Anda di halaman 1dari 14

IRITASI TELINGA

Oleh :
Rismala
16010024
DEFINISI
Telinga merupakan sebuah organ yang mampu mendeteksi/mengenal
suara & juga banyak berperan dalam keseimbangan dan posisi tubuh.
Organ pendengaran dan keseimbangan dibagi menjadi komponen sentral
dan komponen perifer. Telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam,
serta saraf vestibulokoklearis termasuk dalam komponen perifer.
Komponen dipisahkan secara klinis dari komponen sentral oleh porus
akustikusinternus. Setelah memasuki batang otak, serabut-serabut
perifer berakhir di saraf koklearis/saraf vestibularis di medula
oblongata.
Komponen sentral pendengaran dibentuk oleh jaras pendengaran serta
serta korteks primer dan sekunder pendengaran
INFEKSI TELINGA
Infeksi-infeksi telinga adalah kondisi-kondisi yang
melibatkan dan seringkali peradangan dari area-area
berbeda dari telinga. Mereka paling sering berasal dari
infeksi virus, jamur dan bakteri. Pada kebanyakan kasus-
kasus, infeksi-infeksi telinga adalah tidak serius dan
hilang dengan sendirinya. Bagaimanapun, infeksi-infeksi
bakteri dapat memerlukan perawatan dengan antibiotik-
antibiotik. Dibiarkan tidak terawat, infeksi-infeksi ini dapat
menjurus ke komplikasi-komplikasi serius, terutama untuk
anak-anak kecil.
JENIS – JENIS INFEKSI TELINGA

• Otitis eksterna
• Miringitis
• Mastoiditis
• Otitis media akut
• Gangguan tuba eustachius
• Barotrauma
• Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV)
LANJUTAN……….

•Meniere disease
•Motion sickness
•Trauma telinga
•Gangguan pendengaran pada geriatri
•Tuli pada anak,
•Tuli mendadak, dan
•Noice induced hearing loss
SOP PEMBERIAN OBAT TETESAN TELINGA
Pengertian :
Memberikan obat pada telinga melalui kanal () dalam bentuk cair

Tujuan :
• Memberikan efek terapi local (mengurangi peradangan,membunuh
organisme penyebab infeksi pada kanal telinga eksternal)
• Menghilangkan nyeri
• Melunakan serumen agar mudah di ambil
LANJUTAN……….
Alat dan Bahan :
• Botol obat
• Lidi kapas
• Tissue
• Bola Kapas
• Sarung tangan bersih bila perlu
• Bak instrument
• Nierbekken
• Perlak dan handuk kecil
• Pen light
PROSEDUR PELAKSANAAN

1. Tahap Persiapan
• Lihat catatan medis / status klien
• Cek kembali jenis pengobatan ,waktu,jumlah dan
dosis obat, dan pada telinga bagian mana obat harus
diberikan.
• Menyiapkan alat
• Mencuci Tangan
LANJUTAN……….
2. Tahap tindakan
• Mengucapkan salam teraupetik
• Menyampaikan tujuan dan prosedur tindakan
• Melakukan kontrak waktu dan memberikan kesempatan bertanya
pada pasien
• Jaga privasi klien
• Dekatkan alat
• Pakai sarung tangan bersih
• Kaji kondisi telinga klien
• Atur posisi kepala klien miring dengan telinga yang akan diobati
berada di atas
LANJUTAN……….
• Bila terdapat serumen atau drainase, bersihkan dengan lidi kapas.
Hati-hati jangan sampai serumen terdorong.
• Luruskan saluran telinga dengan menarik daun telinga ke bawah dan
ke
• belakang pada anak-anak atau ke atas dan keluar untuk dewasa.
• Teteskan obat yang diresepkan, pasang alat tetes 1 cm diatas
saluran telinga.
• Minta klien untuk tetap miring selama 2-3 menit. Beri pijatan atau
tekanan lembut pada tragus telinga dengan menggunakan jari
tangan.
• Tutupi saluran telinga dengan bola kapas tetapi jangan ditekan (bila
dokter menganjurkan). Biarkan selama 15 menit.
• Buka sarung tangan dan buang ke nierbekken.
• Bereskan semua peralatan
LANJUTAN……….

• Evaluasi respon klien dan kondisi telinga setelah


pemasukan obat
• Melakukan kontrak yang akan datang (waktu, tempat,
topic)
• Mencuci tangan
• Dokumentasi : jenis obat, konsentrasi, jumlah tetesan,
waktu pemberian dan telinga yang diobati (kanan/ kiri)
pada kartu obat klien
Thank You

Make Presentation much more fun