Nama : Yunianti Ayu Lestari
NPM : 1710501073
Mata Kuliah : Komunikasi Data
REPRESENTASI FREKUENSI DALAM DOMAIN WAKTU
Sinyal Komunikasi merupakan besaran yang selalu berubah terhadap besaran waktu.
Setiap sinyal dapat dinyatakan di dalam domain waktu maupun di dalam domain frekuensi .
Ekspresi sinyal di dalam domain frekuensi disebut spektrum . Sinyal di dalam domain waktu
merapakan penjumlahan dari komponen-komponen spektrum sinusoidal. Analisa Fourier
digunakan untuk menghubungkan sinyal dalam domain waktu dengan sinyal di dalam
domain frekuensi.
Dalam domain waktu, sinyal direpresentasikan dalam bentuk tegangan atau arus
dalam fungsi waktu, sedangkan dalam domain frekuensi sinyal direpresentasikan dalam
bentuk magnitudo dan fasa dalam fungsi frekuensi. Dua domain tersebut memberikan
informasi yang sama, dalam domain frekuensi dapat terlihat frekuensi berapa saja yang
terkandung dalam suatu sinyal. Pada bab ini akan dipelajari bagaimana mengubah sinyal dari
domain waktu ke domain frekuensi, dan juga sebaliknya. Sinyal dalam domain waktu dapat
diklasifikasikan menjadi 4 jenis, yaitu sinyal kontinu periodik, sinyal kontinu nonperiodik,
sinyal diskrit periodik, dan sinyal diskrit nonperiodik. Masing-masing dari jenis sinyal
tersebut mempunyai metode yang berbeda-beda jika ingin ditransformasikan dalam domain
frekuensi.
1. FOURIER SERIES (FS)
FS digunakan untuk mentransformasi sinyal kontinu yang periodik. Misalkan sinyal
memiliki periode dasar T dan frekuensi dasar maka FS sinyal ini diberikan sebagai
Sebaliknya, invers FS (IFS) diberikan oleh
Suatu notasi dasar yang menyatakan hubungan FS dan IFS adalah
2. FOURIER TRANSFORITI (FR)
Sinyal kontinu nonperiodik dapat dinyatakan dalam domain frekuensi dengan FT' FT
didefinisikan sebagai
dan invers FT (IFT) didefinisikan sebagai
3. DISCRETE-TIME FOURIER TRANSFORM (DRTR)
DTFT digunakan untuk transformasi sinyal waktu-diskrit nonperiodik. DTFT unruk
sinyal x[n] didefinisikan oleh
Secara umum, X (𝑒 𝑗ω ) adalah mempunyai nilai kompleks yang dapat ditulis sebagai
Dengan 𝑋𝑟𝑒 (𝑒 𝑗ω ) adalah riil dan 𝑋𝑖𝑚 (𝑒 𝑗ω ) adalah bagian imajiner dari 𝑋𝑟𝑒 (𝑒 𝑗ω ) x 𝑋𝑖𝑚 (𝑒 𝑗ω )
dapat ditulis dalam bentuk polar, yaitu
Dengan dan parameter X (𝑒 𝑗ω )
disebutfungsi magnitude (spectrum magnitude) dan disebut sebagai fungsi fasa (spektrum
fasa)
4. TRANSFORMASI FOURIER WAKTU-DISKRIT
Transformasi fourier waktu diskrit adalah suatu representasi skuen eksponensial
kompleks (𝑒 𝑗ω ) dimana w adalah variabel frekuensi real.Transformasi fourier waktu diskrit
waktu diskrit (𝑒 𝑗ω ) dari sebuah skuen x(n) di definisikan:
Dimana X(𝑒 −𝑗ω ) adalah sebuah fungsi kompleks yang memiliki bagian real ,
imajiner, magnitude dan fasa. Dapat disimpulkan bahwa x( e^-jw) adalah jumlah dari tiap
titik frekuensi yang terjadi.
Misalnya :
x=[0.5,1,0.5]; dan n=[ 0, 1, 2];
Berarti nilai dari X(𝑒 𝑗ω ) adalah X=0.5x(𝑒 𝑗ω ) + 1 x (𝑒 −𝑗ω ) x 1 + 0.5*(𝑒 −𝑗ω ) x 2
sepanjang -pi<=w<=
Transformasi Fourier Untuk Waktu Diskrit • Perbedaan antara transformasi Fourier
waktu kontinyu dengan transformasi Fourier waktu diskrit:
A. Transformasi Fourier sinyal waktu-kontinyu kisaran frekuensinya (-∞,∞), sedangkan
kisaran frekuensi transformasi Fourier sinyal waktu-diskrit kisaran frekuensinya(-π, π)
atau ekivalennya adalah (0, 2π).
B. Karena sinyal adalah diskrit dalam waktu, maka transformasi Fouriernya adalah
penjumlahan (sigma) sebagai ganti dari integral. Karena X(ω) adalah fungsi periodik
dengan variabel frekuensi ω, ia mempunyai espansi deret Fourier, yang diekspresikan
sebelumnya memenuhi. Dari definisi X(ω) terlihat X(ω) mempunyai bentuk deret Fourier
dengan koefisien/konstanta Fourier adalah x(n).
C. Karena bentuk transformasi Fourier adalah deret tak berhingga, maka akan ada persoalan
konvergensi. Suatu deret tak berhingga dikatakan konvergen jika dan hanya jika deret
tersebut nilainya tidak tak berhingga ( < ∞ ). • Maka dapat dikatakan suatu transformasi
Fourier dari suatu sinyal waktu-diskrit ada (dapat ditentukan) jika dan hanya jika deret tak
berhingganya konvergen, atau secara matematis ditulis.
CONTOH SOAL
1. Tentukan deret Fourier dari fungsi f(x) yang didefinisikan sebagai :
di luar interval ini f(x) periodik dengan perioda 2 π.
Penyelesaian :
Fungsi f (x) pada contoh diatas bisa dimisalkan merupakan suatu pulsa voltase
yang periodik; dan suku-suku dari deret Fourier yang dihasilkan akan berkaitan dengan
frekuensi frekuensi yang berbeda dari arus bolak balik yang dihubungkan pada
gelombang “bujur sangkar” dari voltase tadi.
2. Carilah deret Fourier dari bentuk gelombang persegi berikut
Jawab:
Bentuk gelombang ini memiliki simetri ganjil, amplitudo A, perioda To = T.
Untuk n ganjil cos(nπ) = −1 sedangkan untuk n genap cos(nπ) = 1. Dengan demikian
maka
Pada bentuk gelombang dengan semetri ganjil, an = 0. Oleh karena itu sudut fasa
harmonisa tanθn = bn/an = ∞ atau θn = 90º .
3. Tentukan transformasi x[n] -> X[k] menggunakan IDTFS, jika diketahui N = 17,
Jawab:
dimana : x(n) =
4. Carilah f(t) dari
Jawaban
5. Carilah f(t) dari
Jawaban