DOC. NO. REV.
SAFETY INDUCTION PROGRAM 019/IK-HSE/BGP/I/2022 00
Issued Date Page
Page 1 of 4
January 01st, 2022
SIGNATORIES:
Prepared by: Reviewed & Endorsed by: Approved by:
Name: Donna Name: ZHU YINGLI Name: XU QINGSEN
Position: HSSE Advisor Position: Director Position: President Director
Date: 01 January 2022 Date: 01 January 2022 Date: 01 January 2022
Document Custodian:
The following person has been assigned as the document custodian.
Signature:
Name: Donna
Position: HSSE Advisor
Department: HSSE
Date: 01 January 2022
DOC. NO. REV.
SAFETY INDUCTION PROGRAM 019/IK-HSE/BGP/I/2022 00
Issued Date Page
Page 2 of 4
January 01st, 2022
1. Tujuan
Tujuan dari prosedur safety induction tamu dan karyawan baru untuk mengkomunikasikan bahaya-bahaya
keselamatan dan kesehatan kerja umum yang terdapat selama pekerjaan/kunjungan di Office/Site
PT. BGP Indonesia Diharapkan tamu dan karyawan menyadari dan dapat melakukan tindakan pengendalian
terhadap bahaya tersebut.
2. RuangLingkup
Safety Induction dilakukan pada:
1. Tamu
2. Subkontraktor baru
3. Karyawan baru
3. Definisi
Safety induction adalah pengenalan dasar-dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada karyawan
baru atau Visitor (tamu) oleh pihak perusahaan serta menjelaskan langkah-langkah untuk menghadapi
keadaan darurat.
4. Prosedur
Safety induction wajib diberikan kepada para pekerja/ kontraktor/ tamu sebelum mereka memulai
aktifitasnya. Safety Induction tidak perlu diulang setiap kali mereka ingin memulai aktifitasnya, safety
induction ini hanya perlu diberikan setiap kali ada perubahan signifikan terkait dengan fasilitas kerja atau
minimal safety induction ini diberikan setahun sekali sehingga para pekerja dapat terus me-refresh ilmunya
terkait dengan perkembangan bahaya dan pengendalian keselamatan kerja yang ada di tempatnya.
Isi dari safety induction antara lain adalah sebagai berikut:
1. Kebijakan Keselamatan
2. Akomodasi Camp
3. Lokasi tempat berkumpul
4. Perencanaan bila terjadi kebakaran atau keadaan darurat yang lain
DOC. NO. REV.
SAFETY INDUCTION PROGRAM 019/IK-HSE/BGP/I/2022 00
Issued Date Page
Page 3 of 4
January 01st, 2022
5. Pelayanan Pertolongan Pertama dan perencanaan bila terjadi kecelakaan gawat darurat dan
Evakuasi (Medivac)
6. Sistem Pengelolaan Kendaraan
7. Sistem Pengelolaan Keselamatan
8. Keterangan bahaya alami dan non alami
9. Pengelolaan Pembuangan Limbah
10. Alat Pelindung Diri.
Setelah selesai safety induction,para pekerja/ tamu dapat menjalankan aktifitasnya masing-masing. Khusus untuk
pekerja/ kontraktor, mereka harus diberikan kartu pengenal khusus telah mendapatkan induction dan pelatihan wajib
serta pelatihan tambahan lain sesuai dengan matrix pelatihan yang berlaku di PT. BGP Indonesia.
Personil kru yang baru akan mendapat ‘Mentor” dari karyawan lama sebelum meninggalkan camp untuk pertama
kali. Supervisor akan mengecek bahwa APD tersedia dengan benar, Para tamu akan didampingi sepanjang waktu
dengan karyawan kru
5. Ketentuan lainnya
6. Dokumen terkait
- PROPOSED HSSE COMPETENCE ASSESSMENT AND TRAINING GUIDELINES
- Full Induction Form
- Short Service Employee Program
7. Lampiran
- Diagram Alur Induksi
DOC. NO. REV.
SAFETY INDUCTION PROGRAM 019/IK-HSE/BGP/I/2022 00
Issued Date Page
Page 4 of 4
January 01st, 2022
DIAGRAM ALUR INDUKSI KARYAWAN BARU DAN TAMU
PT. BGP INDONESIA CREW XXXXXX
1.KARYAWAN BARU / TAMU
2. LAPOR KE HRD
a) Form Karyawan baru.
b) KTP
c) SKCK
d) Copy sertifikat khusus
e) PENGAMBILAN FOTO
b) Verifikasi data (Hasil MCU,
3. DEPARTEMENT HSE Copy sertifikat khusus,
KTP,SKCK)
c) Verifikasi APD, perlengkapan
pribadi dsb.
d) Pengambilan foto
4. HSE TRAINING, SPESIFIK
TRAINING, JOB TRAINIG
5. INDUKSI
PEMBUATAN KARTU
PENGENAL (MAN TO MAN) &
KARTU POB (T-CARD) 5. BEKERJA / BERKUNJUNG
DOC. NO. REV.
025/FM-HSE/BGP/I/2022 00
FORM INDUKSI CREW Issued Date Page
Jan. 1st, 2022 Page 1 of 4
INDUKSI PENUH UNTUK REKRUTAN BARU
Semua personil dalam kru akan melakaukan induksi sebelum mulai bekerja
Perkenalan Project Manager atau perwakilannya
1. PERUSAHAAN DAN REKANAN
KONTRAKTOR, BAGIAN dan TANGGUNG JAWAB
Daerah operasi – MEDAN (terrain); kondisi bahaya lalu lintas/kendaraan pihak ketiga,
penduduk local dan pakaiannya, pegunungan, rawa, sungai, dan lain-lain.
2. BAHAYA DISEKITAR DAERAH OPERASI – Terjepit diantara, tersandung, tenggelam,
banjir bandang, serangan panas, kecelakaan lalu lintas, kebakaran, perangkap ikan, kapal ikan,
helikopter dan beban menggunakan sling, pihak ketiga dll.
3. PERWAKILAN KONTRAKTOR
Hak dan Kewajiban Hak, PPE, pasokan makanan, perawatan medis, dll
Kewajiban, melakukan tugas yang diperlukan, mematuhi perusahaan (termasuk aturan HSE) dan
peraturan pemerintah, pelaporan (produksi dan terkait insiden HSE), peralatan memelihara,
menjaga kesehatan dan lingkungan kerja yang aman, dll
4. HUBUNGAN MASYARAKAT
Berurusan dengan masyarakat lokal, penduduk desa, Tradisi, hutan tanaman industri, dan
masyarakat, dll.
ISTIRAHAT
5. HSE – oleh: Penasehat HSE
a. Kebijakan Perusahaan tentang HSE;
(Kebijakan HSE, Kebijakan Merokok, Kebijakan Transportasi, Kebijakan Obat-Obatan
Terlarang Dan Alkohol, Kebijakan Mengemudi, Kebijakan Bekerja Sendirian, Kebijakan
Keamanan, Kebijakan Hak Untuk Menghentikan Pekerjaan)
b. Tujuan Proyek HSE;
c. Target Proyek HSE;
6. BAHAYA - Darat
Transportasi Darat
Tabrakan, dikejutkan oleh kendaraan ngebut, jatuh dari kendaraan, dihancurkan oleh peralatan
DOC. NO. REV.
025/FM-HSE/BGP/I/2022 00
FORM INDUKSI CREW Issued Date Page
Jan. 1st, 2022 Page 2 of 4
dibawa bersama dengan personil di dalam kendaraan, dll.
Kebijakan = Pemeriksaan kendaraan, Menetapkan sopir, Merancang Kendaraan khusus untuk
Membawa Personil, atau Peralatan, atau Bahan Berbahaya. Sabuk Pengaman, Menyetir dengan
Bertahan (Defensive Driving), Manajemen Perjalanan, dll.
Prosedur = Batas Kecepatan Berkendaraan, Mengangkut personel, Peralatan dan Bahan
Berbahaya, Kerja dan Bepergian dengan Kendaraan, Prosedur Untuk pengemudi, dll
PRAKTEKAN CARA MENGGUNAKAN SABUK PENGAMAN DAN JELASKAN
KENAPA MEREKA HARUS MENGGUNAKANNYA.
7. BAHAYA – Perairan (Apabila perlu)
TRANSPORTASI AIR;
Tenggelam, terbakar. Kebijakan = Jaket Pelampung (kapan dan bagaimana memakainya),
pembatasan untuk merokok (di mana untuk merokok-tidak merokok di dekat cairan yang mudah
terbakar atau ruang mesin), dll.
Tabrakan antara perahu, bagaimana dan kapan kita mulai melompat ke air dll (tunjukkan di
kolam renang).
MENUNJUKKAN CARA DAN MENGENAKAN JAKET PELAMPUNG,
KEBAKARAN.
8. LARANGAN;
Berjudi, minum minuman alkohol, berkelahi, membawa senjata tajam yang tidak ada
hubungannya dengan pekerjaan.
9. API DAN LEDAKAN;
DILARANG MEROKOK dekat cairan mudah terbakar, didalam ruangan, didalam bangunan;
hanya merokok di tempat- tempat yang diperbolehkan.
LARANGAN tidak membuang rokok sembarangan.
PROSEDUR; TANDA/KODE; tanda dilarang merokok disekitar yang dilarang untuk
merokok, gudang BBM harus menggunakan kode warna,
Buat TEMPAT BERKUMPUL, APABILA TERJADI PERISTIWA KEBAKARAN –
prosedur. PENYEBAB KEBAKARAN.
10. DEMONSTRASI CARA PENGGUNAAN APAR
11. PENYIMPANAN DAN PENANGANAN BAHAN BERBAHAYA
12. PENYIMPANAN DAN PENANGANAN BBM – Di darat dan Di perairan
13. BAHAYA PEKERJAAN TERTENTU.
- Survey (Parang, Ular, Lebah dll)
DOC. NO. REV.
025/FM-HSE/BGP/I/2022 00
FORM INDUKSI CREW Issued Date Page
Jan. 1st, 2022 Page 3 of 4
- Drilling (melintas jalan, Alat bor, Bahan Kimia, mengangkat mesin bor,
mesin-mesin, dll)
- Recording (Melintas jalan, ular, mengangkat kabel, dll)
- Aktivitas helicopter (tempat pengangkutan, angkutan dengan kabel dan dll)
14. LINGKUNGAN
- Kebijakan
- Bongkar pasang
- Pembatasan
- Manajemen sampah
15. TANDA KEAMANAN dan TEMPAT BERKUMPUL.
16. PELAPORAN KECELAKAAN DAN BAHAYA – Bahaya dan berkas laporan kecelakaan
17. Rapat-rapat - (Toolbox, Section, committee, Special).
18. INSPEKSI dan PENINJAUAN
19. TANGGAP DARURAT
20. PENGGUNAAN RADIO
21. PELATIHAN – Mengangkat, PTW, Bahan peledak, “Lock out – Tag out” dan Latihan
DDC dll.
22. DOKTER / PARAMEDIK.
Seluruh Personil
Latihan P3K:
Penanganan personil yang sakit/cedera dengan menggunakan kotak P3K dan evakuasi personil
cedera atau sakit parah (pendarahan, patah tulang dan tergigit ular).
Kesehatan dan Higienisan:
Koki dan Asistennya
Kesehatan diri Mempersiapkan dan
Infeksi air penyimpanan makanan
Infeksi kulit Perputaran makanan
Resiko muka Lalat
Penanganan makanan Cacing
DOC. NO. REV.
025/FM-HSE/BGP/I/2022 00
FORM INDUKSI CREW Issued Date Page
Jan. 1st, 2022 Page 4 of 4
Tanggal : …………………………….
Lokasi : …………………………….
Unit/Kru/Dept. : …………………………….
Jumlah peserta : ……………………………..
Diinduksi Oleh :
1. __________________
PC / PM
5. __________________
Kepala Bagian
2. __________________
HSEA
6. __________________
Kepala Perwakilan
3. __________________
Humas
7. __________________
Perwakilan Klien
4. __________________
HSSE Klien
DOC. NO. REV.
026/FM-HSE/BGP/I/2022 00
FORM INDUKSI STAFF Issued Date Page
Jan. 1st, 2022 Page 1 of 2
PT BGP Indonesia Crew ____________ – Survei Seismik ____________________
Nama Karyawan: ____________________________
Posisi:______________________________
Informasi dasar kamp: Tempat ditugaskan
Denah Kamp - Tempat Berkumpul, Pos Kebakaran, Alarm
Kebakaran, Klinik, Toilet, Tempat Makan, Tempat Cuci, Ruangan
Radio, Mushalla, Area Rekreasi, Kantor Transportasi, Gudang
Makanan, dll.
Jadwal Makan:
Sarapan:______________ Jadwal Toolbox: __________
Makan Siang:____________
Makan Malam:_____________
HSE-MS Perusahaan:
1. Kepemimpinan & Tanggung Jawab – HSE sebagai penanggung jawab Lini
manajemen.
2. Kebijakan & Tujuan – Kebijakan & Tujuan HSE Perusahaan BGP, Kebijakan Kru
3. Organisasi & Tanggung Jawab – Bagan Organisasi kru & Bagan Organisasi Seksi
4. Manajemen Resiko – Identifikasi, Penilaian, Penghapusan / Pengendalian, Pemulihan
(Semua resiko)
5. Perencanaan &Prosedur – Semua rencana ditempat, termasuk Rencana Tanggap
Darurat
6. Pelaksanaan & Monitoring Catatan pelatihan disimpan, & ditinjau secara rutin, RWP
7. Audit & Review - jadwal pemeriksaan bulanan, risiko yang juga diulas.
8 Kebijakan K3LL PT. BGP Indonesia dan Kebijakan K3LL Klien
Peraturan Umum: Kebijakan K3LL
1. Kebijakan K3LL
2. Kebijakan transportasi
3. Kebijakan merokok
4. Kebijakan alkohol dan obat-obatan terlarang
5. Kebijakan berkendara
6. Kebijakan keamanan
7. Kebijakan bekerja sendirian
8. Kebijakan menolak pekerjaan
- Selalu mengenakan APD yang sesuai – coverall, sepatu kerja, helm yang dilengkapi
dengan tali dagu, selalu mengenakan pelampung saat berada/bekerja di air, pelindung
mata dll.
- MEROKOK hanya di AREA MEROKOK, saat melakukan aktifitas lapangan hendaknya
membawa ASBAK BERJALAN.
- JSA dan Prosedur Kerja. SIKA, Sistem PTW, system LOTO dll.
- Penggunaan peralatan kerja, peralatan listrik atau hand power mechanical tools.
- Area terlarang – Gudang Peledak, Bengkel,/Gudang BBM/Ruangan generator, dan
Dapur.
- Melindungi lingkungan, pemisahan sampah, tidak ada tumpahan minyak, puntung rokok
dimatikan diasbak dll.
- Dilarang Berenang, Dilarang Berburu, Menangkap atau Membunuh Satwa yang
Dilindungi. Dilarang Merusak Tanaman yang Dilindungi.
- Rencana Tanggap Darurat (Kebakaran, Evakuasi Medis, Orang/Kapal Hilang, Orang
Jatuh Air dsb).
- Penggunaan alat pemadam api ringan (APAR).
DOC. NO. REV.
026/FM-HSE/BGP/I/2022 00
FORM INDUKSI STAFF Issued Date Page
Jan. 1st, 2022 Page 2 of 2
Bahaya:
Bahaya Alami :
Area Hutan, Cuaca Panas, Binatang Liar, Perairan Dangkal/Dalam,Pasang Surut.
Antisipasi Umum Bahaya Alami :
- Membawa perlengakapan MAN to MAN (Peluit, Kartu Pengenal)
- Minum air yang cukup.
- Mengenakan APD sesuai dengan ketentuan.
- Selalu mengenakan pelampung,
- DILARANG BERENANG.
Bahaya Non Alami :
Transportasi Darat/Air, Bahan Peledak, Kebakaran Kamp/Hutan, Operasi Lapangan, Wabah
Penyakit.
Antisipasi Umum Bahaya Non Alami :
- Mengikuti porsedur kerja aman, Pengangkatan Manual Yang aman
- Menjaga jarak aman dengan area ledakan/bahan peledak.
- Merokok pada tempat yang disediakan, atau membawa asbak berjalan ketika melakukan
aktifitas lapangan.
Manajemen Perjalanan:
Rencana perjalanan
- Tidak diperkenan melakukan perjalanan malam kecuali mendapatkan ijin dari Party Chief.
- Selalu mengenakan sabuk keselamatan saat berkendara dan mengikuti aturan batas
kecepatan kendaraan.
- Selalu melaporkan setiap pergerakan melalui radio komunikasi.
- Selalu mengenakan pelampung dan mengikuti aturan operasi kapal.
Pelaporan Bahaya: Kartu observasi untuk melaporkan hamper celaka, tindakan tidak aman,
kondisi tidak aman.
Pelatihan medis & Prosedur Darurat: Pertolongan pertama tingkat-1, prosedur pertolongan
pertama perlengkapan P3K, Penolong pertama, personil medis, ambulans, krew klinik, dll.
Departemen: ________________ Tanda Tangan Karyawan: _______________
Induksi oleh: _______________ Tanda Tangan Petugas HSSE: ________________
Tanggal Induksi: ____________________