Anda di halaman 1dari 11

Gangguan Saraf saat Terkena

COVID-19
Ramdinal Aviesena Zairinal
Staf Departemen Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Dokter Spesialis Neurologi Rumah Sakit Universitas Indonesia
13/08/2021

COVID-19 mengenai saraf ?

• Diagnostics 2021, 11, 1270.


• Nat Neurosci 24, 168–175 (2021).
13/08/2021

COVID-19 mengenai saraf ?

JALUR LANGSUNG
Cara virus mengenai saraf
• Langsung
• Virus mulai di ujung saraf  otak
• Saraf di hidung, lidah
• Saraf dari paru-paru, usus
JALUR TIDAK LANGSUNG • Tidak langsung
• Akibat respons tubuh VS virus
• Virus di dalam pembuluh darah
• Beredar ke seluruh tubuh
• Bisa masuk ke otak
Front. Immunol. 11:621735.
BMJ 2020;371:m3862
Masa belum bergejala

Sakit
ringan-
sedang
Perjalanan penyakit COVID-19

Masa dirawat di RS
Napas tersengal-sengal
Kerusakan paru yang berat
Sakit
berat

Perlu perawatan ICU


Sakit
kritis

Waktu sejak muncul gejala (Hari)

Respons tubuh (antibodi) terhadap virus


13/08/2021
13/08/2021

Tingkat keparahan penyakit COVID-19 seiring waktu

Masa
Masa
belum Hiper-inflamasi Resolusi
Tingkat keparahan penyakit bergejala
gejala awal

Sakit Sakit kritis


berat

Sakit ringan-sedang
Respons virus
Respons imun tubuh
Waktu

https://doi.org/10.1016/j.cell.2020.04.013.
13/08/2021

Bagaimana dengan
situasi di sini?

Apakah banyak pasien COVID-19 yang mengalami gangguan saraf?


13/08/2021

Penelitian Gangguan Saraf pada COVID-19

What • Observasi pasien selama dirawat di RS

Who • Pasien COVID-19 dengan gangguan saraf

Where • RSCM dan RSUI

When • Juni 2020 sd. Februari 2021 (8 bulan)


13/08/2021

Apakah yang ditemukan?


13/08/2021

Gangguan saraf pada Covid-19


• 227 pasien
• Penurunan kesadaran (59 kasus)
• Stroke (58 kasus) Angka kematian selama
• Pingsan (46 kasus) perawatan di RS
• Kejang (28 kasus)
• Sakit kepala (22 kasus) 110/227 (48.5%)
• Infeksi otak (16 kasus)
• Gangguan penciuman/pengecapan (8 kasus)
13/08/2021

Tingkat keparahan penyakit COVID-19 seiring waktu


Mulai ke RS

Masa
Masa
belum Hiper-inflamasi Resolusi
Tingkat keparahan penyakit bergejala
gejala awal

Sakit Sakit kritis


berat

Sakit ringan-sedang
Respons virus
Respons imun tubuh
Waktu

Sakit kepala Stroke


Ggn penciuman Penurunan kesadaran
Ggn pengecapan Kejang
https://doi.org/10.1016/j.cell.2020.04.013.
13/08/2021

Kesimpulan
• COVID-19 adalah penyakit yang tidak hanya menyebabkan
masalah pernapasan, tetapi juga gangguan saraf
• Pada kondisi awal, gangguan saraf bisa berupa sakit kepala,
gangguan penciuman dan pengecapan
• Pada kondisi lanjut, gangguan saraf bisa berupa stroke,
penurunan kesadaran, dan kejang.
• Pengetahuan ini penting agar kita cepat memeriksakan diri
dan berobat. Jangan tunggu parah.