METODOLOGI PELAKSANAAN DAN
STRATEGI PELAKSANAAN PROYEK
PERBAIKAN TANKI NO.3 BELAWAN FUEL
TERMINAL BBM MEDAN GROUP
I. PEKERJAAN PERSIAPAN
a. Sebelum pekerjaan dilaksanakan maka terlebih dahulu dilakukan
survey lokasi kerja agar, koordinasi dengan Pengawas Pertamina
perihal perijinan, penempatan material, peralatan kerja, direksi
kit, pengukuran dan pembuatan gambar yang disesuaikan dengan
kondisi dilokasi pekerjaan tersebut.
b. Mobilisasi tenaga kerja disertai surat rapid test, surat keterangan
sehat, safety induction oleh Pertamina, medical clearance.
c. Kemudian dilakukan mobilisasi peralatan kerja, peralatan safety,
perancah (scaffolding) dan material kerja untuk diperiksa dan di
inpeksi oleh Pihak Pengawas Pertamina bahwa peralatan laik
pakai dan sesuai standard yang berlaku, material kerja di inspeksi
sesuai spesifikasi yang di minta sesuai RKS.
d. Melaksanakan pekerjaan administrasi, perijinan dilokasi kerja
serat dokumentasi awal sebelum melaksanakan pekerjaan,
pembuatan direksi kit ukuran 2 x 3 m.
e. Melaksanakan pengurasan minyak dalam pipa, ditampung ke
dalam drum atau menggunakan pompa transfer sesuai petunjuk
Pengawas Pertamina.
f. Perlengkapan APD (Safety shoes, safety helmet, safety glove,
safety goggle, safety vest, safety sign)
g. Sebelum pelaksanaan pekerjaan maka pekerja harus dilengkapi
dengan APD standard dan melengkapi rambu-rambu tentang
Keselematan dan Kesehatan Kerja serta rambu-rambu HSSE
lainnya.
h. Daftar Kelengkapan APD bagi pekerja , sebagai berikut
II. PENGADAAN MATERIAL
a. Pengadaan material sesuai dengan spesifikasi yang diminta,
berdasarkan RKS, Berita Acara dan dilengkapi dengan brosur,
sertifikate material dan sesuai vendor list brand yang masuk di
Pertamina.
b. Pengadaan material tersebut diajukan ke Pengawas Pertamina
untuk dilakukan inspeksi material.
c. Penempatan material di lokasi kerja harus sesuai ijin dari
Pengawas Pelaksana dan tidak mengganggu operasional kerja dan
tidak mengganggu apabila terjadi keadaan darurat
d. Daftar pengadaan material kerja, sebagai berikut :
JUMLA SATUA
NO URAIAN MATERIAL / SPESIFIKASI
H N
1 Pipa Ø 1,5" Sch. 40, API 5L Gr. B Erw m'
12.00
2 Pipa Ø 12" Sch. 40, API 5L Gr. B Erw m'
30.00
3 Elbow ANSI B.16.28 ASTM Grade WPB 90º, Ø 1,5" pcs
6.00
4 Pipa API ASTM A53A Galvanized Sch. 40, ERW Ø 3" m'
96.00
Flanges Galvanized Class # 150 SO RF ANSI B.16.5, ASTM A 105, Ø
5 pcs
3" 12.00
Blind Flanges Galvanized Class # 150 RF ANSI B.16.5, ASTM A 105, Ø
6 pcs
4" 2.00
Blind Flanges Galvanized Class # 150 RF ANSI B.16.5, ASTM A 105, Ø
7 pcs
3" 4.00
8 Elbow Ø 4", Galvanized ASTM A-53 45° u/: pcs
2.00
9 Elbow Ø 3", Galvanized ASTM A-53 90° u/: pcs
4.00
10 Tee Reducer ANSI B.16.9, ASTM A234 Grade WPB, 4"x 3" Sch. 40 pcs
2.00
11 Nipple type drat u/ pasang nozzle water sprinkler pcs
32.00
12 U-bolt untuk pipa 3" ~ include pemasangan pcs
28.00
13 Nozzle Water Sprinkler pada Shell Tanki pcs
27.00
14 Nozzle Water Sprinkler pada Roof pcs
5.00
15 Tee Equal ANSI B. 16.9 Ø 1,5" pcs
2.00
16 Flanges Class # 150 SO RF ANSI B.16.5, ASTM A 105, Ø 1,5" pcs
6.00
17 Tee Equal ANSI B. 16.9 Ø 12" pcs
2.00
18 Flanges Class # 150 SO RF ANSI B.16.5, ASTM A 105, Ø 12" pcs
6.00
19 Flexible Joint Ø 12" pcs
2.00
20 Besi Siku 70 x 70 x 7 mm (6 m @ 44.28 kg) u/ support pipa PMK kg
531.36
21 Plat Strip 75 x 6 mm (6 m @ 21.2 kg) kg
84.80
22 Plate tebal 8 mm, ukuran 4' x 8', ASTM A 283 Grade C kg
187.00
23 Packing Klingerit type 1000, # 3 mm x 1 x 2 m ls
1.00
III. PEKERJAAN PERBAIKAN TANKI
a. Sebelum dilakukan pekerjaan pemotongan, pengelasan, terlebih
dahulu melaksanakan proteksi disekitar area tanki 3, tutup semua
gate valve, basahi lokasi kerja, pasang fire blanket dan siapkan
APAR, selang hydrant dan pastikan lokasi kerja bener-bener aman.
b. Melaksanakan Pekerjaan fabrikasi dan instalasi Fasilitas Foam
Chamber (2 unit) meliputi Nozzle Foam Chamber ø 8", ANSI
rating# 150, Sch. STD, nozzle dan Flange 8" ANSI #150, Welding
Neck ASME B.16.5, dilengkapi dengan Reinforcement Plate, A 283
Grade C, gasket dan mur / baut.
c. Dilanjutkan denghan pekerjaan fabrikasi dan instalasi platform
Foam Chamber (uk. 1,5 x 1), untuk 2 titik foam chamber, serta
platform foam chamber & platform inlet outlet tanki.
d. Pekerjaan pembongkaran dan pembuatan bundwall di existing
dan dilanjutkan dengan Wrapping pipa inner Ø 12"- outer untuk
pipa yang tertanam dengan over lap 50% wrapping.
e. Melaksanakan pekerjaan fabrikasi dan instalasi Davit Arm u/
manhole eksisting sebanyak 2 pcs.
f. Melaksanakan pekerjaan perbaikan Fasilitas ATG, Gauge Power
Supply 1.00 unit (isi) dan Penggantian Backplane + Transformer
220 V
g. Melaksanakan Pekerjaan Persiapan Coating Ulang yang meliputi :
Sisip Coating Area Bottom dan Annular dan shell ring I bagian
dalam Primer Tankguard (1 x 100 μm), Intermediate Tankguard
(1 x 100 μm), Finishcoat Tankguard (1 x 100 μm) dengan maksimal
thinner 20%..
h. Melaksanakan pekerjaan pengerokan, pembersihan bidang shell
dan roof pada bahagian luar tanki dan accessories sebelum
dilaksanakan pengecatan hingga bersih.
i. Melaksanakan pekerjaan pengecatan bagian roof dan shell plate
bagian luar dengan spesifikasi sebagai berikut :
Pengecatan 1 x dasar dengan Epoxy Primer Grey 3318 seri
138 - 7045 ( 1 x 150 μm ) penggunaan thinner maksimal
20%.
Pengecatan 2 x Polyurethane White 3350 seri 140 - 9003 ( 2
x 50 μm ) penggunaan thinner maksimal 20%.
IV. PEKERJAAN PIPA & ACCESSORIES
a. Melaksanakan pemasangan flexible joint 12”-150# sebanyak 2 Pcs.
b. Melepas dan memasang kembali Gate Valve 2” dan 12,
pelaksanaan kerja meliputi : lakukan pembukaan mur baut pada
gate valve 2” dan 12” siapkan drum potongan dan ember untuk
menampung sisa minyak yang berada didalam pipa.
c. Melaksanakan pengurasan minyak didalam pipa existing dan
tampung ke dalam drum. Pastikan drum tidak bocor agar tidak
terjadi pencemaran lingkungan sekitar lokasi kerja.
d. Kemudian drum yang berisi minyak tersebut dikeluarkan dari
lokasi kerja hingga aman dan jauh dari lokasi fabrikasi pipa dan
pengelasan pipa.
e. Lanjutkan dengan pencucian bidang pipa bagian dalam dengan
menyemprotkan air dan diterjen pada bagian dalam pipa hingga
bener-bener bersih dan gas free.
f. Sebelum fabrikasi pipa dan fitting-fitting, lakukan pengukuran
actual jalur pipa tersebut.
g. Melaksanakan bevel, dan pembersihan ujung pipa dengan wire
brush dan atau sikat kawat kuningan hingga bersih sebelum
dilaksanakan pengelasan.
h. Setelah pekerjaan bevel selesai, lanjutkan dengan pekerjaan
penyetelan pipa Ø12” Ø3” dan Ø1,5” sesuai gambar dan actual di
lapangan.
i. Pengelasan pipa Ø12” Ø3” dan Ø1,5” dengan cara di-las agar
menyatu sehingga lebih kuat dan bersifat permanent. Pengelasan
dilaksanakan sesuai WPS dengan sistim GTAW dan SMAW.
j. Penyambungan pipa logam pipa besi, biasaya membutuhkan
tambahan material misalnya kawat las, gas argon. Jenis
pengelasan tergantung jenis pipa misalnya pengelasan untuk
bahan stailess steel, pipa chrome, menggunakan las busur
wolfram dan untuk pipa baja karbon digunakan las metal
temperatur tertentu sehingga memungkinkan pipa disambung dn
bahan bakunya menyatu secara homogen.
k. Lanjutkan dengan penyetelan dan pengelasan fitting-fitting antara
lain : Pengelasan Elbow Ø 1,5", Pengelasan Tee Equal 1,5",
Pengelasan Flange 3", pemasangan Blind Flange 4" & 3”
Pengelasan elbow 3", Pemasangan Tee Reducer , 4"x 3" ,
Pengelasan Flange 1,5", Pengelasan Tee Equal 12", Pengelasan
Flanges Class # 150 SO RF ANSI B.16.5, ASTM A 105, Ø 12".
l. Kemudian lanjutkan Fabrikasi dan pengelasan support pipa pada
shell dan roof , serta plat reinforce.
m. Erection / pemasangan pipa Ø 1.5" di pipe support, Pemasangan
pipa Ø 12" di pipe support & Pemasangan pipa Ø 3" di pipe
support.
V. PEKERJAAN SIPIL
a. Melaksanakan Pekerjaan persiapan Pengecatan Pipa PMK, dengan
metode membersihkan seluruh permukaan pipa, fitting2s dengan
wire brushing, crap hingga bersih.
b. Kemudian dilanjutkan dengan pengecatan permukaan pipa dan
fitting2s sebagai berikut : 1 x Primer Epoxy grey 50 micron, 1 x
Intermediate Polyurethane red 50 micron, 1 x Finishcoat
(Hardtop) Polyurethane 100 micron warna merah standard HSE.
c. Cleaning, membersihkan area kerja.
VI. INSPEKSI DAN FINISHING
a. Membantu Melaksanakan pekerjaan Kalibrasi Tanki Timbun yang
dilaksanakan oleh petugas dari Meteorologi sesuai dengan Dewan
Standarisasi Nasional (DNS/1990) yang menentukan kebenaran
konvensional instrumen ukur dan bahan ukur
membandingkannya terhadap ukurannya yang ditelusuri oleh
alat ukur.
b. Untuk menetapkan hubungan dalam kondisi tertentu, antara nilai
suatu besaran yang ditunjukkan oleh peralatan ukur atau sistim
pengukuran nilan yang di repesentasikan oleh bahan ukur atau
bahan acuan dengan nilai terkait yang direalisasikan oleh
standard.
c. Hasil kalibrasi dapat berupa penetapan nilai besaran ukur atau
penetapan koreksi yang berkaitan dengan petunjuk alat ukur.
VII. HYDROTEST GATE VALVE DAN PIPA
a. Melaksanakan pekerjaan hydrotest dengan pengetesan kekuatan
body dari control valve untuk menahan tekanan yang sesuai
dengan rating dari valve tersebut (rating 150#, atau 300# dsb).
Pressure rating dari control valve untuk berbagai material bisa
dilihat pada ANSI B16.34. Pengujian ketahanan ini menggunakan
media air di press.
b. Bisa juga memakai standar API 598 (Valve Inspection and Testing)
dan cukup applicable untuk valve dengan tipe-tipe : Gate, Globe,
Plug, Check, Floating Ball, Butterfly and Trunnion Mounted Ball.
Pada standar tersebut dipaparkan prosedur Test Leakage dan
Pressure Test (termasuk hydrotest) untuk macam-macam valve
tersebut.
c. Hydrotest Pipa sebagai berikut :
Dalam melakukan Hydrotest, ada beberapa prosedur yang
umum dilakukan antara lain ;
Referensi Code yang digunakan :
ASME Section VIII Div. 1 Latest Edition (Rules for
Construction of Pressure Vessel)
ASME V Latest Edition (Non Destructive Examination)
d. Hydrotest Tanki Timbun T-03 dilaksanakan pengisian air setinggi
Shell Ring I (Air disediakan Pertamina).
e. Membuat laporan hydrotes pipa, gate valve dan tanki.
VIII. FINISHING & PEMBERSIHAN LOKASI KERJA
a. Setelah hydrotest selesai, laksanakan pembongkar stik blind pipa
12" in & out dan pindahkan minyak di tempat yang ditentukan
pengawas.
c. Dilanjutkan dengan pembersihan lokasi kerja hingga bersih dan
diterima oleh Pengawas Pertamina.
d. Demobilisasi peralatan kerja.
Demikian Metodologi Pelaksanaan pekerjaan ini dibuat untuk dapat
dilaksanakan sesuai prosedure yang berlaku di lokasi PERTAMINA
MOR-I Medan.
Medan, 26 Agustus 2020
PT. INDOTEKNIK TJANDRA UTAMA
LOUIS TJANDRA
Direktur