MODUL AJAR
MATEMATIKA
FASE B KELAS 3
Disusun Oleh:
SULISTIYANI
Mahapeserta didik PPG Dalam Jabatan
Kelas 002 Kelompok 3
PENDIDIKAN PROFESI GURU
UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA
2022
A. INFORMASI UMUM
Nama Penyusun SULISTIYANI
Institusi SDN KARANGKUTEN
Mata Pelajaran MATEMATIKA
Topik Bilangan
Materi Pokok Mengenal Pecahan
Jenjang Sekolah Sekolah Dasar
Fase/Kelas B / III
Tahun Pelajaran 2022/2023
Semester 2 (Genap)
Alokasi Waktu 4 JP
Jumlah Pertemuan 2 Pertemuan (4 JP X 35 menit)
Moda Pembelajaran Tatap Muka (TM)
Model Pembelajaran • Discovery Learning,
Strategi Pembelajaran • Student Active Learning
Target Peserta Didik • Regular
Karakteristik Peserta Didik • Modul ini dapat digunakan oleh semua karakteristik
peserta didik
Jumlah Peserta Didik • 17 Siswa
Kompetensi awal Siswa mengenal bilangan cacah
Pengetahuan/Keterampilan Siswa sudah mengetahui pembagian sederhana
Prasyarat Siswa sudah mengetahui pecahan senilai yang
sederhana
Profil Pelajar Pancasila Mandiri, siswa melakukan pembelajaran secara
mandiri tentang pecahan yaitu mencoba membagi-
bagi makanan sama rata ke dalam wadah sebelum
dibagikan pada teman-temannya.
Bernalar Kritis, siswa melakukan uji coba dengan
benda-benda lain di sekitarnya yang dapat dibagi
sama rata dan menentukan besaran nilai pecahannya.
Sarana Prasarana Ruang kelas.
Meja dan kursi siswa yang ditata berkelompok.
Laptop.
LCD Proyektor.
Jaringan Internet.
Gambar – gambar yang berhubungan dengan
pecahan sederhana.
1 bungkus biscuit.
1 bungkus permen.
Play dought/ lilin/ malam
B. KOMPONEN INTI
Capaian Pembelajaran Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-
pecahan dengan pembilang satu (misalnya, 1/2 , 1/3 , 1/4) dan
antar-pecahan dengan penyebut yang sama (misalnya, 2/8 , 4/8
, 7/8). Mereka dapat mengenali pecahan senilai menggunakan
gambar dan simbol matematika. Peserta didik dapat
membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan
pembilang satu (misalnya, 1/2 , 1/3 , 1/4) dan antar-pecahan
dengan penyebut yang sama (misalnya, 2/8 , 4/8 , 7/8 ). Mereka
dapat mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan
simbol matematika.
Alur Tujuan B.7. Membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan
Pembelajaran sederhana dengan menggunakan benda konkret, gambar,
simbol matematika serta letaknya pada garis bilangan.
B.8. Mengubah pecahan biasa ke bentuk pecahan lain (pecahan
senilai).
Tujuan Pembelajaran Siswa dapat membandingkan pecahan sederhana
menggunakan benda konkret, gambar, simbol matematika
serta letaknya pada garis bilangan, melalui mengamati
gambar dan video yang di tampilkan dengan tepat. (C5)
Siswa dapat mengurutkan pecahan sederhana
menggunakan benda konkret, gambar, simbol matematika
serta letaknya pada garis bilangan, melalui mengamati
gambar dan video yang di tampilkan dengan tepat. (C3)
Siswa dapat mengubah pecahan biasa ke bentuk pecahan
lain (pecahan senilai) menggunakan benda konkret serta
gambar dengan tepat. (C2)
Pemahaman Setelah memahami bilangan bulat (utuh) di materi ini peserta
Bermakna didik diajak untuk memahami bilangan pecahan. Bilangan yang
dibagi menjadi beberapa bagian yang sama besar. Misalkan 1
roti dibagi menjadi 2 bagian sama besar menjadi ½ , akan sama
nilainya degan 2/4 bagian dari 1 roti yang di bagi menjadi 4.
Pertanyaan Pematik Jika Ibu mempunyai 2 potong roti, yang 1 bagianya
diberikan kepada adik, sedangkan ayah memiliki 4 potong
roti. Berapa potong roti yang harus diberikan ayah kepada
adik, agar sama dengan 1 potong roti milik ibu?
Kalau Ibu hanya mempunyai satu potong roti dan ingin
membaginya dengan adik, apa yang harus Ibu lakukan agar
Ibu dan Adik sama-sama mendapatkan rotinya?
Kegiatan PERTEMUAN 1
Pembelajaran
Kegiatan awal (15 menit)
1. Berdo’a dan mempersiapkan peralatan.
2. Melakukan Absensi dan penguatan literasi.
3. Memberikan motivasi dengan yel-yel/tepuk/nyanyi.
4. Melakukan apersepsi dengan memberikan pertanyaan
pematik “Kalau Ibu hanya mempunyai satu potong roti
dan ingin membaginya dengan adik, apa yang harus Ibu
lakukan agar Ibu dan Adik sama-sama mendapatkan
rotinya?”.
5. Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Kegiatan inti (40 menit)
1. Guru bertanya tentang makna berbagi dengan anggota
keluarga atau dengan teman di sekolah, yang
mengingatkan sebagian yang dibagi itu bagian besar
dari kebaikan. Anak-anak, apakah kalian pernah memiliki
makanan yang kalian bagikan pada teman di kelas atau
saudara di rumah? Bagaimana cara kalian membagi?
2. Peserta didik ditanamkan rasa peduli dan menyayangi
anggota keluarganya. Guru mengajak siswa untuk
mengamati sebungkus biskuit dan permen. Serta
memberikan pertanyaan rangsangan untuk siswa,
berupa berapa bagian yang akan didapat oleh masing-
masing siswa dari sebungkus biskuit. (stimulation)
3. Siswa menjawab dengan jawaban yang beragam.
4. Guru mengapresiasi jawaban yang siswa berikan untuk
memotivasi minat belajar siswa.
5. Siswa secara berkelompok mempraktekkan berbagi
biskuit dan permen yang diawali dengan 1 bungkusan
utuh.
6. Secara berkelompok siswa mengamati hasil pembagian
yang berasal dari satu bungkusan yang utuh. Guru
mendampingi siswa untuk menghubungkan pada cara
menulis pecahan sederhana. (Identifikasi Masalah/
Problem Statement)
7. Siswa menuliskan nilai-nilai pecahan dari eksperimen
yang dilakukan dengan teman sekelompoknya.
8. siswa ditugaskan untuk mengerjakan LKPD 1 secara
berkelompok, melalui bimbingan guru yang dilakukan
langkah demi langkah.
9. Siswa melakukan percobaan dengan membagi beberapa
bagian playdough/lilin malam yang sudah mereka buat.
10. Siswa diminta untuk membandingkan pecahan berapa
saja yang memiliki nilai yang sama, kemudian
menuliskanya pada LKPD. (Pengumpulan Data/Data
Collection)
11. Siswa melengkapi LKPD secara berkelompok.
(Penggolahan Data/ Data Processing)
12. Secara berkelompok siswa mempresentasikan hasil
kerjanya, (Pembuktian/ Verification)
13. Dan kelompok lain memberikan tanggapan, dari hasil
presentasi temannya.
14. Siswa mengerjakan Latihan soal dengan
membandingkan gambar pecahan pada lembar evaluasi.
(Critical Thinking and Problem Formulation)
Kegiatan akhir (15 menit)
15. Peserta didik diajak untuk merefleksi ketercapaian
kemampuannya selama pembelajaran. (Generalization)
16. Peserta didik dibimbing membuat simpulan
pembelajaran.
17. Peserta didik mengerjakan tes formatif.
18. Guru menyimpulkan hasil LKPD 1 dan tes formatif.
19. Guru memberikan LKPD 2 sebagai kegiatan belajar
kelompok di rumah.
20. Guru menjelaskan dan memberi contoh tahapan demi
tahapan cara mengerjakan LKPD 2 Mengurutkan
Pecahan sederhana.
21. Guru mengajak peserta didik mengakhiri pembelajaran
dengan berdo'a.
PERTEMUAN KE 2
Kegiatan awal (15 menit)
1. Guru menyapa dan mengajak peserta didik untuk
memulai pembelajaran dengan berdo’a bersama.
2. Guru memeriksa kehadiran peserta didik.
3. Guru melakukan apersepsi dengan melakukan tanya
jawab kepada peserta didik untuk mengingatkan kembali
mengenai pecahan sederhana yang telah dipelajari pada
pertemuan pertama.
4. Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai
peserta didik.
5. Guru menyampaikan rencana kegiatan dan penilaian.
Kegiatan inti (40 menit)
6. Guru menanyakan apakah terdapat kesulitan yang
peserta didik hadapi ketika mengerjakan LKPD 2. Jika
terdapat kesulitan maka guru membantu peserta didik
dengan menunjukkan langkah-demi langkah
mengerjakan LKPD secara klasikal.
7. Secara berkelompok peserta didik mempresentasikan
hasil LKPD yang telah mereka peroleh dalam kerja
kelompok di depan kelas.
8. Sementara kelompok lain menyajikan, kelompok lainnya
dan guru menanggapi presentasi setiap kelompok.
9. Guru mengapresiasi kerja kelompok peserta didik dan
meluruskan jika terjadi kekeliruan dalam pengerjaan
LKPD 2.
10. Peserta didik dan guru melakukan tanya jawab mengenai
kegiatan simulasi dengan berbagai model pecahan
sederhana.
Kegiatan akhir (15 menit)
11. Peserta didik diajak untuk merefleksi ketercapaian
kemampuannya selama pembelajaran.
12. Peserta didik dibimbing membuat simpulan
pembelajaran.
13. Peserta didik mengerjakan tes formatif 2 .
14. Guru menyimpulkan hasil LKPD 2 dan tes formatif 2.
15. Guru mengajak peserta didik mengakhiri pembelajaran
dengan berdo'a.
Refleksi Guru dan Refleksi Guru
Siswa 1. Apakah tujuan pembelajaran tercapai?
2. Kesulitan apa yang dialami?
3. Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki
proses belajar?
Refleksi Siswa
1. Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pelajaran
ini?
2. Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil
belajarmu?
3. Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai
5, berapa bintang akan kamu berikan pada usaha yang
telah kamu lakukan?
Asesmen a. Jenis Asesmen
1. Asessmen Diagnostik.
Menyebutkan bagian-bagian pecahan.
2. Asessmen Formatif
Keterampilan (praktik). Guru mengamati saat peserta
didik mempraktikkan bagaimana dia membagi,
membandingkan dan mengurutkan benda, mainan
atau makanan yang dipunya.
b. Bentuk Asesmen
1. Sikap (Profil Pelajar Pancasila) berupa: observasi,
penilaian diri.
2. Performa (presentasi)
3. Tertulis (tes objektif: essay, pilihan ganda).
Pengayaan Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah
menguasai materi pelajaran untuk mempersiapkan materi
selanjutnya.
Remidi Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum
menguasai materi dengan memberikan pendampingan dan
tugas mandiri di rumah dengan
bimbingan orang tua dan dipantau guru.
C. LAMPIRAN
1. Bahan Bacaan/ Bahan Ajar 1
Alur Tujuan Pembelajaran
B.7. Membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan sederhana dengan
menggunakan benda konkret, gambar, simbol matematika serta letaknya pada garis
bilangan.
Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat membandingkan pecahan sederhana menggunakan benda konkret,
gambar, simbol matematika serta letaknya pada garis bilangan dengan tepat.
Siswa dapat mengurutkan pecahan sederhana menggunakan benda konkret, gambar,
simbol matematika serta letaknya pada garis bilangan dengan tepat.
Pecahan yang berbeda dapat bernilai sama asalkan perbandingannya tetap. Pecahan
tersebut dinamakan pecahan senilai.
Untuk memahami tentang pecahan senilai, tiga kegiatan yang dapat dilakukan adalah
menggunakan garis bilangan, menggunakan gambar yang diarsir dan mengalikan
pembilang dan penyebut dari pecahan dengan sebuah bilangan yang sama.
Pecahan senilai merujuk pada pecahan yang nilainya tetap sama ketika pembilang dan
penyebut dari sebuah pecahan dikalikan atau dibagi dengan bilangan yang sama. Perlu
diingat bahwa bilangan yang dikalikan bukanlah 0 sebab 0/0 =tak terhingga.
a. Menentukan Pecahan Senilai dan membandingakan menggunakan Garis
Bilangan
Cara pertama untuk menentukan pecahan senilai adalah dengan menggunakan
Garis Bilangan. Garis bilangan merupakan alat atau model yang bermanfaat bagi
pembelajaran pecahan senilai setelah model konkrit dan model gambar.
Baca juga : Bagaimana Cara Mengubah Bentuk Pecahan dari Bentuk Yang Satu ke Bentuk
Yang Lain ?
Perhatikan garis bilangan berikut.
Tonton juga video : Pecahan Senilai dan Cara Menentukan Pecahan Senilai berikut ini
https://youtu.be/Ll4alAhN9Vs
Jika nilai pecahan pada garis bilangan di atas berada pada garis putus-putus yang sama,
maka pecahan tersebut senilai. Misalnya, sebagai berikut.
b. Menentukan Pecahan Senilai dengan Menggunakan Gambar
Perhatikan gambar berikut.
Daerah persegi panjang pada gambar di atas dibagi menjadi beberapa bagian yang sama.
Bilangan di bawah masing-masing gambar menunjukkan luas daerah yang diarsir.
Karena luas daerah yang diarsir pada masing-masing gambar tersebut sama, maka
pecahan
Tonton juga video : Pecahan Senilai dan Cara Menentukan Pecahan Senilai berikut ini
https://youtu.be/mSbqcYTnmfo
a. Menentukan Pecahan Senilai dan membandingakan menggunakan benda
konkrit
Untuk membandingkan 2 pecahan kita bisa menggunakan benda yangada disekitar kita.
Untuk lebih jelasnya marilah kita simak video berikutini.
https://youtu.be/1j6KPWjwiaI
Bahan Bacaan/ Bahan Ajar 2
KOMPETENSI DASAR (KD)
B.7. Membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan sederhana dengan
menggunakan benda konkret, gambar, simbol matematika serta letaknya pada garis
bilangan.
Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat membandingkan pecahan sederhana menggunakan benda konkret,
gambar, simbol matematika serta letaknya pada garis bilangan dengan tepat.
Siswa dapat mengurutkan pecahan sederhana menggunakan benda konkret, gambar,
simbol matematika serta letaknya pada garis bilangan dengan tepat.
Iya, Ayo supaya
kita dapat
Ayo kita
belajar menambah
wawasan
Pada subtema 1, kalian sudah mempelajari cara membandingkan dua
pecahanpada benda konkret. Sekarang, kalian akan mempelajari membandingkan
dua pecahan dengan menggunakan tanda perbandingan ( >, <, =).
Tanda < artinya kurang dari atau lebih kecil dari . . .Tanda > artinya lebih
besar dari
Tanda = artinya sama dengan dari …..
AYO KALIAN BELAJAR SEKARANG DENGAN SENYUMAN
A. MEMBANDINGKAN PECAHAN DENGAN PEMBILANG YANG SAMA
Perhatikan gambar berikut ini !
2
Pada gambar A tersebut terdapat pecahan
4
2
Pada gambar B tersebut terdapat pecahan
6
Dari kedua pecahan tersebut, manakah pecahan yang paling besar
nilainya?
Penjelasan :
2 2
dan memiliki pembilang yang sama yaitu 2 sedangkan penyebutnya
4 6
berbeda. Apabila kalian membandingkan, lihatlah penyebutnya. Pada keduapecahan tersebut
terdapat penyebutnya 4 dan 6.
Ingat : pecahan yang mempunyai penyebut yang lebih kecil maka nilainya akan semakin besar.
2 2
Sehingga dapat dituliskan perbandingan pecahan > . Jadi pecahan yang nilainya besar
4 6
2
yaitu Sehingga dapat dituliskan perbandingan pecahan
4
Apabila penyebut lebih kecil maka nilainya akan semakin besar
2. LKPD
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 1
KELAS 3
MEMBANDINGKAN PECAHAN SEDERHANA
NAMA KELOMPOK Petunjuk
…………………………………………. 1. Berdoalah sebelum mengerjakan.
2. Persiapkan alat dan bahan yang di
NAMA ANGGOTA : butuhkan.
1. …………………………………… 3. Diskusikan dengan teman sekelompok
2. …………………………………… berdasarkan langkah kerja.
3. …………………………………… 4. Bertanyalah kepada guru apabila
4. …………………………………… mengalami kesulitan dalam mengerjakan.
5. …………………………………… 5. Selamat mengerjakan!
Tujuan Pembelajaran, Materi Pokok, Alat dan Bahan
Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat membandingkan pecahan sederhana menggunakan benda konkret, gambar,
simbol matematika serta letaknya pada garis bilangan dengan tepat.
Materi Pokok
Pecahan Sederhana
Alat dan Bahan
Play douhgt/lilin malam, pengaris
MEMBANDINGKAN PECAHAN DENGAN BENDA KONKRET
● Masing-masing kelompok mendapatkan
dough (lilin/malam) sebanyak 1 buah
(bulatan atau kotak), piring kertas untuk
alas 1 dan 1 buah pisau plastik (bisa
diganti mistar/penggaris)
● Guru bertanya kepada murid-murid apa
yang harus dilakukan setiap kelompok
agar setiap anggota mendapatkan
bagian dough/malam sama besar atau
sama banyak. Murid mencoba membagi
doughnya sebanyak anggota
kelompoknya.
● Kegiatan selanjutnya, murid mencoba
memotong dough seperti potongan di
kertas lembar kerja.
● Izinkan mereka membandingkan besar
potongan dough dari masing-masing
kelompok.
● Beri kesempatan setiap kelompok
menceritakan apa yang merekalakukan
POTONG SERTA BANDINGKANLAH PECAHAN BERIKUT SESUAI LEMBAR
KERJA
1 2 3
Tuliskanlah hasil membandingkan pecahan yang telah kalian temukan
pada kotak di bawah ini!
………………………………………………………
………………………………………………………
………………………………………………………
………………………………………………………
………………………………………………………
Pedoman penilaian :
Keterangan 1 (50-60) 2(61-70) 3(71-80) 4(81-90)
Mandiri Membutuhkan Sudah bias Sudah bias Sudah bias
bantuan guru membagi play membagi play membagi play
untuk membagi dough menjadi 2 dough menjadi 2, dough menjadi 2,
play dough/ lilin/ atau 4 bagian 4, 6 atau 8 4, 6, 8, 3 atau 5
malam sama besar bagian sama bagian sama
besar besar
Konsep pecahan Dapat Dapat Dapat Dapat
membandingkan membandingkan membandingkan membandingkan
2 pecahan 3 pecahan 4 pecahan 5 pecahan
Nilai Akhir = Skor perolehan / Skor maksimal x 100
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 2
KELAS 3
MENGURUTKAN PECAHAN SEDERHANA
NAMA KELOMPOK Petunjuk
…………………………………………. 1. Berdoalah sebelum mengerjakan.
2. Persiapkan alat dan bahan yang di
NAMA ANGGOTA : butuhkan.
1. …………………………………… 3. Diskusikan dengan teman sekelompok
2. …………………………………… berdasarkan langkah kerja.
3. …………………………………… 4. Bertanyalah kepada guru apabila
4. …………………………………… mengalami kesulitan dalam mengerjakan.
5. …………………………………… 5. Selamat mengerjakan!
Tujuan Pembelajaran, Materi Pokok, Alat dan Bahan
Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mengurutkan pecahan sederhana menggunakan benda konkret, gambar,
simbol matematika serta letaknya pada garis bilangan dengan tepat.
Materi Pokok
Pecahan Sederhana
Alat dan Bahan
Play douhgt/lilin malam, pengaris
MENGURUTKAN PECAHAN DENGAN BENDA KONKRET
● Menyiapkan beberapa lingkaran dari
karton yang sudah diberi warna dan
dibagi menjadi pecahan ½ ,⅓, ¼, ⅕, ⅙, ⅛
● Menyiapkan bingkai berbentuk lingkaran
yang seukuran dengan lingkaran yang
dibuat di no.1
● Guru mereview kembali konsep 1, utuh
dan pecahan (lingkaran yang sudah
terbagi menjadi bagian sama besar)
dengan nilai pecahannya
● Mengajak anak-anak memasukkan
secara acak bagian-bagian pecahan ke
dalam bingkai.
● Mengajak anak – anak membandingkan ½
dengan pecahan lainya.
Urutkanlah hasil membandingkan pecahan yang telah kalian temukan
pada kotak di bawah ini, menggunakan garis bilangan di mulai dari
yang paling besar!
………………………………………………………
………………………………………………………
………………………………………………………
………………………………………………………
………………………………………………………
Pedoman penilaian :
Keterangan 1 (50-60) 2(61-70) 3(71-80) 4(81-90)
Mandiri Membutuhkan Sudah bisa Sudah bias Sudah bias
bimbingan guru membandingkan membandingkan membandingkan
untuk play dough play dough play dough
membandingkan menjadi 2 atau 4 menjadi 2, 4, 6 menjadi 2, 4, 6, 8,
play dough/ lilin/ bagian sama atau 8 bagian 3 atau 5 bagian
malam besar sama besar sama besar
Konsep pecahan Dapat Dapat Dapat Dapat
mengurutkan mengurutkan mengurutkan mengurutkan
hingga 4 hingga 6 hingga 8 hingga 10
pecahan pecahan pecahan pecahan
Nilai Akhir = Skor perolehan / Skor maksimal x 100
3. Media Pembelajaran
Gambar – gambar yang berhubungan dengan pecahan sederhana.
1 bungkus biscuit.
1 bungkus permen.
Play dought/ lilin/ malam
video pembelajaran
https://youtu.be/Ll4alAhN9Vs , https://youtu.be/mSbqcYTnmfo dan
https://youtu.be/1j6KPWjwiaI
4. Asesmen
b. Kisi – kisi
Kisi-kisi Asesmen Formatif
Mapel : Matematika
No Tujuan Pembelajaran Kls Level Nomor Bentuk Ket
Kognitif Soal Soal
B.7. Membandingkan dan mengurutkan 1, 2, 3, PG
1 berbagai pecahan sederhana III C4 4,
dengan menggunakan benda 6, 8, 9 Isian
konkret, gambar, simbol
matematika serta letaknya pada
garis bilangan.
2 B.8. Mengubah pecahan biasa ke III P5 5, 7, Isian
bentuk pecahan lain (pecahan 10
senilai).
c. Soal
Asesmen dianostik
Jawablah pertanyaan di bawah ini!
1.
Berapa bagian pizza yang di tunjukan oleh tanda panah ………….
2. Berapa bagian pizza yang di tunjukan
oleh tanda panah ………….
3. Berdasarkan gambar pecahan di samping,
bilangan yang di sebut pembilang di tunjukan
oleh angka ……..
bilangan yang di sebut penebut di tunjukan
oleh angka ……..
Asesmen formatif
I. Jawablah soal di bawah ini dengan memilih a, b, c, atau d!
1) Pada garis bilangan letak ¼ di sebelah kiri ½. Pernyataan yang tepat untuk ¼
dan ½ adalah...
A. ½ < ¼
B. ½ > ¼
C. ½ = ¼
D. ½ ≤ ¼
Kunci jawaban: B.
2) Sepasang roti dibagi 3 sama besar, maka tiap bagian bernilai...
A. ⅛
B. 3
C. ⅓
D. 4/8
Kunci jawaban: C.
3) 9/4, ¾, 5/4, 7/4. Dari Pecahan tersebut, yang merupakan pecahan terbesar
adalah ...
A. 9/4
B. 5/4
C. ¾
D. 7/4
Kunci jawaban: A.
4) ¾, 4/4, P/4, 6/4. Nilai P yang benar adalah ...
A. 5
B. 6
C. 7
D. 8
Kunci jawaban: 5.
II. isilah dengan jawaban yang tepat!
5) Lima per sepuluh sebanding dengan...
Kunci jawaban: ½
6) Rina membeli sebuah kue dan dibagi kepada 13 temannya. Berapa bagian yang
diterima oleh tiap teman Rina?
Kunci jawaban:1/13
7) Yuli mempunyai sebotol sirup dan I loyang kue tar. Dia menuangkan ke 8 gelas
sama banyak, dan memotong kue menjadi 4 bagian. Berapa bagian sirup yang
senilai dengan ¼ bagian kue?
Kunci jawaban: 2/8
8) Lahan sawah Pak Budi 4/10 bagian, hasil lahan sawash Pak Wido adalah 3/5
bagian, sedangkan hasil lahan sawah Pak Edi adalah 3/2 bagian. Urutan panen
dari yang terbesar ke terkecil adalah...
Kunci jawaban: Pak Edi, Pak, Wido, Pak Budi
9) Adit memberikan potongan buah apel pada 5 orang temannya sama besar.
Maka tiap teman Adit mendapatkan .... bagian apel.
Kunci jawaban: ⅕
10). Ibu mempunyai kain merah sepanjang 5/7 meter dan ⅘ meter kain kuning.
Kain yang paling panjang adalah....
Kunci jawaban: Kain kuning
5. Pengayaan dan Remidial
a. Pengayaan
Peserta didik dengan nilai rata-rata dan nilai diatas rata-rata mengikuti
pembelajaran dengan pengayaan. Dengan memberikan tugas berupa mengerjakan
lembar kerja yang ada di buku siswa (LKS).
b. Remedial
Diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mencapai CP.
LEMBAR REMIDIAL
Kerjakan soal di bawah ini dengan jawaban yang benar.!
2 4
1. Tanda perbandingan > atau < yang tepat untuk lambing pecahan dan yaitu
11 11
...
2. Fani mempunyai kue rasa coklat dan kue rasa vanila. Kemudian, Fani memotong
kue rasacoklat sebanyak 5 bagian yang sama besar. Fani memberikan kue
2
rasa coklat kepada adiknya sebanyak bagian . Sedangkan , Fani memotong
5
kue rasa vanilla sebanyak 7 bagian yang sama besar. Kemudian , Fani
2
memberikan kue rasa vanilla kepada ibunya sebanyak
7
Manakah potongan kue yang memiliki nilai pecahan lebih besar? . . .
3. Pada gambar di samping, Berilah
tanda perbandingan yang tepat
yaitu . ..
4. Berilah tanda Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini :
6 7
a. >
13 13
9 9
b. >
10 12
8 8
c. >
16 17
3 3
5. Pada lambing bilangan pecahan dan yang mempunyai nilai lebih besar yaitu
7 8
...
6. Silvi mempunyai sebuah pisang di tempat makannya. Kemudian, Ia
memotong pisang tersebut 6 bagian yang sama besar. Silvi memberikan 2
bagian untuk Nina, sedangkan Silvimemberikan 4 bagian untuk Boni.
a. 2 bagian yang diberikan kepada Nina, jika dituliskan dalam bentuk pecahan
yaitu . . .
b. 4 bagian yang diberikan kepada Boni, jika dituliskan dalam bentuk pecahan
yaitu . . .
c. Siapakah yang mendapat bagian potongan lebih besar? . . .
4 5
7. Berilah tanda < , > pada pecahan dan yaitu ……..
11 11
Berikan tanda > (lebih besar) atau < (lebih kecil) pada pecahan berikut ini:
10 10
8. ………..
20 15
2 3
9. ………..
10 10
6 6
10. ………..
7 8
KUNCI JAWABAN
6. Rubrik Penilaian
A. Penilaian Sikap
a. Lembar Observasi
Kerja Tanggung
Disiplin Jml
No Nama keras jawab Nilai Kategori
skor
0 1 2 0 1 2 0 1 2
1 Alif
2 Efta
3 Elsa
4 Fera
5 Jasmine
6 Ariful
7 Azzam
8 Reyhan
9 Zaki
10 Nadya
11 Zila
12 Amel
13 Rafa
14 Ica
15 Siva
16 Wahyu
17 Juna
Skor maksimal = 2 x 3 = 6
Nilai Sikap = Skor yang diperoleh x 100
Skor maksimal
Rentang nilai
Sangat baik = 91 – 100
Baik = 83 – 90
Cukup = 75 – 82
Perlu bimbingan = < 75
b. Rubrik Penilaian Observasi
Aspek yang Deskripsi Penskoran
dinilai
Disiplin - Mendengarkan penjelasan 2 Jika kedua aspek dilakukan
guru 1 Jika hanya satu aspek yang
- Tidak meninggalkan kelas 0 dilakukan
Jika kedua aspek tidak
dilakukan
Kerja keras - Tidak mudah putus asa 2 Jika kedua aspek dilakukan
dalam mengerjakan tugas 1 Jika hanya satu aspek yang
- Berusaha mengerjakan 0 dilakukan
tugas dengan sebaik - Jika kedua aspek tidak
baiknya dilakukan
Tanggung - Menyelesaikan tugas tepat 2 Jika kedua aspek dilakukan
jawab waktu 1 Jika hanya satu aspek yang
- Mengerjakan perintah 0 dilakukan
sesuai denga petunjuk Jika kedua aspek tidak
dilakukan
B. Penilaian Pengetahuan
Rubrik penilaian diskusi kelompok
Aspek Penilaian
Nama Menghargai Total
No Kerja Mengkomunikasikan Skor
Kelompok pendapat Skor
sama pendapat
teman
1 Kelompok 1
2 Kelompok 2
3 Kelompok 3
4 Kelompok 4
Skor 5
Maksimal
Skor akhir = Skor yang diperoleh x 100
Skor maksimal
Rubrik penilaian asesmen formatif siswa
Perolehan skor per soal Total Nilai
No Nama
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 skor
1 Alif
2 Efta
3 Elsa
4 Fera
5 Jasmine
6 Ariful
7 Azzam
8 Reyhan
9 Zaki
10 Nadya
11 Zila
12 Amel
13 Rafa
14 Ica
15 Siva
16 Wahyu
17 Juna
Keterangan
Nilai skor per soal Bagian I bernilai 1 x 4 = 8
Bagian II bernilai 2 x 6 = 12
20
Nilai = Jumlah perolehan skor x 100
Skor maksimal
C. Penilaian Keterampilan (Pembuatan Laporan)
Rubrik penilaian produk
Kriteria Baik sekali Baik Cukup Perlu bimbingan
(4) (3) (2) (1)
Keterampilan Pembuatan Pembuatan Pembuatan Pembuatan
pembuatan laporan laporan tepat laporan laporan laporan tidak tepat
waktu, isi tepat waktu, tepat waktu, waktu, isi
laporannya isi isi laporannya kurang
bagus laporannya laporannya bagus, tulisannya
tulisannya bagus kurang tidak rapi
rapi tulisannya bagus
kurang rapi tulisannya
rapi
Skor maksimal = Skor yang diperoleh x 100
Skor maksimal
7. Glosarium
Pecahan adalah suatu bilangan dalam bentuk a/b, dimana A disebut pembilang dan
B disebut pemyebut.
Pembilang yaitu bilangan bagian atas suatu pecahan.
Penyebut yaitu bilangan bagian bawah suatu pecahan.
Pecahan senilai adalah Pecahan-pecahan yang mepunyai nilai sama.
Sebagai contoh: pecahan-pecahan yang senilai dengan ½ adalah 2/4, 3/6, 4/8.
8. Daftar Pustaka
Buku Pedoman Guru Tema 5 Kelas 3 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013,
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
Buku Pedoman siswa Tema 4 Kelas 3 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013,
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018)
Gambar – gambar yang diambil dari google
https://learn.sdmupat.sch.id/wp-content/uploads/2021/01/Rangkuman-Materi-
Tema-5-Subtema-2-Kode-Matematika.pdf
https://www.ima-jateng-diy.com/web/wp-content/uploads/2020/10/MATERI-
MATEMATIKA-KELAS-3-BAB-5.pdf
Youtube, https://youtu.be/Ll4alAhN9Vs dan https://youtu.be/mSbqcYTnmfo