KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT Yang Maha Esa
yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya yang begitu besar sehingga
penulis dapat menyelesaikan “Laporan Hasil Praktek Kerja Industri
Sistem Kopling Sepeda Motor di Bengkel Indah Jaya Motor”, Kecamatan
sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.
Dalam penyusunan laporan prakerin ini, penulis banyak mengalami
kesulitan yang disebabkan keterbatasan pada ilmu dan pengalaman. Namun
atas bantuan dari berbagai pihak lainya akhirnya penulis bisa menyelesaikan
laporan ini. Oleh karena itu penulis dalam kesempatan ini penulis
menyampaikan terimakasih kepada :
1. Ismail, S.Pd Selaku Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Batu
Ampar.
2. Arifin. S.Pd. Selaku Ketua Panitia PRAKERIN.
3. Hamka Sunarto Selaku Pembimbing 1.
4. Emi Mayasari , S.Pd. Selaku Pembimbing 2.
5. Wahid Selaku Kepala Bengkel INDAH JAYA MOTOR.
6. Kedua orang tua yang telah memberikan dukungan moral maupun
materi.
7. Seluruh teman yang mengikuti PRAKERIN.
Penulis telah berusaha semaksimal mungkin dalam mengusun laporan
ini.
Namun penulis menyadari banyak sekali kekurangan baik dari maupun penulisan.
Untuk itu dalam kesempatan ini penulis sangat mengharapkan kritik dan saran
yang bersifat konstruktif demi kesempurnaan laporan ini. Besar harapan penulis
semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.
Kubu Raya 24 April 2021
Penulis
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................................i
DAFTAR ISI.....................................................................................................................ii
BAB I.................................................................................................................................1
PENDAHULUAN.............................................................................................................1
A. Latar Belakang.......................................................................................................1
B. Tujuan....................................................................................................................3
C. Manfaat..................................................................................................................3
BAB II...............................................................................................................................4
PELAKSANAAN KEGIATAN PRAKERIN....................................................................4
A. Gambaran Umum Instansi......................................................................................4
1. Sejarah Singkat Instansi.....................................................................................4
2. Visi dan Misi......................................................................................................4
3. Jenis Jasa............................................................................................................4
BAB II...............................................................................................................................5
PEMBAHASAN................................................................................................................5
A. Pengertian Kopling Sepeda Motor..........................................................................5
B. Manfaat Kopling....................................................................................................6
C. Jenis-jenis Kopling.................................................................................................6
D. Praktek...................................................................................................................8
1. ALAT DAN BAHAN.........................................................................................8
2. KESELAMATAN KERJA :...............................................................................9
3. LANGKAH KERJA...........................................................................................9
4. KAJIAN TEORI...............................................................................................13
5. HASIL PRAKTEK...........................................................................................15
BAB III............................................................................................................................19
PENUTUP........................................................................................................................19
A. Kesimpulan..........................................................................................................19
B. Saran....................................................................................................................19
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................................21
ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Berdasarkan dengan program pemerintah kurikulum tingkat satuan
pendidikan dimana setiap Sekolah Menengah Kejuruan khususnya jurusan
Teknik Bisnis Sepeda Motor pada SMK Negeri 1 Batu Ampar, mewajibkan
setiap siswa yang duduk dibangku kelas XI pada semester genap untuk
melakukan kegiatan Praktek Kerja Industri yang merupakan salah satu kegiatan
serta persyaratan untuk menyelesaikan tahap pendidikan pada tahap jenjang
Sekolah Menengah Kejuruan. Prakerin merupakan cara untuk menerapkan
teori yang dipelajari disekolah secara langsung dilapangan sekaligus
menambah wawasan serta pengalaman situasi kerja dilapangan.
Pada tahan akhir dari kegiatan Praktek Kerja Industri, setiap siswa
dituntut untuk menyusun sebuah laporan. Dalam hal ini, penulis melaporkan
kegiatan selama dilapangan dengan judul “Laporan Hasil Praktek Kerja
Industri Sistem Kopling Sepeda Motor di Bengkel Indah Jaya Motor”. Alasan
penulis memilih judul tersebut, karena penulis ingin mengetahui fungsi dan
jenis jenis kopling pada sepeda motor.
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Batu Ampar, bergerak pada
jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor, yang menjalin kerja sama dan relevansi
dengan bengkel indah jaya motor. Bengkel indah jaya motor adalah tempat
untuk perawatan/ pemeliharaan, perakitan, modifikasi alat dan mesin motor.
Praktek Kerja Industri merupakan salah satu pedoman atau hal dasar
yang menjadi pegangan.
Praktek Kerja Industri sangat penting karena dapat membuat siswa
memahami dan melakukan secara langsung dilapangan. Untuk itu siswa yang
khususnya dibidang kejuruan diwajibkan untuk melakukan Praktek Kerja
Industri.
Sepeda motor dituntut bisa dioperasikan atau dijalankan pada berbagai
1
kondisi jalan. Namun demikian, mesin yang berfungsi sebagai penggerak
utama pada sepeda motor tidak bisa melakukan dengan baik apa yang menjadi
kebutuhan atau tuntutan kondisi jalan tersebut.Misalnya, pada saat jalanan
mendaki, sepeda motor membutuhkan momen puntir (torsi) yang besar namun
kecepatan atau laju sepeda motor yang dibutuhkan rendah. Pada saat ini
walaupun putaran mesin tinggi karena katup trotel atau katup gas dibuka penuh
namun putaran mesin tersebut harus dirubah menjadi kecepatan atau laju
sepeda motor yang rendah. Sedangkan pada saat sepeda motor berjalan pada
jalan yang rata, kecepatan diperlukan tapi tidak diperlukan torsi yang besar.
Berdasarkan penjelasan di atas, sepeda motor harus dilengkapi dengan suatu
sistem yang mampu menjembatani antara output mesin (daya dan torsi mesin)
dengan tuntutan kondisi jalan. Sistem ini dinamakan dengan sistem
pemindahan tenaga(kopling).
Kopling merupakan bagian utama yang sangat penting pada suatu
kendaraan untuk memindahkan daya engine ke transmisi secara perlahan-lahan
agar tidak terjadi hentakan atau getaran pada saat pemindahan gigi transmisi,
sehingga gerak awal jalannya kendaraan dapat brlangsung dengan lembut dan
nyaman. Bisa dibayangkan ketika kita ingin memindahkan gigi kendaraan,
kemudian terjadi selip atau gigi pada transmisi susah masuk. Hal ini akan
menimbulkan kerusakan pada transmisi dan dapat membahayakan
pengendarakarena kendaraan akan berhenti secara tiba-tiba, ini terjadi suatu
gejala yang tidak normal pada kopling, maka keamanan kendaraan pada saat
dikemudikan akan terganggu. Oleh karena itu, perawatan dan perbaikan harus
dilakukan secara berkala untuk mendapatkan kondisi kendaraan yang prima
sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan.
2
B. Tujuan
Tujuan dari pembuatan laporan ini adalah sebagai berikut.
Tujuan umum ditulisnya laporan ini, agar penulis bisa menyampaikan
informasi tentang sistem kopling pada sepeda motor. Sedangkan tujuan
khusus dibuatnya laporan ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui fungsi-fungsi dari jenis-jenis kopling pada
motor.
2. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga
kerja yang berkualitas profesional.
3. Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman
kerja sebagai bagian pendidik.
C. Manfaat
Adapun manfaat dari kegiatan praktek kerja industri selama kegiatan
penyusunan laporan ini adalah sebagai berikut :
1. Bagi sekolah
a. Memperoleh link and match antara sekolah dan dunia kerja.
b. Dapat memenuhi tuntutan kurikulum kepada sekolah menengah
kejuruan yang mewajibkan adanya aktifitas praktek kerja industri
yang dilaksanakan pada setiap tahunnya pada semester genap.
2. Bagi penulis
a. Dapat melatih kekompakan kelompok dan kerja sama individu.
b. Dapat melatih kesabaran dan kedisiplinan.
c. Menambah wawasan dan pengalaman dibidang teknik bisnis
sepeda khususnya pada kopling sepeda motor.
d. Meningkatkan kepribadian sehingga mampu berinteraksi,
berkomunikasi dan memiliki rasa tanggung jawab serta disiplin
yang tinggi.
3
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN PRAKERIN
A. Gambaran Umum Instansi
1. Sejarah Singkat Instansi
Bengkel INDAH JAYA MOTOR didirikan oleh Wahid pada tanggal 24
Juli 2000 yang berlokasi dijalan Perintis, Desa PAL IX, Kecamatan Sungai
Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Bengkel INDAH JAYA MOTOR didirikan
karena melihat adanya peluang kerja dan kesempatan sekaligus bengkel ini
juga untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan jasa perbaikan
sepeda motor.
2. Visi dan Misi
a) Visi
“Menjadi Bengkel yang terbaik Kabupaten Kubu Raya dengan
dukungan manajemen dan sumber daya manusia yang profesional serta
memberikan nilai tambah kepada mekanik dan masyarakat”.
b) Misi
Memberikan pelayanan yang baik bagi pelanggan.
Meningkatkan proses kerja yang bermutu dan disiplin dalam
bekerja..
Berusaha meningkatkan pelibatan murid dalam kokurikulum
secara maksimum ke arah pencapaian yang lebih cemerlang..
3. Jenis Jasa
a. Menjual sepeda motor bekas juga menyediakan jual beli superpart.
b. Memperbaiki kendaraan yang rusak berat,maupun kerusakan yang
ringan.
c. Servis ringan / berkala.
d. Tune up semi racing / korek harian.
e. Modifikasi.
4
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Kopling Sepeda Motor
Kopling adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan dua poros
pada kedua ujungnya dengan tujuan untuk mentransmisikan daya mekanis.
Kopling biasanya tidak mengizinkan pemisahan antara dua poros ketika
beroperasi, namun saat ini ada kopling yang memiliki torsi yang dibatasi
sehingga dapat slip atau terputus ketika batas torsi dilewati.
Tujuan utama dari kopling adalah menyatukan dua bagian yang dapat
berputar. Dengan pemilihan, pemasangan, dan perawatan yang teliti, performa
kopling bisa maksimal, kehilangan daya bisa minimum, dan biaya perawatan
bisa diperkecil.
Prinsip kerja mesin dan pemindahan tenaga pada sepeda motor sebagai
dibawah ini:
Gambar 2.0 : Rangkaian pemindahan tenaga dari mesin sampai ke roda
Pada saat poros engkol (crankshaft) diputar oleh pedal kick starter atau
dengan motor starter, piston bergerak naik turun (TMA dan TMB). Pada saat
piston bergerak ke bawah maka terjadi kevakuman di dalam silinder atau
crankcase. Kevakuman tersebut selanjutnya akan menarik (menghisap)
campuran bahan bakar dan udara melalui karburator (bagi sistem bahan bakar
konvensional). Sedangkan untuk sistem bahan bakar tipe injeksi (tanpa
5
karburator), proses pencampuran terjadi dalam saluran masuk sebelum katup in
setelah terjadi penyemprotan bahan bakar oleh injektor.
Ketika piston bergerak ke atas (TMA) campuran bahan bakar dan udara di
dalam silinder akan dikompresi. Kemudian campuran tersebut dinyalakan oleh
busi dan terbakar dengan cepat (peledakan). Gas hasil pembakaran tersebut
menjadi expansi (pengembangan) dan mendorong piston ke bawah (TMB).
Tenaga ini diteruskan oleh connecting rod (batang piston), lalu memutar
crankshaft. Kemudian piston naik untuk mendorong gas hasil pembakaran.
Selanjutnya piston melakukan langkah yang sama dan berulang-ulang. Gerak
piston naik turun yang berulang-ulang selanjutnya diubah menjadi gerak putar
yang halus. Tenaga putar dari crankshaft ini kemudian dipindahkan ke roda
belakang melalui roda gigi reduksi, kopling, gear box (transmisi), sprocket
penggerak, rantai dan roda sprocket. Gigi reduksi berguna untuk mengurangi
putaran mesin agar terjadi penambahan tenaga.
B. Manfaat Kopling
Kopling digunakan dalam permesinan untuk berbagai tujuan yaitu sebagai
berikut :
1. Untuk menghubungkan dua unit poros yang dibuat secara terpisah, seperti
poros motor dengan roda atau poros generator dengan mesin. Kopling
mampu memisahkan dan menyambung dua poros untuk kebutuhan
perbaikan dan penggantian komponen.
2. Untuk mendapatkan fleksibilitas mekanis, terutama pada dua poros yang
tidak berada pada satu aksis.
3. Untuk mengurangi beban kejut ( shock load ) dari satu poros ke poros
yang lain.
4. Untuk menghindari beban kerja berlebih.
5. Untuk mengurangi karakteristik getaran dari dua poros yang berputar.
C. Jenis-jenis Kopling
Begitu banyak macam dari kopling yang telah dikembangkan oleh para ahli,
berikut adalah diantaranya :
6
1. Friction Clutch
Adalah tipe kopling yang paling umum dipahami oleh banyak orang.
Kopling ini menghubungkan dua poros dengan menggunakan plat yang
memiliki koefisien gesek tertentu.
2. Kopling Basah
Yaitu kopling tersebut terendam di dalam oli pelumas yang berfungsi
sebagai pendingin, menjaga kebersihan di permukaan kopling, menghasilkan
performa yang halus, serta lebih tahan lama. Kopling jenis ini sangat umum
digunakan pada sepeda-sepeda motor.
3. Kopling Kering
Yaitu kopling yang tidak terendam di dalam oli, sehingga daya transmisi
powernya yang dihasilkan lebih tinggi, dan debu dari gesekan antar plat
koplingnya tidak akan mengotori oli mesin.
4. Kopling Belt
Adalah kopling yang menggunakan belt sebagai media transmisi antara
kedua poros. Biasanya kopling jenis ini menggunakan mekanisme pulley
tension untuk mengatur tegangan belt agar tidak selip atau sebaliknya belt
terlalu tegang.
5. Kopling Manual
Kopling manual adalah mekanisme pemutusan pada tenaga mesin dengan
menggunakan beberapa plat kopling yang dioperasikan secara manual melalui
sebuah tuas/handle. Biasanya tuas kopling ini terletak di handle stang sebelah
kiri.
Cara kerja kopling manual ini dengan memanfaatkan gesekan antara dua
plat kopling. Pada saat kedua plat kopling tersebut terhubung maka putaran
mesin bisa dilanjutkan ke transmisi. Namun saat tuas kopling ditarik, maka
kedua plat ini akan renggang atau tidak saling berhubungan dan otomatis
putaran mesin akan terputus.
7
Kopling manual ini banyak digunakan di motor sport kerena sistem
kopling manual menghasilkan kerugian tenaga mesin yang sangat sedikit
sehingga tenaga dan kecepatan motor menjadi besar.
6. Kopling Sentrifugal
Kopling ini biasanya disebut juga dengan kopling otomatis. Kopling
sentrifugal tidak menggunakan gesekan antara dua plat kopling, namun
menggunakan gesekan antara kampas kopling dan rumah kopling. Kampas
kopling dapat menempel juga merenggang dengan rumah kopling secara
otomatis sesuai dengan RPM mesin.
Saat RPM mesin naik (digas) kopling akan terhubung dan motor dapat
berjalan. Sistem ini diterapkan pada motor matic, lokasinya ada didekat axle
roda belakang setelah unit CVT. Kopling ini akan memutuskan dan
menyambungkan tenaga dari driven pully CVT ke as roda.
7. Kopling Ganda
Kopling ganda artinya sistem ini memiliki dua unit kopling (double clutch)
sekaligus. Sebuah kopling sentrifugal akan diletakkan setelah poros engkol
sebagai kopling primer, dan satu unit kopling manual akan diletakkan didepan
transmisi sebagai kopling sekunder.
Masing-masing unit memiliki fungsi masing-masing, kopling prime akan
bertugas memutuskan tenaga mesin saat RPM rendah dan menyambungkan
tenaga mesin ketika saat RPM naik secara otomatis. Sementara kopling
sekunder berfungsi untuk memutuskan tenaga ketika terjadi perpindahan gigi.
Tipe kopling ini banyak digunakan pada motor bebek dengan transmisi
manual namun tidak memiliki tuas kopling. Secara penggunaan jenis kopling
ini lebih mudah karena tidak perlu tarik ulur tuas kopling. Kamu hanya perlu
menghidupkan mesin kemudian masukkan gigi lalu tari gas yang kencang.
D. Praktek
1. ALAT DAN BAHAN :
1. Sepeda Motor Honda Astrea Grand
8
2. Tool Box set
3. Mistar geser
4. Obeng ketok
5. Kain lap / majun
6. Buku Manual Sepeda Motor Honda Astrea Grand
2. KESELAMATAN KERJA :
1. Meletakkan / alat dan bahan di tempat yang aman, serta menggunakan alat
yang sesuai.
2. Bekerja dengan teliti dan hati-hati.
3. Laksanakan praktikum sesuai dengan prosedur kerja.
4. Bekerja dengan teliti dan hati-hati.
5. Tanyakan pada instruktur apabila mengalami permasalahan praktikum.
3. LANGKAH KERJA
1. Menyiapkan training object (sepeda motor) sesuai dengan pembagian
kelompoknya.
2. Tempatkan sepeda motor pada tempat yang aman.
3. Memeriksa kondisi minyak pelumas
4. Menghidupkan motor selama 3 menit untuk pemanasan, bila perlu.
Untuk mempermudah praktek praktik gunakan buku servis manual.
5. Mengeluarkan oli pelumas mesin, tamping dalam bak penumpang.
6. Melepaskan knalpot, kick starter, baut saringan oli sentrifugal
7. Melepaskan bak rumah kopling sisi kana dengan obeng ketok.
8. Melepas baut rumah kopling sentrifugal
9. Melepas baut rumah kopling.
10. Melepas pegas-pegas kopling pada rumah kopling.
11. Melepas kanvas kopling dengan memperhatikan susunannya.
12. Melakukan pengukuran ketebalan kampas dan plat kopling.
13. Mendiskusikan prinsip kerja kopling sisteam ganda.
9
14. Menjelaskan cara kerja kopling otomatis sistem ganda.
15. Merakit komponen kopling sampai benar dan pastikan tidak ada
komponen yang hilang.
16. Memeriksakan kebenaran hasilnya rakitan pada instruktur.
Perhatian saat pemasangan :
1. Melumasi semua komponen yang bergesekan sebelum dipasang.
2. Memastikan tanda outside pada washer dan cincin seplain terpasang pada sisi
luar.
3. Sil / gaket yang rusak harus diganti.
1. Tap oli pelumas mesin 2. Melepas tuas kick starter dan knalpot
4. Melepas gasket dan pin dowel
3. Melepas penutup bak mesin kanan
10
5. Memeriksa seal oli kick starter 6. Melepas tuas pengungkit dan pelat
7. Melepas tutup saringan oli 8. Melepas cincin pengunci
9. Melepas bantalan pengungkit 10. Melepas mur pengunci kopling
manual
11. Melepas baut tutup bawah kopling 12. Melepas susunan kopling manual dan
sentrifugal secara bersama-sama.
13. Melepas clutch outer guide, cincin stopper & seplain, dan collar.
11
14. Memeriksa kopling satu arah dan tebal 15. Memeriksa diameter dalam tromol
kanvas bandul kopling kopling sentrifugal, pegasroda gigi
Batas servis tebal kanvas : 1.0 mm sub, dan diameter dalam roda gigi
primer.
Batas servis :
dalam teromol : 104.30 mm
dlm r.g. primer : 19.11 mm
16. Mengukur diameter luar poros engkol 17. Memeriksa bantalan pengungkit dan
Batas servis : 18.92 mm pegas
Batas servis : panjang pegas : 35.8 mm
12
18. Memeriksa ketebalan kanvas kopling 19. Memeriksa keolengan pelat kopling
Batas servis : 2.6 mm Batas servis : 0.20 mm
21. Memriksa alur rumah kopling dan
20. Memeriksa alur bagian tengah kopling dari kerusakan, diameter dalam rumah kopling
kerusakan dan diameter luar pembimbing rumah
kopling.
Batas servis :
dalam : 20.91 mm
luar : 21.09 mm
4. KAJIAN TEORI
a. Komponen
Kampas kopling ganda ini ada dua komponen pokok, yaitu
Gambar 2.1 :rumah kopling dan kampas kopling ganda
1. Clutch housing(rumah kopling)
Rumah kopling ini berfungsi meneruskan putaran ke roda gila atau fly
wheel.
2. Clutch housing(sepatu kopling/kampas)
13
Sepatu kopling ini akan memutus dan menghubungkan putaran dari
poros engkol ke roda gila melalui rumah kopling.
Gambar 2.2
Sumber : internet
b. Cara kerja pada kopling ganda
Kopling ganda bekerja mengandalkan komponen kopling sentrifugal yang
bekerja mengikuti kecepatan putaran mesin. Pada saat putaran mesin
rendah (stasioner), gaya sentrifugal dan kampas kopling, pemberat
menjadi kecil sehingga sepatu kopling terlepas dari rumah kopling dan
tertarik ke arah poros engkol, akibatnya rumah kopling yang berkaitan
dengan gigi pertama penggerak menjadi bebas terhadap poros engkol. Saat
putaran mesin bertambah, gaya sentrifugal semakin besar sehingga
mendorong kanvas kopling mencapai rumah kopling di mana gayanya
lebih besar dari gaya tarik pengembali. Rumah kopling ikut berputar dan
meneruskan ke tenaga gigi pertama yang digerakkan.
14
5. HASIL PRAKTEK
a. Data
Item kegiatan Hasil Pemeriksaan Standart / Ket
1. Pemeriksaan kerja Benar Hanya dapat berputar
kopling satu arah searah jarum jam.
2. Pemeriksaan tebal 1.5 mm Batas servis :
kanvas bandul kopling Tebal kanvas : 1.0
mm
3. Pengukuran diameter Batas servis :
dalam teromol kopling dlm teromol : dlm teromol :
sentrifugal dan diameter 103.34mm 104.3mm
dalam roda gigi primer. dlm r.g primer : dlm r.g primer:
20.42mm 19.11mm
4. Pemeriksaan pegas roda Dapat memegas Harus dapat memegas
gigi sub. *tingkat peegasan
rendah
5. Mengukur diameter luar 19.14 mm Batas servis : 18.92
poros engkol. mm
6. Memeriksa bantalan Bantalan pengungkit Batas servis :
pengungkit dan panjang masih berputar halus Bantalan harus dapat
pegas & panjang pegas: berputar halus dan
20.92 mm bebas.
Panjang pegas : 35.8
mm
7. Memeriksa ketebalan 2.92 mm Batas servis : 2.6 mm
kanvas kopling
8. Memeriksa keolengan - Batas servis : 0.20
pelat kopling. mm
9. Memeriksa alur bagian Baik
tengah kopling dari
kerusakan.
10. Memeriksa alur rumah Baik
kopling dari kerusakan.
15
11. Pengukuran diameter Batas servis :
dalam rumah kopling dalam : 20.96mm dalam : 20.91 mm
dan diameter luar luar : 21.04mm luar : 21.09 mm
pembimbing rumah
kopling.
12. Memeriksa seal oli kick Baik
starter.
b. Kondisi komponen
Komponen pada sistem kopling ganda sepeda motor Honda Astrea Grand
yang masih dalam keadaan baik dan dapat digunakan yaitu kanvas bandul
kopling, kerja kopling satu arah, teromol kopling sentrifugal, roda gigi
primer, poros engkol, bantalan pengungkit, kanvas kopling, rumah
kopling, pembimbing rumah kopling, seal oli kick starter. Tetapi terdapat
komponen yang sudah tidak sesuai standar yaitu panjang pegas yang
hanya mencapai 20,92 mm yang standarnya 35,8 mm yang menandakan
tingkat pemegasan berkurang, sehingga pegas perlu diganti.
Terdapat komponen pegas yang harus diganti karena sudah tidak standar
spesifikasi sebelum sistem kopling ganda yang terdapat pada Honda
Astrea Grand digunakan, agar sistem bekerja dengan baik. Kopling ganda
bekerja berdasarkan gaya sentrifugal. Kopling ganda memiliki cara kerja
yaitu saat putaran rendah, sepatu kopling akan berputar tetapi tidak
berhubungkan dengan rumah kopling sehingga rumah kopling yang
berkaitan dengan gigi penggerak bebas terhadap poros engkol. Tetapi saat
sepatu kopling yang berhubungkan dengan poros engkol mendapat putaran
tinggi maka sepatu kopling akan terlontar akibat gaya sentrifugal ke rumah
kopling sehingga gigi penggerak pertama akan bergerak.
16
Foto dokumentasi
17
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kegiatan Praktek Kerja Industri merupakan kegiatan yang sangat
bermanfaat bagi siswa dan siswi, dan dapat mengenal lebih jauh bagaimana
cara bekerja dilapangan sesuai keahlian masing-masing siswa. Sehingga
siswa dapat melihat gambaran mengenai kagiatan bidang usaha dimasa yang
akan datang, serta siswa-siswi mengetahui standar kompetensi yang akan
dijadikan peluang kerja dan kesempatan kerja.
Dalam dunia usaha dibutuhkan kedisiplinan yang cukup baik, instansi-
instansi biasanya memerlukan karyawan yang disiplin, terampil, rajin dan
cerdas.
Pada praktek kerja Industri ini diperlukan keahlian yang cukup.
18
Selama penulis melaksanakan Prakerin (Praktek Kerja Industri), penulis
merasa bangga bisa mendapatkan Ilmu yang belum pernah penulis dapatkan
sebelumnya serta memperoleh banyak pengalaman.
B. Saran
Setelah penyusun melakukan program Prakerin bengkel indah jaya motor,
perkenankan penyusun menyampaikan saran-sarannya, antara lain:
a) Untuk Pihak Sekolah :
Memberikan pembekalan lebih kepada siswa sebelum dan pasca
melaksanakan program Prakerin.
Memberikan bekal teori-teori agar siswa tidak kaget dengan Dunia Usaha.
Mengajarkan etika di Dunia Usaha agar tidak terjadi kejadian-kejadian yang
tidak diinginkan yang berdampak buruk bagi sekolah dan tempat usaha.
b) Untuk Pihak Industri :
Memberikan pengarahan lebih kepada siswa agar nantinya setelah prakerin
selesai siswa bisa mengatasi suasana kerja didunia usaha yang sebenarnya.
Memberikan kesempatan lebih kepada siswa agar siswa bisa membuktikan
kemampuan yang dimilikinya.
19
DAFTAR PUSTAKA
https://totalotomotif.com/kopling-mekanis-sepeda-motor/
https://www.johanmekanik.com/2020/10/cara-kerja-kopling-sepeda-motor.html
http://motorarea.blogspot.com/2013/09/fungsi-kopling-dan-komponennya.html
http://abangirengku.com/cara-kerja-kampas-ganda/
http://www.otomotif.web.id/pembongkaranpemasangan-kopling-a29.html
http://danmogot.com/blog/artikel-15220-pengertian-dan-cara-kerja-kopling-pada-
kendaraan-bermotor.html
20