Anda di halaman 1dari 5

Sindroma Nefrotik

PATOGENESIS dan Patofiologi


Klasifikasi
KLASIFIKASI HISTOPATOLOGIS
Klasifikasi kelainan histopatologis glomerulus pada SN yang digunakan
sesuai dengan rekomendasi Komisi Internasional (1982). Kelainan
glomerulus ini sebagian besar ditegakkan dengan pemeriksaaan
mikroskop cahaya, ditambah dengan pemeriksaan mikroskop elektron
dan imunofluoresensi.
Klasifikasi Kelainan Glomerulus Pada SN
Primer
Kelainan minimal (KM)
Glomerulosklerosis (GS)
Glomerulosklerosis fokal segmental (GSFS)
Glomerulosklerosis fokal global (GSFG)
Glomerulonefritis proliferatif mesangial difus (GNPMD)
Glomerulonefritis proliferatif mesangial difus EKSUDATIF
Glomerulonefritis kresentik (GNK)
Glomerulonefritis membrano-proliferatif (GNMP)
GNMP tipe I dengan deposit subendotlial
GNMP tipe II dengan deposit intramembran
GNMP tipe IIi dengan deposit subendotlial transmembran/subepitelial
Glomerulopati membranosa (GM)
Glomerulonefritis kronik lanjut (GNKL)
KLASIFIKASI KELAINAN GLOMERULUS PADA SN
SEKUNDER
Penyebab Sindroma Nefrotik sekunder diantaranya akibat :
Infeksi : - HIV, Hepatitis Virus B dan C
- Sifilis, Malaria, Skistosoma
- Tuberkulosis,Lepra
Keganasan :
Adenokarsinoma paru, payudara, kolon,limfoma hodgkin, mieloma multipel,
dan Karsinoma ginjal.
Penyakit Connective Tissue :
Lupus Eritematosus Sistemik, Rheumatoid Artritis, MCTD ( Mixed
Connective Tissue Disease)
Efek obat dan Toksin :
NSAID, Penisiliamin, Probenesid, Captopril, Air raksa, Heroin
Others :
Diabetes Mellitus, Amiloidosis, Pre Eklamsia, Refluks Vesikoureter,
Sengatan lebah.