Nama : Okky Agam
NIM : 049778028
Program Studi : Administrasi Publik
Fakultas : Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Politik
Universitas : Universitas Terbuka
Tugas 1 Manajemen Proyek
1. Sebagian besar upaya perubahan dalam masyarakat dilakukan dalam brntuk proyek, proyek
juga merupakan alat dimana strategi perusahaan/suatu organisasi diterapkan?
Pertanyaan: Jelaskan Pengertian Proyek menurut para ahli khusunya PMBOK Guide dan
Kerzner (2013) ?
2. Bagaimana tahapan (Start-Up Project) yang dilakukan untuk memulai proyek dengan
mengevaluasi keenam aspek, yang disebutkan oleh Jensen dan Dinitzen (2014: 37-44) ?
JAWAB :
1. proyek dapat didefinisikan sebagai serangkaian kegiatan yang terencana dan terorganisir
untuk mencapai tujuan tertentu dalam jangka waktu dan sumber daya yang terbatas.
Proyek memiliki karakteristik unik, seperti memiliki tujuan spesifik, dimulai dan diakhiri
dalam waktu tertentu, serta melibatkan penggunaan sumber daya yang beragam.
Pengertian Proyek Menurut PMBOK Guide
Menurut PMBOK Guide (Project Management Body of Knowledge), proyek adalah
"upaya sementara yang dilakukan untuk menciptakan produk, layanan, atau hasil unik." Definisi
ini menekankan bahwa proyek bersifat sementara, yang berarti memiliki awal dan akhir yang
jelas,serta menghasilkan sesuatu yang baru dan berbeda dari sebelumnya. PMBOK juga
menyoroti pentingnya manajemen proyek dalam mengelola berbagai aspek seperti waktu, biaya,
dan kualitas untuk mencapai tujuan proyek secara efektif.
Pengertian Proyek Menurut Kerzner (2013)
Harold Kerzner dalam bukunya pada tahun 2013 mendefinisikan proyek sebagai
"serangkaian aktivitas yang saling terkait yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu untuk
mencapai tujuan tertentu." Kerzner menekankan bahwa proyek melibatkan perencanaan,
pelaksanaan, pengendalian, dan penyelesaian. Ia juga menggarisbawahi pentingnya pengelolaan
risiko dan komunikasi dalam manajemen proyek untuk memastikan keberhasilan hasil akhir.
2. Tahapan Start-Up Project
Tujuan Perencanaan
Tujuan dari perencanaan adalah untuk memastikan bahwa semua aspek penting dari proyek telah
dipertimbangkan dan diorganisir dengan baik sebelum memulai eksekusi. Perencanaan yang baik
membantu mengidentifikasi risiko potensial, menetapkan tujuan yang jelas, dan memastikan
bahwa sumber daya dialokasikan secara efisien.
Tahapan Memulai Proyek
Untuk memulai proyek dengan mengevaluasi keenam aspek seperti yang disebutkan oleh Jensen
dan Dinitzen (2014), langkah-langkah berikut perlu dilakukan:
1. Identifikasi Aspek Kritis: Pertama-tama, tim proyek harus mengidentifikasi enam aspek
kunci yang akan mempengaruhi keberhasilan proyek. Aspek ini mencakup tujuan proyek,
anggaran, sumber daya manusia, teknologi yang digunakan, risiko potensial, dan
stakeholder.
2. Analisis Kelayakan: Setelah aspek-aspek tersebut diidentifikasi, analisis kelayakan
dilakukan untuk mengevaluasi apakah proyek dapat dilaksanakan dengan sumber daya
yang tersedia dan dalam batasan waktu yang ditetapkan.
3. Pengembangan Rencana Proyek: Rencana terperinci disusun berdasarkan analisis
kelayakan. Rencana ini mencakup langkah-langkah spesifik yang akan diambil untuk
mencapai tujuan proyek serta penjadwalan tugas-tugas.
4. Identifikasi Risiko: Tim harus melakukan identifikasi risiko secara menyeluruh untuk
memahami potensi masalah yang mungkin muncul selama pelaksanaan proyek. Ini
termasuk membuat rencana mitigasi untuk setiap risiko yang teridentifikasi.
5. Komunikasi dengan Stakeholder: Melibatkan stakeholder sejak awal sangat penting. Tim
harus berkomunikasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan bahwa harapan
mereka dipahami dan dipenuhi.
6. Persetujuan Rencana: Terakhir, rencana proyek harus disetujui oleh semua stakeholder
sebelum eksekusi dimulai. Ini memastikan bahwa semua pihak sepakat mengenai tujuan
dan cara pencapaian proyek.