TUGAS IPS
POTENSI KEKAYAAN LAUT DAN PENCEMARAN LAUT
BESERTA SOLUSINYA
DISUSUN OLEH :
KELAS 86
1. LISTIANI
2. CIKA AULIASARI
3. ARIFIN
4. ADRIAN KAHAR MUDZAKKIR
SMPN 2 CURUG TANGERANG
TAHUN AJARAN 2022
LAUT INDONESIA, POTENSI SUMBER DAYA ALAM LAUTAN
Teman-teman tahukah 8 Juni adalah Hari Laut Sedunia atau World Oceans Day. Hari Laut
Sedunia dicetuskan oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations (UN).
Gagasan Hari Laut Sedunia pertama kali diusulkan pada 1922 di KTT Bumi di Rio de Janeiro
Brazil. Tujuan peringatan Hari Laut Sedunia adalah untuk merayakan lautan dunia kita
bersama dan hubungan pribadi antara manusia dengan laut, serta untuk meningkatkan
kesadaran manusia tentang peran penting lautan dalam kehidupan dan cara yang dapat
dilakukan manusia untuk melindungi lautan.
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki posisi strategis.
Wilayah lautan di Indonesia sangat luas dengan potensi kekayaan yang melimpah, teman-
teman tahukah apa saja sumber daya laut yang dimiliki oleh Indonesia?
Lautan merupakan salah satu dari kenampakan alam perairan di Indonesia, termasuk juga
danau, rawa, dan selat. Luas lautan di Indonesia adalah sekitar 5.8 juta km2 dengan garis
pantai sepanjang 81.00 km yang merupakan garis pantai produktif terpanjang kedua di dunia.
Laut sebagai aset nasional, memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Seperti
sebagai jalur transportasi, sumber bahan makanan, sumber energi dan pertambangan,
kawasan perdagangan, hingga wilayah pertahanan keamanan. Sumber daya laut tidak hanya
berupa ikan, tetapi juga bahan tambang dan lain-lain.
Mengutip Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) RI, Potensi lestari sumber daya ikan
laut di Indonesia diperkirakan sebesar 12,54 juta ton per tahun yang tersebar di perairan
wilayah Indonesia dan perairan zona ekonomi ekslusif (ZEE).
Luas terumbu karang milik Indonesia yang sudah terpetakan mencapai 25.000 kilometer
persegi. Tetapi terumbu karang dalam kondisi sangat baik hanya 5,3 persen, kondisi baik
27,18 persen, cukup baik 37,25 persen, dan kurang baik 30,45 persen. Laut Indonesia
memiliki sekitar 8.500 spesies ikan, 555 spesies rumput laut dan 950 biota terumbu karang.
Sumber daya ikan di laut Indonesia meliputi 37 persen dari spesies ikan di dunia. Beberapa
jenis ikan di Indonesia mempunyai nilai ekonomis tinggi, seperti tuna, udang, lobster, ikan
karang, berbagai jenis ikan hias, kerang, dan rumput laut. Perairan laut Indonesia juga
menyimpan potensi sumber daya non hayati yang melimpah. Masih banyak wilayah perairan
Indonesia yang memiliki potensi ekonomi namun belum terkelola secara memandai.
Sumber :
- https://dlh.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/tingkat-pencemaran-laut-di-
indonesia-82
TINGKAT PENCEMARAN LAUT DI INDONESIA
Tingkat pencemaran laut di Indonesia masih sangat tinggi. Pencemaran berat terutama terjadi
di kawasan laut sekitar dekat muara sungai dan kota-kota besar. Tingkat pencemaran laut ini
telah menjadi ancaman serius bagi laut Indonesia dengan segala potensinya. Pencemaran laut
menurut PP No. 19 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran dan/atau Perusakan Laut
adalah mempunyai pengertian atau definisi sebagai masuknya atau dimasukkannya makhluk
hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan laut oleh kegiatan manusia
sehingga kualitasnya turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan laut tidak
sesuai lagi dengan baku mutu dan/atau fungsinya. Komponen-komponen yang menyebabkan
pencemaran laut seperti partikel kimia, limbah industri, limbah pertambangan, limbah
pertanian dan perumahan, kebisingan, atau penyebaran organisme invasif (asing) di dalam
laut yang berpotensi memberi efek berbahaya.
Beberapa contoh pencemaran laut yang terjadi di Indonesia seperti penangkapan ikan dengan
cara pengeboman dan trawl, peluruhan potasium yang dilakukan nelayan asal dalam maupun
luar negeri yang selalu meninggalkan kerusakan dan pencemaran di lautan Indonesia. Belum
lagi pencemaran minyak dan pembuangan limbah berbahaya jenis lainnya. Pencemaran laut
ini terjadi hampir di seluruh pesisir lautan di Indonesia. Teluk Jakarta salah satu kawasan
dengan pencemaran laut terparah. Warna air laut di teluk ini semakin menghitam dan sampah
yang rapat mengambang di permukaan air. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)
menyebutkan pencemaran itu berasal dari limbah domestik dan industri yang dibawa 13
sungai bermuara di sana. Pencemaran juga terjadi di Taman Nasional Pulau Seribu. LSM
Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) bahkan menyebutkan telah menemukan gumpalan
minyak di 78 pulau sejak 2003.
Pencemaran juga terjadi di pantai utara Jawa Tengah. Perairan Kota Tegal, Pati, dan
Semarang menjadi muara sungai-sungai yang tercemar logam berat. Di Pulau Lombok dan
Sumbawa itu, sedikitnya 110 ribu ton tailing (limbah tambang) dibuang tiap harinya oleh
sebuah perusahaan tambang multinasional. Di Kalimantan, pencemaran laut juga terjadi yang
salah satunya terjadi di Pulau Sebuku. Di sana beroperasi perusahaan tambang batu bara. Air
pencucian batu bara, tumpahan minyak, serta oli saat pengapalan mencemari sungai dan
akhirnya ke laut, Kita diBali masih bisa berbangga hati karena Bali masih kental AWIG-
AWIG Krama Adat Bali untuk menjaga kelestarian Lingkungan.
Catatan pencemaran akibat limbah tambang terus berlanjut hingga wilayah timur Indonesia.
Dalam laporan lem-baga itu juga disebutkan sekitar 110 km2 wilayah Papua tercemar akibat
pertambangan emas. Selain wilayah-wilayah ini, masih banyak lagi kasus pencemaran laut
akibat aktivitas di darat. Akibat Pencemaran Laut. Pencemaran laut telah mengakibatkan
degradasi lingkungan dan kehidupan bawah laut. Apalagi mengingat Indonesia sebagai
negara maritim terbesar di dunia dengan luas perairan mencapai 93 ribu km2, 17.480 pulau,
dan garis pantai sepanjang 95.000 km. Indonesia juga merupakan negara dengan terumbu
karang terbaik dan paling kaya keanekaragaman hayatinya di dunia dengan luas terumbu
karang mencapai 284,300 km2 atau setara dengan 18% total terumbu karang dunia. Kekayaan
alam dan keanekaragaman hayati laut tersebut terancam oleh pencemaran laut yang terus
meningkat di Indonesia. Selain berakibat pada degradasi lingkungan, pencemaran laut juga
memberi akibat penurunan perekonomian nelayan. Dampak dari pencemaran laut dan limbah
telah mengakibatkan penurunan hasil tangkapan nelayan di sejumlah kawasan di Indonesia.
Sektor pariwisata pesisir dan laut Indonesia juga menerima dampak dari pencemaran laut ini.
Sayangnya banyak diantara kita yang masih tidak peduli dengan pencemaran yang
mengancam salah satu harta kita, laut Indonesia. Ketika PBB (1992) menetapkan 8 Juni
sebagai Hari Kelautan, banyak negara melakukan peringatan masing-masing. Namun
anehnya, di Indonesia dengan rekor wilayah lautan sangat luas gaung itu sima, tidak
semenarik bila dibandingkan dengan gonjang-ganjing politik. Dan jika pencemaran laut terus
berlangsung dan dibiarkan bukan tidak mungkin laut Indonesia yang kaya dan indah tinggal
menjadi kenangan.
Solusi untuk pencemaran laut , diantaranya :
1. Menghemat Air
2. Mengurangi Pemakaian Limbah Cair
3. Mendaur Ulang Sampah
4. Mengurangi Penggunaan Plastik
5. Mengurangi Polusi Udara
6. Mengurangi Penggunaan Energi
7. Tidak Sembarangan Memancing Hewan Laut
8. Menjaga Kelestarian Habitat Laut
Sumber :
- https://alharaki.sch.id/laut-indonesia-potensi-sumber-daya-alam-lautan-2/
#:~:text=Laut%20Indonesia%20memiliki%20sekitar%208.500,dari%20spesies
%20ikan%20di%20dunia.&text=Perairan%20laut%20Indonesia%20juga
%20menyimpan%20potensi%20sumber%20daya%20non%20hayati%20yang
%20melimpah.