Anda di halaman 1dari 3

ِ ِ ِ ‫اَحْل م ُد لِلَّ ِه الْ َفت‬

ُ‫َش َه ُد أَ ْن الَإِلَ هَ إِالَّ اهلل‬ْ ‫ أ‬. ِ‫َح َس ِن َت ْق ِومْي‬ْ ‫الَّذى َخلَ َق اإْلِ نْ َس ا َن ىِف أ‬ . ‫َّاح الْ َعلْي ِم‬ َْ
ِ ُ ‫َن حُم َّم ًدا عب ُده ورس ولُه ال َّرءو‬ َ ‫ َوأ‬. ‫الْ َو ِح ُد احْلَ ِكْي ِم‬
‫ص لِّى َو َس لِّ ْم‬ َ ‫ اَللَّ ُه َّم‬. ‫ف ال َّرحْي ُم‬ ُْ ُ ْ ُ َ َ ُ َْ َ َّ ‫َش َه ُد أ‬
. ‫ب َسلِْي ٍم‬ ٍ ‫ص َحابِِه الَّ ِذيْن اََتوا ربَّ ُهم بَِق ْل‬
ْ َ ْ َ ْ ‫ا‬
َ ‫و‬
َ
ِِ‫ وعلَى آل‬. ِ‫علَى سيِّ ِدنَاحُم َّم ٍدالْ َك ِرمْي‬
‫ه‬ ََ َ َ َ
. ‫اََّم َاب ْع ُد‬
ِ ِ‫و ْاعب ُدوااهلل خُمْل‬ .  ‫ب الْع الَ ِم‬ ِ ِ
‫ َو ْاعبُ ُدوااهللَ َحىَّت‬. ‫ص نْي َ لَ هُ ال دِّيْ َن‬ َ ُ َ َ ‫ إَِّت ُقوااهللَ َر َّ َ نْي‬. ‫َفيَاعبَ َاداهلل‬
   ‫ اعوذ باهلل من الشيطان الرجيم‬،‫ وقال اهلل تعاىل يف كتابه الكرمي‬، ُ ‫يَأْتِيَ ُك ُم الْيَ ِقنْي‬
ِ َّ ِ ِ ِِ ِ َّ
‫ين َآمنُوا‬ َ ‫يَا أَيُّ َه ا الذ‬ .‫ين َآمنُواْ َّات ُقواْ اللّهَ َح َّق ُت َقات ه َوالَ مَتُوتُ َّن إالَّ َوأَنتُم ُّم ْس ل ُمو َن‬ َ ‫يَا أَيُّ َها الذ‬
ِ ِ ِ ‫ي‬ . ً‫َّات ُق وا اللَّه وقُولُوا َق والً س ِديدا‬
َ‫ص ل ْح لَ ُك ْم أ َْع َم الَ ُك ْم َو َي ْغف ْر لَ ُك ْم ذُنُوبَ ُك ْم َو َم ْن يُط ِع اللَّه‬ُْ َ ْ ََ
 ً‫َو َر ُسولَهُ َف َق ْد فَ َاز َف ْوزاً َع ِظيما‬
 
Jamaah Muslimin rahimakumullah
Di Bulan Syawal ini, marilah dengan penuh kerendahan diri di hadapan Allah, kita selalu
berusaha meningkatkan ketakwaan kepada Allah dengan cara menthaati-Nya dengan tidak
memaksiati-Nya, bersyukur kepada-Nya dengan tidak mengkufuri-Nya, serta selalu
mengingat-Nya dengan tidak pernah melupakan-Nya.

Hadirin yang Allah muliakan


Dalam berusaha mentaati perintah Allah, selalu saja ada, bahkan banyak hambatan dan
godaannya. Itulah memang hidup sedemikian adanya, penuh dengan ujian untuk mencapai
sebuah cita-cita kebaikan dan keridhaan-Nya. Untuk itu, diperlukan sikap istiqamah dalam
kehidupan. Allah  memerintahkan kita hamba-hamba-Nya untuk terus menjaga keistiqamahan
dalam kehidupan sehari-hari.

Allah berfirman :

‫اس َت ٰق ُموا َتَتَن َّز ُل َعلَْي ِه ُم ال َْم ٰلئِ َك ةُ أَاَّل تَ َخ افُوا َواَل تَ ْح َزنُ وا َوأَبْ ِش ُروا‬ ٰ ِ َّ
َ ‫إِ َّن الذ‬
ْ ‫ين قَ الُوا َر ُّبنَ ا اللّـهُ ثُ َّم‬

َ ُ‫ْجن َِّة الَّتِى ُكنتُ ْم ت‬


‫وع ُدو َن‬ َ ‫بِال‬
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”
kemudian mereka meneguhkan (istiqamah) pendirian mereka, maka malaikat akan turun
kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih;
dan gembirakanlah mereka dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. (QS
Fushshilat [41]: 30).

Istiqamah mengandung makna teguh pendirian (tsabat) dalam iman, ikhlash dalam amal dan
menunaikan seluruh hal yang menjadi kewajibannya.
Istiqamah juga bermakna mentauhidkan Allah, beriman kepada-Nya, berusaha semaksimal
mungkin tidak menyimpang dari tauhid kepada Alloh dan terus menjalankan kethaatan
kepada-Nya.
Istiqamah adalah suatu usaha menempuh jalan yang lurus tanpa berbelok ke kanan dan ke kiri,
dengan mengikhlaskan amal hanya untuk Allah, bagi Allah dan karena Allah.
Allah menegaskan di dalam ayat :

‫ك َوالَتَطْغَ ْوا‬
َ ‫اب َم َع‬ َ ‫استَ ِق ْم َك َمآأ ُِم ْر‬
َ َ‫ت َو َمن ت‬ ْ َ‫ف‬
Artinya: “Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan
kepadamu dan orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui
batas.” (QS Hud [11]: 112).

Hadirin rahimakumullaah,
Dalam memegang teguh iman dan istiqamah, memang yang namanya syaitan selalu
menggoda kita agar bermaksiat dan mengkufuri Allah. Godaan syaitan selalu saja mencoba
memalingkan manusia dari istiqamah di jalan Allah, dari perjuangan menegakkan
kalimatullah.
Allah telah menyebutkan janji syaitan untuk menyesatkan manusia selamanya, dan ini
menjadi kewaspadaan bagi kita.

‫َّهم ِّم ْن َب ْي ِن أَيْ ِدي ِه ْم َو ِم ْن‬


ُ ‫ثُ َّم الَتَِين‬ }16{ ‫يم‬
ِ
َ ‫ك ال ُْم ْستَق‬
ِ ‫ال فَبِمآأَ ْغو ْيتَنِي ألَقْع َد َّن لَ ُهم‬
َ َ‫ص َراط‬ ْ ُ َ َ َ َ‫ق‬
ِ ِ ِِ ِ ِ
َ ‫َخلْف ِه ْم َو َع ْن أَيْ َمان ِه ْم َو َع ْن َش َمآئل ِه ْم َوالَتَج ُد أَ ْك َث َر ُه ْم َشاك ِر‬
‫ين‬
Artinya: Iblis berkata kpd Alloh: “Karena Engkau telah menghukum aku tersesat, aku benar-
benar akan (menghalanggi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,— Kemudian aku akan
mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka.
dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat)”. (QS Al A’raf[7]:
16-17).

Sehubungan dengan ayat ini, Imam Qatadah menjelaskan bahwa syaitan akan datang kepada
manusia dari depan mereka adalah dengan mengabarkan bahwa tidak ada hari kebangkitan,
surga dan neraka. Dari belakang mereka, dengan menghias perkara dunia dan mengajak
manusia kepadanya. Dari kanan mereka, dengan membuat mereka menunda-nunda kebaikan
dan dari kiri mereka dengan menghias kejahatan dan maksiat, mengajak manusia kepadanya
dan memerintahkannya. Ia akan datang dari semua arah selain dari atas, karena ia tidak
sanggup menghalangi seseorang dari rahmat Allah SWT.

Begitulah kaum Muslimin yang berbahagia


Begitulah sikap istiqamah, berpegang teguh pada prinsip, setegar karang yg tak goyang
dihempas gelombang air yang menerpanya.

Marilah terutama pada bulan Syawal, kita tetap jaga iman dan istiqamah kita dalam
menunaikan ibadah dan kewajiban kita semua, tetap istiqamah di jalan yang lurus, di jalan
Allah. Sebagaimana firman Allah :

َّ ‫السبُ َل َفَت َف َّر َق بِ ُك ْم َع ْن َسبِيلِ ِه َذالِ ُك ْم َو‬


‫صا ُك ْم بِ ِه‬ ُّ ‫يما فَاتَّبِعُوهُ َوالََتتَّبِعُوا‬ ِ ِ ِ َّ ‫َوأ‬
ً ‫َن َه َذا ص َراطي ُم ْستَق‬
‫لَ َعلَّ ُك ْم َتَّت ُقو َن‬
Artinya: “Dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus, maka
ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu
menceraiberaikan kamu dari jalan-Nya Alloh. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar
kamu bertakwa.” (QS Al-An’am [6]:153).
Semoga kita tetap iman dan istiqamah di jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamiin Yaa
robbal ‘Aalamiin.

‫ َو َن َف َعيِن َوإِيَّا ُك ْم مِب َافِْي ِه ِم ْن آيَ ِة َو ِذ ْك ِر احْلَ ِكْي ِم َوَت َقبَّ َل اهللُ ِمنَّا‬،‫آن اْ َلع ِظْي ِم‬
ِ ‫ب ار َك اهلل يِل ولَ ُكم ىِف اْل ُق ر‬
ْ ْ َ َ َ
 ‫الر ِحْيم‬
َّ ‫الع ِظْي َم إِنَّهُ ُه َو الغَ ُف ْو ُر‬ ِ َ‫ وأَُقو ُل َقويِل ه َذا ف‬،‫الس ِميع العلِيم‬ ِ ِ
َ َ‫أسَت ْغف ُر اهلل‬
ْ َ ْ ْ َ ُ ْ َ ُ ْ َّ ‫َومْن ُك ْم تالََوتَهُ إِنَّهُ ُه َو‬