MAKALAH SISTEM OPERASI
“LINUX”
Disusun oleh :
1. Fikri Wahyu Anugrah (202143502036)
2. Bagas Aryo (202143502004)
3. Kurniarahma (202143502013)
4. Narotama (20214350
5. Herdy
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
TAHUN 2023
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini guna
memenuhi tugas kelompok untuk mata kuliah Pengantar Bisnis dan Hukum Bisnis, dengan judul:
"Linux”.
Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini tidak terlepas dari bantuan banyak
pihak yang dengan tulus memberikan doa, saran dan kritik sehingga makalah ini dapat
terselesaikan
Kami menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna dikarenakan
terbatasnya pengalaman dan pengetahuan yang kami miliki Oleh karena itu, kami mengharapkan
segala bentuk saran serta masukan bahkan kritik yang membangun dari berbagai pihak. Akhirnya
kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan dunia
pendidikan.
Jakarta, November 2023
penulis
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.......................................................................................................................................i
DAFTAR ISI...................................................................................................................................................ii
BAB I............................................................................................................................................................1
PENDAHULUAN...........................................................................................................................................1
1.1. Latar Belakang.............................................................................................................................1
1.2. Perkembangan/evolusi...............................................................................................................1
BAB II...........................................................................................................................................................3
PEMBAHASAN.............................................................................................................................................3
2.1. Struktur sistem............................................................................................................................3
Struktur Sistem Operasi Linux itu terdiri dari 3 komponen utama..............................................................3
2.2. Arsitektur Sistem.........................................................................................................................3
1. Kernel..........................................................................................................................................3
2. Library.........................................................................................................................................3
3. Shell.............................................................................................................................................4
4. X Windows..................................................................................................................................4
5. Window Manager.......................................................................................................................4
6. Dekstop.......................................................................................................................................4
7. Aplikasi........................................................................................................................................4
2.3. Keunggulan Linux........................................................................................................................5
2.4. Kelemahan Linux.........................................................................................................................6
2.5. Implementasi Linux.....................................................................................................................7
BAB III..........................................................................................................................................................9
KESIMPULAN...............................................................................................................................................9
ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Kata “Linux” sudah tidak asing lagi bagi para pengguna komputer yang memiliki hobi
untuk mencoba software-software baru. Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah
suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multi tasking, yang dapat berjalan di berbagai
platform termasuk processor Intel 386 maupun yang lebih tinggi. Sistem operasi ini
mengimplementasikan standar POSIX (Portable Operating Sistem Interface for Unix). Linux
dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Mac dari Apple,
Windows dari Microsoft dan NetWare dari Novell.
Saat ini Linux telah menjadi salah satu sistem operasi yang banyak digunakan di
berbagai kalangan, seperti kalangan bisnis, pendidikan dan pemerintahan. Terutama sejak
kemunculan sistem operasi untuk ponsel cerdas (smartphone) dan tablet yang memakai kernel
Linux, yaitu Android. Kata “Linux” semakin banyak didengar oleh pecinta Teknologi Informasi
dan Komunikasi (TIK) di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Hal ini disebabkan karena Linux
yang bersifat terbuka dan merdeka. Siapapun bisa mengembangkan dan menggunakannya
secara bebas. Linux merupakan kernel atau dasar dari sistem operasi yang pertama kali ditulis
oleh seorang mahasiswa Finlandia bernama Linus Benedict Torvalds pada tahun 1991.
Hasil karyanya dilisensikan secara bebas dan terbuka (Free Software) sehingga boleh
dikembangkan siapa saja. Sifat opensource yang melekat pada Linux membuatnya berkembang
dengan sangat pesat terutama berkat adanya banyak komunitas baik perkumpulan resmi,
seperti Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) maupun perkumpulan tidak resmi yang
terbentuk dari grup atau forum di internet dan individu-individu yang haus akan pengetahuan
khususnya dalam bidang teknologi sistem operasi Linux.
1.2. Perkembangan/evolusi
Sejarah sistem operasi linux cukup panjang. Pada periode pengembangan, linux
diterapkan pada lingkungin produksi diawali dengan komunitas. Pada saat itu, organisasi
besar seperti NASA sudah mulai memakai komputer dengan sistem operasi linux dan
mengganti mesin mahal mereka.
Kemudian, komersialisasi semakin besar saat HP (Hewlett-Packarge), IBM, dan
Dell mulai memberikan dukungan pada linux dan meninggalkan dari monopoli microsoft
sebagai pasaran sistem operasi pada waktu itu.
Saat ini linux sudah digunakan di berbagai perangkat mulai dari embedded atau
sistem tertanam hingga super komputer. Banyak organisasi, individu, maupun perusahaan
yang mengembangkan linux dengan berbagai macam distribusinya.
1
2
Selain itu, linux pun juga sudah dipercaya untuk menjadi sistem operasi
pemasangan server jika dibandingkan sistem operasi yang lain. Adanya distro linux juga
semakin ramai di pasaran, penggunaannya pada komputer dekstop juga semakin sulit
ditandingi.
Tidak hanya di komputer komersil, linux juga digunakan di tablet andrid dan
ponsel, amazon, kamera, televisi, DVD player, pesawat, NYSE (New York Stock
Echange), LHC (Large Hadron Collider), OLPC (One Laptop Per Child), sampai ke
Layanan Pos AS.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Struktur sistem
Struktur Sistem Operasi Linux itu terdiri dari 3 komponen utama.
1. Kernel : yakni suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari
sebuah sistem operasi. Disini kernel menyediakan semua fungsi untuk menjalankan
proses, juga menyediakan layanan sistem untuk memberikan pengaturan dan proteksi
akses ke sumber daya perangkat keras termasuk memori virtual.
2. System Library : yakni kumpulan fungsi standar dimana aplikasi dapat berinteraksi
dengan inti dari sebuah sistem operasi yaitu kernel.
3. System Utilities : yakni program yang bertugas mengatur dan memanage secara
individual, termasuk semua program yang di perlukan untuk menginisialisasi sistem.
2.2. Arsitektur Sistem
1. Kernel
Kernel Linux adalah kernel yang digunakan dalam sistem operasi GNU/Linux.
Kernel ini merupakan turunan dari keluarga sistem operasi UNIX, dirilis dengan
menggunakan lisensi GNU General Public License (GPL), dan dikembangkan oleh
pemrogram di seluruh dunia. Linux merupakan contoh utama dari perangkat lunak bebas
dan sumber terbuka (open source).
Kernel Linux dirilis dibawah Lisensi Publik Umum GNU versi 2 (GPLv2),
(dengan bermacam-macam Firmware dengan lisensi tidak gratis yang bervariatif),
dan dikembangkan oleh kontributor dari seluruh dunia. Kernel Linux pada awalnya
dibayangkan dan kemudian dibuat oleh mahasiswa Ilmu Komputer berkebangsaan
Finlandia, Linus Torvalds pada tahun 1991.
Linux kernel telah menerima kontribusi dari ribuan programmer. Banyak
Distribusi Linux telah dirilis berdasarkan Kernel Linux. Contoh gambar linux kernel
ditunjukkan seperti gambar berikut ini.
2. Library
Library adalah file atau sekumpulan file yang di dalamnya terdapat fungsi atau
kelas yang dibutuhkan oleh program aplikasi. Sebagai contoh library adalah Glibc,
libcurl, libpng serta library yang lain yang fungsinya menjadi pondasi untuk program
yang akan berjalan diatasnya. Misalnya tanpa library getty, maka kita tidak dapat
3
4
membuka shell atau CLI, tanpa libpng maka kita tidak bisa membuka gambar, tanpa
libmpg maka kita tidak
bisa memutar mp3. Dengan demikian library adalah pondasi untuk aplikasi atau program
tertentu. Kadang-kadang libary juga saling berkaitan (depedensi) misalkan libraeri A
adalah pondasi dari Librari B dan Program C butuh librari B. Hal semacam ini disebut
dengan depedency di linux.
3. Shell
Shell adalah aplikasi yang bertugas menerima Input perintah dari user. Pada
sistem operasi Windows, dapat disamakan dengan Command Prompt. Shell di Linux
tidak terikat dengan GUI nya. Linux mempunyai banyak shell, diantaranya adalah csh,
tcsh, sh, ash dan yang paling populer Bash. Kebanyakan server, tiga lapis ini saja sudah
lebih dari cukup, tinggal ditambahkan service (apliksi yang berjalan dibelakang layar)
misal webserver apache.
4. X Windows
X Windows adalah Library khusus untuk tampilan GUI di UNIX/Linux, tanpa
adanya librari ini, maka KDE, GNome atau openoffice tidak akan dapat berjalan.
5. Window Manager
Window Manager adalah pengelola jendela dari aplikasi yang berjalan di GUI.
Window Manager hanya bertugas menangani posisi aplikasi di Layar, Window manager
tidak mempunyai fitur misal Drag and Drop atau fitur canggih lainnya. Contoh window
Manager adalah iceWM dan GNUStep.
6. Dekstop
Lapisan di atas windows Manager adalah Desktop, ini adalah tampilan antarmuka
yang langsung berhubungan dengan user dimana user tinggal klik,drag, melakukan segala
kemudahan hanya dengan mouse. Contoh desktop di Linux adalah KDE,LXDE, Gnome,
XFace atau EDE.
7. Aplikasi
Lapisan yang paling atas dari sistem operasi Linux adalah aplikasi, misal Gedit,
Open Office dan firefox. Sebenarnya masih banyak lagi aplikasi-aplikasi yang disediakan
sendiri oleh vendor-vendor linux. misalnya untuk kategori jaringan, keamanan, editing
photo dan lain sebagainya.
Sistem operasi Linux memiliki konsep yang hampir sama dalam hal arsitektur
dengan sistem operasi lainnya. Perbedaanya adalah bentuk dari disetiap komponen pada
arsitektur tersebut, antara lain seperti berikut ini. Secara umum, arsitektur sistem operasi
linux terdiri dari kernel, library, shell, X Windows, Windows Manager, desktop dan
aplikasi.
5
2.3. Keunggulan Linux
1. Gratis
Anda dapat menggunakan sistem operasi Linux secara gratis, baik untuk
penggunaan pribadi maupun bisnis. Linux dapat diinstal pada komputer, laptop, dan
bahkan server tanpa perlu membayar biaya lisensi.
Selain itu, kebanyakan aplikasi yang terdapat di dalam distro Linux juga tersedia
secara gratis. Jika ada aplikasi yang Anda butuhkan namun belum disertakan dalam
distribusi Linux yang Anda gunakan, Anda dapat mengunduhnya tanpa harus membayar
biaya tambahan.
2. Mudah Digunakan
Dulu, Linux dianggap sebagai sistem operasi yang sulit digunakan, terutama bagi
pemula. Namun, sekarang banyak distro Linux yang sangat ramah pengguna, seperti
Ubuntu.
Linux terus mengalami pengembangan agar menjadi lebih sederhana dan mudah
digunakan. Salah satunya adalah dengan menyediakan antarmuka berbasis tampilan atau
Graphical User Interface (GUI). Melalui GUI, Anda tak lagi kesulitan dalam
mengetikkan perintah menggunakan Terminal (seperti Command Prompt di Windows).
Namun jika Anda tetap ingin menggunakan Terminal untuk mengelola OS yang
bersifat open source ini, hal itu tidak menjadi masalah. Ada banyak hal yang dapat Anda
lakukan melalui Terminal, termasuk melakukan rename file linux.
3. Aman
Linux terkenal sebagai sistem operasi yang aman dari aksi peretasan dan serangan
virus. Ada beberapa alasan mengapa hal ini dapat terjadi.
Pertama, jumlah pengguna Linux belum terlalu banyak, sehingga tidak menjadi
sasaran empuk bagi aksi peretasan dan penyebaran malware.
Kedua, secara default, sistem operasi ini tidak memberikan hak akses
administrator kepada pengguna Linux. Berbeda dengan Windows, untuk memperoleh hak
akses admin di Linux, Anda harus menggunakan perintah khusus dan memasukkan
password.
Hal ini mencegah virus masuk dan mengubah sistem tanpa izin penuh. Jika pun
virus berhasil menembus pertahanan, dampak kerusakannya cenderung minimal.
6
4. Performa Cepat
Satu hal yang dapat Anda rasakan saat menggunakan Linux adalah performa yang
cepat. Kecepatan ini dapat Anda nikmati mulai dari proses instalasi, booting, hingga
dalam penggunaan aplikasi secara umum.
Jika Anda sering membuka banyak aplikasi secara bersamaan, Linux menjadi
pilihan terbaik karena performanya yang stabil. Setiap aplikasi berjalan mandiri tanpa
mengganggu sistem secara keseluruhan.
Nah, apabila Anda merasa performa OS open source ini menurun dari saat
pertama kali diinstal, tidak perlu melakukan instalasi ulang. Cukup hapus aplikasi yang
tidak diperlukan agar sistem tidak terbebani
5. Privasi Terjaga
Beda halnya dengan Windows, Linux tidak akan mengumpulkan data pengguna,
sehingga privasi Anda lebih terjaga.
Menariknya, Anda dapat menikmati keuntungan ini tanpa perlu melakukan
pengaturan tambahan. Berbeda dengan Windows yang secara default mengaktifkan fitur
telemetri untuk mengirim data penggunaan dan performa komputer atau laptop Anda.
Awalnya, Ubuntu sempat memiliki aplikasi Amazon yang diduga mengumpulkan
data pengguna. Namun, saat ini aplikasi tersebut sudah tidak dimasukkan dalam instalasi
default.
2.4. Kelemahan Linux
1. Aplikasi Masih Sedikit
Meskipun Anda dapat menyelesaikan berbagai tugas dengan aplikasi yang ada di
Linux, namun ketersediaan aplikasinya masih terbatas. Linux belum sepenuhnya
mendukung beberapa aplikasi populer yang mungkin Anda butuhkan, seperti Adobe
Photoshop, Adobe Illustrator, atau Corel Draw.
Hal ini disebabkan oleh kurangnya dukungan dari komunitas developer yang
mengembangkan aplikasi untuk sistem operasi open source ini. Salah satu alasan
utamanya adalah penjualan aplikasi di platform Windows atau macOS dianggap lebih
menguntungkan secara komersial.
2. Kendala Dukungan Hardware
7
Masalah dukungan hardware masih menjadi kendala saat menggunakan Linux.
Seperti halnya dengan aplikasi, belum banyak vendor yang menyediakan driver untuk
sistem operasi ini. Akibatnya, banyak perangkat di laptop atau komputer tidak terdeteksi
secara otomatis di Linux.
Dampaknya adalah beberapa hardware, seperti mouse atau earphone, mungkin
tidak berfungsi secara maksimal atau bahkan tidak dapat digunakan sama sekali.
Meskipun masih ada opsi untuk menginstal driver secara manual, cara ini tentu
saja merepotkan dan tidak selalu berhasil dengan baik.
3. Kurang Mendukung Gaming
Linux kurang cocok bagi pengguna yang senang bermain game. Alasannya
adalah sebagai berikut:
Pertama, jumlah pengembang game yang membuat permainan untuk Linux masih
terbatas. Akibatnya, pilihan game yang tersedia di Linux belum sebanyak dan seberagam
seperti di Windows.
Kedua, dukungan driver untuk kartu grafis dalam mendukung permainan juga
masih terbatas. Hal ini dapat memengaruhi pengalaman bermain game. Bahkan untuk seri
kartu grafis yang sudah lama pun, mungkin Anda harus menginstal driver secara manual.
2.5. Implementasi Linux
Implementasi Linux dapat mencakup berbagai aspek, tergantung pada kebutuhan dan
tujuan spesifik Anda. Di bawah ini adalah langkah-langkah umum yang dapat Anda ikuti untuk
mengimplementasikan Linux:
1. Pilih Distribusi Linux:
• Pilih distribusi Linux yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Contoh distribusi populer
termasuk Ubuntu, Debian, CentOS, Fedora, dan lainnya.
2. Pemilihan Versi:
• Pilih versi yang sesuai dari distribusi Linux yang Anda pilih. Distribusi Linux biasanya
memiliki versi stabil dan versi pengembangan.
3. Instalasi Sistem Operasi:
• Ikuti petunjuk instalasi distribusi Linux yang Anda pilih. Umumnya, proses instalasi
melibatkan membuat partisi, mengatur pengguna dan kata sandi, serta konfigurasi jaringan.
8
4. Pemeliharaan Sistem:
• Lakukan pemeliharaan rutin seperti pembaruan sistem, pemasangan paket keamanan,
dan perawatan sistem lainnya.
5. Konfigurasi Jaringan:
• Atur konfigurasi jaringan, termasuk pengaturan IP, DNS, dan konfigurasi firewall.
Pastikan agar sistem dapat terhubung ke jaringan dengan benar.
6. Manajemen Pengguna:
• Tambahkan pengguna baru, berikan hak akses yang sesuai, dan kelola hak akses
pengguna dengan benar.
7. Manajemen Paket:
•Gunakan manajer paket sistem (seperti APT untuk Debian/Ubuntu, atau YUM untuk
CentOS/Fedora) untuk mengelola instalasi dan pembaruan paket perangkat lunak.
8. Konfigurasi Layanan:
•Konfigurasikan layanan yang dibutuhkan, seperti web server (Apache, Nginx), basis
data (MySQL, PostgreSQL), dan layanan lain sesuai kebutuhan aplikasi Anda.
9. Pengaturan Keamanan:
• Terapkan praktik keamanan yang baik, termasuk mengonfigurasi firewall,
memperbarui perangkat lunak secara berkala, dan mengaktifkan fitur keamanan sistem.
10. Backup dan Pemulihan:
•Tetapkan kebijakan pencadangan rutin dan pastikan bahwa Anda dapat memulihkan
sistem jika terjadi kegagalan.
BAB III
KESIMPULAN
Linux adalah sebuah program open source yang gratis di bawah lisensi GNU, sistem
operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan pada berbagai macam
platform perangkat keras mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC. Linux sebagai program
open source yang gratis Salah satu yang membuat Linux terkenal adalah karena gratis. Dengan
lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya
(source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau
bahkan mengubah kode sumbernya.
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Anda dapat memperoleh Linux tanpa harus
membayar sama sekali. Jika Anda harus membayar tiap kali instal perangkat lunak di lain
komputer, maka dengan Linux Anda dapat menginstalnya dimana saja tanpa harus membayar
lisensi.
Kebebasan yang paling penting dari Linux, terutama bagi programmer dan administrator
jaringan, adalah kebebasan memperoleh kode sumber (source code) dan kebebasan untuk
mengubahnya. Ini berimplikasi pada beberapa hal penting. Pertama keamanan, yang kedua
dinamika.