RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas VI
Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pembelajaran SKI MI
Dosen Pengampu: Bapak Mohammad Khotib, M.Pd.
Disusun oleh :
1. Lathifatul Munawaroh (22.13.00111)
2. Muhammad nailur Rizqi (22.13.00129)
3. A. Khozinul 'ilmi (22.13.00106)
PROGRAM PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDA’IYAH
FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT PESANTREN MATHALI’UL FALAH
PATI
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : MI Matholiul Falah Tulakan
Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam
Kelas / Semester : VI / II
Materi Pokok : Sunan Giri dan Sunan Bonang
Alokasi waktu : 1 x 40 menit
A. KOMPETENSI INTI
KI : . Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang
dianutnya
K2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin. tanggung jawab, santun, peduli,
dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan
tetangganya serta cinta tanah air.
K3 : Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara
mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda- benda yang
dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
K4 : Menyajikan pengetahuan faktual dan konseptual dalam bahasa yang
jelas. sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan
perilaku anak beriman dan berahlak mulia.
B. KOMPETENSI DASAR
a) Sunan Giri
1.3 Menghargai nilai-nilai positif dari peran Sunan Giri dalam
mensyiarkan Islam di
Indonesia
2.3 Menjalankan sikap tanggung jawab, percaya diri, toleran dan
santun
3.3 Menganalisis biografi Sunan Giri dan perannya dalam
mengembangkan Islam
di Indonesia
4.3 Mengorganisasi kembali peran Sunan Giri dalam mengembangkan
Islam di
Indonesia
b) Sunan Bonang
1.4 Menghargai nilai-nilai positif dari peran Sunan Bonang dalam
mensyiarkan Islam di Indonesia
2.4 Menjalankan sikap tanggung jawab, percaya diri, toleran dan
santun
3.4 Menganalisis biografi Sunan Bonang dan perannya dalam
mengembangkan Islam
di Indonesia
4.4 Mengorganisasi kembali peran Sunan Bonang dalam
mengembangkan Islam di
Indonesia
C. INDIKATOR PENCAPAIAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyebutkan nama lengkap dan boigrafi Sunan Giri
dan Sunan Bonang
Siswa dapat menjelaskan salah satu cara dakwah yang
digunakan oleh Sunan Giri dan Sunan Bonang
Siswa dapat menyebutkan satu nilai ajaran islam yang diajarkan
Sunan Sunan Giri dan Sunan Bonang
Siswa dapat memberikan satu contoh penerapan ajaran Sunan
Giri dalam kehidupan sehari hari
Siswa dapat memberikan satu contoh penerapan ajaran Sunan
Bonang dalam kehidupan sehari hari
D. MODEL PEMBELAJARAN
Ceramah
Dengan metode ceramah guru menjelaskan secara lisan
kepada siswa. Guru menanyakan pemahaman awal siswa
tentang walisongo, khususnya sunan giri dan sunan bonang.
Kemudian guru menjelaskan tentang pentingnya mengetahui
sejarah para wali.
Diskusi dan tanya jawab
Guru memberikan beberapa pertanyaan seputar sunan giri
dan sunan bonang kemudian siswa merespon dengan
memberikan jawaban yang kemudian didiskusikan bersama
sama dengan siswa yang lain.
Penugasan
Guru memberikan tugas seperti LKPD sebagai penilaian.
E. MEDIA PEMBELAJARAN
Papan tulis
Spidol
Laptop
Proyektor
Buku paket guru dan siswa
F. MATERI PEMBELAJARAN
1. SUNAN GIRI
Sunan Giri, nama aslinya Raden Paku, lahir 1442 M, ayahnya
bernama Syekh Maulana Ishak putra Syekh Jumadil Kubro.
Silsilahnya tersambung dengan Rasulullah Saw. melalui jalur Husen
putra Sayidah Fatimah r.a. Sedangkan ibunya, Dewi Sekardadu anak
Raja Blambangan, Bhre Wirahbumi putra Maharaja Hayam Wuruk,
(penguasa Majapahit 1350-1389 M ). Masa kecilnya diasuh oleh
seorang saudagar kaya raya di Gresik, Nyi Ageng Pinatih. Peran
sunan Giri dalam mengembangkan Islam di Indonesia yaitu :
- Berperan sebagai pemimpin agama dan penguasa wilayah
giri
- Mengambil alih fungsi dukuh menjadi pesantren
- Mengembangkan pendidikan terbuka bagi masyarakat
- Memanfaatkan seni pertunjukan sebagai media dakwah
Sunan Giri mendirikan pesantren di Giri, Gresik, yang menjadi
pusat penyebaran Islam di Jawa Timur. Selain sebagai ulama, ia juga
pemimpin politik yang berpengaruh, dan ajarannya menyebar
hingga ke luar Jawa, seperti Sulawesi, Lombok, dan Kalimantan.
Sunan Giri dikenal karena pendekatannya yang mendidik dan damai
dalam menyebarkan Islam.
2. SUNAN BONANG
Sunan Bonang, nama aslinya Mahdum Ibrahim, putra
keempat Sunan Ampel dari pernikahannya dengan Nyi Ageng
Manila, putri Arya Teja, Bupati Tuban. Tokoh ini diperkirakan lahir
pada tahun 1465. Silsilah keluarganya bersambung dengan
Rasullah
Saw. lewat ayahnya, Sunan Ampel, sampai ke Saidina Husein bin
Ali dan Fatimah putri Nabi Muhammad Saw. Dakwah Sunan Kalijaga
dalam mengembangkan Islam banyak melalui pertunjukan wayang
sebagai dalang yang populer alat-alat pertanian.
Sunan Bonang dikenal sebagai penyebar Islam yang
mengusai ilmu fikih, usuluddin, tasawuf, seni, sastra, arsitektur dan
ilmu bela diri atau silat. Keluasan ilmunya dapat dilihat dari buku-
buku sumber yang yang dijadikan rujukan dalam menulis Naskah
Primbon Bonang. Naskah ini berisi ajaran tasawuf yang bersumber
dari kitab-kitab klasik karangan ulama-ulama Sufi, seperti Imam
Gazali, Abu Thalib Al-Makki, dan ulama-ulama lainnya. Kemampuan
Sunan Bonang sebagai dalang pertunjukan wayang,
memberikannya kesempatan menyisipkan dakwah Islam melalui
seni yang digemari penduduk pada zamannya. Ia mencoba
menyempurnakan susunan musik gamelan dan menambahkan
irama-irama lagu.
Selain sebagai tokoh penyebar Islam, Sunan Bonang juga
dikenal sebagai orang yang sangat pandai mencari sumber air di
tempat-tempat sulit air. Masyarakat mengenalnya tokoh yang
punya banyak kelebihan. sementara “kesaktian” yang ditunjukkan
Sunan Bonang sebenarnya adalah karamah yang diberikan Allah
Swt. Hidup tidak menikah atau membujang hingga akhir hayatnya.
Sunan Bonang diperkirakan wafat tahun 1525 M, di makamkan di
Tuban, sebelah barat alun-alun kota Tuban.
G. KEGIATAN PEMBELAJARAN
1) Pendahuluan
Guru mengucapkan salam pembuka.
❖ Guru menanyakan kabar dan memeriksa kehadiran siswa.
❖ Guru mengajak siswa untuk berdo’a,siswa yang diminta untuk
membaca doa adalah salah satu siswa yang datang paling awal.
❖ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
❖ Guru menanyakan tentang materi pembelajaran sebelumnya.
❖ Guru menanyakan tentang pengetahuan siswa seputar materi
yang akan dipelajari
2) Kegiatan Inti
Guru memperlihatkan atau menampilkan foto Sunan Giri dan
Sunan Bonang
Guru menanyakan tentang foto yang ditampilkan.
Guru menjelaskan singkat tentang metode dakwah yang
digunakan Sunan Giri dan Sunan Bonang dalam menyebarkan
agama Islam.
Guru menampilkan video tentang Sunan Drajat dan Sunan
Kalijaga
Guru mengajak siswa menyimpulkan apa saja yang bisa diambil
dari video tersebut.
Guru memberikan tugas tertulis kelompok
Guru membagi kelompok menjadi 5 kelompok.
Guru membagikan soal dan mendampingi siswa mengerjakan
soal
Siswa mengumpulkan hasil tugas kepada guru.
Guru memberikan ice breaking kepada siswa agar siswa lebih
semangat.
3) Kegiatan Penutup
Guru dan peserta didik mengulas materi yang telah dipelajari.
Guru melakukan kegiatan refleksi pada peserta didik
Penutup, berdo’a dan dilanjutkan dengan mengucapkan salam
H. PENILAIAN
Penilaian Pengetahuan : Tes tertulis dan lisan
Penilaian Sikap : Penilaian per individu mencakup aspek aspek
seperti kejujuran, disiplin, kerja sama,
toleransi, dan sopan santun.
Jepara, 28 September
2024
Mengetahui,
Kepala MI Matholiul Falah Guru Mapel SKI