Anda di halaman 1dari 3

A.

Peran Penting Keterampilan Komunikasi dalam Kesuksesan Karir


Individu dan Organisasi
Komunikasi merupakan hal yang sangat fundamental dalam kehidupan.
Sebagai mahluk sosial, manusia senantiasa ingin berhubungan dengan manusia
lainnya. Ia ingin mengetahui lingkungan sekitarnya, bahkan ingin mengetahui
apa yang terjadi dalam dirinya. Rasa ingin tahu itu memaksa manusia untuk
berkomunikasi. Komunikasi akan efektif apabila terjadi pemahaman yang sama
dan pihak lain terangsang untuk berpikir atau melakukan sesuatu.
Kemampuan berkomunikasi secara efektif akan menambah keberhasilan
karier individu maupun organisasi. Dengan adanya komunikasi maka akan
mempermudah individu dalam memahami karakter individu lainnya, bertukar
informasi, dan juga membentuk suatu relasi/hubungan dengan individu yang
lain maupun organisasi sehingga menunjang kesuksesan karier mereka.

B. Pengertian Komunikasi Bisnis


Istilah komunikasi sesungguhnya berpangkal pada perkataan latin
Communis yang artinya membuat kebersamaan atau membangun kebersamaan
antara dua orang atau lebih. Komunikasi juga memiliki akar kata berbahasa latin
Communico yang artinya membagi. Everett M. Rogers, mendefinisikan
komunikasi sebagai suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau
melakukan pertukaran informasi terhadap satu sama lain, yang pada gilirannya
akan tiba kepada saling pengertian.
Sedangkan menurut Persing, komunikasi bisnis merupakan suatu proses
penyampaian arti melalui lambang-lambang yang meliputi keseluruhan unsur-
unsur yang memiliki hubungan dengan proses penyampaian dan penerimaan
pesan, baik dalam bentuk tulisan, lisan, maupun nonverbal yang dilakukan di
dalam suatu organisasi untuk membayar seseorang untuk memproduksi barang
dan jasa guna mendapatkan keuntungan.

C. Bentuk Dasar Komunikasi


Komunikasi bisa terjadi dalam berbagai bentuk. Misalnya, percakapan
melalui telepon, mendengarkan radio, tatap muka langsung, menulis memo dan
lain sebagainya. Bentuk dasar komunikasi ada dua, yakni komunikasi verbal dan
nonverbal.
a. Komunikasi Nonverbal
Kumpulan isyarat, gerak tubuh, intonasi suara, siakp, dan sebagainya, yang
emmungkinkan seseorang untuk berkomunikasi tanpa kata-kata. Komunikasi
nonverbal sering disebut dengan bahasa isyarat. Sebagai contoh mengangguk
untuk menyatakan persetujuan. Menurut Mark Knap fungsi komunikasi

1
nonverbal adalah meyakinkan apa yang diucapkan, menunjukkan emosi
yang tidak bisa diutarakan dengan kata-kata, menunjukkan jati diri, dan
menambah/melengkapi ucapan-ucapan yang dirasa belum sempurna.
Komunikasi nonverbal dapat dikelompokkan dalam beberapa bentuk yaitu:
1. Kinesics, ialah komunikasi non verbal yang ditunjukkan dengan gerakan
tubuh. Gerakan tubuh dibagi dalam lima kelompok yaitu :

 Emblems adalah isyarat yang memiliki arti langsung pada simbol


yang dibuat oleh gerakan badan

 Illustrators adalah gerakan badan untuk menjelaskan sesuatu

 Affect display adalah isyarat yang terjadi karena dorongan emosional

 Regulators adalah gerakan tubuh yang terjadi di daerah kepala

 Adaptory adalah gerakan badan yang dilakukan sebagai tanda


kejengkelan
2. Gerakan mata, dapat mencerminkan isi hati seseorang.
3. Sentuhan, ialah isyarat yang dilambangkan dengan sentuhan badan.
4. Paralanguage, ialah isyarat yang ditimbulkan dari tekanan atau irama suara
sehingga penerima dapat memahami sesuatu di balik apa yang
diucapkannya.
5. Diam, merupakan suatu komunikasi nonverbal yang memiliki arti. Sikap
diam sangat sulit diterka dan dapat menimbulkan keraguan.
6. Postur tubuh, Manusia lahir dengan berbagai bentuk tubuh. Masing-masing
bentuk tubuh dapat menggambarkan karakter orang yang bersangkutan.
7. Warna, dapat memberi arti terhadap suatu objek.
8. Bunyi, Jika paralanguage dimaksudkan sebagai tekanan suara dari mulut,
maka bunyi yang dimaksudkan di sini adalah suara yang dikeluarkan dari
berbagai benda.
9. Bau, bisa dipergunakan untuk melambangkan status.
b. Komunikasi Verbal
Merupakan suatu bentuk komunikasi yang disampaikan kepada pihak lain
melalui tulisan (written) dan lisan (oral). Berdasarkan aktif dan pasifnya
peserta komunikasi, bentuk komunikasi verbal dibedakan menjadi dua yaitu
berbicara dan menulis dan mendengan dan membaca.

2
D. Fungsi dan Bentuk Komunikasi Organisasi
Bentuk Komunikasi dalam Organisasi
a. Komunikasi Vertical
Bentuk komunikasi ini merupakan bentuk komunikasi yang terjadi dari atas
ke bawah dan sebaliknya. Artinya komunikasi yang disampaikan pimpinan
kepada bawahan, dan dari bawahan kepada pimpinan secara timbal balik.
b. Komunikasi Horisontal
Bentuk komunikasi secara mendatar, adalah suatu bentuk komunikasi yang
terjadi antara sesama karyawan yang sering kali berlangsung tidak formal.
Fungsi komunikasi horisontal digunakan oleh dua pihak yang mempunyai
level yang sama.
c. Komunikasi Diagonal
Bentuk komunikasi ini sering disebut juga komunikasi silang. Berlangsung
dari seseorang kepada orang lain dalam posisi yang berbeda. Dalam arti
pihak yang satu tidak berada pada jalur struktur yang lain. Fungsi
komunikasi diagonal digunakan oleh dua pihak yang mempunyai level
berbeda tetapi tidak mempunyai wewenang langsung kepada pihak lain.
Fungsi Komunikasi dalam Organisasi
a. Informatif, Pimpinan dan anggota organisasi membutuhkan banyak sekali
informasi untuk menyelesaikan tugas-tugas mereka. Informasi tersebut
berkaitan dengan upaya organisasi untuk mencapai tujuannya.
b. Pengendalian (Regulatory), komunikasi berfungsi sebagai pengatur dan
pengendali organisasi. Komunikasi dalam hal ini berupa peraturan, prosedur,
perintah, dan laporan
c. Persuasif, Komunikasi berfungsi mengajak orang lain mengikuti atau
menjalankan ide/gagasan atau tugas
d. Integratif, Dengan adanya komunikasi, organisasi yang terbagi menjadi
beberapa bagian atau departemen akan tetap merupakan satu kesatuan yang
utuh dan terpadu.