0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
89 tayangan16 halaman

Rataan dan Variansi Peubah Acak

Rataan dan variansi peubah acak X yang menyatakan banyaknya mati listrik di suatu daerah dalam sebulan dengan peluang 0,1, 0,2, 0,3, dan 0,4 untuk nilai 0, 1, 2, dan 3 adalah masing-masing 1 dan 0,64.

Diunggah oleh

Nur Ramadhani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
89 tayangan16 halaman

Rataan dan Variansi Peubah Acak

Rataan dan variansi peubah acak X yang menyatakan banyaknya mati listrik di suatu daerah dalam sebulan dengan peluang 0,1, 0,2, 0,3, dan 0,4 untuk nilai 0, 1, 2, dan 3 adalah masing-masing 1 dan 0,64.

Diunggah oleh

Nur Ramadhani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Harapan Matematik

1
Rataan Peubah Acak
• Definisi 1:
Misalkan X suatu peubah acak dengan distribusi peluang f(X). Nilai harapan atau rataan X adalah

  E ( X )   Xf ( X ) bila X diskrit
X


  E( X )   Xf ( X )dX

bila X kontinu

2
Contoh :
Misalkan peubah acak X menjalani harga-harga 1,2,…, 6
dengan probabilitas 1/6. Tentukan nilai harapannya!

Jawab

E(X) = 1(1/6) + 2(1/6)+ … + 6(1/6) = 3,5

3
Contoh:
Misalkan X peubah acak yang menyatakan umur
dalam jam satu jenis bola lampu pijar. Fungsi padat
peluangnya diberikan oleh
20000 / x 3 , x  100
f ( x)  
 0 , untuk _ x _ lainnya
Hitunglah harapan umur bola lampu tersebut!
Jawab

20000
  E( X )  X
100
X3
dX  200

Jadi bola lampu tadi diharapkan rata-rata


umurnya 200 jam
4
Teorema 1:
Misalkan X suatu peubah acak dengan distribusi
peluang f(X). Nilai harapan atau rataan g(X)
adalah

  E( X )   g( X ) f ( X ) bila X diskrit
X


  E( X )   g ( X ) f ( X )dX

bila X kontinu

5
Contoh:
Misalkan X menyatakan banyaknya mobil yang masuk
ke suatu tempat pencuci mobil setiap hari antara jam
13.00 – 14.00 mempunyai distribusi peluang:
X 4 5 6 7 8 9

P(X=x) 1/12 1/12 1/4 1/4 1/6 1/6

Andaikan g(X)=2X-1 menyatakan upah para


karyawan (dalam ribuan rupiah) yang dibayar oleh
perusahaan dalam jam tersebut. Cari harapan
pendapatan karyawan pada jam tersebut.
6
Jawab:
Menurut Teorema, harapan penerimaan para karyawan

  E( X )   g ( X ) f ( X )
X
9
  (2 X  1) f ( X )
X 4

 (7)(1 / 12)  (9)(1 / 12)  (11)(1 / 4)  (13)(1 / 4)  (15)(1 / 6)  (17)(1 / 6)


 12,67

7
Contoh:
Misalkan X suatu peubah acak dengan fungsi padat
 x 2 / 3, 1  x  2
f ( x)  
 0, untuk _ x _ yanglain
Hitunglah nilai harapan g(X)=4X+3
Jawab:
E  X    g ( X ) f ( X )dX

 
2
  (4 X  3) X 2 / 3 dX
1

8
8
Teorema 2:
Bila a dan b konstanta, maka
E(aX+b)=aE(X)+b

9
Contoh:
Misalkan X adalah peubah acak dengan rataan μ=5/4,
Hitunglah rataan peubah acak Z=4X+3

Jawab:
E(Z)=E(4X+3)=4E(X)+3=4(5/4)+3=8

10
Variansi
Definisi 2:
Misalkan X suatu peubah acak dengan distribusi peluang
f(X) dan rataan μ. Variansi X adalah

 2  E ( X   ) 2    ( X   ) 2 f ( X ) Bila X diskrit
X


 2  E ( X   ) 2    ( X   ) 2 f ( X )dX Bila X kontinu


Akar positif variansi, σ, disebut simpangan baku X.


11
Contoh:
Misalkan peubah acak X menyatakan banyaknya mobil yang
digunakan untuk keperluan dinas kantor pada setiap hari kerja.
Distribusi peluangnya adalah

X 1 2 3
f(X) 0,3 0,4 0,3

Hitunglah variansi peubah acak X!


Jawab

 2   ( X   )2 f ( X )
3
   Xf ( X )
X 1 X 1

 (1)(0,3)  (2)(0,4)  (3)(0,3)  2  (1  2) 2 (0,3)  (2  2) 2 (0,4)  (3  2) 2 (0,3)  0,6


12
Contoh:
Permintaan mingguan minuman madu dalam ribuan liter pada
suatu jaringan pemasaran di daerah, merupakan peubah acak
kontinu X dengan fungsi padatan peluang

2( X  1), 1 x  2
f ( x)  
 0, untuk _ x _ yanglain

Cari rataan dan variansi X!

Jawab
2
  2  ( X  5 / 3) 2 ( X  1)dx  1 / 18
2
2
  2  X ( X  1) dx  5 / 3
1 1
13
Teorema 3:
Variansi peubah acak X adalah  2  E( X 2 )   2

Teorema 4:
Misalkan X suatu peubah acak dengan distribusi peluang
f(X). Variansi g(X) adalah

 g2( x )  E[( g ( X )   g ( x ) ) 2   [ g ( X )  g ( x ) ]2 f ( X )
Bila X diskrit


 2
g ( x)  E[( g ( X )   g ( x ) )   [ g ( X )  g ( x ) ]2 f ( X )dX
2
Bila X kontinu


14
Teorema 5:
Bila a dan b konstanta, maka
 aX
2
b  a X
2 2

Contoh:
Misalkan X adalah peubah acak dengan variansi  X2  2
Hitunglah variansi peubah acak Z= 4X+3

Jawab:
 Z2   42X 3
 (4 2 ) X2
 (16)(2)
 32
Jadi variansi peubah acak Z adalah 32 15
Latihan soal
Misalkan 0,1,2, atau 3 seringnya mati listrik
di suatu daerah dalam sebulan dengan
peluang masing-masing: 0,4; 0,3; 0,2 dan
0,1. Carilah rataan dan variansi peubah
acak X yang menyatakan banyaknya mati
listrik pada daerah tadi!

16

Anda mungkin juga menyukai