Anda di halaman 1dari 8

ILMU PENYAKIT MATA

UKMPPD BATCH 1-2021


Pertemuan 3

1. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang klinik dokter umum dengan keluhan pandangan mata
kabur bila melirik ke kanan sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan oftalmologi diperoleh visus
normal, segmen anterior tenang, gerak bola mata kanan tidak dapat melirik ke temporal. Apa
kelainan yang mungkin terjadi pada pasien ini?
A. Paresis N. III
B. Paresis N. IV
C. Paresis N. VI
D. Paresis N. VII
E. Paresis N. VIII
2. Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun diantar ke puskesmas oleh ibunya dengan keluhan mata gatal
sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan oftalmologis didapatkan bleparospasme, foto fobia, secret
mata yang copious mucoid, visus kedua mata normal, serta pemeriksaan slit lamp tampak
cobblestone pada palpepra superior. Apakah penatalaksanaan yang tepat pada pasien ini?
A. Antibiotik topikal
B. Antimetabolik topikal
C. Acyclovir topikal
D. Antihistamin topikal
E. Topical artificial tears
3. Seorang bayi laki-laki berusia 3 hari dibawa ke puskesmas oleh ibunya dengan keluhan kedua mata
merah sejak 2 hari yg lalu. Keluhan disertai adanya kotoran yang banyak pada mata. Pada
pemeriksaan oftalmologis diperoleh kedua palpebra edema dan terdapat sekret mukopurulen. Pada
pemeriksaan pewarnaan gram ditemukan diplokokus gram negatif. Apakah terapi topikal yang tepat
untuk pasien ini?
A. Neomysin
B. Polymysin
C. Gentamysin
D. Tetracycline
E. Chloramphenicol
4. Seorang laki-laki berumur 20 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanan nyeri akibat
terbentur batu saat kecelakaan lalu lintas. Pasien mengeluhkan mata kanan mata merah, kabur, dan
silau sejak 4 hari yang lalu. Namun pasien juga mengeluhkan mata kiri merah dan kabur, padahal
mata kiri tidak terbentur. Pada pemeriksaan mata kiri terdapat keratic precipitate, flare dan sinekia
posterior. Apakah yang terjadi pada mata kiri pasien?
A. Sympatetic ophthalmia
B. Baechet disease
C. Vogth kayanagi Harada syndrom
D. Posner Scholsman syndrom
E. Toxoplasmosis
5. Seorang anak laki laki berumur 5 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan ada benjolan
di hidung bagian atas berdekatan dengan ujung kelopak mata bawah, benjolan sakit, kemerahan,
mata berair, terdapat kotoran mata agak kental, dan apabila ditekan pada benjolan tersebut keluar
sekret agak kental. Dari hasil pemeriksaan didapatkan pembengkakan pada daerah dekat kantus
medialis tepatnya di daerah saccus lacrimalis, nyeri tekan dijumpai, sekret mucopurulent dijumpai,
dan ada regurgitasi pus dari punctum saat daerah saccus ditekan. Apakah diagnosis yang tepat pada
kasus di atas?
A. Keratokonjungtivitis sicca
B. Scleritis
C. Dacryoadenitis
D. Dacryosistitis
E. Laserasi ducuts nasolakrimal
6. Seorang laki – laki berumur 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan terdapat benjolan di
kelopak mata atas sejak 4 bulan yang lalu. Dari hasil pemeriksaan didapatkan adanya benjolan di
kelopak mata atas yang bila ketika ditekan tidak merasa sakit, serta tidak hiperemis. Salep antibiotic
pernah digunakan, namun benjolan tidak berkurang. Apakah tindakan berikutnya yang dapat
dilakukan?
A. Incisi dan kuretase
B. ECCE ( Ekstra capsular cataract ekstraction )
C. Y-V plasty
D. Vitrectomy
E. Blepharoplasty
7. Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata gatal, kelopak
mata bengkak, kemerahan, dan sulit dibuka pada pagi hari. Hal ini telah dialami pasien selama lebih
dari 3 bulan ini. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan fisis kelopak mata
didapatkan serbuk serbuk di sekitar bulu mata. Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?
A. Keratitis = ada infiltrat
B. Blepharitis
C. Konjungtivitis katarhalis = sekret
D. Uveitis
E. Proptosis = mata menonjol (grave oftalmopati)
8. Seorang perempuan berusia 52 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata mengganjal.
Keluhan ini dialami sejak 1 minggu disertai mata berair. Pada pemeriksaan tanda vital dalam batas
normal. Dari hasil pemeriksaan fisis didapatkan salah satu bulu mata pada kelopak mata bawah
yang mengarah ke atas dan menyentuh conjungtiva, berlawanan arah dengan bulu mata yang lain di
kelopak mata bawah. Apakah diagnosis pasien ini?
A. Ptosis
B. Exophthalmus
C. Trichiasis
D. Entropion
E. Epicanthus
9. Seorang anak perempuan berumur 1 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan terdapat
lipatan kulit di daerah mata dekat pangkal hidung anaknya. Dari hasil pemeriksaan terdapat lipatan
kulit pada daerah kantus medialis, visus dalam batas normal. Diduga kelainan ini disebabkan oleh
karena pertumbuhan yang imatur pada tulang wajah bagian tengah. Apakah diagnosis pasien
tersebut?
A. Ptosis
B. Epicanthus
C. Trichiasis
D. Lagophthalmus
E. Basal cel carcinoma
10. Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penurunan penglihatan
sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai nyeri, mata merah, dan berair. Pada pemeriksaan fisik
diperoleh tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 84x/menit, frekuensi napas 20x/menit, dan
suhu 36,8°C. Pada pemeriksaan oftalmologis ditemukan injeksi siliar, flare bilik mata depan (+), dan
kreatic presipitat (+). Apakah terapi yang dapat diberikan pada pasien ini? Dx uveitis anterior
A. Kortikosteroid dan sikloplegik
B. Beta bloker topikal
C. Antihistamin topikal
D. Topical mast cell stabilizer
E. Antibiotik topikal
11. Seorang laki – laki berumur 18 tahun diantar ke IGD RS dengan keluhan nyeri kelopak mata tiba-
tiba setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 3 jam yang lalu. Dari pemeriksaan didapatkan luka
robek di kelopak mata yang telah dijahit di puskesmas terdekat dari lokasi kejadian kecelakaan.
Pada luka palpebra yang telah dihecting, didapatkan margin kelopak mata terlipat ke arah dalam.
Apakah yang terjadi pada pasien ini?
A. Ectropion
B. Entropion
C. Epicanthus
D. Epiblepharon
E. Ptosis
12. Seorang perempuan berumur 34 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah secara
merata pada kedua mata sejak 1 minggu yang lalu. Pasien tidak mengeluhkan penglihatan kabur,
namun mata pasien berair, mengganjal dan terdapat sedikit kotoran mata. Dari hasil pemeriksaan
tampak konjungtiva hiperemis, ada sekret mata berbentuk serous, serta terdapat pembesaran
kelenjar preaurikuler. Apakah terapi yang dapat diberikan pada pasien ini? Infeksi virus
A. Anti virus tetes mata
B. Infeksi bakteri, antibiotik tetes mata
C. Obat cycloplegia
D. Tidak ada, self limited desease
E. Obat tetes mata menurunkan tekanan bola mata
13. Seorang perempuan berusia 54 tahun datang ke poliklinik dokter umum dengan keluhan mata
kabur sejak 1 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan oftalmologis didapatkan visus mata kanan 5/50
dan visus mata kiri 4/60. Pasien sudah menggunakan kacamata tetapi tidak ada perbaikan. Pada
pemeriksaan laboratorium diperoleh gula darah sewaktu 315 mg/dL. Apakah pemeriksaan yang
tepat untuk kasus tersebut?
A. Perimetri = lapang pandang
B. Tonometri
C. Gonioskopi = sudut
D. Kampimetri
E. Oftalmoskopi
14. Seorang laki-laki berusia 39 tahun datang ke klinik dokter umum dengan keluhan penglihatan
kabur sejak 3 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan oftalmologis didapatkan visus mata kanan dan kiri
6/15 dan maju dengan uji pinhole. Setelah dikoreksi dengan lensa sferis positif visus kedua mata
menjadi 6/6. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien ini?
A. Miopi
B. Anisometropia
C. Astigmatisma
D. Hipermetropia
E. Ambliopia
15. Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke poliklinik dokter umum dengan keluhan benjolan
pada kelopak mata atas sejak 1 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan oftalmologis diperoleh
pseudoptosis, tidak hiperemis, tidak nyeri, dan konsistensi keras, visus mata kanan dan kiri 6/6.
Apakah penyebab penyakit pasien ini? Dx kalazion
A. Hyperplasia epitel kelenjar Zeiss
B. Hiperproliferasi epitel kelenjar Meibom
C. Radang supuratif kelenjar Moll
D. Radang granulomatosa kronis kelenjar Meibom
E. Sebukan sel radang di kelopak mata akibat infeksi bakteri
16. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah sejak 5 hari
yang lalu. Keluhan disertai mata gatal dan ada sekret seperti susu pada konjungtiva. Pada
pemeriksaan fisik diperoleh tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi 80x/menit, frekuensi napas
20x/menit, dan temperatur 37,0°C. Pada pemeriksaan dengan slit lamp terdapat papilla (cobble
stone) di konjungtiva tarsal superior dan inferior. Pasien memiliki riwayat keluarga dengan
penyakit atopik. Apakah tipe reaksi hipersensitivas yang terjadi pada pasien ini?
A. I
B. II
C. III
D. IV
E. I dan IV
17. Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata tidak dapat melihat
sebagian sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan tidak disertai gangguan penglihatan. Pasien memiliki
riwayat hipertensi. Pada pemeriksaan oftalmologis didapatkan visus kedua mata 6/6, segmen
anterior dan segmen posterior dalam batas normal. Pada pemeriksaan lapangan pandang
diperoleh hemianopsia homonim. Di manakah letak lesi kelainan yang terjadi pada pasien ini?
A. Chiasma opticum
B. Nervus opticus
C. Traktus opticum
D. Lobus occipitalis
E. Radiatio optica
18. Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke klinik dokter mata dengan keluhan nyeri mata
kanan sejak 2 hari yang lalu. Pada pemeriksaan oftalmologis mata kanan diperoleh konjungtiva
hiperemis, kornea edema, pupil mid dilatasi, COA dangkal, funduskopi sulit ditentukan, dan TIO
meningkat. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien ini?
A. Glaukoma primer sudut tertutup akut
B. Glaukoma sekunder sudut terbuka
C. Glaukoma sekunder sudut tertutup
D. Glaukoma primer sudut terbuka
E. Glaukoma primer sudut tertutup kronis
19. Seorang laki-laki berusia 34 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan benjolan di kelopak mata
kiri sejak 4 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik mata kiri terdapat benjolan pada palpepbra
superior dengan konsistensi keras, tidak ada nyeri, pseudoprosius dan tidak hiperemis. Apakah
diagnosis yang tepat pada pasien ini?
A. Kalazion
B. Hordeolum
C. Tumor palpebra
D. Folikulitis
E. Dacriolitiasis
20. Seorang laki-laki berusia 42 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan kedua mata
kabur sejak 1 bulan yang lalu. Keluhan disertai silau. Keluhan mulai dirasakan sejak dua tahun
yang lalu dan memberat dalam 1 bulan ini. Pada pemeriksaan mata diperoleh visus OD 2/60 dan
OS 5/60, koreksi refraksi dan tes pinhole (-), segmen anterior tenang. Setelah dilakukan
midriatikum didapatkan kekeruhan lensa yang tidak merata dengan iris shadow positif. Apakah
diagnosis yang tepat untuk pasien ini?
A. Katarak komplikata
B. Katarak senilis stadium hipermatur
C. Katarak senilis stadium matur
D. Katarak pre-senile
E. Katarak senilis stadium imatur
21. Seorang bayi laki-laki berusia 3 hari dibawa ibunya ke poliklinik mata dengan keluhan sejak lahir
kedua matanya merah. Keluhan disertai bengkak dan mengeluarkan kotoran berwarna kekuningan
kental dan banyak. Saat kehamilan ibu 8 bulan menderita keputihan. Pada pemeriksaan
didapatkan ODS : Discharge berwarna kekuningan, kental dan banyak, palpebra superior edema,
konjungtiva tarsalis superior et inferior hiperemis(+), injeksi konjungtiva bulbi (++), kornea jernih,
bagian mata yang lain dalam batas normal. Apakah terapi yang paling tepat ? dx : GO
A. Injeksi ceftriaxone 50mg/KgBB IM single dose
B. Injeksi penicillin G 1 gram IV single dose
C. Eritromycin Syrup 50mg/KgBB Per oral
D. Amoxicillin puyer 50 mg/KgBB per oral
E. Ciprofloxaccin 50 mg/KgBB per oral
22. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke Poliklinik Mata dengan keluhan mata keluar sekret
kekuningan yang banyak. Keluhan disertau mata merah. Pada pemeriksaan segmen anterior
didapatkan injeksi konjubgtiva. Pada pemeriksaan penunjang dengan pewarnaan giemsa dari
kerokan konjungtiva didapatkan gambaran inclusion bodies pada sel epitel dan banyak sel PMN.
Apakah pengobatan yang tepat ? dx : klamidia trachomatis
A. Kloramphenikol
B. Azitromicin
C. Ciprofloxacin
D. Sefalosporin
E. Tetrasiklin
23. Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke Poliklinik Mata dengan kelihan benjolan di
kelopak mata kanan sejak 1 bulang yang lalu. Keluhan gangguan penglihatan disangkal. Pada
pemeriksaan didapatkan benjolan di palpebra superior, konsistensi keras dan tidak nyeri. Bagian
mata yang lain dalam batas normal. Apakah penatalaksanaan yang paling tepat? kalazion
A. Insisi dan kuretase
B. Kompres hangat
C. Kortikosteroid oral
D. Antibiotik topikal
E. Insisi dan drainase
24. Seorang anak perempuan berusia 12 tahun dibawa ibunya ke poliklinik mata dengan keluhan
terdapat benjolan di kelopak mata kanan disertai nyeri sejak 3 hari yang lalu Keluhan diawali bintil
kecil kemudian semakin membesar. Pada pemeriksaan mata didapatkan benjolan berukuran 0,5
cm pada konjungtiva palpebra superior berwarna kemerahan dengan fluktuasi (+). Bagian mata
yang lain dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat ?
A. Kalazion
B. Hordeolum internum
C. Hordeolum eksternum
D. Blefaritis
E. Dacryoadenitis
25. Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang ke poliklinik mata dengan keluhan bengkak pada kelopak
mata kiri sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai nyeri dan air mata sering keluar. Tidak ada
gangguan penglihatan. Pada pemeriksaan segmen anterior bengkak pada kelopak superior mata
kiri seperti huruf S terbalik dan bagian mata yang lain dalam batas normal. Apakah diagnosis yang
paling tepat?
A. Dakriosititis
B. Dakriodenitis
C. Kalazion
D. Hordeolum internum
E. Hordeolum eksternum
26. Seorang perempuan berusia 28 tahun datang ke Poliklinik Mata dengan keluhan mata merah sejak
3 hari yang lalu. Tidak berair dan tidak gatal. Kadang terasa pegal dan lelah. Terdapat riwayat
alergi. Pada pemeriksaan VODS 6/6, terdapat nodul kemerahan dekat limbus. Injeksi konjungtiva
(-), injeksi siliar (+), kornea jernih. Apakah diagnosis yang tepat?
A. Skleritis
B. Pterigium iritasi
C. Pinguekula
D. Episkleritis nodosa
E. Episkleritis diffusa
27. Seorang perempuan berusia 22 tahun datang ke Poliklinik Mata dengan keluhan penurunaan
penglihatan sejak 2 hari yang lalu. Pasien adalah seorang atlet berenang. Pasien memiliki
kebiasaan menggunakan kontak lensa, bahkan saat berenang juga menggunakan kontak lensa.
Pada pemeriksaan segmen anterior didapatkan mata merah (+), injeksi perikornea (+), nyeri (+),
silau (+). Pada mata bagian lain dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat ?
A. Kerattitis bakterial
B. Keratitis fungal
C. Keratitis herpes
D. Keratitis amuba, pseudomonas (yang sering pada penggunaan kontak lensa)
E. Konjungtivitis
28. Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke Poliklinik Mata dengan keluhan mata kanan merah
dan buram sejak 2 hari yang lalu. Riwayat satu minggu yang lalu pasien operasi katarak dan
penglihatannya membaik. Pemeriksaan mata saat ini didapatkan injeksi konjungtiva (+) injeksi
siliar (+), hipopion (+), kornea keruh, lain lain tidak dapat dinilai. Hambatan dan nyeri gerak bola
mata (+). Apakah diagnosayang tepat pada pasien tersebut?
A. Uveitis Anterior
B. Panuveitis
C. Endofthalmitis
D. Panofthalmitis
E. Ulkus Kornea cum hipopion
29. Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang ke Poliklinik Mata dengan keluhan pandangan mata kiri
kabur disertai mata merah sejak 1,5jam yang lalu setelah terkena bola tenis . Dari hasil
pemeriksaan didapatkan Visus OS 1/60 dan ditemukan tremorous lens. Apakah diagnosis yang
paling tepat?
A. Subluksasi Lensa
B. Ektopia lentis
C. Katarak traumatik
D. Hifema
E. Glaukoma akut
30. Seorang laki-laki berusia 24 tahun datang ke poliklinik mata dengan keluhan sering pusing sejak 1
tahun terakhir. Pada pemeriksaan visus didapatkan OD 6/7.5 OS 3/60. Setelah dilakukan koreksi
dengan lensa pada OD S-0.50 dan OS S-4.00 visus ODS menjadi 6/6. Pada pemeriksaan segmen
aterior dalam batas normal dan pemeriksaan funduskopi normal. Apakah diagnosis yang paling
tepat ?
A. Hipermetropia
B. Ambliopia
C. Anisokonia
D. Isometropia
E. Anisometropia