Anda di halaman 1dari 8

Nama Kelompok 1 :

1. Cantika Evita N.F. (08)


2. Eki Novano Dias (10)
3. Inayah Wulandari (16)
4. Irene Melikna W. (19)
5. M. Rendy Ramadhana (26)
6. Rafida Eka P. (33)

PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN


Dunia Usaha
Dunia usaha dapat diartikan sebagai suatu lingkup yang di dalamnya
terdapat kegiatan produksi, distribusi dan upaya-upaya lain yang diarahkan
pada pemuasan maksimal keinginan dan kebutuhan manusia. Hal ini
menunjukkan bahwa dalam lingkup dunia usaha yang manajemuk serta saling
berinteraksi misalnya usaha pertanian, logam mulia, makelar, transportasi dan
sebaginya. Bila pengertian dunia usaha ditinjau dari adanya istilah produsen
dan konsumen, maka dunia usaha merupakan ajang kiprah produsen yang dapat
memberikan alat pemuas bagi kebutuhan dan keinginan konsumen. Dari
pengertian ini ditunjukkan bahwa dalam kehidupannya, manusia saling
membutuhkan dan tidak dapat menghindar dari adanya dunia usaha.

Dari uraian di atas tampak bahwa ada hubungan yang saling menentukan
antara masyarakat luas dengan dunia usaha. Apalagi dunia usaha dipandang
sebagai usaha rumah tangga tersebderi, maka alam, masyarakat dan segala
aspek serta unsure kehidupannya merupakan factor lingkungan luar dunia
usaha.
Ada dua macam lingkungan eksternal
dunia usaha yaitu
Lingkungan eksternal makro adalah lingkungan
eksternal yang tidak langsung memberi
pengaruh terhadap kegiatan dunia usaha.

lingkungan eksternal mikro adalah lingkungan


eksternal yang member pengaruh langsung
terhadap kegiatan dunia usaha.
Cara Memasuki Dunia Usaha
Ada tiga cara untuk memasuki dunia usaha yaitu :
Merintis usaha baru (starting)
Perusahaan milik sendiri (sole proprietorship),
bentuk usaha yang dimiliki dan dikelola sendiri
oleh seseorang.
Persekutuan (partnership), suatu kerjasama
(aosiasi) dua orang atau lebih yang secara
bersama-sama menjalankan usaha bersama.
Perusahaan berbadan hukum (corporation),
perusahaan yang didirikan atas dasar badan
hukum dengan modal saham-saham.
Dengan membeli perusahaan orang lain (buying)
Kerjasama manajemen (franchising)
Enterpreneur
Entrepreneur adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha dicirikan
dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru,
menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur
permodalan operasinya.

Sedangkan menurut kamus besar bahasa indonesia entrepreneur


didefinisikan :
"sebagai orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menyusun cara
baru dalam berproduksi, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru,
mengatur permodalan operasinya, serta memasarkannya. Jadi seorang
entrepreneur harus memiliki kemampuan untuk berfikir kreatif serta imajinatif
ketika ada sebuah peluang usaha dan bisnis baru. Namun disamping itu seorang
entrepreneur harus dapat memberdayakan dirinya untuk kebaikan sekitarnya, bukan
orang yang memanfaatkan sekitarnya untuk kepentingan dirinya.
Kelebihan menjadi seorang entrepreneur
yaitu :
Memiliki Kesempatan untuk mewujudkan cita-cita.
Memiliki Kesempatan untuk menciptakan
perubahan.
Untuk mencapai potensi penuh Anda.
Untuk menuai keuntungan yang mengesankan.
Memberikan kontribusi kepada masyarakat dan
mendapatkan pengakuan untuk usaha Anda.
Dapat melakukan apa yang disukai dan dapat
memanfaatkan hasilnya untuk kabaikan..
Fakto Faktor Yang Diperlukan Untuk
Menjadi Enterpreneur

Digerakkan oleh semangat meraih peluang


bisnis.
Digerakkan oleh wirausahawan terkemuka dan
tim kewirausahaannya.
Hemat dan kreatif dalam menggunakan sumber
daya.
Sadar akan perlunya kesesuaian dan
keseimbangan.
Terintegrasi dan holistik.
Peluang Usaha yang dapat dibangun bedasarkan
fenomena yang terjadi di masyarakat
1. Sebuah usaha penyablonan baju
2. Bengkel
3. Memproduksi camilan atau snack
4. Membuka usaha laundry
5. Dan membuka sebuah percetakan