Standard Operating Procedure
STANDARD OPERATING PROCEDURE
PENGOPERASIAN CHAINSAW
Version Date Reason for Change
1 17/09/2024 new
Approved By
Review By
Standard Operating Procedure
SOP PENGOPERASIAN CHAINSAW
1.0 Tujuan
Maksud dan tujuan adalah untuk memberikan panduan kepada personil pada saat
mengoperasikan Chainsaw. Sehingga kecelakaan kerja dan kerusakan Mesin
Chainsaw akibat salah pengoperasian dapat dihindari.
2.0 Ruang Lingkup
Ruang lingkup ini diberlakukan pada pekerjaan pengoperasian Mesin Chain Saw
milik perusahaan di wilayah area kerja.
3.0 Definisi
• Chainsaw, Mesin rantai gergaji yang digerakan secara mekanis untuk keperluan
memotong dan membelah kayu
• Daerah Non PIT, daerah yang bisa dimasuki oleh setiap karyawan yang telah memiliki
ID Card (Mine Permit).
• Job Safety Analysis (JSA) adalah teknik manajemen keselamatan yang fokusnya
pada identifikasi bahaya yang berhubungan dengan rangkaian pekerjaan atau tugas
yang dilakukan. JSA berfokus pada hubungan antar pekerja, tugas/pekerjaan,
lingkungan kerja dan peralatan.
4.0 Referensi
• N/A
5.0 Tanggung Jawab
Penanggung jawab dalam standart operational procedure ini adalah :
• Leader Operator
• Pelaksanaan dilokasi kerja dibawah pengawasan personil yang ditunjuk oleh
perusahaan
• Operator chainsaw harus memastikan bahwa alat yang digunakan dalam kondisi baik
dan aman untuk digunakan.
• Personil yang terlibat harus memastikan bahwa mengerti dan memahami prosedur
kerja aman.
• Pengawas harus memastikan bahwa prosedur bekerja secara aman tersedia dan
diikuti oleh seluruh personil yang terlibat dalam pekerjaan yang terkait dengan
chainsaw.
Approved By
Review By
Standard Operating Procedure
Pra Syarat :
• Pastikan personel memiliki mine permit yang masih berlaku sesuai dengan area
kerja masing- masing job site pelanggan. (Custommer)
• Gunakan APD yang sesuai seperti : Safety Helmet, Safety Shoes, Pelindung
telinga, Rompi Keselamatan dengan reflector, Kacamata dan atau Face Shield.
• Pastikan akses menuju area kerja aman dan memiliki kontur tanah yang baik
• Pastikan radio tangan (HT) tersedia dan aktif untuk memudahkan komukiasi
dua arah.
• Pastikan penerangan yang cukup saat bekerja pada malam hari.
• Personel wajib melakukan observasi keselamatan kerja sebelum memulai
pekerjaan.
• Jaga jarak aman parkir dari dinding galian aktif yakni 1½ kali ketinggian yang
mudah longsor.
• Jam tidur 6-7 jam sebelum mengoperasikan kendaraan ringan.
• Jaga jarak aman dari radius area peledakan yakni 500 meter untuk manusia
dan untuk alat adalah 300 meter.
6.0 Prosedure
LANGKAH 1: Sebelum Menghidupkan Mesin
• Gunakan APD yang sesuai.
• Lakukan pengecekan terhadap Mesin Chainsaw
• Pastikan segela perlengkapan penduukung telah di siapkan
LANGKAH 2: Pemeriksaan Sebelum Menghidupkan Mesin
• Lakukan P2h Secara Menyeluruh.
• Periksa ketajaman rantai.
• Periksa bar rantai untuk menentukan apakah bar tersebut retak atau bengkok.
• Tentukan apakah tegangan rantai pada bar tepat. Penyetelan yang tepat
adalah bila rantai terpasang dengan pas di bagian bawah bar tetapi rantai
tersebut masih bisa ditarik dengan mudah di sepanjang bar dengan tangan.
Pastikan tegangan rantai pada permukaan datar dengan bar tidak menyentuh
tanah
Approved By
Review By
Standard Operating Procedure
• Dilarang merokok saat melakukan pemeriksaan dan selama pengoperasian
chainsaw.
• Cek isi tangki bahan bakar dan tangki minyak sebelum mengoperasikan Mesin
• Gunakan pakaian dan perlengkapan keselamatan kerja yang tepat saat
mengoperasikan chainsaw. Pakai helm pengaman, kacamata pengaman atau
goggles, sepatu pengaman, sumbat telinga dan baju lengan panjang.
• lsi bahan bakar di area yang berventilasi bagus, pada saat mesin mati dan
sudah dingin. lngat, Anda harus menyiapkan gas dan oli dengan campuran
yang benar untuk chainsaw.
• Gunakan oli yang ditentukan untuk tangki dan cek apakah ada kebocoran
• Sebelum mulai mengoperasikan chainsaw, kosongkan areal di sekitar Anda
karena chainsaw cukup dioperasikan oleh satu orang.
• Selalu membawa chainsaw dengan memasang pelindung pada rantai dan bar.
Bawa gergaji dengan menggenggam handel depan, pastikan knalpotnya jauh
dari badan Anda, dan bar dan rantainya mengarah ke belakang di belakang
Anda
LANGKAH 3: Prosedur untuk menghidupkan Mesin Chainsaw
• Tempatkan chainsaw pada dasar yang kuat di areal terbuka
• Pastikan rantai dan barnya bebas dari anda dan juga semua benda dan
rintangan lain
• Pastikan keseimbangan Anda bagus, letakkan tangan atau kaki kiri
LANGKAH 4: Proses Pemotongan Pipa HDPE
• Lakukan pengukuran Panjang pipa yang akan di potong
• Pilih bagian pipa yang akan di potong dan beri penanda setelah pengukuran
• Jauhkan area pemotongan dari semua benda atau rintangan
• Gunakan APD yang sesuai sebelum memulai melakan pemotongan Pipa
• Beri pengaman penyanggah pada kedua ujung pipa, agar tidak terguling setelah
proses pemotongan
• Kaki bertumpuh pada pijakan yang tidak bergerak dan bertekstur keras
• Posisi berdiri saat melakukan pemotongan tidak searah dengan bar
• Lakukan pemotongan pipa secara presisi
Approved By
Review By
Standard Operating Procedure
• Pemotongan pipa dilakukan dari arah atas
• Istirahatkan mesin Chainsaw setelah beberapa kali penggunaan
• Setelah pipa dipotong, pastikan ujungnya rata dan halus. Gunakan pisau tajam
atau alat pembersih pipa untuk menghilangkan serpihan atau cacat kecil
lainnya.
LANGKAH 5: PERBAIKAN DAN PERAWATAN CHAINSAW
• Jangan operasikan chainsaw yang rusak, yang setelannya tidak pas atau yang
tidak terpasang dengan benar atau lengkap
• Selalu matikan mesin dan pastikan rantai sudah berhenti sebelum melakukan
pengisian bahan bakar atau perbaikan
• Dilarang merokok pada saat melakukan pengisian bahan bakar
• lsi dengan bahan bakar yang sesuai rekomendasi/spesifikasi pabrikan
• Dinginkan dulu mesin minimal selama 3 menit sebelum melakukan pengisian
bahan bakar
• Bersihkan tetesan bahan bakar dan pastikan selang atau konektor terhubung
secara baik dan benar
• Selalu melepaskan busi bila sedang memperbaiki chainsaw
LANGKAH 6: PENYELESAIAN
• Laporkan hasil perkerjaan kepada pengawas ( Customer dan kordinator PT.Sukses Inti
Solusindo).
• Rapikan kembali alat alat yang digunakan.
7.0 Lifting
• Crane
• Excavator ( Wajib Di lengkapi Hook pada punggung Bucket ) tidak di izinkan
mengaitkan Sling atau belt pada Teeth Bucket .
8.0 Tools
• Tools set
Approved By
Review By
Standard Operating Procedure
9.0 Kondisi tidak Aman yang Harus Diketahui
• Angin yang berlebihan
• Cuaca esktrem
• Kondisi Tanah yang labil
• Bebatuan lepas
• Kemiringan ke bawah yang terlalu curam
• Bila Memotong Pipa pastikan setiap bagian telah di beri pengaman atau
penyangga agar pipa tidak menggelinding
• Jangan memotong dengan menggunakan bagian atas dari bar
Approved By
Review By