0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
296 tayangan36 halaman

Konsep Dasar-Dasar Algoritma Pemrograman Pada Komputer

Algoritma merupakan serangkaian langkah sistematis dan terstruktur untuk menyelesaikan masalah dengan menggunakan komputer. Algoritma harus ditulis dalam bahasa pemrograman agar dapat dipahami dan dieksekusi oleh komputer. Terdapat tiga tingkatan bahasa pemrograman yaitu rendah, menengah, dan tinggi.

Diunggah oleh

Lilis Nst
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
296 tayangan36 halaman

Konsep Dasar-Dasar Algoritma Pemrograman Pada Komputer

Algoritma merupakan serangkaian langkah sistematis dan terstruktur untuk menyelesaikan masalah dengan menggunakan komputer. Algoritma harus ditulis dalam bahasa pemrograman agar dapat dipahami dan dieksekusi oleh komputer. Terdapat tiga tingkatan bahasa pemrograman yaitu rendah, menengah, dan tinggi.

Diunggah oleh

Lilis Nst
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KONSEP DASAR-DASAR ALGORITMA PEMROGRAMAN PADA KOMPUTER

Lilis Suryani Nasution


Program Studi Pendidikan Matematika
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

lissrytznst@gmail.com

ABSTRAK
Pemrograman komputer ialah sebuah serangkaian dari barisan menyuruh dengan bertujuan
komputer supaya mengerjakan perintah maupun bisa dari kegunaan telah ditetapkannya. Itu
fungsinya dapatlah sesuatu dari fungsi satu-satunya berupa mudah maupun bisa berwujud dari
sebuah sekumpulan fungsi dapat dibilang sangat susah. Pemrograman komputer dapat dibangun
lalu menyertakan sebuah syarat-syarat sudah ditetapkan harus jelas menyertakan dari tempat
masuk akal sudah ditetapkan. Ada berupa pertunjuk maupun rancangan supaya dapat bisa
dimengerti agar mendapatkan program nan elok, pemrograman ialah tindakan atau usaha bisa
membuat sesuatu dari sebuah program komputer. Sehingga bisa dibuat sebuah pemrograman
komputer diperlukannya instrumen dari sebuah bahasa pemrograman bisa dari sebagian tidak
bayar maupun sebagian bayar. Sementara itu bahasa dari pemrograman bisa lebih digunakan untuk
c/c++, basic maupun delphi, java, phython,beserta masih ada lainnya. Melainkan dari sebuah
bahasa pemrograman, itu berarti lebih perlu tapi asal usul sebuah jalan cerita terlebih dilanjutkan
dari membuat seperti pemrograman dari komputer. Jalan cerita dari jangkauan berpikir biasanya
disebut seperti sebuah algoritma. Menurut sederhananya, algoritma itu bisa dibilang suatu
memikirkan sebuah tindakan dengan jelas, berurutan serta tersusun bisa terselesaikan sebuah
masalah dari permasalahannya. algoritma itu bisa dikatakan keadaan seperti rahasia dari sebuah
benda, itu biasanya rahasia seperti bisa tersusun pada beragam petunjuk disediakan itu harus bisa
diselesaikan demikian ikut dengan ukuran darinya. Lalu dijabarkannya metode pengolahan serta
dijelaskan tindakan demi tindakannya. Andaikan petunjuk sebuah urutan tindakannya diganti, bisa
dilakukannya sebuah reaksi tapi bukan seperti semestinya. Keadaan bisa serupa terjadi jika ada
sesuatu dari program komputer. Setelah melakukannya program,harus didahulukannya paham dari
masalah atau permasalahan harus dapat perlu dipecahkan. Lanjut siapkanlah benda-benda bisa

1
dibutuhkan harus ada maupun selepas itu jenjang tindakan dengan berurutan, jelas dan betul.
Setelah itu segala sesuatu dari sebuah keadaaan telah dilaksanakan, maka bisa dinantikan sesuatu
dari pemrograman komputer bisa membuat benar-benar dapat dilakukan lalu sebuah dari
penyelesaian masalah maupun masalahnya itu bisa ditangani.

Kata Kunci: Algoritma, Program, Pemrograman, Bahasa, Langkah-langkah

PENDAHULUAN

Dalam suatu bidang dalam kehidupan perubahan kemajuan teknologi saat mengakses suatu
pengetahuan dari komunikasi antara satu dengan lain terjadi dengan sangat pesat. Komputer
dilaksanakannya berbagai salah di antara bisa ada sarana yang membuka komunikasi seperti
pengetahuan, memerlukan suatu keadaan seorang para keahlian dalam komputer yang
memungkinkan. Oleh itu pembelajaran komputer yang paling utama bisa mahasiswa/mahasiswi
ilmu hitung ialah suatu pendidikan itu harus berkaitan dari kapasitas berpikir yang jelas dan
terperinci itu sangat penting.

Komputer ialah suatu bahan alat yang dibuat oleh manusia diberikan serangkaian perintah
sehingga komputer tersebut dapat menyelesaikan suatu dari permasalahan bahkan secara berulang-
ulang secara cepat, akurat dan tanpa adanya kenal bosen juga tanpa lelah. Sekumpulan instruksi
yang dimana itu penyelesaian dari makalah yang dinamakan dengan strategi. Supaya strategi
tersebut dilakukan dari komputer, maka strategi itu haruslah dituliskan kedalam sebuah bentuk
bisa dapat dipahami dari komputer tersebut.

Dalam suatu dari bentuk digunakanlah lanjut sebuah mencata strategi tersebut biasanya
disebut dengan Pemrograman. Suatu urutan langkah-langkah yang tersusun terstruktur dalam
menyelesaikan suatu dari masalah biasanya disebut dengan algoritma. Berbicara mengenai
algoritma dalam bidang sebuah pemrograman, algoritma itu sendiri berarti itu solusi. Oleh karena
itu yang dengan algoritma ialah suatu solusi dari sebuah permasalahan yang harus diselesaikan
dengan menggunakan media yaitu berupa komputer. Algoritma itu sendiri harus dibuat secara
selaras supaya komputer dapat mengeksekusi dan mengerti dengan apa yang diperintahkan.

2
Sejarah dari Algoritma dapat kita katakan jantung dari komputer. Tapi didalam
terminology algoritma terdapat banyak cabang yang dipacu dari ilmu komputer. Contohnya:
routing(algoritma perutean) yaitu suatu pesan dijaringan komputer akan melukis sebuah garis
horizontal dalam aspek grafikawan laptop yaitu algoritme brensenham. Untuk mensearch sebuah
pola teks pada bidang information retrievel yaitu algoritma knuts-morris-pratt dan lain sebagainya.
Asal muasal dari kata "algoritma" sendiri memiliki sebuah cerita sejarah yang bisa kita bilang
cukup aneh. Orang-orang hanya dapat menemukan kata algorism yang memiliki arti suatu proses
dengan menggunakan angka Arab.

Bisa menemukan sebuah asal kata algoritma para ahli bahasa sendiri berusaha semaksimal
mungkin, akan tetapi hasilnya masih belum diumbar. Sehingga berakhir pakar sejarahwan ilmu
hitung mendapatkan asal usul penunjuk dari algoritme itu. Algorism berasal dari nama penulis
buku Arab yang terkenal, yaitu Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi dari bule
membaca Al-Khuwarizmi menjadi algorisme. Algoritma berasal dari nama penulis buku Arab
yang terkenal, yaitu Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi dari bule membaca Al-
Khuwarizmi sebuah algorisme.

Jadi dimulai judul tersebut dari buku sastra Al-jabar wal muqabala yang berarti "pelajaran
pemrograman maupun pengurangan", sehingga memperoleh sebuah kalimat dari "aljabar
(algebra)". Kalimat algorisme berupa menjadi algorithme. Kalimat algorithme timbul sebab
adanya kalimat algorisme erat kali dapat keliru serta kata arithmetica, hingga akhirnya -sm bisa
diubah suatu hal yang dikatakan sudah biasa. Oleh karena itu semakin lama secara umum kalimat
algorithme digunakan sebuah cara menghitung. Tapi dalam bahasa Indonesia kata algorithm
disebut dengan "Algoritma".

Didalam sebuah kelas matematika dan studi perhitungan. Algoritma ialah suatu bentuk dari
susunan maupun tahapan-tahapannya dipakai dalam suatu perhitungan ataupun bisa juga disebut
sebagi penyelesaian suatu permasalahan yang harus dituliskan secara bertautan dan sistematis.
Sedangkan algoritma pemrograman ialah suatu bentuk susunan ataupun tahapan-tahapannya
dipakai sebagai penyelesaian permasalahan suatu pemrograman dari suatu komputer. Dimana
program komputer itu ialah suatu bentuk instruksi yang telah ditetapkan berdasarkan algoritma
dengan menggunakan bahasa pemrograman untuk menyelesaikan suatu dari masalah.

3
Terdapat tiga level bahasa pemrograman yaitu:

• Bahasa dari tingkatan rendah ialah dimana terdapat sebuah kode-kode dari mesin yang
hanya didapat diinterpretasikan langsung oleh sebuah mesin komputer tersebut. Misalnya
kode numerik 0 dan 1.
• Bahasa dari tingkatan menengah ialah bahasa assambly yang mana merupakan bahasa
simbol dari bahasa mesin tersebut. Misalnya SUB, ADD, MUL, dan lain-lainnya.
• Bahasa dari tingkatan tinggi ialah bahasa yang lebih melekat dengan bahasa manusia yang
memberikan banyak fasilitas kemudahan dalam pembuatan program. Misalkan prosedur,
struktur, tips data dan lain-lainnya. Contohnya Pascal, Basic, C++, Java.

STUDI LITERATUR

A. Pengertian Algoritma

Algoritma ialah sebuah kumpulan dari langkah yang harus terinci ditunjukkan komputer
bisa memecahkan keadaan kondisi. Tindakannya bisa terlibat sehingga dilakukannya melempar
sebuah strategi agar dapat dijalani oleh komputer. Namun, bisa algoritme biasa bila tindakan bisa
termasuk sebuah algoritme diperoleh uji dari buku petunjuk.

Definisi sebuah algoritme ialah kumpulan perintah-perintah dalam menyelesaikan masalah


dimana masalahnya tersebut diselesaikan dengan secara sistematis, jelas dan terstruktur. Dimana
itu didefinisikan algoritma ini sangat dekat ataupun berkaitan dengan logika yakni kemampuan
dari dalam berpikir bisa berupaya mengenai keadaan dari sesuatu masalah memberikan
kebenarannya bisa berupa pembuktian serta kebenaran tersebut diambil untuk sebuah usaha,
dimana nalar tersebut juga sering dikaitkan dengan kecerdasan, sesuatu yang bisa berlogika atau
berfikiran orang menyebutnya sosok seseorang pribadi pintar. Sebuah penyelesaian urusan nalar
harus diperlukan dikarenakan nalar serupa bersama cara maupun pikiran.

Algoritma secara signifikan dapat didefinisikan sebagai langkah-langkah yang harus


sistematis dan harus jelas dalam menyelesaikan dari sebuah dari masalahnya. Dengan itu konsep
dari algoritma, sebuah dari permasalahan harus dapat diselesaikan secara sistematis, jelas, dan bisa
diuji dari kebenarannya. Susunan maupun dari tahapan-tahapannya didalam sebuah algoritma

4
harus masuk akal dan mesti bisa dikatakan nilai keliru maupun betul. Didalam suatu situasi,
algoritme ialah suatu ditentuinnya deretan dari suatu tindakan bisa melakukan kewajiban
ditetapkan.

Terdapat hal-hal yang dapat memilih sebuah kata dari algoritma yaitu:

• Algoritma itu haruslah benar maksudnya ialah sebuah kata algoritma melakukan output
suatu diinginkan sebuah serangkaian input lalu diberikan. Setelah melakukan hasil
meleset,algoritme itu tidaklah algoritme teratur.
• Algoritme teratur dapat bisa menghasilkan solusi reaksi dapat bisa dikatakan mungkinkan
dari anggaran seharusnya.
• Efisiensi dari kata algoritma yang dapat ditinjau dari aspek efesiensi waktu dan ingatan.
Dimana semakin kecil ingatan yang dipakai bila bertambah elok algoritme itu.

B. Pengertian program atau pemograman

Program ialah kumpulan instruksi-instruksi dari diri sendiri yang dikatakan ataupun biasa
dikatakan kode sumber dan diciptakan untuk programmers (si penyusun programer).
Pemrograman juga dapat didefinisikan sebagai proses pembuat dari sebuah tindakan dari algoritme
maupun bahasa pemrogramannya. Sesuatu perangkat program bisa dapat dibentuk ketika
dilakukan sebuah algoritme maupun bahasa pemrogramannya.

Memprogramkan ialah suatu metodologi pemecah dari suatu masalah, yang kemudian
dituangkan ke dalam sebuah catatan khusus itu bisanya gampang dilihat maupun dimengerti.
Perancangan itu bisa dipakai sebuah dari berbahasa yang kaidah sebuah cara berbahasanya,
pertanyaan-pertanyaannya, aturan menggunakan kompilernya maupun menggunakan instruksi itu
dibuat catatan strategi menggunakan berbahasa tersebut.

Wujud ini sebuah perancangan ialah bisa mencakup sesuatu strartegi bisa melakukannya
ancang-ancang yang terdapat di kebutuhan si pemrograman (pembuat strategi). Dimana itu untuk
melaksanakan suatu pemrograman yang dibutuhkan keterampilan atau kemampuan dalam sebuah
algoritma, bahasa pemrograman, logika dan lainnya.

5
Didalam sebuah program terdapat istilah pemrogram dan pemrograman. Pemrogram atau
programmer bisa disebut sebagai pembuat program. Tugas dari pembuat program dapat menulis
program dan memastikan bahwa program itu sesuai spesifikasi yang diinginkan dari si pembuat.
Beberapa pemrograman ialah suatu cara bisa diselesaikannya sebuah urusan berupa dari cara
pemecahan bisa dikatakan memungkinkan dilakukan untuk komputer atau bisa dibilang dengan
algoritme sampai di penerjemah sesuatu berbahasa pemrogramen bisa benar-bensr menjalankan
masalah dari komputer.

Berlandaskan menerapkan, berbahasa pemrogramannya dapat dikelompokkan menjadi 2


yaitu:

1. Berbahasa pemrogramannya berwujud individual dari terdiri atas problem oriented


language atau digunakan melakukan menerapakan usaha dan manajemen, ada fotran atau
menerapkan jaringan ilmiahnya, ada berbahasa rakitan atau terapkan pemrograman mesin
awal atau terapannya kepintarannya dan berbahasa-bahasa simulasi.
2. Berbahasa pemrogramannya berwujud global bisa menggunakan untuk semua penerapan.
Bahasa dimaksud seperti Pascal, Basic dan C. Berbahasa berwujud khususnya mungkin
tidak dipakai oleh penerapan lainnya hanya saja berbahasa yang bertujuan individual
kemampuan terbatas daripada yang umum. Berbahasa-bahasa pemrograman itu beda
dikembangkannya di berbagai ragam terapkanlah juga beda pula.

Adapun tindakan itu dilaksanakannya suatu pemrograman yakini mendefinisikan masalah,


mengumpulkan requirement, membuat algoritma dan struktur penyelesaiannya, menuliskan
program dengan bahasa pemrograman, melakukan testing dan verifikasi dari program tersebut,
instalasi program, dokumentasikan program dan terakhir pemeliharaan program.

METODE PENELITIAN

Metode ini dilakukan dari sebuah ulasan itu bisa berdasar dari sebuah referensi beserta
cetakan yang diterbitkan. Dalam sebuah ulasan ini jurnal penelitian terkait dengan teori dan
konsep dasar algoritma pemrograman, metode/ teknik/ strategi/ dalam algoritma pemrograman.
Bentuk ringkasnya adalah algoritma dan bahasa yang ada di dalam pemrograman yang akan
digunakan, strukturnya, siapa objek penelitiannya, dan penerapan dalam kehidupan, beserta

6
contoh-contoh teknik tersebut. Terdapat berbagai garis lanjut mengerjakan suatu penelitian itu,
yakni:

1. Dalam penelitian ini harus memiliki referensi minimal dari 15 jurnal. Jurnal yang
digunakan haruslah memiliki tahun terbit mulai dari tahun 2018.
2. Dalam penelitian ini harus memiliki referensi minimal 2 buku.
3. Dalam penelitian ini haruslah memiliki minimal 3000 kata didalamnya.

Didalam penelitian ini akan dijelaskan mengenai pengertian algoritma, konsep algoritma,
notasi algoritma, ciri, sifat, dan struktur dasar dalam pembelajaran algoritma beserta langkah-
langkah dalam mengerjakan algoritma pemrograman.

Penelitian ini juga akan menjelaskan mengenai apa saja perbedaan algoritma dengan
pemrograman dan dari perbedaan tersebut akan dijelaskan hubungan antara algoritma
pemrograman.

PEMBAHASAN

ALGORITMA

Andai menelusuri banyaknya ungkapan algoritme, ia memiliki asal yang sangat kompleks.
Kata algoritme tidak pernah ada didalam kamus webster sebelum tahun 1957. Lalu algoritme
hanya dikenal sebagai operasi aritmatika dalam sebuah bahasa Arab. Dan orang yang
menggunakan angka Arab dalam menghitung disebut dengan algorist.

Mencari sejarawan matematika, akhirnya dapat menemukan asal kata algoritme. Kata
algoritme bersal dari nama seseorang penulis begituh terkenal dibangsa Arab yaitu Abu Ja'far
Muhammad Ibnu Musa Al-khuwarizmi. Dia menciptakan sebuah buku bernama Al-Gebra Wal
Muqabala, dimana itu artinya kitab pemulihan maupun pengurangan (book of restoration and
reduction). Kemudia ditemukan akar kata "Aljabar" (algebra) pada judul buku tersebut. Sebab
menghitung dengan angka Arab menjadi lebih populer pada saat itu, ungkapan tersebut perlahan
berasimilasi kedalam bahasa Indonesia dan berubah menjadi sebuah algoritma.

Algoritma ialah model kerja dari sebuah komputer sudah dilengkapi dengan otak (brain),
perangkat lunak(software),dan perangkat keras (hardware). Sebuah sistem dari komputer itu tak

7
bisa berfungsi dengan baik tanpa adany ketiga perangkat itu. Algoritme ialah serangkaian langkah
jelas untuk memecahkan suatu masalah compose secara sistematis. Algoritma biasa disebutkan
dalam referensi lain ialah suatu proses, yang mendapat serangkaian langkah-langkah terintegrasi,
atau metode khusus untuk memecahkan sebuah masalah dengan praktis (webster kamus). Kita juga
biasa melakukan algoritma dalam kehidupan kita sehari-hari, seperti mengirimkan email,
menginstal aplikasi, menerima pembayaran d ATM, isi ulang poin, buat kue, naik motor, dan lain-
lainnya.

Petunjuk dan pembawaan sebuah algoritme

Meskipun dari cara menyelesaikan sesuatu masalah yang udah dikatakan bersambung
maupun jelas bahwasanya hal itu belumlah bisa dibilang sebagai algoritme. Karena menurut
seorang ahli Donald E.Knuth, berpendapat bahwa algoritma memiliki beberapa ciri-ciri yaitu:

1. Finite(pembatasan), Algoritma harus dihentikan setelah beberapa langkah proses telah


terselesaikan.
2. Definiteness (kepastian), semua tindakan harus dimaknai dengan benar,tidak berarti lebih
dari satu.
3. Input(masukan), adanya 0 ataupun lebihnya data masukan(input) dalam algoritme.
4. Outputnya (keluaran), terdapat algoritma memiliki nol atau lebih output.
5. Effectivenes (efektivitas), langkah-langkah yang harus diambil saat meneliti algoritma
harus tepat waktu dan berhasil.

Bawaan dari algoritme sebagai berikut:

1. Bahasanya juga ada disebuah tidak adanya pemrogramen menggunakan simbol / tata
bahasa tertentu.
2. Bahasa pemrograman tidak bergantung pada apapun.
3. Seluruh bahasa dalam pemrograman bisa digunakan dalam notasi-notasinya.
4. Suatu algoritma dalam memprestasikan bisa melakukan sebuah kejadiannya yang
diurutkan sebagai jelas adapun harusnya diterapkan di semua kejadian sehari-hari.

8
NOTASI ALGORITMA

Dalam algoritma ada namanya Notasi Algoritma, dimana itu isinya bukanlah notasi
program langsuny tetapi notasi yang dapat digunakan sebagai notasi program. Notasi algoritma
ada tiga yakni:

1. Threads of Descriptive Sentences

Algoritma deskriptif ialah algoritma yang ditulis dengan kalimat berbahasa Indonesia maupun
berbahasa Inggris. Simbol tersebut sangatlah cocok untuk aritmatika pendek, tetapi efisiensi
simbol tersebut sangat rendah untuk simbol panjang, dan untuk mengubah simbol algoritmik ke
simbol bahasa pemrograman seringkali sangat susah.

2. Pseudocodes

Pseudocodes berasal dari kata "pseudo" maupun "kode". Pseudo berkaitan dengan hasil kemiripan
lalu kode berkaitan pada kode dengan instruksi dalam bahasa komputer ataupun dapat dibilang
dengan istilah kode bahasa pemrograman. Pseudocode digunakan untuk menggambarkan urutan
program dan pseudocodes tidak memiliki hubungan dengan berbahasa pemrogramen.

3. Flow Chart( diagram alir )

Flowchart atau bahan alir ialah diagram yang menggunakan simbol atau gambar tertentu dan garis
alur bisa digambarkan cara deretan dari pertama hingga terakhir suatu kegiatan atau tindakan.
Tanda mewakilinya tugas langkah-langkahnya strategi maupun jalur arus mewakili deretan tanda
lalu diproses. Diagram alir lebih baik digunakan daripada semu. Sejumlah tanda yang
dilaksanakannya sebuah bagan alur sedikitpun sebab lebihnya sederhana dan lebih mudah
dipahami.

WUJUD ALGORITME
Algoritme mempunyai wujud awal, yakni menguraikan kelompok instruksi. Dari ketiga elemen
awal sebuah algoritme ialah urutan, memilih maupun ulang. Tindakan itu membentuk konstruksi
algoritme. Berikut ialah terkait wujudnya yakni:

9
1. Rangkaian

Rangkain berisi tunggal atau banyak instruksi. Pengarang bisa memproses dari instruksi
secara bergiliran, bersambung, maupun tidak boleh menyimpang diurutan sebelumnya, lalu jika
urutannya acak maupun diubah,hasilnya dapat bisa berubah,sebab instruksi menentukan situasi
terakhir sebuah algoritme. Semua perintah sistematis bisa dijalankan dari masalah ataupun
dijalankannya secara tunggal. Sekian perintah pertama hingga terakhir, enggak boleh dilewati
ataupun mengulanginya.

Proses dilaksanakan yakni:

• Setiap pesanan dilaksanakannya secara bertingkat


• Setiap pesanan dijalankan hanya sekali, jadi tidak ada pesanan duplikat
• Skrip harus dijalankannya oleh proses menyukai pesanan yang ditulis dalam sebuah bacaan
algoritme
• Pesanan terakhir ialah wujud dari algoritme

Efek sebuah rangkaian sebagai berikut:

• Urutan pesanan ialah hal terpenting di dalam algoritme. Skrip ialah pesanan dari
seperangkat logika manajemen masalah.
• Skrip pesanan bisa berbeda sebab memengaruhi cara orang memecahkan masalah maupun
tentunya akan memiliki hasil berupa berbeda bergantung pada masalah yang datang

Misalnya dilihat sebuah proses aritmatika itu yakni, 5+5 (5-1)7=33, tapi bila deretan diubah
menjadi milik tugas terakhir juga beda jadi 5+5-(7*7)=3

2. Penetapan (selected)

Terkadang terletak suatu masalah yang akan baru diselesaikan jika dalam suatu kondisi
sudah memungkinkan. Kondisi tersebutlah yang akan menilai benar atau salahnya suatu instruksi.
Instruksi hanya bisa dilakukan jika bernilai benar. Begitu pun sebaliknya jika instruksi bernilai
keliru sebab tidak dilaksanakan. Misalnya dari masalah ini ialah ketetapan bilangan komplek
maupun aneh sebagai berikut:

• Memasukkan nomor sebuah bilangan bulat

10
• Bagilah angkanya menggunakan 2, simpan sisanya sebuah variabel sisa
• Jika sisanya 0, lakukanlah cara 4
• Tampilkan "saat ini" di layar
• Jika sisinya bukan 0, ikutilah cara ke 6
• Tampilkan "strana" ke layar
• Tamat

3. Peniruan (repetitions)

Di antaranya kelebihan computer ialah mampu mengulang pekerjaan tanpa mengenal sama
sekali yang namanya pengulangan. Pengulangan ialah suatu dari kegiatan dimanan satu perilaku
atau kembaran ganda mencapai jumlah tertentu atau sesuai dengan kondisi yang dipersyaratkan.

Contohnya ialah menampilkannya hurufnya-huruf tertentu n kali dilayar, seperti langkah-langkah


di bawah ini:

• Mendeklarasikan variabel alfabet bisa menyimpannya watak ditunjukkan


• Deklarasi variabelnya n untuk disimpan jumlah sebanyak literasi
• Deklarasi variabel-variabel penghitungan yang dipakai sebagai menghitung siap telah
selesai
• Masukkan waktunya lalu simpan pada variabelnya di abjad
• Mengatur nilai penghitung ke 0
• Menampilkan huruf ke layar
• Melakukan hal peningkatan dalam penghitung sebesar tunggal
• Andai taksir penghitung kecil dari N, lanjutkan ke cara keenam
• Andai taksir penghitung sama dengan N
• Tamat

Pembelajaran Pemrograman Komputer

Definisi pemrograman komputer ialah mencatat, membenarkan ataupun membenahi


(debugginh), bisa mempunyai tanda pembuatan program. Saat menuliskan kode di komputer, ada
banyak bentuk perancangan. Jadi manfaat belajar perancangan komputer ialah bisa menerbitkan

11
sebuah aplikasi sehingga diterima lalu dilaksanakannya anggaran dikataian relavan dari
kebutuhan programmers. Bisa diterima oleh memprogram, dan pengetahuan dalam banyak situasi
lainnya, seperti matematika.

Purnamasari menyatakan bahwa untuk menunjukkan ukuran persiapan begitu elok


memerlukan jumlah persiapan menjadi inti pertimbangan, bagai keterampilan pemecahan urusan
dari perancangan. Di antara menghadapi cara penguraian urusan umum, strategi pemrosesan
informasi ialah salah satu cara memecahkan urusan bisa dikatakan umum. Masalah dikatakan
rumit membaginya jadi sebanyak jenjang kumpulan jadi bisa sebagain kecil maupun semenjak
dekat dari sebuah kumpulan. Setelah itu baru susun langkah-langkahnya lengkap dengan uraian.
Tindakan menjadi sebuah hamparan biasa juga dikatakan dari algoritma. Proses dari masalah ke
algoritma disebut fase solusi masalah dan tahapan dari algoritma ke solusi disebut fase
implementasi. Solusi untuk masalah ini adalah program Implementasi dari algoritma kompilasi.
Berikut adalah standar pemrograman. Beberapa faktor akan menjadi standar pemrograman,
meliputi:

1. Logika dan penulisan kebenaran


2. Waktu tersingkat untuk pemrograman
3. Kecepatan eksekusi tertinggi program
4. Mengekspresikan penggunaan memori.

TATA CARA SERTA TUGAS ALGORITMA

Tata cara tersebut merupakan sebuah strategi mandiri suatu blok tunggalnya dan digunakan
sesuatu sub strategi (belahan strategi). Ini dimulai dengan kata alternatif "strategi" di bagian
deklarasi program. Prosesnya biasanya berupa kegiatan, seperti menghitung luas, menghitung
faktorial, mencari nilai tertinggi/terendah, dan lain-lain. Tata cara seorang dipakai dalam program
sistematis sebab:

1. Aplikasi ialah suatu teori strategi desain, yakni menguraikan strategi dikatakan kompleks
membuat belahan sehingga wajar sebuah gambaran program

12
2. Keseringan dalam mengulang suatu hal, cukup satu kali saja dituliskan dalam program,
bisa mendatangkan sehingga digunakan tidak tentu waktunya bila digunakan
3. Mewujudkan sebuah tanda programa untuk bertambah banyak dilihat
4. Bisa dipakai selama akan menutupi detail strategi

Perbedaan antara tugas dan tata cara adalah :

1. Dalam suatu tugas, nilai kembalian ada dalam nama tugas(jika parameter dilewatkan
dengan referensi dalam tata cara).
2. Karena nilai yang dikembalikan ada pada nama tugas, dapat langsung menggunakan tugas
tersebut untuk mencetak hasilnya. Atau bisa langsung meneruskan nilai tugas ke pengenal
variabel lain.
3. Dalam program, nama program tidak dapat digunakan secara langsung, tetap9 parameter
yang berisi nilai baik dapat digunakan secara langsung.

PERBEDAAN ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

Sambungan pemrograman dari sebuah algoritma itu sangat amat berkait dengan suatu
program.algoritma bisa dikatakan bagus jika tidak memilih sesuatu sistem dibilang buktinya itu
benar tapi membuat suatu program menjadi tidak benar,begituh pula dengan selanjutnya. Andai
suatu dikaitkan dengan program,gunakanlah algoritma dapat mematuhi aturannya berarti itu:

1. Membuat maupun menulis suatu algoritma bukan bergantung dari sambungnya. Ini berarti
bahwa algoritme ditulis secara bebas tapi suatu sambungan pemrograman bersama
komputer bisa menanganinya.
2. Catatan dari sebuah algoritme bisa diartikan ke sambungan dari pemrogramen.
3. Segala hal bentuk dari perograman. Outputnya tetap sama karena algoritmanya itu sama.

PENUTUP

KESIMPULAN

Dari pembahasan diatas disimpulkan bahwa algoritma ialah model pencaharian komputer
dengan berpikir(brain), alat lunak (software), dan alat keras(hardware). Tanpa ketiga alat tersebut,
dapat memungkinkan sistem dari komputer tidak bisa dapat bermanfaat dengan baik. Beberapa

13
fitur dari algoritma ialah: finiteness(kendala),determinisme(kepastian), masukan (input),
keluaran(output) dan juga keefektipan(effectiveness). Algoritma bersama dengan bahasa
pemrograman saling mempengaruhi sebuah program. Diluar kata lain pemrograman algoritma
ialah sebagian dari hidupnya lalu program ialah bahasanya, semangat itu komputer ialah orang
yang bertanggung jawab. Jika algoritma dikatakan baik tapi bukan memiliki urutan bukti dapat
betul sehingga itu mendapatkan program akan buruk begituh dengan sebaliknya. Sebelum
melakukan sebuah program, haruslah memahami beberapa dulu kejadian ataupun masalah yang
harus dipecahkan. Lalu bahan yang akan digunakan dapat disiapkan maupun caranya dapat
berurutan, jelas maupun betul. Setelah semua hal tersebut dilaksanakan, maka dapat diterapkan
pemrograman komputer sehingga menghasilkan benar-benar dapat digunakan sebagai jawaban
untuk kejadian atau masalah yang harus perlu ditangani.

DAFTAR PUSTAKA

Bagus, Kadek dan Teristha Udayana. 2018. "Penerapan Komponen dan Struktur Algoritma Pada
Algoritma dan Pemrograman Dasar". Jurnal Bisnis dan Teknologi Politeknik. Vol. 5 No.1.

Hilmi,N. D. S, dan Harits Ar Rasyid. (2020). "Pengembangan Sistem Kuis Algoritma


Pemrograman Berbasis Web. "Jurnal Belantika Pendidikan. Vol.3 No.2

Isroqmi, A. (2017). "Kemampuan Mahasiswa Memahami Logika Pemrograman Komputer


Melalui Algoritma." Jurnal Pendidikan Matematika, Vol.2 No.2

Jatmika, A. H, dkk. (2020). "Pengenalan Logika dan Algoritma Pemrograman Menggunakan


Program Aplikasi Komputer Scratch Bagi Siswa Usia Tingkat Dasar Di SD Negeri Model
Mataram." Jurnal PERPADU. Vol. 1 No.3

Julianto, Ahmad Kamal Asri dan Ekohariadi. 2020. 'Metode Gamication Pada Pemrograman
Dasar Teknik Komputer dan Informatika di Sekolah Menengah Kejuruan." Jurnal IT-EDU.
Vol. 5 No. 1

Kaswar, Basi Andi dan Nurjanah. 2021. "Pengembangan Modul Pembelajaran Interaktif Untuk
Meningkatkan Mutu Pembelajaran Algoritma Dan Pemrograman." Jurnal Penjamin Mutu
Vol. 7 No. 2143-153.

14
Lubis, Muhammad Ridwan. 2019. "Model Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation Untuk
Meningkatkan Penguasaan Mahasiswa Pada Mata Kuliah Algoritma Dan Pemrograman."
Jurnal Komputer Dan Informatika Vol. XXI No. 191-94

Mahasiswa, Galih. 2020. "Web Developer Informasi Berbasis Algoritma Pemrograman." Jurnal
Technologi Vol. 11 No. 112-16

Maulana, G. G. (2017). "Pembelajaran Dasar Algoritma dan Pemrograman Menggunakan E-


goritma Berbasis Web. Jurnal Teknik Mesin. Vol.6 Edisi Spesial

Naufal, Mohammad Farid. 2018. " Analisis Teknik Pembelajaran dan Pengajaran Pemrograman
Pada Universitas dan Industri." Jurnal Informatika dan Multimedia. Vol.10 No. 2.

Pratiwi, E (2020). "Konsep Dasar Algoritma dan Pemrograman dengan Bahasa Java."
Banjarmasin: Peubah Press.

Prihono, A. T. & Sahisnu, T. R. (2019)." Pemrogram Mikroprosesor dan Mikrokontroler" edisi


2018. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Retta, A. M, dkk. (2020). "Pengaruh Penerapan Algoritma Terhadap Pembelajaran


Pemrograman Komputer." INDIKTIKA(Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika), Vol.2
No 2

Romzi, M. dan Budi Kurniawan. (2020). "Pembelajaran Pemrograman Phython dan Pendekatan
Logika Algoritma." JTIM: Jurnal Teknik Informatika Mahakarya, Vol. 3 No.2

Samsudin, Indrawan dan Sri Mulyanti. 2020. "Perancangan Sistem Informasi Pembelajaran
Algoritma dan Pemrograman Berbasis Web Pada Program Studi Teknik Informatika
STMIK ERESHA." Jurnal Informatika. Vo.5 No.4.

Yahfizham, dkk. 2018. "Pembelajaran Pada Mata Kuliah Elektronik Daya: Suatu Kajian
Literatur." Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Vol. 5 No.2.

Zamista, dkk. 2021. "Persepsi Mahasiswa Terhadap Praktikum Daring Mata Kuliah Algoritma
Dan Pemrograman Ditinjau Dari Perbedaan Bender." Jurnal Dinamika Pendidikan Vol.14
No. 270-77

15
Cek plagiasi
by Hasil Turnitin 1

Submission date: 26-Dec-2022 08:35AM (UTC-0600)


Submission ID: 1913999680
File name: Artikel_ALGORITMA_PEMROGRAMAN_Lilis-2.docx (29.74K)
Word count: 3683
Character count: 25137
12
15

5
1

13

1
1
1

2
6

10

14

11
1

8
Cek plagiasi
ORIGINALITY REPORT

10 %
SIMILARITY INDEX
10%
INTERNET SOURCES
3%
PUBLICATIONS
2%
STUDENT PAPERS

PRIMARY SOURCES

1
files.osf.io
Internet Source 4%
2
www.jatit.org
Internet Source 1%
3
kayonmedia.com
Internet Source 1%
4
123dok.com
Internet Source 1%
5
journal.pancabudi.ac.id
Internet Source <1 %
6
ejournal.unesa.ac.id
Internet Source <1 %
7
jurnal.untan.ac.id
Internet Source <1 %
8
jurnal.uns.ac.id
Internet Source <1 %
9
repository.ubaya.ac.id
Internet Source <1 %
10
repository.upi.edu
Internet Source <1 %
11
widuri.raharja.info
Internet Source <1 %
12
core.ac.uk
Internet Source <1 %
13
stekom.ac.id
Internet Source <1 %
14
eprints.unpam.ac.id
Internet Source <1 %
15
docplayer.info
Internet Source <1 %

Exclude quotes Off Exclude matches Off


Exclude bibliography Off
Cek plagiasi
PAGE 1

PAGE 2

PAGE 3

PAGE 4

PAGE 5

PAGE 6

PAGE 7

PAGE 8

PAGE 9

PAGE 10

PAGE 11

PAGE 12

PAGE 13

PAGE 14

PAGE 15

PAGE 16

PAGE 17

Anda mungkin juga menyukai