Cara Membuat Bootable Flashdisk dengan Rufus
Selalu ada cara mudah untuk melakukan sesuatu di sistem Windows yakni dengan
menggunakan beberapa jenis perangkat lunak. Membuat drive USB yang dapat
bootable juga cukup mudah dan berikut ini cara melakukannya :
Unduh Rufus
Klik dan Buka rufus. Exe
Setelah antarmuka pengguna perangkat lunak terbuka, colokkan USB Anda
Setelah itu, cari “Create a bootable USB drive option” dan dari drop-down, pilih
ISO Image
Kemudian, klik tombol di sebelah dropdown dan pilih ISO Windows 10 yang ingin
Anda instal
Terakhir, klik “Start” dan tunggu perangkat lunak membuat drive USB yang dapat
di-boot.
Cara Menggunakan Rufus di Laptop atau PC
Cara menggunakan Rufus bisa digunakan untuk mengubah flashdisk
menjadi bootable. Untuk menggunakan Rufus, kamu harus mengikuti
tutorialnya di bawah ini.
1. Unduh Rufus Terbaru Lewat Browser
Buka situs web Rufus.ie dan unduh versi terbaru Rufus lewat browser
di laptop atau PC. Setelah selesai pengunduhan, klik dua kali pada file
Rufus untuk membukanya. Jadi, kamu tidak perlu meng-instal
aplikasi ini. Pasang USB di PC atau laptop yang sudah ada di aplikasi
Rufus. Kemudian, Rufus akan mendeteksi USB kamu secara otomatis.
Jika tidak, kamu bisa memilih disk boot yang diinginkan dengan klik
menu di bagian bawah 'Device'.
2. Jalankan Drive Bootable dari Perangkat
Klik 'boot selection' dan pilih metode boot yang sesuai dengan drive
kamu. Kemudian, klik tombol 'Select'. Selanjutnya, pilih 'Image
Option'. Kamu bisa menggunakan opsi 'Standart Windows
Installation' untuk meng-instal Windows pada disk lain. Setelah itu,
pilih opsi 'Windows To Go' jika ingin menjalankan drive bootable
langsung dari perangkat.
3. Centang Semua List yang Tersedia
Pilih 'Partition scheme', 'File System', dan 'Target System' sesuai
dengan perangkat yang akan di-instal. Klik 'Show advance format
options'. Lalu, centang semua list yang tersedia. Terakhir, klik tombol
'Start' dan proses pembuatan USB Bootable akan berlangsung. Tunggu
hingga proses selesai.
Saat ini, flashdisk kamu sudah menjadi USB bootable yang bisa
digunakan untuk meng-instal sistem operasi Windows. Sebelum
melakukan instalasi, sebaiknya kamu melihat persyaratan apakah
perangkatmu memungkinkan untuk dilakukan instalasi atau tidak.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Tutorial Penginstalan Windows 10 dan Office 365
karya Onki Alexander dan Ahmad Syafei, berikut ini adalah beberapa
pilihan pengaturan 'Partition scheme', 'Target system', dan 'File
system' untuk masing-masing Mode Bios:
Membuat UEFI dan Legacy Secara Bersamaan
Tekan tombol ALT + E
Pilih partition scheme: MBR
Target system: BIOS atau UEFI
File system: FAT32, namun jika ISO lebih dari 4GB, pilih NTFS
Membuat UEFI Saja
Partition scheme: GPT
Target system: UEFI (Non CSM)
File system: FAT32
Membuat Legacy Saja
Partition scheme: MBR
Target system: BIOS (or UEFI-CSM)
File system: NTFS
Kamu bisa melihat Mode BIOS perangkat yang akan di-instal dengan
cara klik 'Windows + R', kemudian ketik msinfo32 dan tekan 'OK'.
Cari bagian BIOS Mode dan lihat jenisnya.