0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
163 tayangan11 halaman

Materi Uhc

Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sampang menjamin akses layanan kesehatan bagi semua penduduk dengan minimal 95% peserta jaminan kesehatan. UHC tidak menjamin layanan kesehatan tak terbatas, melainkan sesuai dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan berfokus pada kesehatan masyarakat. Peserta jaminan kesehatan harus terdaftar dan memenuhi kriteria tertentu, dengan beberapa jenis pelayanan kesehatan yang tidak dijamin oleh pemerintah.

Diunggah oleh

nurul
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
163 tayangan11 halaman

Materi Uhc

Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sampang menjamin akses layanan kesehatan bagi semua penduduk dengan minimal 95% peserta jaminan kesehatan. UHC tidak menjamin layanan kesehatan tak terbatas, melainkan sesuai dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan berfokus pada kesehatan masyarakat. Peserta jaminan kesehatan harus terdaftar dan memenuhi kriteria tertentu, dengan beberapa jenis pelayanan kesehatan yang tidak dijamin oleh pemerintah.

Diunggah oleh

nurul
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PUNIVERSAL HEALTH

COVERAGE (UHC)
KABUPATEN SAMPANG
DEFINISI
 UHC adalah menjamin semua orang mempunyai akses kepada layanan kesehatan
promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dibutuhkan, dengan mutu yang
memadai sehingga efektif, disamping menjamin pula bahwa layanan tersebut tidak
menimbulkan kesulitan finansial penggunanya
 Suatu Daerah Kab / Kota ditetapkan UHC apabila minimal 95 % dari penduduknya
sudah mempunyai jaminan kesehatan atau sudah menjadi peserta Jaminan
Kesehatan Nasional / BPJS
 Peserta jaminan kesehatan nasional terdiri dari :
- Peserta PBIN;
- Peserta PBID; dan
- Peserta bukan PBID ( Mandiri, Badan Usaha, PNS, Polri, TNI dll
 Keuntungan suatu daerah ditetapkan UHC yaitu apabila ada masyarakat sakit
belum memiliki Jaminan Kesehatan maka bisa langsung didaftarkan BPJS beserta
anggota keluarga dalam KK dan aktif hari itu juga tetapi bila daerah belum
ditetapkan UHC maka bila masyarakat sakit didaftarkan baru aktif bulan berikutnya
YANG PERLU DIPAHAMI
 UHC bukan jaminan kesehatan tak terbatas atau
pengobatan gratis tetapi jaminan sesuai layanan yang
dijamin oleh BPJS
 UHC bukan hanya mencakup kesehatan perorangan,
namun mengupayakan kesehatan masyarakat
termasuk promosi kesehatan, penyediaan air bersih,
pengendalian nyamuk, dsb
 UHC bukan hanya mengenai peningkatan kesehatan,
namun juga langkah menuju pemberdayaan
Masyarakat.
KEPESERTAAN
1. Pendaftaran melalui PIC Puskesmas.
2. Sebelum data / KK di daftarkan dipastikan NIK di cek ke P.Care.
3. Peserta PBID merupakan orang dengan kriteria sebagai berikut:
a. tidak termasuk dalam data kepesertaan program JKN yang ditetapkan
oleh Pemerintah Pusat;
b. telah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK); dan
c. bersedia untuk berobat pada pelayanan kesehatan tingkat pertama
dan/atau ruang rawat kelas III pada Pelayanan Kesehatan Rujukan
Tingkat Lanjutan
KEPESERTAAN
4. Pendaftaran peserta PBID seperti poin 3 diprioritaskan kepada masyarakat
yang sakit dan membutuhkan penanganan lebih lanjut, serta Ibu hamil yang
mau melahirkan
5. Untuk peserta mandiri yang sakit dan mempunyai tunggakan yang akan
pindah ke PBID harus dijelaskan :
a. Pembiayaan di kelas 3, dan tidak bisa naik kelas bila pelayanan di FKTL /
Rumah Sakit
b. Apabila peserta mandiri yang sudah pindah ke PBID mau pindah ke
Mandiri lagi harus nunggu jangka waktu 12 bulan.
c. Peserta mandiri yang pindah ke PBID tidak menggugurkan tunggakan
( hutang )
KEPESERTAAN
• Kepesertaan Jaminan Pelayanan Kesehatan bagi PBID, dianggap gugur
apabila:
a. Peserta PBID meningkatkan fasilitas dari ruang rawat kelas III;
b. Peserta PBID menjadi peserta mandiri aktif atau PPU; dan/ atau
c. Peserta PBID telah berpindah KTP keluar wilayah Kabupaten Sampang
Pelayanan Kesehatan

Fasilitas Kesehatan yang dapat memberikan pelayanan


kesehatan sesuai program JKN-KIS,merupakan fasilitas
kesehatan yang telah melakukan kerja sama dengan BPJS
Kesehatan.
Setiap Peserta PBID, mendapat pelayanan kesehatan sesuai
program JKN-KIS
PELAYANAN KESEHATAN

• Terhadap pelayanan kesehatan yang tidak termasuk dalam program JKN-KIS,


tidak akan difasilitasi dan tidak dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Sampang.
• Pelayanan Yang tidak dijamin :
1. Pelayanan tanpa prosedur yang berlaku
2. Pelayanan Non Faskes BPJS Kesehatan
3. Pelayanan yang dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja dan kecelakaan
lalu lintas
4. Pelayanan kesehatan di luar negeri
5. Pelayanan Kesehatan Tujuan Estetik
6. Pelayanan kesehatan mengatasi infertilitas
7. Pelayanan Kesehatan meratakan gigi ( ortodensi )
.
Pelayanan Kesehatan

 Pelayanan Yang tidak dijamin :


8. Ketergantungan Obat / alkohol
9. Gangguan akibat sengaja menyakiti diri / melakukan hobi yang membahayakan
diri
10. Pengobatan komplementer, alternatif dan tradisional
11. Pengobatan / tindakan medis percobaan
12. Alat Kontrasepsi, kosmetik, makanan bayi dan susu
13. Perbekalan kesehatan rumah tangga
14. Pelayanan kesehatan akibat bencana
15.Pelayanan lainnya yang tidak berhubungan dengan manfaat jamkes yang
diberikan
.
Pelayanan Kesehatan

Pelayanan Kesehatan bagi peserta PBID :


1. Untuk rawat jalan dilayani di FKTP pemerintah
( Puskesmas ) sesuai tempat peserta terdaftar / Kapitasi.
2. Rawat Inap, Persalian atau Pelayanan Non Kapitasi bisa
dilayani ke FKTP/FKTL yang telah kerjasama dengan BPJS
terhitung mulai peserta terdaftar.
Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai