Anda di halaman 1dari 1

1.

Jurnal yang saya baca mengenai perubahan cara bayar di layanan kesehatan di swiss dari
yang awalnya retrospektif berubah menjadi prospektif.
2. Sejak tahun 2004 penelitian terkait perubahasn sistem pembayaran dilayanan kesehatan
terus dilakukan untuk mencari efisiensi dan efektifitas pelayanan kesehatan di negara2
eropa, di swiss sejak tahun tersebut sudah banyak perdebatan terkait perubahan cara bayar
dari retrospektif yang ditandai dengan fee For Services menjadi sistem pembayaran
perspektif yaitu sistem pembayaran perkasus atau sistem Global Budget dan pembayaran
per kasus. Dengan 60 sampel rumah sakit yang diambil di swiss kesimpulannya didapatkan
tingkat efisiensi yang baik dalam menjalankan sistem pembayaran prospektif karena resiko
operasional rumah sakit dapat diatasi dengan lebih baik. Perpindahan sistem pembayaran
rumah sakit di swiss ini pula dipengaruhi oleh kebijakat pemerintah setempat agar rumah
sakit tidak di bailout, mungkin dengan pengaturan di pembiayaan global negara tersebut
yang menentukan tarif pembayaran per kasusnya.
3. Dalam perkembangan pola pembayaran dirumah sakit jurnal ini dapat dihjadikan pijakan
perubahan pola pembiayaan kesehatan di indonesia dengan dimulainya era JKN yang
berfokus pada Universal Health Coverage sangat mempengaruhi pola pengelolaan rumah
sakit saat ini, hal ini menyebabkan pola market yang sudah pasti tersedia.
Program JKN yang dijalankan oleh BPJS ini membuat pola market kesehatan di indonesia
berubah menjadi pembagian pasar yang hampir merata dengan sistem zonasi, sehingga
rumah sakit dibatasi area atau wilayah pelayanan nya dan rumah sakit dapat berlomba
meraih pasar tersebut dengan cara meningkatkan pelayanan dengan berpegang pada
kepuasan pasien.
Jurnal diatas dapat dijadikan pijakan bahwa rumah sakit dapat lebih efektif dalam mengelola
pasien dengan perubahan pola pembayaran menjadi prospektif atau dibayarkan sesuai
dengan kasus nya. Hal ini sudah terjadi di negara tercinta ini walau dalam sistem
pengelolaan berdasarkan pembiayaan global nya masih carut marut disebabkan saat
penentuan angka pembiayaan saya sendiri tidak tahu didasarkan oleh apa. Namun ada sisi
baiknya penerapan konsep pembiayaan prospektif di indonesia yaitu setiap rumah sakit
harus bisa memaksimalkan potensi yang dimiliki mengikuti perubahan pasar kesehatan saat
ini dan rumah sakit dapat memompa sumber daya nya untuk meningkatkan potensi di
pelayanan dan marketing untuk dapat bersaing meraih pasar.