Anda di halaman 1dari 13

UBI JALAR

(Ipomoea batatas (L.) Lamb)

Ubi Jalar

tanamanan umbian yang


menyimpan tanamanannya di
dalam tanah . Tamanan ini
sangat lah menyerupai
tanaman umbian lainnya
seperti kentang, singkong dan
juga umbian lainnya, yang
sangat lah memiliki kandungan
gizi yang sangat tinggi.

Jenis-Jenis Ubi Jalar


Ada 3 jenis ubi jalar, yaitu ubi jalar putih,

kuning, dan merah (ungu).

Klasifikasi Ubi Jalar


Kerajaan
: Plantae
Divisi
: Magnoliophyta
Kelas
: Magnoliopsida
Ordo
: Solanales
Famili
: Convolvulaceae
Genus
: Ipomoea
Spesies
: I. batatas
Nama binomial
: Ipomoea batatas L.

Budidaya
tanaman ubi jalar dapat tumbuh di daerah

pesisir pantai hingga ketinggian 1700 mdpl.


Ubi jalar dapat tumbuh dengan baik pada
tanah dengan derajat keasaman 5,5-7,5.
Untuk pertumbuhan vegetatif, ubi jalar
membutuhkan 750-1500 mm air hujan.
Sementara untuk pembentukan ubi
dibutuhkan kondisi yang kering.

Pembuatan guludan/Bedengan
ukuran guludan adalah lebar bawah 80 cm,

tinggi 25-30 cm, dan jarak antar guludan 70


cm.

Jarak tanam
Jarak tanam yang disarankan untuk budidaya
ubi jalar adalah adalah 25-30 cm dalam baris
dan 70 cm antar baris (25 X 70 cm).

Penggunaan bibit unggul


Varietas yang digolongkan sebagai varietas

unggul harus memenuhi persyaratan sebagai


berikut:
Berdaya hasil tinggi, di atas 30 ton/hektar.
Berumur pendek (genjah) antara 3-4 bulan.
Rasa ubi enak dan manis.
Tahan terhadap hama penggerek ubi (Cylas
sp.)dan penyakit kudis oleh cendawan Elsinoe sp.
Kadar karotin tinggi di atas 10 mg/100 gram.
Keadaan serat ubi relatif rendah.

Penanaman
Bibit dibenamkan kira-kira 2/3 bagian

kemudian ditimbun dengan tanah kemudian


disirami air.
Pada tiap bedengan ditanam 2 deretan
dengan jarak kira-kira 30 cm.

Penyulaman
Penyulaman sangat perlu dilakukan karena

sikap ini akan berhubungan dengan hasil


panen. Penyulaman dilakukan selama tiga
minggu setelah tanam, terutama bibit yang
mati atau tumbuh secara abnormal.

Penyiangan dan Pembumbunan


Gulma merupakan pesaing tanaman ubi jalar,

terutama dalam pemenuhan kebutuhan akan


air, unsur hara, dan sinar matahaari. Oleh
karena itu, gulma harus segera disiangi.
Bersama-sama kegiatan penyiangan dilakukan
pembumbunan, yaitu menggemburkan tanah
guludan, kemudian ditimbunkan pada guludan
tersebut.

Pemupukan
Dosis pupuk yang dianjurkan secara umum

adalah 100-200 kg urea/ha ditambah 50 kg


TSP/ha ditambah 100 kg KCl/ha.

Pengairan dan Penyiraman


Waktu pengairan yang paling baik adalah pada
pagi atau sore hari. Hal Yang penting diperhatikan
dalam kegiatan pengairan adalah menghindari
agar tanah tidak terlalu becek (air menggenang).

Hama
dan
Penyakit
Tanaman
Kumbang penggerek umbi
Ulat berekor
Ulat penggerek pangkal

batang
Kumbang pemakan daun
Kudis atau Scab
Layu fusarium

Panen & Pascapanen


Dalam proses pemanenan, pemungutan umbi

dilakukan dengan hati agar umbi tidak lecetlecet. Umbi dibersihkan dan disimpan dalam
rak-rak atau digantung.