, buangan
dari klosed / WC dan air buangan bekas dari Wastafel atau floor drain.

TABEL SPESIFIKASI

NO DESKRIPSI / MATERIAL MERK


MEKANIKAL
Sekualitas Wavin, Rucika,
1 Pipa PVC Type AW Pralon
Sekualitas Toto, Kuhler,
2 Kloset duduk Grohe
Sekualitas SAN-EI, Toto,
3 Floor Drain American Standard
Sekualitas Onda, Kitz,
4 Kran American Standard
Sekualitas Onda, Kitz,
5 Valve American Standard
Sekualitas Toto, Kuhler,
6 Kloset Jongkok Grohe

29

Anda mungkin juga menyukai