Anda di halaman 1dari 2

1.

Etiologi Hipertiroid: Lebih dari 95% kasus hipertiroid disebabkan oleh penyakit graves, suatu penyakit tiroid autoimun yang antibodinya merangsang sel-sel untuk menghasilkan hormon yang berlebihan. Penyebab hipertiroid lainnya yang jarang selain penyakit graves adalah: Toksisitas pada strauma multinudular Adenoma folikular fungsional atau karsinoma (jarang) Edema hipofisis penyekresi-torotropin (hipertiroid hipofisis) Tumor sel benih, misal karsinoma (yang kadang dapat menghasilkan bahan mirip-TSH) atau teratoma (yang mengandung jarian tiroid fungsional) Tiroiditis (baik tipe subkutan maupun hashimato) yang keduanya dapat berhubungan dengan hipertiroid sementara pada fase awal. 2.Penatalaksanaan ( Pokok Tindakan dan Pengobatan) : Medikamentosa : PTU (Propiltiourasil) o Kerja cepat 2-3 hari dengan efek terapi 3-6 minggu o Dosis 300-500 mg/hari o Murah o Efek samping berupa obat dapat masuk sumsum tulang lalu menekan eritropoiesis o Untuk mencegah terjadinya relaps, maka setelah remisi spontan, dosis PTU diturunkan dengan dosis 50-200 mg/hari. B-bloker o Propanolol o Berguna untuk menurunkan tekanan darah o Selain itu juga untuk menghilangkan gejala klinis seperti palpitasi,tremor, cemas. o Dosis 80 mg/hari o Efek samping berupa nausea, insomnia, sakit kepala, depresi, fatique o Kontraindikasi untuk pasien dengan asma dan gagal jantung. o Untuk pasien ini tidak digunakan kareba selain mahal,juga masa kerja obat panjang 2-3 minggu Iodium radioisotop o Pada pasien ini tidak digunakan karena belum terjadi struma juga efek dari radiasi yang ditimbulkan Tiroidektomi o Pada pasien ini belum dilakukan tindakan bedah karena belum terjadi pembesaran struma. Pada medikamentosa, untuk pasien ini digunakan obat anti tiroid berupa PTU.

Nonmedikamentosa Diet rendah iodium dan rendah garam Edukasi untuk teratur minum obat karena pemberian dalam waktu lama.

3. Prognosis Ad vitam : Ad bonam Dengan edukasi yang benar tentang ketaatan minum obat dan bahaya komplikasi pada hipertiroid, maka pengobatan diharapkan akan berhasil Ad Fungsionam : Dubia ad bonam Bila pasien minum obat dengan teratur maka diharapkan fungsi organ kembali seperti semula tetapi bila sebaliknya maka ditakutkan terjadi komplikasi yang mengancam nyawa pasien. Ad Sanationam : Dubia ad bonam Bila setelah pemberian obat anti tiroid tercapai remisi spontan maka harus dilakukan penurunan dosis obat anti tiroid untuk mencegah kekambuhan dan bila tidak dilakukan maka akan terjadi kekambuhan lagi. 4.Pencegahan Edukasi o Minum obat anti tiroid secara teratur o Mengurangi stres o Diet rendah iodium dan rendah garam selama pengobatan sampai keadaan kembali normal o Kontrol TSH