Anda di halaman 1dari 3

7-8 Dimisalkan materialitas untuk laporan keungan sebagai kesuluruhan RP 100.

000 dan
materialitas kinerja untuk piutang usaha ditetapkan Rp 40.000, apabila auditor menemukan
sebuah piutang lebih saji sebesar Rp 55.000 apa yang diharus dilakukan auditor?
JAWABAN : Meneliti dan mengawasi apakah sistem pengawasan intern tetap memenuhi
fungsinya dengan mengadakan pemeriksaan yang kontinue di dalam perusahaan yang
didahului dengan melakukan pengecekan secara fisik suatu transaksi guna mengumpulkan
bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara akurat.

7- 13 Jelaskan pengaruh dari kesalahan penyajian yang besar yang ditemukan dalam audit
tahun lalu, terhadap risiko inheren, risiko deteksi yang direncanakan, dan bukti audit yang
direncanakan?
J\WABAN: Sekembalinya ke meja, penyusun laporan meneiliti kembali item-item yang tersaji
dalam laporan keuangan—yang printoutnya sudah dibagi-bagikan ke pihak manajemen, lalu
menemukan beberapa kesalahan.Dalam seknario yang lebih parah, sudah banyak terjadi di
luar sana, pertimbangan materialitas banyak digunakan sebagai alasan untuk membenarkan
pembiaran salah-saji, sejak di awal, bahkan untuk kesalahan yang disengaja. Adalah
kenyatakaan bahwa pertimbangan materialitas kerap disalahgunakan—tentunya oleh
manajemen yang tidak disadari oleh akuntan

7-15 Jelaskan mengapa terhadap hubungan terbalik, antara risiko deteksi direncanakan
dengan jumlah bukti yang harus dikumpulkan auditor untuk suatu tujuan khusus audit
tertentu?
JAWABAN : Risiko deteksi adalah risiko sebagai akibat auditor tidak dapat mendeteksi salah
saji material yang terdapat dalam suatu asersi. Risiko deteksi ditentukan oleh efektivitas
prosedur audit dan penerapannya oleh auditor. Risiko ini timbul sebagai karena
ketidakpastian yang ada pada waktu auditor tidak memeriksa 100% saldo akun atau golongan
transaksi, dan sebagian lagi karena ketidakpastian lain yang ada, walaupun saldo akun atau
golongan transaksi tersebut diperiksa 100%.

7-16 Jelaskan keadaan – keadaan yang menyebabkan auditor harus merevisi komponen –
komponen dalam model risiko audit dan pengaruh revisi tsb terhadap deteksi direncanakan
serta bukti direncanakan?
JAWABAN : apabila kita menggunakan model risiko audit ,didalamnya terkandung hubungan
langsung antara risiko audit yang bias diterima dengan resiko deteksi , dan terdapat hubungan
berkebalikan antara risiko audit dengan bukti yang harus dikumpulkan apabila auditor
memutuskan untuk menurunkan risiko audit yang bisa diterima makan risiko deteksi juga
akan turun, dan bukti yang harus dikumpulkan akan naik.

7.17 Jelaskan bagaimana hubungan antara risiko audit dengan materialitas dan mengapa
keduanya perlu dipertimbangkan bersama – sama dalam perencanaan suatu audit ?
JAWABAN:
Materialitas adalah salah satu dari faktor-faktor yang mempengaruhi pertimbangan auditor
mengenai kecukupan (kuantitas yang diperlukan) bahan bukti. Ada perbedaan antara istilah
materialitas dengan saldo akun material. Contohnya, secara umum adalah benar mengatakan
bahwa semakin rendah tingkat materialitas, semakin besar jumlah bukti yang diperlukan
(hubungan terbalik). Secara umum juga benar untuk mengatakan bahwa semakin besar atau
semakin signifikan suatu saldo akun, maka semakin besar jumlah bukti yang diperlukan
(hubungan langsung).