Table of Contents
INITIALIZE NVR............................................................................................................................................................................ 2
INISIALISASI / AKTIVASI NVR .................................................................................................................................................. 2
SETUP WIZARD NVR ................................................................................................................................................................. 4
BASIC SETTING ............................................................................................................................................................................ 5
ADD CAMERA ............................................................................................................................................................................. 5
SETTING PARAMETER / ENCODING .................................................................................................................................... 6
SETTING RECORD (Continuous / Motion Detect) ............................................................................................................. 7
OSD / Channel Name ............................................................................................................................................................... 8
PLAYBACK .................................................................................................................................................................................... 9
BACKUP RECORD..................................................................................................................................................................... 10
OTHERS SETTING .................................................................................................................................................................... 11
MOTION DETECT SETTING .................................................................................................................................................... 11
SPLIT LIVE VIEW SETTING...................................................................................................................................................... 12
LIVE VIEW GENERAL SETTING.............................................................................................................................................. 14
ADD USER (ADMINISTRATOR, OPERATOR & GUEST) .................................................................................................. 15
HDD MANAGEMENT .............................................................................................................................................................. 16
SHUTDOWN, REBOOT & LOGOUT USER ......................................................................................................................... 16
INITIALIZE NVR
INISIALISASI / AKTIVASI NVR
- Hidupkan NVR sampai muncul tampilan awal, biarkan dulu sebentar.
- Setting IP Address PC/Laptop menjadi Static, misal seperti contoh dibawah ini:
- Buka SADP Tool di PC/Laptop, kemudian berikan checklist pada NVR yang terdeteksi.
- Jika tidak ada device yang terdeteksi, klik Refresh beberapa kali atau close SADP Tools
nya lalu buka kembali.
- Masukkan password baru NVR, unchecklist “Enable HIK-Connect” kemudian klik Activate.
- Ubah IP Address NVR sesuai dengan preferensi di lokasi, misal seperti ini:
- Masukkan admin password, kemudian klik Modify
- Jika ada jendela GUID, klik Cancel
- Klik Refresh untuk memastikan IP Address NVR sudah berubah.
SETUP WIZARD NVR
- Kembali lagi ke layar NVR, pada tampilan awal klik Exit pada jendela Language biarkan
Bahasa default nya English.
- Berikan checklist pada “Do not show this prompt again” pada jendela Confirm Resolution
lalu klik No.
- Masukkan password baru NVR, checklist hanya pada “Reserved E-Mail Settings” saja, yang
lainya hilangkan, masukkan password yang sama pada form Create Channel Default
Password kemudian klik OK.
- Masukkan Reserved Email dengan email : helpdesk@uti.co.id
- Buat Pattern Lock untuk NVR.
- Setting Date & Time, sesuaikan dengan zona waktu GMT+7 lalu hilangkan checklist pada
“Enable Wizard” agar pada saat NVR restart tidak meminta setup wizard lagi.
- Hilangkan checklist “Enable DHCP” dan ubah IP Address sesuai preferensi di lokasi.
- Format seluruh harddisk dengan memberikan checklist pada semua harddisk yang ada,
kemudian klik Init, tunggu sampai proses format selesai.
- Skip atau klik next pada jendela Camera Setup, jangan dulu add camera pada langkah ini.
- Skip juga pada jendela Platform Access/Hik Connect.
- Jika diminta lagi untuk Change Password lewati saja, unchecklist pada New Admin
Password kemudian Klik Finish.
BASIC SETTING
ADD CAMERA
(MENU > CAMERA)
- Untuk step awal, add seluruh kamera yang ada di lokasi dengan cara masuk ke menu
Camera kemudian klik (Number of Unadded Online Device) untuk melihat semua kamera
yang terdeteksi NVR.
- Berikan semua checklist pada kamera yang terdeteksi, lalu klik Add.
- Kamera yang sudah di Add akan terlihat di bagian atas.
SETTING PARAMETER / ENCODING
(MENU > CAMERA > VIDEO PARAMETERS)
- Video Parameter berfungsi untuk mengatur encoding atau yang berhubungan dengan
resolusi, bitrate, video quality, FPS dll.
- Pertama, pilih kamera Channel 1 atau D1, kemudian sesuaikan kebutuhan encoding
menyesuaikan tempat/lokasi, settingan umumnya adalah sebagai berikut :
- Klik Apply, selanjutnya klik Copy to dan berikan checklist pada semua kamera agar semua
encoding kamera mengikuti secara otomatis. Klik Apply jika sudah selesai.
SETTING RECORD (Continuous / Motion Detect)
(MENU > STORAGE > SCHEDULE > RECORD)
- Pilih kamera Channel 1 atau D1, kemudian klik Edit.
- Pilihan hari boleh sembarang dan berikan checklist pada form All Day.
- Tentukan type record Contunuous (Full Record) atau Motion (Motion Detect) kemudian
klik Copy dan berikan checklist pada semua hari.
- Klik Apply, OK dan Apply lagi.
OSD / Channel Name
(MENU > CAMERA > DISPLAY)
- OSD adalah fungsi yang digunakan untuk memberikan Label atau Nama Channel kamera
sesuai titik/lokasi kamera terpasang, hal ini untuk memudahkan operator mengenali lokasi
melalui label yang tercantum.
- Untuk merubah nama channel kamera, cukup ubah nama default yang ada pada form
Camera Name sesuai nama titik/lokasi kamera nya.
- Jika sudah, klik Apply
PLAYBACK
(MENU > PLAYBACK)
- Pilih semua atau beberapa channel lokasi yang ingin di playback.
- Tentukan tanggal rekaman yang ingin di putar dan secara otomatis rekaman akan
langsung tampil di layar sebelah kanan, geser timeline untuk mencari rekaman pada jam-
jam tertentu.
- Untuk menyimpan langsung rekaman dari menu Playback, berikan tanda atau Clip yang
ditandai icon Gunting. Sebelum itu, masukkan flashdisk/hdd external ke port USB NVR.
- Tentukan tanda titik awal rekaman yang ingin di simpan, kemudian klik icon Clip/Gunting
1x. Akan muncul tanda seperti ini [ geser tanda tersebut sesuai durasi rekaman yang
diinginkan.
- Klik icon Save pilih Video and Log dan pilih format video MP4 kemudian klik OK untuk
menyimpan rekaman kedalam flashdisk/harddisk.
BACKUP RECORD
(MENU > FILE MANAGEMENT)
- Menu File Management digunakan untuk keperluan Backup dengan durasi yang cukup
lama, misal 24 jam, 1 minggu atau maksimal kurun waktu 1 Bulan.
- Pilih Custom kemudian tentukan durasi jam & tanggal atau titik mulai dan akhir rekaman
yang ingin di backup.
- Tentukan Channel kamera yang ingin di backup, file type nya pilih Video dan selebihnya
biarkan saja default.
- Klik Search untuk memulai mencari data rekaman NVR.
- Pada jendela berikutnya akan ditampilkan daftar rekaman yang tersimpan, pilih Select All
untuk memilih semua hasil rekaman atau checklist hanya pada beberapa rekaman saja,
kemudian klik Export.
OTHERS SETTING
MOTION DETECT SETTING
(MENU > SYSTEM > EVENT)
- Motion Detect berfungsi untuk merekam hanya pada saat ada objek yang begerak di
depan kamera, fungsi ini dapat menghemat penyimpanan karena hanya merekam di
waktu-waktu tertentu.
- Pertama, pilih kamera Channel 1 atau D1, checklist pada bagian Enable.
- Area didalam kotak merah merupakan area yang tercover motion detect, untuk
mengingkatkan sensitifas terhadap gerakan, geser bar Sensitivity yang ada di sebelah
kanan.
- Kemudian klik Apply jika sudah selesai.
- Jangan ubah settingan apapun selain yang ada di menu Motion Detection, biarkan saja
default.
SPLIT LIVE VIEW SETTING
(MENU > SYSTEM > LIVE VIEW > VIEW)
- Terdapat 2 fitur Output bawaan NVR yaitu VGA dan HDMI, masing-masing port dapat
menampilkan tampilan yang berbeda.
- Pertama, masuk ke dalam menu Live View - View, pilih Video Output Interface > VGA
- Seluruh kamera yang terdeteksi akan tampil di sebelah kiri.
- Tentukan jumlah channel yang ingin di tampilkan, kemudian klik icon Start Live View of All
Channel untuk menampilkan semua kamera.
- Atau bisa di tentukan sesuai urutan lokasi misal ingin di custom sesuai kebutuhan, klik
Nomor Channel kemudian Double-Klik pada Channel Kamera yang ingin di tampilkan.
- Klik Apply jika sudah selesai.
- Kedua, pilih Video Output Interface > HDMI, ubah jumlah channel menjadi 1 * 1
- Double-Klik pada Channel Kamera yang ingin ditampilkan, nomor channel misal D1 akan
tampil ditengah kotak channel.
- Kemudian pindahkan nomor channel dengan cara klik icon Next untuk menambahkan
channel kamera selanjutnya.
- Ulangi langkah diatas sesuai kebutuhan jumlah kamera yang ingin di tampilkan melalui
port HDMI.
- Klik Apply jika sudah selesai.
LIVE VIEW GENERAL SETTING
(MENU > SYSTEM > LIVE VIEW > GENERAL)
- Menu General live view ini berfungsi untuk mengatur default output dan display yang
akan ditampilan di kedua layar nanti.
- Pertama, pilih Video Output Interface > VGA, tentukan Live View Mode atau jumlah
channel yang ingin ditampilan, ubah juga Even Output nya menjadi VGA.
- Untuk port VGA, Dwell Time nya biarkan No Switch. Dwell Time berfungsi untuk mengatur
tampilan layar secara bergantian (switch) sesuai durasi yang ditentukan. Biasanya
digunakan untuk NVR yang memiliki channel dengan jumlah yang banyak.
- Untuk port HDMI, settingan nya akan berbeda dengan port VGA.
- Ubah Video Output Interface > HDMI, ganti Live View Mode menjadi 1 * 1, ubah Even
Output nya menjadi HDMI.
- Ubah No Switch pada Dwell Time dengan durasi yang di inginkan, umumya setiap 10
detik. Jadi, layar akan menampilkan kamera secara begantian setiap 10 detik sekali.
ADD USER (ADMINISTRATOR, OPERATOR & GUEST)
(MENU > SYSTEM > USER)
- Fitur User Management System di perlukan untuk menjaga keamanan NVR dari pihak
yang tidak bertanggung jawab. Setiap user dapat dibuat dengan hak & batasan yang bisa
di tentukan.
- Untuk membuat user, klik +Add kemudian masukkan password Admin (wajib).
- Buat Username, Password dan tentukan User Level yang dibutuhkan misal Operator atau
Guest.
- Klik OK jika sudah selesai.
- Notes !
- Operator : Tidak bisa masuk menu yang memerlukan hak Admin, tetapi masih bisa akses
ke menu Playback atau untuk Backup Rekaman.
- Guest : Hanya bisa akses menu Live View dan mengubah password nya sendiri.
-
HDD MANAGEMENT
(MENU > STORAGE > STORAGE DEVICE)
- Menu HDD Management berfungsi untuk melihat status harddisk, mulai dari Status,
Kapasitas, Total Space, Free Space dan bisa juga untuk Re-Format (Init) atau format
ulang harddisk.
SHUTDOWN, REBOOT & LOGOUT USER
- Menu Shutdown, Reboot & Logout dapat diakses dari tombol yang ada di pojok kanan
atas.