Anda di halaman 1dari 10

PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI PADA BALITA DI POSYANDU

DESA PAKEMBARAN WILAYAH SLAWI

DIAN ROSDIANA
B0015007
A. Latar Belakang

Menurut Kemenkes, 2014


15.00%
10.00%
Status gizi pada balita merupakan hal
5.00% gzi buruk
yang penting yang harus diketahui oleh
setiap orang tua. Perlunya perhatian 0.00% gizi kurng
lebih dalam tumbuh kembang di usia 2016 2013 2010 2007
balita didasarkan fakta bahwa kurang gizi
yang terjadi pada masa emas ini. Status
gizi bersifat irreversible (tidak dapat
60
pulih). Ukuran tubuh yang pendek ini 50
merupakan tanda kurang gizi yang 40
berkepanjangan. Lebih jauh kekurangan 30 BB/U
20
gizi dapat mempengaruhi perkembangan 10 BB/TB
otak pada anak. Padahal, otak tumbuh 0
selama masa balita 2016 2017 Category 4
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang dapat dirumuskan masalah sebagai berikut “Bagaimana pengetahuan ibu tentang gizi pada balita di
Puskesmas Slawi.
C. Tujuan penelitian
1. Tujuan Umum
Bagaimana pengetahuan ibu tentang gizi pada balita.
2. Tujuan Khusus
a. Untuk mengetahui karateristik ibu berdasarkan umur, pendidikan, paritas dan pekerjaan.
b. Mendeskripsikan tingkat pengetahuantentang gizi pada balita.
D. Manfaat penelitian
1. Bagi ilmu pengetahuan
Menambah pengetahuan tentang gizi pada balita
2. Bagi diri sendiri
a. Mendapat pengalaman nyata dari kegiatan penelitian dan membuat karya tulis.
b. Dapat mengetahui secara langsung tingkat pengetahuan Ibu terhadap pengetahuan gizi pada balita.
3. Bagi institusi
Diharapkan agar peneliti ini dapat digunakan sebagai masukan bagi Ibu terhadap pengetahuan gizi pada balita.
E. Keaslian Penelitian
Penelitian mengenai Hubungan pengetahuan Ibu tentang gizi pada Balita sebelumnya telah dilakukan oleh beberapa peneliti, beberapa
diantaranya adalah terlampir.
Gizi pada balita
Penilaian status gizi
Komponen Zat Gizi 1. Antropometri
1. Karbohidrat 2. Klinis
2. Lemak 3. Biokimia
3. Protein. 4. Biofisik
4. Vitamin 5. Survey konsumsi makanan
5. Mineral 6. Statistik vital
7. Faktor ekologi

Faktor-faktor yang mempengaruhi


gizi :
1. Faktor pertanian
2. Faktor ekonomi
3. Faktor fisiologi
4. Faktor interaksi
METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, merupakan data yang
diperoleh dari sampel populasi penelitian dianalisis sesui dengan metode statistic yang digunakan.
B. Ruang Lingkup Lingkungan
Penelitian ini dilakukan di Desa pakembaran kabupaten Tegal wilayah kerja puskesmas Slawi.
C. Populasi, Sampel dan Teknik Sampel
Populasi adalah wiilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan
karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh penelitian untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulanya
Sampel adalah bagian dari sejumlah karateristik yang dimiliki oleh populasi yang digunakan untuk penelitian
Teknik Sampling adalah teknik pengambilan sampel untuk menentukan sampel yang digunakan dalam
penelitian,terdapat berbagai teknik sampling digunakan teknik samplingnya menggunakan cluster sampling
D. Definisi Operasional, variabel
Definisi Operasional
Variabel Definisi operasional Cara ukur Hasil ukur Skala

Pengetahua ibu Pemahaman seseorang/ibu Pengetahuan dan a. Baik, jika menjawab Ordinal
tentang gizi dalam menjawab kuesiner sikap menggunakan benar 66-100%
pada balita tertutup dengan pilihan kuesinoer pertanyaan b. Cukup, jika menjawab
jawaban benar dan salah tertutup dan jumlah benar 56-65%
tentang gizi pada balita pertanyaan c. Kurang, jika menjawab
pengetahuan dan benar < 55%
sikap
2. Variabel Penelitian
Variabel bebas atau independen merupakan suatu variabel yang menjadi sebab timbulnya atau
berubahnya variabel independennya
E. Teknik Pengumpulan Data
Data primer,yaitu data yang diperoleh secara langsung dari responden. Dalam penelitian ini, menggunakan kuesioner
Data sekunder,yaitu data yang diperoleh tidak secara langsung dari responden.
F. Instrumen Penelitian
Kuesioner ini berupa pernyataan dengan jawaban benar/salah pada kuesiner pengetahuan,setuju/tidak setuju pada
kuesioner sikap dan berupa pertanyaan dengan jawaban iya/tidk pada kuesioner pelaksanaan penetahuan gizi.
Baik : bila memperoleh nilai 66-100%
Cukup : bila memperoleh nilai 56-65%
Kurang : bila memperoleh nilai kurang dari 55%
2. Uji Coba Alat Pengumpulan Data
Sebelum kuesioner digunakan dalam penelitian,kuesioner di uji coa terlebih dahulu dengan mengukur validitas dan
reabilitas kuesioner tersebut.
Pengkuran Validitas
• Validitas (keaslian) suatu pengukuran meruuk pada suatu keabsahan dimana alat untuk mengukur karakteristik
yang akan diukur oleh peneliti. Rumus umum product moment yang digunakan adalah :
𝑵 σ 𝑿.𝒀−σ 𝑿.σ 𝒀
𝒓=
𝑵 σ 𝒙𝟐 −(σ 𝒙)𝟐 𝑵 σ 𝒀𝟐 −(σ 𝒀)𝟐

Keterangan :
r : korelasi product moment N : jumlah sampel
X : skor variabel X Y : skor variabel Y
XY : skor variabel X dikalikan varibel Y
• Teknik Analisis Data merupakan media untuk menarik
Pengukuran Reliabilitas kesimpulan dari seperangkat hasil pengumpulan Analisis data
adalah indeks yang menunjukkan sejauh mana dapat dibedakan berdasarkan jumlah variabelnya yaitu
suatu alat pengukur dapat dipercaya atau dapat analisis univariat, bivariat dan multivariate.
diandalkan Rumus koefisien reliabilitas
Cronbach : 1. Editing adalah memeriksa daftar pertanyaan yang telah diserahkan oleh
pengumpulan data.
𝑘 σ 𝑠12 2. Coding adalah mengklasifikasikan jawaban dari para responden ke dalam
𝑟1 = 1− 2
𝑘−1 𝑠1 kategori.
3. Scoring adalah memberikan penilaian terhadap item-item yang perlu diberi
2
σ 𝑋1 σ 𝑋12 penilaian atau skor.
𝑠1 = −
𝑛 𝑛2
4. Tabulating adalah pekerjaan membuat tabel Jawaban-jawaban yang telah
diberi kode kemudian dimasukkan kedalam tabel. Analisa data penelitian ini
Keterangan : terdiri dari : Analisis univariat
r : Koefisien reliabilitas yang dicari Adapun cara yang digunakan untuk mengetahui prosentase yaitu dengan
k : Banyaknya butir pertanyaan (soal) rumus :
Si : Varians butir-butir pertanyaan (soal)
St : Varians skor total Jumlah skore yang telah diperoleh responden X 100%
Prosentase =
Skore maksimal
Yang dilakukan rumus terdensi pusat dan telah diobservasi dengan data kuantitatif. Rumus terdensi pusat yang
digunakan adalah mean (nilai rata-rata), median (nilai tengah), dan modus (nilai yang sering muncul)serta
dalam distribusi normal atau tidak dan signifikan atau tidak. Rumusnya adalah :

ഥ−𝝁
𝒙
𝒁=
𝝈

Dengan mengetahui nilai z dari masing-masing data yang dibandingkan dengan nilai z tabel dari data tersebut.
Adapun z tabel dengan nilai =0,05. Jika z hitung < z tabel maka data tersebut berdistribusi normal atau melihat
nilai Asym.sig (nilai signifikan)jika nilai signifikan > 0,05 maka data tersebut bedistribusi normal
(p>0,05/signifikasi dan berdistribusi normal)