Anda di halaman 1dari 14

INTUSUSEPSI

Trisvina Martias
NPM: 220112170555
Definisi

Intususepsi adalah invaginasi


atau masuknya bagian usus ke
dalam perbatasan atau bagian
yang lebih distal dari usus,
umumnya invaginasi ileum
masuk ke dalam kolon
desendens.
Suatu intususepsi terjadi bila sebagian saluran cerna
terdorong sedemikianrupa sehingga sebagian darinya akan
menutupi sebagian lainnya hingga seluruhnya mengecil
atau memendek ke dalam suatu segmen yang terletak di
sebelah kaudal. Akibatnya, jaringan usus yang tertelan bisa
rusak, bocor atau mati karena kekurangan/tidak mendapat
supply oksigen sama sekali ketika terjepit.
Etiologi
1. Idiopatik
2. Gerakan usus berlebihan akibat bayi diberi makn
pengganti ASI terlalu dini
3. inverted Meckel’s diverticulum
4. polip usus
5. Leiomioma
6. Leiosarkoma
7. Hemangioma
8. lymphoma
Klasifikasi
Klasifikasi berdasarkan pada lokasi invaginasi :
1. Ileocaecal : Ileum masuk ke dalam kolon ascendens pada
katub ileocaecal.
2. Ileocolic : Ileum masuk ke dalam colon.
3. Colocolic : colon masuk ke dalam kolon.
4. Ileo-ileo : usus kecil masuk ke dalam usus kecil
Manifestasi Klinis
Tanda dan gejalan yang sering muncul
 Nyeri perut hebat, mendadak,dan hilang timbul dalam
waktu beberapa detik hingga menit dengan interval waktu
5-15 menit
 Sering muntah dan BAB bercampur darah dan lendir
 Nyeri kolik berat disertai dengan tangisan yang keras
 Muka pucat dan lemah
 Pada dehidrasi,anak demam dan perut mengembung
 Anak sering menarik kaki ke atas perut dikarenakan nyeri
Diagnosis
 Kriteria mayor
1. Adanya bukti dari obstruksiusus berupa adanya riwayat
muntah hijau,diikuti dengan distensi abdomen dan bisisng
usus yang abnormal atau tidak ada sama sekali
2. Adanya gambaran dari invaginasi usus,dimana setidaknya
tercakup hal-hal: massa abdomen,massa rectum atau
prolaps rectum,terlihat pada gambar foto abdomen,USG
maupun CT-Scan
3. Bukti adanya gangguan vaskularisasi usus dengan manifestasi
perdarahan rectum atau gambaran faces red currant jelly
pada pemeriksaan rectal toucher
 Kriteria minor
1. Bayi laki-laki kurang dari 1 tahun
2. Nyeri abdomen
3. Muntah
4. Lethargy
5. Pucat
6. Syok hipovolemi
7. Foto abdomen yang menunjukkan abnormalitas tidak
spesifik
Pemeriksaan Penunjang
1. Pemeriksaan laboratorium
2. Pemeriksaan radiologi
 Foto polos abdomen
 Barium enema
 Ultrasonografi abdomen
 CT-Scan
Penatalaksanaan
 Hentikan masukan oral
 Jika terjadi
dihidrasi,berikan terapi
cairan IV
 Hydrostatic Reduction
 Pneumatic Reduction
 Reduksi manual (milking)
dan reseksi usus
Reduksi Bedah
 Jika terapi Hydrostatic
Reduction dan Pneumatic
Reduction gagal
Komplikasi
1. Peritonitis
2. Intususepsi lama bisa menyebabkan
syok
3. Perforasi usus
4. Kerusakan/kematian jaringan
5. Infeksi rongga perut,hingga
menyebabkan kematian
Diagnosa keperawatan
 Nyeri akut
 Ketidakseimbangan nutrisi
kurang dari kebutuhanan
 Syok hipovolemik
 Konstipasi