Anda di halaman 1dari 25

Assalaamu Alaikum Wr.

Wb

KIMIA DASAR II
KELOMPOK I 1.A.Reskianti Wardani 2.A. Tenri Kosasi 3.Muh. Tri Wirawan 4.Rizal Irfandi 5.Kamsir

KONSENTRASI LARUTAN

Dasar-Dasar Konsentrasi Larutan


a. KONSEP MOL Mol adalah satuan jumlah suatu zat dalam perhitungan kimia. ( 1mol =12 gr atom C-12) = 6,02 x 1023 atom Contoh: mol atom Zn 0,5 mol Zn 5 mol molekul air 0,4 mol besi = 6,02 x 1023 atom Zn = 0,5 x 6,02 x 1023 atom Zn = 5 x 6,02 x 1023 molekul air = 0,4 x 6,02 x 1023 atom Fe = 2,4 x 1023 atom Fe

b. Massa Molar

c. FRAKSI MOL
Fraksi mol menyatakan perbandingan antara mol zat terlarut atau pelarut dg jumlah mol seluruh zat.
mol zat terlarut X =-----------------------------------mol zat terlarut + mol zat pelarut

Contoh :
Hitung fraksi mol NaCl dan fraksi mol H2O dalam larutan 117 g NaCl dalam 3 kg H2O! 117 g NaCl = 117 = 2 mol 58,5 3 kg air = 3000 = 166,6 mol 18

d. PERSEN BERAT
Persen berat menyatakan gram berat

zat terlarut da][lam 100 gram larutan. 1. Persen berdasar Massa


massa zat terlarut

% massa =

x 100%

(% b/b) massa zat terlarut + massa pelarut

2. Persen Berdasar Volume

3. Persen bobot/volume

e. ppm

mg terlarut ppm = L larutan ppm =

mg terlarut Kg larutan

f. ppb
ppb adalah banyaknya bagian zat
terlarut dalam 109 bagian pelarut

g. MOLALITAS (m)
Molalitas menyatakan mol zat terlarut dalam 1000 gram pelarut. mol zat m = ---------------1000 gr pelarut

Contoh:

Hitunglah molalitas 4 gram NaOH (Mr = 40) dalam 500 gram air ! molalitas NaOH = (4/40) / 500 gram air = (0.1 x 2 mol) / 1000 gram air = 0,2 m

h. MOLARITAS (M)

i. NORMALITAS (N)
Normalitas menyatakan jumlah mol ekivalen zat terlarut dalam 1 liter larutan. Untuk asam, 1 mol ekivalennya sebanding dengan 1 mol ion H+. Untuk basa, 1 mol ekivalennya sebanding dengan 1 mol ion OH-. N = M x valensi

Contoh
Di dalam 400 ml larutan 14,7 gram H2SO4 (Mr = 98). Hitunglah normalitas larutan tersebut! Jawab : Mol H2SO4 = 14,7 gr/98 = 0,15 mol H2SO4 2 H+ + SO421 mol 2 mol Setiap 1 mol H2SO4 setara dg 2 mol ekivalen. Maka 0,15 mol H2SO4 setara dg 0,3 mol ekivalen Volume larutan = 400 ml = 0,4 liter Jadi, N = 0,3 mol ekivalen/0,4 liter = 0,75 N

Daya Hantar Listrik Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

Secara matematis dinyatakan sebagai berikut :


K= l keterangan K l : : Konduktivitas (-1cm-1) : Panjang (cm) : Resistivitas (ohm cm)

Dilihat dari kemampuannya dalam menghantarkan arus listrik larutan dibedakan menjadi 2 :

Larutan elektrolit terbagi menjadi dua :


a. Larutan elektrolit kuat. Yaitu larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Ion-ion yang bebas bergerak sehingga electron dapat mudah berpindah dan mengakibatkan arus listrik yang dihantarkan lebih lancar. Contoh : Asam kuat, : HCl, HClO3, HClO4, H2SO4, HNO3. Basa kuat, yaitu basa-basa golongan alkali dan alkali tanah, : NaOH, KOH, Ca(OH)2, Mg(OH)2, Ba(OH)2 Garam-garam yang mempunyai kelarutan tinggi, : NaCl, KCl, KI, Al2(SO4)3 dan lain-lain.

LANJUTAN
b.Larutan elektrolit lemah. Yaitu larutan yang dapat menghantarkan listrik tetapi ion-ionnya tidak sepenuhnya bebas bergerak sehingga electron tidak dapat dengan mudah berpindah dan mengakibatkan arus listrik yang dihantarkan lebih kecil. Contoh : Asam lemah, : CH3COOH, HCN, H2CO3, H2S. Basa lemah, : NH4OH, Ni(OH)2 dan lain-lain. Garam-garam yang sukar larut, : AgCl, CaCrO4, PbI2 dan lain-lain.

Berdasarkan Jenis Ikatan

Senyawa ion (senyawa yang terbentuk melalui ikatan ion), contohnya adalah: NaCl, CaCl2, AlCl3, MgF2, LiF (sebagian besar berasal dari garam).
Senyawa kovalen polar (senyawa melalui ikatan kovalen yang bersifat polar/memiliki perbedaan keelektronegatifan yang besar antar atom), contohnya adalah: HCl, NaOH,

Gambar Rangkaian Elektrolit

nonelektrolit

elektrolit lemah

elektrolit kuat

Kekuatan larutan elektrolit erat kaitannya dengan derajat ionisasi/disosiasi.

Derajat ionisasi/disosiasi adalah perbandingan antara jumlah ion yang dihasilkan dengan jumlah zat mula-mula. Dapat dirumuskan sebagai berikut :

THE END