0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan2 halaman

Panduan Bahasa Pemrograman Backend

Back end developers membangun bagian internal situs web melalui kode dan logika yang tidak terlihat pengguna. Bahasa pemrograman backend populer termasuk JavaScript, Node.js, Python, dan PHP.

Diunggah oleh

Heksa Nuryastuti
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
77 tayangan2 halaman

Panduan Bahasa Pemrograman Backend

Back end developers membangun bagian internal situs web melalui kode dan logika yang tidak terlihat pengguna. Bahasa pemrograman backend populer termasuk JavaScript, Node.js, Python, dan PHP.

Diunggah oleh

Heksa Nuryastuti
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Back end developers bertugas untuk membangun bagian dalam dari suatu website melalui code dan

logik yang ada dan user tidak berinteraksi secara langsung dengan code ataupun logik tersebut. Sebagai
contoh ketika kita melakukan login maka ketika kita memasukkan username dan password, di sisi front
end menyediakan inputannya saja, dimana inputan tersebut akan diolah disisi server untuk melihat user
tersebut benar atau tidak.

Berbeda dengan Front End Developers, dimana skill yang wajib dapat disebutkan dengan mudah yaitu
HTML, CSS dan JavaScript, backend developers memiliki banyak sekali bahasa pemrograman yang dapat
dipelajari dengan kelebihan masing-masing. Sehingga ketika kita akan menjadi seorang back end
developers, kita harus memilih terlebih dahulu bahasa mana yang akan kita pelajari secara mendalam.
Beberapa bahasa yang kerap kali digunakan adalah sbb :

JavaScript, dimana ketika kita berbicara tentang web development, 9 dari 10 orang akan menyebutkan
JavaScript. Sesuai dengan annual report dari banyak platform diskusi perihal IT dan pemrograman
terkenal seperti Stack Overflow dan Octovers, JavaScript menjadi salah satu bahasa yang paling banyak
dipilih. Salah satu alasannya adalah JavaScript dapat digunakan untuk Front end maupun Back end.
JavaScript Frameworks for Backend Web Development: Next.js, Express, MeteorJS, etc.
Popular websites that are using JavaScript: Facebook, Google, eBay, etc.
Node.js adalah lingkungan runtime open-source dan lintas platform untuk mengeksekusi kode JavaScript
di luar browser. NodeJS bukan framework, dan bukan bahasa pemrograman. Kebanyakan orang bingung
dan mengerti itu kerangka kerja atau bahasa pemrograman. Node.js sangat sering digunakan untuk
membangun layanan back-end seperti API seperti Aplikasi Web atau Aplikasi Seluler, dimana digunakan
dalam produksi oleh perusahaan besar seperti Paypal, Uber, Netflix, Wallmart, dan sebagainya.
Link untuk mempelajari node js : https://www.w3schools.com/nodejs/
Link untuk mencoba node js secara online : https://www.jdoodle.com/execute-nodejs-online/

Python, dimana python sangat terkenal digunakan dalam implementasi IoT, machine learning maupun
data science, ternyata Python juga cukup populer untuk digunakan dalam web development. Bahkan
salah satu perusahaan IT terbesar, Google, pernah menggunakan Python sebagai salah satu bahasa yang
digunakan oleh Google. Salah satu keunggulan pengunaan Python dalam web development adalah
banyaknya standard libraries yang membuat back end developer lebih mudah dan efisien. Salah satu
keunikan dari python adalah code-nya adalah mudah dibaca, mudah diintegrasikan dengan bahasa lain,
dan banyak lagi kelebihan yang menjadikan python menjadi bahasa yang digunakan untuk web
development.
Python Frameworks for Backend Web Development: Django, Flask, Pyramid, etc.
Popular websites that are using Python: Spotify, Pinterest, Instacart, etc.
Link untuk mempelajari python : https://www.w3schools.com/python/
Link untuk mencoba python secara online : https://www.online-python.com/

PHP merupakan bahasa yang merupakan paling lama beredar dalam website development. DIbuat tahun
1994 dan mudah dipelajari, serta support beberapa standard database seperti MySQL, SQLite dll, dan
komunitas yang sangat besar, menjadikan bahasa PHP menjadi salah satu bahasa yang dianjurkan untuk
dipelajari bagi pemula.
PHP Frameworks for Backend Web Development: Laravel, CodeIgniter, Symfony, etc.
Popular websites that are using PHP: WordPress, MailChimp, Flickr, etc.

Anda mungkin juga menyukai