0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
602 tayangan10 halaman

Soal dan Jawaban MOOC PPPK

Dokumen ini berisi soal-soal dan jawaban terkait kode etik, perilaku akuntabilitas, dan wawasan kebangsaan bagi ASN. Setiap soal menguji pemahaman tentang nilai-nilai ASN dan prinsip-prinsip pelayanan publik. Selain itu, terdapat penekanan pada pentingnya ASN memiliki wawasan kebangsaan yang baik sebagai representasi negara.

Diunggah oleh

Mia Nasution
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
602 tayangan10 halaman

Soal dan Jawaban MOOC PPPK

Dokumen ini berisi soal-soal dan jawaban terkait kode etik, perilaku akuntabilitas, dan wawasan kebangsaan bagi ASN. Setiap soal menguji pemahaman tentang nilai-nilai ASN dan prinsip-prinsip pelayanan publik. Selain itu, terdapat penekanan pada pentingnya ASN memiliki wawasan kebangsaan yang baik sebagai representasi negara.

Diunggah oleh

Mia Nasution
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SOAL MOOC PPPK DAN JAWABAN

1. Berikut ini termasuk Kode Etik dan nilai dasar Ber-AKHLAK, kecuali …
a. Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat
b. Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggungjawab, cermat, disiplin dan
berintegritas tinggi
c. Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan
d. Loyal kepada atasan
Jawaban: D

2. Berikut ini adalah termasuk perilaku Akuntabilitas yang sesuai dengan konteks Core
Values ASN ber-AKHLAK?
a. Kemampuan menggunakan kekayaan dan barang milik Negara secara
bertanggungjawab, efektif dan efisien
b. Kemampuan melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggungjawab, cekatan, disiplin,
dan integritas tinggi
c. Kemampuan menggunakan kewenangan jabatannya dengan fleksibel dan
berintegritas tinggi
d. Kemampuan beradaptasi dengan permintaan dan karakter masyarakat Indonesia
yang beragam
Jawaban: A

3. Yang manakah diantara panduan perilaku berikut yang merupakan kode etik dari
nilai berorientasi pelayanan?
a. Menjaga nama baik sesame ASN, Pimpinan, Instansi dan Negara
b. Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas
c. Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan
d. Melakukan perubahan tiada henti
Jawaban: D

4. Sebutkan yang bukan merupakan fungsi ASN?


a. Pelaksana kebijakan publik
b. Pelayan publik
c. Pengawas kegiatan publik
d. Perekat dan pemeratu bangsa
Jawaban: A

5. Penyelenggaraan pelayanan publik dilakukan dengan menggunakan fasilitas dan


sumber daya manusia yang dibiayai oleh warga Negara melalui pajak yang mereka
bayar adalah prinsip …
a. Akuntabel
b. Berkeadilan
c. Aksesibel
d. Efektif
Jawaban: A

6. Dalam memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, kedudukan masyarakat


dalam konteks tersebut adalah …
a. Masyarakat sebagai wajib pajak
b. Masyarakat sebagai pengawas kinerja pemerintah
c. Masyarakat sebagai elemen adanya Negara
d. Masyarakat sebagai penerima layanan
Jawaban: D
7. Menurut A. Imanto, siklus layanan dimulai pada saat … dan berakhir pada saat …
a. Dimulai pada saat konsumen datang ke loket pelayanan dan berakhir ketika
kunsumen pulang
b. Dimulai saat konsumen menemui kendala dan berakhir ketika keluhannya tertangani
c. Dimulai saat konsumen memilih jenis layanan dan berakhir setelah menemui petugas
pelayanan
d. Dimulai pada saat konsumen mengadakan kontak pertama kali dengan service
selivery system dan berakhir sampai dengan selesai jasa tersebut diberikan
Jawaban: D

8. Pegawai ASN dapat diandalkan dalam memberikan pelayanan dicontohkan dengan?


a. Mampu, akan, dan pasti menyelesaikan tugas yang mereka terima atau pelayanan
yang diberikan
b. Mengerjakan apapun yang diminta oleh masyarakat tanpa banyak bertanya
c. Siap sedia 24 jam kapanpun dan dimanapun dibutuhkan oleh masyarakat
d. Komitmen kuat memberikan pelayanan ditandai dengan datang paling pagi dan
pulang paling sore
Jawaban: A

9. Undang-undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Layanan Publik menyebutkan 12 asas


pelayanan publik, kecuali …
a. Kesamaan hak
b. Kompetitif
c. Keseimbangan hak dan kewajiban
d. Kepastian hukum
Jawaban: B

10. Akuntabilitas merupakan kontrak antara pemerintah dengan aparat birokrasi dan
pemerintah yang diwakili oleh ASN dengan masyarakat, salah satu ciri kontrak tersebut
adalah …
a. Akuntabilitas adalah kewajiban
b. Akuntabilitas memiliki sifat fleksibel
c. Akuntabilitas adalah interaksi pertukaran sosial dua arah antara yang menuntut dan
yang bertanggung jawabnya
d. Akuntabilitas adalah akumulasi
Jawaban: C

11. Berikut urutan tingkatan akuntabilitas adalah:


a. Personal, individu, keluarga, kelompok, organisasi, stakeholder
b. Personal, individu, kelompok, organisasi, stakeholder
c. Personal, individu, kelompok, organisasi, Negara, stakeholder
d. Personal, individu, kelompok, pimpinan, kelompok, organisasi, pimpinan organisasi,
stakeholder
Jawaban: A

12. Pilihlah pernyataan yang paling tepat:


a. Akuntabilitas individu mengacu pada hubungan antara individu satu dan individu
lainnya
b. Akuntabilitas individu tidak mempengaruhi akuntabilitas personal
c. Akuntabilitas personal mengacu pada nilai-nilai yang ada pada diri seseorang seperti
kejujuran, integritas dan etika.
d. Akuntabilitas keluarga merupakan pondasi dari akuntabilitas kelompok
Jawaban: C
13.Sesuai Permenpan RB Nomor 38 Nomor 38 tahun 2017 tentang Standar Jabatan ASN,
bahwa setiap ASN perlu memiliki 3 jenis kompetensi dalam pelaksanaan tugas
jabatannya yaitu:
a. Teknis, kepemimpinan dan sosial kultural
b. Tugas, manajerial dan sosial kultural
c. Teknis, manajerial dan sosial kultural
d. Teknis, leadership dan sosial kultural
Jawaban: C

14. Pernyataan dibawah ini ynag menggambarkan perilaku kompeten ASN untuk
meningkatkan kompetensi diri yang relevan / tepat:
a. Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah
adalah diperlukan untuk jabatan strategis di lingkungan ASN
b. Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah adalah
keniscayaan bagi setiap ASN
c. Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah adalah
diperlukan jika diisyaratkan dalam tugas jabatannya
d. Semua salah’
Jawaban: B

15. Upaya untuk melakukan kerja terbaik sebagai bagian perilaku kompeten ASN yang
sesuai dibawah ini:
a. Melakukan adaptasi terhadap pekerjaan merupakan keharusan
b. Melakukan adaptasi terhadap perubahan lingkungan merupakan keharusan
c. Melakukan adaptasi terhadap orang lain dan melakukan karya terbaik bagi pekerjaanya
merupakan keharusan
d. Melakukan adaptasi terhadap perubahan lingkungan dan melakukan karya terbaik bagi
pekerjaanya merupakan keharusan
Jawaban: C

16. Sebagai ASN membiasakan belajarlah hal-hal yang benar-benar baru, dan lakukan
secara terus menerus, dalam proses belajar yaitu:
a. Learn
b. Unlearn
c. Relearn
d. Self study
Jawaban: A

17. Berikut pernyataan yang paling sesuai antara lain tentang ASN sebagai profesi:
a. ASN sebagai profesi selayaknya mengelola dan mengembangkan dirinya dan diharapkan
mempertanggungjawabkan kinerjanya
b. ASN sebagai profesi memiliki kewajiban mengelola dan mengembangkan dirinya dan
mempertanggungjawabkan kinerjanya
c. ASN sebagai profesi memiliki kewajiban mengembangkan dan membina kinerja kolega
kerjanya
d. ASN sebagai profesi memiliki kewajiban mengelola dan mengembangkan dirinya dan pegawai
lainnya
Jawaban: B

18. ASN pembelajar yang relevan saat ini adalah:


a. Pegawai yang memiliki kemampuan menerappkan kompetensinya ke situasi baru, di dunia
yang selalu berubah dan kompleks
b. Pegawai yang selalu berubah sikap dan perilakunya
c. Pegawai yang memiliki kemampuan yang sesuai
d. Semua benar
Jawaban: A

19. Lagu yang paling tepat menggambarkan keanekaragaman bangsa dan budaya
Indonesia berikut ini adalah:
a. Kebyar kebyar
b. Bendera Merah Putih
c. Garuda Pancasila
d. Dari Sabang Sampai Merauke
Jawaban: D

20. Berikut ini adalah indikator suasana lingkungan bekerja yang harmonis:
a. Suasana bekerja tidak bahagia
b. Kinerja organisasi rendah
c. Kesempatan belajar dan kontribusi rendah
d. Seluruh ASN suka saling membantu
Jawaban: D

21. Prinsip nasionalisme bangsa Indonesia dilandasi nilai-nilai Pancasila yang diarahkan
agar bangsa Indonesia senantiasa menempatkan persatuan sebagai dasar pembentukan
NKRI dituangkan dalam Pancasila yaitu:
a. Sila pertama
b. Sila kedua
c. Sila ketiga
d. Sila keempat
Jawaban: C

22. Manfaat keanekaragaman bangsa Indonesia yang paling tepat adalah:


a. Adanya pertentangan norma-norma dalam masyarakat sehingga menimbulkan
kebingungan bagi masyarakat
b. Membuat Indonesia terkenal dimata dunia berkat keberagaman budaya yang kita
miliki
c. Pemberlakuan sanksi terhadap pelanggar atas norma yang tidak tegas atau lemah
d. Tindakan anggota masyarakat yang sudah tidak lagi sesuai dengan norma yang
berlaku
Jawaban: B

23. Anggapan yang dimiliki terhadap suatu kelompok yang bersifat tidak baik seperti
anggapan satu kelompok identik dengan kekerasan, sifat suatu suku yang kasar dan
sebagainya merupakan:
a. Stereotip suatu kelompok
b. Etnosentrisme
c. Asimilasi
d. Skepticism
Jawaban: A

24. Hal yang harus ditanamkan dalam mengangisipasi potensi konflik kepada sesame
ASN adalah kecuali:
a. Profesionalisme
b. Kebijakan pemerataan pembangunan
c. Sikap mendahulukan kepentingan diri sendiri
d. Toleransi
Jawaban: C
25. Secaraa etimologis, istilah “loyak” diadaptasi dari bahasa Prancis yaitu “Loial” yang
artinya:
a. Mutu dan sikap patuh
b. Mutu dan sikap taat
c. Mutu dan sikap setia
d. Mutu dan sikap hormat
Jawaban: C

26. Loyalitas merupakan kualitas kesetiaan atau kepatuhan seseorang kepada orang lain
atau (misalnya organisasi) yang ditunjukan melalui:
a. Ide dan pemikiran
b. Sikap dan tindakan
c. Ketaatan dam pemikiran
d. Integritas dan idealisme
Jawaban: B

27. Ketika seorang pegawai memiliki sikap sesuai dengan makna loyal dan loyalitas,
maka otomatis ia akan merasa memiliki tanggunga jawab yang besar terhadap
organisasinya ditunjukan dengan cara:
a. Berhati – hati dan lambat dalam mengerjakan tugas – tugasnya
b. Mengerjakan banyak tugas dalam waktu yang bersamaan
c. Berani untuk mengembangkan berbagai inovasi demi kepentingan organisasi
d. Loyal terhadap pimpinan
Jawaban: C

28.Bagi seorang Pegawai Negeri Sipil, kata loyal dapat dimaknai sebagai kesetiaan
terhadap:
a. Pimpinan
b. Pekerjaan
c. Profesi
d. NKRI
Jawaban: D

29.Nasionalisme dalam konteks loyalitas seorang ASN dapat dimaknai sebagai:


a. Suatu keadaan atau pikiran yang mengembangkan keyakinan bahwa pengorbanan
terbesar mesti diberikan untuk organisasi
b. Suatu keadaan atau pikiran yang mengembangkan keyakinan bahwa pengorbanan
terbesar mesti diberikan untuk Negara
c. Suatu keadaan atau pikiran yang mengembangkan keyakinan bahwa kesetiaan
terbesar mesti diberikan untuk organisasi
d. Suatu keadaan atau pikiran yang mengembangkan keyakinan bahwa kesetiaan
terbesar mesti diberikan untuk Negara
Jawaban: D

30. Yang tidak termasuk perilaku loyal dalam Core Values ASN adalah:
a. Memegang teguh ideology Pancasila, Undang – undang Dasar Negara republic
Indonesia tahun 1945, setia kepada NKRI serta pemerintah yang sah
b. Melindungi segenap tumpah darah Indonesia dengan integritas dan semangat juang
yang tinggi
c. Menjaga nama baik sesame ASN, pimpinan instansi dan Negara
d. Menjaga rahasia jabatan dan Negara
Jawaban: B
31.Adaptasi dalam business process pemerintahan menjadi penting karena alasan
berikut:
a. Persaingan untuk mendapatkan keuntungan ekonomis
b. Mempertahankan dan meningkatkan kinerja
c. Bertahan hidup ditengah persaingan dengan pihak lain
d. Perintah dan mandate dari undang – undang
Jawaban: B

32.Berikut ini ciri – ciri penerapan budaya adaptif, kecuali:


a. Memanfaatkan peluang – peluang yang berubah – ubah
b. Memperhatikan kepentingan – kepentingan yang diperlukan antara instansi mitra,
masyarakat dan sebagainya
c. Mendorong jiwa kewirausahaan
d. Konsisten dengan keputusan yang sudah diambil sejak awal
Jawaban: D

33.Pimpinan sebenarnya dalam organisasi adaptif adalah pimpinan yang mampu


membawa sesuatu pada organisasi yang dipimpinnya, yaitu:
a. Perubahan teknis
b. Perubahan misi
c. Kemakmuran
d. Perubahan adaptif
Jawaban: D

34. Menghadapi volatility adalah dengan cara menegaskan:


a. Misi
b. Visi
c. Revisi
d. Remisi
Jawaban: B

35.Kebijakan adaptif dikonseptualisasi oleh elemen kapabilitas systemdynamic


governance berikut, kecuali:
a. Thinking ahead
b. Thinking along
c. Thinking again
d. Thingking across
Jawaban: B

36.Berikut ini adalah beberapa indikator yang menunjukan sebuah organisasi yang
berkarakter adaptif, kecuali:
a. Agilitas
b. Status quo
c. Fleksibilitas
d. Responsive
Jawaban: B

37. Negara bukan menjadi satu-satunya penyelenggara pemerintahan dan pelayanan


public. Hal tersebut merupakan salah satu prinsip dari konsep:
a. Governance
b. Government
c. Welfare state
d. New Public Service
Jawaban: B
38.Berikut ini adalah konsep yang mengandung prinsip-prinsip governance, kecuali:
a. Triple Helix
b. Penta Helix
c. Quadruple Helix
d. Collaboration
Jawaban: D

39.Apabila merujuk pada definisi dari “Collaborative Governance” yang dikemukakan


oleh para ahli, maka dibawah ini adalah kolaborasi actor yang paling ideal apabila
menggunakan prinsip governance:
a. Kolaborasi antara pemerintah Daerah, Kementerian, Lembaga Pemerintahan Non
Kementerian
b. Kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi, Lembaga Administrasi Negara dan
Pemerintah Daerah
c. Kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Kepolisian Negara Republik Indonesia dan
Komisi Pemberantasan Korupsi
d. Kolaborasi antara Kementerian, Akademisi dan Civil Society
Jawaban: D

40.Pernyataan berikut sesuai dengan prinsip governance, kecuali:


a. Pemerintah tidak menjadi satu – satunya actor dalam pelayanan publik
b. Pemerintah menjadi satu – satunya actor dalam pelayanan pubik
c. Civil Society menjadi salah satu actor dalam menyelenggarakan pelayanan publik
d. “triple Helix” merupakan salah satu konsep dalam pendekatan governance
Jawaban: B

WAWASAN KEBANGSAAN
Bendera Negara Sang Merah Putih, Bahasa Indonesia, Lambang Negara Garuda
Pancasila, dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya merupakan jati diri bangsa dan
identitas Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keempat simbol tersebut menjadi
cerminan kedaulatan negara di dalam tata pergaulan dengan negara-negara lain dan
menjadi cerminan kemandirian dan eksistensi negara Indonesia yang merdeka,
bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Dengan demikian, bendera, bahasa, dan lambang
negara, serta lagu kebangsaan Indonesia bukan hanya sekadar merupakan pengakuan
atas Indonesia sebagai bangsa dan negara, melainkan menjadi simbol atau lambang
negara yang dihormati dan dibanggakan warga negara Indonesia. Bendera, bahasa,
dan lambang negara, serta lagu kebangsaan Indonesia menjadi kekuatan yang
sanggup menghimpun serpihan sejarah Nusantara yang beragam sebagai bangsa besar
dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahasa Indonesia bahkan cenderung
berkembang menjadi bahasa perhubungan luas. Penggunaannya oleh bangsa lain yang
cenderung meningkat dari waktu ke waktu menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.
EVALUASI
:
1. Menurut anda, apakah urgensi ASN harus berwawasan kebangsaan sehingga
menjadi bagian kompetensi ASN ?
Jawaban :
ASN wajib memiliki wawasan kebangsaan yang baik. Seseorang ketika
sudah menjadi ASN akan menjadi merepresentasikan negara. Oleh karena
itu seorang ASN harus dan wajib menjadi teladan bagi rakyat pada
umumnya tentang prilaku yang mencerminkan wawasan kebangsaan yang
baik .
2.
Uraikan secara singkat sejarah pergerakan kebangsaan Indonesia !
Jawaban :
dalam buku sejarah terdapat pergerakan nasional indonsia : 1. Budi
otomo ( 20 mei 1908 ) dr. wahidin . 2. serikat islam oleh samanhudi pada
1905. 3.indische partij ( 25 desember 1912) . 4. Perhimpunan Indonesia .
5.
ISDV ( 9 mei 1920 ) 6. Partai nasional Indonesia dibentuk soekarno
pada tanggal 4 juli 1927.
3.
Menurut anda, apakah relevansi 4 konsensus dasar kehidupan berbangsa dan
bernegara dalam mewujudkan profesionalitas ASN ?
Jawaban :
Nilai integritas , profesional, inovatif dan peduli merupakan nilai nilai
dasar yang melandasi ASN. Menurut saya profesinalitas merupakan salah
satu nilai dasar yang melandasi kinerja ASN . mutu kualitas dan tindak
tanduk yang merupakan ciri suatu propesi atau orang yang ahli di bidang
nya atau professional .
2. NILAI –NILAI BELA NEGARA
Sejarah perjuangan Bangsa Indonesia untuk merebut dan mempertahankan
kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan segenap komponen bangsa yang
dilandasi oleh semangat untuk membela Negara dari penjajahan. Perjuangan tersebut
tidak selalu dengan mengangkat senjata, tetapi dengan kemampuan yang dimiliki sesuai
dengan kemampuan masing-masing. Nilai dasar Bela Negara kemudian diwariskan
kepada para generasi penerus guna menjaga eksistensi RI. Sebagai aparatur Negara,
ASN
memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan dalam pengabdian sehari hari. Bela
Negara dilaksanakan atas dasar kesadaran warga Negara serta keyakinan pada
kekuatan
sendiri yang ditumbuhkembangkan melalui 33 usaha Bela Negara. Usaha Bela Negara
diselenggarakan melalui pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran
secara
wajib, pengabdian sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia secara sukarela atau
secara
wajib, dan pengabdian sesuai dengan profesi. Usaha BelaNegara bertujuan untuk
memelihara jiwa nasionalisme Warga Negara dalam upaya pemenuhan hak dan
kewajibannya terhadap Bela Negara yang diwujudkan dengan Pembinaan Kesadaran
Bela Negara demi tercapainya tujuan dan kepentingan nasional.
EVALUASI :
1.
Menurut anda, apakah nilai-nilai dasar Beala Negara masih relevan saat ini ?
Jawaban :
kegiatan bela negara masih diperlukan di Indonesia. Menurut saya, bela
negara terkait banyak aspek kehidupan dalam berbangsa.
bela negara agar seluruh masyarakat Indonesia mempunyai rasa
nasionalisme. Jika kesadaran itu terbentuk,
kita akan mudah
mempertahankan negara dari berbagai ancaman.
2.
Jelaskan menurut pendapat anda, ancaman yang paling mungkin terjadi saat ini dan
mengancam eksistensi NKRI
?
Jawaban :
1. NARKOBA : karena dalam perkembangan nya penyaahgunaan
narkoba oleh generasi muda masa kini dari tahun ke tahun terus
mengalami peningkatan, hal ini menciptakan dampak multidimensi yang
menyangkut aspek fisik, mental, social serta spiritual disetiap starata
masyarakat ini.
2.KORUPSI : Karena merupakan kebohongan yang teramat besar yang di
mulai dengan kebiasaan berbohong atau prilaku tidak baik yang lain,
korupsi menyebabkan kondisi keuangan negara kita sangat kritis dan itu
dapat menyebabkan kehancuran Indonesia jika terus berlanjut.
3.
SISTEM ADMINISTRASI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
Pancasila sebagaimana dimuat dalam Pembukaan UUD 1945 yang ditetapkan
pada tanggal 18 Agustus 1945, merupakan dasar negara Republik Indonesia, baik
dalam arti sebagai dasar ideologi maupun filosofi bangsa. Kedudukan Pancasila ini
dipertegas dalam UU No. 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-

undangan sebagai sumber dari segala sumber hukum negara. Artinya, setiap materi
muatan kebijakan negara, termasuk UUD 1945, tidak boleh bertentangan dengan
nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Dari sudut hukum, UUD 1945,
merupakan tataran pertama dan utama dari penjabaran lima norma dasar negara
(ground norms) Pancasila beserta normanorma dasar lainnya yang termuat dalam
Pembukaan UUD 1945, menjadi norma hukum yang memberi kerangka dasar hukum
sistem penyelengagaran negara pada umumnya, atau khususnya sistem
penyelenggaraan negara yang mencakup aspek kelembagaan, aspek ketatalaksanaan,
dan aspek sumber daya manusianya. Konstitusi atau UUD, yang bagi Negara
Kesatuan Republik Indonesia disebut UUD 1945 hasil Amandemen I, II, III dan IV
terakhir pada tahun 2002 (UUD 1945) merupakan hukum dasar tertulis dan sumber
hukum tertinggi dalam hierarkhi peraturan perundang-undangan Republik Indonesia.
Atas dasar itu, penyelenggaraan negara harus dilakukan untuk disesuaikan dengan
arah dan kebijakan penyelenggaraan negara yang berlandaskan Pancasila dan
konstitusi negara, yaitu UUD 1945. Pembukaan UUD 1945 sebagai dokumen yang
ditempatkan di bagian depan UUD 1945, merupakan tempat dicanangkannya
berbagai norma dasar yang melatar belakangi, kandungan cita-cita luhur dari
Pernyataan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, dan oleh karena itu tidak akan
berubah atau dirubah, merupakan dasar dan sumber hukum bagi Batang-tubuh UUD
1945 maupun bagi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia apapun yang
akan atau mungkin dibuat. Normanorma dasar yang merupakan cita-cita luhur bagi
Republik Indonesia dalam penyelenggaraan berbangsa dan bernegara tersebut dapat
ditelusur pada Pembukaan UUD 1945 tersebut yang terdiri dari empat (4) alinea. Dari
sudut hukum, batang tubuh UUD 1945 merupakan tataran pertama dan utama dari
penjabaran 5 (lima) norma dasar negara (ground norms) Pancasila beserta norma-
norma dasar lainnya yang termuat dalam Pembukaan UUD 1945, menjadi norma
hukum yang memberi kerangka dasar hukum sistem administrasi negara Republik
Indonesia pada umumnya, atau khususnya sistem penyelenggaraan 58 pemerintahan
negara yang mencakup aspek kelembagaan, aspek ketatalaksanaan, dan aspek sumber
daya manusianya.
EVALUASI :
1.
Jelaskan kedudukan Pancasila dalam konteks penyelenggaraan negara Indonesia?
Jawaban :
Pancasila adalah pandangan hidup bangsa yang terdapat fungsi utama
sebagai dasar negara Indonesia. Dalam kedudukannya menempati
kedudukan yang paling tinggi, yaitu sebagai sumber hukum dasar
nasional.
2.
Jelaskan kedudukan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam konteks
penyelenggaraan negara Indonesia ?
Jawaban :
Sebagai Hukum Dasar atau Hukum Pokok, UUD 1945 dalam kerangka
tata aturan atau tata tingkatan norma hukum yang berlaku menempati
kedudukan yang tinggi dan semua perundang-undangan,
2. Berikut ini adalah termasuk perilaku Akuntabilitas yang sesuai dengan konteks Core
Values ASN Berakhlak? A. kemampuan menggunakan kekayaan dan barang milik negara
secara bertanggung jawab, efektif dan efisien

Anda mungkin juga menyukai