0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan15 halaman

Manfaat dan Tujuan Praktik Kerja Lapangan

Dokumen ini membahas pentingnya Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa SMK untuk mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja dengan pengalaman praktis. PKL bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan di industri, serta menjalin hubungan antara sekolah dan dunia usaha. Selain itu, PKL juga memberikan manfaat bagi sekolah dan perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun jaringan kerja.

Diunggah oleh

astyaananda7
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan15 halaman

Manfaat dan Tujuan Praktik Kerja Lapangan

Dokumen ini membahas pentingnya Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa SMK untuk mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja dengan pengalaman praktis. PKL bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan di industri, serta menjalin hubungan antara sekolah dan dunia usaha. Selain itu, PKL juga memberikan manfaat bagi sekolah dan perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun jaringan kerja.

Diunggah oleh

astyaananda7
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Setiap siswa lulusan SMK dituntut untuk mempunyai suatu keahlian dan siap, kerja karena

lulusan SMK biasanya belum diakui oleh pihak dunia usaha/industri. Oleh karena itu diadakan

suatu program Pendidikan Sistem Ganda ( PSG ) yaitu dengan melaksanakan Praktik Kerja

Lapangan ( PKL ) agar setiap siswa lulusan SMK mempunyai pengalaman dalam dunia usaha

sebelum memasuki dunia usaha tersebut secara nyata setelah lulus sekolah. Sesuai dengan

hasil pengamatan dan penelitian Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, pola

penyelenggaraan di SMK belum secara tegas dapat menghasilkan tamatan sebagaimana yang

diharapkan. Dalam rangka untuk mendekatkan kesesuaian antara mutudan tamatanpendidikan

sekolah menengah kejuruan (SMK) perlu adadukungan dari berbagaipihak yang terkait dengan

bidang keahlian yang dibutuhkan oleh lapangan kerja.

Untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai dunia kerja bagi siswa konsentrasi

Administrasi Perkantoran, serta memberikan kesempatan bagi siswamempraktikkan

keterampilan dan pengetahuan yang telah didapat di ruang kelas, siswa diwajibkan untuk

mengikuti kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di suatu instansi atau perusahaan terkait

bidang studi yang diambil.

Siswaa komputer yang memahami berbagai ilmu selama di ruang kelas, telah mendapatkan

bekal yang cukup dimana memang dibutuhkan dalam kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di

setiap instansi atau perusahaan. Bidang administrasi juga mencakup banyak kegiatan, yang

diantaranya ialah dalam hal kepegawaian, manajemen kearsipan, ataupun manajemen

perkantoran. Penerapan Program PKL di konsentrasi Perkantoran ini dilakukan untuk


membekali siswa agar bisa mengatasi masalah yang timbul dalam kegiatan administrasi yang

ada di suatu instansi atau perusahaan.

Dengan mengikuti program PKL ini, siswa diharapkan dapat menambah pengetahuan,

wawasan, serta pengalaman baru yang tidak didapatkan dimanapun mengenai dunia kerja.

Setiap instansi ataupun perusahaan dalam melakukan aktivitasnya, pasti membutuhkan

administrasi untuk menjalankan kesuksesan perusahaannya. Begitu juga dengan instansi

BUMN, PT Jasa Marga yang juga membutuhkan kegiatan administrasi dalam menjalankan

aktivitasnya.

Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pembelajaran yang belum kondusif untuk menghasilkan

tenaga kerja yang profesional, karena keahlian profesional seseorang tidak semata – mata

diukur oleh penguasaan unsur pengetahuan dan teknik bekerja, tetapi harus dilengkapi dengan

penguasaan bekerja dengan baik. Ada dua pihak yaitu lembaga pendidikan dan lapangan kerja

( industri / perusahaan atau instansi tertentu ) yang secara bersama – sama menyelenggarakan

suatu program keahlian kejuruan. Dengan demikian kedua belah pihak seharusnya terlibat dan

bertanggung jawab mulai dari tahap perencanaan program, tahap penyelenggaraan, sampai

penilaian dan penentuan kelulusan siswa.

Praktik Kerja Lapangan (PKL) adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian yang

mengandung secara sistematik dan sinkron program pendidikan di sekolah dan program

penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerjasama langsung di dunia kerja secara

terarah untuk mencapai suatu keahlian profesional tertentu.

Penyelenggaraan program PKL bertujuan untuk menghasilkan tenaga kerja yang memiliki

keahlian profesional, memperkokoh “link and match” antara sekolah dengan dunia kerja,

meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas

profesional, dan memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman sebagai bagian
dari proses pendidikan.Komisi Pemilihan Umum adalah lembaga negara yang

menyelenggarakan pemilihan umum di Indonesia.

Peaktek kerja industri (PRAKERIN) merupakan saranayang palingtepat bagi parasiswa untuk

mengetahui dan mempraktekan secara langsungbagaimana prosesproduksi yang sedang

berlangsung di sebuah industrydan juga sebagai tahapanawal unruk beradaptasi sebelum

nantinya para siswabekerja setalah keluar darisekolah. Dengan begitu, siswa diharapkan dapat

meningkatkankegiatan belajar

1.2 PENGERTIAN PKL


Praktek Kerja Lapangan adalah salah satu bentukemplementasi secarasistematis dan sinkron

antara program pendidikan disekolah dengan programpenguasaan keahlian yang diperoleh

melalui kegiatankerja secara langsung diduniakerja untuk mencapai tingkat keahlian

tertentu.Disamping dunia usaha , Praktek Kerja Lapangan ( PKL) Dapat memberikan

keuntunganpada pelaksanaan itu sendiri yaitu sekolah, karenakeahlian yang tidak diajarkan

disekolahan bias didapat didunia usaha , sehingga denganadanya Praktek KerjaLapangan ( PKL )

dapat meningkatkan mutu dan relevensiPendidikan Menengah Atasyang dapat diarahkan

mengembangkan suatu system yang mantap antara dunia pendidikan dan dunia usaha.

PKL atau Praktik Kerja Lapangan adalah suatu kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan

cara menempatkan siswa pada sebuah perusahaan, industri, atau instansi. Kegiatan ini juga

sering disebut sebagai kegiatan magang dan hanya dapat ditemukan pada jenjang pendidikan

menengah kejuruan atau SMK.Dengan mengikuti kegiatan PKL, siswa kejuruan akan

mendapatkan pengalaman langsung bagaimana dunia kerja yang sesungguhnya sekaligus

memperkuat penguasaan kompetensi teknis siswa sesuai dengan Kompetensi Keahliannya.

Umumnya, Praktik Kerja Lapangan dilaksanakan pada semester 4 kelas XI atau semester 5

kelas XII selama 3 sampai 6 bulan. Siswa akan diantar oleh guru pembimbingnya ke tempat PKL
dan akan dijemput kembali jika kegiatan PKL telah selesai dilaksanakan. Guru pembimbing akan

melakukan monitor setidaknya 2 kali selama siswa menjalani masa PKL tersebut. Sementara itu,

siswa diharuskan untuk membuat laporan PKL selama menjalani kegiatan tersebut.

Setelah menyelesaikan kegiatan PKL, siswa akan mendapatkan sertifikat PKL yang

ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan Pimpinan PKL. Sertifikat ini dapat dijadikan bekal untuk

siswa saat melamar kerja setelah lulus dari SMK.Tak sedikit siswa yang mendapatkan pekerjaan

di tempat ia menjalani PKL setelah lulus sekolah karena Pimpinan PKL melihat skill,

kemampuan, dan sikap siswa selama menjalani PKL.

1.3 TUJUAN PKL


 Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian professional(dengantingkat

pengetahuan,ketrampilan dan etos kerja yangsesuai dengantuntutan lapangan kerja).

Meningkatkan efisensi proses pendidikan dan pelatihantenaga kerja yangberkualitas

professional.

 Meningkatkan,memperluas dan memantapkan proses penyerapanteknologi baru dari

lapangan industry ke sekolahdan sebaliknya.

 Memperkokoh keterkaitan dan keterpaduan antara sekolah dengan duniausaha/dunia

industri.

 Menyiapkan Siswa agar memiliki pengalaman faktual dengan menerapka yg ilmu

pengetahuan dan keterampilan yang telah diperolehnya di sekolah pada industri atau

lembaga;

 Memberikan kesempatan kepada Siswa agar dapat menerapkan kemampuan

profesional atau keahliannya secara utuh dan terpadu dalam situasi nyata;

 Memberikan pemahaman kepada Siswa tentang prosedur kerja dan peraturan teknis di

dunia kerja; dan


 Mengembangkan diri Siswa sebagai tenaga profesional, disiplin, dan bertanggung jawab

dalam melaksanakan tugas.

1.4 MANFAAT PKL

A.Bagi siswa

Menurut Oemar Hamalik, PKL memiliki manfaat sebagai bagian integral dalam program

pelatihan, praktik industri perlu dilakukan siswa karena mengandung banyak manfaat. Berikut

ini adalah uraian lengkap tentang manfaat PKL:

1. -Menyediakan kesempatan bagi siswa untuk melatih keterampilan manajemen dalam

situasi lapangan kerja yang aktual. Hal ini penting dalam rangka belajar menerapkan

teori, konsep, dan prinsip yang telah dipelajari sebelumnya.

2. Memberikan pengalaman-pengalaman praktis kepada siswa sehingga hasil penelitian

bertambah luas.

3. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk memecahkan berbagai masalah

manajemen di lingkungan lapangan kerja dengan mendayagunakan kemampuannya.

4. Mendekatkan dan menjembatani persiapan siswa untuk terjun ke dunia kerja sehingga

siswa sudah memiliki kesiapan yang mumpuni.

5. Membantu siswa dan siswi memiliki pola pikir yang lebih terkonstruktif terutama saat

berhadapan dengan masalah di dunia kerja.

6. Memberikan kesempatan pada siswa dan siswi untuk belajar suatu keahlian yang

diajarkan langsung oleh ahlinya di lapangan yang mana hal itu tak bisa didapatkan di

sekolah.

7. Menjalin kerja sama yang baik antara sekolah dan industri atau perusahaan baik dalam

keperluan usaha maupun industri.

8. Melatih dan mengasah keterampilan yang diterima siswa saat belajar di sekolah.
Berdasarkan pendapat Oemar Hamalik tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa praktik kerja

lapangan mempunyai banyak sekali manfaat bagi siswa.Manfaat PKL untuk memberikan

kesempatan untuk berlatih sera memantapkan hasil belajar dan keterampilan di kondisi

lingkungan kerja yang sesungguhnya serta dapat menjembatani siswa agar siap memasuki

dunia kerja.

B. Bagi sekolah

Praktik Kerja Lapangan (PKL) memberikan manfaat yang signifikan bagi sekolah, di antaranya:

1. Meningkatkan Kualitas Pendidikan: Melalui PKL, sekolah dapat memberikan

pengalaman nyata kepada siswa mengenai dunia kerja. Hal ini dapat memperkaya

pembelajaran siswa dengan pengetahuan praktis yang tidak bisa diperoleh dari teori

belaka.

2. Membangun Jaringan: PKL membuka peluang bagi sekolah untuk membangun

hubungan dengan perusahaan atau instansi tempat siswa melakukan praktik.

Kemitraan yang terjalin dapat membuka pintu bagi kerja sama lebih lanjut, seperti

program pelatihan atau kerja sama proyek.

3. Branding Sekolah: Ketika siswa sekolah sukses dalam PKL dan mendapat pekerjaan

yang baik setelah lulus, hal ini dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi calon siswa.

Prestasi alumni yang sukses dapat meningkatkan citra sekolah dan menarik minat calon

siswa.

4. Meningkatkan Skill Siswa: PKL membantu siswa mengasah keterampilan dan

kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Dengan terlibat langsung dalam kegiatan

sehari-hari di industri, siswa dapat mengembangkan keahlian praktis dan soft skills

seperti komunikasi, kerja tim, dan problem-solving.


5. Mempersiapkan Siswa untuk Dunia Kerja: PKL membantu siswa memahami tuntutan

dan realitas dunia kerja sebelum mereka benar-benar terjun ke dalamnya. Hal ini

mempersiapkan siswa secara mental, emosional, dan praktis untuk menghadapi

tantangan di dunia kerja setelah lulus.

6. Dapat menjalin kerja sama yang baik dengan perusahaan yang dilaksanakan praktikan

dalam Praktik Kerja Lapangan

7. Sebagai penilaian kemampuan dan kompetensi mahasiswa dalam menerapkan

pengetahuan di dunia kerja khususnya lembaga pemerintahan

8. Sebagai sarana pembinaan hubungan baik terhadap perusahaan atau instansi

pemerintah agar dapat memberikan informasi dunia kerja kepada lulusan dari Fakultas

Ekonomi pada khususnya

9. Dengan manfaat-manfaat tersebut, PKL menjadi bagian penting dalam pendidikan

yang tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis tetapi juga pengalaman praktis

yang berharga bagi siswa dan sekolah.

C. Bagi Perusahaan

1. Dapat terjalinnya hubungan yang baik antara instansi atau perusahaan dengan

perguruan tinggi

2. Dapat menjalankan tanggung jawab sosial karena telah memberikan kesempatan

kepada perguruan tinggi untuk melakukan kegiatan PKL kepada mahasiswanya

3. Dapat memberikan kesempatan mahasiswa untuk bekerja di tempatnya apabila

sewaktu-waktu membutuhkan tenaga kerja

4. Membantu meringankan kegiatan operasional instansi dalam melaksanakan pekerjaan.

1.5 UUD PKL


Didik atau anak sekolah pada SMK/MAK, SMALB, dan LKP melaksanakan PKL di dunia kerja.

Dunia Kerja tersebut dalam Permendikbud 50 tahun 2020 tentang Praktik Kerja Lapangan bagi

Peserta Didik, yaitu:

dunia usaha;Peserta

dunia industri;

badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah;

instansi pemerintah; atau

lembaga lainnya.

Bagi penyandang disabilitas menurut Permendikbud 50 tahun 2020 tentang Praktik Kerja

Lapangan bagi Peserta Didik memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengikuti PKL.

Dunia kerja menyediakan akomodasi yang layak untuk pemenuhan kebutuhan ragam disabilitas

Peserta Didik dalam pelaksanaan kegiatan PKL. Pemenuhan akomodasi yang layak dilaksanakan

sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penyelenggaraan PKL bagi Peserta Didik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1)

Permendikbud 50 tahun 2020 tentang PKL bagi Peserta Didik dilaksanakan di dunia kerja di

dalam dan/atau di luar negeri. Penyelenggarakan PKL dilaksanakan dengan:

Penyelenggaraan PKL dilaksanakan secara luring dan/atau daring.PKL yang dilaksanakan secara

luring dilakukan dengan praktik pembelajaran secara langsung oleh Peserta Didik di dunia

kerja.PKL yang dilaksanakan secara daring diperuntukkan bagi pembelajaran kompetensi

keahlian berbasis teknologi informasi dan komunikasi.


Selain untuk pembelajaran kompetensi keahlian berbasis teknologi informasi dan komunikasi,

PKL dapat dilaksanakan secara daring dalam keadaan tertentu. Keadaan tertentu yang

dimaksud adalah:

bencana alam;

bencana non-alam; atau

kondisi geografis.

Pelaksanaan PKL secara daring dilakukan setelah mendapatkan persetujuan tertulis dari dunia

kerja.Permendikbud 50 tahun 2020 tentang Praktik Kerja Lapangan bagi Peserta Didik

menyebutkan bahwa PKL dilakukan melalui tahapan:

perencanaan;

pelaksanaan;

penilaian; dan

monitoring dan evaluasi.

Permendikbud 50 tahun 2020 tentang Praktik Kerja Lapangan bagi Peserta Didik ditetapkan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim pada tanggal 30 Desember 2020

di Jakarta. Permendikbud 50 tahun 2020 tentang Praktik Kerja Lapangan bagi Peserta Didik

diundangkan Dirjen Peraturan Perundang-Undangan Kemenkumham Widodo Ekatjahjana pada

tanggal 30 Desember 2020 di Jakarta. Permendikbud 50 tahun 2020 tentang Praktik Kerja

Lapangan bagi Peserta Didik ditempatkan pada Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020

Nomor 1793. agar setiap orang mengetahuinya.


BAB IV

PENUTUP

4.1 KESIMPULAN

Selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), praktikan menemukan ataupun mendapat

berbagai pengalaman baru, pengetahuan serta wawasan yang berkenaan dengan materi

sekolah, komputer. Tentu hal ini sangat bermanfaat bagi praktikan yang melaksanakan PKL.

Namun, tidak semua kegiatan dapat berjalan dengan mulus. Nyatanya, praktikan mengalami

banyak kendala yang dihadapi saat melaksanakan PKL, tapi kendala-kendala tersebut dapat

teratasi dengan baik atas bantuan karyawan dan juga atasan dari bagian PKBL.
Dengan selesainya pelaksanaan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama tiga (3) bulan

yang dimulai sejak 2 Juli 2018 sampai dengan 29 September 2018 sangatlah membawa manfaat

yang besar bagi penulis sebagai peserta dan merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan

kedisiplinan, keterampilan dan ketertiban sekolah, serta mempersiapkan diri untuk dapat

mandiri di dunia kerja, baik kami sebagai pelaksanan PKL saat ini maupun angkatan berikutnya

yang tidak akan lepas dalam mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) tahun depan. Dengan

demikian, saya selaku penulis laporan dapat menarik kesimpulan bahwa :

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan dan pelatihan

bagi siswa yang memadukan dunia kerja atau industri dengan pendidikan di Dunia Industri

(Dunia Kerja) yang secara langsung terarah untuk menambah keahlian tertentu. Dengan

terlaksananya Praktik Kerja Lapangan (PKL), saya langsung merasakan sendiri tentang ilmu

dalam dunia kerja yang sesungguhnya

Masukan dari masyarakat untuk mengarsipkan di KPU sebagai alat atau pelaksana

penyelenggaraan pemilihan sangatlah penting.Dalam permasalahan yang saya temukan, saya

mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat, karena saya dapat mengetahui penyebab dan cara

menyelesaikannya secara sederhana.

Praktikan menjalankan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama kurang lebih satu (2) bulan dan

ditempatkan di Sub Bagian Kepanitraan.Pengadilan Agama Sungguminasa. Jenis pekerjaan yang

dilakukan oleh Praktikan berkaitan dengan bidang kearsipan, teknologi perkantoran, dan

komputer administrasi. Adapun uraian pekerjaan Praktikan diantaranya adalah:

pengecekan kelengkapan dokumen pegawai, penemuan kembali arsip, penggandaan dokumen,

pemindaian dokumen, dan penginputan data.Pada saat penyelesaian kerja, paktikan

menemukan beberapa kendala seperti pegawai yang masih belum melengkapi dokumen nya,

padahal batas waktu penginputan data ke SIKEP sudah sangat terbatas, dan sulitnya
menemukan kembali arsip. Namun kendala-kendala tersebut dapat diatasi dengan baik melalui

usaha, tanggung jawab dan koordinasi dengan Kepala Sub Bagian kepaniteraan dan

Pembimbing Praktik Kerja Lapangan.

4.2 SARAN

Sesuai dengan kesimpulan dan keterbatasan penelitian ini, maka dapat diajukan beberapa

saran guna meningkatkan keberhasilan dalam pembekalan pelaksanaan dan evaluasi siswa

pada Prakerin di SMK Swasta Pramaartha, antara lain:

a) Mengingat tingkat ketercapaian pembekalan pelaksanaan dan evaluasi Prakerin siswa

belum mencapai 100% maka perlu adanya pengoptimalan dalam melaksanakan

kegiatan Prakerin, dengan cara lebih memberikan instruksi dan bimbingan saat

Prakerin secara instensif contoh memberikan arahan saat pembekalan dan

pelaksanaan prakerin serta memberikan kedisiplinan waktu saat evaluasi Prakerin atau

dalam mengumpulkan tugas laporan Prakerin.

b) Dalam penelitian ini hanya menggunakan responden siswa kelas XIIjurusan Teknik

Komputer yang berjumlah 61 siswa. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya agar dapat

membandingkan pelaksanaan Prakerin SMK Negeri 1 Cangkringan dengan mengambil

data dari siswa jurusan Teknik komputer Ringan SMK lain, agar membawapembenahan

dalam pelaksanaan Prakerin yang akan datang

c) Dalam penelitin ini tidak merubah sistem Prakerin yang sudah ada di harapkan SMK

Negeri 1 Cangkringan menjadi lebih baik lagi dengan adanya penelitian ini.

Berikut ini adalah saran yang bisa Praktikan berikan dalam pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan,

yaitu :

1. Bagi Siswi
a) Melakukan Observasi mengenai instansi yang sebelumnya akan dituju untuk

pelaksanaan PKL, apakah Instansi tersebut menerima Siswi PKL, dan apakah di dalam

Instansi tersebut terdapat bidang kerja yang sesuai dengan keahlian Siswi.

b) Menyiapkan dan melengkapi berkas berkas yang diperlukan untuk mempermudah

pembuatan laporan PKL.

c) Mencatat dengan baik pekerjaan pekerjaan apa yang dilakukan selama melaksanakan

PKL.

2. Bagi Sekolah

a) Memberikan pengarahan dan bimbingan sebelum Siswi melaksanakan kegiatan PKL.

b) Bekerja sama dengan instansi negeri ataupun swasta untuk mempermudah Siswi

menemukan tempat PKL.

c) Pihak sekolah memberikan pembekalan kepada mahasiswa yang akan melaksanakan

Praktik Kerja Lapangan (PKL)

d) Tidak hanya itu, pihak sekolah juga memberikan pengetahuan lebih mengenai Praktik

Lapangan Kerja kepada para mahasiswa yang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan

(PKL)

3. Bagi Perusahaan

a) Pihak perusahaan memberikan bimbingan mengenai rincian dalam pengerjaan tugas

kepada mahasiswa yang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) agar mahasiswa

yang melaksanakan Praktik Kerja

b) Lapangan tersebut dapat lebih mudah menjalankan pekerjaan yang diberikan oleh

pihak perusahaan
c) Tidak hanya itu, mereka juga memberikan pekerjaan atau tugas yang memang

mahasiswa mampu untuk mengerjakannya dan tidak melebihi batas kemampuan

mahasiswa dalam bidangnya yang dipelajari di universitas

d) Agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik, maka kegiatan kearsipan pun harus

berjalan dengan lebih baik mulai dari penerimaan, pencatatan, penyimpanan,

perawatan, penggunaan, sampai dengan penyusutan serta pemusnahan perawatan

arsip. Terutama untuk penyimpanan arsip yang harus diperhatikan. Dimana

penggunaan jenis penyimpanan arsip dengan system wilayah/geografis lebih sesuai

untuk unit PKBL ini. Karena bagian PKBL lebih memfokuskan kepada pengurusan

mengenai banyak pinjaman modal dari banyak daerah.

e) Tidak hanya untuk masalah kearsipan, terutama juga masalah sarana atau fasilitas

kantor, termasuk fotokopi dan lemari penyimpanan arsip. Diharapkan untuk setiap

divisi atau bagian memiliki setidaknya satu mesin fotokopi dibanding jika harus untuk

turun ke lobi untuk menggandakan berkas. Terlebih jika perlu mengantre terlebih

dahulu apabila ada orang lain yang juga ingin memakai mesin fotokopi. Dan hal itu

memakan waktu lama.

Anda mungkin juga menyukai