SURAT PERJANJIAN
PENGAMBILAN MATERIAL URUG
Nomor : ................................
Pada hari ini …………… Tanggal …… Bulan ……………. Tahun ….……..
Kami yang bertanda tangan dibawah ini:
1. Nama :
2. NIK :
3. Pekerjaan/Jabatan :
4. Alamat :
Dalam hal ini bertindak sebagai penerima, yang selanjutnya dalam Perjanjian ini
disebut sebagai PIHAK PERTAMA .
1. Nama :
2. NIK :
3. Pekerjaan/Jabatan :
4. Alamat :
Dalam hal ini bertindak sebagai Supplier Material Urug (Tanah Disposal) yang
selanjutnya dalam Perjanjian ini disebut sebagai PIHAK KEDUA.
PIHAK KEDUA selaku Supplier Material Urug (Tanah Disposal) mengirim kepada
PIHAK PERTAMA dengan sistem Curah, setelah Surat Jalan diterima oleh PIHAK
PERTAMA dan telah ditanda tangani oleh petugas PIHAK KEDUA.
PASAL 1
DASAR PERJANJIAN
Dasar perjanjian ini menerangkan bahwa pengambilan Material Urug (Tanah
Disposal) oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA, Material Urug (Tanah
Disposal) dikirim oleh PIHAK KEDUA dari PT. APLUS PACIFIC cabang Panceng,
Gresik untuk selanjutnya dikirim ke ………………………
PASAL 2
TANGGUNG JAWAB
Pengiriman material dianggap sah bilamana material sudah sampai tujuan dan telah
ditandatangi oleh PIHAK PERTAMA.
Apabila dalam pengiriman terjadi sesuatu insiden di jalan yang mengakibatkan
pengiriman material tidak sampai atau berkurang volumenya maka segala bentuk
kerugian menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA.
Halaman – 1
PASAL 3
WAKTU PELAKSANAAN
Waktu mulai pelaksanaan pengiriman telah disepakati oleh PIHAK PERTAMA dan
PIHAK KEDUA yaitu mulai Tanggal …….Bulan …………Tahun ………..
PASAL 4
VOLUME PEKERJAAN
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA sepakat bahwa volume Material Urug
(Tanah Disposal yang dibutuhkan adalah sebesar ………… m3
PASAL 5
SANKSI PEKERJAAN
Apabila pengiriman Material Urug (Tanah Disposal) tidak sesuai dengan spesifikasi
yang dianjurkan, maka PIHAK PERTAMA berhak menolak Material Urug (Tanah
Disposal) yang telah dikirimkan oleh PIHAK KEDUA dan seluruh kerugian menjadi
tanggungjawab PIHAK KEDUA.
Apabila volume Material Urug (Tanah Disposal) yang telah disepakati oleh PIHAK
PERTAMA dan PIHAK KEDUA tidak sesuai dengan PASAL 4, maka PIHAK KEDUA
berhak meminta pertanggungjawaban / ganti rugi kepada PIHAK PERTAMA.
PASAL 6
PENUTUP
Demikian Perjanjian ini, dibuat dalam rangkap 2 (dua) asli menurut hukum dan
Undang-undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia, dan ditandatangani oleh
kedua belah pihak, dalam kondisi tanpa adanya paksaan dari pihak manapun juga,
serta sehat jasmani dan sehat rohani, untuk dapat dipertanggung jawabkan oleh Kedua
Belah Pihak,
Dibuat di Lamongan
Pada tanggal : …………Bulan…………….. Tahun…………
PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA
PENERIMA SUPPLIER
__________________
Halaman – 2
Halaman – 3