Anda di halaman 1dari 3

40 nasihat Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang terdapat di dalam kitab Nahjul Balaghah oleh Sayyidina Ali

bin Abi Thalib dan kitab


1. Pendapat seorang tua adalah lebih baik daripada tenaga seorang muda. 2. Menyokong kesalahan adalah menindas kebenaran. 3. Kebesaran seseorang itu bergantung dengan qalbunya yang mana adalah hanya sekeping daging. 4. Mereka yang bersifat pertengahan dalam semua hal tidak akan menjadi miskin. 5. Jagalah ibu bapamu, nescaya anak-anakmu akan menjaga kamu. 6. Bakhil terhadap apa yang di tangan adalah tidak mempunyai kepercayaan terhadap Allah SWT. 7. Kekayaan seorang bakhil akan turun kepada ahli warisnya atau ke angin. Tidak ada yang lebih terpencil daripada seseorang bakhil. 8. Seorang arif adalah lebih baik daripada kearifan. Seorang jahat adalah lebih baik dari kejahatan. 9. Ilmu adalah lebih baik daripada kekayaan kerana kekayaan harus dijaga, sedangkan ilmu menjaga kamu. 10. Jagalah harta bendamu dengan mengeluarkan zakat dan angkatkan kesusahanmu dengan mendirikan solat. 11. Sifat menahan kemarahan adalah lebih mulia daripada membalas dendam. 12. Mengajar adalah belajar. 13. Berkhairatlah mengikut kemampuanmu dan janganlah menjadikan keluargamu hina dalam kemiskinan. 14. Insan terbagi kepada 3: Mereka yang mengenal Allah, mereka yang mencari kebenaran dan mereka yang tidak berpengetahuan dan tidak mencari kebenaran. Golongan terakhir inilah yang paling rendah dan tidak baik sekali dan mereka akan ikut sembarang ketua dengan buta seperti kambing. 15. Insan tidak akan melihat kesalahan seorang yang bersifat tawadhu' dan lemah. 16. Janganlah kamu takut kepada siapa-siapa melainkan dosamu terhadap Allah. 17. Mereka yang mencari kesalahanan dirinya sendiri adalah selamat daripada mencari kesalahan orang lain. 18. Harga diri seseorang itu adalah berdasarkan apa yang ia lakukan untuk memperbaiki dirinya. 19. Manusia sebenarnya sedang tidur tetapi akan bangun apabila ia mati. 20. Jika kamu mempunyai sepenuh keyakinan akan Al-Haq dan kebenaran, niscaya keyakinanmu tetap tidak akan berubah walaupun terbuka rahasia-rahasia kebenaran itu. 21. Allah SWT merahmati mereka yang kenal akan dirinya dan tidak melampaui batasnya. 22. Sifat seseorang itu tersembunyi di sebalik lidahnya. 23. Seseorang yang membantu adalah sayapnya seseorang yang meminta. 24. Insan tidur di atas kematian anaknya tetapi tidak tidur di atas kehilangan hartanya. 25. Barangsiapa yang mencari apa yang tidak mengenainya niscaya hilang apa yang mengenainya. 26. Mereka yang mendengar orang yang mengumpat terdiri daripada golongan mereka yang mengumpat.

27. Kegelisahan adalah lebih sukar dari kesabaran. 28. Seorang yang hamba kepada syahwatnya adalah seorang yang lebih hina daripada seorang hamba kepada hamba. 29. Orang yang dengki, marah kepada orang yang tidak berdosa. 30. Putus harapan adalah satu kebebasan, mengharap (kepada manusia) adalah suatu kehambaan. 31. Sangkaan seorang yang berakal adalah suatu ramalan. 32. Seorang akan mendapat teladan di atas apa yang ia lihat. 33. Taat kepada perempuan (selain ibu) adalah kejahilan yang paling besar. 34. Kejahatan itu mengumpulkan kecelakaan yang memalukan. 35. Jika berharta, berniagalah dengan Allah dengan bersedekah. 36. Janganlah kamu lihat siapa yang berkata tetapi lihatlah apa yang dikatakannya. 37. Tidak ada percintaan dengan sifat yang berpura-pura. 38. Tidak ada pakaian yang lebih indah daripada keselamatan. 39. Kebiasaan lisan adalah apa yang telah dibiasakannya. 40. Jika kamu telah menguasai musuhmu, maafkanlah mereka, karena perbuatan itu adalah syukur kepada kejayaan yang telah kamu peroleh.

MUTIARA HIKMAH SAYYIDINA ALI Ketika aku memohon kepada Allah kekuatan Allah memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat Ketika aku memohon kepada Allah kebijaksanaan Allah memberiku masalah untuk dipecahkan Ketika aku memohon kepada Allah kesejahteraan Allah memberiku akal untuk berfikir Ketika aku aku memohon kepada Allah keberanian Allah memberiku kondisi bahaya untuk kuatasi Ketika aku memohon kepada Allah sebuah cinta Allah memberiku orang-orang bermasalah untuk kutolong Ketika aku memohon kepada Allah bantuan Allah memberiku kesempatan Aku tak selalu menerima semua yang kuminta, tapi aku selalu menerima segala yang aku butuhkan Doaku terjawab sudah

SABAR MENURUT SAYYIDINA ALI 1. Sabar adalah kunci kesenangan. 2. Sabar adalah benteng dari kefakiran. 3. Sabar adalah keberanian. 4. Kesudahan sabar adalah positif dan menyenangkan. 5. Sabar termasuk salah satu sebab kemenangan. 6. Sabar adalah kendaraan yang tidak akan menjatuhkan pengendaranya. 7. Menanggung kesombongan kehormatan lebih berat daripada menanggung kesombongan kekayaan, dan kehinaan kefakiran menghalangi seseorang dari kesabaran, sebagaimana kebanggaan kekayaan mencegah seseorang dari berbuat adil. 8. Menanggung beban adalah kuburan aib. 9. Sabar ada dua, yaitu: sabar terhadap apa yang engkau benci, dan sabar terhadap apa yang engkau sukai. 10. Buanglah darimu segala kesusahan yang menimpamu dengan kesabaran yang teguh dan keyakinan yang baik. 11. Sesungguhnya di antara perbendaharaan kebajikan adalah sabar terhadap segala musibah dan menyembunyikan musibah itu. 12. Orang yang bersabar pasti akan meraih keberuntungan, meskipun itu diperoleh setelah waktu yang lama. 13. Bagi setiap bencana pasti ada batas yang berakhir padanya, sedangkan obatnya adalah sabar terhadapnya. 14. Kesabaran yang teguh akan memadamkan api nafsu. Seandainya kesabaran berbentuk seorang laki-laki, pasti dia adalah seorang laki-laki yang shaleh

Sabtu, 19 Maret 2011

Nasehat Sayyidina Ali Ibn Abi Thalib Karramallah Wajhah Tentang Diam
Sikap diam yang menyebabkan engkau selamat itu lebih baik dari pada berbicara yang menyebabkan engkau menyesal. Luka yang di sebabkan lidah lebih sakit dari pada luka karena goresan pedang Mengekang lidah dari berbicara adalah keluhuran sedangkan melepasnya adalah kehancuran. Diam nya orang bodoh merupakan tutup bagi kebodohannya. Sikap diam yang menyebabkan engkau menjadi mulia itu lebih baik daripada berkata yang menyebabkan engkau menyesal. Sikap diam yang menyebabkan engkau menjadi berwibawa itu lebih baik daripada berkata yang menyebabkan engkau tercela. Sikap diammu sehingga engkau di minta berbicara itu lebih baik dari pada engkau banyak berbicara sehingga engkau di minta untuk diam. Sumber Secangkir Hikmah