01 t
Ebook
ROADMAP
SQL 2024
SQL 2024 ROADMAP
Basic Syntax
Introduction DDL
DML
Aggregate Queries
Data Constraints
Join
What is a relational
database?
Introduction
RDBMS Benefits
SQL Keyword
Data Types Basic Syntax
Operators
Create Table
Alter Table
DDL
Drop Table
Truncate Table
SELECT
INSERT
DML
UPDATE
DELETE
SUM
COUNT
Aggregate AVG
Queries MIN/MAX
GROUP BY
HAVING
Data Primary Key
Constraints Foreign Key
UNIQUE
NOT NULL
INNER JOIN
LEFT JOIN
JOIN Queries
RIGHT JOIN
FULL OUTER JOIN
Introduction
Basis data relasional (RDBMS) adalah jenis basis data yang
menggunakan model relasional untuk mengorganisir dan
menyimpan data. Model relasional ini dikembangkan oleh Edgar F.
Codd pada tahun 1970, dan sejak itu telah menjadi dasar bagi
banyak sistem basis data yang digunakan di seluruh dunia.
Beberapa karakteristik utama dari basis data relasional melibatkan
penggunaan tabel untuk menyimpan data, di mana setiap tabel
terdiri dari baris dan kolom. Setiap baris dalam tabel mewakili satu
entitas atau catatan data, sedangkan kolom mewakili atribut atau
field dari entitas tersebut. Relasi antar tabel dibangun melalui
penggunaan kunci (key), yang dapat menjadi kunci primer (primary
key) atau kunci asing (foreign key).
Keuntungan RDBMS
Struktur Tertabur dan Terorganisir:
Basis data relasional menyimpan data dalam tabel yang terstruktur,
dengan kolom yang dapat diidentifikasi dan diorganisir dengan
baik. Hal ini membuat mudah untuk memahami dan mengelola
struktur data.
Integritas Data:
Basis data relasional mendukung konsep integritas referensial,
yang memastikan bahwa hubungan antar tabel tetap konsisten.
Dengan menggunakan kunci asing, Anda dapat menerapkan aturan
yang memastikan bahwa nilai-nilai yang ada dalam satu tabel
sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam tabel lainnya.
Normalisasi Data:
Basis data relasional mendukung proses normalisasi, yang
membantu mengurangi redudansi data. Dengan merancang skema
basis data untuk meminimalkan duplikasi data, Anda dapat
menghemat ruang penyimpanan dan meningkatkan efisiensi dalam
mengelola data.
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 4
Fleksibilitas Query:
SQL (Structured Query Language) memungkinkan pengguna untuk
membuat query yang kompleks dan fleksibel untuk mengambil
data sesuai kebutuhan. Anda dapat dengan mudah
menggabungkan data dari beberapa tabel, melakukan agregasi,
dan menyaring data sesuai kriteria tertentu.
Skalabilitas:
Basis data relasional dapat ditingkatkan secara vertikal (dengan
menambah daya komputasi pada satu server) atau secara
horizontal (dengan menambah server). Hal ini memungkinkan
sistem untuk berkembang seiring dengan kebutuhan organisasi.
Keamanan:
Sistem basis data relasional biasanya menyediakan mekanisme
keamanan yang kuat, termasuk kontrol akses dan autentikasi
pengguna. Anda dapat menentukan tingkat akses untuk setiap
pengguna atau peran pengguna dalam basis data.
Pemeliharaan Data Konsisten:
Dengan menggunakan transaksi, basis data relasional dapat
memastikan bahwa perubahan data dilakukan dengan cara yang
konsisten. Jika suatu transaksi gagal, perubahan dapat di-rollback
untuk mempertahankan konsistensi data.
Dukungan untuk Pemrograman Terintegrasi:
Basis data relasional dapat diintegrasikan dengan mudah dengan
banyak bahasa pemrograman, memungkinkan pengembang untuk
membuat aplikasi yang dapat berinteraksi dengan basis data.
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 5
Basic Syntax
SQL digunakan untuk berinteraksi dengan basis data relasional dan
melibatkan perintah-perintah untuk mengambil, memasukkan,
memperbarui, dan menghapus data dari tabel. Berikut adalah
beberapa perintah dasar SQL:
SELECT
Digunakan untuk mengambil data dari satu atau beberapa tabel.
INSERT
Digunakan untuk menambahkan data baru ke dalam tabel.
UPDATE
Digunakan untuk memperbarui data yang sudah ada dalam tabel.
DELETE
Digunakan untuk menghapus data dari tabel.
ALTER TABLE
Digunakan untuk menambah, mengubah, atau menghapus kolom
dari tabel yang sudah ada.
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 6
Data Types
SQL mendukung berbagai tipe data yang memungkinkan Anda
menyimpan berbagai jenis informasi dalam basis data. Berikut
adalah beberapa tipe data umum yang digunakan dalam SQL:
INT atau INTEGER
Tipe data ini digunakan untuk menyimpan nilai numerik bulat.
VARCHAR atau CHAR
VARCHAR digunakan untuk menyimpan string dengan panjang
yang bervariasi, sementara CHAR digunakan untuk menyimpan
string dengan panjang yang tetap.
FLOAT atau DOUBLE
Tipe data ini digunakan untuk menyimpan nilai numerik desimal
atau floating-point.
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 7
DATE atau DATETIME
DATE digunakan untuk menyimpan tanggal, sedangkan DATETIME
menyimpan tanggal dan waktu.
BOOLEAN atau BOOL
Tipe data ini digunakan untuk menyimpan nilai kebenaran (TRUE
atau FALSE).
CHARACTER VARYING atau VARCHAR(N)
Sama seperti VARCHAR, tipe data ini digunakan untuk menyimpan
string dengan panjang yang bervariasi.
ENUM
Tipe data ini memungkinkan Anda mendefinisikan sebuah
kumpulan nilai yang valid untuk kolom tersebut.
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 8
Operators
Operator dalam SQL digunakan untuk melakukan operasi pada
nilai-nilai di dalam pernyataan SQL. Terdapat berbagai jenis
operator yang digunakan untuk melakukan perbandingan,
aritmetika, dan logika dalam query SQL.
Operator Perbandingan
= (Sama dengan): Digunakan untuk membandingkan nilai yang
sama.
<> atau != (Tidak sama dengan): Digunakan untuk membandingkan
nilai yang tidak sama.
< (Kurang dari), > (Lebih dari), <= (Kurang dari atau sama dengan),
>= (Lebih dari atau sama dengan): Digunakan untuk
membandingkan nilai numerik.
Operator Aritmetika
+ (Penambahan): Digunakan untuk menambahkan nilai.
- (Pengurangan): Digunakan untuk mengurangkan nilai.
* (Perkalian): Digunakan untuk mengalikan nilai.
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 9
/ (Pembagian): Digunakan untuk membagi nilai.
Operator Logika
AND (Dan): Digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih
kondisi dan memerlukan bahwa semua kondisi harus benar.
OR (Atau): Digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih
kondisi dan memerlukan bahwa setidaknya satu kondisi harus
benar.
NOT (Tidak): Digunakan untuk membalikkan nilai kondisi.
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 10
DDL (Data Definition Language)
DDL, atau Data Definition Language, adalah bagian dari SQL yang
digunakan untuk mendefinisikan, mengelola, dan mengorganisir
struktur data dalam basis data. Perintah DDL digunakan untuk
membuat, mengubah, dan menghapus objek-objek dalam basis
data, seperti tabel, indeks, dan constraint.
CREATE (Membuat): Digunakan untuk membuat objek baru dalam
basis data, seperti tabel, indeks, atau view.
ALTER (Ubah): Digunakan untuk mengubah struktur objek yang
sudah ada dalam basis data. Ini bisa mencakup penambahan
kolom, perubahan tipe data, atau penghapusan objek.
Menambah kolom pada tabel:
Mengubah tipe data kolom
DROP (Hapus): Digunakan untuk menghapus objek dalam basis
data, seperti tabel, indeks, atau view.
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 11
TRUNCATE (Kosongkan): Digunakan untuk menghapus semua
data dari sebuah tabel, tetapi mempertahankan struktur tabel.
RENAME (Ganti Nama): Digunakan untuk mengganti nama objek
dalam basis data.
Mengganti nama tabel
Mengganti nama kolom
COMMENT (Komentar): Digunakan untuk menambahkan komentar
atau deskripsi ke objek dalam basis data.
Menambahkan komentar pada tabel
Menambahkan komentar pada kolom
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 12
DML (Data Manipulation Language)
DML, atau Data Manipulation Language, adalah bagian dari SQL
yang digunakan untuk memanipulasi atau mengelola data yang ada
dalam basis data. Perintah DML digunakan untuk mengambil,
memasukkan, memperbarui, dan menghapus data dari tabel dalam
basis data.
SELECT
Digunakan untuk mengambil data dari satu atau beberapa tabel.
INSERT
Digunakan untuk menambahkan data baru ke dalam tabel.
UPDATE
Digunakan untuk memperbarui data yang sudah ada dalam tabel.
DELETE
Digunakan untuk menghapus data dari tabel.
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 13
Aggregate Queries
Fungsi agregat dalam SQL digunakan untuk melakukan operasi
agregasi pada satu set nilai data. Operasi-agregasi ini mencakup
perhitungan statistik, seperti penghitungan jumlah (COUNT),
perhitungan rata-rata (AVG), penemuan nilai maksimum (MAX),
penemuan nilai minimum (MIN), dan penjumlahan total (SUM).
COUNT(): Menghitung jumlah baris dalam suatu hasil query
atau jumlah nilai dalam suatu kolom.
SUM(): Menghitung total jumlah nilai dalam suatu kolom.
AVG(): Menghitung rata-rata nilai dalam suatu kolom.
MAX(): Menemukan nilai maksimum dalam suatu kolom.
MIN(): Menemukan nilai minimum dalam suatu kolom.
GROUP BY: Digunakan bersamaan dengan fungsi agregat
untuk mengelompokkan hasil query berdasarkan nilai tertentu.
HAVING: Digunakan bersamaan dengan GROUP BY untuk
menyaring hasil yang dihasilkan oleh fungsi agregat.
Data Constraints
Data constraints adalah aturan atau batasan yang diterapkan pada
kolom atau field dalam tabel basis data untuk memastikan
integritas data. Mereka membantu mendefinisikan hubungan antar
tabel, memastikan data validitas, dan memberikan struktur yang
terorganisir.
Primary Key: Primary Key adalah kolom atau kombinasi kolom
yang unik mengidentifikasi setiap baris dalam sebuah tabel. Setiap
tabel dapat memiliki satu primary key.
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 14
Foreign Key: Foreign Key adalah kolom yang merujuk ke primary
key di tabel lain, menciptakan hubungan antar tabel.
UNIQUE: UNIQUE memastikan bahwa setiap nilai dalam kolom
adalah unik di dalam tabel, tetapi tidak mengharuskan kolom
tersebut menjadi primary key.
NOT NULL: NOT NULL memastikan bahwa suatu kolom tidak boleh
berisi nilai NULL (kosong).
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 15
JOIN Queries
Join dalam SQL digunakan untuk menggabungkan baris dari dua
atau lebih tabel berdasarkan suatu kondisi. Terdapat beberapa
jenis join yang umum digunakan, termasuk INNER JOIN, LEFT JOIN
(atau LEFT OUTER JOIN), RIGHT JOIN (atau RIGHT OUTER JOIN),
dan FULL OUTER JOIN.
INNER JOIN: Inner join mengembalikan baris yang memiliki nilai
yang cocok di kedua tabel yang tergabungkan. Jika tidak ada
kecocokan, baris tersebut tidak akan dimasukkan dalam hasil.
LEFT JOIN: Left join mengembalikan semua baris dari tabel kiri
(tabel pertama yang disebutkan) dan baris yang cocok dari tabel
kanan (tabel kedua yang disebutkan). Jika tidak ada kecocokan,
nilai NULL akan ditampilkan untuk kolom dari tabel kanan.
RIGHT JOIN: Right join mengembalikan semua baris dari tabel
kanan (tabel kedua yang disebutkan) dan baris yang cocok dari
tabel kiri (tabel pertama yang disebutkan). Jika tidak ada
kecocokan, nilai NULL akan ditampilkan untuk kolom dari tabel kiri.
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 16
FULL OUTER JOIN: Full outer join mengembalikan semua baris dari
kedua tabel. Jika tidak ada kecocokan, nilai NULL akan ditampilkan
untuk kolom yang tidak memiliki kecocokan di tabel lainnya.
BOOTCAMP IOT DAN DATA SCIENCE HANYA DI [Link] 17
TERIMA KASIH
Roadmap SQL