Anda di halaman 1dari 5

Salahkan Saja Aku

Dina dan Tiara adalah saudara tiri, dina adalah anak yang di angkat saat ia
berumur 1 tahun oleh ibu desi dan suaminya, kini suaminya telah tiada.
Ibu desi sangat membeci dina, karna baginya dia adalah anak pembawa sial
dalam keluarganya, karna ia juga, suaminya meninggal karna menyelamatkan nya
dari kebakaran sewaaktu dina masih kecil

Saat akan berangkat sekolah

Tiara : mahh aku berangkat yaa * sambil mencium tangan ibunya


Dina : aku juga berangkat ya mah * saat akan mencium tangan ibunya , ibu
desi pun menangkas tangan dina
Dina berlari keluar rumah, tiara menyusulnya
Dina terdiam sambil berjalan menuju sekolah
Tiara menghentikan dina, dan merangkul tangannya
Tiara : kak.. *lembut
Dina : *melepaskan tangan tiara
apaa? Ngapain lu menyusul gue, elu ngga usah So baik pada sama gue *berlari
di sekolah, pada jam istirahat
Dina dan teman2 nya sedang duduk. Tiara melewat dengan teman2nya
Dina : * mengangkat kakinya sehinnga tiara terjatuh
Icha : heh apa2an si lu din, tiara itu adek elu sendiri, jahat lu
Tika : eh jangan kurang ajar ya lo, kita itu kaka kelas elo. Sopan dong
Dina : udah ngga apa2, biarin aja dia Cuma mau ngebela sahabat nya ko, tapi
nanti dia bakalan dapet balesannya *sinis
Tiara : udah2 cha, aku ngga apa2 ko.
Dari jauh deka dan araka melihat tiara yang terjatuh dilantai. Mereka pun
segera menghampiri
Deka : ada apa ini, kenapa tiara sampai duduk dibawah seperti ini? *sambil
membangun kan tiara
Araka : heh ini pasti ulah elu berdua kan * sambil menunjuk ke arah dina dan
tika
Icha : bener tuh kak.
Tika : trus kenapa kalo gue yang ngelakuin, masalah buat lo ? *tetap sinis
Deka : keterlaluan kamu Din
Dina : alaaahhh lebay banget si Cuma jatuh gitu doang juga, ayo tik kita pergi
*mereka pun pergi
Deka mendudukan tiara
Deka : kamu ngga apa2 Ra
Tiara : aku ngga apa2 ko
Sesampainya dirumah
~Icha mengantarkan tiara sampai kerumahnya karna tiara bejalan agak pincang
Tiara : assalamualaikum , buu aku pulang *dengan jalan pincang
Ibu desi : walaikumsallam. Kamu kenapa sayang
Tiara : ngga apa2 bu aku hanya jatuh disekolah
Tika : tidak bu , ini semua ulah dina
Ibu kaget :o
Tiba-tiba dina datang
Dina : asallamualaikum bu .
Ibu tidak menjawab, ibu malah sibuk mengurut kaki tiara
Tiara : walikumsallam ka
Dina : assalamualaikum buu * suara sedikit keras
Ibu masih terdiam
Dina : Sudah cukup. Ibu , kapan ibu menganggap kehadiran ku, kapan ibu
memperhatikan aku seperti ibu memperhatikan tiara. Aku iri pada tiara bu,
aku juga ingin diperhatikan *suara membentak
ibu desi : diam kau *menampar dina
kau apakan tiara mu? Tega kau pada adikmu sendiri
tiara : sudah bu aku tidak apa2 *menenangkan ibu
dina : gausah so peduli lu Ra.
Ibu, silahkan ibu menyalahkan aku, salahkan saja aku bu. karna aku memang
tempatnya salah dimata ibu,sedangkan tiara, tiara selalu benar di mata bu.
Apa salah ku bu. Apa salah jika aku seorang anak angkat, jika salah mengapa
ibu mengankat aku dari panti asuhan itu bu
Ibu desi : *terdiam
Dina pun pergi sambil menagis
Ditaman kota
Dina menelpon tika
Dina : haloo , tik lu bisa ketaman ngga sekarang?
Tika : sorry gabisa din, gue ada janji sama cowo gue
Dina : tapi *tika memutuskan telponnya
Deka dan Araka melihat dina dari jauh
Araka : eh ka itu dina kan?
Deka : eh iya tuh , kita samperin yu
Araka : yoo
~
Deka : eh din ngapain lu sendirian di sini
Dina cepat2 mengusap air mata nya
Araka : eh elu nangis din
Dina : iyaa, kenapa? Elu ber2 mau ngetawain gue.
Araka : lah ko lu malah marah... kelitannya lu lagi sedih.
Knapa.. lu ada masalah.
Dina : apa urusan lu... ??
Deka : yhhh... kita kan nanya baik-baik.
Dina : udah sana pergi, gue ngga butuh kalian disini. Gua lagi pengen sendiri.
Araka : ya sudah kita pergi saja yu ka,biar dina tenang dulu.

Keesokan harinya di sekolah deka melihat dina sendirian di taman sekolah,deka


pun menghampiri dina yg tengah duduk melamun.

Deka: hai din lagi apa disini?? Ko sendirian aja sih? Aku boleh duduk disamping
kamu ga??
Dina: emang keliatannya lg apa?? *dengan tampang cuek kepada deka*
Deka pun langsung duduk di sebelah dina
Deka : din aku mau ngomong serius nih. Boleh ga???
Dina: ah kebanyakan nanya deh lu,ya udah mau ngomong apa sich deka??*grogi
Deka : hhmm, ituu, anu, hmmm, gimana yaa, duh,*sambil garuk-garuk kepala*
a..a..aku sebenernya aku suka ama kamu din,*dengan wajah cemas menanti
jawaban dina* kamu mau ga jadii pacar aku???
Dina: *dengan sedikit kaget* apa aku ga salah denger? Bukannya kamu suka
sama tiara??
Deka: ga ko. Aku anggap dia ga lebih dari seorang adik.*sambil meyakinkan dina*
Dina : aku ngga bisa jawab sekarang deka, maaf ya
Dari kejauhan araka memperhatikan, tiara dan icha menghampiri araka yang
sedang melihat kearah dina dan deka.
Tiara : ehh ka, hayoo lagi apa
Icha : serius amat sih lo ka
Araka : sttt, aku lagi asik ngeliatin mereka tuh *sambil menunjuk ke arah deka
dan dina
Icha : loh itu bukannya kakak kamu ya ra??
Tiara: iya deh itu ka dina. Lagi apa sih mereka???
Araka: nah kita samperin mereka aja yuk...!!!!
Tiara: yaudah ayo..ahhahahhahhahaha
Dengan langkah pelan,merekapun meng hampiri..
Araka: wayohhhh... lagi pada apa niii
Deka: e e engga, engga ngapa-ngapain ko
Dina : apaan si lu ka, kepo banget si
Araka: ehhiii
Tiba” tika datang menghampiri dina
Tika: Din,.. maaf in gua ya, gua kemarin ga dateng, waktu lutelepon gua...
malah... gua matiin telepon lu
Dina: iya .. gua udah maapin lu ko...
Tika: makasih ya...lu emang best friend gua baget
(di rumah)

ibu desi sedang membersihkan kamar dan tak sengaja melihat deary rina...
kemudian ,ibu membaca...nya.
Ternyata dalam diarinya , dina sangat menyayangi mamah nya... mamah nya...
meneteskan air mata, saat tau bah wa anak sangat menyayangi dan mencintai
ibu nya.

Ibu: tak ku sangka kau begitu menyayangiku padahal aku selalu menjahati mu
(dalam hati
bergumam)

Tiba-tiba dina pulang

Dina : asallamualaikum
Ibu : walaikumsalam (langsung memeluk dina)
Dina : (kaget) ibuu, ada apa? Kenapa ibu tiba2 memeluk ku *sambil
melepaskan pelukannya dengan pelan
Ibu : dina maafkan ibu , yang selama ini tidak pernah memperhatikan mu,
Sekarang ibu sadar ibu telah berbuat salah kepada mu
(dina tidak berbicara apa2 hanya langsung memeluk ibu) Tiara pun pulang
Tiara : assalamualaikum buu (tiara kaget bercampur senang melihat sikap ibu
kepada dina)
~Tiara mengahampiri ibu dan dina
Aku senang melihat ibu dan kaka seperti ini *sambil ikut merangkul
Dina : de, maafin kaka yaa, kaka selama ini selalu jahat sama kamu. Kaka
harap kamu mau maafin kaka
Tiara : udah lah kak, aku udah maafin kaka dari dulu ko
Dan akhirnya mereka hidup dengan penuh kasih sayang