Anda di halaman 1dari 14

Tahun 2004/2005

1. Perubahan struktur gigi secara makroskopis pada lansia dapat dijumpai adalah kecuali

a. Gigi berwarna agak kekuningan c. Mengecilnya rongga pulpa


b. Pigmentasi pada defek anatomis d. Hilangnya bagian2 detail permukaan email

2. Pada lansia, perubahaan2 yg terjadi pada dentin kecuali

a. Terjadi penutupan muara dentinal tubules c. Terbentuknya/menebalnya peritubuler dentin


b. Berkurangnya ukuran rongga pulpa d. Terbentuknya dentilan bridge

3. Yang terjadi pada pulpa lansia adalah kecuali

a. Aliran darah berkurang c. Kadar kalsium meningkat


b. Lebih banyak dijumpai sel dan d. Degenerasi saraf myelinated dan
berkurangnya serabut jaringan ikat unmyelinated

4. Hal-hal dibawah ini yang berkaitan dengan aging kecuali

a. Kemampuan regenerasi sel berkurang c. Kandungan fluor dan magnesium berkurang


b. Sensitifitas berkurang d. Email menjadi lebih getas

5. Hal dibawah ini yang berkaitan dengan karies pada lansia, kecuali

a. Karies harus selalu direstorasi c. Disebabkan oleh bakteri


b. Kontrol plak harus teratur d. Pemeliharaan OH yang baik

6. Pemeliharaan surface karies dapat didahului dan disebabkan oleh hal ini, kecuali
a. Terbukanya sementum pada proses “scaling dan polishing”
b. Terjadinya resesi gingival
c. Permukaan akar terbuka
d. Tertimbunnya/akumulasi dari “black pigmented bacteria”

7. Hal yang dijumpai pada “active root surface caries” adalah kecuali

a. Tertutupnya oleh deposit mikroba c. Cenderung menyebar kearah apical


b. Pada probing terasa lunak d. Berwarna kekuningan

8. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya root surface caries kecuali

a. Pemeliharaan OH c. Streptococcus mutans test


b. Penggunaan pasta gigi berfluor d. Peningkatan diet karbohidrat

9. Gangguan di rongga mulut yang paling sering ditemukan pada penderita gangguan mental adalah
a. Dry mouth c. Leukoplakia
b. Ulcus decubitus d. Erytroplakia

10. Pada gangguan afektif, kecuali


a. Penyebabnya adalah penuaan, kehilangan kontak dan sttus sosial, somatic and physical illness
b. Dengan adaptasi, depresi tidak akan nampak secara klinis
c. Self treatment dengan alkohol/overdosis obat menyamarkan penampakan klinis dan dapat
berinteraksi dengan obat dental
d. Medikasi antidepresan mengganggu lingkungan mulut, sehingga terjadi cheilitis angularis

11. Beberapa tantangan bagi dokter gigi merawat manula

a. Sulitnya berkomunikasi c. Pasien sulit berjalan


b. Identifikasi segala pengaruh medis dan d. Tidak ada masalah pada pasien manula
farmakologi

12. Kemungkinan penyebab dental dari kesulitan makan dan penurunan berat badan

a. Maloklusi, depresi dan diabetes c. Kehilangan gigi, dan maloklusi


b. Depresi, ulserasi dan anoreksia d. Konsumsi obat diauretik

13.Data epidemiologi karies mahkota pada lansia menunjukkan

a. DMF-T, M dan edentulous renndah c. DMF-T, M dan edentulous sangat tinggi


b. DMF-T tinggi, M tinggi edentulous rendah d. DMF-T rendah, M & edentulous tinggi

14. Pada lansia prevalensi karies akar lebih besar daripada karies mahkota oleh karena

a. Konsumsi diet kariogenik tinggi c. Kesehatan sistemik umumnya buruk


b. Resesi gingiva tinggi dan d. Aliran saliva menurun
demineralisasi akar lebih mudah

15. Dalam berkomunikasi dengan lansia diperlukan keterampilan yang lebih oleh karena:
a. Banyaknya lansia yang menderita penyakit sistemik
b. OH yg buruk pada lansia
c. Lansia mudah cemas
d. Menurunnya fungsi sensoris, kognitif dan artikulasi lansia

16. Cara berkomunikasi dengan bahasa tulisan cetak besar/tebal lebih banyak digunakan pada lansia
dengan penurunan:

1. Fungsi kognitif 3. Fungsi penglihatan


2. Fungsi sensoris 4. Fungsi artikulasi

17. Metode “transfer to dental office” harus diperhatikan faktor-faktor berikut kecuali
a. Waktu janjian
b. Komunikasi
c. Tingkat kemampuan aktivitas lansia
d. Kemampuan institusi menyediakan fasilitas “oral care”

18. Pasien usia 68 tahun, osteoporosis gigi yg ada gangren akar 14 23 35 41 (tidak didukung tulang)
dan 33 43 gangren pulpa, GT yang dibuat adalah

a. GTP c. Overdenture RA
b. Overdenture RB d. GTS

19. Perubahan fisik pada tulang alveolar lansia kecuali

a. Jumlah lamella interstitial menurun c. Permukaan periodontal tulang alveolar bergerigi


b. Jumlah sel berkurang d. Serabut kolagen kurang melekat

20. Pasien mengalami lumpuh karena stroke, kehilangan 1 gigi dengan, rencana perawatan baik:

a. Cantilever bridge c. Adhesive bridge


b. Implant bridge d. GTJ

21. Pada pasien lansia yg mengalami xerostomia diatasi dengan kecuali

a. OH yg baik c. Saliva buatan


b. Klorheksidin gang d. Penggunaan adhesive denture

22. Untuk mencegah atropi pada ridge alveolar pada lansia dilakukan

a. Pembuatan GT konvensial c. Pemberian mineral


b. Pemberian vitamin d. Pertahakan akar gigi yg tersisa

23. Peningkatan populasi lansia disebabkan oleh

a. Peningkatan layanan kesehatan c. Penurunan mortalitas


b. Penurunan vertilitas d. Peningkatan harapan hidup

24. Penyebab meningkatnya karies akar pada lansia

a. Self cleansing berkurang c. Resesi gingiva


b. Faktor kebiasaan d. Anatomi akar gigi

25. Syarat dari informed consent kecuali


a. Penjelasan tentang risiko yg mungkin terjadi, kekurangan dan keuntungan dari setiap
alternative perawatan
b. Menyediakan informasi tentang kondisi, diagnosis dan rencana perawatan
c. Menjelaskan tentang perawatan alternative
d. Menyediakan kesempatan pasien utk menentukan pilihan dan menuntut keputusan tsb

26.Diagnosis dimensia, kecuali

a. Perubahan jati diri c. Gangguan mental non organik


b. Aproxia d. Lemahnya daya pikir

27.Yg tidak termasuk komunikasi non verbal yaitu:

a. Kontak mata c. Symbol bahasa


b. Sikap tubuh d. Sentuhan

28.Bagi lansia yg mengalami penurunan kognitif maka drg dalam komunikasi seharusnya tidak
melakukan
a. Pesan disampaikan secara kronologis
b. Pesan disampaikan berulang kali
c. Tidak menggunakan komuniaksi yang bervariasi
d. Berdiskusi dengan tenang dan santai

29.Modalitas penanganan kanker mulut pada pasien lansia

a. Pembedahan d. Hanya A dan B yg benar


b. Kemoterapi e. A, B, dan C benar
c. Radiologi

30.Penyakit” yg berdampak sistemik yg perlu diperhatikan sebelum tindakan pembedahan

a. DM d. Hanya A dan C benar


b. Oteoarhritis e. ABC benar
c. Hipertensi

31. Pernyataan yg benar mengenai kanker mulut dibawah ini kecuali


a. Frekuensi lebih sering pada lansia
b. Wanita banyak dibanding pria
c. Lebih 90% terdiri dari SCC
d. Angka kematian masih tinggi
e. Metode pembedahan pada lansia dan usia muda sama saja

32. Penampakan klinis kanker rongga mulut

a. Lesi kadang tampak rata/kasar d. A dan B benar


b. Ulkus dengan tepi meninggi e. ABC benar
c. Warna putih keabu2an sampai kemerahan

33. Pada lansia terjadi perubahan pada rongga mulut yaitu pada:
a. Mukosa mulut d. Kelenjar ludah
b. Jaringan periodontal e. Semua diatas benar
c. Lidah

34. Perubahan” yg terjadi pada mukosa mulut lansia, kecuali

a. Sore throat c. Atrofi alveolar ridge angular cheilitis


b. Hyperplasia papilla d. Denture sore mouth

35. Perubahan yg terjadi pada jaringan gigi lansia, kecuali

a. Kehilangan gigi d. Erosi


b. Atrisi e. Pulpitis
c. Abrasi

36. Pernyataan yg benar dibawah ini kecuali


a. Antikolinergik dapat menyebabkan hipersaliva dan bradikardi
b. Erythromycin bersifat bakteriostatik dan bakterisidal
c. Meronidazole efektif terhadap acute necrotizing ulseratif gingivitis
d. Untuk prosedur bedah minor yg lebih lama (7 jam) sebaiknya digunakan lidokain 2%
ditambah denagn epinefrin 1/100.000
e. Klindamycin 150-300 mg setiap 6 jam

37. Efek samping radioterapi, kecuali

a. Anxious d. Pulpitis
b. Xerostomia e. Mukositis
c. Dehidrasi

38. Etiologi kanker rongga mulut biasanya dihubungkan dengan

a. Kebiasaan merokok terbalik yg dapat c. Menghisap cerutu/pipa


mengiritasi palatum d. OH buruk
b. Mengunyah tembakau e. Semua diatas benar

39. Pernyataan yg benar mengenai penatalaksanaan flabby ridge adalah

a. Eksisi sederhana d. Eksisi luas


b. Vestibuloplasti e. ABC benar
c. Penambahan linger

40. Pembedahan jaringan keras pada lansia meliputi, kecuali

a. Penonjolan tulang c. Nervus mentalis


b. Perlekatan otot d. Implant subperiosteal
e. Relining protesa

41. Diagnosis kanker mulut meliputi

a. Anamnesis, pemeriksaan klinis, c. Endoskopi


pemeriksaan histopatologik d. Penentuan stadium TNM
b. Sitologi dan radiografi e. Semua benar diatas

42. Respon inflamasi mukosa yg berasal dari stimulus luka

1. Plak gigitiruan 3. Iritasi mekanik


2. Intoleransi material 4. Tekanan oklusal

43. Pertimbangan untuk perawatan gigi dan mulut adalah

1. Polis 3. Ekonomis
2. Etnis 4. Status kesehatan mulut

44. Masa yg akan datang tuntutan pelayanan kesehatan bagi lansia akan meningkat karena

1. Sadar akan pemeliharaan gigi 3. Pengetahuan akan kesehatan gigi meningkat


2. Jumlah lansia bertambah 4. Taraf hidup peningkat

45. Adanya dry mouth dapat menyebabkan

1. Karies 3. Penyakit periodontal


2. Nyeri akibat GT 4. Stomatitis

46. Ciri2 pasien manula yg mengalami gangguan fungsi kognitif:


1. Bersikap bermusuhan jika ditangani terlal lama
2. Membutuhkan suasana tenang dan komunikasi yg jelas
3. Kunjungan yg singkat-singkat saja
4. Harus ditemani

47. Masalah pada rongga mulut yg sering ditemukan pada manula adalah kecuali

1. GT 3. Atrisi parah
2. Penyakit periodontal 4. Atrofi alveolar

48. Manfaat maksimalisasi kesehatan rongga mulut pada manula


1. Pasien sadar akan pentingnya kesehatan rongga mulut
2. Ada kerjasama pada keluarga
3. Pasien mau menerima rencana perawatan yg akan memperbaiki kesehatan rongga mulutnya
4. Rongga mulut tidak berhubungan dengan organ tubuh lain
49. Dari pasien Ny.K stabilisasi dan retensi GT tidak lagi akurat sebab

1. Penyakit mukosa 3. Dry mouth


2. Atrofi alveolar ridge 4. Pelemahan mekanisme kontrol neuromuskuler

50. Prinsip etik moral yg mempengaruhi pengambilan keputusan kecuali

1. Otonomi 3. Manfaat
2. Normaleficence 4. Tell the truth

51. Psikopatologi usia lanjut dibagi atas 6 jenis antara lain

1. Gangguan intonasi 3. Gangguan modis


2. Gangguan paranoid 4. Gangguan situasional

52. Adanya stress multiple pada manula akan menyebabkan:

1. Tidak melemahkan kesehatan


2. Mengganggu keseimbangan emosi
3. Aktivitas harian tidak terganggu
4. Merubah hingga tercapai keseimbangan baru

53. Masalah kesehatan pada lansia terjadi karena adanya interaksi yg kompleks dari

1. Psikologi 3. Sosiologi
2. Anatomi 4. Bukan salah satu diatas

54. Pada stadium medium penderita demensia, pendekatan spesifik yg perlu dilakukan adalah

1. Topikal fluor 3. Penyuluhan kesehatan gigi


2. Rencana perawatan dgn perubahan minimal 4. Kunjungan lebih sering

55. Tim kesehatan gigi yang luas meliputi, kecuali

1. Psikiater 3. Pusat rehabilitasi


2. Pasien dan keluarga 4. Perawat gigi

56. Ciri anggota tim yg mempunyai gaya penyesuaian diri adalah


1. Mengalah demi tercapainya tujuan
2. Mengorbankan pendapat pribadi demi kepuasan anggota tim
3. Memutuskan masalah berdasarkan kerendahan diri
4. Membangun kata sepakat

Pilih :
a. Bila pernyaaan benar alasan benar dan ada hubungan sebab akibat
b. Bila pernyaaan benar alasan benar dan tidak ada hubungan sebab akibat
c. Bila pernyataan benar alasan salah
d. Bila pernyataan salah alasan benar
e. Bila pernyataan salah alasan salah

57. Ada 3 ilmu klinis yaitu diagnosis, prognosis dan treatment SEBAB pada prognosis
dipertimbangkan manfaat perawatan disatu pihak dan risiko & biaya di lain pihak
58. Metode “on – site dental program” sangat efektif dilakukan pada negara berkembang/miskin
SEBAB pada metode ini lansia dapat dirawat pada lingkungan tempat tinggalnya sendiri
59. Proses belajar dan mengingat pada lansia mempengaruhi proses kognitif SEBAB kemampuan
sensori dan penglihatan juga berpengaruh pada “house care” lansia
60. Komunikasi verbal dan non – verbal / bahasa tubuh adalah teknik komunikasi yg tidak sesuai
untuk lansia SEBAB kompensasi penurunan fungsi pendengaran/penglihatan dapat dilakukan
dengan komunikasi “two-way” dengan kontak mata
61. Faktor risiko karies pada lansia antara lain OH dan “dental care” SEBAB pada lansia resesi
gingival dan demineralisasi akar lebih mudah
62. Pengukuran karies pada lansia lebih efektif menggunakan ukuran DMF-T daripada DF-T SEBAB
RCI sangat berhubungan dengan resesi gingival
63. Pemeriksaan subjektif harus dilakukan dengan cepat dan hati-hati SEBAB penderita lansia cepat
lelah dan lupa
64. Terapi sistemik diberikan sebagai pengganti terapi lokal SEBAB diberikan dengan tjuan
mengatasi komplikasi sistemik
65. Penggunaan kelompok narkotik tidak diindikasikan untuk pasien usia lanjut SEBAB dapat
meningkatkan komplikasi respirasi pasca operasi
66. Golongan barbiturate digunakan untuk efek hipnotik dan sedative SEBAB jika pasien merasa
gelisah dapat diperbaiki dengan obat ini
67. Pada lansia diet makanan lemak untuk mengurangi tekanan SEBAB atropi makin bertambah dan
gigitiruan jadi tidak stabil
68. Keberhasilan pembuatan GTJ pda lansia dgn gigi penyangga yg kurang tidak tergantung dari luas
jaringan periodontium SEBAB untuk keberhasilan GTJ harus mengikuti hukum ante
69. Pada lansia dibuatkan mahkota gigi SEBAB sering terjadi abrasi pada struktur gigi
70. Bila pasien menolak atau tidak bisa bekerjasama dalam perawatan gigi maka dapat digunakan
anastesi umum SEBAB pasien akan merasa nyaman tapi diperlukan informed consent
Tahun 2009/2010

1. Pada lansia, kemampuan mengunyah berkurang yang disebabkan oleh


a. Tingkat kebersihan mulut berkurang
b. Gigi yang tersisa hanya sampai premolar
c. Berkurangnnya sensitivitas mukosa terhadap iritasi
d. Melemahnya jaringan penyangga gigi
e. Mulut mengering karena saliva berkurang

2. Faktor psikologis yang mampu mempengaruhi munculnya bau mulut pada lansia

a. Kurang aliran saliva selama tidur d. Makanan/minuman


b. Kebiasaan merokok e. Oral hygiene yang buruk
c. Menstruasi

3. Hal yang perlu dipertahankan dan diwariskan kepada generasi muda dalam memelihara lansia di
Indonesia adalah:
a. Sebagai guru bagi lansia generasi muda
b. Pemelihara lansia oleh keluarga
c. Perlu diingatkan bahwa kita juga akan menjadi tua
d. Prinsip 3 generasi dalam satu rumah
e. Kebebasan lansia untuk memilih tempat tinggal

4. Prognosis dari perawatan prostodonsia bagi lansia kurang baik karena


a. Pasien sering menunda perawatan gigitiruan
b. Kemunduran fisik yang kronis
c. Emosi yang stabil
d. Kesehatan umum yang dipertahankan
e. Pola aktivitas otot yang hipertonus

5. Pengelolaan lansia harus dilakukan secara kompetensif, cermat dan teliti dengan pendekatan
multidisiplin, untuk itu dokter gigi
a. Memahami bahwa lansia pasien kompromis medis
b. Kemampuan yang tinggi dan trampil dalam perawatan
c. Mampu mendeteksi penyakit sistemik dalam rongga mulut
d. Memahami kandungan obat yang akan diberikan
e. Kerjasama yang baik dengan perawat gigi

6. Pasien usia 70 tahun, datang dengan keluhan ingin buat GT, GT yang tersisa sejumlah 22 buah,
dibagian depan RA dan RB. Menderita DM yang tidak terkontrol, emosi amat labil, maka GT yang
cocok adalah:

a. Gigitiruan cekat d. Gigitiruan overdenture


b. Gigitiruan sebagian lepasan e. Tolak perawatan gigitiruan
c. Gigitiruan penuh
7. Pasien lansia usia 57 tahun, gigi yang tersisa hanya kaninus bawah dengan diagnose periodontitis
kronis, gangren pulpa, tanpa penyakit sistemik, emosi labil, banyak menuntut, sosial ekonomi
cukup tinggi. GT yang baik dibuatkan untuk pasien ini adalah:

a. GT lepasan tanpa pencabutan gigi d. GT implant


b. GT penuh dengan pencabutan gigi e. GT teleskopik
c. GT overdenture dgn tambahan alat
perekat

8. Pasien lansia dengan kesehatan umum yang baik, kehilangan semua gigi dan telah dibuatkan GT
sebelumnya, ingin buat GT lagi karena GT lama sudah longgar, ridge alveolar datar, pekerjaan
seorang petani. Gigitiruan yang ideal untuk pasien ini adalah

a. Gigitiruan overdenture d. Gigitiruan teleskopik


b. Gigitiruan penuh konvensional e. Gigitiruan implant
c. Gigitiruan penuh immediate

9. Dari beberapa penelitian kehilangan gigi tanpa pemasangan gigitiruan dapat menyebabkan:

a. Bayi lahir prematur d. IQ yang berkurang


b. Stroke iskemik e. Gastritis
c. Diabetes melitus

10.Pada lansia, waktu untuk beradaptasi dengan gigitiruan yang baru lebih lama, ini disebabkan
karena:

a. Otot-otot yang hipotonus d. Resorpsi tulang alveolar yang cepat


b. Perubahan system saraf pusat e. Emosi pasien yang labil
c. Lidah yang membesar

Seorang ibu berusia 63 tahun yang memiliki aktivitas sosial yang tinggi, datang ke klinik RSGMP
unhas dengan keluhan gigi depan samping terasa ngilu bila berkumur air dingin dan tidak melihat ada
lubang. Pemeriksaan klinins menunjukkan defek yang begitu dalam pada daerah sevikal gigi premolar
satu atas.

Jawablah 5 pertanyaan berikut berkenaan dengan ilustrasi diatas.

11. Defek yang dimaksud adalah:

a. Karies kls 1 c. Karies servikal


b. Karies kls 5 d. NCCL (Non Carious Cervikal Desiru)

12. Restorasi yang ideal untuk defek yang dimaksud adalah

a. Dental amalgam c. RM-GI


b. Resin komposit d. GIC konvensial
13. Alasan saudara memilih bahan restorasi yang dipilih adalah:

a. Estetik bagus c. Melepas fluor


b. Kuat d. Tidak sensitif terhadap kelembaban

14. Desain preparasi untuk restorasi yang dipilih adalah

a. Konvensional c. Modified
b. Beveled konvensional d. Box

15. Komposisi dari bahan yang dimaksud adalah

a. Ag, Su, Cu & Zn c. Matriks resin, filler & coupling agent


b. Ca, F. Al2F3, silika d. Fluoroaluminosilicaglass

16. Yang bukan merupakan cara membantu diagnosis karies akar adalah:

a. Probe tumpul c. Visual/mata


b. Periapikal RO d. Bite wing RO

17. Perawatan yang memadai untuk karies akar yang dangkal adalah:

a. Restorasi GIC c. Restorasi


b. Recontouring & smoothing d. Oral prophylaxis

18. Yang bukan merupakan ciri karies aktif pada daerah servikal adalah

a. Terasa lunak pada probing c. Berwarna agak gelap mengkilap


b. Cenderung kearah lateral d. Permukaan kasar

19. Jenis perawatan yang tidak diindikasikan pada lansia adalah

a. Perawatan konservatif c. Perawatan gigi nekrosis


b. Perawatan endopulpektomi d. Perawatan pulp capping

20. Yang bukan merupakan perubahan fisiologis pada kompleks pulpa dentin adalah

a. Meningkatnya sel2 odontoblast sekunder c. Terjadi penebalan peritubuler dentin


b. Ukuran pulpa yang makin berkurang d. Terbentuk pulp stone

Seorang wanita 68 tahun datang seorang diri ke sebuah klinik kesehatan gigi. Ia melakukan
penambalan gigi 11 dan 12 yg karies profunda. Perforasi dan pencabutan sisa akar giginya…
sebelumnya, ia telah mengunjungi seorang ahli THT untuk berkonsultasi pemasangan … oid
memanfaatkan dana jamkesmas. Dari pemeriksaan ekstra oral tampak sudut mulut tidak simetris lagi

Berdasarkan skenario diatas pilihlah jawaban paling tepat untuk nomor 21 s.d. 23

21. Bagaimanakah pasien tersebut?


a. Sudah lanjut usia
b. Masih kuat bepergian seorang diri
c. Hidupnya berkecukupan
d. Beberapa tahun sebelumnya ia adalah penasehat hukum

22. Perhatian pasien akan kesehatan gigi dan mulutnya

a. Sangat baik c. Perlu perhatian khusus


b. Tidak jelas d. Tidak baik karena dulunya ia seorang pengacara

23. Terhadap pasien ini disarankan tidak perlu

a. Didampingi keluarganya c. Mengulangi pokok pembicaraan


b. Dokter gigi perlu berbicara dgn jelas d. Mencabut gigi pada kunjungan saat itu

24. Sebelum mencabut gigi


1. Harus dberi perhatian khusus pada pasien tersebut
2. Anamnesis yang jelas mengenai obat-obat yang pernah dikonsumsi 1 tahun terakhir
3. Menandatangani informed consent
4. Cukup ditanyakan pengalaman cabut gigi pasien

25. Umumnya pasien usia lanjut mengalami gangguan kejiwaan

1. Kecemasan 3. Kognitif
2. Afektif 4. Paranoid

26. Pengaruh faktor kejiwaan terhadap keberhasilan perawatan gigi mulut pada manula

1. Sulit melakukan gerakan yang cepat 3. Takut


2. Perlu waktu lebih lama untuk belajar 4. Mau diperhatikan dan didengar

27. Bentuk asuhan bagi pasien usia lanjut

1. Sarana klinik yang memadai 3. Penjelasan yang rutin dan rinci


2. Lokasi ruang di lantai 2 4. Posisi dental yang terlentang

28. Pertimbangan utama dalam memberikan perawatan gigi mulut pada manula

1. Obat2an yang sementara dikonsumsi 3. Kondisi kejiwaan pasien


2. Keadaan sistemik pasien 4. Obat-obatan yang akan diberikan
29. Masalah kejiwaan pada manula dalam perawatan

1. Sulit menerima GT yang baru 3. Mengajukan keluhan yg sebelumnya tdk ada


2. Sering membesar-besarkan masalah 4. Ngantuk

30. Modifikasi perawatan gigi pada manula


1. Jangka waktu pengkondisian jaringan sebelum pencetakan lebih panjang
2. Durasi perawatan dipersingkat
3. Home treatment
4. Menggunakan gigi buatan anatomis

Dewasa ini pertumbuhan penduduk lansia meningkat secara tajam, berbagai kemajuan di bidang
kehidupan menyebabkan usia harapan hidup semakin meningkat, proporsi … negara-negara maju
maupun berkembang akan berubah. Dengan segala kelebihan dan … dimiliki lansia menjadi peluang
dan tantangan bagi profesi dokter gigi.

31. Untuk dapat merawat pasien lansia dengan baik dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan dokter
gigi dalam bidang
a. Kesehatan umum dan kesehatan rongga mulut
b. Sosial, ekonomi dan komunikasi
c. Kedokteran, kedokteran gigi, psikologi dan komunikasi
d. Sosial, ekonomi dan politik

32. Masalah kesehatan rongga mulut yang terbesar dihadapi lansia adalah:

a. Xerostomia dan halitosis c. Penyakit periodontal


b. Karies gigi d. Kanker rongga mulut

33. Pilih yang benar:


a. Meningkatnya usia harapan hidup pada lansia sejalan dengan meningkatnya kesehatan
rongga mulut lansia
b. Data-data survei menunjukkan terjadi peningkatan jumlah kehilangan gigi seiring dengan
meningkatnya umur lansia
c. Kualitas hidup lansia ditentukan oleh faktor sosial ekonomi bukan oleh jumlah gigi yang
tertinggal
d. Kesehatan rongga mulut lansia merupakan persoalan tersendiri dari persoalan kesehatan
secara umum

34. Teori ketuaan yang menyatakan bahwa semakin seringnya menghirup gas karbon monoksida atau
mengkonsumsi bahan-bahan pengawet akan menyebabkan proses ketuaan yg semakin cepat,
adalah

a. Teori nutrisi c. Teori imunologi


b. Teori radikal bebas d. Teori genetik
35. Hubungan antara penyakit periodontal dan kehilangan gigi pada lansia dengan indeks tubuh dapat
dijelaskan melalui mekanisme:

1. Perubahan pola makan 3. Perubahan metabolism lemak


2. Menurunnya fungsi kelenjar saliva 4. Berkurangnya aliran saliva

36. Status kesehatan gigi dan mulut pada lansia berkaitan dengan kondisi:
1. Kesehatan sistemik
2. Konsumsi obat-obatan
3. Perubahan fungsi kelenjar saliva
4. Perubahan mekanisme pertahanan dan perbaikan pada lansia