Anda di halaman 1dari 2

Faktor-faktor yang bertanggung jawab dalam system pertahanan rongga mulut adalah keutuhan mukosa, saliva, cairan sulkus

gingival, komponen kekebalan humoral dan selular. Selaput mukosa Keratin merupakan salah satu pertahanan yang diperhitungkan, tetapi bibir, pipi, dasar mulut, dan langit-langit lunak tidak dilapisi keratin. Pada lapisan granular, selaput yang membungkus granular dilepaskkan ke rongga mulut dan ini berkaitan dengan pembentukan penangkal terhadap zat seperti antigen, kemingkinan antibodi menurunkan penetrasi melalui mukosa dengan membentuk komplek imun. Selaput basal merupakan penangkal yang lain terhadap bahan-bahan berbahaya. pada lamina propria mukosa yang berbatasan dengan selaput basal terdapat beberapa sel limfoid yang akan mengahadapi bahan-bahan lain yang dapat melewati keempat lapisan penangkal Lapisan epitel mukosa terdiri dari sel-sel epitel yang termodifikasi yang disebut FAE (Follicle Associated Epithelial Cell). Sel tersebut mampu mentransport makromolekul dari lumen jaringan dibawahnya. FAE sangat penting dalam menentukan efektifitas respon imun mukosa. Saliva Komponen imunitas saliva dalam saliva yang berperan adalah IgA sekretori. IgA sekretori adalah immunoglobulin penting dalam saliva dan akan berperan dalam mencegah infeksi mikroba pada mukosa. Hasil akhir dari IgA sekretori adalah SIgA yang nantinya dibawa ke lumen Crevicular Gingival Fluid Komponen darah humoral seluler dapat mencapai permukaan gigi dan epitel dalam rongga mulut melalui aliran cairan menembus epitel perlekatan gingival. Struktur dan fungsi epitel perlekatan adalah dalam pengertian hubungan biologi antara komponen vaskular dan struktur periodontal. Barid, Izzata, dkk. 2007. Biologi Mulut I untuk Kedokteran Gigi. Jember; Jember Un iversity Press.