Anda di halaman 1dari 33

COVID-19

Mohamad Zukri Antuke SpP


LATAR BELAKANG
• Penyakit baru
• Pengetahuan yang
terbatas tentang penyakit
tersebut

Health
Adaptasi
shock Perubahan drastis Kehidupan
Baru

Panik dan #Waspada Tapi Tidak Panik


reaksi
berlebihan #JAGAJIWA

Ventriglio A, Watson C, Bhugra D. Pandemics, panic and prevention: Stages in the life of COVID-19 pandemic. Int J Soc Psychiatry 2020:20764020924449.
ADAPTASI

Masyarakat
Mengubah terbiasa
Kenyataan harus Kesadaran akan
lanskap mengantisipasi
diterima gaya hidup sehat
kesehatan kondisi akibat
penyakit menular

1. Ventriglio A, Watson C, Bhugra D. Pandemics, panic and prevention: Stages in the life of COVID-19 pandemic. Int J Soc Psychiatry 2020:20764020924449.
2. Horne G. Will healthcare be fundamentally changed post-Covid-19?. Accessed on 19th May 2020]. Available at:
https://www.itproportal.com/features/will-healthcare-be-fundamentally-changed-post-covid-19/
Menemukan Kasus COVID-19 (3T)

Tracing (Telusur)
Melacak semua orang yang berinteraksi dengan kasus
terkonfirmasi COVID-19 dalam kurun waktu selama
rentang waktu mulai dari 14 hari sebelum pengambilan
sampel hingga pasien dinyatakan positif COVID-19.
Testing (Tes)
Idealnya, semua orang dilakukan TEST. Dalam kondisi
kapasitas test yang terbatas, akan diprioritaskan untuk
PDP, ODP, kemudian OTG.
Treat
(Tatalaksana)
Tatalaksana pasien sesuai dengan klasifikasi
dan tingkat keparahannya.
Penularan CoV
• Tranmisi dari manusia ke manusia:

– Via droplet saluran napas seperti batuk dan bersin

– Kontak dekat personal (menyentuh atau jabat tangan)

– Menyentuh benda atau permukaan yang terdapat virus disana

dan ketika menyentuh mulut, hidung, atau mata sebelum

mencuci tangan

– Kontaminasi feses

• Droplet dapat melampaui jarak tertentu (umumnya 1 m) karena


ukuran nya besar maka tidak akan bertahan lama di udara
Diagnosis
• Anamnesis
– Gejala klinis
– Riwayat kontak dengan penderita COVID-19
– Riwayat bekerja/berkunjung di area/tempat ada kasus COVID-19
• Pemeriksaan Fisis
• Pemeriksaan Penunjang
Gejala Klinis
• Demam
• Nyeri Kepala
• Nyeri otot
• Anosmia (gangguan penciuman)
• Hipogeusia (penurunan pengecapan)
• Nyeri tenggorokan
• Batuk
• Gangguan pernapasan (kesulitan bernapas)
• Gangguan gastrointestinal

1.Chen N, Zhou M, Dong X, et al. Epidemiological and clinical characteriscs of 99 cases of 2019 novel coronavirus pneumonia in Wuhan, China: A descrip ve study. Lancet. 2020;395(10223):507–513.
2.Huang C, Wang Y, Li X, et al. Clinical features of pa ents infected with 2019 novel coronavirus in Wuhan, China. Lancet. 2020;395(10223):497–506.
Gejala pada Organ Lain
Otak • Stroke, kejang, inflamasi otak

Mata • Konjungtivitis, inflamasi kornea

Hidung • Anosmia

Kardiovaskular • Pembekuan darah, vasokonstriksi pembuluh darah

Hati • Peningkatan enzim hati

Intestinal • Diare

Ginjal • AKI, proteinuria


• GBS, ensefalitis, kejang, halusinasi, gangguan
Neurologis
kesadaran
Pemeriksaan Penunjang
• Pencitraan:
– Foto toraks : menunjukkan gambaran pneumonia
– CT Scan toraks : menunjukkan gambaran opasitas
ground-glass (GGO)
• RT-PCR (dari swab tenggorok / nasopharing, sputum, atau
BAL)
• Darah perifer lengkap: dapat ditemukkan leukopenia /
normal, limfopenia. NLR > 3.15
• Kimia darah lainnya : fungsi hepar, fungsi ginjal, darah,
prokalsitonin, asam laktat, dan lain-lain yang diperlukan
(sesuai indikasi)
Terapi COVID-19
• Saat ini belum ada terapi spesifik untuk COVID-19
• Terdapat beberapa opsi untuk terapi :
– Azitromisin
– levofloxacin
– Klorokuin fosfat / Hidroksiklorokuin
– Antivirus :
• Oseltamivir
• Favipiravir
• Kombinasi lopinavir + ritonavir,
• Remdesivir

https://www.covid19treatmentguidelines.nih.gov/therapeutic-options-under-investigation/
PENCEGAHAN COVID-19 dalam kondisi
“New Normal” (Adaptasi Kehidupan Baru)
- Menggunakan masker bila keluar rumah
- Menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain
- Menjaga perilaku hidup bersih dan sehat
- Sering mencuci tangan dan tidak menyentuh daerah wajah
- Istirahat yang cukup
- Jangan Merokok
- Makan makanan bergizi
- Mengkonsumsi suplemen tambahan / vitamin bila perlu
ALUR PENEMUAN KASUS
RINGKASAN ALUR MANAJEMEN
KESMAS
Terima Kasih
TERAPI PILIHAN PASIEN TERKONFIRMASI
COVID 19

1.AZITROMICIN
DOSIS : 1 X 500 MG SELAMA 5 HARI

2. LEVOFLOXACIN (ALTERNATIF SELAIN AZITROMICIN)


DOSIS : 1 X 750 MG SELAMA 5 HARI DAN 7 HARI

3. HIDROKSIKLOROQUIN
DOSIS : 2 X 200 MG SELAMA 7 HARI
4. OSELTAMIVIR
DOSIS : 2 X 75 MG SELAMA 7 HARI

5. MULTIVITAMIN (B,C,E DAN ZINC)


DOSIS : 1 X 1

6. VITAMIN C INJEKSI
DOSIS : 1X 1000 MG PERHARI DRIPS

7. NAC- SISTEIN
DOSIS : ORAL 3X 200 MG , DRIPS 1X 5 GRAM / HARI

8. BROMHEXINE INJEKSI
DOSIS ; INJEKSI 3 X 4 MG / HARI
ALTERNATIF TERAPI

• AVIGAN (FAVIPIRAVIR)
DOSIS : HARI KE- 1. 2 X 1200 MG, HARI 2-7 2X 600 MG

• ALUVIA (LOPINAVIR – RITONAVIR)


DOSIS : 2 X 2 SELAMA 7 HARI

• REMDESEVIR
DOSIS ; HARI KE 1 1X200 MG (DRIPS), HARI 2 – 10 1X 100 MG
(DRIPS)