TATA UPACARA BENDERA
OLEH :
INSTRUKTUR
FIRSTYA BHAKTI
MAKSUD DAN TUJUAN
MAKSUD
Tata upacara Bendera merupakan materi
kegiatan yang diharapkan akan menambah
pengetahuan tentang arti pentingnya
kedisiplinan dan tata tertib, menumbuhkan
semangat rasa kebangsaan dan cinta tanah air,
meningkatkan kesadaran berbangsa dan
bernegara.
Maksud dilaksanakan upacara bendera di
sekolah adalah untuk mengusahakan dan
memantapkan pencapaian tujuan pendidikan
nasional di sekolah dalam pemantapan sekolah
sebagai wiyatamandala.
TUJUAN
Tujuan Umum :
Menumbuhkan semangat patriotisme dan idealisme, jiwa
persatuan dan kesatuan dikalangan generasi muda agar
lebih meningkatkan peran serta dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara serta meneruskan cita-cita
perjuangan bangsa dan pembangunan nasional.
Tujuan Khusus :
Memberikan pengetahuan, pengertian dan kesadaran
kepada generasi muda tentang pentingnya Tata Upacara
Bendera.
Meningkatkan kemampuan dan keterampilan generasi
muda agar dapat melaksanakan dan memanfaatkan
upacara bendera.
Menumbuhkan kebiasaan untuk melakukan cara hidup
tertib, teratur, disiplin dan konstruktif bagi diri sendiri
maupun lingkungannya.
UNSUR PELAKSANA
Pejabat Upacara
1. Pembina Upacara
• Pejabat Upacara yang menerima penghormatan
tertinggi dari peserta Upacara.
• Pembina Upacara bisa dijabat oleh: Kepala Sekolah,
Wakil Kepala Sekolah, atau Guru yang ditunjuk
2 Pemimpin Upacara
Adalah pejabat yang memimpin upacara.
Pemimpin Upacara adalah siswa yang benar-benar
mampu melakukan kepemimpinannya pada Tata
Upacara
Pengatur Upacara
Adalah pejabat yang bertugas yang menyiapkan rencana
acara Upacara (skenario secara tertulis) serta segala
sesuatu yang berkaitan dengan Upacara.
Pengatur Upacara adalah : Guru bagi SD atau Siswa bagi
SLTP/SLTA
Pembawa Upacara
- Adalah pejabat yang membacakan urutan Tata
Upacara.
- Pembawa acara adalah siswa dibawah bimbingan guru
atau pembina
Petugas Upacara
Petugas upacara yaitu :
Pembawa Naskah Pancasila
Pembaca Teks Pembukaan UUD 1945
Pembaca Naskah Pancasila
Pembaca Doa
Pembawa Lagu (dirigen)
Kelompok pengibar/penurunan Bendera
Peserta Upacara
Peserta upacara adalah peserta
yang mengikuti seluruh rangkaian
kegiatan upacara. Peserta upacara
terdiri dari :
Siswa
Kepala Sekolah
Wakil Kepala Sekolah
Guru
Staf tata usaha
Kelengkapan
• Sarana
Sebelum melaksanakan upacara, perlu
disiapkan sarana sebagai berikut :
Bendera
Tiang Bendera
Tali Bendera
Naskah-naskah
• Pakaian
Siswa menggunakan pakaian seragam sekolah
lengkap
Guru dan perangkat sekolah mengenakan pakaian
yang telah ditentukan
Pelaksanaan
A. Upacara Pengibaran Bendera
Upacara pengibaran bendera dilaksanakan pada
hari senin pagi, sebelum pelajaran dimulai.
Susunan acara pada upacara pengibaran
bendera terdiri dari :
1. Acara Persiapan
a. persiapan upacara
b. pemimpin upacara memasuki lapangan upacara
c. Penghormatan kepada Pemimpin Upacara
d. Laporan tiap tiap kelas kepada pemimpin upacara
2. Acara Pendahuluan
Laporan pengatur upacara kepada pembina
upacara
3. Acara Pokok
pembina upacara memasuki lapangan upacara
penghormatan umum kepada pembina upacara
laporan pemimpin upacara
pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan
Indonesia Raya
mengheningkan cipta
pembacaan teks pembukaan UUD 1945
pembacaan teks Pancasila
pembacaan teks Janji Siswa
amanat pembina upacara
menyanyikan lagu wajib nasional
pembacaan doa
laporan pemimpin upacara
penghormatan umum kepada pembina upacara
pembina upacara meninggalkan lapangan upacara
4. Acara Penutup
laporan pengatur upacara kepada pembina upacara
laporan para ketua kelas kepada pemimpin upacara
penghormatan kepada pemimpin upacara
pemimpin upacara meninggalkan lapangan upacara
5. Acara Tambahan
Adalah acara yang dapat diselenggarakan sesuai dengan rencana yang
telah disepakati, seperti ekstra kurikuler, pengumunan-pengumuman
B. Upacara Penurunan Bendera
Upacara penurunan bendera dilakukan pada hari sabtu sore setelah
pelajaran selesai (jika sekolah tersebut terdapat kelas pagi dan kelas
sore dan jam pelajaran dilakukan sampai hari sabtu).
Susunan upacara bendera pada prinsipnya adalah sama, yaitu:
1. Acara Persiapan
2. Acara Pendahuluan
3. Acara Pokok
Pada acara pokok hanya terjadi perubahan susunan acara yang
dilakukan terbalik dengan pengibaran bendera, yaitu:
pembina upacara memasuki lapangan upacara
penghormatan umum kepada pembina upacara
laporan pemimpin upacara
mengheningkan cipta
pembacaan teks pembukaan UUD 1945
pembacaan teks pancasila
pembacaan teks janji siswa
amanat pembina upacara
menyanyikan lagu wajib nasional
pembacaan doa
penurunan bendera merah putih
laporan pemimpin upacara
penghormatan umum kepada pembina upacara
pembina upacara meninggalkan lapangan upacara
• Acara Penutup
• Acara Tambahan
Gangguan Yang Mungkin Terjadi
Pada saat pelaksanaan upacara bendera mungkin saja terjadi
gangguan yang dapat mengganggu jalannya upacara. Gangguan
yang mungkin terjadi antara lain :
Kerekan macet
Upacara berjalan terus, setelah selesai baru kerekan diperbaiki.
Tali tiang bendera putus
Kelompok pengibar bendera berusaha menangkap bendera yang
jatuh dan rentangkan bendera sampai lagu Indonesia Raya
selesai. Kemudian bendera dilipat untuk disimpan kembali.
Bendera terbalik
• Apabila bendera terlilit maka posisi bendera langsung diperbaiki
• Apabila bendera terbalik maka bendera dilipat kembali untuk
diperbaiki posisi ikatannya untuk selanjutnya dibentangkan kembali.
Dalam pelaksanaannya posisi peserta upacara adalah balik kanan
membelakangi tiang bendera, untuk selanjutnya kembali keposisi
semula setelah posisi bentangan bendera sudah benar.
Cuaca buruk atau hujan
• Apabila sebelum dilaksanakan upacara, cuaca buruk dan hujan maka
upacara dibatalkan
• Bila saat berlangsung terjadi cuaca buruk atau hujan, upacara tetap
dilaksanakan sampai pengibaran bendera dilaksanakan
JUMLAH TARIKAN BENDERA PADA
LAGU INDONESIA RAYA
1. Indonesia tanah airku
2. Tanah tumpah darahku
3. Disanalah aku berdiri
4. Jadi pandu ibuku
5. Indonsia kebangsaanku
6. Bangsa dan tanah airku
7. Marilah kita berseru
8. Indonesia bersatu
9. Hiduplah tanahku hiduplah negeriku
10. Bangssaku rakyatku semuanya
11. Bangunlah jiwanya bangunlah badannya
12. Untuk Indonesia raya
13. Indonesa raya merdeka merdeka
14. Tanahku negeriku yang kucinta
15. Indonesia raya merdeka merdeka
16. Hiduplah Indonesia raya
17. Indonesia raya merdeka merdeka
18. Tanahku negeriku yang ku cinta
19. Indonesia raya merdeka merdeka
20. hiduplah... Indonesia raya
Contoh :
Tinggi tiang bendera (A) : 12 meter
Tinggi pengait bendera (B) : 1 meter
Lebar bendera (C) : 1,2 meter
(ukuran bendera 1,2 m X 1,8 m)
Hitungan :
A–B–C
Panjang tarikan = 20
12 – 1 – 1,2
= 20
= 0,49 m (49 cm)
LAYOUT TATA UPACARA BENDERA
= Pembina Upacara
= Pembawa Naskah Pancasila
= Pengatur Upacara
= Pemimpin Upacara
= Pembawa Acara
= Pengibar Bendera 1
2
1 = Pembaca Naskah Pembukaan UUD 1945
3
2 = Pembaca Naskah Pancasila
3 = Pembaca Naskah Janji Siswa
LAYOUT TATA UPACARA BENDERA
= Komandan Kelompok
= Peserta Upacara
= Dirigen
= Kelompok Paduan Suara
3
TERIMA KASIH
SUKSES DAN SEMANGAT SELALU !!!